cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2020)" : 14 Documents clear
Workshop Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Inovatif Bagi Guru SMAN 1 Kopang Lombok Tengah Asrin Asrin; I Wayan Karta; Untung Waluyo; Muntari Muntari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.19 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i1.417

Abstract

Pengembangan mutu guru merupakan salah satu strategi meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Guru membutuhkan kompetensi pedagogik, sosial, keperibadian dan profesionalisme untuk selalu terus menerus meningkatkan kinerja dan produktivitas dalam pembelajaran. Mutu guru perlu selalu diupayakan agar terjadi peningkatan mutu secara signifikan.Tugas dan fungsi guru yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Kompetensi profesional guru dapat terus berkembang melalui peningkatan pendidikan dan pelatihan secara terencana dan terprogram. Kompetensi guru yang membutuhkan peningkatan agar guru dapat mengembangakan penelitian tindakan kelas.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemamapuan guru untuk mengembangkan inovasi-inovasi pembelajaran di sekolah. Peningkatan kompetensi guru dalam melakukan penelitian hingga dapat menganalisis dan mencari pemecahan masalah terhadap masalah-masalah pemeberlajaran yang dihadapi guru di kelas.  Melalui workshop ini diharapkan para guru telah memiiliki peningkatan kompetensi dalam melaksanakan, menemukan, dan menerapkan inovasi pembelajaran di ruang kelas. Pelaksanaan kegiatan Workshop PTK ini telah dilaksanakan di SMAN 1 Kopang Kabupaten Lombok Tengah   yang diikuti oleh 40 guru.  Pada kegiatan diberikan konsep tentang dan pelaksanaan PTK di sekolah untuk meningkatkan perbaikan dan inovasi pembelajaran di sekolah. Guru dapat menyusun proposal PTK dana sekaligus melakukan penelitian terkait pemebelajaran. Untuk itulah dalam rangka meningkatkan kompetensi guru ini, maka telah dilakukan Workshop Penelitian Tindakan Kelas bagi guru-guru SMAN 1 Kopang sebagai upaya pengembangan tugas Pascasarjana Prodi Administrasi Pendidikan pada Tahun Anggaran 2019 dari DIPA-BLU (PNBP) Universitas Mataram. Kata Kunci:  Workshop; Penelitian Tindakan Kelas; Inovatif.
Upaya Peningkatan Produksi Kentang Melalui Penggunaan Benih Bersertifikasi di Kawasan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur Muhammad Sarjan; Kisman Kisman; Farid Hemon
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.954 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i1.400

Abstract

Melalui kegiatan pengabdian pada Masyarakat ini Perguruan Tinggi ingin membantu diseminasi produksi benih kentang yang bermutu bersertifikat  dan menjadikan kelompok tani  sebagai  penangkar benih (Seed Grower) yang handal secara berkelanjutan. Keberadaan penangkar benih ini diharapkan dapat mensuplai benih pada budidaya kentang khususnya  ditingkat lokal kawasan Sembalun . Adanya penangkar Benih kentang  ini sekaligus dapat meningkatkan income generating dari Kelompok Petani penangkar dan permasahan penyediaan benih bermutu untuk petani di Kawasan Sembalun khususnya dan di Kabupaten Lombok Timur pada umumnya dapat diatasi. Selanjutnya penggunaan benih bermutu bersertifikasi  diharapkan juga dapat meningkatkan produksi kentang dan akhirnya dapat meningkatkan pendapatan petani.  Berdasarkan hasil kegiatan dan evaluasi yang dilakukan antara lain diperoleh bahwa Penyuluhan yang diikuti dengan demonstrasi Plot budidaya benih kentang bersertifikat  bagi Masyarakat Kelompok Tani Calon Penangkar Benih  di Desa Sembalun Bumbung- Lombok Timur dapat meningkatkan minat, pengetahuan dan keterampilan masyarakat petani dalam pengembangan benih Kentang bersertifikat, sehingga produksi dan kualitas kentang  yang dihasilkan menjadi lebih baik. Masyarakat desa Sembalun Bumbung  mempunyai motivasi yang tinggi untuk mengusahakan tanaman kentang termasuk minat yang cukup tinggi untuk menjadi penangkar benih kentang.  Untuk keberlanjutan usaha perbenihan disarankan antara lain perlunya pengawasan dan bimbingan yang terus menerus kepada petani penangkar benih kentang di desa Sembalun Bumbung terutama dari pihak terkait seperti BPSB sehingga kelas atau mutu dan kualitas benih kentang yang dihasilkan menjadi lebih baik dan lebih profesional sebagai penagkar benih. Disarankan kepada para petani calon penangkar benih kentang agar terus meningkatkan kualitas benih yang dihasilkan dengan cara melengkapi sarana dan prasarana seperti penyiapkan gudang penyimpanan benih.Kata Kunci:  Benh Kentang; sertifikat;  Penangkar; Sembalun
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Pencegahan COVID-19 Kepada Anak-Anak di Panti Asuhan Alif Yanuar Zukmadini; Bhakti Karyadi; Kasrina Kasrina
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.742 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i1.440

