cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial, Jalan Udayana Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Media Komunikasi FPIPS
ISSN : 14128683     EISSN : 27147800     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/mkfis
Media Komunikasi FPIPS publishes and disseminates lecturers’ research results and analyses, teachers, and academic community research from various colleges/universities in Indonesia. The results of research and study contained in the journal accommodate manuscripts on integrated elementary to high education in social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences.
Articles 320 Documents
KONTRIBUSI DEMOKRAT DALAM PUBLIC POLICY-MAKING DAN PUBLIC POLICY IMPLEMENTATION (Sebuah Reaserch dan Study Di Kabupaten Serdang Bedagai) Prayetno, Prayetno
Media Komunikasi FPIPS Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v10i2.464

Abstract

ABSTRAKKontribusi dari Partai Demokrat dalam proses pembuatan kebijakan publik untuk mengubah sistem politik di Indonesia, dapat dilihat dari fungsi dan tujuan dari pihak terafiliasi, kehadiran Demokrat juga membantu pemerintah membuat keputusan untuk memecahkan masalah-masalah bangsa Indonesia. Pembuatan kebijakan dapat dilihat dari analisis dan model dengan menggunakan tahap pembuatan kebijakan publik. Kebijakan publik yang diberikan dalam berbagai bentuk. Baik itu untuk kepentingan Partai Demokrat maupun kepentingan publik dalam bentuk pengajuan dana, kebijakan pertanian, konstruksi jalan, wisata bahari, dan lain-lain. Beberapa hal di atas menunjukkan bahwa Partai Demokrat di Serdang Bedagai melalui perwakulannya di DPRD maupun yang di luar parlemen cukup berkontribusi pada penciptaan dan pelaksanaan kebijakan publik. Hal ini diterapkan dalam upaya untuk menciptakan good governance di Kabupaten Serdang Bedagai.Kata Kunci: Partai Demokrat, Kebijakan Publik.
RELASI KUASA DALAM DEMOKRASI INDONESIA Rohi, Rudi
Media Komunikasi FPIPS Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v10i2.465

Abstract

ABSTRAKDemokrasi Indonesia bagaikan putaran roda dengan kecepatan bervariasi. Hal ini menentukan akselerasi dan arah menuju kesejahteraan dapat berantakan atau berbalik arah. Kesejahteraan belum juga tampak di pelupuk mata tetapi kemiskinan justru kian memprihatinkan. Praktek demokrasi sejak Orde Lama, Orde Baru, hingga Reformasi ternyata hanya ritual politik rezim. Relasi kuasa di antara para elit dan aktor demokrasi tidak berjalan di atas rel menuju konsolidasi demokrasi. Justru tabiat labil permanen menjadi pemandangan demokrasi di tanah air. Bersandar pada pendekatan elit dan relasi faktual dari sejumlah kasus dan literatur, tulisan ini mengidentifikasi simpul-simpul dan raut relasi kuasa di antara para elitnya. Diawali dengan gerakan koreksi pada penggalan 1970an kemudian dilanjutkan dengan pembredelan pers pada penggalan awal 1990an hingga masa reformasi. Seluruhnya tak terhindar dari keretakan dan ketimpangan relasi kuasa di antara para aktornya. Akibatnya demokrasi Indonesia tidak berjalan pada aras kontekstual kebutuhan bangsa, tidak mutual, dan tidak komprehensif.Kata Kunci: Demokrasi, Relasi Kuasa, Elit, dan Aktor
POLARISASI GEO POLITIK KERAJAAN DI BALI ABAD XVI-XX Oka Purnawati, Desak Made
Media Komunikasi FPIPS Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v10i2.460

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengkaji dua masalah pokok, yaitu : pertama, mengapa terjadi polarisai geopolitik kerajaan di Bali pada periode abad XVI sampai XX, yang ditunjukkan oleh faktor internal dari kerajaan-kerajaan di Bali dan kedua, menunjukkan faktor campur tangan Belanda yang mempercepat proses polarisasi geopolitik di Bali. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah dengan memakai metode penelitian sejarah yang meliputi : heuristic dalam pengumpulan data, kritik ekstern dan intern untuk menentukan keabsahan dan keakuratan data, interpretasi untuk menganalisis dan mensintesis data-data yang sudah di dapat dan selanjutnya, historiografi dengan menyusun suatu cerita sejarah dengan memperhatikan prinsip-prinsip kausalitas, kronologis, serialisasi dan koligasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polarisasi geopolitik Kerajaan Bali pada abad XVI-XX mengalami fragmentasi dalam sembilan kerajaan kecil yang sekarang menjadi warisan dari geopolitik kabupaten/kota di Bali. Fragmentasi ini lebih disebabkan oleh perebutan hegemoni politik diantara kerajaaan kerajaan kecil di Bali sehingga memudahkan campur tangan pemerintah colonial Belanda untuk menguasainya yang dimulai saat penyerangan terhadap Kerajaan Buleleng, dan mengakhirinya dengan Perang Puputan Badung (1906) dan Perang Puputan Klungkung (1908).Kata-kata kunci : Polarisasi, geopolitik, kerajaan
PANCASILA SUMBER DARI SEGALA SUMBER HUKUM DI INDONESIA Kurnisar, Kurnisar
Media Komunikasi FPIPS Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v10i2.467

Abstract

ABSTRAKSebagaimana telah ditentukan oleh pembentukan negara bahwa tujuan utama dirumuskannya Pancasila adalah sebagai dasar negara republik Indonesia. Oleh karena itu, fungsi pokok Pancasila sebagai dasar negara didasarkan pada Ketetapan MPRS No.XX/MPRS/1966 (jo Ketetapan MPR No.V/MPR/1973, jo Ketetapan MPR No.IX/MPR/1978) yang menjelaskan bahwa Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum Indonesia yang pada hakikatnya adalah merupakan suatu pandangan hidup, kesadaran dan cita-cita hukum serta cita-cita moral yang meliputi suasana kebatinan serta watak dari bangsa Indonesia. Kemudian mengenai Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum ini dijelaskan kembali dalam Ketetapan MPR No.III/MPR/2000 tentang sumber hukum dan tata urutan peraturan perundang-undangan pada Pasal 1 ayat (3) yang menyatakan bahwa ”sumber hukum dasar nasional adalah Pancasila. Dengan terbentuknya UU No.10 tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, sebagaimana yang termuat dalam Pasal 2 UU No.10 tahun 2004 yang menyatakan bahwa ”Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum negara”, dengan tegas menyebutkan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum sebagai berikut: ”Penempatan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara adalah sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 yang menempatkan Pancasila sebagai dasar ideologi negara serta sekaligus dasar filosofis bangsa dan negara, sehingga setiap materi muatan peraturan perundang-undangan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila”.Kata kunci: Pancasila, Sumber Hukum Indonesia
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INCOME SMOOTHING Ayu Suryandari, Ni Nyoman
Media Komunikasi FPIPS Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v10i2.461

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh praktik income smoothing pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Income smoothing diukur menggunakan Index Eckel. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan (diukur dengan total asset), Return on Asset (ROA), Net Profit Margin (NPM), rasio Debt to Total Asset, dan Debt to Equity Ratio (DER).Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta tahun 2000-2005. Sampel penelitian berjumlah 39 perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis binary logistic regression. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya ukuran perusahaan yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap income smoothing, sedangkan Return on Asset, Net Profit Margin, Total Debt to Total Asset, dan Debt to Equity Ratio tidak mempengaruhi praktik income smoothing.Kata kunci :Ukuran Perusahaan, Return On Asset, Net Profit Margin, Total Debt to Total Asset, dan Debt to Equity Ratio
PENERAPAN METODE STUDI KASUS DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH HUBUNGAN INTERNASIONAL Anggraeni, Leni
Media Komunikasi FPIPS Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v10i2.462

