cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial, Jalan Udayana Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Media Komunikasi FPIPS
ISSN : 14128683     EISSN : 27147800     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/mkfis
Media Komunikasi FPIPS publishes and disseminates lecturers’ research results and analyses, teachers, and academic community research from various colleges/universities in Indonesia. The results of research and study contained in the journal accommodate manuscripts on integrated elementary to high education in social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences.
Articles 320 Documents
KONTRIBUSI KECERDASAN NATURALIS DAN SIKAP PEDULI SOSIAL TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV SD Pramana, I M. Manuh; Sujana, I Wayan; Wiyasa, I K. Ngurah
Media Komunikasi FPIPS Vol 18, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v18i2.22244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi yang signifikan kecerdasannaturalis dan sikap peduli sosial terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswakelas IV SD Negeri Gugus III Mengwi Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian inimenggunakan rancangan “ex post facto” dengan jenis studi korelasi. Populasiyang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Gugus III MengwiTahun Ajaran 2018/2019. Dengan jumlah populasi 264 siswa. Dalam penelitian inisampel ditentukan menggunkaan Teknik Proposional Random Sampling, danmendapatkan sampel sebanyak 150 siswa. Metode pengumpulan data dalampenelitian ini meliputi data tentang kecerdasan naturalis, sikap peduli sosial dankompetensi pengetahuan IPS dengan menggunakan metode non test, dalampengumpulan data pada variable bebas menggunakan angket sedangkan dalamvariabel terikat menggunakan teknik pencatatan dokumen. Uji prasyarat analisisdalam penelitian ini menggunakan, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, ujilinieritas, uji multikolinieritas dan uji heteroskedastisitas. Setelah seluruh ujiprasyarat terpenuhi, maka dilanjutkan menguji hipotesis dengan menggunakanteknik analisis regresi linier ganda. Hasil yang didapat yaitu nilai Fhitung = 3,68 > Ftabel= 3,06 berarti signifikan antara kecerdasan naturalis dan sikap peduli sosialterhadap kompetensi pengetahuan IPS dan kontribusinya sebesar 4,8%. Hal inimemperlihatkan bahwa 95,2% dipengaruhi oleh faktor lain, seperti lingkunganbelajar, hubungan sosial, intelegensi, minat, bakat, rasa ingin tahu. Dapatdisimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan naturalis dansikap peduli sosial terhadap kompetensi pengetahuan IPS. Pada penelitian inimampu meningkatkan rasa sikap peduli sosial dan mampu menumbuhkankecerdasan naturalis, ditujukan agar guru dapat meningkatkan kecerdasannaturalis dan sikap peduli sosial siswa sehingga tercapai kompetensi pengetahuanIPS yang baik
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRCUIT LEARNING BERBANTUAN MEDIA FLIPCHART TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V Romaliyana, Rafflesines Yuanisa; Putra, Made; Sujana, I Wayan
Media Komunikasi FPIPS Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v18i1.22235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajarancircuit learning berbantuan media flipchart terhadap kompetensipengetahuan IPS siswa kelas V SDN Gugus I Kecamatan Kuta tahun ajaran2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu denganrancangan nonequivalent Post Test Only control group design. Populasidalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Gugus I KecamatanKuta yang berjumlah 343 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan cararandom sampling dan diperoleh kelas V SD No. 3 Kuta sebagai kelompokeksperimen dan kelas Va SD No. 4 Kuta sebagai kelompokkontrol.Pembelajaran di kelas eksperimen dan kontrol sama-sama diberikansebanyak 6 kali dan diberikan post test untuk mengetahui kompetensipengetahuan IPS. Metode dalam pengumpulan data yaitu metode tes, dan instrument berupa tesobjektif pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan adalah data kompetensi pengetahuan IPS dandianalisis menggunakan uji t. Hasil analisis diperoleh thitung = 3,278 dan ttabel dengan n1+n2 -2 = 62dengan taraf signifikansi 5% = 2,000 karena thitung>ttabel berarti H0 ditolak. Nilai rata-rata kompetensipengetahuan IPS pada kelompok eksperimen yaitu 80,34 dan rata-rata kompetensi pengetahuan IPSpada kelompok kontrol yaitu 74,13. Sehingga dapat di interprestasikan bahwa terdapat perbedaan yangsiginifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan modelpembelajaran circuit learning berbantuan media flipchart dengan kelompok siswa yang dibelajarkanmenggunakan pembelajaran konvensional. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran circuitlearning berbantuan media flipchart berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS kelas V SDNGugus I Kecamatan Kuta tahun ajaran 2018/2019.
PEMANFAATAN PENGINDERAAN JAUH UNTUK KAJIAN DENSIFIKASI RUMAH MUKIM PERKOTAAN Treman, I Wayan
Media Komunikasi FPIPS Vol 11, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v11i2.455

Abstract

ABSTRAKPertumbuhan penduduk perkotaan dalam era ini sangat pesat sekali, ini disebabkan oleh adanya faktor penarik dari kota itu sendiri (Pull factor) dan faktor pendorong dari daerah sekitar kota (Push factor). Pertumbuhan yang tinggi juga diikuti dengan kebutuhan ruang untuk tempat tinggal dan pembangunan fasilitas umum, yang berakibat timbulnya densifikasi yang tak terkendali pada daerah perkotaan. Densifikasi bangunan ini perlu mendapatkan perhatian yang khusus karena akan berdampak pada kesehatan dan kenyamanan lingkungan huni. Pemantaun terjadinya densifikasi rumah mukim dapat dilakukan dengan melihat perkembangan kondisi fisik bangunan dalam kurun waktu yang berbeda seiring dengan bertambahnya jumlah dan aktivitas penduduk kota. Kondisi fisik bangunan yang ada di daerah perkotaan dapat dipetakan secara akurat dengan memanfaatkan citra penginderaan jauh multi waktu, maka cara yang lebih baik untuk melakukan pemantauan adalah dengan pendekatan penginderaan jauh dengan memanfaatkan foto udara dan citra Ikonos. Pemanfaatan citra penginderaan jauh ini dapat menyajikan gambaran objek sebagaimana aslinya, perekaman pada daerah yang sama secara berkala sehingga dapat dibandingkan untuk tujuan tertentu.Kata kunci : Penginderaan Jauh, densifikasi dan perkotaan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN AKUNTANSI KEUANGAN I BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Erni Sulindawati, Ni Luh Gede
Media Komunikasi FPIPS Vol 12, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v12i2.1683

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil pengembangan perangkat pembelajaran dalam mata kuliah akuntansi Keuangan I : (1) dapat meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa,(2) kendala-kendala yang ditemui, (3) solusi yang digunakan untuk mengatasi kendala-kendala,(4) dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa, dan (5) dapat meningkatkan profesionalisme dosen dalam mengajar. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka model pengembangan perangkat pembelajaran Instructional Development Model (ID Model) dengan Subyek yang dilibatkan adalah Dosen pengajar mata kuliah dan mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja. Hasil penelitian menunjukkan:(1) Hasil pengembangan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa, (2) Ditemukan beberapa kendala yang ditemui mahasiswa dalam pemanfaatan perangkat pembelajaran, (3)Terhadap kendala – kendala yang ditemui sudah ditemukan solusi-solusi yang digunakan, (4)Pemanfaatan perangkat pembelajaran yang dihasilkan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa, dan (5) hasil pengembangan dapat dimanfaatkan dalam peningkatan profesionalisme dosen dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci : Perangkat Pembelajaran, dan Akuntansi Keuangan ABSTRACT This study aimed at knowing the result of developing learning equipment for Intermediate Accounting I, whether: (1) It can improve the learning activity of the students, (2) There were problems faced by the students, (3) There were solution to solve the problems, (4) It can increase the students’ achievement, (5) It can evolve the lecturers’ teaching professionalism. The learning equipment was developed by using Instructional Development Model (ID Model). The lecture of this course and the students of Accounting Department of Undiksha were involved in this study as the subject. The result of this study was: (1) the development of learning equipment increased the students’ learning activity, (2) There were problems faced by the students in using this equipment, (3) There were solution for those problems, (4) It increased the students’ achievement, (5) It evolved the lecturer’s teaching professionalism. Keyword: Learning Equipment, and Intermediate Accounting.
TINJAUAN YURIDIS SAHNYA JUAL BELI HAK MILIK ATAS TANAH MENURUT HUKUM ADAT DAN UNDANG-UNDANG POKOK AGRARIA (UUPA) DI KABUPATEN KARANGASEM Sari Adnyani, Ni Ketut
Media Komunikasi FPIPS Vol 12, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v12i1.1820

Abstract

Kabupaten Karangasem memiliki wilayah geografis yang didominasi oleh     fisiografi perbukitan secara keseluruhan terbagi atas 2 zona kawasan, yaitu zona     utara yang merupakan kawasan Pegunungan Abang, dan zona selatan yaitu     Pegunungan Agung. Zona tengah yaitu daratan yang terbagi atas 8 wilayah     kecamatan, yaitu: Rendang, Selat, Sidemen, Bebandem, Manggis, Karangasem,     Abang dan Kubu. Mengingat pentingnya tanah bagi kehidupan manusia, maka     sudah sewajarnya peraturan mengenai pertanahan di Kabupaten Karangasem     khususnya diatur sedemikian rupa, sehingga dapat meminimalkan timbulnya     permasalahan di bidang pertanahan. Dengan digunakannya Hukum Adat sebagai     landasan dari pembentukan Hukum Agraria, maka akan menunjang kelanggengan     keberlakuan Hukum Adat. Menurut Undang-Undang Pokok Agraria, bahwa jual     beli hak milik atas tanah adalah didasarkan pula atas Hukum Adat yaitu merupakan     suatu perbuatan hukum yang mana pihak penjual menyerahkan tanah yang dijual     kepada pembeli untuk selama-lamanya (Penyerahan Yuridis). Adapun tujuan     penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan prosedur pemindahan hak milik     atas tanah karena perjanjian jual beli menurut UUPA, (2) mengungkapkan akibat     hukum daripada jual beli hak milik atas tanah menurut Hukum Adat. Bentuk data     dalam penelitian ini yaitu berbentuk informasi, baik yang berasal dari dokumen     maupun responden. Cara pengumpulan datanya adalah melalui data pustaka dan     data empiris. Responden dalam penelitian ini adalah para pejabat pembuat akta     tanah/PPAT yaitu Notaris di Kabupaten Karangasem. Lokasi Penelitian di tetapkan     di Kantor Badan Pertanahan dan Kantor PPAT Kabupaten Karangasem. Analisa     data penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dapat berupa pemindahan     hak milik atas tanah diatur dengan Peraturan Pemerintah. Prosedur pelaksanaan     jual beli hak milik atas tanah yang sudah dibukukan atau yang sudah terdaftar pada     kantor pertanahan dan akibat hukum yang ditimbulkan (1) hak dan kewajiban     pihak pembeli dan penjual dan (2) beralihnya hak milik atas tanah ke tangan     pembeli.    
KORELASI YURIDIS RENCANA TATA RUANG WILAYAH PROPINSI (RTRWP) TERHADAP KEAJEGAN ALAM BALI Artha Windari, Ratna
Media Komunikasi FPIPS Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v11i1.450

Abstract

ABSTRAKRencana Tata Ruang Wilayah Provinsi, yang selanjutnya disebut RTRWP, adalah hasil perencanaan tata ruang yang merupakan penjabaran strategi dan arahan kebijakan pemanfaatan ruang wilayah nasional dan pulau/kepulauan ke dalam struktur dan pola ruang wilayah provinsi. Kebijakan RTRWP Bali memiliki urgensi yang sangat tinggi mengingat ruang merupakan komponen lingkungan hidup yang bersifat terbatas dan tidak terperbaharui yang harus dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai satu kesatuan ruang dalam tatanan yang dinamis berlandaskan kebudayaan Bali yang dijiwai oleh Agama Hindu sesuai dengan falsafah Tri Hita Karana. Di samping itu, perkembangan jumlah penduduk yang membawa konsekuensi pada perkembangan di segala bidang kehidupan, memerlukan pengaturan tata ruang agar pemanfaatan dan penggunaan ruang dapat dilakukan secara maksimal berdasarkan nilai-nilai budaya yang mewujudkan keajegan alam Bali. Keberadaan Perda No.16 Tahun 2009 tentang RTRWP Bali sebagai pedoman dalam pelaksanaan tata ruang dan tata letak wilayah Bali memiliki korelasi yuridis yang begitu erat bagi keajegan alam Bali, sehingga perlu mengelaborasikan antara kepentingan ekonomi rakyat dengan konsep pelestarian alam Bali yang secara turun temurun telah dijaga dan diwariskan kepada kita. Oleh karena itu, perlu adanya pengkajian ulang atas pasal-pasal yang mencerminkan keberpihakan pada investor, seperti beberapa pasal yang mengatur mengenai pengembangan di zona kawasan industri, kawasan wisata, KDTWK maupun DTW. Demikian pula beberapa pasal yang memberikan kewenangan yang begitu besar bagi Gubernur dalam menentukan tinggi bangunan di daerah-daerah tertentu. Apabila rencana mengenai daerah-daerah yang memungkinkan ketinggian bangunan di atas 15 m terlaksana, maka dampak yang ditimbulkan tidak hanya menyebabkan kekacauan ekologis, juga mendistorsi sosial budaya masyarakat Bali. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah perlu adanya suatu sistem hukum yang jelas dan tegas dalam setiap pasal yang tertuang di RTRWP Bali. Selain itu, diharapkan pemerintah melakukan pengawasan secara intensif, termasuk penjatuhan sanksi yang tegas bagi oknum manapun yang melakukan pelanggaran atas ketentuan yang berlaku.Kata Kunci : Korelasi Yuridis, RTRWP Bali, Ajeg Bali.
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK DI INDONESIA (KAJIAN NORMATIF ATAS BEKERJANYA HUKUM DALAM MASYARAKAT) Artha Windari, Ratna
Media Komunikasi FPIPS Vol 10, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v10i1.1174

Abstract

Anak sebagai manusia seutuhnya memiliki harkat dan martabat serta hak untuk memperoleh perlindungan dari orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan negaranya terhadap kekerasan dan diskriminasi. Hal inilah yang dijadikan sebagai landasan pemikiran dalam melahirkan Undang-Undang No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, setelah sebelumnya Indonesia meratifikasi Konvensi Hak Anak pada tahun 1990 berdasarkan Keppres No.36 tahun 1990. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui: faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum, serta peranannya dalam menciptakan penegakan hukum terhadap perlindungan anak di Indonesia, dan penerapan ketentuan hukum tentang perlindungan anak di Indonesia bila dikorelasikan dengan bekerjanya hukum di masyarakat. Berlakunya Undang-Undang Perlindungan Anak selama ini ternyata telah memberikan suatu efek sosial dalam pelaksanaan hukum di masyarakat. Bila kita cermati perkembangan sosial masyarakat dewasa ini, maka banyak pendapat yang menyatakan bahwa penegakan hukum terhadap perlindungan anak tersebut masih belum maksimal, hal ini tercermin dari tingginya tingkat kekerasan pada anak, meningkatnya jumlah perdagangan anak dan lain sebagainya. Pada dasarnya penegakan hukum terhadap perlindungan anak akan terwujud dan ketentuannya akan berlaku efektif apabila substansi hukumnya sesuai dengan budaya masyarakat, mentalitas dan pola perilaku penegak hukum yang baik, serta adanya kesadaran dan kepatuhan hukum dalam masyarakat tersebut. Kata-kata Kunci: penegakan hukum, perlindungan anak.
PENGARUH VALUE BASED MANAGEMENT PADA NILAI EKUITAS PERUSAHAAN DENGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI Yuniarta, Gede Adi; Dharmadiaksha, Ida Bagus
Media Komunikasi FPIPS Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v10i2.1912

Abstract

PENGARUH VALUE BASED MANAGEMENT PADA NILAI EKUITAS PERUSAHAAN DENGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI   Oleh Gede Adi Yuniarta Jurusan Akuntansi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha   Ida Bagus Dharmadiaksa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Udayana ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengungkapan Corporate Social Responsibility memoderasi hubungan Value-Based Management dengan nilai ekuitas perusahaan. Penelitian ini dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada tahun buku 2008 dan tahun 2009. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 103 pengamatan. Analisis statistik meliputi uji asumsi klasik dan uji kelayakan model. Pengujian pengaruh variabel pemoderasi dalam hipotesis penelitian ini diuji dengan Moderated Regression Analysis (MRA) yang merupakan aplikasi khusus regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pengungkapan Corporate Social Responsibility tidak terbukti secara signifikan sebagai variabel pemoderasi hubungan antara Value Based Mangement dengan nilai ekuitas perusahaan. Hal ini diindikasikan karena investor sudah tidak perlu lagi melihat pengungkapan Corporate Social Responsibility yang sudah bukan bersifat sukarela namun sudah bersifat wajib. Dengan indikator Value-based Management yang diukur dengan Economic Value Added maka investor tidak memperhatikan Corporate Social Responsibility dalam mengambil keputusan investasi. Hal ini sesuai dengan konsep Value-based Management bahwa investor cenderung memiliki tujuan utama memperoleh return semaksimal mungkin dari investasi dengan berpandangan bahwa nilai ekonomis suatu perusahaan komersial hanya terlegitimasi oleh keuntungan yang dicapai.   Kata kunci : Value-Based Management, Corporate Sosial Responsibility dan nilai ekuitas perusahaan ABSTRACT The purpose of this research is to examine that the disclosure of Corporate Social Responsibility moderate the relationship of Value-Based Management with the corporate equity. This research was conducted at the Indonesian Stock Exchange in the year 2008 and year 2009. Purposive sampling method was used to determine samples and 103 observations were obtained. The statistical analysis which was done included the classic assumption test and goodness of fit test. Testing the influence of moderating variables in this research hypothesis was conducted using Moderated Regression Analysis (MRA) which is a special application of multiple linear regressions. Based on the research results and their discussions, it can be concluded that the disclosure of Corporate Social Responsibility is not proven significantly as a moderating variable of the relationship between the Value-Based Management with the corporate equity. It is indicated that way because investors do not need to look at the disclosure of Corporate Social Responsibility anymore which has no longer been a voluntary but a mandatory. Using Value-based Management as an indicator which is measured by the Economic Value Added, the investor does not consider the corporate social responsibility in making investment decisions. This is consistent with the concept of Value-based Management that investors tend to have a main purpose to obtain maximum returns from investment with the view that the economic value of a commercial enterprise is legitimated only by the benefits gained. Keywords: Value-Based Management, Corporate Social Responsibility and corporate equity
KONTRIBUSI KECERDASAN KECERDASAN INTERPERSONAL DAN SIKAP PERCAYA DIRI TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS KELAS V Prawijaya, I Komang Triana; Sujana, I Wayan; Darsana, I Wayan
Media Komunikasi FPIPS Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v17i2.22226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikankecerdasan interpersonal dan sikap percaya diri terhadap kompetensipengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Dr. Soetomo Kecamatan DenpasarSelatan. Penelitian ini menggunakan rancangan “ex post facto” dengan jenisstudi korelasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswakelas V SD Gugus Dr. Soetomo dengan jumlah populasi sebanyak 222 siswa.Sampel ditentukan menggunakan teknik proporsional random samplingsehingga mendapatkan sampel sebanyak 135 siswa. Dalam penelitian inimenggunakan metode pengumpulan data dengan teknik non tes. Teknik nontes yang digunakan adalah kuisioner untuk mencari data kecerdasaninterpersonal dan sikap percaya diri dan pencatatan dokumen untukmendapat data kompetensi pengetahuan IPS. Analisis uji prasyarat dalampenlitian ini menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, linieritas,multikolinieritas, dan heteroskedastisitas. Penelitian ini menggunakan dua ujihipotesis yaitu analisis linier sederhana dan analisis linier berganda. Analisisregresi ganda diperoleh persamaan regresi = 13,230 +0,381X1 + 0,380X2signifikan antara kecerdasan interpersonal dan sikap percaya diri terhadapkompetensi pengetahuan IPS dan kontribusinya sebesar 9,1%. Hasil inimenunjukan bahwa masih terdapat 90,9% faktor belajar lain yangmemengaruhi kompetensi pengetahuan IPS. Diharapkan dalam penelitian inimampu mengoptimalkan kecerdasan interpersonal dan meningkatkan sikappercaya diri siswa, menjadi acuan untuk meningkatkan mutu pembelajarandan dapat menjadi acuan atau referensi bagi peneliti lain untuk mendalamiobjek penelitian yang sejenis sehingga dapat mengembangkan penelitianselanjutnya dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran khusunyakompetensi pengetahuan IPS.
PENGELOLAAN SAMPAH SEBAGAI IMPLEMENTASI FALSAFAH TRI HITA KARANA (STUDI KASUS DI KABUPATEN BULELENG BALI) Gunawan, Ketut
Media Komunikasi FPIPS Vol 10, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v10i1.1169

Abstract

Kabupaten Buleleng memiliki kepadatan penduduk yang tergolong tinggi. Tingginya kepadatan penduduk telah menimbulkan dampak yang signifikan terhadap produksi sampah. Setiap hari Kabupaten Buleleng menghasilkan sampah sebesar 185,4 m2 yang bersumber dari daerah pedesaan dan perkotaan. Masalah sampah ini telah menjadi masalah yang sangat serius yang perlu mendapat perhatian dari semua pihak, karena sampah telah membuat lingkungan menjadi kumuh, bau busuk, jorok dan menjijikkan, menimbulkan penyakit serta sangat mengganggu keindahan dan kelestarian lingkungan. Adapun beberapa penyebab masalah Persampahan di kabupaten Buleleng adalah: (1) masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menciptakan kebersihan lingkungan. Hal ini terlihat dari kebiasaan membuang sampah yang tidak pada tempatnya dan (2) belum adanya solusi teknologi tepat guna untuk pengolahan sampah. Masyarakat Hindu yang memiliki dasar falsafah Tri Hita Karana perlu diimplementasikan untuk menuntun sikap dan perilaku dalam melestarikan lingkungan dalam bentuk membangun, memelihara dan mengamankan lingkungan melalui penanganan sampah. Langkah konkrit yang perlu diambil adalah dengan mengambil peran masyarakat dengan melibatkan komponen sekolah, kelurahan, pemerintah dan rumah tangga sebagai penghasil sampah untuk memisahkan sampah organic dan sampah non organik. Dengan pemisahan ini maka para pemulung akan mengambil sampah non organik yang akan diteruskan ke pengepul barang rongsokan. Sedangkan sampah organik dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Selain langkah di atas juga diusulkan teknologi EM (Effektive Micro Organism) untuk mengolah sampah menjadi pupuk organik serta teknologi Incinerator untuk mengolah sampah menjadi pembangkit tenaga listrik. Kata-kata kunci: Sampah, Tri Hita Karana, Pemberdayaan

Page 9 of 32 | Total Record : 320