cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
FAKTOR-FAKTOR SANITASI LINGKUNGAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS BUKIT KEMUNING LAMPUNG M. Imam Subarkah; Samino Samino
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i3.400

Abstract

Penyakit diare merupakan penyakit yang berbasis lingkungan. Tiga faktor yangdominan adalah kualitas air, pembuangan tinja dan limbah. Angka kesakitan diare tahun2011 adalah 600 kasus/1190 (50.4%), tahun 2012 sebanyak 343 kasus/908 balita(37,7%) dan pada tahun 2013 sebanyak 361 kasus/877 (41,1%) hal ini disebabkan olehcakupan PHBS rendah adalah wilayah kerja Puskesmas Bukit Kemuning, yaitu 37,77%dari 5211 rumah tangga yang dipantau.Persentase cakupan sarana air bersih (SAB)yaitu sebanyak 18,2%, cakupan jamban keluarga (JAGA) yaitu sebanyak 27,2%,Cakupan SPAL 23,2%.Tujuan penelitian adalah diketahui hubungan antara sumber airbersih, kondisi jamban, dan jenis lantai rumah dengan kejadian diare pada balitadiwilayah kerja puskesmas Bukit Kemuning Lampung Utara Tahun 2014.Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan desaincross sectional.Populasi penelitian ini adalahseluruh rumah tangga yang memiliki balita di wilayah kerjaPuskesmas Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara sejumlah 328 rumah yangmemiliki balita, sampel 77 rumah dengan tehnik random sampling, pengambilan datamenggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan analisis univariat danbivariatHasil penelitian menunjukkan bahwa balita mengalami diare dalam tiga bulanterakhir 35,1% sumber air bersih tidak baik 59.7%, kondisi jamban baik 66,2%, jenislantai memenuhi syarat 62,3%. Ada hubungan antara sumber air bersih, (p value0,000), kondisi jamban (p value 0,000), jenis lantai rumah (p value 0,000) dengankejadian diare Saran pada nasyarakat untuk dapat menjaga kebersihan lingkungansehingga dapat mencegah penyakit diare.Kata Kunci : Faktor-faktor sanitasi, diare
STRATEGI MENGATASI KENDALA BERHENTI MEROKOK PADA KLIEN DI PUSKESMAS RAMAN UTARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2018 Orita Sari; Samino Samino; Vera Yulyani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i3.831

Abstract

Proporsi  penduduk usia > 15 tahun yang merokok setiap hari di Provinsi Lampung adalah 22,0% dan kadang-kadang merokok adalah 3,8%. Proporsi merokok tertinggi di Kabupaten Tanggamus (53,1%), sedangkan di Kabupaten Lampung Timur sebesar 16,2% masih dibawah rata-rata Provinsi Lampung. Menurut WHO (2008), 70% perokok memiliki keinginan untuk berhenti merokok, sebagian besar hanya berdasarkan komitmen sendiri tanpa bantuan pihak lain sehingga kemungkinan berhasil berhenti hanya   3 – 5% saja, oleh karena itu penulis tertarik untuk meneliti bagaimana strategi mengatasi kendala berhenti merokok. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Strategi Mengatasi Kendala Berhenti Merokok Pada Klien Di Puskesmas Raman Utara Kab. Lampung Timur Tahun 2018.Jenis penelitian kulitatif positivisme dengan pendekatan studi kasus. Informan kunci adalah pengelola program PTM puskesmas dan informan adalah klien yang sudah berhasil berhenti merokok dan yang belum berhasil berhenti merokok termasuk keluarganya. Teknik pengambilan sampel dengan snowball sampling. Jumlah informan sebanyak 17 orang. Analisis menggunakan model Miles and Huberman.Hasil penelitian diketahui bahwa strategi klien dalam mengatasi adiksi nikotin dengan mengurangi jumlah rokok perharinya, menunda waktu merokok saat pagi hari, melaksanakan aktifitas fisik. Strategi klien dalam menangani efek putus nikotin sulit konsentrasi adalah dengan menyarankan untuk beristirahat sejenak dari aktifitasnya, mengkonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayuran segar, strategi meningkatkan motivasi berhenti merokok harus ada keinginan yang kuat untuk berhenti merokok disamping itu perlu dukungan dari keluarga, teman dan petugas kesehatan untuk meningkatkan keberhasilan berhenti merokok.
Jurnal Dunia Kesmas Volume 2. Nomor 3. Juli 2013 159 FAKTOR RISIKO GANGGUAN FAAL PARU PADA TENAGA KERJA BONGKAR MUAT (TKBM) (Studi Kasus di Pelabuhan Panjang Propinsi Lampung) Ferdinan Gultom; Wahyu Karhiwikarta; Dessy Hermawan
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i3.368

Abstract

Dampak dari pencemaran udara dapat menyebabkan penurunan kualitas udara,yang berdampak negatif terhadap kesehatan paru-paru. Di antara berbagai gangguankesehatan akibat lingkungan kerja, debu merupakan salah satu sumber gangguan yangtidak dapat diabaikan. Dalam kondisi tertentu, debumerupakan bahaya yang dapatmenimbulkan kerugian besar.Penelitian ini bertujuan memahami faktor risiko riwayat penyakit pernafasan, umur,status gizi, kebiasaan olahraga, kebiasaan merokok,masa kerja, jumlah jam kerja danpenggunaan masker yang berhubungan dengan gangguanfaal paru pada Tenaga KerjaBongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Panjang Propinsi Lampung. Jenis penelitian ini adalahpenelitian epidemiologi analitik observasional dengan pendekatanCross Sectionaldenganjumlah sampel 91 orang. Pengumpulan data dilakukandengan wawancara denganresponden, pengukuran kapasitas faal paru, pengukuran berat dan tinggi badan, danpengukuran kadar debu di tiga titik/lokasi dermagaPelabuhan Panjang PropinsiLampung. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan ujiChi Squareserta multivariat dengan uji Regresi Logistik dengan Metode Enter.Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan (p<0,05) antaravariabel bebas dengan variabel terikat (gangguan faal paru) yaitu riwayat penyakitpernafasaan(p value = 0,011), umur (p value = 0,018), status gizi (p value = 0,00),kebiasaan olahraga (p value = 0,000), kebiasaan merokok (p value = 0,000), jumlahjam kerja (p value = 0,000) dan menunjukkan tidak ada hubungan yaitu masa kerja (pvalue = 0,121) dan penggunaan masker (p value = 0,064). Hasil analisis multivariatmenunjukkan adanya pengaruh bersama‐sama antara riwayat penyakit pernafaan (Exp(β) = 3,068), status gizi (Exp (β) = 5,216) dan kebiasaan merokok (Exp (β) = 24,800)terhadap gangguan faal paru pada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di PelabuhanPanjang Propinsi Lampung.Saran yang di rekomendasikan adalah melakukan upaya promosi kesehatan untukmeminimalkan risiko terjadinya gangguan faal paru,mewajibkan pekerja menggunakanmasker dengan benar saat bekerja serta memperhatikan riwayat penyakit pernafasan,status gizi yang baik dan mengurangi kebiasaan merokok pada Tenaga Kerja BongkarMuat (TKBM) di Pelabuhan Panjang Propinsi Lampung.Kata Kunci : Kadar partikel debu, karakteristik pekerja, fungsi paru
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMILIHAN TEMPAT PEMBUATAN GIGI TIRUAN DI WILAYAH PUSKESMAS RAWAT INAP KECAMATAN TANJUNG BINTANG, LAMPUNG SELATAN Samino Samino; Tri Windiari Sepsetyowati
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i3.496

Abstract

Gigi mempunyai peranan penting pada tubuh manusia diantaranya berfungsi untuk pengunyahan, estetik dan berbicara. Kehilangan gigi dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain : trauma, karies, penyakit periodontal. Pembuatan gigi tiruan merupakan salah satu jenis pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh dokter gigi, namun pada kenyataan, dimasyarakat banyak yang melakukan pembuatan gigi tiruan pada tukang gigi. Tujuan penelitian diketahui faktor yang berkaitan dengan pemilihan tempat pembuatan gigi tiruan. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Teknik pemilihan sampel secara ancidental dengan jumlah 390 responden. Analisa data univariat, bivariat (chi square) dan multivariat (regresi logistik berganda), dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara persepsi ancaman akibat kehilangan gigi asli, kecenderungan pemilihan perawatan pembuatan gigi tiruan, faktor pendorong, dan manfaat dengan pemilihan tempat pembuatan gigi tiruan. Variabel manfaat merupakan dominan. Sebagian responden tetap memanfaatkan tukang gigi tiruan. Namun demikian disarankan agar masyarakat memilih pelayanan pembuatan gigi tiruan ke dokter gigi
Kesadaran Berhenti Merokok Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Penawar Jaya Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2020 Puspa Sari; Lolita Sary; Christin Angelina Febriani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i1.3363

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi penyebab kematian terbanyak di seluruh dunia. Hampir 6 juta kematian per tahun disebabkan karena menghisap tembakau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengetahui kesadaran berhenti merokok masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Penawar Jaya Kabupaten Tulang Bawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subyek dalam penelitian ini adalah masyarakat yang sudah berhenti merokok di wilayah kerja UPTD Puskesmas Penawar Jaya Kabupaten Tulang Bawang. informan ini terdiri dari 4 orang yaitu 1 orang sebagai informan kunci dan 3 orang sebagai informan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua informan mengatakan kesadaran berhenti merokok diawali karena menderita penyakit beresiko. Manfaat berhenti merokok adalah badan terasa sehat dan mengurangi pengeluaran. Sebagian kecil informan mengatakan bahwa hambatan berhenti merokok yaitu badan terasa lemas. Cara mengatasi hambatan masyarakat dalam berhenti merokok dengan memberikan konseling. Diharapkan pihak puskesmas dapat terus melakukan dukungan kepada masyarakat yang berupaya berhenti merokok.
PERBEDAAN PERSEPSI IBU TERHADAP TENAGA PENOLONG PERSALINAN DI KAMPUNG GAYA BARU VI SEPUTIH SURABAYA LAMPUNG TENGAH 2012 Tyas Suryanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v1i3.336

Abstract

Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan masih sangat rendah dibandingkandengan target yang ingin dicapai, termasuk di Kampung Gaya Baru VI KecamatanSeputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah yang hanya mencapai 40,8% tahun 2010.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan persepsi ibu antara yangmelahirkan ditolong tenaga non kesehatan dengan tenaga kesehatan.Penelitian ini merupakan penelitian Survey Analitik dengan menggunakanrancangan Crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang pernahmelahirkan baik ditolong tenaga non kesehatan maupun tenaga kesehatan dalam kurunwaktu satu tahun terakhir. Sampel penelitian total populasi (75 orang). Analisis datamenggunakan uji Mcnemar dengan derajat kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 74,7% ibu melahirkan ditolong tenaga nonkesehatan dan hanya 25,3% ditolong tenaga kesehatan. Persepsi ibu pada umumnyakurang baik sebesar 52,0% dan 48,0% pada umumnya berpersepsi baik. Disimpulkanada perbedaan persepsi antara ibu yang melahirkan ditolong tenaga non kesehatandengan tenaga kesehatan (p-value = 0,000) di Kampung Gaya Baru VI KecamatanSeputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah. Disarankan kepada tenaga penolongpersalinan baik tenaga non kesehatan maupun tenaga kesehatan Kampung Gaya Baru VIagar lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kebidanan khususnya dalammemberikan pertolongan persalinan dan kepada masyarakat agar lebih hati-hati dalammemilih tenaga penolong persalinan.Kata Kunci : Persepsi, tenaga penolong persalinan
PERBEDAAN TEKANAN DARAH SISTOLIK ANTAR AKSEPTOR KELUARGA BERENCANA PADA KELUARGA PRA SEJAHTERA DAN SEJAHTERA 1 DI BANDAR LAMPUNG Ita Paramitha; Khoidar Amirus; samino samino
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v5i2.464

Abstract

Tekanan darah sistolik adalah mewakili tekanan di arteri-arteri ketika otot jantung berkontraksi dan memompa darah ke dalamnya. Lima persen dari orang-orang yang memiliki hipertensi sekunder, salah satunya disebabkan oleh obat-obatan (Pil KB). Tujuan penelitian diketahui perbedaan tekanan darah sistolik antara akseptor keluarga berencana pada keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera I di Bandar Lampung 2016.Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pasangan usia subur (PUS) (usia 20-49 tahun). Besar sampel 138 PUS KPS dan KS-I. Teknik pengambilan sampel multi stage cluster sampling dengan Probability Proportionate to Size (PPS). Alat pengumpulan data dengan kuesioner, Sphygmomanometer dan Stethoscope, cara pengambilan data dengan wawancara dan pengukuran tekanan darah. Analisis data dengan uji Mann-Whitney dan Kruskall-Wallis, dengan derajat kepercayaan 95%, α = 5%.Hasil penelitian diketahui rata-rata tekanan darah sistolik/diastolik akseptor pil 122,11/79,47 mmHg, suntik 111,35/79,38 mmHg, implan 115,83/83,33 mmHg, IUD 118,33/80,00 mmHg. Hasil analisis perbedaan tekanan darah diketahui ada perbedaan antara akseptor Pil dan Suntik (p=0,019), akseptor Pil, Suntik, Implan dan IUD (p=0,034), dan tidak ada perbedaan tekanan darah sistolik antara akseptor pil dan implan (p=0,545), pil dan IUD (p=0,595), suntik dan implan (p=0,097), suntik dan IUD (p=0,087), implan dan IUD (p=0,947), KB hormonal dan non hormonal (p=0,231). Disarankan kepada PUS agar memilih kontrasepsi yang aman dan memiliki efek samping rendah terhadap peningkatan tekanan darah yaitu IUD. Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar melakukan penelitian lanjutan (Longitudinal Research) pengukuran tekanan darah sistolik/diastolik sebelum dan sesudah menggunakan alat kontrasepsi, lama pemakaian alat kontrasepsi yang digunakan untuk melihat manakah yang lebih berpengaruh pada peningkatan tekanan darah.Kata kunci : Tekanan Darah Sistolik, Akseptor Keluarga Berencana
Hubungan Pemberian ASI terhadap Kejadian Stunting Pada Balita 24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Emparu Kabupaten Sintang Kiki Lusrizanuri
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i4.3334