Abstract

AbstrakPerkuliahan Hubungan Internasional pada kenyataannya menemui banyak masalah, yakni pada umumnya mahasiswa menganggap mata kuliah hubungan internasional sebagai mata kuliah yang membosankan dan kurang diminati oleh mahasiswa. Selain itu, mahasiswa kurang mampu mengemukakan pendapat secara sistematis baik lisan maupun tulisan dan mahasiswa juga kurang terbiasa untuk berbeda pendapat, berdebat dan mengambil keputusan terbaik bagi dirinya dan orang lain. Oleh karenanya peneliti mencoba mengujicobakan suatu metode yang berguna meningkatkan kemampuan berfikir kritis mahasiswa terhadap permasalahan disekitarnya, metode tersebut adalah metode studi kasus.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian tindakan kelas. Adapun yang menjadi subjek penelitiannya adalah Mahasiswa kelas 2009 A dan Dosen mata kuliah hubungan internasional pada Jurusan PKn FPIPS UPI. Penelitian tindakan ini terdiri dari 3 (tiga) siklus yang mana setiap siklus merupakan pengembangan dari uji coba siklus sebelumnya dan berakhir ketika tujuan daripada penelitian tercapai.Hasil analisis terhadap temuan membuktikan bahwa pengunaan metode studi kasus pada mata kuliah hubungan internasional dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, metode studi kasus dapat meningkatkan antusias mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan mata kuliah hubungan internasional, serta dengan penggunaan metode studi kasus dapat menciptakan suasana demokratis dalam pembelajaran mata kuliah hubungan internasional. Nampak perubahan yang signifikan yang ditampilkan oleh perilaku mahasiswa dalam pembelajaran, terutama dalam hal mengemukakan pendapat, memberikan komentar terhadap pendapat orang lain, mampu menghormati dan menghargai pendapat orang lain, serta dapat bekerjasama dengan tim dalam kelompoknya.Berdasarkan hasil penelitian, metode studi kasus dapat digunakan dalam perkuliahan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis mahasiswa. Oleh karenanya pendidik (Dosen) harus kreatif dan inovatif dalam menyusun strategi perkuliahan, salah satunya melalui penggunaan metode yang dapat meningkatkan antusias mahasiswa dalam perkuliahan. Menggunakan referensi yang berorientasi pada upaya pemecahan masalah oleh mahasiswa, melalui pengkajian isu kontroversial yang sifatnya up to date.Kata kunci : Penelitian tindakan kelas, metode studi kasus, berpikir kritis
PEMAHAMAN DAN IMPLEMENTASI NILAI KARAKTER DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI Mona Adha, Muhammad
Media Komunikasi FPIPS Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v10i2.463

Abstract

ABSTRAKImplementasi nilai-nilai karakter seperti bijaksana dalam memilih mana yang baik mana yang buruk, adil, pantang menyerah, kontrol terhadap diri sendiri, menyayangi, memunculkan sikap yang positif, kerja keras, memiliki integritas diri yang kuat, bersyukur atas apa yang kita miliki saat ini, dan memiliki rasa kemanusiaan patut untuk dikembangkan dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian karakter yang baik dapat terus berkembang dan terwujud apa yang menjadi tujuan kedepan, serta mampu menghasilkan kegiatan-kegiatan yang positif. Pengembangan nilai karakter sejak dini mutlak untuk dilakukan agar nilai-nilai yang ditampilkan ketika mereka beranjak dewasa akan lebih baik dan memahami semua perbedaan yang ada.Kata Kunci: karakter, nilai, dan implementasi
Fenomena Susilo Bambang Yudonyono Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Politik Masyarakat Indonesia Pasca Pemilu 2004 Suastika, I Nengah
Media Komunikasi FPIPS Vol 19, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v19i2.27317

Abstract

Kesadaran politik adalah kemampuan dan keterampilan yang dimiliki seseorang dalam menentukan pilihan politik dalam mencapai tujuan nasional. Reformasi memberikan kesempatan yang sangat baik kepada semua masyarakat dan tokoh nasional dalam membangun budaya politik yang santun dan beradab. Proses ini pada akhirnya membangun budaya politik yang sportif, transparan, demokratis serta nasionalis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika politik dan pendidikan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa dinamika politik sangat dinamis sesuai dengan aliran partai politik, tokoh politik, penyelenggara pemilu, ketentuan hukum penyelenggaraan pemilu dan kesadaran politik masyarakat. Penelitian juga menunjukkan pendidikan politik yang bersifat informal mampu menjadi ajang masyarakat untuk meningkatkan kesadaran politik dalam memilih. Bahkan, karakteristik tokoh politik menjadi corong yang akan membuat masyarakat mampu meningkatkkan keterampilan politiknya. Bertalian dengan itu, tokoh politik semestinya memberikan contoh dan tauladan yang baik bagi bagi masyarakat. 
Membangun Pola Komunikasi Berbantuan Teknologi Komunikasi “Slack” Kusdinar, Yudha Irawan; Widiastuti, Nela
Media Komunikasi FPIPS Vol 19, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v19i2.26657

Abstract

Penelitian ini mengemukakan tentang bagaimana pola komunikasi organisasi dari karyawan di PT. Exaditama Teknologi Kreativa melalu media komunikasi “Slack”. Terdapat beberapa hal dari tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi dari pimpinan PT. Exaditama Teknologi Kreativa kepada bawahanya melalui media komunikasi “Slack”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Selain itu juga penelitian ini menggunakan cara teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dari penelitian ini terdiri dari dua informan kunci dan dua informan tambahan, dua informan kunci ini merupakan dua orang pimpinan atau “Project Manager” dan dua orang tambahan ini merupakan karyawan dari PT. Exaditama Teknologi Kreativa. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pimpinan PT. Exaditama Teknologi Kreativa menggunakan pola komunikasi roda dengan jaringan atau alur komunikasi Downward dan Upward, artinya pimpinan dari perusahaan PT. Exaditama Teknologi Kreativa menjadi pusat dari segala pesan, perintah dan arahan terhadap karyawan atau staffnya dengan berkomunikasi melalui media komunikasi “Slack”. Pendapat untuk penelitian ini, penggunaan aplikasi Slack lebih baik diutamakan untuk proses pekerjaan atau jobdesk project, karena aplikasi Slack sangat efektif saat dipergunakan untuk berkomunikasi dalam organisasi.
Kadar Konsep Diri Mahasiswa Dalam Berinteraksi Di Media Sosial Sutjipto, Vera Wijayanti; Hafni, Rayni Delya
Media Komunikasi FPIPS Vol 19, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v19i2.27665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kadar konsep diri mahasiswa dalam berinteraksi di media sosial. Adapun peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner pada 80 orang mahasiswa UNJ Angkatan 2019 dari 8 fakultas yang ada di UNJ.  Hasil  dari penelitian ini yaitu konsep diri mahasiswa ketika berinteraksi di media sosial menunjukkan sangat kuat dengan mereka lebih suka menghindar konflik, tidak berkomentar negatif mengenai postingan orang lain, tetapi terdapat juga mahasiswa yang mudah terprofokasi oleh postingan orang lain di media sosial. Hal ini menunjukkan ketika mereka berinterkasi dengan orang lain seringkali mudah terpengaruh, ini disebabkan oleh konsep diri yang masih berubah-ubah, salah satunya karena pengaruh lingkungan. Oleh sebab itu mahasiswa sebagai remaja harus menyadari bahwa konsep diri mereka bisa berubah ketika berinterkasi di dunia maya, dengan berbagai sebab seperti tidak melihat langsung ekspresi lawan bicara.

Page 11 of 32 | Total Record : 320