cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Yang Terkonfirmasi Covid-19 Di Kerja Puskesmas Teluk Pucung Bekasi Utara Teo Bangun Pradika; Meria Woro Listyorini
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.966 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i4.6181

Abstract

ABSTRACT Patients who are confirmed positive for Covid 19, 75% will feel anxious or afraid to undergo treatment because they have to be separated from family members. This research is for family support has a very important role in reducing the anxiety of C0VID-19 patients who are undergoing treatment. This thesis discusses the relationship between family support and anxiety levels in patients with confirmed COVID-19 in the Teluk Pucung Health Center, North Bekasi. This research is quantitative research with cross sectional design . The study found a relationship between family support and anxiety levels in patients with confirmed COVID-19 in the Teluk Pucung Health Center, North Bekasi, with a p value of 0.019 <0.05. This study suggests that nurses who serve in the Teluk Pucung Health Center Work Area can provide motivation and support to patients by asking the patient's family to call and continue to monitor the patient's development status while undergoing treatment for COVID-19 patients so that patients can help reduce patient anxiety and improve the patient's immune system. Keywords: Family Support, Anxiety Level ABSTRAK Pasien yang terkonfirmasi positif Covid 19, 75% akan merasakan cemas atau takut untuk menjalai pengobatan karena harus berpisah dengan anggota keluarga. Penelitian ini untuk  Dukungan keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam mengurangi kecemasan pasien C0VID-19 yang sedang menjalani perawatan. Skripsi ini membahas tentang hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien yang terkonfirmasi COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Pucung Bekasi Utara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian didapatkan hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien yang terkonfirmasi COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Pucung Bekasi Utara dengan nilai p value 0,019 < 0,05. Penelitian ini menyarankan agar perawat yang berdinas di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Pucung dapat memberikan motivasi dan support terhadap pasien dengan cara meminta keluarga pasien untuk menelphone dan memantau terus status perkembangan pasien selama menjalani perawatan pasien COVID-19 sehingga pasien dapat membantu mengurangi kecemasan pasien dan meningkatkan sistem imun pasien. Kata Kunci: Dukungan keluarga, Tingkat kecemasan
Penatalaksanan Pemeriksaan CT Scan Abdomen Dengan Kontras Dengan Klinis Tumor Padat Ovarium Di Instalasi Radiologi RSUD Dr. Hi. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Made Yully
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.958 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i3.6080

Abstract

ABSTRACT Pre-survey result obtained from the entire radiological eximination in CT-Scan cases of the abdomen found only 1% of cases with clinical solid ovarian tumors. During the research activities the authors found 129 patients with contrast CT scan during july to september 2019 and there were 1 (one) patient with clinical ovarian solid tumors in the Radiology Installation of hospital Dr. H. Abdul Moeloek Province of Lampung. The purpose of this study was to determine the preparation of an abdominal CT-Scan examination with clinical solid ovarian tumors using contrast media and to determine the results of CT- Scan images with clinical solid ovarian tumors. this study uses descriptive qualitative method. A sample of 1 patient was a patient who underwent an abdominal CT scan using contrast media with clinical solid ovarian tumor in the radiology Installation of Hospital Dr. H. Abdul Moeloek Province of lampung. Data is obtained from literature studies, observations, and interviews. The results of a contrast abdominal CT scan based on the doctor's expertise found that there was a solid tumor in the left lower quadrant meseterium, dd: malignant lymph node, gastrointestinal stromal tumor, desmoid tumor Minimal ascites obtained on axial section. The management of abdominal CT –Scan in contrast to clinical ovarian solid tumorsat the Radiology installation Dr.Hi. abdul moeloek General Hospital in Lampung province is quite effectrive, namely to show abnormalities in the organs to be examined as well as the tissues around them. Keywords: CT- Scan, Abdomen, Ovarian Solid Tumor   ABSTRAK Pada hasil pre-survey, didapatkan dari keseluruhan pemeriksaan radiologi pada Kasus CT- Scan Abdomen hanya ditemukan 1% kasus dengan klinis Tumor padat ovarium. Selama melakukan kegiatan penelitian penulis menemukan 129 pasien pemeriksaan CT-Scan Abdomen dengan kontras selama  bulan juli s/d september 2019 dan terdapat 1 (satu) orang pasien dengan klinis Tumor padat ovarium di instalasi Radiologi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persiapan pemeriksaan CT-Scan abdomen dengan kontras dengan klinis tumor padat ovarium,untuk mengetahui teknik pemeriksaan CT-Scan Abdomen dengan kllinis Tumor padat ovarium menggunakan kontras media dan untuk mengetahui hasil gambaran CT-Scan Abdomen dengan klinis Tumor padat ovarium. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Sampel sebanyak 1 orang pasien yaitu pasien yang melakukan pemeriksaan  CT-Scan Abdomen menggunakan kontras media dengan klinis Tumor padat ovarium di Instalasi Radiologi RSUD Dr.H. Abdul Moeloek provinsi Lampung. Data diperoleh dari studi pustaka, observasi dan wawancara. Hasil dari CT Scan abdomen kontras berdasarkan expertise dokter di dapatkan bahwa adanya Tumor solid di meseterium left lower quadrant, dd: malignant limph node, gastrointestinal stromal tumor, desmoid tumor   Ascites minimal yang di dapat pada potongan axial. Penatalaksanaan CT Scan abdomen dengan kontras dengan klinis Tumor padat ovarium di Instalasi Radiologi RSUD Dr. Hi. Abdul Moeloek Provinsi Lampung cukup efektif yaitu untuk memperlihatkan kelainan- kelainan pada organ yang akan di periksa serta jaringan di sekitarnya.   Kata Kunci: CT-scan, Abdomen, Tumor Padat Ovarium
Literature Review: Edukasi Kesehatan Reproduksi Calon Pengantin Dan Perspektif Dalam Agama Katolik Alfiah Rahma; Hadi Pratomo; Pramita Puspaningtyas Putri; Monika Sani Turnip; Yona Wia Sartika Sari
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.239 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i4.6364

Abstract

ABSTRACT Child marriage trend is increasing due to COVID-19 pandemic. This phenomenon leads to so many problems such as school drop-out, maternal complication, domestic abuse, and finally, maternal mortality. Thus, it's necessary to obtain an analysis of the benefits and potential of pre-marriage courses in order to decrease maternal mortality rate. To analyze related to reproductive health education for prospective brides from the perspective of Catholicism. The method used literature review of online published journal of reproductive health education for pre-marriage course and the perspective in Catholic religion. The published journals reviewed were obtained by online search in Google Scholar, PubMed, Tandfonline, ScienceDirect, and BMC Public Health with a range of keywords consisting of pre-marriage, reproductive health, and catholic religion. The journals reviewed were written in Indonesian and English, with published range 2010-2021. The result showed a total of nine (9) journals that discussed the pre-marriage course educates a wide range of information, such as: reproductive health, family planning, sexuality, good communication with partner and their God, genetic disease and disability, and child rearing. Early detection of health for pre-marriage is also a part of the event, which enables the couple to see their health status and possibilities to transmit the existing disease. There were three journals discussing the implementation of pre-wedding classes that occur in the COVID-19 pandemic situation and providing online class options, while the other six journals discuss implementation before the pandemic. Pre-marriage course gives benefits which can contribute to decreasing maternal mortality rate, by building a healthy family. Keywords : catholic religion, pre-marriage education, reproductive health ABSTRAK Trend pernikahan anak meningkat sejak kemunculan pandemi COVID-19. Fenomena ini dapat berisiko pada beberapa masalah seperti angka putus sekolah, komplikasi maternal, kekerasan domestik, dan kematian maternal. Perlu adanya analisis literatur untuk mengkaji manfaat dan potensi dari kelas pranikah sebagai upaya menurunkan Angka Kematian Ibu. Tujuan untuk menganalisis terkait edukasi kesehatan reproduksi pada calon pengantin dalam perspektif agama katolik. Metode yang digunakan adalah literature review pada jurnal terpublikasi dengan tema edukasi kesehatan reproduksi bagi kursus pranikah dan perspektif dalam agama katolik. Jurnal yang digunakan dalam kajian literatur merupakan jurnal yang dipublikasi online melalui Google Scholar, PubMed, Tandfonline, ScienceDirect, dan BMC Public Health. Jurnal yang digunakan terbit dalam rentang waktu terbit tahun 2010-2021, ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris, dengan menggunakan kata kunci pre-marriage course, catholic, reproductive health. Hasil menunjukkan dari total sembilan jurnal membahas bahwa kursus pranikah yang dilakukan calon pengantin memberikan banyak macam informasi yang berhubungan dengan kehidupan rumah tangga dan agama, seperti kesehatan reproduksi dan seksual, keluarga berencana, komunikasi efektif dengan pasangan, sosial, dan kepada Tuhan, penyakit genetik dan disabilitas, serta pengasuhan anak. Deteksi dini kesehatan merupakan bagian dari persiapan pranikah yang memberikan kesempatan bagi pasangan untuk memeriksakan status kesehatan dan kemungkinan terhadap penularan penyakit. Ada tiga jurnal membahas pelaksanaan kelas pranikah yang terjadi dalam situasi pandemi COVID-19 dan menyediakan opsi kelas daring, sedangkan enam jurnal lainnya membahas pelaksanaan sebelum pandemi. Kursus pranikah memberikan banyak manfaat yang dapat berkontribusi pada upaya penurunan angka kematian ibu (AKI) dengan membangun keluarga sehat. Kata Kunci: Agama Katolik, Edukasi Pranikah, Kesehatan Reproduksi
Efektivitas Pemberian Oksigen Posisi Semi Fowler dan Fowler Terhadap Perubahan Saturasi pada Pasien Tuberculosis di IGD RSUD Cileungsi Agus Suhendar; Sahrudi Sahrudi
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.168 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i3.6043

Abstract

 ABSTRACT Tuberculosis is a disease suffered by humans as old as human history. Tuberculosis (pulmonary TB) causes third-leading death after cardiovascular and respiratory tract diseases in all age groups and is number one in the infectious disease group. Pulmonary TB is an infectious disease caused by micro tuberculosis bacteria that can be transmitted through sputum splashes. Based on data obtained at IGD Cileungsi Hospital in the period 2020 from January 2020 - December 2020 from 382 patients treated. Knowing the Effectiveness of Oxygen Administration Semi Fowler And Fowler Positions Against Saturation Changes In Tuberculosis Patients In IGD Cileungsi Hospital in 2021. The type of research used is experimental and quasy experiment research design using non Equavalent Control Group Design design with sample data collection is done by observation. The effectiveness of oxygen saturation the average value before the semi fowler position intervention is 90.40, after the semi fowler position intervention, the average value of oxygen becomes 97.90. While the oxygen saturation average value before the fowler position intervention was 92.20, after the semi fowler position intervention the average value of oxygen to 99.85. There is influence between both the semi-fowler and fowler position actions. The results of the T test of the semi fowler Sig position intervention group. (2-tailed) was .00 < (0.05) while the intervention group positioned Fowler Sig. (2-tailed) is .000 < (0.05). It is known that the value of Sig. (2-tailed) by 0,000 < 0.05. Based on the results of research conducted on, the effectiveness of oxygen administration of semi fowler position (45°) and fowler (90°) to changes in oxygen saturation in lung tb patients in the Hospital Hospital Cileungsi 2021. The results showed that there were significant differences before and after oxygen administration of semi fowler and fowler positions effectively increasing oxygen saturation of tuberculosis patients at IGD Cileungsi Hospital. Keywords: Pulmonary TB, oxygen administration, oxygen saturation, semi fowler and fowler position ABSTRAK Tuberkulosis adalah penyakit yang diderita manusia sama tuanya dengan sejarah manusia. Penyakit Tuberculosis (TB paru) penyebab kematian ketiga setelah kardiovaskular dan penyakit saluran pernafasan pada semua kelompok usia dan menjadi nomor satu pada kelompok penyakit menular. TB paru adalah suatau penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri micro tuberculosis yang dapat menular melalui percikan dahak. Berdasarkan data yang didapatkan di IGD RSUD Cileungsi dalam periode 2020 sejak Januari 2020 – Desember 2020 dari 382 jumlah pasien yang dilakukan perawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Tingkat Keefektifitasan Pemberian Oksigen Posisi Semi Fowler Dan Fowler Terhadap Perubahan Saturasi Pada Pasien Tuberculosis Di IGD RSUD Cileungsi Pada Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental dan rancangan penelitan Quasy Experiment dengan menggunakan desain non Equavalent Control Group Design dengan sample Pengumpulan data dilakukan dengan observasi. Efektivitas saturasi oksigen nilai rata – rata sebelum intervensi posisi semi fowler adalah  90.40, Setelah intervensi posisi semi fowler nilai rata – rata saturasi oksigen menjadi 97.90. Sedangkan saturasi oksigen nilai rata – rata sebelum intervensi posisi  fowler adalah  92.20, Setelah intervensi posisi semi fowler nilai rata – rata saturasi oksigen menjadi 99.85. Ada pengaruh diantara kedua tindakan posisi semi fowler dan fowler. Hasil uji T  kelompok intervensi posisi semi fowler Sig.(2-tailed) adalah .00 < (0.05) sedangkan kelompok intervensi posisi fowler Sig.(2-tailed) adalah .000 < (0.05). Dapat diketahui bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000  < 0.05. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan tentang, Efektifitas pemberian oksigen posisi semi fowler (45°) dan fowler (90°) terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien tb paru diIGD RSUD Cileungsi 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah  pemberian oksigen posisi semi fowler dan fowler efektif meningkatkan saturasi oksigen pasien tuberculosis di IGD Rsud Cileungsi Kata kunci: TB Paru, pemberian oksigen, Saturasi oksigen, posisi semi fowler dan fowler
Pengaruh Edukasi Flyer Terhadap Pengetahuan Ibu Mengenai Penanganan Kejang Demam Balita Usia 1-5 Tahun Di RSUD Pademangan Jakarta Mariyani Mariyani; Lasma Sinurat
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.52 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i4.5994

Abstract

ABSTRACT UNICEF estimates that approximately 12 million children die each year from febrile seizures. The long-term impact of febrile seizures itself can result in physical disabilities in children, mental disabilities, behavioral disorders, and even death. Some errors related to the handling of febrile seizures were made by mothers due to lack of knowledge about the management of febrile seizures. A preliminary study conducted on 10 people found that 80% said they did not know how to deal with seizures in children, and 20% said they knew how to deal with febrile seizures in children because they often paid attention to education at the posyandu. Knowing the effect of flyer education on mother's knowledge about handling febrile seizures in toddlers. Quasy experimental with Case Control research type. The sample in this study were all mothers who had children with febrile seizures aged 1-5 years as many as 40 people (20 as cases and 20 people as controls), the sampling technique was total sampling. Based on the characteristics of the respondents, most of them are 20-35 years old, have secondary education and are housewives. The existence of flyer education has an effect on mother's knowledge about handling febrile seizures in children under five (p value < 0.05). The existence of flyer education has an effect on mother's knowledge about handling febrile seizures in toddlers. Keywords : Flyer Education, Knowledge, Febrile seizure ABSTRAK UNICEF memperkirakan kurang lebih 12 juta anak meninggal dunia setiap tahunnya karena kejang demam. Dampak jangka panjang dari kejang demam itu sendiri dapat mengakibatkan cacat fisik pada anak, cacat mental, gangguan perilaku, bahkan bisa sampai meninggal. Beberapa kesalahan terkait penanganan kejang demam yang dilakukan oleh ibu karena kurangnya pengetahuan mengenai penanganan kejang demam. Studi pendahuluan yang telah dilakukan terhadap 10 orang didapatkan 80% mengatakan kurang tahu cara mengatasi kejang-kejang pada anak, dan 20% mengatakan tahu cara mengatasi kejang demam pada anak karena sering memperhatikan edukasi di posyandu. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi flyer terhadap pengetahuan  ibu mengenai penanganan kejang demam balita. Quasy eksperimental dengan jenis penelitian Case Control. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak dengan kejang demam usia 1-5 tahun sebanyak 40 orang (20 orang sebagai kasus dan 20 orang sebagai kontrol), teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Berdasarkan karakteristik responden sebagian besar umur 20-35 tahun, pendidikan menengah dan ibu rumah tangga. Adanya berpengaruh edukasi flyer tehadap pengetahuan ibu tentang penanganan kejang demam pada Balita (p. value < 0,05). Adanya berpengaruh edukasi flyer tehadap  pengetahuan ibu tentang penanganan kejang demam pada Balita. Kata kunci: Edukasi Flyer, Pengetahuan, Kejang demam 
Efektivitas Tindakan Primary Percutaneous Coronary Intervention Pada Pasien Stemi Onset Kurang Dari 6 Jam Heny Widianingsih; Sahrudi Sahrudi
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.71 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i3.6086

Abstract

ABSTRACT In ST-elevation myocardial infarction patients, there is a sudden decrease in coronary blood flow due to thrombus occlusion in a preexisting atherosclerotic plaque. Efforts to reduce the death rate from coronary heart disease continue to be developed, starting from reducing risk factors, medical therapy to heart surgery. One of the most commonly used methods is cardiac catheterization, including Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Purpose To determine the effectiveness of primary PCI in STEMI patients with onset less than 6 hours at Primaya Hospital, West Bekasi in 2021. The design used is a retrospective cohort study. This research was conducted at Primaya Hospital, Bekasi Barat in December 2021. The population is all patients who experienced STEMI at Primaya Hospital Bekasi Barat for the period January-December 2021, were 116 respondents. The sampling technique used a total sampling model. The tool used is by looking at the results of the ECG after and before the primary PCI action in the patient's medical record. The analysis used univariate and bivariate analysis. Research. The results showed that the results of the ECG before the primary PCI was performed showed that all respondents had impaired heart function as many as 116 (100%). The results of the ECG after the primary PCI was performed, some of the respondents did not experience heart function disorders as many as 111 (95.7%) respondents. There is an effect of primary PCI action on STEMI patients with onset less than 6 hours at Primaya Hospital, West Bekasi in 2021 with a p-value of 0.000. The results of this study are expected to serve as objective information regarding the effectiveness of primary PCI in STEMI patients with onset less than 6 hours. Keywords: Primary, Percutaneous Coronary Intervention, Elektrokardiograf ABSTRAK Pada pasien ST elevation myocardial infarction, terjadi penurunan aliran darah koroner secara mendadak akibat oklusi trombus pada plak aterosklerotik yang sudah ada sebelumnya. Upaya dalam penurunan tingkat kematian akibat penyakit jantung koroner terus dikembangkan mulai dari penurunan faktor risiko, terapi medis sampai operasi jantung. Salah satu metode yang paling umum digunakan adalah kateterisasi jantung antara lain Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Tujuan Untuk mengetahui efektivitas tindakan primary PCI pada pasien ST elevation myocardial infarction onset kurang dari 6 jam di RS Primaya Bekasi Barat tahun 2021. Desain yang digunakan adalah retrospektif kohort study. Penelitian ini dilakukan di RS Primaya Bekasi Barat pada Desember 2021. Populasi yaitu seluruh pasien yang mengalami ST elevation myocardial infarction di RS Primaya Bekasi Barat  periode Januari-Desember 2021 sebanyak 116 responden dengan tekhnik sampling yaitu Total Sampling. Data dikumpulkan dengan menganalisis hasil EKG setelah dan sebelum dilakukan tindakan primary PCI pada rekam medis pasien. Analisis yang digunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil EKG sebelum dilakukan primary PCI menunjukan  semua responden mengalami gangguan fungsi jantung sebanyak 116 (100%). Hasil EKG setelah dilakukan tindakan primary PCI sebagian responden tidak terjadi gangguan fungsi jantung sebanyak 111 (95,7%) responden. Ada pengaruh tindakan tindakan primary PCI pada pasien ST elevation myocardial infarction onset kurang dari 6 jam di RS Primaya Bekasi Barat tahun 2021 dengan nilai p value 0,000. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai informasi yang objektif mengenai efektifitas tindakan primary PCI pada pasien Percutaneous Coronary Intervention, Elektrokardiograf, ST elevation myocardial infarction onset kurang dari 6 jam Kata kunci: Primary, Percutaneous Coronary Intervention, Elektrokardiograf
Hubungan Perilaku Merokok Dengan Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja Pria Di Indonesia (Analisis Data SDKI KRR 2017) Efi Trimuryani; Tris Eryando
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.876 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i4.6435

Abstract

ABSTRACT Drug abuse or illegal drugs among teenagers has become a global problem. From 2010 to 2019 it is estimated that the number of drug users worldwide will increase by 22% with the highest rate of drug use being in the group of adolescents aged 18-25 years. In its development, adolescents at this age have a high curiosity and are in a period of searching for identity so they are vulnerable to falling into drug abuse. One of the risk factors for drug abuse is smoking behavior since adolescence. It is known that the proportion of smoking behavior and drug abuse among adolescent boys in Indonesia; the known relationship between smoking behavior with drug abuse in adolescent boys in Indonesia; and it is known the relationship between smoking behavior and drug abuse in adolescent boys in Indonesia after being controlled by covariate variables. This study uses data from the Indonesian Demographic Health Survey for Adolescent Reproductive Health (IDHS) in 2017. The research design is cross-sectional. The research sample is 11,245 respondents. Data analysis using univariate; bivariate with chi-square test; multivariate with logistic regression test.  Of the total respondents, it is known that the number of teenage boys who have used drugs is 4.8% less than those who have never used drugs. The prevalence of male adolescents who smoke is 95.2% more than those who do not smoke. The chi-square test shows the p-value = 0.0001, and male adolescents who smoke have a 23,82 times risk of drug abuse after being controlled by the variables of age and peer influence. There is a significant relationship between smoking behavior and drug abuse in adolescent boys in Indonesia. Variables of age and peer influence become variables that influence the smoking behavior of young men. Therefore, teenagers who smoke have the potential to abuse drugs in the future. Keyword: Smoking, Drugs, Male Adolescent ABSTRAK Penyalahgunaan narkoba atau obat – obatan terlarang di kalangan remaja telah menjadi masalah global. Pada tahun 2010 hingga 2019 diperkirakan jumlah pengguna narkoba di seluruh dunia meningkat sebanyak 22%,  dengan tingkat penggunaan narkoba tertinggi berada pada kelompok remaja  berumur 18 – 25 tahun. Dalam perkembangannya, remaja diusia ini memiliki rasa penasaran yang tinggi dan dalam masa pencarian jati diri sehingga rentan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Salah satu faktor risiko penyebab penyalahgunaan narkoba adalah perilaku merokok sejak usia remaja. Diketahui proporsi perilaku merokok dan penyalahgunaan narkoba pada remaja pria di Indoneisa; diketahui hubungan antara perilaku merokok dengan penyalahgunaan narkoba pada remaja pria di Indonesia; dan diketahui hubungan antara perilaku merokok dengan penyalahgunaan narkoba pada remaja pria di Indonesia setelah dikontrol oleh variabel kovariat. Penelitian ini menggunakan data Survey Demografi Kesehatan Indonesia Kesehatan Repoduksi Remaja (SDKI KRR) tahun 2017. Desain penelitian Cross sectional. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 11.245 responden. Analisa data menggunakan univariat; bivariat dengan uji chi square; multivariat dengan uni regresi logistik. Dari total responden, diketahui jumlah remaja pria yang pernah menggunakan narkoba sebanyak 4,8% lebih sedikit daripada tidak pernah menggunakan narkoba. Prevalensi remaja pria yang merokok 95,2% lebih banyak daripada yang tidak merokok. Uji chi square menunjukkan nilai p value = 0,0001, dan remaja pria yang merokok memiliki risiko 23,82 kali untuk melakukan penyalahgunaan narkoba setelah dikontrol oleh variabel umur dan pengaruh teman sebaya. Terdapat hubungan bermakna antara perilaku merokok dengan penyalahgunaan narkoba pada remaja pria di Indonesia. Variabel umur dan pengaruh teman sebaya menjadi variabel yang mempengaruhi perilaku merokok remaja pria. Oleh karena itu, remaja yang merokok sangat berpotensi untuk melakukan penyalahgunaan narkoba di kemudian hari.  Kata Kunci: Merokok, Narkoba, Remaja Pria
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Kecemasan Lansia Comorbid dengan Pemberian Vaksinasi Covid-19 Ernawati Ernawati; Naziyah Naziyah; Andi Julia Rifiana
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.215 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i3.6033

Abstract

ABSTRACT The problem that is currently happening in Indonesia is how to prevent COVID-19 infection through the COVID-19 vaccine. Several types of COVID-19 vaccines are currently being developed. The main thing to control the pandemic is how to increase immunity or herd immunity, one of which is by giving the COVID 19 vaccination with priority targets among the elderly (elderly) who are over 60 years of age. This research aimed to determine the relationship between knowledge and attitudes towards comorbid elderly with the provision of COVID-19 vaccination in Cikendung Pulosari Pemalang. This research was a descriptive cross-sectional study. The sample in this research was 208 people with a purposive sampling technique. The research instrument consisted of a knowledge questionnaire, an attitude questionnaire, and an anxiety questionnaire. The data were analyzed using Rank Spearman and Chi-Square correlation. It is known that the results of the study show that there is a significant relationship between knowledge and anxiety of the comorbid elderly with the provision of COVID-19 vaccination (p-value = 0.000). Attitudes with comorbid elderly anxiety with the provision of COVID-19 vaccination (p-value = 0.000). Knowledge and attitudes are related to the anxiety of comorbid elderly with the provision of COVID-19 vaccination, COVID-19 vaccination must be carried out so that the body's immune system increases and the risk of contracting the COVID-19 virus are lower and to break the chain of COVID-19 spread so that this pandemic end quickly.  Keywords: Knowledge, attitude, comorbid elderly anxiety, giving COVID 19 vaccination. ABSTRAK Permasalahan yang terjadi di Indonesia saat ini adalah cara untuk pencegahan infeksi COVID-19 melalui vaksin COVID-19. Beberapa jenis vaksin COVID-19 saat ini sedang dikembangkan. Pengendalian pandemic utamanya bagaimana meningkatkan kekebalan imunitas atau herd immunity, salah satunya dengan pemberian vaksinasi COVID-19 dengan sasaran prioritas kalangan masyarakat lanjut usia (lansia) yang berusia lebih dari 60 tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap lansia comorbid dengan pemberian vaksinasi COVID-19 di Cikendung Pulosari Pemalang. Penelitian ini adalah deskriptif cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 208 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner pengetahuan, kuesioner sikap, dan kuesioner kecemasan. Data dianalisis dengan korelasi Rank Spearman dan Chi-Square. Diketahui bahwa dari hasil penelitian menunjukkan terdapat  hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kecemasan lansia comorbid dengan pemberian vaksinasi COVID-19 (p-value=0.000). Sikap dengan kecemasan lansia comorbid dengan pemberian vaksinasi COVID-19 (p-value=0.000). Pengetahuan dan sikap berhubungan dengan kecemasan lansia comorbid dengan pemberian vaksinasi COVID-19, vaksinasi COVID-19 harus dilakukan supaya imun tubuh meningkat dan resiko tertular virus COVID-19 lebih rendah dan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sehingga pandemi ini cepat berakhir. Kata Kunci: Pengetahuan, sikap, kecemasan lansia comorbid, pemberian vaksinasi COVID-19
Pengaruh Loyalitas dan Kepuasan Terhadap Kinerja Dalam Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Marinir Cilandak Resa Fadhilla Zahwa; Dwi Rochyani; Susanti Widiastuti
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.074 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i3.6025

Abstract

ABSTRACT Quality nursing services have factors that influence the performance of nurses, namely loyalty and satisfaction. The results of a Preliminary Study conducted on September 17, 2021, to respondents found that the reward system given to inpatient nurses is joint, where if the work team is successful then all members involved getting an award. Aspects of Loyalty and Satisfaction that affect performance include the willingness to cooperate and reward. Purpose to find out whether there is an influence of loyalty and satisfaction on the performance of nurses in nursing care in the inpatient room at the Cilandak Marine HospitalMethod quantitative research with descriptive survey design using a cross-sectional approach, with a sample of 67 people from the Edelweis room, Lower Flamboyan room, lower Dahlia room, Bougenvile room, and upper Cempaka room. The research instrument consists of a loyalty questionnaire, a satisfaction questionnaire, and a performance questionnaire, the three questionnaires have been tested for validity and reliability with Cronbach's alpha coefficient values above 0.90. The data were analyzed by descriptive statistics to determine the effect of loyalty and satisfaction on the performance of nurses in nursing care. The results showed that there was an influence of loyalty on performance (p<0.05) and there was no influence of satisfaction on performance (p>0.05). There is an effect of loyalty on the performance of nurses in Nursing Care in the Inpatient Room of the Cilandak Marine Hospital. Satisfaction does not affect the performance of nurses in Nursing Care in the Inpatient Room of the Cilandak Marine Hospital. Keywords: Loyalty, Satisfaction, Performance  ABSTRAK Pelayanan keperawatan yang bermutu terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap kinerja perawat yaitu loyalitas dan kepuasan.Hasil Studi Pendahulu yang dilakukan pada tanggal 17 September 2021 kepada Responden didapatkan bahwa System reward yang diberikan kepada perawat pelaksana rawat inap yaitu secara bersama, dimana bila tim kerja berhasil maka semua anggota yang terlibat mendapatkan penghargaan. Aspek Loyalitas dan Kepuasan yang mempengaruhi kinerja diantaranya kemauan bekerja sama dan penghargaan. Tujuan untuk mengetahui adakah pengaruh loyalitas dan kepuasan terhadap kinerja perawat dalam asuhan keperawatan diruang rawat inap Rumah Sakit Marinir Cilandak. Penelitian kuantitatif dengan desain survey deskriptif menggunakan pendekatan cross Sectional, dengan sampel sebanyak 67 orang yang berasal dari ruang Edelweis, ruang Flamboyan Bawah, ruang Dahlia bawah, ruang Bougenvile, dan ruang Cempaka atas. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner loyalitas, kuesioner kepuasan dan kuesioner kinerja, ketiga kuesioner tersebut telah diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai koefisien Cronbach’s alpha diatas 0.90. Data dianalisis dengan descriptive statistic untuk mengetahui pengaruh antara loyalitas dan kepuasan terhadap kinerja perawat dalam asuhan keperawatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh loyalitas terhadap kinerja (p<0,05) dan tidak terdapat pengaruh kepuasan terhadap kinerja (p>0,05).  Ada pengaruh loyalitas terhadap kinerja perawat dalam Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Marinir Cilandak. Kepuasan tidak berpengaruh terhadap kinerja perawat dalam Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Marinir Cilandak.Kata kunci : Loyalitas, Kepuasan, Kinerja 
Tingkat Kecemasan Keluarga Yang Memiliki Salah Satu Anggota Keluarga Dengan Tuberkulosis Paru Iwan Shalahuddin; Windy Rakhmawati; Fitri Fadhila
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.853 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i4.6050

Abstract

ABSTRACT Each person will have different emotional experiences, when his child has pulmonary TB, depending on how the individual's response to the situation around him. Pulmonary TB disease in children, is a developmental and growth disturbance in children, resulting from a lack of appetite, prolonged recurring fever, and coughing for a long time, including frequent diarrhea. Besides the treatment of pulmonary TB in children requires more intensive care because children are still very dependent on others, especially parents or mothers. Providing treatment to children requires patience the correct way of giving because children can be resistant, to vomiting drugs. If the family has a sick child such as pulmonary TB, then parents will appear to be in excessive fear and will drain energy, cause anxiety, and prevent the family from performing their functions properly in caring for sick family members. Families who have to supervise taking medication will also experience problems at work because they have to take care of it all the time.  The purpose of this study was to determine the anxiety of family members in members suffering from pulmonary tuberculosis. This study used the literature review method, with journals analyzing as many as 10 articles. Sources used by Google Scholar, PubMed, and ProQuest used keywords, namely: anxiety of family members with pulmonary tuberculosis. using the literature published in 2010-2019 which can be accessed in full text and in Indonesian and English. The results of the study, in general, are anxiety at mild to moderate anxiety levels, showing that the fear of TB transmission and the stigma attached to TB is a common response to having a person with a TB diagnosis in Sundanese families in Indonesia, the condition of family members who have pulmonary TB members, will disrupt psychological states, anxiety depends on perception, factors that have a relationship with anxiety namely gender and age, education, economic status and the influence of Family Psychoeducation on Anxiety Levels. Family anxiety arises because there is a lack of understanding of the prevention of transmission, and it is also influenced by the perception of each individual regarding the prevention of pulmonary TB transmission. Keywords: Family Members, Anxiety, Family, Pulmonary TB  ABSTRAK Setiap orang akan memiliki pengalaman emosional yang berbeda-beda, ketika anaknya mengalami TB paru, tergantung bagaimana tanggapan individu mengenal situasi disekitarnya. Penyakit TB paru pada anak yaitu terjadinya gangguan perkembangan dan pertumbuhan pada anak, akibat dari terjadinya nafsu makan kurang, demam berulang yang berkepanjangan, batuk dalam jangka waktu lama, termasuk sering mengalami diare. Selain itu pengobatan TB paru pada anak membutuhkan perawatan yang lebih intensif karena anak masih sangat tergantung kepada orang lain khususnya orang tua atau ibu. Pemberian pengobatan pada anak memerlukan kesabaranan cara pemberian yang benar karena anak dapat bersikap menolak, memuntahkan obat. Apabila keluarga memiliki anak sakit seperti TB paru, maka orang tua akan muncul rasa takut yang berlebihan serta akan menguras tenaga, menimbulkan rasa khawatir, dan menghambat keluarga untuk melakukan fungsinya dengan baik dalam merawat anggota keluarga yang sakit. Keluarga yang harus mengawasi minum obat juga akan mengalami masalah dalam bekerja karena harus merawat setiap saat.  Untuk mengetahui Kecemasan Keluarga Pada Anggota Yang Menderita Tuberkulosis Paru. Penelitian ini menggunakan metode literature review, dengan jurnal yang dianalisis sebanyak 10 artikel. Sumber yang digunakan Google Schoolar, PubMed dan ProQuest menggunakan kata kunci yang yaitu: kecemasan anggota keluarga dengan Tuberkulosis Paru. dengan menggunakan literatur terbitan tahun 2010-2019 yang dapat diakses fulltext dan berbahasa Indonesia dan Inggris. Hasil penelitian secara umum kecemasan pada tingkat kecemasan ringan sedang dan berat, menunjukan bahwa ketakutan akan penularan TB dan stigma yang melekat TB adalah respons umum untuk memiliki orang dengan Diagnosis TB pada keluarga Sunda di Indonesia, kondisi anggota keluarga yang memiliki anggota akibat TB paru, akan mengganggu keaadan psikologis, kecemasan tergantung kepada persepsi, faktor yang ada hubungan dengan kecemasan yaitu jenis kelamin dan umur, pendidikan, status ekonomi dan pengaruh Psikoedukasi Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan. Kecemasan Keluarga timbul karena pemahaman mengenai pencegahan penularan masih kurang, serta dipengaruhi juga oleh persepsi dari masing-masing individu terhadap pencegahan penularan TB paru. Kata Kunci: Anggota Keluarga, Kecemasan, Keluarga, TB Paru

Page 26 of 187 | Total Record : 1867


Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue