cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 971 Documents
TEMPE DAPAT MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN (HB) PADA IBU HAMIL Nelly Indrasari; Firda Agustina
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.5249

Abstract

Background: Anemia is one of the indirect causes of death of pregnant women, therefore the condition of anemic pregnant women can have an impact on Low Birth Weight Babies. Efforts to prevent anemia in pregnancy can be given with pharmacological and non-pharmacological therapies. Pharmacological therapy has side effects such as stomach discomfort, nausea, difficulty in defecating, and black stools. While the non-pharmacological therapy that we can give to accelerate the increase in hemoglobin levels of pregnant women is one of them by consuming tempe (Fathonah, 2016).The purpose of the study: to determine the effect of tempeh consumption on the increase in hemoglobin levels in pregnant women with anemia at the Karta Raharja Public Health Center.Research method: This study uses a quasi-experimental or quasi-experimental method. In this study, the population was all pregnant women in the Kartaraharja Health Center in 2020, while the sample was 36 pregnant women. The sampling method of this study uses a non-probability sampling technique with purposive sampling. Intervention was carried out in the form of giving tempeh for 15 days, then after that the hemoglobin levels were checked again. Analysis of the data using the T-Dependent statistical test.Results: From the results of the research conducted, the average hemoglobin level in the intervention group before being given tempeh was 9.4278 gr%, after being given tempeh the average hemoglobin level rose to 10,7111 gr%. The average increase in hemoglobin levels of pregnant women after the intervention was 1.2833 gr%. The results of data analysis in the control group were 9.7111 gr%, while the average hemoglobin level after monitoring was 10.4333 gr%. The average increase in the control group was 0.7222 gr%.Conclusion: from this study it can be concluded that there is an effect of consuming tempeh and iron on anemic pregnant women at the Karta Raharja Tulang Bawang Barat Health Center in 2020.Suggestion: it is hoped that later it will become a place of knowledge for mothers so that they have good and right abilities and vice versa. The results of this study can be continuously improved to provide more relevant information and learning references regarding the treatment with non-pharmacological therapy of Anemia as an effort to prevent and support the achievement of Maternal Health in Tulang Bawang Barat, which is also very useful for scientific development in the future. And it is necessary to hold a program that helps handling cases of anemia, especially in Tulang Bawang Barat Regency which coordinates with other sectors such as religious leaders, community leaders, besides that health education is still provided by health workers and cadres to young women and women of childbearing age about danger of anemia. Keywords : Anemia, Hemoglobin, Tempe  ABSTRAK Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu faktor penyebab tidak langsung kematian ibu hamil, oleh karena itu kondisi ibu hamil anemia dapat berdampak pada BBLR.  Upaya untuk mencegah terjadinya anemia pada kehamilan dapat diberikan dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Terapi farmakologi memberikan efek samping seperti perut terasa tidak enak, mual, susah buang air besar, dan feses berwarna hitam. Sedangkan terapi non farmakologi yang dapat kita berikan untuk mempercepat peningkatan kadar Hb ibu hamil salah satunya dengan konsumsi tempe (Fathonah, 2016).Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh konsumsi tempe terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia di puskesmas Karta Raharja.Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment atau eksperimen semu.Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh ibu hamil yang ada di Puskesmas Kartaraharja tahun 2020, sampel sebanyak 36 ibu hamil. Metode sampling penelitian ini menggunakan non-probability dengan teknik sampling purposive sampling. Dilakukan intervensi berupa pemberian tempe selama 15 hari, kemudian setelah itu dilakukan pengecekan kadar Hemoglobin kembali. Analisis data menggunakan uji statistik uji T-Dependen.Hasil: Dari hasil penelitian yang dilakukan, rata-rata kadar Hemoglobin pada kelompok intervensi sebelum diberikan tempe adalah 9,4278 gr%, setelah diberikan tempe rata-rata kadar hb naik menjadi 10.7111 gr%. Peningkatan rata-rata kadar Hb ibu hamil setelah diberikan intervensi sebesar 1,2833 gr%. Hasil analisis data pada kelompok kontrol 9,7111 gr%, sedangkan rata-rata kadar Hb setelah dilakukan pemantauan sebesar 10.4333 gr%. Peningkatan rata-rata pada kelompok kontrol 0.7222 gr%.Kesimpulan: dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh konsumsi tempe dan Fe pada ibu hamil mengalami anemia di Puskesmas Karta Raharja Tulang Bawang Barat Tahun 2020.Saran : diharapkan nantinya menjadi wadah pengetahuan bagi ibu sehingga memiliki kemampuan yang baik dan benar begitu pula sebaliknya. Hasil penelitian ini dapat terus ditingkatkan untuk memberikan informasi dan referensi pembelajaran yang lebih relevan mengenai penanganan dengan terapi non farmakologi Anemia sebagai salah satu upaya pencegahan dan mendukung tercapainya Kesehatan Ibu di Tulang Bawang Barat, juga sangat berguna untuk pengembangan keilmuan dikemudian hari. Serta perlu diadakannya suatu program yang membantu penanganan kasus Anemia pada, khususnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang berkoordinasi dengan sektor lain seperti Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, disamping itu pendidikan kesehatan yang tetap diberikan oleh tenaga kesehatan serta kader kepada remaja putri maupun PUS/WUS tentang bahaya Anemia.Kata Kunci : Anemia, Hemoglobin, Tempe Kata Kunci : Anemia, Hemoglobin, Tempe 
ANALISIS RELAKSASI PERNAFASAN TERHADAP KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Ayunin Syahida; Nanda Mirani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.5064

Abstract

Background: During pregnancy, mothers experience physical and psychological changes that occur due to hormonal changes.The process of adjusting to new conditions experienced by pregnant women can then cause anxiety. To overcome anxiety during pregnancy, non-pharmacological options. Interventions that are often used and proven effective to reduce anxiety are breathing relaxation techniques.Purpose: This study aims to determine the analysis Breathing Relaxation on Anxiety in Pregnant Women in Trimester III in the Work in Puskesmas Langsa Baro.Methods: The designs used in this study were quasi-experimental designs with a one-group pre-test and post-test design approach. The number of research samples was 15 third trimester pregnant women, the sampling technique used was purposive sampling technique. Data analysis was carried out univariate and bivariate using the Paired T-Test.Results: The results showed that the level of anxiety was known to have a p value (sig) (0.000) < 0.05, which means that there is an effect of breathing relaxation on anxiety in  trimester III pregnant women.Conclusion: There is an effect of breathing relaxation on anxiety in trimester III pregnant women. It is hoped that health workers will increase counseling about pregnancy, especially about problems that can occur during pregnancy so that mothers can be more relaxed in dealing with pregnancy and childbirth.  Keywords: Breathing Relaxation, Anxiety, Pregnant ABSTRAKLatar Belakang: Selama kehamilan ibu mengalami perubahan fisik dan psikis yang terjadi akibat perubahan hormon. Proses penyesuaian diri terhadap keadaan baru yang dialami ibu hamil ini kemudian dapat menimbulkan kecemasan. Untuk mengatasi kecemasan pada saat hamil, pilihan non farmakologis. Intervensi yang sering di gunakan dan terbukti efektif untuk mengurangi kecemasan adalah teknik relaksasi pernafasan dan dzikir.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Relaksasi Pernafasan Terhadap Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Baro Tahun 2021.Metode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment designs (eksperimen semu) dengan pendekatan one group pre test and post test design. Jumlah sampel penelitian sebanyak 15 ibu hamil trimester III. Teknik sampling yang digunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired T-Test.Hasil:Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat kecemasan diketahui nilai p (sig) (0,000) < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh relaksasi pernafasan terhadap kecemasan pada ibu hamil trimester III.  Kesimpulan: Ada pengaruh kombinasi relaksasi pernafasan dan dzikir terhadap kecemasan pada ibu hamil trimester III. Diharapkan agar tenaga kesehatan lebih meningkatkan penyuluhan tentang kehamilan  terutama tentang masalah-masalah yang dapat terjadi pada masa kehamilan sehingga ibu dapat lebih santai dalam menghadapi masa kehamilan dan persalinan. Kata Kunci: Relaksasi Pernafasan, Kecemasan, Kehamilan
PENGARUH KONSUMSI JAMBU BIJI TERHADAP KADAR HB PADA IBU HAMIL ANEMIA Ani Mustika; Rosmiyati Rosmiyati; Ledy Octaviani Iqmy; Anggraini Anggraini
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.5060

Abstract

Background : Data on visits of pregnant women who perform Antenatal Care (ANC) at BPM Okdiah Betty Kec. Trimurjo Kab. Lampung Tengan from December 2020 to January 2021, as many as 59 people. Based on the results of a pre-survey conducted at BPM Okdiah Betty, Amd. Keb Kec. Trimurjo Kab. Central Lampung in January 2021, there were 59 pregnant women in the I-III trimester who made ANC visits in December 2020 to January 2021. The purpose : of this research is to prove the effect of guava consumption (Psidium Guajava L) on hemoglobin levels in anemic pregnant women.Method :The type of research is quantitative, research design methods Experiment withapproach. two-group pretest posttest. Data on visits from pregnant women at BPM Okdiah Betty, Trimurjo District, Central Lampung Regency, obtained the number of pregnant women TM I-III from December 2020 to January 2021 as many as 59 people, purposive sampling technique was used, univariate and bivariate data analysis using t-test.Result : The average HB levels in pregnant women before being given guava and Fe tablets with a mean of 10,533 g/dlthe min value is 9.00 gr/dl and the max value is 11.40 gr/dl.The average Hb level after being given guava and fe tablets with a mean of 11.580gr/dlmin value 11.50 gr/dl and max value 11.80gr/dl,the results of statistical tests obtained P-value = 0.000 (<0.05). Conclusion : which means that there is an effect of guava consumption on Hb levels in anemic pregnant women.There is an effect of guava consumption on Hb levels in anemic pregnant women at BPM Okdiah Betty, Trimurjo District, Central Lampung Regency.As information material for respondents that consuming guava can increase hemoglobin levels in pregnant women so as to prevent anemia in pregnant womenSuggestion it is hoped that pregnant women will eat guava as a food choice that contains high vitamin C which can increase Fe absorption in pregnant women. so that the absorption of Fe can be maximized so that anemia does not occur. Key words : Guava, Hb Levels, Anemia Pregnant Women ABSTRAK Latar belakang :Data kunjungan ibu hamil yang melakukan Antenatal Care (ANC) di BPM Okdiah Betty Kec. Trimurjo Kab. Lampung Tengan sejak bulan desember 2020 sampai dengan januari 2021 yaitu sebanyak 59 orang. Berdasarkan hasil pre survey yang peneliti lakukan di BPM Okdiah Betty,Amd.Keb Kec.Trimurjo Kab.Lampung Tengah pada bulan Januari 2021 terdapat 59 ibu hamil trimester I-III yang melakukan kunjungan ANC pada bulan Desemder 2020 hingga Januari 2021.Tujuan penlitian ini adalah diketahuipengaruh konsumsi jambu biji (Psidium Guajava L) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia.Metode:Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian metode Eksperiment dengan pendekatan two group pretest posttest. Data Kunjungan ibu hamil di BPM Okdiah Betty Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah, didapat jumlah ibu hamil TM I-III sejak bulan desember 2020 sampai dengan januari 2021 sebanyak 59 orang, teknikpengambilan sampel purposive sampling., analisa data univariat dan bivariat menggunakan t-test.Hasil :Rata-rata kadar HB pada ibu hamilsebelum diberi jambu biji dan tablet Fe dengan Mean10,533gr/dlnilai min 9,00 gr/dl dan nilai max 11,40gr/dl.Rata-rata kadar Hb setelah diberi jambu biji dan tablet fe dengan Mean11,580gr/dlnilai min 11,50 gr/dl dan nilai max 11,80gr/dl,Hasil uji statistik didapatkan nilai P-value = 0.000 (<0,05) yang artinya terdapat pengaruh konsumsi jambu biji terhadap kadar Hb pada ibu hamil anemia.Kesimpulan :Terdapat pengaruh konsumsi jambu biji terhadap kadar Hb pada ibu hamil anemia di BPM Okdiah Betty Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Sebagai bahan informasi bagi responden bahwa dengan mengonsumsi jambu biji dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil sehingga dapat mencegah terjadinya anemia pada ibu hamilSaran diharapkan ibu hamil mau mengonsumsi jambu biji sebagai pilihan makanan yang mengandung vitamin C tinggi yang dapat meningkatkan absorpsi Fe pada ibu hamil sehingga absorpsi Fe dapat maksimal sehingga tidak terjadi anemia. Kata Kunci : Jambu Biji, Kadar Hb, Ibu Hamil Anemia 
METODE PEMBELAJARAN KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PERAWATAN KEHAMILAN, PERSALINAN DAN NIFAS Elman Fitriani; Dewita Dewita
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.4809

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu di dunia diperkirakan sebanyak 216 kematian ibu per 100.000 kelahiran bayi hidup yang terjadi karena komplikasi kehamilan dan persalinan. Hampir semua kematian ini terjadi akibat faktor yang sebenarnya dapat dicegah melalui pengaturan pelayanan yang baik. Sedangkan untuk AKB di dunia diperkirakan sebanyak 19 per 1000 hidup kelahiran pada masa neonatal dengan penyebab utama prBackground: Maternal Mortality Rate in the world is still high due to complications during pregnancy and childbirth. All cases of maternal death can still be prevented through good service arrangements. The problem of infant mortality in the world is also high in the neonatal period, which is caused by prematurity, birth asphyxia and neonatal sepsis. The application of the class for pregnant women is expected to increase the accessibility of pregnant women to quality maternal and child health services so that it can be an effort to reduce maternal and infant mortality.Objective: To determine the effect of multimedia learning methods in pregnant women's classes on knowledge and attitudes of mothers about care during pregnancy, childbirth and postpartum in the working area of the Langsa Baro Health Center.Methods: This study was a quasi-experimental with a pre-test and post-test design with two groups. the control group for the class of pregnant women used the conventional learning method, while the treatment group used the multimedia learning method. Each group was carried out pretest and posttest using a questionnaire to determine the knowledge and attitudes of mothers about genital care, childbirth and postpartum in pregnant women. The research was carried out from 7 to 25 May 2019. The research location was in the working area of the Langsa Baro Health Center, Langsa City. Class meetings for pregnant women are 3 times / week in a row. The research sample amounted to 34 pregnant women. The sampling technique is purposive sampling, which is the determination of the sample with certain considerations based on predetermined inclusion criteria. Inclusion criteria were third trimester pregnant women, primigravida, normal pregnancy, pregnant women who were in the working area of Langsa Baro Health Center and were willing to be respondents. The instrument used is a questionnaire. Data analysis is t-dependent test. This research has received approval from the Health Research Ethics Commission of the USU Faculty of Nursing with the number: 2275/V/SP/2019.Results: The results showed that there was a significant difference in knowledge and attitudes of mothers before and after being given learning in the conventional learning group was 0.000 p < , and the multimedia learning method group was 0.000 which means p < . So it means that there is an influence of the class learning method for pregnant women (multimedia) with the knowledge and attitudes of mothers about care for pregnancy, childbirth, and postpartum in pregnant women in the working area of the Langsa Baro Health Center. Conclusion: The results showed that there was an influence of the learning method (multimedia) in the pregnant women's class on the knowledge and attitudes of mothers about pregnancy, childbirth and postpartum care in the work area of the Langsa Baro Health Center.Suggestions For health services, they should be able to apply classes for pregnant women with multimedia learning methods.  Keywords: Knowledge, Attitude, Class of pregnant women ABSTRAK Latar Belakang: Angka Kematian Ibu di dunia masih tinggi yang disebabkan karena komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Semua kasus kematian ibu masih dapat dicegah melalui pengaturan pelayanan yang baik. Begitu masalah kematian bayi didunia juga tinggi pada masa neonatal, yang disebabkan karena lahir prematuritas, asfiksia lahir dan neonatal sepsis. Penerapan kelas ibu hamil diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas ibu hamil terhadap pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas sehingga dapat menjadi salah satu upaya dalam penurunan kematian ibu dan bayi.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran multimedia dalam kelas ibu hamil terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang perawatan selama kehamilan, persalinan dan nifas di wilayah kerja Puskesmas Langsa Baro. Metode: Penelitian ini adalah Quasi-exsperimental dengan rancangan pre test dan pos test with two group. kelompok kontrol kelas ibu hamil menggunakan metode pembelajaran konversional, sedangkan kelompok perlakuan menggunkan metode pembelajarn multimedia. Setiap kelompok dilakukan pretest dan posttes menggunakan kuesioner untuk mengetahu pengetahuan dan sikap ibu tentang perawatan kelamilan, persalinan dan nifas pada ibu hamil. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 7 sampai 25 Mei 2019. Lokasi penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Langsa Baro Kota Langsa. Pertemuan kelas ibu hamil sebanyak 3 kali/ minggu secara berturut-turut. Sampel penelitian berjumlah 34 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, yaitu penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Kriteria inklusi adalah ibu hamil trimester III, primigravida, kehamilan normal, ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Langsa Baro dan bersedia menjadi responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data yaitu uji  t-dependent. Penelitian ini sudah mendapatkan persetujuan dari komisi etik penelitian Kesehatan Fakultas Keperawatan USU dengan nomor: 2275/V/SP/2019.Hasil:  Hasil penelitian ada perbedaan signifikan pengetahuan dan sikap ibu  sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran pada kelompok pembelajaran konvensional adalah 0,000 p < α , dan kelompok metode pembelajaran  multimedia adalah 0,000 yang berarti p<α . Maka artinya ada pengaruh metode pembelajaran kelas ibu hamil (multimedia) dengan pengetahuan dan sikap ibu tentang perawatan kehamilan, persalinan, nifas pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Langsa Baro.Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh metode pembelajaran (multimedia) kelas ibu hamil terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang perawatan kehamilan, persalinan dan nifas di wialayah kerja Puskesmas Langsa Baro.Saran Bagi pelayanan kesehatan hendak nya dapat menerapkan kelas ibu hamil dengan metode pembelajaran multimedia. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Kelas Ibu hamil ematuritas, komplikasi persalinan (asfiksia lahir) dan neonatal sepsis. Penerapan kelas ibu hamil diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas ibu hamil terhadap pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas sehingga dapat menjadi salah satu upaya dalam penurunan AKI dan AKB. Pengaruh yang terjadi dari pemberian materi kelas ibu hamil yang disampaikan secara komprehensif dan berkesinambungan diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan, perubahan sikap dan perilaku ibu hamil dalam perawatan kehamilan, persalinan, dan nifas.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran multimedia dalam kelas ibu hamil terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang perawatan selama kehamilan, persalinan dan nifas di wilayah kerja Puskesmas Langsa Baro.Metode: Jenis Penelitian ini merupakan Quasi-exsperimental. Desain Penelitian menggunakan pendekatan pretest-postest with control group. Untuk kelompok kontrol kelas ibu hamil diberikan dengan metode pembelajaran konversional, sedangkan kelompok perlakuan ditambah dengan metode multimedia.  Setiap kelompok dilakukan pretest dan posttes menggunakan kuesioner yaitu sebelum dan sesudah mengikuti kelas ibu hamil untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang perawatan kelamilan, persalinan dan nifas pada ibu hamil. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 7 sampai 25 Mei 2019. Lokasi penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Langsa Baro. Pertemuan kelas ibu hamil dilakukan sebanyak 3kali pertemuan dengan setiap minggu 1 kali pertemuan untuk setiap kelompok. Sampel penelitian berjumlah 34 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, yaitu penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Kriteria inklusi adalah ibu hamil trimester III, primigravida, kehamilan normal, ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Langsa Baro dan bersedia menjadi responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang perawatan kehamilan, persalinan, nifas pada ibu di wilayah kerja Puskesmas Langsa Baro. Analisa data yaitu uji  t-dependent. Penelitian ini sudah mendapatkan persetujuan dari komisi etik penelitian Kesehatan Fakultas Keperawatan USU dengan nomor: 2275/V/SP/2019. Hasil:  hasil uji statistik menunjukkan nilai p value pengetahuan kelompok perlakuan adalah 0,000 yang berarti p value < dari nilai α (0,000 < 0,05), nilai p value sikap kelompok perlakuan perlakuan adalah 0,000 yang berarti p value< dari nilai α (0,000 < 0,05). Maka artinya ada pengaruh metode pembelajaran kelas ibu hamil (multimedia) dengan pengetahuan dan sikap ibu tentang perawatan kehamilan, persalinan, nifas pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Langsa Baro. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh metode pembelajaran (multimedia) kelas ibu hamil terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang perawatan kehamilan, persalinan dan nifas di wialayah kerja Puskesmas Langsa Baro.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DETEKSI KANKER SERVIKS DENGAN METODE TES IVA Pratiwi Nasution
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.5242

Abstract

Background; IVA test is a visual inspection with the naked eye all over the surface of the cervix with the help of diluted acetic acid / vinegar. Based on preliminary surveys show that problems that occur women do not want to do IVA examination because many women are shy, lack insight and are afraid to do the examination.  Objectives; to determine the factors that influence early detection of cervical cancer IVA method. Methods; the research design used is Cross Sectional. The population in this study were 142 people with a sample of 59 people. Data collection methods are primary, secondary and tertiary data. Analysis of the data used is univariate, bivariate and multivariate analysis with logistic regression tests. Results; multivariate analysis sig-p value 0.011 <0.05, sig-p attitude 0.031 <0.05, the role of health cadres sig-p 0.276> 0.05, health education sig-p 0.366> 0.05, husband support sig-p 0.024 <0.05 and sig-p distance / access 0.014 <0.05. Conclusion; there is an influence of education, knowledge, attitude, husband support and distance / access to early detection of cervical cancer IVA method, there is no influence of the role of health cadres and health education to early detection of cervical cancer IVA method.Suggestions For the community, it is hoped that this research can raise awareness for women about the importance of preventing cervical cancer through VIA examinations and provide motivation for women to do cervical cancer screening/early detection so that symptoms of cervical cancer can be recognized as early as possible. Keywords : Early Detection, Cancer Services,  IVA  ABSTRAK Latar Belakang Pendahuluan; tes IVA merupakan pemeriksaan inspeksi visual dengan mata telanjang seluruh permukaan leher rahim dengan bantuan asam asetat/cuka yang diencerkan. Berdasarkan survei awal menunjukkan bahwa masalah yang terjadi wanita tidak mau melakukan pemeriksaan IVA dikarenakan banyak wanita yang malu, wawasan yang kurang dan takut melakukan pemeriksaan.Tujuan; untuk mengetahui faktor yang memengaruhi deteksi dini kanker serviks metode IVA. Metode; desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 142 orang dengan sampel sebanyak 59 orang. Metode pengumpulan data yaitu data primer, sekunder dan tersier. Analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan uji regresi logistik.Hasil; analisis multivariat nilai sig-p 0,011 < 0,05, sikap sig-p 0,031 < 0,05, peran kader kesehatan sig-p 0,276 > 0,05, penyuluhan kesehatan sig-p 0,366 > 0,05, dukungan suami sig-p 0,024 < 0,05 dan jarak/akses sig-p 0,014 < 0,05.Kesimpulan; ada pengaruh pendidikan, pengetahuan, sikap, dukungan suami dan jarak/akses terhadap deteksi dini kanker serviks metode IVA, tidak ada pengaruh peran kader kesehatan dan penyuluhan kesehatan terhadap deteksi dini kanker serviks metode IVA.Saran Bagi masyarakat diharapkan penelitian ini dapat menumbuhkan kesadaran bagi wanita pentingnya pencegahan terhadap kanker serviks melalui pemeriksaan IVA dan memberikan motivasi bagi wanita untuk melakukan skrinning/deteksi dini kanker serviks sehingga gejala kanker serviks dapat dikenali sedini mungkin. Kata Kunci : Deteksi Dini, Kanker Serviks, IVA
PERILAKU IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN COVID-19 Ira Kartika; Yanti Herawati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.5275

Abstract

Background: Immune system changes that occur in pregnancy can make pregnant women more susceptible to corona virus infection and more at risk of experiencing symptoms of severe and fatal diseases. In addition, high fever that occurs due to COVID-19 in the first trimester of pregnancy can increase the risk of birth defects in children. The virus that causes COVID-19 comes from the same group of viruses as severe acute respiratory syndrome (SARS)  and  Middle-East respiratory syndrome (MERS).Purpose: Knowing the behavior of pregnant women in the prevention of covid-19Method: This type of research is analytical research. This study uses a cross sectional research design to find out the relationship of maternal knowledge with the behavior of pregnant women in the prevention of covid 19. Data collection is done using questionnaire tools. All pregnant women who came to check the pregnancy to the AZ clinic from November 2020 to January 2021 as many as 84 pregnant women. The dependent variables  in this study are maternal knowledge  and  independent variabel is the behavior of mothers in the prevention of covid 19. The type of data collected is primary data that is data taken directly from respondents.Result: Based on the results of the study found that of 84 respondents as many as 53 people (63.1%) have poor knowledge and as many as 31 people (36.9) have good knowledge. The results of statistical tests showed that there was a relationship of knowledge factors with the prevention behavior of COVID 19 transmission by pregnant women in the working area of Klinki AZ Cianjur regency with a p value of 0.001 (p value < 0.05). Of the 53 respondents who have less knowledge, there are 11 (20.8%) respondents whose behavior is good in the prevention of COVID 19 transmission, while of the 31 respondents who have good knowledge, there are still 13 (41.9%) respondents whose behavior is not good in the prevention of COVID 19 transmission. Conclusion. There is a significant relationship between knowledge and COVID 19 transmission prevention behavior in the working area of Klinik AZ Cianjur.    Suggestion : Socialize and maximize social media in efforts to promote covid-19 preventio  Keywords. Knowledge, behavior, covid-19 ABSTRAK Latar Belakang. Perubahan sistem kekebalan tubuh yang terjadi pada kehamilan dapat membuat ibu hamil lebih rentan terhadap infeksi virus corona dan lebih berisiko mengalami gejala penyakit parah dan fatal. Selain itu, demam tinggi yang terjadi akibat covid 19 pada trimester pertama kehamilan dapat meningkatkan risiko cacat lahir pada anak. Virus yang menyebabkan covid 19 berasal dari kelompok virus yang sama dengan sindrom pernapasan acute respiratory syndrome (SARS)  dan  Middle-East respiratory syndrome (MERS).Tujuan. Mengetahui perilaku ibu hamil dalam pencegahan covid-19Metode Penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan perilaku ibu hamil dalam pencegahan covid 19. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat kuesioner. Seluruh ibu hamil yang datang untuk memeriksakan kehamilan ke klinik AZ sejak November 2020 hingga Januari 2021 sebanyak 84 ibu hamil. Variabel  dependen dalam penelitian ini adalah pengetahuan ibu dan variabel independen adalah perilaku ibu dalam pencegahan  covid 19. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer yang merupakan data yang diambil langsung dari responden.Hasil. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa dari 84 responden sebanyak 53 orang (63,1%) memiliki pengetahuan yang kurang baik dan sebanyak 31 orang (36,9) memiliki pengetahuan yang baik. Hasil tes statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan faktor pengetahuan dengan perilaku pencegahan penularan covid 19 oleh ibu hamil di wilayah kerja Klinki AZ Kabupaten Cianjur dengan nilai p 0,001 (p nilai < 0,05). Dari 53 responden yang kurang pengetahuan, terdapat 11 (20,8%) responden yang perilakunya baik dalam pencegahan penularan covid 19, sedangkan dari 31 responden yang memiliki pengetahuan baik, masih ada 13 (41,9%) responden yang perilakunya tidak baik dalam pencegahan penularan covid 19.Simpulan. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku pencegahan penularan covid-19 di wilayah kerja Klinik AZ CianjurSaran Mengadakan sosialisasi dan memaksimalkan media social dalam upaya promosi pencegahan covid-19  Kata kunci. Pengetahuan, perilaku, covid-19  
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI ASI IBU NIFAS POST SECTIO CAESAREA Septiana Risyanti; Bunga Tiara Carolin; Sri Dinengsih
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.3855

Abstract

Background: One of the goals of health development is to reduce infant mortality. The World Health Organization (WHO) says that the first 28 days of neonatal life are the most vulnerable times for children's survival. The expenditure of breast milk is influenced by several factors, such as breastfeeding behavior, maternal psychological, maternal physiological, or indirect such as sociocultural and infant, which will affect the mother psychologically. Based on Rikesdas (2018), Indonesia’s is coverage is only 42%.Purpose: This study aims to find out what factors influence the production of breast milk Post SC mother in the working area pamulang district of South Tangerang City.Methods: This study used correlation analytics design with cross sectional approach. The population is all mothers of post SC who gave birth at South Tangerang City Hospital and Permata Pamulang Hospital with a sample of 106 people. Sampling technique used is total sampling. Analysis used Chi square test.Results: Univariate analysis found that 44.3% of post-SC mothers experienced good breast milk production, 34.9% mild pain, 56.6% experienced anxiety, 52.8% were multipara, 67.9% of the age group was not at risk, and 62.3% were moderately educated. Bivariate results on variable pain intensity, anxiety levels, parity, age, and education each showed a p value of 0.000; 0,000; 0,024; 0,002; and 0.402 which means there is a relationship between pain intensity, anxiety level, parity, and age in post SC mothers, while for educational variables there is no relationship between education and breast milk production in post SC mothers.Conclusions The intensity of pain, anxiety levels, parity, and age affect the production of breast milk post SC mothers. Suggestions: Midwives are expected to improve the quality of health services by teaching pain management and how to overcome anxiety that is often experienced by post SC mothers. Keyword: Pain, anxiety, breast milk production, post SC mother ABSTRAK Latar Belakang: Salah satu tujuan dari pembangunan kesehatan adalah menurunkan angka kematian bayi. Badan kesehatan dunia atau WHO (World Health Organization) menyebutkan bahwa 28 hari pertama kehidupan periode neonatal adalah waktu yang paling rentan untuk kelangsungan hidup anak-anak. Pengeluaran ASI dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik secara langsung misalnya perilaku menyusui, psikologis ibu, fisiologis ibu, ataupun yang tidak langsung misalnya sosial kultural dan bayi, yang akan berpengaruh terhadap psikologis ibu. Di Indonesia, perilaku ASI eksklusif secara keseluruhan cenderung menurun. Berdasarkan Riskesdas (2018), cakupan Indonesia hanya 42%.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa sajakah yang mempengaruhi produksi ASI Ibu Nifas Post SC di wilayah kerja kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan.Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua ibu nifas post SC yang melahirkan di RSU Kota Tangerang Selatan dan RS Permata Pamulang dengan jumlah sampel 106 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Instrument yang digunakan berupa kuisioner. Analisa data menggunakan uji Chi square.Hasil Penelitian: Hasil univariat didapatkan bahwa 44,3% ibu nifas post SC mengalami produksi ASI baik, 34,9% nyeri ringan, 56,6% mengalami kecemasan, 52,8% multipara, 67,9% kelompok usia tidak berisiko, dan 62,3% berpendidikan sedang. Hasil bivariate pada variabel intensitas nyeri, tingkat kecemasan, paritas, usia, dan pendidikan masing-masing menunjukan p value 0,000; 0,000; 0,024; 0,002; dan 0,402 yang berarti ada hubungan antara intensitas nyeri, tingkat kecemasan, paritas, dan usia pada ibu nifas post SC, sedangkan untuk variable pendidikan tidak ada hubungan antara pendidikan dengan produksi ASI pada ibu nifas post SC.Simpulan: Intensitas nyeri, tingkat kecemasan, paritas, dan usia berpengaruh terhadap produksi ASI ibu nifas post SC.Saran Bidan diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan mengajarkan manajemen nyeri dan cara mengatasi kecemasan yang sering dialami oleh ibu nifas post SC. Kata Kunci : Nyeri, kecemasan, produksi ASI, ibu nifas, post SC 
PEMBERIAN IKAN GABUS DALAM PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM Mayang Wulan; Sri Juliani; Nuriah Arma; Ivansri Marsaulina; Mila Syari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.5238

Abstract

Background: Perineal wound is a tear that occurs in the perineum during delivery and occurs in almost all first deliveries and not infrequently also in subsequent deliveries. Care and proper nutrition, the healing process will be faster and avoid the incidence of infection due to perineal wounds. In 2020 in America, of the 26 million women who gave birth, 40% experienced perineal rupture. In Asia, the problem of perineal tears is quite a lot in the community, 50% of the incidence of perineal tears in the world occurs in Asia. Purpose: This study is to determine the effect of cork fish on the healing of perineal wounds in postpartum mothers at the Niar Clinic in Medan.Methods: The design in the study is a quasi-experimental method (Quasi Experiment Design) Whith Control Group with a Post Test Design approach. The population in this study were 20 people with the sampling technique using purposive sampling technique, the number of samples in this study amounted to 20 people. Data analysis used descriptive and bivariate analysis.Results: Showed that the data for postpartum mothers who had perineal injuries who were given snakehead fish and not snakehead fish were not normally distributed with a value of ρ value 0.000 <0.05. Based on the test results there was an effect of snakehead fish on healing perineal wounds with a sig = 0.004 <0.05.Conclusion: this study is that there is the effect of giving cork fish on the healing of perineal wounds on the healing of perineal wounds in post partum mothers at the Niar Clinic in Medan. Suggestion The results of this study can be used for postpartum mothers who experience perineal injuries to consume a high protein source, namely snakehead fish. Keywords : Fish Cork, Perineal Wound Healing  ABSTRAK Latar Belakang: Luka perineum adalah robekan yang terjadi pada perineum sewaktu persalinan dan terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Perawatan dan nutrisi yang tepat, proses penyembuhan akan semakin cepat dan terhindar dari kejadian infeksi akibat dari luka perineum. Pada tahun 2020 di Amerika dari 26 juta ibu bersalin, terdapat 40% mengalami ruptur perineum. Di Asia masalah robekan perineum cukup banyak dalam masyarakat, 50% dari kejadian robekan perineum di dunia terjadi di Asia. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di Klinik Niar Medan.Metode Penelitian: Desain dalam Penelitian adalah metode eksperimen semu (Quasi Eksperiment Design) Whith Control Group dengan pendekatan Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 25 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang. Analisa data menggunakan analisis deskriptif dan bivariat.Hasil: peneitian menunjukkan bahwa data ibu post partum yang mengalami luka perineum yang diberikan ikan gabus dan tidak diberikan ikan gabus tidak terdistibusi normal dengan nilai ρ value 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil uji ada pengaruh pemberian ikan gabus terhadap penyembuhan luka perineum dengan nilai sig= 0,004 < 0,05.Kesimpulan: penelitian ini yaitu ada Pengaruh Pemberian Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di Klinik Niar Medan.Saran Hasil peneltian ini dapat digunakan untuk para ibu post partum yang mengalami luka perineum untuk mengkonsumsi sumber protein yang tinggi yaitu ikan gabus. Kata Kunci : Ikan Gabus, Penyembuhan Luka Perineum  
KARAKTERISTIK IBU BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI IBU TERHADAP BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vianty Mutya Sari; Nurhasanah Nurhasanah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.5250

Abstract

Background: In Indonesia, breast cancer is the second leading cause of death for women after cervical cancer. Based on data from the Cirebon City Health Office in 2015, the number of maternal deaths was 4/5400 live births, the number of infant deaths was 25/5455 live births, the number of under-five deaths was 8/5378 live births. The aspects of maternal and child health can be seen from several indicators of achievement, one of which is Infant Immunization, in 2015 out of 22 urban villages in the city of Cirebon there was only one sub-district that had not reached the target, namely in the Argasunya sub-district. While the coverage of health care delivery in Argasunya was 52.64% (from data on the coverage of health care workers, 108.37%, only 55.73% gave birth at the health facility) and the highest birth attendance by traditional birth attendants in Cirebon was in the Argasunya village of 4.63%.The purpose of this study was to determine the relationship between characteristics and perceptions of pregnant women on the MCH HandbookMethods: This study used a cross sectional design. The population of all pregnant women in Benda Kerep Village, Argasunya Village, Cirebon City. Sampling using total sampling. The data taken is primary data obtained through a questionnaire given to 23 pregnant women. Correlation test used is Chi-Square.Research Results The majority of pregnant women had a poor perception of the MCH handbook (69.56%). The majority of pregnant women have an age of 20-35 (87%). The majority of education for pregnant women (completing SD) (78%). The majority of gestational age is included in the second trimester, namely 14-27 weeks (48%). The majority of pregnant women had a planned place of delivery at home (73.92%). Conclusion Based on occupation, all pregnant women are not working (100%). There is no relationship between the age of pregnant women and the mother's perception of the MCH handbook. There is no relationship between the education of pregnant women and the mother's perception of the MCH handbook. There is no relationship between the occupation of pregnant women and the mother's perception of the MCH handbook. There is no relationship between the planning of the place of delivery of pregnant women and the perceptions of mothers towards the MCH handbook.Suggestions Future research is expected to be able to examine it more deeply by adding other components currently contained in the latest edition of the MCH book using the appropriate method.  Keywords: Characteristics, Perception, MCH Handbook ABSTRAK Latar Belakang : Di Indonesia, Kanker payudara menduduki peringkat kedua penyebab kematian wanita setelah kanker leher rahm. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Cirebon Tahun 2015, jumlah kematian Ibu 4/5400 kelahiran hidup, jumlah kematian bayi 25/5455 kelahiran hidup, jumlah kematian balita 8/5378 kelahiran hidup. Aspek kesehatan ibu dan anak dapat di lihat dari beberapa indikator pencapaian salahsatunya Imunisasi Bayi, pada tahun 2015 dari 22 kelurahan di kota Cirebon hanya ada satu kelurahan yang belum mencapai target yaitu di kelurahan Argasunya. Sedangkan cakupan persalinan naskes di Argasunya sebesar 52,64% (dari data cakupan persalinan nakes 108,37% hanya 55,73% yang bersalin di Faskes) dan pertolongan persalinan oleh dukun tertinggi di kota cirebon adalah di kelurahan argasunya sebesar 4,63%.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Karakteristik dengan persepsi Ibu hamil terhadap Buku KIAMetode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi seluruh ibu hamil di Desa Benda Kerep Kelurahan Argasunya Kota Cirebon. Pengambilan sampel dengan menggunakan Total sampling. Data yang diambil merupakan data primer yang didapat melalui wawancara kepada  23 ibu hamil dengan menggunakan kuesioner. Uji Korelasi yang digunakan adalah Chi-Square.Hasil :Mayoritas ibu hamil memiliki persepsi yang kurang baik terhadap buku KIA (69,56 %). Mayoritas Ibu hamil memiliki usia 20-35 (87%). Mayoritas pendidikan ibu hamil (Tamat SD)  (78%). Mayoritas Usia kehamilan adalah termasuk trimester II yaitu 14-27 minggu (48%). Mayoritas ibu hamil memiliki rencana tempat persalinan adalah di rumah (73,92%).Kesimpulan Berdasarkan pekerjaan seluruh ibu hamil tidak bekerja (100%).  Tidak ada hubungan antara usia ibu hamil dengan persepsi ibu terhdapa buku KIA. Tidak ada hubungan antara pendidikan ibu hamil dengan persepsi ibu terhdapa buku KIA. Tidak ada hubungan antara pekerjaan ibu hamil dengan persepsi ibu terhdapa buku KIA. Tidak ada hubungan antara rencana tempat bersalin ibu hamil dengan persepsi ibu terhadap buku KIA.Saran Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam dengan menambahkan komponen-komponen lain yang saat ini terdapat pada buku KIA edisi terbaru menggunakan metode yang sesuai.  Kata Kunci         : Karakteristik, Persepsi, Buku KIA
TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA TENTANG HIPERTENSI BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI Tesa Seftiana; Diyanah Kumalasary
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.5251

Abstract

Background: Hypertension is a persistent increase in blood pressure with systolic pressure above 140 mmHg and diastolic pressure above 90 mmHg. According to WHO, around 972 million people worldwide or 26.4% worldwide suffer from hypertension, this figure is likely to increase to 29.2% in 2025. According to the 2013 Basic Health Research, it is known that the prevalence of hypertension in Indonesia is 25.8% with the highest prevalence in Bangka Belitung at 30.9%, followed by South Kalimantan at 30.8%, East Kalimantan at 29, 6%, and West Java is a province that places the fourth position at 29.4% (Ministry of Health, 2013). Notoatmodjo in 2010 explained that hypertension prevention behavior is an important part that must be considered by avoiding bad habits such as drinking coffee, smoking, irregular exercise, drinking alcohol and eating foods that contain fat. Hypertension can be overcome, one of which is a healthy lifestyle, this can be applied if people with hypertension have sufficient knowledgeThe purpose of the study: to determine the relationship between the level of knowledge of the elderly about hypertension with the incidence of hypertension in Lemahabang sub-district in 2020.Methods: This study uses an analytical method with a cross sectional approach. The subjects of this study were the elderly aged 60 years and over. Based on the results of the chi-square test, the P value (α=<0.05) was obtained.Results: The results of the study on the level of knowledge of respondents about hypertension obtained good knowledge levels as many as 11 respondents (22%), sufficient knowledge levels as many as 24 respondents (48%), and less knowledge levels as much as 15 (30%). 30 respondents (60%) had hypertension, while 20 respondents (40%).Conclusion There is no relationship between the knowledge of the elderly related to hypertension with the incidence of hypertension in Lemahabang sub-district Suggestion: it is hoped that the community will increase their level of knowledge regarding hypertension so that they can prioritize health services so that the community, especially the elderly, can choose and determine a good and correct way of life. Keywords: Knowledge, HypertensionKeywords Knowledge, Hypertension, Elderly ABSTRAK Latar belakang : Hipertensi adalah suatu peningkatan tekanan darah persisten dengan tekanan sistolik diatas 140 mmHg dan tekanan diastilok di atas 90 mmHg.Menurut WHO, di seluruh dunia sekitar 972 juta orang atau 26,4% di seluruh dunia mengidap hipertensi, angka ini kemungkinan akan meningkat menjadi 29,2% ditahun 2025. Menurut Riset Kesehatan Dasar 2013 diketahui prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 25,8% dengan prevalensi tertinggi terdapat di Bangka Belitung sebesar 30,9%, diikuti kalimantan selatan sebesar 30,8%, kalimantan timur sebesar 29,6%, dan jawa Barat merupakan provinsi yang menempatkan posisi ke empat sebesar 29,4% (Depkes RI, 2013). Notoatmodjo tahun 2010 menjelaskan bahwa perilaku pencegahan hipertensi adalah salah satu bagian penting yang harus diperhatikan dengan menjauhi kebiasaan yang kurang baik seperti minum kopi, merokok, olahraga tidak teratur, minum alkohol dan makan makanan yang mengandung lemak.  Hipertensi dapat di atasi salah satunya dengan pola hidup yang sehat, hal ini bisa diterapkan bila penderita hipertensi memiliki pengetahuan yang cukupTujuan penelitian : untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan lansia mengenai hipertensi dengan kejadian hipertensi di kecamatan Lemahabang tahun 2020.Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah lansia yang berumur 60 tahun ke atas. Berdasarkan hasil uji chi-square di dapatkan nilai P value ( =<0,05)Hasil : Hasil penelitian tingkat pengetahuan responden tentang hipertensi didapatkan tingkat pengetahuan baik sebanyak 11 responden (22%), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 24 responden (48%), dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 15 (30%).Dari hasil penelitian kejadia hiprtensi pada lansia didapatkan yang mengalami hipertensi sebanyak 30 responden (60%) sedangkan yang tidak hipertensi sebanyak 20 responden (40%).Kesimpulan  Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan lansia terkait hipertensi dengan kejadian hipertensi di kecamatan Lemahabang Saran: diharapkan masyarakat lebih meningkatkan tingkat pengetahuannya terkait hipertensi sehingga dapat memprioritaskan pelayanan kesehatan agar masyarakat khususnya lansia dapat memilih dan menentukan cara hidup yang baik dan benar.Kata kunci : Pengetahuan, HipertensiKata Kunci Pengetahuan,Hipertensi,Lansia

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue