cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial, Jalan Udayana Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Media Komunikasi FPIPS
ISSN : 14128683     EISSN : 27147800     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/mkfis
Media Komunikasi FPIPS publishes and disseminates lecturers’ research results and analyses, teachers, and academic community research from various colleges/universities in Indonesia. The results of research and study contained in the journal accommodate manuscripts on integrated elementary to high education in social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences.
Articles 320 Documents
Pengaruh Pengalaman dalam Pelatihan terhadap Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Mulyawan, Budi
Media Komunikasi FPIPS Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v11i1.453

Abstract

ABSTRAKPengalaman dalam pelatihan dapat diperoleh dari pendidikan yang merupakan suatu bagian yang tidak terpisahkan dari seorang individu dan merupakan investasi yang terpadu pada diri seseorang dalam interaksinya secara efektif dengan lingkungan sosial. Pengkajian secara empirik dalam pengembangan pengalaman di lapangan bahwa terdapat fenomena beberapa guru yang jarang mendapatkan pelatihan-pelatihan sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan, sehingga dalam penyusunan artikel ini dapat dianalisis dan dideskripsikan hubungan jenis pelatihan terhadap kompetensi profesional guru.Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah yang diungkapkan di atas, maka tujuan penyusunan artikel ini adalah untuk mengetahui: upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengalaman pelatihan; pengalaman pelatihan guru berkontribusi terhadap kompetensi profesional guru SMP Negeri di kecamatan Karangasem; dan sasaran yang akan dicapai dari kompetensi dengan pengalaman dalam pelatihan. Metode yang digunakan dalam penyusunan artikel ini adalah metode penelitian pustaka yaitu penelitian yang dalam menumpulkan data yang diperlukan untuk mengungkap kebenaran, menggunakan cara dengan membaca pustaka yang ada, dan penulis menganalisa, memahami dan merefleksi ulang tentang berbagai tulisan dari para pakar terkait.Pengalaman dalam pelatihan menjadi faktor yang paling besar mempengaruhi profesionalisme guru bidang studi, maka guru bidang studi dapat memanfaatkan waktunya semaksimal mungkin untuk menambah pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan. peningkatan profesionalisme guru bidang studi SMP di kecamatan Karangasem kontribusi pengalaman pelatihan sangat berperan. Pengalaman pelatihan dapat diperoleh dengan cara pengembangan pengalaman dalam pelatihan seperti pelatihan pengembangan kurikulum, pelaksanaan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), pelatihan penyusunan admninitrasi pembelajaran seperti silabus, RPP dan kurikulummempengaruhi tingkat pengetahuan, sikap, dan keterampilan, serta kompetensi profesional guru. Dalam rangka mengembangkan diri atau peningkatan kompetensi dalam melaksanakan tugas sebagai guru baik di tingkat kecamatan, kabupaten, propinsi dan nasional yang diperoleh baik dari bukti fisik berupa sertifikat, piagam atau surat keterangan dari lembaga penyelenggara pelatihan. Sertifikasi guru sebagai proses uji kompetensi bagi calon atau guru; peningkatan mutu; dan pengelolaan sumber daya pendidikan.Kata kunci: pengaruh, pengalaman, pelatihan, kompetensi, profesional, guru.
KEPEMIMPINAN: KONSEP, TEORI DAN KARAKTERNYA Yudiaatmaja, Fridayana
Media Komunikasi FPIPS Vol 12, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v12i2.1681

Abstract

ABSTRAK Kepemimpinan (leadership) berkenaan dengan seseorang memengaruhi perilaku orang lain untuk suatu tujuan. Dengan kekuasaan, pemimpin dapat memengaruhi perilaku para bawahannya. Kekuasaan dapat dibagi menjadi lima, yaitu: (1) kekuasaan keahlian (expert power); (2) kekuasaan legitimasi (legitimate power); (3) kekuasaan referensi (referent power); (4) kekuasaan penghargaan (reward power); dan (5) kekuasaan paksaan (coercive power). Disamping berhubungan dengan kekuasaan, kepemimpinan juga erat kaitannya dengan karakter. Berbagai upaya riset dilakukan untuk mengidentifikasi karakter-karakter yang konsisten dengan kepemimpinan. Upaya riset yang dilakukan untuk memisahkan karakter kepemimpinan banyak menemui jalan buntu. Dinyatakan juga bahwa pencarian untuk mengidentifikasi seperangkat karakter yang membedakan pemimpin dan pengikut dan antara pemimpin yang efektif dan tidak efektif, banyak yang gagal. Hasil yang paling dapat diterima adalah riset yang bertujuan hanya untuk melakukan identifikasi terhadap karakter-karakter yang dapat dikaitkan secara konsisten dengan kepemimpinan. Kata kunci: kepemimpinan ABSTRACT Leadership relates to a person's behavior with respect to another person for a purpose. With power, leaders can influence the behavior of their subordinates. Power can be divided into five, namely: (1) expert power, (2) legitimate power, (3) referent power, (4) reward power, and (5) coercive power. Besides dealing with power, leadership is also closely associated with the character. Various research efforts carried out to identify the characters that are consistent with the leadership. Research efforts are made ​​to separate the leadership's characters, but it was found deadlock. Also stated that the quest to identify a set of characters that distinguishes between a leader and followers and effective leaders and effective, many have failed. Most acceptable result is research that aims only to identify the characters that can be linked consistently with leadership. Keywords: leadership
Efektivitas Model Lesson Study dalam Penerapan Pembelajaran Konstruktivisme pada SMA/MA Di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2012 Haryanto, Zeni
Media Komunikasi FPIPS Vol 12, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v12i1.1818

Abstract

Based on the mapping of the standard competence/basic competence of students in     each subject is mainly targeted at schools in West Kutai regency into the sample     obtained by the fact that over 50% of the standard of competence in each subject     cannot be reach by the UN students. It is necessary for improvement in the standard     of the learning process to conduct training on constructivist learning for teachers of     each subject and implemented through the lesson study model. The model consists     of lesson study phase of Plan, Do and See. The results of the learning observations     is then discussed in the reflection on the stage See to know what needs to be     improved in the teaching and learning activities of students at the time. Based on     the analysis of the instrument can be concluded that a guide of the lesson study     model is produced that can be applied to implement school-based lesson study in     West Kutai District with the effectiveness of the implementation by 91%, or can be     said to be very effective.      Keywords: Effectiveness, Lesson Study Model, Learning,  Constructivism    
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN PPKn SISWA KELAS V SD GUGUS III KECAMATAN KUTA UTARA TAHUN AJARAN 2018/2019 Aditya, I Putu Endra; Asri, I.G.A. Agung Sri; Ardana, I Ketut
Media Komunikasi FPIPS Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v17i1.22217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modelpembelajaran Snowball Throwing berbantuan media video terhadapkompetensi pengetahuan PPKn siswa kelas V SD Gugus III KecamatanKuta Utara tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitianeksperimen semu, dengan desain nonequivalent control group design.Seluruh kelas V SD Gugus III Kecamatan Kuta Utara tahun 2018/2019sebanyak 14 kelas terdiri dari 522 siswa dijadikan sebagai populasipenelitian. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik randomsampling dengan mengacak kelas. Sampel dalam penelitian ini adalahkelas VC SD No. 1 Kerobakan sebagai kelompok eksperimen dengansebanyak 31 siswa dan kelas VA SD No.2 Kerobokan Kaja sebagaikelompok kontrol sebanyak 30 siswa . Data kompetensi pengetahuanPPKn dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif bentuk pilihanganda biasa berjumlah 30 butir tes yang telah divalidasi. Data kompetensipengetahuan PPKn dianalisis dengan uji-t polled varian. Berdasarkanhasil analisis uji-t diperoleh thitung =4,787. Harga tersebut kemudiandibandingkan dengan harga ttabel dengan dk = 59 dan taraf signifikansi 5%sehingga diperoleh harga ttabel = 2,000 berarti Ho ditolak, karena thitung =4,787 > ttabel = 2,000. Demikian pula rerata kompetensi pengetahuanPPKn siswa kelompok eksperimen = 0,204 > = 0,126 reratakompetensi pengetahuan PPKn siswa kelompok kontrol.Dengandemikian dapat disimpulkan, model pembelajaran Snowball Throwingberbantuan media video berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuanPPKn siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Kuta Utara tahun ajaran2018/2019. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada penelitilain dapat dijadikan kajian yang relevan khususnya sebagai referensi bagipeneliti dengan kajian yang luas dan memper dalam teori mengenaimodel pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media video.
SUBSTANSI PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI ERA GLOBALISASI Treman, I Wayan
Media Komunikasi FPIPS Vol 10, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v10i1.1172

Abstract

Secara global materi geografi telah masuk dalam kurikulum pembelajaran mulai dari tingkat dasar, menengah dan perguruan tinggi. Dalam pembelajaran dan pemahaman substansi geografi masih belum ada kesamaan persepsi dalam sistem pembelajaran geografi. Perlu penguatan fundamental geografi dan peningkatan substansi geografi berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dalam menghadapi era global. Geografi harus lebih menunjukkan jati diri sebagai ilmu dan mencetak bench marking yang merupakan harapan kompetensi lulusan pendidikan geografi di masa yang akan datang. Upaya pengentasan ketertinggalan geografi di Indonesia dengan menunjukkan jati diri geografi, pemikiran kompetensi dasar, merumuskan indikator pencapaian hasil belajar dan penyusunan materi substansi geografi pokok bagi pendidikan geografi untuk segala tingkatan. Kata-kata Kunci : Substansi Geografi, Globalisasi //
THE ADMINISTRATOR’S PRODUCTION FUNCTION SEBAGAI SEBUAH PENDEKATAN PENILAIAN PRODUKTIVITAS PELAKSANAAN PROSES BELAJAR MENGAJAR DOSEN PADA PERGURUAN TINGGI Suwena, Kadek Rai
Media Komunikasi FPIPS Vol 12, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v12i2.1709

Abstract

ABSTRAK Perguruan tinggi melalui program-program studinya perlu memperoleh kepercayaan masyarakat dengan jaminan kualitas (quality assurance), pengendalian kualitas (quality control), perbaikan kualitas (quality improvement). Kekuatan utama perguruan tinggi dalam kehidupan di era pasar bebas dalam rangka mewujudkan jaminan kualitas, pengendalian kualitas dan perbaikan kualitas salah satunya terletak pada sumber daya dosen. Peran dosen berada pada posisi yang paling strategis. Dosen sebagai tenaga profesional harus memiliki kemandirian dalam keseluruhan kegiatan pendidikan baik dalam jalur perguruan tinggi maupun luar perguruan tinggi, dosen memegang posisi yang paling strategis. Pada tingkatan operasional, dosen merupakan penentu keberhasilan pendidikan melalui kinerjanya pada tingkat institusional, instruksional, dan eksperiensial. Karena itu dosen tidak boleh hanya memperhatikan komponen-komponen tertentu saja misalnya metode, bahan, dan evaluasi saja tapi ia harus mempertimbangkan komponen secara keseluruhan sehingga pelaksanaan proses belajar mengajar berjalan dengan produktif. Dosen dalam perannya mewujudkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran. Customer service harus dijadikan core strategy untuk menciptakan produktivitas proses belajar mengajar dengan pendekatan The Administrator’s Production Function. Paradigma manajemen pembelajaran harus dirubah tidak cukup hanya dengan pembelajaran yang inovatif. Mengapa demikian? Karena paradigma merupakan mind- set yang ada di dalam suatu organisasi. Paradigma merupakan suatu mental frame of reference yang mendominasi cara orang dalam suatu organisasi untuk berfikir dan berperilaku. Kata kunci: The Administrator’s Production Function produktivitas, proses belajar mengajar. ABSTRACT Universities through study programs need to gain public confidence in the quality assurance (quality assurance), quality control (quality control), quality improvement (quality improvement). The main strength of college life in the era of the free market in order to achieve quality assurance, quality control and improvement of the quality of one of them lies in the faculty resources. Role of the lecturer is in the most strategic position. Lecturers as professionals should have independence in the overall educational activities both within and outside the university pathway college, most professors hold strategic positions. At the operational level, the lecturer is a determinant of educational success through its performance at the institutional level, instructional and experiential. Therefore, faculty should not only pay attention to certain components such as methods, materials, and evaluation but it should consider the components as a whole so that the implementation of the teaching and learning process running productively. Lecturer in realizing its role Tri dharma activities, particularly with regard to education and teaching. Customer service should be a core strategy to create productivity of the learning process with the approach of the Administrator's Production Function. Learning management paradigm must be changed is not enough just to innovative learning. Why is that? Because the paradigm is a mind-set that exist within an organization. Paradigm is a mental frame of reference that dominates the way people in an organization to think and behave. Keywords: The Administrator's Production Function productivity, teaching and learning process.
Kontribusi Konsep Diri Dan Peduli Sosial Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas V SD Dangin, I Gede Rama Andika Yuda; Wiyasa, Komang Ngurah; Adnyana, I Ketut
Media Komunikasi FPIPS Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v18i1.22240

