cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Nomor 1 Februari 2021" : 33 Documents clear
Penyuluhan Tentang Pentingnya Mematuhi Protokol Kesehatan di Era Pandemi COVID-19 di UPT Puskesmas Kampung Sawah Bandar Lampung Feri Agustin; Fidia Rara Restuni; Ade Utia Detty; Arti Febriyani Hutasuhut; Ika Artini; Dalfian Dalfian
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3673

Abstract

ABSTRAKCOVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Dalam penanggulan dan pencegahanya Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menerapkan protokol kesehatan yang harus ditaati oleh masyarakat. Namun, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan tersebut dirasa masih belum memuaskan. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini adalah agar masyarakat di wilayah kerja UPT Puskesmas Kampung Sawah dapat memahami pentingnya menerapkan serta mematuhi protokol kesehatan selama masa pandemi ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di UPT Puskesmas Kampung Sawah. Kegiatan ini diawali dengan Tanya jawab seputar COVID-19 kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan tentang protokol kesehatan dimasa pandemi COVID-19. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan di era pandemi COVID-19. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah pemberian edukasi sebesar 63,2 %. Harapan dari kegiatan ini tentunya agar mahasiswa, instansi, dan tenaga kesehatan tidak berhenti untuk terus mengedukasi masyarakat khususnya preventif atau pencegahan COVID-19. Sehingga pada akhirnya akan menurunkan angka kejadian COVID-19 di Indonesia.ABSTRACKCOVID-19 is an infectious disease caused by a newly discovered type of coronavirus. In response and prevention, the Indonesian Ministry of Health implements a health protocol that must be obeyed by the public. However, the level of community compliance with the health protocol is still not satisfactory. The purpose of this outreach activity is for the community in the working area of the UPT Puskesmas Kampung Sawah to understand the importance of implementing and complying with health protocols during this pandemic. This community service activity was carried out at the UPT Puskesmas Kampung Sawah. This activity began with questions and answers about COVID-19 then continued with counseling about health protocols during the pendemic of COVID-19. This activity is the first step to increase public knowledge and concern to comply with health protocols in the era of the COVID-19. The result of this activity was an increase in public knowledge before and after the provision of education by 63.2%. The hope of this activity is, of course, that students, agencies, and health workers do not stop to continue to educate the public, especially prevention of COVID-19. So that in the end it will reduce the incidence of COVID-19 in Indonesia.
Upaya Peningkatan Personal Higiene Masyarakat Melalui Pembuatan Hand Sanitizer Berbahan Alami Netty Ermawati; Dwi Rahmawati; Arisanty Nur Setia Restuti
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3722

Abstract

ABSTRAK Corona virus Disease 2019 dapat menyebar melalui droplet dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Dalam rangka menghindari penyebaran virus, WHO merekomendasikan untuk mencuci tangan minimal selama 20 detik selain itu anjuran menggunakan penyanitasi tangan dengan kandungan alkohol minimal 60 persen jika tidak tersedia sabun dan air. Jeruk dan minyak atsiri kulit jeruk memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran alami dalam pembuatan hand sanitizer dan relatif aman dibandingkan bahan yang lain. Program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Tim Pengabdian Politeknik Negeri Jember ini bertujuan untuk peningkatan personal higiene bagi masyarakat Desa Karangpring Kecamatan Sukorambi Jember, yang banyak bekerja sebagai penjual cilok untuk menjaga kebersihan diri sendiri dan juga konsumennya dengan penggunaan hand sanitizer dari bahan alami untuk mencegah penularan penyakit di masa pandemi Covid 19. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam tiga tahapan, pertama adalah sosialisasi kepada masyarakat upaya minimal yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan Covid 19. Kedua adalah dengan memberikan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari campuran ekstrak minyak atsiri kulit jeruk lokal. Minyak atsiri kulit jeruk digunakan sebagai campuran pembuatan hand sanitizer yang dapat berfungsi sebagai antiseptik pengganti alkohol dan sekaligus menjaga kelembaban kulit. Terakhir adalah evaluasi hasil kegiatan. Peserta yang merupakan anggota Karang Taruna sangat antusias mengikuti seluruh kegiatan. Pada akhir kegiatan diserahkan bahan-bahan pembuatan hand sanitizer dengan harapan agar mitra dapat memproduksi hand sanitizer sendiri dan sebagai inisiasi kegiatan kewirausahaan Karang Taruna Desa Karangpring. Kata Kunci: hand sanitizer, pengabdian masyarakat, personal hygiene  ABSTRACT Corona virus Disease 2019 can spread through droplets from the nose or mouth when coughing or sneezing. To avoid spreading the virus, WHO recommends washing hands for at least 20 seconds or using a hand sanitizer with an alcohol content of at least 60 percent if soap and water are not available. Oranges and essential oils of orange peel have the potential to be used as an ingredient for making hand sanitizer and are relatively safe compared to other ingredients. This community service program located in Karangpring Village, Sukorambi, Jember was initiated by a team from Jember Polytechnic. The aim is to improve the personal hygiene of the people who work as cilok sellers to maintain their hygiene and also to their customers by using hand sanitizers to prevent disease transmission during the Covid 19 pandemic. Service activity is carried out in three stages, the first is socialization to the community regarding minimal efforts that can be done to prevent the spread of Covid 19. The second is by providing training in making hand sanitizers from a mixture of essential oils extracted from local orange peels. The essential oil of orange peel is used as a mixture for making hand sanitizers, functions as an antiseptic to replace alcohol and at the same time keeps the skin moist. The third stage is the evaluation of the results of the activities. Participants who are members of the Karang Taruna are very enthusiastic about participating in all activities. At the end of the activity, the team handed over materials for making hand sanitizers in the hope that partners can produce their hand sanitizers and as an initiation of entrepreneurial activities from Karang Taruna, Karangpring Village. Keywords: community service, hand sanitizer, personal hygiene
Penerapan Permainan Kartu Pintar Sebagai Media Edukasi Vulva Hygiene Terhadap Perilaku Vulva Hygiene Siswi Saat Menstruasi Di SMA Kota Parapat Renny Sinaga; Kandace Sianipar
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.2986

Abstract

ABSTRAK Praktik kebersihan vulva saat haid dipengaruhi oleh faktor pengetahuan,Semakin tinggi pengetahuan yang dimiliki individu maka sikap dan praktik kebersihan saat menstruasi akan semakin baik. Hubungan positif artinya semakin baik pengetahuan remaja putri tentang kebersihan vulva dan menstruasi, semakin baik pula praktiknya dalam menjaga kebersihan alat kelamin saat menstruasi, begitu pula sebaliknya. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa SMA tentang kesehatan reproduksi, khususnya kebersihan vulva. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan, pretest tentang kebersihan diri, penyuluhan tentang kesehatan reproduksi kepada siswa, guru, dan pegawai lainnya di SMA Negeri 1 Parapat dan permainan kartu pintar serta pelatihan tentang beberapa vulva hygiene dan teknik kebersihan pribadi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 135 siswa yang diberi informasi melalui permainan smart card tentang perilaku kebersihan vulva saat menstruasi dan pelatihan teknik kebersihan vulva mengalami perubahan pengetahuan yang lebih baik. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain, kendala waktu karena pihak sekolah hanya memberikan waktu pada jam pulang siswa. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman siswa kelas X tentang menstruasi, vulva hygiene saat menstruasi dan siswa dapat menerapkan teknik vulva hygiene dan personal hygiene dengan benar. Disarankan untuk dilakukan penyuluhan kembali tentang peristiwa menstruasi di SMA Negeri 1 Parapat dan kepada para guru untuk menyampaikan materi tentang kesehatan reproduksi secara jelas dan mengikuti aturan, tanpa takut tampil vulgar, karena tujuannya untuk proses pembelajaran. Kata kunci: kartu pintar; Kebersihan Vulva  ABSTRACT Vulva hygiene practices during menstruation are influenced by knowledge factors, the higher the knowledge possessed by the individual the vulva attitudes and practices hygiene during menstruation will be better. The Positive relationship which means the better the knowledge of young women about vulva hygiene and menstruation, the better their practice in maintaining the cleanliness of the genital organs during menstruation, and vice versa. This community service aims to improve high school students' understanding and skills regarding reproductive health, especially vulva hygiene. This community service activity is carried out with a series of activities, pretest about personal hygiene, counseling about reproductive health to students, teachers, and other employees in the state high school 1 Parapat and smart card games as well as training in some vulva hygiene and personal hygiene techniques. The result of this community service activity was that 135 students were given information with smart card games about the behavior of vulva hygiene during menstruation and the training of vulva hygiene techniques experienced changes in better knowledge. Some obstacles encountered were, time constraints because the school only gave time to the student's home hours. The conclusion from this dedication is the increase in class X students' understanding of menstruation, vulva hygiene during menstruation and students can apply vulva hygiene and personal hygiene techniques correctly. It is recommended to carry out counseling again about menstruation events in-state high school 1 parapat and to teachers to convey material about reproductive health clearly and follow the rules, without fear of appearing vulgar, because the aim is for the learning process. Keywords:   smart card; Vulva Hygiene
Sosialisasi Pengunaan Masker Dan Pembagian Masker Kepada Warga Untuk Pencegahan Covid 19 Di Pasar Tradisional Kota Bengkulu Fernalia Fernalia; Pawiliyah Pawiliyah; Ida Rahmawati; Loren Juksen; Sanisahhuri Sanisahhuri; Syamsu Rizal
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3577

Abstract

ABSTRAKMasker adalah alat pelindung diri yang dirancang untuk melindungi pengguna dari menghirup partikel udara dan melindungi kesehatan saluran pernafasan. Penggunaan masker mengurangi infeksi influenza dan coronavirus pada manusia dengan mencegah penyebaran percikan yang dapat menyebabkan infeksi dari orang yang terinfeksi ke  orang lain dan kemungkinan kontaminasi lingkungan. Badan Stistik Nasional (2020) melaporkan pada Juni 2020 kasus yang terkonfirmasi diseluruh dunia berjumlah 163.973  kasus. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Indonesia melaporkan angka kejadian per 30 Juni dilaporkan sebanyak 1293 kasus.  Angka kejadian di provinsi Bengkulu per Juni dilaporkan ada 124 kasus dan 10 orang meninggal dunia dan dari angka kasus tersebut 7 orang terkonfirmasi sebagai pedagang di pasar tradisional, artinya pasar menjadi cluster baru penyebaran COVID 19 di kota Bengkulu.  Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman dan meningkatkan kesadaran masyarakat  tentang manfaat dan pentingnya penggunaan masker. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi dengan memberikan informasi tentang penggunaan masker dan memberikan masker kepada masyarakat di pasar tradisional kota bengkulu.Terdapat perubahan pengetahuan tentang penggunaan masker di masyarakat pasar tradisional kota Bengkulu terhadap COVID 19 dengan demikian sosialisasi penggunaan masker dan pemberian masker di pasar trasional sangat efektif untuk peningkatan pengetahuan dan merubah pola kebiasaan pedagang dan pembeli untuk mengikuti protokol kesehatan  yang aman dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran COVID-19. Diharapkan dengan melakukan penyuluhan dan sosialisasi ini masyarakat semakin sadar dan peduli akan pencegahan covid 19 dengan memakai masker dengan menggunakan masker. Kata Kunci: sosialisasi, penggunaan masker, COVID-19 , Pasar Tradisional  ABSTRACT Masks are personal protective equipment designed to protect the wearer from inhaling air particles and protect the health of the respiratory tract. The use of masks reduces influenza and coronavirus infections in humans by preventing the spread of splashes that can cause infection from an infected person to another and possible environmental contamination. The National Statistics Agency (2020) reported that in June 2020 confirmed cases worldwide totaled 163,973 cases. The Task Force Team for the Acceleration of Handling COVID-19 in Indonesia reported that the number of incidents as of June 30 was reported as 1293 cases. The number of incidents in Bengkulu province as of June was reported to have been 124 cases and 10 people died and of these cases 7 people were confirmed as traders in traditional markets, meaning that the market became a new cluster for the spread of COVID 19 in Bengkulu city. The purpose of this activity is; Provide understanding and increase public awareness about the benefits and importance of using masks. Activities carried out in the form of socialization by providing information about the use of masks and giving masks to the community in the traditional markets of the city of Bengkulu. There has been a change in knowledge about the use of masks in the traditional market communities of Bengkulu City against COVID 19 thus socializing the use of masks and giving masks in the traditional market is very effective to increase knowledge and change the habit patterns of traders and buyers to follow safe health protocols in an effort to prevent and break the chain of spread of COVID-19. . It is hoped that by carrying out counseling and socialization, the community will be more aware and concerned about the prevention of Covid 19 by wearing masks Keywords: Socialization, Use of Masks, COVID-19, Traditional Market
Penyuluhan Diabetes Mellitus Di Puskesmas Rawat Inap Sukaraja Bandar Lampung Rian Hazni; Ricki Gustiawan; Zulfian Zulfian; Sri Maria Puji Lestari; Resti Arania; Ni Putu Sudiadnyani
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3728

Abstract

ABSTRAK Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2011 jumlah penderita diabetes melitus di dunia 200 juta jiwa, Indonesia menempati urutan keempat terbesar dalam jumlah penderita diabetes melitus di dunia setelah India, Cina,dan Amerika Serikat. Pada tahun 2011,terdapat sekitar 5,6 juta penduduk Indonesia yang mengidap diabetes mellitus. Sementara itu di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tercatat bahwa pada tahun 2014 persentase penderita DM tipe II sejumlah 1,5% per 100.000 atau sebanyak 5.560. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan akan pentingnya menjaga kesehatan untuk mencegah terjadinya Diabetes Mellitus. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan kepada masyarakat yang mengunjungi Puskesmas Rawat Inap Sukaraja Bandar Lampung. Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh mahasiswa FK Universitas Malahayati Bandar Lampung pada 22 Desember 2020. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat sehingga dapat disimpulkan bahwa penyuluhan pada masyarakat sangat efektif. Kata Kunci: Penyuluhan, Diabetes Melitus, Masyarakat ABSTRACT According to the World Health Organization (WHO) in 2011 the number of diabetes mellitus sufferers in the world was 200 million people, Indonesia was fourth in the number of diabetes mellitus sufferers in the world after India, China and the United States. In 2011, there were approximately 5.6 million Indonesians who had diabetes mellitus. Meanwhile in the Lampung Provincial Health Office, it was recorded that in 2014 the proportion of people with type II DM was 1.5% per 100,000 or as much as 5,560. The purpose of this activity is to increase knowledge about maintaining health to prevent Diabetes Mellitus. The method used in this activity was counseling to the public who visited the Sukaraja Bandar Lampung Puskesmas. Implementation of activities assisted by students of FK Malahayati University in Bandar Lampung on December 22, 2020. The result of this activity is public knowledge so it can be ignored that community education is very effective. Keywords: Counseling, Diabetes Mellitus, community 
Pendampingan Penyusunan Reschedule Lifestyle Pasien Hipertensi Windu Santoso; Sri Sudarsih
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3483

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahun. Tingginya angka kematian penderita hipertensi di Indonesia merupakan pertanda bahwa masyarakat masih belum memahami pentingnya kepatuhan dalam melakukan pengobatan dan perubahan gaya hidup (life style). Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah sebagai upaya mempersiapkan ners fresh graduate yang merupakan tenaga kesehatan sehingga mampu mendampingi pasien hipertensi dalam merencanakan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Kegiatan pendampingan untuk ners fresh graduate dilaksanakan melalui Whatsaap dan google meet. Tahap persiapan berkoordinasi dengan 2 orang ners fresh graduate dan menentukan siapa yang akan menjadi peserta kegiatan. Tahapan pelaksanaan adalah menyusun skenario reschedule lifestyle card dan memberikan pendampingan dalam penyusunan reschedule lifestyle. Hari pertama hingga hari ketiga tim memberikan pendampingan, peserta mengidentifikasi gaya hidup penderita hipertensi dalam 1 minggu terakhir dan berdasarkan hasil identifikasi mengembangkan pola hidup yang lebih sehat. Melalui kegiatan pendampingan ini didapatkan hasil kemampuan ners fresh graduate dalam penyusunan reschedule lifestyle pasien hipertensi meningkat. Kata Kunci :  hipertensi; reschedule; lifestyle  ABSTRACTHypertension is the number one cause of death in the world every year. The high mortality rate for hypertension sufferers in Indonesia is a sign that society still does not understand the essence of taking medication and changing lifestyle. The purpose of this service activity is to prepare new graduates who are health workers so that they can assist hypertensive patients in planning lifestyle changes to be healthier. Mentoring activities for new graduates are carried out through Whatsaap and google meet. The preparation stage coordinates with 2 new graduates and determines who will be participants in the activity. The stages of implementation are compiling a lifestyle card rescheduling scenario and assisting in preparing a lifestyle to reschedule. From the first day to the third day the team assisted, participants who lived the lifestyle of hypertensive sufferers within 1 week and based on the results of the examination developed a healthier lifestyle. Through this mentoring activity, the results of the ability of fresh graduate nurses in preparing hypertension patient lifestyle rescheduling have increased  Keywords:  hypertension; reschedule; lifestyle
Peningkatan Pemahaman Orangtua Siswa Usia Dini Tentang Disiplin Diri Untuk Mengarahkan HAti Melda Rumia Rosmery Simorangkir; Dameria Sinaga
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.2868

Abstract

ABSTRAKMenjadi orangtua  yang setiap hari bertemu dengan anak, pasangan, dan berbagai pekerjaan baik dikantor maupun dirumah tentu bukan hal yang mudah. Perkembangan dan pertumbuhan anak dari hari kehari mengalami perubahan yang signifikan sesuai dengan perkembangan era saat ini. Orangtua diminta untuk terus mengperbaharui diri sesuai dengan perkembangan saat ini. Pertumbuhan anak terkadang membuat siapun terheran-heran, tak terkecuali orangtua. Anak usia dini yang sebelumnya begitu manis pada masa tertentu menjadi sulit untuk diajak biaca, dan cenderung memberontak. Tulisan ilmiah ini merupakan pengabdian pada masyarakat di TK Joy Elohim diBabelan, Bekasi Utara. Adapun tujuan kegiatan pengabdian tersebut adalah untuk meningkatkan pemahaman orangtua siswa di TK Joy Elohim tentang disiplin diri untuk mengarahkan hati anak. Materi pembekalan diberikan dalam bentuk penyuluhan dan dikemas dalam focused group discussion (FGD) yang didalamnya terdapat muatan penegetahuan, pemahaman bagaimana mendisiplinkan anak sambil membentuk karakternya. Sikap penting dalam mendidik dan membimbing anak untuk disiplin sejak usia dini yang dimulai dari rumah dan diteruskan disekolah. Lima belas orangtua siswa hadir untuk kembali memahami bahwa mendidik perlu konsisten, tegas, namun juga lembut penuh kehangatan walah hal tersebut bukan formula yang mudah untuk dipraktikkan sehari-hari. Jika hal tersebut dilakukan setiap kali mendisiplinkan anak, tentu anak akan terbiasa dengan pola disiplin yang baik tanpa terpaksa serta santun kepada orangtua dan guru. Kata kunci: Pemahaman disiplin diri; usia dini; orangtua siswa; mengarahkan hati AbstractBeing a parent who meets with children, couples, and various jobs both at the office and at home is certainly not an easy thing. The development and growth of children from day to day experience significant changes in accordance with the development of the current era. Parents are asked to continue to renew themselves in accordance with current developments. The growth of children sometimes makes people wonder, including parents. Early childhood who were so sweet at a certain time become difficult to read, and tend to rebel. This scientific paper is a devotion to the community at Joy Elohim Kindergarten in Babelan, North Bekasi. The purpose of these service activities is to increase the understanding of parents of students at Joy Elohim Kindergarten about self-discipline to direct the hearts of children. The briefing material is given in the form of counseling and is packaged in a focused group discussion (FGD) in which there is a content of knowledge, understanding how to discipline children while forming their character. An important attitude in educating and guiding children to discipline from an early age that starts at home and continues at school. Fifteen parents were present to re-understand that educating needs to be consistent, firm, but also gentle, full of warmth though it is not an easy formula to practice everyday. If this is done every time disciplining a child, of course the child will get used to a good pattern of discipline without being forced and polite to parents and teachers. Keywords: Understanding self-discipline; early age; parents of students; directing the heart 
Dukungan Kesehatan Jiwa Dan Psikososial (Dkjps) Covid-19 Pada Masyarakat Kategori “Orang Sehat” Di Desa Seretan Kecamatan Lembean Timur, Sulawesi Utara Syenshie Virgini Wetik; Polii Benedikta Grace; Lumowa Nissia Fressy
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3247

Abstract

ABSTRAK  Mewabahnya virus corona (COVID-19) saat ini, menjadi ancaman dan tantangan besar bagi seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Hingga saat ini, jumlah penderita covid-19 terus meningkat. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah namun belum menunjukkan penurunan jumlah kasus. Hal ini menimbulkan masalah baru (stressor) bagi masyarakat salah satunya adalah masalah psikologis. Beredarnya informasi yang tidak adekuat (hoax), kesulitan berinteraksi sosial, masalah ekonomi, ketidakpastian akan berakhirnya masa pandemi dan lainnya membuat masyarakat menjadi mudah khawatir, panik, khawatir, cemas, gelisah, stres, tertekan, takut dan berbagai masalah psikologis lainnya. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mengatasi masalah psikososial bagi masyarakat di masa pandemi ini. Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu pemberian edukasi (penyuluhan) dan latihan relaksasi bagi masyarakat kategori “orang sehat”. Terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan relaksasi pada masyarakat Desa Seretan Kecamatan Lembean Timur. Dengan demikian, pemberian penyuluhan ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Kata Kunci : DKJPS, Covid-19, Orang Sehat, Penyuluhan Kesehatan ABSTRACT The outbreak of the corona virus (COVID-19) is currently a major threat and challenge for all countries in the world, including Indonesia. Until now, the number of people with Covid-19 continues to increase. Various attempts have been made by the government but have not shown a decrease in the number of cases. This creates new problems (stressors) for the community, one of which is a psychological problem. The circulation of inadequate information (hoaxes), difficulties in social interaction, economic problems, uncertainty over the end of the pandemic and others make people anxious, panic, anxious, anxious, anxious, stressed, depressed, afraid and various other psychological problems. The purpose of this activity is to increase knowledge and ability to overcome psychosocial problems for the community during this pandemic. The activities carried out consist of providing education (counseling) and relaxation exercises for the category of "healthy people" or not exposed to Covid. There has been an increase in knowledge and relaxation skills in the people of Seretan Village, East Lembean Regency. The conclusion is that this education provides many benefits for the community. Keyword : Mental Health And Pyscosial Support, Covid-19, Healthy People Category, Health Education
Pemberdayaan Keluarga Dan Penderita Gangguan Jiwa Melalui Pelatihan Kerajinan Tangan Untuk Meningkatkan Produktivitas Dan Kemandirian Di Desa Kedondong Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas Munjiati Munjiati; Welas Haryati; Hery Prasetyo; Widjijati Widjijati
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3403

Abstract

ABSTRAKKeluarga dengan anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa harus selalu mendukung dan membantunya tidak hanya pada intervensi di Rumah Sakit Jiwa saja, tapi keluarga harus membantu penderita gangguan jiwa untuk mampu hidup secara mandiri dan produktik. Pelatihan kerajinan tangan sebagai salah satu upaya yang dapat diberikan kepada keluarga sebagai support system terdekat penderita gangguan jiwa untuk membantu anggotanya tersebut menjadi individu-individu yang mampu memenuhi kebutuhan hidup hariannya.Tujuan dilakukannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu keluarga dan penderita gangguan jiwa, kader kesehatan jiwa dan tokoh masyarakat setempat agar mereka dapat mandiri dan produktif melalui pelatihan kerajinan tangan, memproduksi dan memasarkannya. Adapun kegiatan dilakukan adalah pelatihan kerajinan tangan pembuatan sapu dan kesed serta dilanjutkan dengan memproduksinya, kemudian packing, labelling dan marketing. Hasil pelaksaan pengbmas di peserta mampu menghasilkan 5 kesed dan 4 jenis hantaran berupa: kain batik yang dibuat burung, handuk yang dibuat boneka panda, sprei dibuat bentuk bunga dan mukena yang dibuat bentuk masjid. Kesimpulan bahwa pelaksanaan berjalan dengan baik, peserta sangat antusias mengikuti prosesnya. Adanya peningkatan pengetahuan tentang Pemberdayaan keluarga dan penderita gangguan jiwa melalui pelatihan kerajinan tangan untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian di masyarakat. Kata Kunci: Gangguan Jiwa, Kerajinan Tangan. ABSTRACTFamilies with family members who have mental disorders must always support and help not only with interventions in Mental Hospitals, but families must help people with mental disorders to be able to live independently and productively. Handicraft training is an effort that can be given to families as the closest support system for people with mental disorders to help their members become individuals who are able to meet their daily needs. The purpose of this community service is to help families and people with mental disorders, mental health cadres and local community leaders so that they can be independent and productive through training in handicrafts, producing and marketing them. The activities carried out were training in the making of broom and kesed handicrafts and continued with producing them, then packing, labeling and marketing. The results of community service implementation in the participants were able to produce 5 cases and 4 types of delivery in the form of: batik cloth made by birds, towels made by panda dolls, bed sheets made in the form of flowers and mukena made in the form of mosques. Conclusion that the implementation went well, the participants were very enthusiastic to follow the process. An increase in knowledge about Empowering families and people with mental disorders through handicraft training to increase productivity and independence in the community. Keywords: Mental Disorders, Crafts
Pelatihan Kepemimpinan Keperawatan Pada Perawat-Perawat Tugas Belajar Di Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih Jayapura Papua Hotnida Erlin Situmorang; Andi Tiyo Wijaya
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3289

Abstract

ABSTRAKKemampuan leadership sangat diperlukan dewasa ini dalam meningkatkan mutu pekerjaan termasuk didunia kerja keperawatan. Memiliki kemampuan leadership dalam keperawatan akan meningkatkan kualitas layanan keperawatan dam instansi-instansi kesehatan. Karena itu peran perawat sebagai pemimpin sangat perlu guna menjamin keberhasilan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara holistik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para perawat-perawat di berbagai daerah di Papua. Metode yang di lakukan adalah diawali dengan pre-test kepada peserta kemudian pemaparan materi pelatihan selama tiga hari lalu di lakukan post-test. Data hasil dari pre-test dan post-test dianalisa untuk mengetahui tingkat kemajuan pengetahuan peserta pelatihan. Rata-rata gain ternormalisasi sebesar 0,5277 menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan peserta dari pre-test ke post-test termasuk dalam kategori peningkatan sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua peserta pelatihan mempunyai peningkatan pengetahuan tentang Leadership setelah mengikuti pelatihan. Kata Kunci : Kepemimpinan, pelatihan, keperawatan. ABSTRACTLeadership skills are essential in improving the quality of work, including in nursing care. Having nursing leadership skill would improve quality of nursing care in health settings holistically. Therefore the role of nurses as a leader in their workplace  is paramount. Community service activity aims to increase the knowledge and abilities of leadership of the nurses in various regions in Papua. The method used was preceded by a pre-test to the participants and then giving material and training of leadership for three days and then a post test. Data from the pre-test and post-test were analyzed to determine the level of progress of participant’s knowledge and ability of leadership. The normalized gain average of 0.5277 indicates that the increase in participant’s knowledge of leadership from pre-test to post-test is in the moderate category. It can be concluded that there is an improvement of leadership skill knowledge in all the participants after attending the training. Keywords: Leadership, training, nursing.

Page 3 of 4 | Total Record : 33


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue