cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2021)" : 43 Documents clear
Pengenalan dan Pengaplikasian Microsoft Word dan Microsoft PowerPoint di SMA Negeri 1 Praya Tengah Nurul Ahadia; M. Zulmuhibban; Cahayatul Aulia; Nindi Claudia; Nisratul Apriyani; Ririn Widiawati; Widya Anggreni; Yuyun Ningsiati; I Gde Mertha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.043 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.601

Abstract

Komputer merupakan salah satu media elektronik yang banyak digunakan untuk memudahkan manusia mengelola data dan menyimpan informasi (data storage) dengan praktis dan efisien. Pada era serba digital saat ini, teknologi informasi dan komunikasi berbasis komputer telah mempengauhi berbagai aspek kehidupan termasuk pendidikan tidak dapat disangkal lagi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberi pendampingan kepada peserta didik di SMA Negeri 1 Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah dalam mengaplikasikan Microsoft Word dan Microsoft PowerPoint. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mempermudah peserta didik dalam melakukan pengolahan kata dan pembuatan media presentasi yang berguna untuk mempermudah proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam upaya mencapai target atau tujuan yang telah direncanakan adalah ceramah, praktek (unjuk kerja) dan tanya jawab. Peserta pelatihan dibagi dalam kelompok. Setiap kelompok didampingi oleh seorang mentor.  Untuk mengetahui keberhasilan program kegiatan yang telah dilaksanakan dilakukan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan cara memberikan ujian praktek untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terkait materi dan pelatihan yang telah diberikan. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa pengabdian telah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta didik dalam pengaplikasian Microsoft Word dan PowerPoint. Peserta didik di SMA 1 Praya Tengah merasa terbantu dengan adanya pelatihan yang dilakukan sehingga mereka dapat menggunakan komputer atau laptop dalam mengerjakan tugas sekolah dengan baik, seperti membuat makalah dan power point untuk memudahkan dalam kegiatan presentasi. Peserta didik memberikan respon yang sangat positif terhadap kegiatan yang dilakukan dan menilai kegiatan ini sangat bermanfaat.
Pelatihan Membuat Kerajinan Tangan Dari Sampah Plastik Sebagai Strategi Peningkatan Ekonomi Dimasa Pandemi Di Dusun Tato Desa Sandik Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat Sri Rizkiyani; Sri Puji Astuti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.407 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.620

Abstract

Dusun Tato, Desa Sandik, Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat merupakan lokasi tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Dusun Tato dalam memanfaatkan sampah plastik menjadi barang kerajinan tangan yang bernilai ekonomi tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2020 yang mencakup sosialisasi, pelatihan, pembinaan, dan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 17 peserta yang terdiri atas kelompok anak-anak, remaja putri, dan ibu rumah tangga. Peserta berasal dari Dusun Tato dan sekitarnya. Pelatihan ini menggunakan pendekatan Forum Group Discussion. Sosialisasi yang diberikan mencakup dampak negatif sampah plastik bagi lingkungan, berbagai potensi pemanfaatan sampah plastik, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan kerajinan tangan. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan barang kerajinan tangan. Hasil survei menunjukkan peserta sangat antusias dan memberikan respon yang cukup baik selama kegiatan berlangsung maupun setelahnya. Selain itu, permintaan untuk tetap dilakukannya pembinaan hingga peserta benar-benar terampil membuat barang kerajinan tangan.
Pelatihan Rancang Bangun Alat Deteksi Kelelahan Berbasis Audiovisual untuk Meningkatkan Kualitas Kerja Dan Kesehatan di SMK 3 Pancasila Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur Khusnul Ain; Riries Rulaningtyas; Alfian Pramudita Putra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.173 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.594

Abstract

Kelelahan adalah salah satu permasalahan serius yang sering dialami pekerja sehingga bisa mengancam nyawa jika kurang mendapat perhatian. Organisasi Buruh Dunia melaporkan sebanyak 2 juta/tahun pekerja melayang nyawanya akibat kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kelelahan.  Di Indonesia jumlah kecelakaan kerja mengalami peningkatan tiap tahunnya hingga 5%. Data dari BPJS ketenagakerjaan menunjukkan bahwa pada tahun 2016 terjadi 116.850 kasus kecelakaan kerja sedangkan pada tahun 2017 jumlah kasus meningkat menjadi 123.000 kasus. Banyak penelitian menunjukkan bahwa kelelahan adalah salah satu faktor yang berkontribusi sebagai penyebab kecelakaan. Salah satu cara untuk mengurangi resiko tersebut adalah mengukur kelelahan yang dialami pekerja. Kelelahan dapat dideteksi dengan mengukur waktu respon terhadap rangsangan yang diberikan. Waktu respon umpan balik sebagai tanggapan dari rangsangan yang diberikan merupakan parameter utama yang digunakan untuk menentukan tingkat kelelahan seseorang. Berdasarkan analisis situasi tersebut, maka melalui kegiatan pengabdian masyarakat Program Kemitraan Masyarakat ini, dapat diberikan bekal keahlian kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sudah memiliki bekal keilmuan elektronika dasar dan mikrokontroller untuk diberikan pelatihan pembuatan alat kesehatan dengan mempelajari dan mengembangkan instrumentasi medis sederhana berbasis elektronika dan mikrokontroller sederhana yaitu alat ukur tingkat kelelahan pekerja. Para siswa SMK diharapkan setelah lulus mampu mengembangkan produksi dan pengadaan alat kesehatan secara mandiri di Indonesia. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat terlihat bahwa peserta pelatihan sangat antusias terhadap pelaksanaan kegiatan karena mendapatkan pengetahuan baru terkait dasar elektronika dan mikrokontroler
Pengembangan Ekonomi Pelaku Usaha Rumah Tangga di Desa Rempung Lombok Timur Hailuddin Hailuddin; Mukmin Suryatni; Irwan Suriadi; Endang Astuti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.468 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.617

Abstract

Pengembangan ekonomi khususnya untuk usaha rumah tangga dimaksudkan untuk penggalian potensi-potensi kemandirian dan pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan dan pengembangan ekonomi dalam pengelolaan sumber daya potensial secara berkelanjutan. Terkait dengan hal itu, pembinaan ini bertujuan untuk memberikan motivasi, pengetahuan dan tehnik dalam mengelola dan mengembangkan usaha  yang dijalani, baik secara individu maupun berkelompok bagi masyarakat. Dengan berlandaskan pada subtansi yang dimaknai bahwa penataan dan pengembangan usaha rumahan ini berlandaskan pada  ketersediaan sarana produksi lokal, pengolahan dan penataan output yang dikendalikan oleh masyarakat secara mandiri dan berkesinambungan.  Subyek dari kegiatan ini adalah kelompok maupun individu para pelaku usaha rumahan di Desa Rempung Lombok Timur. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini menggunakan metode diskusi, ceramah dan ramah tamah. Hasil dari kegiatan ini adalah banyaknya hal yang diungkapkan oleh peserta dalam memulai usaha, seperti bagaimana membangun usaha, apa persiapannya, bagaimana dengan permodalan, pemasarannya kemana dan lain-lain. Karena itu tim mengajak mereka dulu untuk membangun kemitraan usaha bersama untuk menampung permasalahan usaha yang mereka tekuni. Selanjutnya dipaparkan tentang bagaimana menekuni suatu usaha dan dilanjutkan dengan penjelasan tentang pengetahuan manajemen usaha. Ahirnya harapan tim penyuluh, mereka bisa melakukan usaha dengan pemahaman perencanaan usaha serta motivasi  untuk membangun dan menekuni usaha mereka dengan baik agar bisa berkembang.
Peningkatan Kemampuan Apresiasi Sastra untuk Siswa SMA Negeri 1 Praya Lombok Tengah Nuriadi Nuriadi; Mh. Isnaini; M. Fadjri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.635 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.608

Abstract

Makalah ini ditulis berdasarkan kegiatan pengabdian yang dilangsungkan di SMA Negeri 1 Praya, Kabupaten Lombok Tengah pada Sabtu, 26 September 2020. Kegiatan ini berupa penyuluhan dengan sasaran siswa-siswa jurusan Bahasa dan Budaya dan guru-guru bahasa. Pembicaranya adalah Dr. H. Nuriadi S.S., M.Hum., Drs. Baharudin, M.Hum., M. Isnaini, MA., dan Dr. M. Fadjri, MA. Ditemukan bahwa kegiatan ini dipandang mempunyai manfaat yang cukup berarti yaitu diperolehnya pengetahuan baru terkait dengan sastra, yang mana materi tersebut bisa menjadi “wahana” mereka dalam mempelajari mata pelajaran bahasa dan sastra di dalam kelas serta juga bisa dimanfaatkan dalam meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler terkait pemajuan literasi di sekolah tersebut.  Selain itu, dengan adanya apresiasi, karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan (dulce) saja tetapi juga sebagai media untuk memperoleh pelajaran (utile). Semua peserta menyetujui pandangan tersebut karenanya mereka semakin terdorong untuk membaca dan mengapresiasi sastra.
Ketuntasan Kriteria Minimal Pada Mata Pelajaran Biologi Materi Genetik Pada Kelas XII MIA di SMAN 1 Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah Baiq Dini Najia Dzurrahmi; Nely Kusumaningrum; Rian Abendani; Hamzan Wadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.913 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.549

Abstract

Penetapan kriteria ketuntasan minimal (KKM) belajar merupakan tahapan awal pelaksanaan penilaian hasil belajar sebagai bagian dari langkah pengembangan kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan  yang akan  menjadi tolak ukur pencapaian kompetensi. Materi genetika merupakan salah materi Biologi kelas XII yang dianggap memiliki tingkat kesuliatan sangat tinggi, terlebih pada materi ini mengandalkan kemampuan berhitung. Ketercapaian KKM pada kelas XII MIA secara keseluruhan melebihi 50% yang dimana kelas XII MIA 2 memperoleh persentase tertinggi yaitu 83 %. Kemudian diikuti oleh kelas XII MIA 1 dengan persentase 79 % , dan yang paling rendah adalah kelas XII MIA 3 yaitu 74%.  Metode yang digunakan dalam pembelajaran yaitu pembelajaran abad 21 yang secara sederhana diartikan sebagai pembelajaran yang memberikan kecakapan abad 21 kepada peserta didik, yaitu 4C yang meliputi: (1) communication (2) collaboration (3) Critical Thingking and problem solving, dan (4) Creative and Innovative. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui Ketuntasan Kriteria Minimal pada Mata Pelajaran Biologi Materi Genetik pada Kelas XII MIA di SMAN 1 Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah.
Pemanfaatan Hasil Pengembangan Instrumen Untuk Penilaian Literasi Sains Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPA di SMPN 2 Mataram Sari Hidayani; Jamaluddin Jamaluddin; Agus Ramdani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.560

Abstract

Literasi harus menjadi prioritas tujuan pendidikan karena memegang peranan penting dalam perkembangan kehidupan sehari-hari untuk itu pengukuran kemampuan berpikir kritis dan literasi sains menjadi sangat penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literasi sains peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Penelitian ini dilakukan di SMPN 2 Mataram yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan rangking sekolah. Hasil penelitian menunjukan bahwa literasi Sains Peserta Didik SMPN 2 dikategorikan tinggi yaitu dengan skor rata-rata 75,95 untuk kelas VII dan skor rata-rata 73,01 untuk kelas VIII yang diukur menggunakan instrumen penilaian literasi sains.
Pendampingan Pendidikan Non-Formal di Desa Wisata Hijau Bilebante dalam Kelompok Belajar “Bale Cerdas” Baiq Dini Najia Dzurrahmi; Asniwati Asniwati; Azlina Azmi; Baiq Nurul Aini Sarmadiyanti; Hestiara Fitri Lestari; Siti Aminatin Ayunah; Muhammad Halid Ridwan; Muh Zubair
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.103 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.606

Abstract

Bilebante dalam Kelompok Belajar “Bale Cerdas” melalui kegitan KKN Terpadu era new normal bertujuan untuk menambah atau melengkapi pendidikan formal (di sekolah) yang didapatkan oleh anak-anak terutama di masa pandemi Covid-19. Pembentukan kelompok belajar di masa pandemi Covid -19 diharapakan menjadi solusi dalam mengisi kekosongan aktivitas anak-anak di rumah. Selain itu, Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata lapangan. Pelaksanaan KKN ini dimulai dari tanggal 23 November 2020 sampai dengan 7 Januari 2021 di Desa Bilebante Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Bentuk kegiatan Pendampingan Pendidikan Non-Formal ini berupa: 1) Pembentukan Kelompok belajar “Bale Cerdas” 2) Mengajar di TPQ dan 3) Edukasi Kebersihan melalui kegiatan jumat bersih. Hasil dari program ini adalah terbentuknya kelompok belajar bersama yang dinamakan “Bale Cerdas” yang mampu menjadi salah satu pendampingan pendidikan secara Non-Formal bagi anak-anak di Desa Bilebante.
Workshop Teknik Pengembangan Instrumen Evaluasi Keterampilan Abad 21 Bagi Guru-Guru SMPN 20 Mataram I Wayan Merta; Dadi Setiadi; Kusmiyati Kusmiyati; Putu Artayasa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.241 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.634

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada guru di SMPN 20 Mataram adalah: Guru memahami secara komprehensif konsep keterampilan abad 21; Guru memiliki pemahaman yang baik tentang setiap keterampilan abad 21; Guru memiliki pemahaman yang baik tehnik-tehnik penyusunan instrument evaluasi keterampilan abad 21; Guru terampil dalam menyusun intrumen evaluasi abad 21 dan melaksanakan serta menindak lanjuti hasil evaluasi tersebut. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah dalam bentuk worhshop yang lebih berbasis pada praktek langsung menyusun instrument keterampilan abad 21 sesuai dengan tagihan pedoman yang berlaku, studi literatur, dan analisis kebutuhan guru-guru di lingkungan SMPN 20 Mataram. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: Studi literatur, Menganalisis kemampuan awal dan kebutuhan Guru, Mendisain konten kurikulum Pelatihan,  Pelaksanaan berupa kajian Teori, Praktek penyusunan instrument keterampilan abad 21. Hasil menunjukan bahwa para Guru peserta pengabdian telah memahami secara baik dan konprehensip tentang konsep keterampilan abad 21, berpikir tingkat tinggi keterampilan abad 21, tehnik-tehnik penyusunan instrument keterampilan abad 21 dan terampil dalam merencanakan, melaksanakan dan tindak lanjut hasil evaluasi keterampilan abad 21.
PENGOLAHAN KRIPIK SAYUR SEBAGAI SOLUSI DALAM MEWUJUDKAN PEREKONOMIAN YANG PRODUKTIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA GONTORAN LOMBOK BARAT Baiq Nisrina Auliya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.393

Abstract

Desa gontoran merupakan salah satu desa yang berada di kecematan lingsar, Lombok barat. Daerah ini termasuk daerah yang sangat subur dengan banyaknya sumber daya alam yang dihasilkan. Tidak hanya terkenal dengan hasil alamnya, daerah ini juga terkenal dengan adat istiadat yang masih melekat antar masyarakat desa. Dengan potensi alam yang dihasilkan di daerah ini, sebagian besar masyarakat desa gontoran bermata pencaharian sebagai petani, baik pemilik sawah pribadi ataupun buruh tani dan peternak (kepemilikan pribadi). Hasil pertanian dan perkebunannya sendiri adalah rambutan, manggis, durian danberbagai macam sayuran. Adapun sayuran yang digunakan sebagai bahan produk olahan yaitu sayur sawi dan sayur bayam. Sayur sawi dan sayur bayam merupakan sayur sayuran yang banyak dihasilkan di daerah ini. Tetapi, hasil panen sayur bayam dan sayur sawi dijual dengan harga yang murah. Murahnya harga jual sayur sawi dan sayur bayam tersebut menjadi masalah bagi masyarakat desa gontoran, solusii yang ditawarkan dalam upaya mengatasi masalah di atas adalah dengan melakukan Pengolahan kripik sayur sebagai solusi dalam mewujudkan perekonomian yang produktif berbasis kearifan lokal. Pengolahan kripik sayur yang dapat dikemas sehingga meningkatkan harga jual sayuran tersebut. Kegiatan ini dapat mengatasi produksi kripik sayur sawi dan sayur bayam yang melimpah di desa gontoran dengan maksimal. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan cara melakukan observasi, setelah peneliti melakukan observasi, langkah selanjutnya yaitu sosialisasi. Setelah sosialisasi yaitu pelatihan dan monitoring serta langkah terakhir yaitu pemasaran produk yang dihasilkan dari  pengolahan kripik sayur sawi dan sayur bayam.