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan fisik pada anak yang ditandai dengan tinggi badan dan berat badan penurunan kecepatan pertumbuhan dalam perkembangan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian asi terhadap kejadian stunting pada balita 24 bulan di Desa Wilayah Kerja Puskesmas Emparu. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur. Pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 60 responden. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis univariat didapatkan responden yang memberikan ASI sebanyak 88,3% dan tidak memberikan ASI sebanyak 11,7%. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara variabel pemberian ASI dengan kejadian stunting pada usia 24 bulan dengan nilai Pvalue = 0,013. Didapatkan kejadian stunting pada pemberian ASI sebesar 35%, diharapkan kepada orangtua yang mempunyai balita harus mengikuti kegiatan posyandu setiap bulan guna mengetahui perkembangan dan pertumbuhan balita.
PERILAKU MENYIKAT GIGI MURID SDN 1 PERUMNAS WAY KANDIS KOTA BANDAR LAMPUNG 2014 Desi Andriyani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v4i2.432

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan pada umumnya, saat ini masyarakat Indonesia perlu diberdayakan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut dengan mencegah, merawat dan memelihara kesehatan gigi dengan cara meningkatkan perilaku menyikat gigi. Laporan tahunan 2012 murid yang perlu mendapat perawatan kesehatan gigi berjumlah 2631 siswa, meningkat 2013 menjadi 3446 siswa. Tujuan penelitian diketahui distribusi pengetahuan, peran orang tua dan perilaku menyikat gigi bagi siswa SDN 1 Perumnas Way Kandis Bandar Lampung 2014. Jenis penelitian diskriftif. Populasi penelitian 47 siswa. Sampel seluruh populasi (47 siswa). Alat pengumpul data kuesioner.Hasil uji statistik univariat diperoleh perilaku menyikat gigi lebih banyak pada kategori baik sebesar 33 orang (70,2%), pengetahuan menyikat gigi lebih banyak pada kategori kurang sebesar 26 orang (55,3%). Peran orang tua (ibu) lebih banyak pada kategori baik 30 siswa (63,8%). Kesimpulan, murid SD ternyata perilaku menyikat giginya 70,2% dalam kategori baik. Diharapkan Puskesmas Way Kandis menambah frekuensi penyuluhan ke sekolah dan guru UKS lebih giat dalam melakukan penyuluhan pada siswanya.Kata kunci : Pengetahuan, peran orang tua, perilaku menyikat gigi.
PENGETAHUAN DAN PERAN ORANGTUA TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA SISWA SD DI KECAMATAN KRAMATWATU SERANG Dera Redita Wulandari; Wiwik Eko Pertiwi
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v7i4.1091

Abstract

ABSTRAKPromosi kesehatan di institusi pendidikan perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dapat menjadi perilaku yang cenderung menetap dan mampu mendorong terwujudnya kemandirian masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. PHBS terbukti berkonstribusi secara nyata dalam mencegah terjadinya berbagai penyakit, khususnya penyakit infeksi yang sering kali menyerang anak-anak usia sekolah dasar. Oleh karena itu, keberhasilan PHBS pada anak-anak usia sekolah dasar perlu ditunjang oleh berbagai faktor diantaranya pengetahuan dan peran orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan peran orang tua dengan PHBS pada siswa di SD Margasana Kecamatan Kramatwatu, Serang tahun 2018. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juli 2018 dengan menggunakan desain penelitian Cross-Sectional. Sampel penelitian sebanyak 103 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  siswa di SD Margasana yang berperilaku baik dalam menerapkan PHBS di sekolah sebesar (53,4%), sedangkan siswa yang mempunyai pengetahuan kurang baik sebesar 56,3% dan peran orang tua yang kurang baik sebesar 7,6%. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan peran orang tua dengan perilaku hidup bersih dan sehat (nilai p = 0,003 dan 0,001). Saran dalam penelitian ini adalah perlu peningkatan pengetahuan melalui berbagai kegiatan pendidikan kesehatan dan peningkatan kuantitas dan kualitas media promosi kesehatan.

Page 5 of 52 | Total Record : 519


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue