cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 1,434 Documents
Split Thickness Skin Graft Pada Pasien Abses Submandibula Dengan Ulkus Regio Colli Dextra Aditomo, Rano; Yusmawan, Willy
Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.2563

Abstract

Skin graft is a surgical procedure in which part or all of the thickness of the skin is removed from a region of origin (donor) without being accompanied by vascularity to another area (recipient) to cover a defect. Indication of skin graft performed on primary non-sealable wounds. The purpose of writing this case report is to report one case of a patient who was split thickness skin graft (STSG) and provide knowledge to colleagues on how to do it considering the very rare cases in ORL-HNS department. This article reported a 61-year-old male with complaints of a reddish open wound on the right neck and diagnosed with necrosis of the colli dextra region due to a submandibular abscess. Patients are carried out management of wound tissue closure with STSG technique, with good treatment the grafting results can be successful without complications after the patient controls 1 month post-STSG and no secondary infection is obtained at 6 months post-STSG.
Pengaruh Pengetahuan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Persepsi Serta Implikasinya Pada Perilaku Keselamatan Kerja Riswadi, Riswadi; Aritonang, Aritonang; Djoharsjah, Djoharsjah
Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.2566

Abstract

Pelaksanaan program keselamatan yang dilaksanakan di PT. Neo Kosmetik Industri dimana perusahaan ini telah menjamin karyawannya guna memberikan rasa aman dan nyaman karyawan saat bekerja, namun tidak dapat dipungkiri perilaku keselamatan terkadang tidak dihiraukan sehingga kecelakaan kerja kadang tidak dapat dihindari akibat kelalaian karyawan, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mendalami seberapa besar pengaruh persepsi, pengetahuan, dan lingkungan kerja terhadap perilaku keselamatan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh pengetahuan dan lingkungan kerja terhadap persepsi serta implikasinya pada perilaku keselamatan kerja karyawan di PT Neu Kosmetik Industri Bekasi. Data yang diperoleh melalui survey dengan menyebarkan kuesioner kepada 156 karyawan PT Neu Kosmetik Industri Bekasi bagian produksi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling sehingga menghasilkan sampel yang representatif. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS dengan teknik analisis jalur data menggunakan uji, regresi dan hipotetis. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pengetahuan karyawan terhadap persepsi karyawan di PT Neu Kosmetika Industri Bekasi bagian produksi, Pengaruh lingkungan kerja karyawan terhadap persepsi karyawan di PT Neu Kosmetik Industri Bekasi bagian produksi. Pengaruh pengetahuan karyawan terhadap keselamatan kerja karyawan d PT Neu Kosmetik Industri Bekasi bagian produksi. Pengaruh lingkungan kerja karyawan terhadap keselamatan kerja karyawan di PT Neu Kosmetik Industri Bekasi bagian produksi. Pengaruh persepsi karyawan terhadap keselamatan kerja karyawan di PT Neu Kosmetik Industri Bekasi bagian produksi
Daya Terima Dan Kadar Zat Besi (Fe) Serundeng Ampas Kelapa Amiroh, Amiroh; Athennia, Armita; Ramayanti, Desi
Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.2567

Abstract

Coconut pulp is a by-product of coconut milk processing. Coconut pulp is known to have a high iron content so that its potential to be food iron sources. Serundeng is a complementary food used in the community. The purpose of this study was to determine the effect of coconut substitution by coconut pulp on the organoleptic properties and acceptabilities as well as the increasing in iron (Fe) levels. This study was experimental with 5 treatments, P1 (0 gr of coconut pulp), P2 (25 gr of coconut pulp), P3 (50 gr of coconut pulp), P4 (75 gr of coconut pulp), P5 (100 gr of coconut pulp). This study used the ANOVA test and continued with DMRT when there was a significant influence. The results of the hedonic quality test showed that there was an influence of coconut pulp substitution on aspects of color, compactness, taste and aroma. On hedonic tests it is known that there was no significant influence. The iron content of coconut pulp (P5) is 2.75 mg / 100g. There was an increase in iron content by 27% when compared to pure coconut group.
Literatur Review : Pengaruh Psikoterapi Terhadap Kualitas Hidup Pada Pasien Kanker Paru Primadiah, Nurnisaa
Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2570

Abstract

Berkembanganya kehidupan masyarakat serta berubahnya gaya hidup menyebabkan kejadian kanker paru-paru semakin meningkat dari tahun ke tahun. Saat ini, kanker paru secara klinis telah menjadi tumor ganas dengan insiden cukup tinggi didunia. intervensi kanker paru-paru secara klinis meliputi perawatan bedah, kemoterapi, radioterapi. Upaya untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan kanker paru dilakukan dengan berbagai intervensi salah satunya Psikoterapi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kulitas hidup pasien serta mengurangi perasaan ketakutan,kecemasan sedih berkepanjangan dan kehilangan kontrol diri sendiri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh psikoterapi terhadap kualitas hidup pasien kanker paru. Metode penelitian menggunakan metode literature review, mengumpulkan data sekunder dari artikel penelitian ilmiah tahun 2013-2023. Database online yang digunakan yaitu Google Scholar, PubMed, Spingerlink, dan Elsevier untuk kata kunci seperti kanker paru-paru, kualitas hidup, terapi fisik, dan intervensi. Artikel-artikel tersebut kemudian dievaluasi dalam hal tujuan dan metode, dan persamaan dan perbedaan antara artikel-artikel tersebut diperiksa. Dari 10 hasil Literatur Review ini, terdapat 10 literatur yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh dari intervensi psikoterpi terhadap kualitas hidup penderita kanker paru, dimana setelah diberi intervensi terdapat peningkatan kualitas hidup di tandai dengan kecemasan menurun, ketakutan menurun dan lebih dapat mengnontrol diri setelah diberi intervensi
Hubungan Antara Masa Kerja Dan Durasi Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Pengrajin Tenun Diah Puspita Kusuma Adnyani, Ni Putu; Pebruanto, Henry; Ashhabul Kahfi Mathar, Muhammad; Karmila, Dany
Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2571

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) or musculoskeletal disorders are disorders characterized by injuries to muscles, tendons, ligaments, nerves, cartilage, bones, or blood vessels in the hands, feet, neck, and back. The World Health Organization (WHO) estimates that the prevalence of MSDs is nearly 60% of all occupational diseases. Most musculoskeletal disorders develop over time. Weaving work is work done by sitting continuously. The study aimed to determine the relationship between a work period and work duration with complaints of musculoskeletal disorders (MSDs) among weaving craftsmen in the tourism area of ​​Dusun Sade, Lombok Tengah. Observational analytic quantitative research with cross-sectional research design. The sampling technique uses total sampling. The research was conducted in Sade Hamlet, Lombok Tengah. The research sample is 76 respondents. The data obtained were analyzed using the Chi-square test. Respondents who had worked > 5 years (long) totaled 74 people (93,4%) who suffered from MSD complaints and the results of the analysis using Chi-square obtained a p-value of 0.00 (p-value <0.05). Respondents who had working duration > 8 hours/day (long) who suffered from MSDs were 68 people (88,2%), the results of the analysis using Chi-square obtained a p-value of 0.00 (p-value <0.05). There is a significant relationship between work duration and MSD complaints and there is a significant relationship between work duration and MSD complaints among weaving craftsmen in Sade Hamlet, Central Lombok Tengah
Hubungan Penggunaan Sepatu High Heels Dan Lama Berdiri Terhadap Kejadian Hallux Valgus Pada Pegawai Badan Keuangan Dan Aset Daerah Siratun Islam, Dinda; Pebruanto, Henry; Ashhabul Kahfi Mahtar, Muhammad; Hidayatullah Syahbani, Audi
Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2573

Abstract

Hallux valgus (HV) or what is known as a bunion or stiff big toe is a deformity of the first toe or big toe. This condition occurs when the first metatarsal deviates medially and the big toe deviates laterally with rotation, this condition is accompanied by or without medial widening of the soft tissue in the distal metatarsal. The causes of Hallux Valgus are multifactorial. but one of the causes of Hallux Valgus is the use of high heels and long standing. The purpose of this research is to find out whether there is a relationship between the use of high heels and standing time on the Hallux Valgus event in employees of the Regional Financial and Asset Management Agency in Sumbawa Regency. Type of this research is cross-sectional research is a type of research that emphasizes the time of measurement or observation of independent and dependent variable data, where variable measurements are carried out using a ruler and the Manchester scale. Test results of a total of 30 respondents, 17 respondents (56.7%) had hallux valgus and 13 respondents (43.3%) did not experience hallux valgus. Respondents with high heels ≥ 3 cm were 23 people (76.7%) and respondents with non high heels < 3 cm were 7 people (23.3%) then respondents with long standing ≥4 hours were 14 people (46.7 %) and respondents with a long standing <4 hours were 16 people (53.3%). There is a significant relationship between the height of the heel of the shoe and the incidence of Hallux Valgus and there is no significant relationship between the length of standing and the incidence of Hallux Valgus in employees of the Regional Finance and Assets Agency, Sumbawa Regency
Intervensi Telemedicine Dalam Menekan Angka Mortalitas Akibat Respiratory Distress Syndrome Jessica Kurnia Niaga, Karmenia; Eldy, Eldy; Arruda Supinto, Pedro; Yo, Rivan; William, William
Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.2574

Abstract

Serangkaian evaluasi meliputi tangisan, pernafasan, dan detak jantung harus segera dilakukan untuk menentukan kondisi kritis dan kebutuhan bayi akan pertolongan keselamatan yang disebut sebagai resusitasi neonates. Karena itu, faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan resusitasi neonatus kembali dipertanyakan. Neonatus yang membutuhkan resusitasi atau perawatan lanjutan, terutama bayi dengan berat lahir sangat rendah atau bayi tidak cukup bulan, akan memiliki hasil yang lebih buruk ketika dilahirkan di fasilitas kesehatan dengan tingkat perawatan neonatal yang lebih rendah . Respiratory distress syndrome neonatus terjadi akibat kurangnya surfaktan, baik karena produksi surfaktan yang tidak memadai, atau inaktivasi surfaktan karena paru-paru neonatus yang belum matang. Pada studi ini, tenaga medis spesialis secara virtual akan mendampingi serta memandu proses resusitasi yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan primer di lokasi yang terpencil. Penerapan telemedicine dalam skala yang luas membutuhkan penyetaraan kompetensi dari tim resusitasi dan penggunaan teknologi tersebut sendiri. Hal ini sangat diperlukan pada rumah sakit di daerah pedesaan dikarenakan rendahnya kasus darurat neonatus sehingga resusitasi yang berisiko tinggi dan jarang dilakukan bisa diantisipasi dengan latihan bagi tenaga medis. Dokter yang telah menggunakan telemedicine juga mengatakan bahwa pertukaran informasi dengan tenaga medis lainnya mengenai denyut jantung, warna kulit, atau kerja nafas neonatus terjadi sangat lancar pada 93% kasus .
TEKNIK PRESERVASI BIAKAN JAMUR Riana Tjampakasari, Conny; Aulia Rosalina, Regita; Hanna Swestikaputri, Chrecentia
Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2579

Abstract

Teknik preservasi biakan jamur adalah hal yang penting dilakukan guna menjaga kelestarian biakan. Tujuan preservasi biakan jamur adalah memperoleh biakan dengan viabilitas masih baik dan tidak mengalami perubahan baik secara genetik maupun fenotipe meskipun disimpan dalam waktu tertentu. Preservasi jamur berdasarkan lama penyimpananya dibedakan menjadi 2, yakni preservasi jangka pendek dan jangka panjang. Preservasi jangka pendek dilakukan untuk keperluan rutin penelitian yang disesuaikan dengan kegiatan program atau proyek tertentu sedangkan preservasi jangka panjang dilakukan dalam kaitannya dengan koleksi dan konservasi plasma nutfah jamur, sehingga apabila suatu saat diperlukan, dapat diperoleh kembali. Sangatlah penting untuk memilih teknik preservasi yang tepat agar kultur jamur yang dimiliki tetap lestari, tidak hilang akibat kematian ataupun terkontaminasi. Pilihan teknik preservasi tergantung pada pentingnya koleksi, karakteristik metode, ketersediaan peralatan dan biaya pemeliharaan
Gambaran Kualitas Hidup Dan Pengalaman Klinis Pada Pasien Tuberculosis Paru Di Lingkungan Pedesaan Dan Perkotaan Radandima, Ester; Toru, Veronika; Mila, Antonetha R.H.; Pekabanda, Kartini
Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.2625

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang menduduki peringkat empat tertinggi dengan kasus TB di Asia Tenggara, yang dibuktikan dengan kematian penderita TB masih sebesar 95% dari keseluruhan kasus. Hal ini juga terjadi di Kabupaten Sumba Timur khususnya di Puskesmas dan Puskesmas Kambaniru. Data yang didapatkan pada Puskesmas Nggoa mulai tahun 2018 hingga 2020 mengalami penurunan. Tahun 2020 ini terdapat 3 pasien TB dengan rincian 2 laki – laki dan 1 perempuan. Sedangkan data di Puskesmas Kambaniru mulai tahun 2018 hingga 2020 juga mengalami penurunan. Tahun 2020 ini terdapat 5 pasien TB dengan rincian 3 orang laki – laki dan 2 orang perempuan. Memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai kualitas hidup, pengalaman klinis pada pasien TB di lingkungan pedesaan dan perkotaan Kabupaten Sumba Timur. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Infoman dipilih dengan teknik pusposive sampling, dengan wawancara mendalam mengenai gambaran kualitas hidup, pengalaman klinis serta dukungan social terhadap pasien TB. Sampel penelitian didapatkan lima orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Dalam penelitian ini diperoleh hasil yaitu mengenai gambaran kualitas hidup pasien TB dan pengalaman klinis terhadap pasien TB adalah dari 5 Responden memiliki kesadaran untuk melakukan pengobatan TB dengan harapan kesembuhan dan puas dengan pelayanan yang didapatkan selama melakukan pengobatan TB. kualitas hidup, pengalaman klinis pada masyarakat yang tinggal di kota dan desa khususnya wilayah Kabupaten Sumba Timur merupakan komponen penting yang harus diperhatikan oleh tenaga kesehatan dalam proses pengobatan pasien TB. TB membutuhkan perawatan dan perhatian dari berbagai sektor untuk meningkatkan kepatuhan berobat penderita. Diharapkan lebih aktif mencari informasi TB melalui membaca berita atau buku mengenai TB dan bertanya pada petugas kesehatan
Hubungan Status Gizi Ibu Dan Pola Asuh Dengan Stunting Pada Balita Usia 24-36 Bulan Di Puskesmas Rambangaru Rosni Hunggumila, Antonetha; Pekabanda, Kartini; Toru, Veronika; Radandima, Ester
Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.2630

Abstract

Stunting describes the condition of failure to thrive in toddlers. Maternal nutritional status during pre-pregnancy, pregnancy and lactation is a critical period for child growth and development. In addition to maternal factors, parenting plays a very important role in the nutritional status of children. This study aims to determine the relationship between maternal factors and child care patterns with stunting. Research Design: The research design used a cross sectional method with a sample size of 106 children under five. Collecting data through interviews using a questionnaire with a sampling technique of systematic random sampling. The variables studied were stunting, maternal nutritional status, SEZ, Hb levels, feeding practices, hygiene habits and child care. Results: Stunting was found to be 43.4%, maternal nutritional status (BMI) was thin by 38.7%, anemia during pregnancy 25.5%, KEK 17%, poor feeding practices by 54%, poor hygiene habits 62, 3% and child caregivers who are not biological mothers 66%. Variables related to stunting were hygiene habits (AOR=3.342;95%CI=1.266-8.825;p=0.01) and KEK variables (AOR=4.293;95%CI=1.054-17.486;p=0.04). Variables that were not associated with stunting were maternal nutritional status (BMI), Hb levels, feeding practices and child care. Conclusion: Chronic energy deficiency during pregnancy and hygiene habits were found to be associated with stunting. Suggestions to increase educational activities for pregnant women about nutrition through empowering groups of MCH enthusiasts and families in an effort to improve family nutrition and clean living behavior.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community Vol 16 No 1 (2025): Journals of Ners Community Vol 15 No 2 (2024): Journals of Ners Community Vol 15 No 1 (2024): Journals of Ners Community Vol 14 No 4 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) More Issue