Abstract

COVID-19 menyebabkan penyakit yang menyerang sistem pernapasan pada manusia. Virus ini telah menginfeksi jutaan orang sehingga menyebabkan angka kematian yang tinggi bagi penderitannya di seluruh dunia. Anak-anak termasuk juga anak-anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan sangat rentan terhadap penularan COVID-19. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada anak-anak panti asuhan Kasih Sayang Kota Bengkulu untuk menerapkan pola perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar terhindar dari penularan  COVID-19. Kegiatan ini juga diikuti dengan pemberian sembako kepada anak-agar panti asuhan agar dapat memenuhi kebutuhannya selama pandemi COVID-19. Edukasi dilakukan menggunakan metode kaji tindak dengan pendekatan partisipatif. Materi edukasi yang diberikan kepada anak-anak panti asuhan diantaranya pengenalan COVID-19 dan gejalanya, cara mencuci tangan yang baik dan benar, cara menerapkan etika batuk, cara physical distancing, serta cara menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Kegiatan edukasi dilakukan dengan memberikan penyuluhan terhadap PHBS dalam pencegahan COVID-19 dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan demontsrasi. Penyampaian materi juga dilakukan dengan menggunakan media pembelajaran berupa poster. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan lembar angket untuk mengetahui pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi. Hasil kegiatan menujukkan bahwa edukasi yang diberikan oleh fasilitator dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak panti asuhan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat dalam pencegahan COVID-19. Hal ini dapat dilihat dari persentase pengetahuan peserta sebelum diberikan edukasi yaitu sebesar 74,48% yang kemudian meningkat menjadi 86,49% setelah diberikan edukasi. 
Pelatihan yang Dibarengi dengan Demontrasi Teknik Budidaya Eucheuma cottonii dan Eucheuma striatum dengan Sistim Rakit Apung untuk Meningkatkan Kualitas Hasil Rumput Laut di Teluk Ekas Lombok Timur Sunarpi Sunarpi; Eka S. Prasedya; Ahmad Jupri; Anggit L. Sunarwidhi; Bq T. Khairina Ilhami; Sri Widyastuti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.555 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i1.448

Abstract

Rumput laut yang secara ilmiah dikenal dengan nama makroalga, merupakan komoditi ekspor bernilai ekonomi tinggi, karena mengandung senyawa hidrokoloid seperti karaginan, agar dan alginat, yang merupakan bahan baku industri pangan dan farmasi. Karena itu, mutu rumput laut ditentukan oleh kualitas senyawa hidrokoloid yang dihasilkan. Mutu Eucheuma cottonii NTB rendah karena kadar karaginan dan kekerasan gel yang rendah, disamping kadar kotoran di atas 2%. Artikel ini melaporkan penyuluhan dibarengi dengan demonstrasi teknik budidaya Eucheuma cottonii dan Eucheuma striatum kepada pembudidaya rumput laut di Teluk Ekas bertujuan untuk meningkatkan mutu rumput laut E. cottonii dan E. striatum untuk dapat memenuhi standar mutu ekspor. Pengabdian dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan demontransi teknik budidaya dengan metode rakit selama satu musim tanam (45 hari), awal mei-pertengahan juni tahun 2020. Selama periode tersebut, didemonstrasikan laju pertumbuhan, berat rendemen dan kadar kotoran rumput laut yang dihasilkan. Penyuluhan yang dibarengi dengan praktek langsung tersebut dapat dicontoh oleh pembudidaya rumput laut pada musim tanam berikutnya untuk dapat mencapai standar mutu ekspor rumput Eucheuma yang dihasilkan. Dengan demikian, penyuluhan ini dapat mendorong peningkatan harga jual rumput kering pada tingkat pembudidaya dari sekitar 14.000 rupiah per kilogram berat kering menjadi 22.000 rupiah per kilogram berat kering. Kata Kunci:  Teknik budidaya; rumput laut; rendemen; Teluk Ekas
Pembuatan Pakan Pellet Moist Berbahan Baku Lokal Untuk Budidaya Lobster di Karamba Jaring Apung Nunik Cokrowati; Dewi Nu'Aeni Setyowati; Nanda Diniarti; Alis Mukhlis; Woro Kusumaningtyas Perwitasari; Mochammad Amiri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.192 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i1.422

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan keterampilan pembuatan pakan pellet moist pada pembudidaya lobster yang ada di desa Batunampar Selatan.  Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2016. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah tutorial dan praktek langsung. Tutorial dilakukan dengan cara memberi penjelasan pentingnya pengetahuan dan keterampilan membuat pakan buatan, formulasi pellet moist dan keterkaitannya dengan biaya produksi budidaya. Kegiatan ini dilakukan di Desa Batunampar Selatan Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan dilakukan di kantor desa dan karamba jaring apung lobster. Peserta kegiatan ini terdiri dari 10 orang pembudidaya lobster dan kerapu, 5 orang aparat desa dan 2 orang perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Timur. Tim kegiatan ini adalah 5 orang dosen Program Studi Budidaya Perairan dan 2 orang peneliti dari BPBLL Sekotong. Pakan yang dibuat adalah pellet moist untuk lobster. Formulasi pakan moist lobster yang dilakukan di kegiatan ini adalah 500 gram ikan rucah, 2 kg tepung pakan udang, 400 gram Vitamin ikan, 400 gram binder pakan dan 250 ml Air. Alat yang digunakan adalah blender, panci kukusan, kompor gas, cetakan pakan, ember, baskom, pisau, gunting, sendok, dan nampan. Cara pembuatan pellet moist adalah dengan tahapan 1) Ikan rucah dihaluskan; 2) Tepung pakan udang, ikan rucah; 3) vitamin, air dan binder di blender hingga tercampur rata; 4) Adonan dicetak menggunakan cetakan pakan; 5) Pakan dikukus selama 10 menit kemudian dijemur hingga kering. Pellet moist diberikan ke lobster yang dibudidayakan di karamba jaring apung.  Keywords: Teknologi; pakan buatan; nutrisi; ikan rucah, pertumbuhan; biaya; produksi.
Sosialisasi Penangulangan Sampah Melalui Pendekatan Zero Waste di Kawasan Wisata Savana Propok Lombok Timur I Gde Mertha; Handre Rizkiawan; Ari Satriadi; Pandu Susilo Waskito
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.405 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i1.449

Abstract

Savana Propok merupakan salah satu destinasi wisata yang berada pada area pegunungan di kawasan Rinjani yang dikelola sebagai objek wisata oleh masyarakat sekitar yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).  Untuk menjaga wisata tersebut tetap terjaga kelestarian alamnya dari pencemaran akibat sampah yang dibawa wisatawan, maka perlu diadakan sosialisasi zero waste. Tujuan sosialisasi yaitu untuk memberikan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata baik di area hutan, jalur pendakian,maupun di area Savana Propok tempat camping. Metode yang digunakan untuk sosialisasi zero waste kepada wisatawan yaitu dengan direct selling dan face to face. Setiap kelompok wisatawan  diberikan penjelasan pada  saat mendaki agar tidak membawa makanan dan minuman yang berpotensi menjadi sampah dan  membawa turun sampah bawaannya. Untuk memastikan program zero waste ini berjalan, pada hari-hari berikutnya dilakukan pemantauan dan pendataan dengan memeriksa barang bawaan dari beberapa kelompok wisataran yang telah diberikan sosialisasi untuk memastikan materi yang telah disosialisasikan dapat diterima atau diterapkan oleh wisatawan yang akan kembali ke Savana Propok. Berdasarkan hasil pengamatan dan pendataan dapat ditarik kesimpulan: (1) Penanggulangan sampah melalui sosialisasi zero waste secara intensif dan monitoring di kawasan wisata Savana Propok berhasil membina wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan dan kelestarian alam dengan tidak membuang sampah sembarangan dan kesadaran untuk kembali membawa sampah turun gunung; (2) Sosialisasi melalui pendekatan zero waste berhasil mempengaruhi pola pikir wisatawan terhadap sampah dengan merubah gaya hidup konsumtif dengan menolak penggunaan logistik sekali pakai yang berpotensi menjadi sampah. Kata Kunci:  Zero waste; sosialisasi; sampah; savana propok.
Produk Inovasi Es Krim Kelor (Moringa oleifera Lam.) sebagai Upaya Pencegahan Stunting Desa Jatisela, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat Kurniasih - Sukenti; Nining Yuni Rosida; Denda Rosalina
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.411 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i1.392

Abstract

Abstrak: Desa Jatisela, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat merupakan salah satu desa pemekaran. Di desa ini masyarakat sudah memiliki pengetahuan kesehatan yang memadai. Angka stunting di desa Jatisela menurut data Puskesmas setempat adalah zero dalam tiga tahun terakhir, namun masyarakat desa ini belum memperhatikan masalah asupan gizi. Oleh karena itu daun kelor (Moringa oleifera Lam.) sebagai sumberdaya tumbuhan yang cukup mudah dijumpai di wilayah ini dapat menjadi bahan baku produk inovasi dalam pencegahan stunting dan pemenuhan gizi ibu hamil dan anak-anak. Daun kelor  yang diolah menjadi es krim mengandung zat gizi yang tinggi, terutama  protein dan kalsium. Mitra kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK Desa Jatisela. Pengolahan produk inovasi es krim kelor dilaksanakan melalui beberapa metode, yaitu: (1) pelatihan produksi; (2) pendampingan produksi hingga pemasaran. Secara umum kegiatan ini cukup baik dalam membantu permasalahan yang dihadapi mitra, yaitu memenuhi asupan gizi sehingga terhindar dari permasalahan stunting. Hal positif lain yang diperoleh adalah adanya diversifikasi pangan berbahan dasar daun kelor.Keywords: daun kelor, es krim, stunting
Diversifikasi Pengembangan Tanaman Tumpangsari dengan Budidaya Rumput Laut untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Teluk Ekas Lombok Timur Eka S. Prasedya; Ahmad Jupri; Anggit L. Sunarwidhi; Bq T. Khairina Ilhami; Angga S. Abidin; Sri Widyastuti; Sunarpi Sunarpi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.672 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i1.452

Abstract

Eucheuma cottonii dan Eucheuma striatum, merupakan rumput laut bernilai ekonomi timggi, yang disebabkan oleh kandungan karaginannya, senyawa hidrokoloid yang merupakan bahan baku industri pangan dan farmasi. Meskipun demikian, budidaya rumput laut tersebut belum dapat meningkatkan pendapatan pembudidaya rumput laut di Teluk Ekas Lombok Timur. Hal ini disebabkan karena rumput laut dipanen pada umur sekitar 30 hari, yang menyebabkan rendemen, kadar karaginan dan harga jual per kilogram kering rendah yang pada akhirnya pendapatan pembudidaya rumput laut menjadi rendah. Karena itu, perlu adanya diversifikasi usaha untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di Teluk Ekas. Artikel ini melaporkan pelatihan diversifikasi tanaman tumpangsari dengan budidaya Eucheuma cottonii dan Eucheuma striatum di Teluk Ekas Lombok Timur. Pembudidaya rumput laut diajarkan menanam tanaman tumpangsari cabe, jagung manis dan bayam, yang umurnya panjang (satu tahun), menengah (2 bulan) dan pendek (2 minggu). Kegiatan ini, dapat menambah penghasilan pembudidaya dalam jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, serta rumput lautnya dipanen pada umur minimal 45 hari, mutunya bagus dan harga jualnya mencapai 20.000 rupiah per kilogram kering. Dengan demikian, akhirnya kegiatan yang dilakukan secara berkesinambungan ini, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pembudidaya rumput di Teluk Ekas Lombok Timur.per kilogram berat kering menjadi 22.000 rupiah per kilogram berat kering. Kata Kunci:  Diversifikasi; tanaman tumpangsari; Eucheuma cottonii; Eucheuma   striatum; pendapatan masyarakat.
Penguatan Sains dan Teknologi Bagi Generasi Muda di Kota Mataram Teguh Ardianto; Mamika Ujianita Romdhini; Suripto Suripto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.194 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.363

Abstract

Abstrak: Majunya suatu negara dalam bidang iptek sangat tergantung dari keseimbangan dalam kemajuan ilmu dasar dan ilmu terapan, sehingga kurangnya minat generasi muda, dalam hal  ini siswa untuk melanjutkan studi ke perguruantinggi, misalnya Fakultas MIPA Universitas Mataram bisa menghambat kemajuan suatu negara dalam bidang iptek. Pemahaman dasar-dasar matematika sebagai alat analisis dan lemahnya konsep dasar sains meyebabkan rendahnya minat siswa untuk melanjutkan studi di bidang sains dan teknologi. Mengatasi kesulitan belajar siswa antara lain dapat dilakukan dengan cara memberikan pemantapan kembali (review) konsep-konsep yang dianggap cukup fundamental sains, dengan metode yang lebih variatif. Secara umum penguatas sains dan teknologi kepada generasi muda di Kota Mataram, dalam hal ini siswa SMA kelas XII SMA melalui pemberian wawasan sains dan teknologi  dapat  menumbuhkan minat siswa untuk mempelajari sains dan teknolgi. Minat siswa untuk melanjutkan studi di bidang sains dan teknologi juga meningkat. Kata kunci: Generasi  Muda; Minat; Penguatan Sains dan Teknologi
Pengenalan Sains Bidang Kimia melalui Eksperimen Sederhana Sebagai Alternatif Solusi Peningkatan Konsentrasi Anak Berkebutuhan Khusus Herlina Apriani; Antoni Pardede; Yasmine Khairunnisa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.33 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i1.441

Abstract

Anak usia tingkat sekolah dasar dengan kebutuhan khusus di SDLB YPLB Banjarmasin memerlukan pembelajaran dan perhatian yang khusus agar anak dapat memiliki konsentrasi dan fokus dengan materi dan kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru. Hanya sebanyak 40% dari 20 orang siswa yang mampu menunjukkan fokus pada saat pembelajaran berlangsung. Kegiatan pengabdian ini memberikan pelatihan eksperimen sains bidang kimia menggunakan alat dan bahan sederhana sebagai alternatif solusi untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa berkebutuhan khusus berbantuan panduan eksperimen sains. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam empat tahap yaitu instruksi, demonstrasi dan praktik eksperimen, pengenalan konsep melalui tanya jawab dan permodelan interaktif serta pengisian angket respon. Angket yang digunakan dalam pengabdian ini ada tiga jenis yaitu:  (1) angket respon siswa SLB, (2) angket respon guru SLB, (3) angket observasi konsentrasi belajar anak berkebutuhan khusus. Berdasarkan hasil analisis angket diperoleh data bahwa untuk angket kedua dan ketiga mendapatkan persentase 100% pada setiap butir pernyataannya. Pada angket pertama, lima butir pernyataan dari tujuh pernyataan mendapatkan persentase 100% sedangkan dua pernyataan lain masing-masing mendapatkan persentasi 92,31%. Hasil analisis data angket tersebut menunjukkan bahwa: (1) khalayak sasaran memberikan respon positif terhadap panduan eksperimen dan kegiatan eksperimen sederhana yang diajarkan dan (2) kegiatan eksperimen sains sederhana ini dapat membuat siswa berkebutuhan khusus di SDLB YPLB memiliki konsentrasi belajar yang tinggiKata Kunci:  Anak Berkebutuhan Khusus; Eksperimen; Kimia; Konsentrasi; Sains

Page 1 of 2 | Total Record : 14