cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Nomor 6 Desember 2021" : 38 Documents clear
Pendidikan Kesehatan Tentang PHBS Jamban Sehat Pada Warga di Dusun Sekampil, Kec. Rantau Keloyang Kab. Bungo Jambi Erni Yuniati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4477

Abstract

ABSTRAK Latar belakang Kanker serviks terus menjadi kanker umum pada wanita di seluruh dunia, terutama di daerah yang kurang berkembang di mana gejala stadium lanjut sering terjadi. Kanker serviks penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita di negara berkembang.Deteksi dini kanker serviks dapat dilakukan dengan dengan  inspeksi visual asam asetat (IVA) memberikan cara yang paling efektif untuk skrining kanker serviks. Implikasi untuk Praktik Keperawatan Perawat berada dalam posisi kunci untuk memberikan pendidikan kesehatan, Tujuan kegiatan  ini agar masyarakat khususnya wanita dapat mengetahui tentang kanker serviks dan deteksi dini  dengan pemeriksaan metode IVA test. Metode ceramah dilakukan kepada masyarakat khususnya wanita di wilayah kerja puskesmas moncongloe kab.maros. Hasil ibu ibu bisa menjelaskan tentang kanker servik dan deteksi dini pemeriksaan IVA  Pelaksaanan kegiatan penyuluhan kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Moncongloe dan dibantu oleh mahasiswa Keperawatan dan kebidanan STIKES Nani Hasanuddin Makassar  yang dilaksanakan pada bulan Maret 2021. kesimpulan bertambahnya pengetahuan wanita di wilayah kerja puskesmas mongcongloe khususnya dusun panikang tentang  kanker serviks dan deteksi dini  dengan pemeriksaan metode IVA test. Saran Diharapkan wanita dapat memeriksakan kesehatannya dengan pemeriksaan IVA tes secara mandiri di Puskesmas Mongcongloe serta untuk meningkatkanan perilaku ibu diharapkan peran serta dari tenaga kesehatan, kader dan khususnya keluarga. Kata kunci : deteksi dini , IVA , Kanker Serviks .  ABSTRACT Background Cervical cancer continues to be common cancer in women worldwide, especially in less developed areas where advanced symptoms are common. Cervical cancer is the leading cause of cancer death in women in developing countries. Early detection of cervical cancer by visual inspection of acetic acid (IVA) provides the most effective way to screen for cervical cancer. Implications for Nursing Practice Nurses are in a key position to provide health education. The purpose of this activity is so that the public, especially women, can find out about cervical cancer and early detection by means of the IVA test method. The lecture method was carried out to the community, especially women in the working area of the Moncongloe Community Health Center, Maros Regency. The results of mothers can explain cervical cancer and early detection of IVA examinations. Implementation of health education activities in collaboration with the Moncongloe Community Health Center and assisted by Nursing and midwifery students STIKES Nani Hasanuddin Makassar which was held in March 2021. The conclusion is increasing knowledge of women in the working area of the Mongcongloe Community Health Center in particular. Dusun panicang about cervical cancer and early detection by examining the IVA test method. Suggestion It is hoped that women can have their health checked by independent IVA tests at the Mongcongloe Community Health Center and to improve maternal behavior, the participation of health workers, cadres, and especially families is expected. Keywords: early detection, IVA, cervical cancer.
Edukasi Kesehatan Remaja Tentang Napza dan Kesehatan Jiwa di Sekolah Menengah Atas/Sederajat Kabupaten Kolaka Tukatman Tukatman; Rosani Naim; Ekawati Saputri; Mariany Mariany
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4347

Abstract

ABSTRAK Penyalahgunaan napza masih cukup tinggi di Indonesia. Pasien narkoba yang berusia 15 – 19  tahun di Rumah Sakit Ketergantungan Obat meningkat pada tahun 2013 sebanyak 54 orang. Begitupula halnya masalah kesehatan jiwa pada rentang usia 15 – 24 tahun dengan prevalensi 6,2% dengan gangguan depresi. Selain gangguan depresi, penyalahgunaan napza juga memberikan dampak pada kesehatan jiwa. Tujuan penyuluhan kesehatan ini adalah untuk memberikan informasi untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA/sederajat di Kabupaten Kolaka terkait penyalahgunaan napza dan masalah kesehatan jiwa terkhusus pada remaja. Penyuluhan kesehatan ini berupa presentasi materi menggunakan media powerpoint. Seluruh siswa SMA mengikuti jalannya penyuluhan kesehatan hingga selesai. Hal ini dapat dilihat dengan keaktifan seluruh siswa selama mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan sehingga pemahaman terhadap napza dan kesehatan jiwa pun dapat meningkat. Kata Kunci :Edukasi, Napza, kesehatan jiwa  ABSTRACT Drug use is still quite high in Indonesia. Drug patients aged 15-19 years at the Rumah Sakit Ketergantungan Obat increased in 2013 as many as 54 people. Likewise, mental health problems in the age range 15-24 years with a prevalence of 6.2% with depressive disorders. Apart from depressive disorders, drug use also has an impact on mental health. The purpose of this health education is to provide information to increase the knowledge of high school/equivalent students in Kolaka Regency regarding drug use and mental health problems, especially in adolescents. This health counseling is in the form of material presentation using PowerPoint media. All high school students follow the health counseling to completion. This can be seen from the activeness of all students during health education activities so that their understanding of drugs and mental health can increase. Keywords : Education, drugs, mental health
Kesehatan Kerja Pada Industri Rumah Tangga “Accesoris Burung” di RT 13 RW 09 Babakan Sari, Kiaracondong Bandung Iwan Shalahuddin; Citra Windani Mambang Sari; Iqbal Pramukti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.5022

Abstract

ABSTRAK Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan sistem yang melindungi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerja. Keselamatan dan kesehatan pemilik serta pegawai saling berhubungan erat dengan keefektifan kerja, sehingga sangat penting sekali untuk dijaga dan dipelihara. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sangat penting khususnya pada perusahaan yang berkaitan secara langsung dengan bidang produksi. Aksesoris Sangkar Burung Kiara G.357 merupakan salah satu usaha home industri, dimana usaha tersebut beroprasi sejak tahun 1990 an hingga saat ini. Kondisi pandemi Covid-19 ini juga tidak memudarkan semangat pemilik beserta karyawan pengelolanya untuk terus produktif menjalankan usaha tersebutn. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi untuk Menjelaskan tentang kesehatan dan keselamatan kerja khususnya penggunaan APD dalam upaya mencegah resiko kerja di home industri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui pemutaran video, ceramah, dan diskusi serta tanya jawab. Hasil yang dicapai setelah dilakukan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan, para peserta menyatakan dapat mengetahui dan memahami serta mengungkapkan kembali tentang kesehatan dan keselamatan kerja khususnya penggunaan APD dalam upaya mencegah resiko kerja di home industri. Kata Kunci: APD, Home Industri, Kesehatan Keselamatan Kerja  ABSTRACT Occupational safety and health (K3) is a system that protects workers, companies, the environment, and the surrounding community from the dangers of work accidents. The safety and health of owners and employees are closely related to work effectiveness, so it is very important to protect and maintain them. The application of occupational safety and health is very important, especially in companies that are directly related to the production sector. Kiara G.357 Bird Cage Accessories is one of the home industry businesses, where the business has been operating since the 1990s until now. The condition of the Covid-19 pandemic has also not dampened the enthusiasm of the owners and their managing employees to continue to be productive in running the business. The purpose of the activity is to provide education to explain occupational health and safety, especially the use of PPE in an effort to prevent work risks in the home industry. The method used in this activity is through video screenings, lectures, and discussions as well as questions and answers. The results achieved after health education was carried out through counseling, the participants stated that they could know and understand and reveal again about occupational health and safety, especially the use of PPE in an effort to prevent work risks in the home industry.  Keywords: PPE, Home Industry, Occupational Health
Perawatan Metode Kanguru Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah Ike Pudji wahyuningsih; Febi Ratna Sari; Iis Kuraesin; Kristina Natalya Rewo; Nida Laila; Ifolisah Ifolisah; Hesti Setiawati; Ni Nyoman Yeni Puspitasari; Neneng Hasanah; Endang Sri Wahyuni; Neneng Rohmawati; Dwi Septiningsih; Dwi Ariyani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4515

Abstract

ABSTRAK Perawatan metode kanguru adalah perawatan untuk bayi berat lahir rendah dengan melakukan kontak langsung antara kulit bayi dengan kulit ibu. Perawatan metode kangguru adalah cara yang sederhana untuk merawat bayi baru lahir dimana ibu menggunakan suhu tubuhnya untuk menghangatkan bayi. Manfaat Perawatan Metode Kanguru : menghangatkan bayi dan menstabilkan tanda vital bayi karena berat badan bayi premature cenderung rendah, jaringan lemak di dalam tubuhnya juga cenderung lebih tipis. Meningkatkan durasi tidur mekanisme yang terjadi pada saat kontak kulit dengan kulit ibu dan bayi dapat meningkatkan hormone kortisol pada bayi yang berdampak pada kualitas tidur bayi meningkat. Mengurangi tangisan dan kalori yang terbuang dari bayi. Meningkatkan berat badan bayi dan perkembangan otak bayi premature cenderung memiliki berat badan lahir rendah dan terkadang sulit mencapai berat badan ideal. Metode ini dapat membuat tidur bayi lebih nyenyak, sehingga energinya bisa tersalurkan untuk memperbaiki fungsi tubuh dan membangun jaringan tubuh dengan lebih baik. Dengan demikian berat badannya pun bisa naik lebih cepat. Meningkatkan hubungan emosional bayi dan ibu KMC meningkatkan bounding ibu dan bayi serta merupakan intervensi terapeutik untuk meningkatkan kedekatan ibu, mempromosi perilaku alami untuk stimulasi pertumbuhan dan perkembangan. Mempemudah pemberian ASI posisi metode kanguru memudahkan bayi dapat menyusu pada ibunya sekaligus memicu ASI agar lebih mudah keluar. Beberapa riset menunjukan bahwa metode ini juga baik untuk mengatasi masalah ASI kurang. Ibu dan keluarga merasa lebih puas karena berperan dalam perawatan bayi selama di RS dan di rumah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan masyarakat tentang perawatan metode kanguru pada bayi berat badan lahir rendah. Penelitian ini menggunakan metode presentasi ppowerpoint dan video. Hasil dari presentasi dan demonstrasi yang dilakukan adalah  sebanyak 20.8% pengetahuan masyarakat meningkat setelah pemaparan materi. Kata kunci: BBLR, Perawatan Metode Kanguru  ABSTRACT Kangaroo method care is a treatment for low birth weight babies by making direct contact between the baby's skin and the mother's skin. Kangaroo care is a simple way of caring for a newborn in which the mother uses her body temperature to warm the baby. Benefits of Kangaroo Treatment Method: warms the baby and stabilizes the baby's vital signs because premature babies tend to be low in weight, fat tissue in their bodies also tends to be thinner. Increasing the duration of sleep, the mechanism that occurs during skin contact with the skin of the mother and baby can increase the hormone cortisol in the baby which has an impact on the quality of the baby's sleep. Reduces crying and wasted calories from babies. Increasing baby weight and brain development Premature babies tend to have low birth weight and sometimes find it difficult to reach the ideal weight. This method can make the baby sleep more soundly, so that the energy can be channeled to improve body functions and build body tissues better. This way, you can gain weight more quickly. Improving the emotional connection of the baby and the mother KMC increases the bonding between the mother and the baby and is a therapeutic intervention to increase the closeness of the mother, promoting natural behavior to stimulate growth and development. Facilitate breastfeeding The position of the kangaroo method makes it easier for babies to suckle from their mothers while triggering breast milk to come out more easily. Some research shows that this method is also good for dealing with the problem of insufficient breast milk. Mothers and families feel more satisfied because they play a role in caring for the baby while in the hospital and at home. The purpose of this study was to find out how the description of public knowledge about kangaroo care methods in low birth weight infants. This research uses PowerPoint and video presentation methods. The results of the presentations and demonstrations carried out were as much as 20.8% of public knowledge increased after the presentation of the material. Keywords: LBW, Kangaroo Method Care
Demonstrasi Latihan Pernapasan Diafragma Sebagai Pencegahan Penularan Covid-19 di Wilayah Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo Suwarly Mobiliu; Ratnawati Ratnawati; Mega Lestari Khoirunnisa; Mansyur B. Tomayahu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4436

Abstract

ABSTRAK Program Kemitraan Wilayah (PKW) merupakan program pengabdian masyarakat yang dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan kesehatan dalam suatu wilayah tertentu. Kecamatan Kota Barat memiliki beberapa permasalahan kesehatan yang didapatkan dari Wilayah Kecamatan Kota Barat yaitu distribusi penyakit Asma yang fluktuatif pada Tahun 2017-2019 sebanyak 1477 kasus. Latihan pernapasan merupakan alternatif untuk memperoleh kesehatan yang diharapkan bisa mengefektifkan semua organ dalam tubuh secara optimal dengan olah napas dan olah fisik secara teratur. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19 pada keluarga dengan riwayat asma di Wilayah Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April – Oktober 2020. Kegiatan dimulai dengan melakukan penyuluhan dan demonstrasi latihan pernapasan diafragma, kemudian dilakukan pengukuran nilai Arus Puncak Ekspirasi (APE) pada setiap peserta sebelum dan sesudah latihan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil sesuai dengan indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu sebanyak 50 peserta dari masyarakat Kecamatan Kota Barat yang mengikuti dengan antusias, peningkatan pengetahuan serta peningkatan nilai APE. Kata Kunci: pencegahan Covid-19, napas diafragma, asma, arus puncak respirasi  ABSTRACT The Regional Partnership Program is a community service program that is motivated by the existence of health problems in a certain area. Kota Barat Subdistrict has several health problems obtained from the West City District Area, namely the fluctuating distribution of asthma in 2017-2019 as many as 1477 cases. Breathing exercises are an alternative to obtain health which is expected to make all organs in the body optimally effective with regular breathing and physical exercise. This program aims to prevent transmission of COVID-19 in families with a history of asthma in the Kota Barat District of Gorontalo City. This activity was carried out from April - October 2020. The activity began with conducting counseling and demonstration of diaphragmatic breathing exercises, then measuring the value of Peak Expiratory Flow for each participant before and after the exercise. The results showed that this activity was successful in accordance with the established success indicators, 50 participants from the West Kota Subdistrict community who followed enthusiastically, increased knowledge and increased the value of APE. Keywords: prevention of Covid-19, diaphragmatic breathing, asthma, peak flow of respiration
Penyuluhan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar Sutrani Syarif; Nurhidayat Triananinsi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4241

Abstract

ABSTRAK Pada umumnya 80-90 % kehamilan akan berlangsung normal dan hanya 10-12 % kehamilan yang disertai dengan penyulit atau berkembang menjadi kehamilan patologis. Kehamilan patologis tidak terjadi secara mendadak karena kehamilan dan efeknya terhadap organ tubuh berlangsung secara bertahap dan berangsur-angsur. Deteksi dini gejala dan tanda bahaya selama kehamilan merupakan upaya terbaik untuk mencegah terjadinya gangguan yang serius terhadap kehamilan ataupun keselamatan ibu hamil. Tujuan setelah penyuluhan ini, diharapkan dapat  meningkatkan pengetahuan dan kesehatan masyarakat khususnya ibu hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan agar dapat dideteksi sesegera mungkin guna mencegah kenaikan AKI dan AKB di Puskesmas Jumpandang baru. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa  penyuluhan dalam bentuk penyampaian materi dan lefleat. Terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan tentang tanda bahaya kehamilan pada masyarakat khususnya ibu hamil di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar. Kata kunci:  Tanda bahaya kehamilan, Kehamilan ABSTRACT In general, 80-90% of pregnancies will proceed normally and only 10-12% of pregnancies are accompanied by complications or develop into pathological pregnancies. Pathological pregnancy does not occur suddenly because pregnancy and its effect on the organs of the body are gradual and gradual. Early detection of symptoms and danger signs during pregnancy is the best effort to prevent serious interference with pregnancy or the safety of pregnant women. The aim after this counseling is that it is expected to increase public health and knowledge, especially for pregnant women, about Pregnancy Danger Signs so that they can be detected as soon as possible in order to prevent an increase in MMR and IMR at the new Jumpandang Baru Makassar Health Center. The activities carried out are in the form of counseling in the form of delivery of material and leaflet. There is an increase in knowledge and abilities about the danger signs of pregnancy in the community, especially pregnant women at the Jumpandang Baru Makassar Health Center. Keywords: Pregnancy Danger Sign, pregnant
Penyuluhan Kesehatan Tentang Penyakit Kecacingan Pada Siswa-Siswi Kelas 3 Dan 4 SD N 1 Sumber Agung Kemiling Bandar Lampung Dimas Ning Pangesti; Sarinah Sri Wulan; Indah Kumoro Dewi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.5318

Abstract

ABSTRAK Kecacingan merupakan  salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang berkaitan erat dengan kondisi lingkungan. Kasus kecacingan di daerah bermacam-macam sesuai dari faktor penyebabnya seperti kelembaban, kondisi tanah, higiene sanitasi, kelompok umur yang diperiksa. Usia anak sekolah salah satu kelompok yang sering terjadi infeksi kecacingan. Kemenkes Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan mengungkapkan bahwa dengan mencuci tangan dapat menurunkan kasus penyakit diare sebanyak 45%. Mencuci tangan dapat menjaga lingkungan serta dapat mengurangi kasus penyakit menular sebanyak 90% seperti kecacingan. Angka infeksi kecacingan tinggi dipengaruhi oleh kebersihan diri, sanitasi lingkungan dan kebiasaan penduduk yang kurang menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Tujuan kegiatan ini siswa dan siswi Kelas 3 dan 4 SD N.01 Sumber agung dapat memahami dan mengaplikasikan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari dengan mengaplikasikan 7 langkah cuci tangan untuk menghindari penyakit kecacingan. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang penyakit kecacingan dan simulasi cara mencuci tangan 7 langkah. Alat yang digunakan lefleat dan mobile wastafel. Siswa siswi kelas 3 dan 4 SD N 01 Sumber Agung Kemiling Bandar Lampung dapat menjawab pertanyaan yang disampaikan pemateri dan dapat melakukan 7 langkah cuci tangan. Kata Kunci: Penyakit Kecacingan, kelompok usia sekolah,Cuci tangan 7 langkah,                                                                            ABSTRACT Worms are one of the public health problems in Indonesia that are closely related to environmental conditions. Cases of worms in the area vary according to the causative factors such as humidity, soil conditions, hygiene and sanitation, and the age group being examined. School age children are one of the groups that often have helminth infections (bisara D, Mardiana, 2010). The Ministry of Health, Directorate General of Disease Control and Environmental Health, revealed that washing hands can reduce cases of diarrheal disease by 45%. Washing hands can protect the environment and can reduce cases of infectious diseases by 90% such as worms (Imran Agus N, 2021). The high worm infection rate is influenced by personal hygiene, environmental sanitation and the habits of the population who do not maintain personal and environmental hygiene. The purpose of this activity is that students in Grades 3 and 4 of SD N.01 Sumber Agung can understand and apply clean and healthy living behavior in daily life by applying 7 steps of hand washing to avoid worms. The activities carried out were counseling about helminthiasis and simulations on how to wash hands in 7 steps. The tools used are leaflets and mobile sinks. The 3rd and 4th grade students of SD N 01 Sumber Agung Kemiling Bandar Lampung can answer questions submitted by the speaker and can do 7 steps of washing their hands. Keywords: Worms Disease, school age group, 7 steps hand washing
Aplikasi Terapi Kognitif Sebagai Upaya Pencegahan Terjadinya Kegawatdaruratan Kardiovaskuler Pada Pasien Hipertensi di Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Kotaway Oku Selatan Trilia Trilia; Lilis Susanti; Merry Diana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4545

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang tergolong silent killer atau penyakit yang dapat membunuh manusia secara tidak terduga. Pengetahuan tentang hipertensi dan bagaimana penatalaksanaanya serta cara pencegahan terjadinya komplikasi  sangat diperlukan  pasien hipertensi dalam mengontrol tekanan darahnya dengan baik. Kesadaran diri pasien hipertensi untuk melakukan perawatan diri dengan tepat dan teratur sangat penting untuk mencegah komplikasi pada penderita hipertensi. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui pentingnya aplikasi terapi kognitif tentang perawatan hipertensi dalam pencegahan kejadian stroke di Desa Kotaway Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Solusi yang ditawarkan dengan memberikan Terapi Kognitif berupa pengetahuan tentang perawatan hipertensi melalui ceramah dan pendidikan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Februari -12  Maret 2021 di Desa Kotaway OKU Selatan bersamaan dengan kegiatan posyandu lansia . Peserta dalam kegiatan  14 pasien hipertensi. Untuk mengukur keberhasilan terapi kognitif ini  dilakukan pre dan post tes selama kegiatan berlangsung. Setelah dilakukan terapi kognitif pada pasien hipertensi, terjadi peningkatan pengetahuan sehingga mencegah terjadinya komplikasi pada pasien hipertensi Kata Kunci: Terapi kognitif, pencegahan dan hipertensi   ABSTRACT Hypertension is a disease that is classified as a silent killer or a disease that can kill humans unexpectedly. Knowledge of hypertension, how to manage it, and how to prevent complications are needed by hypertensive patients to control their blood pressure properly. Self-awareness of hypertensive patients to carry out self-care appropriately and regularly is very important to prevent complications in people with hypertension. The purpose of this community service is to find out the importance of the application of cognitive therapy on hypertension care in preventing stroke in Kotaway Village, South Ogan Komering Ulu District. The solution offered is by providing Cognitive Therapy in the form of knowledge about hypertension care through lectures and health education. This activity was carried out February 22 – March 12, 2021, in Kotaway Village, South OKU in conjunction with elderly Integrated Healthcare Center (Posyandu) activities. Participants in the activity were 14 hypertensive patients. To measure the success of this cognitive therapy, pre and post-tests were carried out during the activity. After doing the cognitive therapy in hypertensive patients, there is increasing in knowledge so as to prevent complications in hypertensive patients. Keywords: Cognitive therapy, prevention, hypertension
Penyuluhan Kesehatan Tentang Bulliying Pada Remaja Di SMA N 2 Kabupaten Tebo Suhaela Aro`fah; Hani Ruh Dwi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4478

Abstract

ABSTRAK Perilaku bullying, yaitu bentuk khusus tindakan perusakan yang dilakukan oleh teman sejawat baik secara fisik maupun sikologis, sedangkan bullying merupakan masalah sosial yang umum dikalangan anak-anak sekolah yang akan berdampak buruk dalam jangka waktu dekat maupun lama. Tujuan kegiatan, siswa dan siswi dapat mengerti dan memahami tentang bulliying. Kegiatan dilaksanakan pada bulan februari 2020. Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan pendidikan kesehatan tentang bulliying kepada siswa dan siswi SMA N 2 Kab.Tebo Propinsi Jambi menggunakan media power point dan leaflet. Hasil kegiatan, terdapat hasil yang signifikan adanya peningkatan pengetahuan siswa dan siswi tentang perilaku bulliying sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan. Kegiatan ini memberikan dampak yang positif terhadap siswa dan siswi SMA N2 Kab.Tebo Propinsi Jambi. Kata Kunci: Bulliying, Pendidikan Kesehatan, Remaja, Siswa dan siswi  ABSTRACT Bullying behavior, which is a special form of destructive actions carried out by colleagues both physically and psychologically, while bullying is a common social problem among school children that will have a negative impact in the near and long term. The purpose of the activity, students and students can understand and understand bullying. The activity was carried out in February 2020. The activity was carried out by providing health education about bullying to students of  Senior High School 2 Tebo Province Jambi using PowerPoint media and leaflets. The results of the activity, there was a significant result of increase in student and student knowledge about bullying behavior before and after health education. This activity had a positive impact on the students of Senior High School 2 Tebo Province Jambi. Keywords: Bullying, Health Education, Teenager, Students 
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Melalui Peningkatan Produktivitas Lebah Madu Trigona Batu Katak Yayuk Yuliana; Minda Sari Lubis; Vera Kristiana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4354

Abstract

ABSTRAK Budidaya lebah madu lebih banyak dilakukan di bawah daerah penyangga hutan. Kelompok Budidaya Trigona Batu Katak yang dijalankan Bapak Kelengi Sitepu merupakan penjual sekaligus peternak di dusun Batu Katak, Desa Batu Jong-Jong. Bapak Kelengi Sitepu memproduksi madu unggulanya yaitu Trigona Batu Katak. Proses pengolahan Madu ini dimulai ketika lebah madu siap panen. Kemudian dilakukan pemerasan sari madu menggunakan alat sederhana, dan ditampung ke dalam jerigen untuk dikemas. Proses pemerasan pengemasan madu dilakukan di rumah secara manual. Kendala yang dialami oleh pengusaha madu ini adalah pengemasan yang masih sederhana belum menggunakan label dan botol yang menarik sehingga sulit untuk menembus toko. Berdasarkan permasalahan mitra tersebut diatas, kami akan memberikan solusi dengan metode pelaksanaan yaitu pendampingan dan penerapan pengemasan dan label kemasan.  Hasil yang dicapai setelah pelaksanaan kegiatan tersebut adalah Dapat membuat kemasan botol madu lebih menarik sehingga memiliki daya saing dipasaran salah satunya  pada saat pandemic covid 19 ini,pihak Kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung sudah memesan dan mengkonsumsi Madu Trigona Batu Katak. Kata Kunci: Kemasan, Madu, Lebah, Budidaya  ABSTRACT The cultivation of honey bees is mostly carried out in the buffer zones. The Trigona Batu Katak Cultivation Group, which is run by Mr. Kelengi Sitepu, is a seller as well as a breeder in Batu Katak hamlet, Batu Jong-Jong Village. Mr. Kelengi Sitepu produces his superior honey, namely Trigona Batu Katak. This honey processing process begins when the honey bees are ready to harvest. Then the honey juice is squeezed using a simple tool, and it is put into a jerry can for packaging. The process of squeezing the honey packaging is done at home manually. The constraints that serve honey entrepreneurs are the simple packaging, not using attractive labels and bottles, making it difficult to get through to the collection. Based on the partners' problems mentioned above, we will provide a solution with the implementation method, namely assistance and application of packaging and packaging labels. The results achieved after the implementation of this activity were being able to make honey bottle packaging more attractive so that it had competitiveness in the market, one of which was during the COVID 19 pandemic, the Mount National Park Office had ordered and consumed Trigona Batu Katak Honey. Keywords: Packaging, Honey, Bees, Cultivation

Page 2 of 4 | Total Record : 38


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue