Jurnal Ilmiah Dikdaya
Jurnal Ilmiah Dikdaya ISSN 2088-5857 (Print) ISSN 2580-7463 (Online) adalah peer-review jurnal akses terbuka yang bertujuan untuk berbagi dan diskusi mengenai isu dan hasil penelitian yang lagi hangat pada saat ini. Jurnal Ilmiah Dikdaya diterbitkan oleh Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Batanghari Jambi, Jurnal ini mencakup bidang ilmu pendidikan dan pengajaran, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jurnal Ilmiah Dikdaya terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan September. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian tentang pendidikan dan pengajaran, dan artikel yang masuk hendaknya bukan hasil plagiat dan belum dipublikasikan di tempat lain. Artikel akan di review oleh reviewer dan hasilnya akan dikomunikasikan kepada penulis. Jurnal Ilmiah Dikdaya membuka peluang sebesar-besarnya bagi penulis yang ingin berkontribusi didalamnya sesuai dengan focus dan scope jurnal ini.
Articles
45 Documents
Search results for
, issue
"Vol 15, No 1 (2025): April"
:
45 Documents
clear
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Materi Teks Persuasif Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Batang Hari
Alfarisy, M Ilham;
D, Yusra;
Ningsih, Arum Gatih
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v15i1.730
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan proses pembelajaran penerapan model pembelajaran berbasis proyek dalam materi teks persuasif siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Batang Hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian ini adalah deskriptif. Data yang diproleh dari penelitian ini berupa hasil observasi dan hasil wawancara bersama guru dan peserta didik tentang proses pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis proyek. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek dengan menggunakan enam langkah yang dikemukakan Daryanto (2014) yaitu: (1) penentuan pertanyaan mendasar, (2) mendesain perencanaan proyek, (3) menyusun jadwal, (4) memonitor peserta didik dan kemajuan proyek, (5) menguji hasil, serta (6) mengevaluasi pengalaman. Hasil dari pengamatan yang didapat bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek ini telah terlaksana dan berjalan sesuai dengan model pembelajaran berbasis proyek. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menulis teks persuasif, serta mengembangkan ide dan kreativitas dan tanggung jawab.
Campur Kode Dalam Penggunaan Bahasa Melayu Jambi di Pasar Tradisional Jambi
Ramadhan, Gilang;
Akhyaruddin, Akhyaruddin;
Priyanto, Priyanto
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v15i1.585
Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali dan memahami pola campur kode bahasa MelayuJambi di pasar Anso Duo dan Pasar Rakyat Talang Banjar dan menentukan bagaimana bahasa MelayuJambi dan bahasa etnis digunakan, apakah ada pola tertentu dalam campur kode, dan bagaimana bahasaberperan dalam interaksi ini. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah Miles andHubernand. Teknik ini membantu peneliti dalam mengorganisasi, mengelompokkan, danmenginterpretasikan data kualitatif agar dapat menyusun temuan yang lebih terstruktur. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untukmemahami dan menganalisis fenomena campur kode dalam penggunaan bahasa Melayu Jambi di pasarAngso Duo dan pasar Rakyat Talang Banjar Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bentuk campur kodeyang terjadi dalam penggunaan bahasa melayu serta etnis bahasa campur kode yang digunakan denganpenggunaan bahasa melayu yang terjadi di pasar angso duo dan pasar rakyat talang banjar selama prosespenelitian berlangsung. Bentuk campur kode yang terjadi dalam penggunaan bahasa melayu Jambi di pasarAngso Duo dan di pasar Rakyat yang peneliti temui selama proses penelitian ini terdapat 42 situasipercakapan yang terjadi di pasar tersebut yang bersumber dari bahasa minang, batak, jawa, dan Palembang
Sejarah, Ilmu Pengetahuan, dan Sosiologi Pendidikan Islam
Ikbal, Muhammad;
Idi, Abdullah;
Karoma, Karoma;
Fikri, Aiman
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v15i1.744
This paper discusses the crucial role of sociology in Islamic education, focusing on the history, goals, andscope of Islamic educational sociology. In Indonesia, educational sociology is essential for understanding andaddressing educational challenges, such as regional disparities, low literacy rates, and rapid social changes. Thispaper also examines the contributions of sociology as a science in identifying social factors that influence educationand developing solutions for a more inclusive and adaptive educational system. Using a sociological approachgrounded in Islamic values, this study seeks to connect Islamic education with evolving social dynamics. The study’sfindings indicate that the application of educational sociology can act as a solution to enhance the quality ofeducation in alignment with the needs of society and the workforce in Indonesia.
Pengaruh Literasi Digital Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Pada Peserta Didik Di SMA Negeri 1 Kubu
Hendriyani, Susilawati;
Matsum, Junaidi H;
Ulfah, Maria;
Asriati, Nuraini;
Syahrudin, Husni
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v15i1.808
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi pada peserta didik kelas XII di SMA Negeri 1 Kubu. Penelitian ini digolongkan ke dalam jenis penelitian Ex Post Facto dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kubu. Populasi penelitian ini yaitu peserta didik kelas XII yang terdiri dari 124 peserta didik. Dengan jumlah sampel yang digunakan yaitu 95 peserta didik, dengan menggunakan teknik Proportional random sampling. Hasil penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, nilai rata-rata literasi digital sebesar 75,03 dengan kategori baik dan nilai hasil belajar adalah 80,21 dengan kategori baik. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai sig 0,004, dengan kriteria sig 0,004 < α 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh literasi digital terhadap hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Kubu.
Pengembangan Media Flash Card Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas I SD
Siahalkah, Wana
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v15i1.710
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media flash card pada materi panca indra di kelas I sekolah dasar dan menghasilkan produk untuk guru yang berupa media kartu kata yang sesuai dengan materi. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan R&D (Reseasrch and Development). Penelitian dan pengembangan merupakan proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang sudah ada, yang dapat di pertanggung jawabkan.
Pengaruh Mordan Tawas, Tunjung, dan Kapur Sirih Terhadap Hasil Pencelupan Kain Katun Mori Prima Dengan Campuran Ekstrak Kulit Bawang Merah dan Daun Harendong
Hanim, Fadillah;
Novrita, Sri Zulfia
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v15i1.767
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kulit bawang merah dan daun harendong yang memiliki pigmen warna yaitu tanin dan antosianin, serta untuk memanfaatkan limbah di lingkungan. Pengunaan mordan pada penelitian ini akan mempengaruhi warna dari hasil pencelupan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan nama warna (hue), gelap terang warna (value), kerataan warna dan pengaruh perbedaan mordan tawas, tunjung dan kapur sirih . Penelitian eksperimen ini termasuk jenis penelitian True-Eksperiment. Data yang digunakan yaitu data primer yang bersumber dari 18 panelis terdiri dari 3 dosen dan 15 mahasiswa Tata Busana Departemen Ilmu Kesejahteraan Keluarga. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis menggunakan uji Friedman K-related sample dengan bantuan SPSS versi 30. Adapun hasil dari pencelupan tanpa mordan menghasilkan Dark Salmon Pink dengan gelap terang warna (value) terang dan kerataan warna sangat rata, mordan tawas menghasilkan warna Golden Rod dengan gelap terang warna (value) terang dan kerataan warna sangat rata. Pada mordan tunjung menghasilkan warna Dark Teal dengan gelap terang warna (value) tidak terang dan kerataan warna rata. Pada mordan kapur sirih menghasilkan warna Muddy Waters Brown dengan gelap terang warna (value) cukup terang dan kertaan warna sangat rata. Uji Friedman K-related untuk gelap terang warna (value) diperoleh nilai signifikasi < Taraf signifikasi = 0.001 < 0.05. dan untuk kerataan warna diperoleh nilai signifikasi < Taraf signifikasi = 0.001 < 0.05. berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap gelap terang warna dan kerataan warna pada pengaruh mordan tawas, tunjung dan kapur sirih.
Pengembangan Video Gerakan Tari Kreasi Dolanan Untuk Mengenalkan Budaya Pada Anak Usia Dini Di TK Negeri 02 Tiumang
Khairunnisa, Pradita;
Saputra, Agus;
Ningsih, Sri Yunimar
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v15i1.717
Menurut Shomiyatun (2019) dengan mengenalkan budaya tradisional, anak diharapkan dapat belajar tentang budaya sekitar, mengembangkan rasa cinta dan hormat, serta mampu mewariskan budaya tersebut kepada generasi mendatang. Perkembangan budaya zaman ini harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang semakin maju. Oleh karena itu budaya inovatif, kreatif, dan edukatif perlu dikenalkan sejak dini agar anak tertarik untuk belajar tentang budaya. Kebudayaan tradisional yang bersangkutan bersumber dari adat istiadat masyarakat setempat. Salah satunya adalah tari. Menurut Mulyani, tari anak usia dini adalah suatu proses dalam mendidik anak agar mampu mengontrol dan menginterprestasikan gerak tubuh, memanipulasi benda-benda dan menumbuhkan harmoni antara tubuh dan pikiran. Sejalan dengan Yetti utami menjelaskan bahwa tari anak usia dini adalah kegiatan yang menekankan pada gerak motorik halus maupun motorik kasar yang dapat mengembangkan kecerdasan anak (Utami, 2019:88). Tari kreasi dolanan adalah tarian kreasi tradisional asli Jawa Tengah yang biasanya dikenal sebagai tarian permainan dan merupakan tarian yang sudah berkembang dari pola-pola tari yang sudah ada sebelumnya dan merupakan tarian garapan baru yang mempunyai kebebasan dalam mengungkapkan gerak (Falciano et al., 2022; Shing, 2013). Tari kreasi dolanan menjadi salah satu kegiatan untuk mengenalkan nilai-nilai budi pekerti pada anak. Musik atau lagu pada tari kreasi dolanan ini menggunakan salah satu tembang dolanan yang diciptakan oleh salah satu tokoh wali songo, yaitu sunan Giri yang berjudul padang bulan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari beberapa tahap. Model pengembangan ini adalah model pengembangan yang menggunakan 4 tahapan yaitu Define (pendefinisian), Design (perencanaan), Development (pengembangan), Disseminate (penyebaran). Penelitian pengembangan merupakan penelitian yang menghasilkan atau memodifikasi produk yang dapat dipakai untuk memecahkan masalah yang ada di dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menghasilkan suatu produk berupa gerakan tari kreasi dolanan untuk mengenalkan budaya pada anak usia dini. Produk ini disebarkan kepada anak dan juga disebarkan melalui youtube dalam bentuk video dan juga dalam bentuk buku panduan gerakan tarinya guna dalam proses mengenalkan budaya pada anak. Berdasarkan pada hasil penelitian yang telah saya lakukan, maka pengembangan video gerakan tari kreasi dolanan untuk mengenalkan budaya pada anak usia dini dapat dilakukan dengan cara mengembangkan tari kreasi dolanan yang dikemas secara khusus untuk anak usia dini yang mana pada pengembangan tari kreasi dolanan ini akan lebih dispesifikkan pada pembelajaran gerakan-gerakan tangan dan gerakan-gerakan kaki dengan tujuan agar dapat membantu meningkatkan motorik pada anak.
Kajian Perubahan Tata Busana Pengantin Tradisional Wanita Dikabupaten Pesisir Selatan
Febryanti, Dira;
Yuliarma, Yuliarma
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v15i1.754
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan busana pengantin tradisional ke bentuk busana modern hal ini disebabkan oleh perkembangan zaman, pengaruh teknologi dan perkembangan mode. perubahan seperti pada tata busana baik dari segi busana, pelengkap serta aksesoris yang digunakan saat prosesi pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan busana pengantin tradisional wanita di kabupaten pesisir selatan meliputi perubahan tata busana, pelengkap, dan aksesoris. Hal ini dikhawatirkan pakaian pengantin tradisional wanita tidak diketahui oleh generasi selanjutnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis data primer dan data sekunder. Selanjutnya teknik analisis data melalui reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada teknik keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan kecermatan, triangulasi, pengecekan sejawat dan auditing.Hasil penelitian ditemukan bahwa 1) tata busana (a)Baju yang semula baju kurung basiba sekarang baju kurung pas badan.(b)Kain yang dulunya menggunakan kain sarung songket balapak sekarang menjadi songket meteran atau kain yang sama dengan bahan baju. b)pelengkap tokah berupa selendang panjang berwarna biru yang di silangkan di dada sekarang tokah praktis diletakan dibahu.c)Aksesoris sunting yang disusun sekarang menjadi sunting praktis, dan perhiasan seperti kalung rumah gadang, kalung panyiaran, gelang gadang, sekarang berupa kalung cakiak, gelang india.
Studi Kasus Tentang Tenun Songket Unggan Di Kabupaten Sijunjung
Pangestu, Vella Dinuqura;
Novrita, Sri Zulfa
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v15i1.739
Tenun songket unggan adalah kain tenun istimewa dari Kabupaten Sijunjung yang dibuat dengan teknik menyungkit benang pakan, menggunakan benang emas, perak, atau berwarna untuk menghasilkan kesan indah. Penelitian ini bertujuan menambah pengetahuan tentang bentuk dan proses pembuatan songket unggan, menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan informan pemilik usaha dan pengrajin songket di Sijunjung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Motif songket unggan mencakup motif seperti lansek manih, pucuak rebung, dan bungo melur. Proses pembuatan dimulai dari mendesain motif, menggulung benang, menyusun helaian benang, hingga menenun. Benang lungsi diikat sesuai desain, kemudian diselipkan benang emas atau perak secara berulang untuk membentuk motif sesuai yang diinginkan. Kata Kunci: bentuk motif songket unggan, proses pembuatan songket unggan
Perbedaan Jenis Bahan Terhadap Hasil Teknik Double Controlled Pleats pada Mini skirt
Nurfadhila, Emi;
Nelmira, Weni
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v15i1.781
Double Controlled Pleats is a type of pleat on clothing that is loose in the middle so that it produces a three-dimensional effect. The application of double controlled pleats on clothing is still rarely found. This study aims to analyze the differences in material types on the results of the double controlled pleat fabric technique on mini skirts in terms of the stability of the pleat shape, neatness of the pleats, proportions, and aesthetic value using bridal and shantung satin materials. This study is an experimental study with a quantitative method. The type of primary data with an assessment carried out by 18 panelists, the assessment results were processed using quantitative descriptive analysis and inferential analysis with the help of SPSS 25. The results showed that there were significant differences in the finished results of double controlled pleat fabric on bridal and shantung materials in terms of the stability of the pleat shape and neatness of the pleats while in terms of proportion and aesthetic value there were no significant differences. The Independent T-Test for differences in material types on the finished results of double controlled pleats obtained t-count