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh yang signifikan konsep diridan peduli sosial terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SDGugus Ir. Soekarno Kecamatan Denpasar Selatan Kecamatan DenpasarSelatan. Jenis penelitian menggunakan penelitian expost factodengan jenisstudi korelasi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus Ir.Soekarno yang berjumlah 458 orang. Penentuan sampel menggunakan teknikproporsional random samplingdengan taraf signifikan 5% dan diperolehbanyak sampel adalah 198 orang. Dalam penelitian ini menggunakan metodepengumpulan data dengan teknik non tes. Data kompetensi pengetahuan IPSdiperoleh dengan pencatatan dokumen yang berupa hasil UAS semester 1,sedangkan data konsep diri dan peduli sosial diperoleh denganmenggunakan kuesioner/angket. Analisis uji prasyarat yang digunakan dalam penelitian ini ialah ujinormalitas kolmogorov-smirnov, linieritas, multikolinieritas dan heterokesdastisitas. Selanjutnya datadianalisis denga uji hipotesis regresi linear sederhana dan regresi linear ganda. Analisis regresi gandadiperoleh persamaan regresi Ŷ= 31,657 + 0,165X1+ 0,451X2. Persamaan regresi yang telah didapatberarti H0 yang menyatakan tidak terdapat pengaruh yang signifikan konsep diri dan peduli sosialterhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Ir. Soekarno Kecamatan DenpasarSelatan ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis data diperoleh R2 = 0,376 dan kontribusinyaa sebesar37,6%. Dapat disimpulkan terdapat kontribusi yang signifikan konsep diri dan peduli sosial terhadapkompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Ir. Soekarno Kecamatan Denpasar Selatan TahunAjaran 2018/2019. Diharapkan dalam penelitian ini mampu mengoptimalkan konsep diri dan pedulisosial siswa dan menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya kompetensipengetahuan IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE BERBANTUAN COMIC CARD TERHADAP KOMPOTENSI PENGETAHUAN IPS KELAS V Devi, Pt. Indah Sintya; Putra, Md.; Putra, DB. Kt. Ngr. Semara
Media Komunikasi FPIPS Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v17i2.22230

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu kurangnya variasi penggunaan model danmedia dalam proses pembelajaran, sehingga mempengaruhi kompotensipengetahuan ips siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhyang signifikan model pembelajaran inside outside circle berbantuan comiccard terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus VIIIKecamatan Abiansemal Badung Tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitianyang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimendengan rancangan Non-Equivalent Post-test Only Control Group Design.Populasi penelitian ini 9 kelas/kelompok siswa kelas V SD Gugus VIIIKecamatan Abiansemal Badung Tahun Ajaran 2018/2019 sebanyak 295siswa. Penelitian ini menggunakan 2 kelompok yang terdiri dari kelompokeksperimen dan kelompok kontrol. Kedua kelompok ini dipilih dengan teknikrandom sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode tesdengan instrument berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data yangdiperoleh dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians.Berdasarkan hasil analisis dengan uji t, diperoleh harga thitung = 4,21, padataraf signifikan 5% dan dk = 66 diperoleh ttabel 2,00 maka Ho ditolak. Iniberarti terdapat perbedaan yang signifikan kompotensi pengetahuan IPSantara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Perbandingan hasilperhitungan rata-rata nilai post test kompetensi pengetahuan IPS kelompokeksperimen yaitu 82,09 lebih besar dari rata-rata kompotensi pengetahuanIPS kelompok kontrol yaitu 74,55. Dengan demikian dapat disimpulkanbahwa model pembelajaran inside outside circle berbantuan comic cardmemiliki pengaruh yang signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPSsiswa kelas V SD Gugus VIII Kecamatan Abiansemal Badung Tahun Ajaran2018/2019.
KURIKULUM DAN KONTROVERSI BUKU TEKS SEJARAH DALAM KTSP Sedana Arta, Ketut
Media Komunikasi FPIPS Vol 11, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v11i2.459

Abstract

ABSTRAKAbad ke-21 merupakan abad ilmu pengetahuan yang dapat mempengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia, oleh karena itu guru sejarah harus memiliki kompetensi sebagai guru sejarah yang profesional artinya harus ada upaya terus-menerus meningkatkan profesionalisme guru sejarah antara lain menyangkut harga diri yang tinggi sebagai pengemban profesi guru sejarah, penguasaan pengetahuan sejarah yang luas, mendalam serta mutahir, penguasaan keterampilan yang tinggi dalam strategi pembelajaran sejarah, sikap kreatif inovatif serta antisipatif terhadap perkembangan serta tuntutan zaman. Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah, seorang sejarawan pendidik tidak usah takut untuk memberikan materi sejarah yang kontroversial, hal ini penting agar bisa melatih siswa di sekolah agar bisa berpikir kritis analitis terhadap jalannya peristiwa sejarah, apalagi KTSP memberikan ruang gerak yang demikian luas sehingga pembelajaran sejarah tidak kering dan membosankan.Kata Kunci : Kurikulum, kontroversi, buku teks sejarah.
PENGARUH MODEL MAKE A MATCH BERBANTUAN PETA PIKIRAN TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS Wijayanti, N.W.Nia; Gading, I K.; Parmiti, D.P.
Media Komunikasi FPIPS Vol 18, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v18i2.22245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaranmake a match berbantuan peta pikiran terhadap sikap sosial dan kompetensipengetahuan IPS siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakanpenelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent pretest-posttestcontrol group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDdi Gugus III Kecamatan Marga tahun pelajaran 2018/2019. Sampel penelitiandiambil menggunakan teknik undian dengan memilih 2 kelas dari 8 kelasanggota populasi. Sampel penelitian ini berjumlah 60 orang siswa yaitu 34orang siswa kelas IV SD Negeri 2 Kuwum sebagai kelompok eksperimen dan26 orang siswa kelas IV SD Negeri 3 Marga sebagai kelompok kontrol.Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner sikapsosial dan tes kompetensi pengetahuan IPS. Data yang telah dikumpulkandianalisis dengan uji MANOVA. Hasil uji hipotesis I menunjukkan bahwa F=747,557; sig<0,05. Hasil uji hipotesis II menunjukkan bahwa F=101,540;sig<0,05. Hasil uji hipotesis III menunjukkan bahwa F=72,168;sig<0,05. Berdasarkan temuan di atas dapat disimpulkan bahwa modelpembelajaran make a match berbantuan peta pikiran berpengaruh terhadapsikap sosial dan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD di Gugus IIIKecamatan Marga tahun pelajaran 2018/2019.

Page 7 of 32 | Total Record : 320