cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Evaluasi Pelaksanaan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) di Rumah Sakit Bhayangkara TK IV Kota Bandar Lampung Vincha Rahma Luqman; Kodrat Pramudho; Djakfar Sadik; Dian Utama Pratiwi Putri
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i9.7444

Abstract

ABSTRACT Health promotion in hospitals (PKRS) is an effort to develop understanding of patients, families and hospital visitors to play a role in efforts to cure and prevent disease. Health promotion is a hospital strategy towards a better direction in terms of structuring, processes and outputs that have an impact on increasing the hospital's contribution to improving public health status. In this study using a qualitative approach design. The type of data used is primary data taken from interviews and observations. The object of research is the Head of the Hospital, Head of the Service Section, Head of the General and Equipment Section, Head of the Budget Section, Service Ambassadors, Inpatient and Outpatient Service Officers, Inpatients, Outpatients and Patients' Families. The object of this research is the evaluation of the implementation of PKRS which includes evaluation of inputs, processes, and outputs based on health promotion strategies. The research was conducted at Bhayangkara Tk IV Hospital Bandar Lampung. This research was conducted in November 2021-May 2022.  The results showed that Bhayangkara Hospital did not yet have a special member focused on the implementation of PKRS. The PKRS team that has been formed consists of health workers who have dual duties besides carrying out the task of being a PKRS team but also being other health workers, such as doctors, nurses, midwives, etc. In addition, the implementation of PKRS activities has not fully met the reference standards of the PKRS standard by the 2018 Minister of Health.  Therefore, Bhayangkara Hospital is advised to form a PKRS team from health workers who are specifically assigned to be responsible for PKRS activities and make a detailed schedule for implementing PKRS activities. . Keywords: Health Promotion, PKRS, Implementation  ABSTRAK Promosi kesehatan di rumah sakit (PKRS) merupakan upaya untuk mengembangkan pemahaman pasien, keluarga dan pengunjung rumah sakit untuk berperan dalam upaya penyembuhan dan pencegahan penyakit. Promosi kesehatan merupakan strategi rumah sakit ke arah yang lebih baik dalam hal penataan, proses dan keluaran yang berdampak pada peningkatan kontribusi rumah sakit dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Dalam penelitian ini menggunakan desain pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diambil dari hasil wawancara dan observasi. Objek penelitian adalah Kepala Rumah Sakit, Kepala Bagian Pelayanan, Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan, Kepala Bagian Anggaran, Duta Pelayanan, Petugas Pelayanan Rawat Inap dan Rawat Jalan, Pasien Rawat Inap, Pasien Rawat Jalan dan Keluarga Pasien. Obyek penelitian ini adalah evaluasi pelaksanaan PKRS yang meliputi evaluasi input, proses, dan output berdasarkan strategi promosi kesehatan. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Tk IV Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2021-Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan RS Bhayangkara belum memiliki anggota khusus yang fokus pada pelaksanaan PKRS. Tim PKRS yang telah terbentuk terdiri dari tenaga kesehatan yang memiliki tugas ganda selain menjalankan tugas sebagai tim PKRS tetapi juga menjadi tenaga kesehatan lainnya, seperti dokter, perawat, bidan, dll. Selain itu, pelaksanaan kegiatan PKRS belum sepenuhnya memenuhi standar acuan standar PKRS oleh Menkes 2018. Oleh karena itu RS Bhayangkara disarankan untuk membentuk tim PKRS dari tenaga kesehatan yang secara khusus ditugaskan untuk penanggung jawab kegiatan PKRS dan membuat jadwal pelaksanaan kegiatan PKRS secara detail. Kata Kunci: Promosi Kesehatan, PKRS, Pelaksanaan
Tumor-Like Mass in Patient with Tuberculosis : Is It Really a Malignancy? a Case Report Joshua Kurniawan; Annisa Ananda; Kasum Supriadi
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i8.10964

Abstract

ABSTRACT Tuberculosis (TB) is not all about chronic cough or hemoptysis. The clinical manifestation of TB could be pulmonary and extrapulmonary, with the later defined as any site other than the lung, affected by the TB. The global burden for tuberculosis is still heavy, standing as the second leading infectious killer after COVID-19 (above HIV/AIDS), TB holds the 13th place of the leading cause of death. The World Health Organization (WHO) predicted around 1.6 million people died from TB, and 10.6 million people fell ill with TB worldwide in 2021. Due to the various manifestations and limitations of the diagnostic tools, determining the diagnosis and treatment of TB has always been a challenge since a long time ago. To give appropriate therapy, making an accurate diagnosis is crucial. It is known that extrapulmonary tuberculosis manifestation often mimics malignancy, both clinically and radiologically. The treatment for these cases should include treatment for the infection and the affected organ or site, following the recommended therapy dose and duration. Neurological examination should be evaluated, especially for tuberculosis of the spine. Surgical approach should be considered for cases with neurological deficits, patient with spine-at-risk, progressive spinal deformity, severe pain, spinal instability, or uncertain diagnosis. Physical therapy could be considered to improve respiratory function, improving muscle strength, reducing the pain, repair/improve the range of motion, sensory function, improve quality of life, and prevent other complications. Keywords: Extrapulmonary Manifestation, Mimics Malignancy, Tuberculosis
Pengaruh Penyuluhan dengan Media Elektronik Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Siswa Tentang HIV/AIDS di Sma Mathla’ul Anwar Kabupaten Pandeglang
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.9714

Abstract

ABSTRACT HIV/AIDS in adolescents remains a major problem with implications for adolescent health. Increased sexual activity among adolescents leads to HIV/AIDS due to lack of knowledge about HIV/AIDS. Objective: To determine the effect of electronic media counseling on the level of knowledge and attitudes of HIV/AIDS in students of Mathla'ul Anwar High School, Pandeglang Regency. To determine the effect of electronic media counseling on the level of knowledge and attitudes of HIV/AIDS in students of Mathla'ul Anwar High School, Pandeglang Regency. Type of quantitative research, pre-test and post-test. The sample for this study was 172 respondents. Analysis of univariate and bivariate data using t-test correlation analysis. Based on bivariate results, the study found that audio counseling had a significant effect on the level of HIV/AIDS knowledge of p-value students (0.0005), audio-visual guidance had a significant effect on students' HIV/AIDS knowledge with p value (0.0005), audio-visual counseling had a significant effect on students' attitudes towards HIV/AIDS with p value (0.0005) and there was a significant effect on HIV/AIDS students p-value (0.0005) for the effect of counseling on attitudes  Audiovisual. There is an influence of counseling with audio media on the level of student knowledge about HIV/Aids, There is an influence of audio-visual counseling on students' AIDS knowledge level, there is an influence of audio counseling on students' attitudes towards HIV/AIDS, and there is an audiovisual influence on students' attitudes towards HIV/AIDS. Keywords : HIV/AIDS, Counseling, Electronic Media  ABSTRAK HIV/AIDS pada remaja tetap menjadi masalah besar yang berimplikasi pada kesehatan remaja. Meningkatnya aktivitas seksual di kalangan remaja mengarah pada HIV/AIDS karena kurangnya pengetahuan tentang HIV/AIDS. Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan media elektronik terhadap tingkat pengetahuan dan sikap HIV/AIDS pada siswa SMA Mathla'ul Anwar Kabupaten Pandeglang. Jenis penelitian kuantitatif, pre-test and post-test. Sampel untuk penelitian ini adalah 172 responden. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan analisis korelasi uji-t. Berdasarkan hasil bivariat, penelitian menemukan bahwa konseling audio berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuan HIV/AIDS siswa p-value (0,0005), Bimbingan audio visual berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan HIV/AIDS siswa dengan p value (0,0005), penyuluhan audio visual berpengaruh signifikan terhadap sikap siswa terhadap HIV/AIDS dengan p value (0,0005) dan ada ada pengaruh yang signifikan pada siswa HIV/AIDS p-value (0,0005) untuk pengaruh penyuluhan terhadap sikap audiovisual. Ada pengaruh penyuluhan dengan media audio terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang HIV/Aids, Ada pengaruh penyuluhan audio visual terhadap tingkat pengetahuan AIDS siswa, ada pengaruh penyuluhan audio terhadap sikap siswa terhadap HIV/AIDS, dan ada pengaruh audiovisual terhadap sikap siswa terhadap HIV/AIDS. Kata Kunci : HIV/AIDS, Penyuluhan, Media Elektronik
Hubungan Pemberian Imunisasi Dasar dengan Status Gizi Pada Anak Usia 1 - 3 Tahun Raisyah Aprili Sarinda; Trisonjaya Trisonjaya; Bambang Eko Supriyanto
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i10.9431

Abstract

ABSTRACT One of the efforts to prevent infectious diseases is by giving immunization infants and toddlers. Immunization is one of the factors that affect the body's resistance to various diseases or immunity, which will influence an anthropometric nutritional status and child survival. To determine the relationship between basic immunization and nutritional status in children aged by 1-3 years old. The design of this research is using correlational quantitative with cross sectional design. The number of samples is 114 children aged by 1-3 years old using purposive sampling technique. The results of the univariate analysis showed that most of the children aged by 1-3 years old in Citangkil II Community Health Center (Puskesmas) in Cilegon City were given complete basic immunization (78.1%) and had good nutritional status (71.9%). The results of the bivariate analysis obtained p value: 0,001, it means there is relationship between the provision of basic immunization and the nutritional status of children by aged 1-3 years old. There is a relationship between basic immunization and nutritional status in children aged by 1-3 years old.  Keywords: Immunization, Nutritional Status, Toddler  ABSTRAK Salah satu upaya pencegahan penyakit infeksi adalah dengan pemberian imunisasi pada bayi dan balita. Imunisasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit atau kekebalan tubuh yang selanjutnya akan berpengaruh pada status gizi antropometri dan survival anak. Untuk mengetahui hubungan pemberian imunisasi dasar dengan status gizi pada anak usia 1-3 tahun.  Desain penelitian adalah kuantitatif korelasional dengan desain cross sectional. Jumlah sampel adalah 114 anak usia 1-3 tahun diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis univariat menunjukkan anak usia 1-3 tahun di Puskesmas Citangkil II Kota Cilegon sebagian besar memiliki status gizi baik (71,9%) dan sebagian besar diberikan imunisasi dasar lengkap (78,1%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai p: 0,001, hal tersebut berarti ada hubungan antara pemberian imunisasi dasar lengkap dengan status gizi pada anak usia 1-3 tahun. Ada hubungan antara pemberian imunisasi dasar lengkap dengan status gizi pada anak usia 1-3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Citangkil II Kota Cilegon. Kata Kunci: Balita, Status Gizi, Perkembangan
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Mengenai Gizi Seimbang dengan Status Gizi pada Masa Pandemi Covid-19 Desak Made Malini; Tia Setiawati; Kartiawati Alipn; Nurullia Fitriani
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i8.10359

Abstract

ABSTRACT Maintaining a balanced nutritional intake is crucial to attaining the ideal nutritional status and optimal growth and development in adolescents. COVID-19 pandemic is also a driving factor for maintaining nutritional status as it will preserve the body's immune system in combating viral infections. Knowledge and attitudes related to balanced nutrition are one of the contributing factors to encourage adolescents to maintain their nutritional status. This study aimed to determine the relationship between the level of knowledge and attitudes related to balanced nutrition on nutritional status in adolescents aged 17-20 years. The research design used was a cross-sectional approach and the data were analyzed by the Chi-square test (α = 0.05). The results showed that there was no significant relationship between the level of knowledge and attitudes related to animal protein, fiber and vitamins, micro and macro minerals, general guidelines for balanced nutrition, and the four pillars of balanced nutrition on nutritional status (α> 0.05). It can be concluded that the level of knowledge and attitudes of adolescents does not directly influence the nutritional status of adolescents aged 17-20 years during the COVID-19 pandemic. Keywords: Adolescents Attitude, Adolescents Knowledge, COVID-19, Nutritional Status  ABSTRAK Menjaga asupan gizi yang seimbang merupakan hal yang krusial untuk memiliki status gizi yang ideal dan untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan remaja yang optimal. Kondisi pandemi COVID-19 menjadi faktor pendorong untuk tetap mempertahankan status gizi karena dapat menjaga sistem imunitas tubuh dalam melawan infeksi virus. Pengetahuan dan sikap terkait gizi menjadi salah satu faktor yang berkontribusi untuk mendorong remaja dalam menjaga status gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap terkait gizi seimbang dengan status gizi pada remaja berusia 17-20 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan cross-sectional dan data dianalisis dengan uji Chi-square (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap terkait protein hewani, serat dan vitamin, mikro dan makro mineral, pedoman umum gizi seimbang, dan empat pilar gizi seimbang dengan status gizi (α>0,05). Hal ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap remaja tidak memberikan pengaruh secara langsung dengan status gizi remaja berusia 17-20 tahun di masa pandemi COVID-19. Kata Kunci: COVID-19, Sikap Remaja, Status Gizi, Tingkat Pengetahuan Remaja
Hubungan Antara Kualitas Tidur dengan Perubahan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Desa Luwang Wilayah Kerja Puskesmas Gatak Korina Puspa Komala; Supratman Supratman
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.10043

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a disease that has a high prevalence of 25.8% in 2013 and increased to 34.1% in 2018, based on Riskesdas data. The elderly are at risk of hypertension due to the aging process. Many factors can cause hypertension in the elderly, one of which is sleep problems. Sleep quality can affect heart rate. The purpose of the study was to determine the relationship between sleep quality and changes in blood pressure in elderly people with hypertension in Luwang village, Gatak Health Center work area. Using correlational design method through cross sectional approach. Sleep quality data collection methods using sleep qualiy scale questionnaires, and blood pressure measurements using digital sphygmomanometers. The research sample was 37 respondents aged >60 years with the Cluster Sampling technique, researchers took the entire sample members (total population), and used Chi-Square test data analysis. Based on the results found a significant relationship between sleep quality and systole blood pressure (p 0.045 <alpha 0.05), but there was no relationship between sleep quality and diastole blood pressure (p 0.480 <alpha 0.05). It can be concluded that there is a relationship between sleep quality and changes in blood pressure in elderly people with hypertension in Luwang village, Gatak Health Center work area. Keywords: Elderly, Hypertension, Sleep Quality, Sleep Quality Scale  ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit yang memiliki prevalensi tinggi sebesar 25,8% tahun 2013 dan meningkat menjadi 34,1% pada tahun 2018, berdasarkan data Riskesdas. Lansia risiko mengalami hipertensi karena terjadinya proses penuaan. Banyak faktor yang dapat menyebabkan hipertensi pada lansia salah satunya adalah masalah tidur. Kualitas tidur dapat mempengaruhi denyut jantung. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di desa luwang wilayah kerja Puskesmas Gatak. Menggunakan metode desain korelasional melalui pendekatan cross sectional. Metode pengumpulan data kualitas tidur menggunakan kuesioner sleep quality scale, dan pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer digital. Sampel penelitian sebanyak 37 responden berusia >60 tahun dengan teknik Cluster Sampling peneliti mengambil keseluruhan anggota sampel (total population), dan menggunakan analisa data uji Chi-Square. Berdasarkan hasil didapatkan hubungan yang signigfikan antara kualitas tidur dengan tekanan darah sistol (p 0,045 <alpha 0,05), namun tidak ada hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah diastol (p 0,480 <alpha 0,05). Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di desa Luwang wilayah kerja Puskesmas Gatak. Kata Kunci: Lansia, Hipertensi, Kualitas Tidur, Sleep Quality Scale
Peningkatan Keterampilan Pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) Menggunakan Media Bantu Video pada Mahasiswi Tingkat II Prodi Kebidanan Manokwari Bahrah Bahrah; Deasy Erawati
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i10.10077

Abstract

ABSTRACT Malaria is one of the institutional subjects in the D.III Midwifery Study Program Curriculum in Manokwari because it is an advantage of the study program, namely being able to provide family-based malaria midwifery care, so students are expected to have competence in providing malaria midwifery care, one of which is being able to carry out RDT examinations. The purpose of this study was to evaluate the rapid diagnostic test (RDT) examination skills using video-assisted media for female students of the Manokwari Midwifery Study Program. This study analyzes the skills of female students regarding RDT examinations after being given video media. This type of research is a quasy experimental research with a pre-test and post-test control group research design. The sample in this study was female midwifery Diploma III Manokwari semester IV as many as 20 respondents with a sampling technique using random sampling. This study analyzed the improvement of RDT examination skills before and after being given video media intervention for 14 days. The research instrument used was the RDT examination assessment checklist sheet. The data taken is primary data and data analysis using parametric and non-parametric tests. The results showed that there were differences in the scores of RDT examination skills before and after treatment in the intervention group with a p value <α value (0.05) and there were no differences in the scores of RDT examination skills before and after treatment in the control group with a p value > α (0.05). The conclusion is that video educational media about RDT examinations has an effect on improving the RDT examination skills of D.III Midwifery Manokwari female students after being given intervention. Keywords : Skills, RDT Examination, Media Video.  ABSTRAK Malaria merupakan salah satu mata kuliah institusional yang ada di Kurikulum Prodi D.III Kebidanan Manokwari karena merupakan keunggulan dari program studi yaitu mampu memberikan asuhan kebidanan malaria berbasis keluarga, sehingga diharapkan mahasiswa memiliki kompetensi dalam memberikan asuhan kebidanan malaria salah satunya mampu melakukan pemeriksaan RDT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keterampilan pemeriksaan rapid diagnostic test (RDT) menggunakan media bantu video pada mahasiswi tingkat II prodi kebidanan manokwari. Penelitian ini melakukan analisis keterampilan mahasiswi tentang pemeriksaan RDT setelah diberikan media video. Jenis penelitian ini adalah penelitian true experiment dengan rancangan penelitian control group pre test and post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswi kebidanan Diploma III Manokwari semester IV sebanyak 20 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Penelitian ini melakukan analisis peningkatan keterampilan pemeriksaan RDT sebelum dan setelah diberikan intervensi media video selama 14 hari. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar checklist penilaian pemeriksaan RDT. Data yang diambil merupakan data primer dan analisa data menggunakan uji parametrik dan non parametrik test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan skor keterampilan pemeriksaan RDT sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi dengan nilai p value < nilai α (0,05)  dan tidak terdapat perbedaan skor keterampilan pemeriksaan RDT sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok kontrol dengan nilai p value > nilai α (0,05). Kesimpulan yaitu media edukasi video tentang pemeriksaan RDT berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan pemeriksaan RDT Mahasiswi Prodi D.III Kebidanan Manokwari setelah diberikan intervensi. Kata Kunci: Keterampilan, Pemeriksaan RDT, Media Video.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Nyeri Tulang Belakang pada Perawat di Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia Jakarta Timur Iin Wahyuliyanti; Naziyah Naziyah; Andi Julia Rifiana
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i9.9189

Abstract

ABSTRACT Spinal pain is pain that occurs in spinal, has a high enough degree of pain that it can interfere with activity. Nurses are a profession that is prone to spinal pain due to high work mobility, inappropriate body positions when performing nursing care such as bending, lifting heavy objects, transferring patients, performing nursing actions and standing for a long time during surgery etc (Nurhafizhoh, 2019). To find out the factors associated with spinal pain among nurses at the Universitas Kristen Indonesia Hospital. This research is a descriptive study with a cross-sectional approach. The sample in this study were 43 respondents, using total sampling. The instrument of this study used a standardized questionnaire and for data analysis used the chi square test. The results showed that out of 43 samples there were 24 respondents who experienced spinal pain and the results of bivariate analysis using the chi square test found a relationship between gender and spinal pain (p-value = 0,004), relationship between history of spinal disease and pain spine (p-value = 0,031), relationship between length of work and spinal pain (p-value = 0.008), relationship between workload and spinal pain (p-value = 0,016) and there is no relationship between age and spinal pain ( p-value = 0,074). Where the p-value is greater than the α value (0,074 > 0,05), which means that there was no significant relationship between age and back pain. Gender, history of spinal disease, years of service and workload are associated with spinal pain, while age is not associated with spinal pain in nurses at the Universitas Kristen Indonesia Hospital. Keywords: Spinal Pain, Nurse, Age, Gender, History Of Spinal Disease, Years Of Service And Workload  ABSTRAK Nyeri tulang belakang adalah nyeri yang terjadi pada bagian tulang belakang, memiliki derajat nyeri yang tinggi sehingga mengganggu aktivitas. Perawat merupakan salah satu profesi yang rentan terkena nyeri tulang belakang karena mobilitas kerja yang tinggi, postur tubuh yang tidak sesuai seperti membungkuk, mengangkat benda berat, mentransfer pasien, melakukan tindakan keperawatan dan berdiri lama saat operasi dll. (Nurhafidzoh, 2019). Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan nyeri tulang belakang pada perawat di Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 43 responden, dengan menggunakan total sampling. Instrumen dari penelitian ini menggunakan kuesioner yang sudah baku dan untuk analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan dari 43 sampel terdapat 24 responden yang mengalami nyeri tulang belakang dan hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan nyeri tulang belakang (p-value = 0,004), hubungan riwayat penyakit tulang belakang dengan nyeri tulang belakang (p-value = 0,031), hubungan masa kerja dengan nyeri tulang belakang (p-value = 0,008), hubungan beban kerja dengan nyeri tulang belakang (p-value = 0,016) dan tidak terdapat hubungan antara usia dengan nyeri tulang belakang (p-value = 0,074). Dimana nilai p-value lebih besar dari pada nilai a (0,074 > 0,05) yang artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara usia dengan nyeri tulang belakang. Jenis kelamin, riwayat penyakit tulang belakang, masa kerja dan beban kerja berhubungan dengan nyeri tulang belakang, sementara usia tidak berhubungan dengan nyeri tulang belakang pada perawat di Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia Kata Kunci : Nyeri tulang belakang, Perawat, Usia, Jenis Kelamin, Riwayat Penyakit Tulang Belakang, Masa Kerja dan Beban Kerja
Hubungan Pengetahuan dengan Keikutsertaan Ibu Hamil dalam Program Vaksinasi Covid-19 Chintya Cristin Apta Saputri Paserang; Andi Nilawati Usman; Muh Nasrum Massi; Firdaus Hamid; Isharyah Sunarno; Muhammad Tamar
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.9719

Abstract

ABSTRACT Pregnant women are more susceptible to disease or infection, during the Covid-19 pandemic, it is very important for pregnant women to know the risks that can occur when the body is infected with the Covid-19 virus because pregnant women are more likely to have a low immune system. In addition, various studies have also stated that pregnant women who have had the Covid-19 vaccine can develop antibodies that are in the baby's umbilical cord blood. This suggests that the baby may receive the protective benefits of the vaccine, in addition to the benefits for pregnant women. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge and the participation of pregnant women in the Covid-19 vaccination program at the Community Health Center in South Manokwari District, Manokwari Regency. This type of research is an analytical research with a cross-sectional study approach which aims to analyze the relationship between knowledge and participation of pregnant women in the Covid-19 vaccination program where the independent variables and dependent variables are measured at the same time. The researcher only made observations without intervening in the research subjects. The sample in this study were all pregnant women who visited the Health Center in South Manokwari District using a total sampling technique. This study uses human research subjects, namely as many as 108 respondents who will be given a questionnaire. Researchers asked the willingness of pregnant women to become research respondents. Explaining the purpose and benefits of the research, then signing an agreement to participate in the research after getting an explanation. Researchers gave questionnaires to respondents. Invite respondents to fill out the questionnaire according to the instructions. The research instrument used was a questionnaire. The data taken is primary data and data analysis using the Chi-Square test. The results showed that there was a relationship between knowledge and the participation of pregnant women in the Covid-19 vaccination program at the South Manokwari District Health Center with a p value <α value (0.05). The conclusion is that the knowledge of pregnant women is a factor that can influence the participation of pregnant women to take part in the Covid-19 vaccination program. Keywords: Covid-19 Vaccination, Knowledge, Participation, Pregnant Women  ABSTRAK Ibu hamil lebih rentan terhadap penyakit atau infeksi, pada masa pandemi Covid-19, sangat penting bagi Ibu hamil untuk mengetahui resiko yang dapat terjadi ketika tubuh terinfeksi virus Covid-19 karena ibu hamil lebih cenderung memiliki sistem imunitas tubuh yang rendah. Selain itu, berbagai penelitian juga menyatakan bahwa wanita hamil yang telah melakukan vaksin Covid-19 dapat mengembangkan antibodi yang ada dalam darah tali pusat bayi. Hal ini menunjukkan bahwa bayi dapat menerima manfaat perlindungan dari vaksin, selain manfaat bagi wanita hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan ibu hamil dalam program vaksinasi covid-19 di Puskesmas Wilayah Distrik Manokwari Selatan Kabupaten Manokwari. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional study  yang bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan ibu hamil dalam program vaksinasi Covid-19 dimana variabel independen dan variabel dependen diukur pada waktu yang bersamaan. Peneliti hanya melakukan observasi tanpa melakukan intervensi terhadap subjek penelitian Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Wilayah Distrik Manokwari Selatan dengan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan subjek penelitian manusia yaitu sebanyak 108 responden yang akan diberikan kuisioner. Peneliti meminta kesediaan ibu hamil untuk menjadi responden penelitian. Menjelaskan tentang tujuan dan manfaat penelitian, kemudian menandatangani persetujuan mengikuti penelitian setelah mendapatkan penjelasan. Peneliti memberikan kuisioner kepada responden. Mempersilahkan responden mengisi kuisioner sesuai petunjuk. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner. Data yang diambil merupakan data primer dan analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan ibu hamil dalam program vaksinasi covid-19 di di Puskesmas Wilayah Distrik Manokwari Selatan dengan nilai p value < nilai α (0,05). Kesimpulan yaitu pengetahuan ibu hamil merupakan faktor yang dapat mempengaruhi keikutsertaan ibu hamil untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19. Kata Kunci : Vaksinasi Covid-19, Pengetahuan, Keikutsertaan, Ibu Hamil
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pemberian Makanan Bergizi untuk Pencegahan Bayi dan Balita Stunting Terhadap Pengetahuan Ibu Abdullah Azam Mustajab; Dewi Candra Resmi
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i10.9323

Abstract

ABSTRACT Children's very short height conditions or stunting are a worldwide problem. This condition is due to many factors, including mother's knowledge. The knowledge that mother has provides a thinking framework in fulfilling nutritional needs for infants and toddlers to avoid stunting. Research was conducted to analysis the effect of health education on the knowledge of infants and toddlers. Quantitative research methods use experimental quashi with one group pre-test and post-test designs. Research samples with purposive sampling were obtained by 60 respondents. Research data were conducted on univariate analysis to describe respondents' characteristics, research data were conducted on data normality tests and Wilcoxon tests to determine the effect of nutritious food-giving health education for the prevention of stunting infants and toddlers on maternal knowledge. Research results were found to have a significant influence on knowledge before and after being given nutritious food-giving health education for the prevention of stunting infants and toddlers on maternal knowledge with a p-value of 0,000. The conclusion is that there is an effect of health education providing nutritious food for the prevention of stunting infants and toddlers on maternal knowledge. Keywords: Health Education, Knowledge, Nutritious Food, Stunting  ABSTRAK Kondisi tinggi badan anak yang sangat pendek atau stunting menjadi permasalahan dunia. Kondisi tersebut disebabkan banyak faktor salah satunya pengetahuan ibu. Pengetahuan yang dimiliki ibu memberikan kerangka berpikir dalam pemenuhan kebutuhan gizi pada bayi dan balita untuk terhindar dari stunting. Penelitian dilakukan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu bayi dan balita. Metode penelitian kuantitatif menggunakan quasi eksperimen dengan desain one group pre-test dan post-test. Sampel penelitian dengan purposive sampling didapatkan 60 responden. Data penelitian dilakukan analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden, data penelitian dilakukan uji normalitas data dan uji wilcoxon untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan pemberian makanan yang bergizi untuk pencegahan bayi dan balita stunting terhadap pengetahuan ibu. Hasil penelitian didapatkan pengaruh yang signifikan pengetahuan sebelum dan setelah diintervensi pendidikan kesehatan pemberian makanan yang bergizi untuk pencegahan bayi dan balita stunting terhadap pengetahuan ibu dengan p-value 0,000. Kesimpulan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan pemberian makanan bergizi untuk pencegahan bayi dan balita stunting terhadap pengetahuan ibu. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Makanan Bergizi, Stunting

Page 70 of 187 | Total Record : 1867


Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue