cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 1,434 Documents
Hubungan Lama Menjalani Metode Belajar Blended Learning Dengan Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa FK Unizar Putu Putri Megamahayani; Dina Qurratu Ainin; Dian Rahadianti; Yolly Dahlia
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2702

Abstract

Covid-19 merupakan pandemi yang mempengaruhi seluruh aktivitas masyarakat. Pemerintah selama pandemi Covid-19 membuat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang mengharuskan masyarakat melakukan aktivitas dirumah salah satunya kuliah dirumah. Pada masa pandemi Covid-19 terjadi peningkatan tingkat kecemasan secara masif sebesar 25%. Peningkatan kecemasan terjadi 3 kali lebih banyak sejak pertama kali wabah Covid-19 bermunculan dibandingkan dengan sebelum terjadinya pandemi. Strategi pendidikan yang dapat disarankan ketika pandemi, yaitu dengan metode blended learning. Metode blended learning berpatok pada pembelajaran luring dan digabung dengan pembelajaran daring dapat menyebabkan beberapa ketidaknyamanan seperti peningkatan kecemasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara lama menjalani metode belajar blended learning dengan tingkat kecemasan mahasiswa angkatan 2019 FK UNIZAR. Jenis Penelitian analitik observasiobal, desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 89 responden. Penelitian dilakukan di FK UNIZAR tanggal 20-21 Januari 2023. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Chi Square dengan batas nilai signifikansi p-value <0,05. Responden yang menjalani metode belajar blended learning 12 bulan sebanyak 12 responden (45,6%), terdapat 8 responden (9,0%) mengalami cemas ringan, 4 responden (4,5%) cemas sedang, sedangkan yang menjalani metode blended learning 24 bulan sebanyak 77 responden (53,9%) dengan 15 responden (16,9%) cemas minimal, 21 responden (23,6%) cemas ringan, 39 reponden (43,8%) cemas sedang, dan 2 responden (2,2%) cemas berat. Berdasarkan hasil analisis bivariat ditemukan hasil signifikan antara lama menjalani metode belajar blended learning dengan tingkat kecemasan dengan nilai koefisien 0,041 (p-value <0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara lama menjalani metode belajar blended learning dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa FK UNIZAR
Hubungan Paritas Dan Preeklamsi Dengan Kejadian Persalinan Preterm Di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat Aaron Ismail Kartakusuma
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2703

Abstract

Persalinan preterm merupakan suatu persalinan yang dimana terjadi saat ibu berada di usia kehamilan kurang dari usia 37 minggu kehamilan. Persalinan preterm merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal, yaitu 60-80% di seluruh dunia. Indonesia menempati posisi kelima sebagai negara dengan persalinan preterm tertinggi dunia dengan jumlah sebanyak 675.500 atau 15,5 dari 1000 kelahiran hidup. Persalinan preterm dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti paritas dan preeklamsi. Terdapat pro-kontra mengenai hubungan antara paritas dan preeklamsi dengan kejadian persalinan preterm. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara paritas dan preeklamsi dengan kejadian persalinan preterm di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain penelitian case-control. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling pada data Rekam Medis ibu bersalin yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 220 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara paritas dan preeklamsi dengan kejadian persalinan preterm di RSUD Provinsi NTB.
Hubungan Pengetahuan, Sikap,Perilaku Ibu Tentang DBD Dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti Radiatam Mardiah; Artha Budi Susila Duarsa; Aulia Mahdaniyati S; Aena Mardiah
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2704

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Perkembangan kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Karang tahun 2021 sebanyak 57 kasus (0,08%) yaitu Kelurahan Tanjung Karang 11 kasus (0,19%), Kelurahan Karang Pule 10 kasus (0,06%), Kelurahan Tanjung Karang Permai 12 kasus (0,13%), Kelurahan Jempong Baru 17 kasus (0,10%) dan Kelurahan Kekalik Jaya 7 kasus (0,03%). Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu tentang demam berdarah dengue dengan keberadaan jentik Aedes aegypti di Lingkungan Bendega Kelurahan Tanjung Karang Kota Mataram. Desain penelitian Cross Sectional dengan alat ukur kuesioner dan observasi. Sebanyak 80 sampel penelitian dilakukan dengan tekhnik pengambilan sampel Stratified Random Sampling dan Simpel Random Sampling pada ibu rumah tangga di Lingkungan Bendega Kelurahan Tanjung Karang Kota Mataram. Dari data bulan November – Desember 2022. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku dengan keberadaan jentik Aedes aegypti ( p < 0,05), dan tidak ada hubungan antara sikap dengan keberadaan jentik Aedes aegypti ( p > 0,05).
MENENTUKAN HUBUNGAN TINGGI BADAN BERDASARKAN PANJANG TUNGKAI BAWAH PADA ANGGOTA KEPOLISIAN SEKTOR SUNGGAL MEDAN Kristina Sihaloho; Agustinus Sitepu
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2716

Abstract

Tinggi badan sebagai hasil pengukuran maksimum dari panjang tulang-tulang tubuh yang membentuk poros tubuh (the body axis), diukur dari puncak kepala (vertex) ke titik terendah tubuh dari tulang kalkaneus (tuberositas calcanei) yang disebut tumit (heel).Tinggi badan merupakan salah satu parameter dari pertumbuhan dan kesehatan manusia. Antropometri merupakan pengukuran terhadap manusia. Pada umumnya pengukuran tinggi badan korban pada proses identifikasi forensik adalah hal yang mudah, jika kondisi tubuhnya utuh, ataupun potongan-potongan tubuhnya lengkap, sehingga dapat disusun dan dilakukan pengukuran tinggi badan. Metode dalam antropologi forensik yaitu dapat digunakan untuk identifikasi ialah antropometri yaitu dengan cara mengukur bagian-bagian tubuh. Pengukuran antropometri berdasarkan tinggi badan, panjang dan lebar kepala, sidik jari, bentuk hidung, telinga, dagu, warna kulit, warna rambut, tanda pada tubuh, serta DNA.Penelitian ini adalah penelitian deskritif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Menggunakan sampel anggota kepolisian sektor sunggal medan yang telah memenuhi kriteria inklusi. Total sampel adalah 90 sampel, dimana yang diambil pada sampel adalah tinggi badan dan panjang tungkai bawah. Formula untuk merumuskan tinggi badan berdasarkan panjang tungkai bawah adalah : Anggota kepolisian sektor sunggal medan jenis kelamin Laki-laki : Tb (laki-laki)= 135,484 + 0,906 (panjang tungkai bawah kanan), Tb (laki-laki)= 137,187 + 0,864 (panjang telapak tangan kiri). Anggota kepolisian sektor sunggal medan jenis kelamin perempuan : Tb (perempuan)= 145,631 + 0,430 (panjang tungkai bawah kanan ), Tb (perempuan)= 152,385 +0,214 (panjang tungkai bawah kiri), Pada keseluruhan sampel Tb (cm) = 132,013 +0,998 (panjang tungkai bawah kanan), Pada keseluruhan sampel Tb (cm)= 135,537 + 0,898 (panjang tungkai bawah kiri).
Hubungan Gerakan Tahiyat Akhir Dengan Fleksibilitas Otot Gastrocnemius Pada Mahasiswa Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang Akbar Maulana Arif; Zidni Imanurrohmah Lubis; Bayu Prastowo
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2803

Abstract

Gerakan tahiyat akhir merupakan gerakan dalam shalat yang dapat menyebabkan terjadi stretching statis pada otot gastrocnemius kaki kanan. Stretching statis dilakukan secara rutin dengan jangka waktu 15-30 detik dapat meningkatkan fleksibilitas otot. Fleksibilitas otot gastrocnemius merupakan faktor penting untuk membantu fungsi fleksor ankle serta stabilitas ankle dan knee agar tetap terjaga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gerakan tahiyat akhir dengan fleksibilitas otot gastrocnemius. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional study, sampel sebanyak 56 Subjek yang sesui kreteria penelitian pada mahasiswa fisioterapi UMM. Hasil penelitian menunjukkan nilai p=0,000 dan r=0,736. Sehingga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara gerakan tahiyat akhir dengan fleksibilitas otot gastrocnemius pada Mahasiswa Fisioterapi UMM. Diharapkan dapat memberi gambaran sebab-akibat suatu permasalahan dan refrensi untuk menjadi solusi terbaik mengenai latihan alternatif terhadap fleksibilitas otot gastrocnemius.
Identifikasi Drug Related Problems (DRPs) Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rawat Inap Ayu Angger Putri M. Soleh; Lolita Indriani Putri
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a group of metabolic disorders that cause chronically elevated blood sugar levels. Patients with Type-2 Diabetes (DM-2), with complications or comorbidities, often receive polypharmacy. Polypharmacy has the potential to cause drug related problems (DRPs). The purpose of this study was to determine the pattern of prescribing antidiabetic drugs and DRPs in DM-2 patients at the Mitra Sehat Medika Hospital, Pasuruan, from March 1, 2021 to August 30, 2021. The study design was observational with retrospective data collection. The research data was obtained from the patient's medical records, then the data were analyzed descriptively and the DRPs were identified using the Pharmaceutical Care Network Europe (PCNE) version 9.00. The results obtained 78 patients, 33 men (42.3%) and 45 women (45.7%). The majority of the age group experiencing DM-2 were 45–59 years old (n = 62; 79.5%). Hypertension was the most common comorbid (n = 12; 25.0%). The average length of hospitalization was 3.76 ± 1.009 days. After being hospitalized, 75 patients had controlled sugar level (96.2%), other patients referred to another hospitals. All patients (n = 78; 100.0%) received polypharmacy therapy (≥ 5 drugs). The pattern of prescribing antidiabetic drugs used was a combination of insulin glulisine + insulin glargine (n = 54; 69.2%), insulin glulisine (n = 19; 24.4%), the combination of insulin glulisine + insulin glargine + glimepiride (n = 4; 5.1%), the combination of insulin glulisine + glimepiride (n = 1; 1.3%). The occurrence of DRPs was related to the effectiveness of the treatment (n = 23; 29.5%), and the safety of the treatment (n = 15; 19.2%).
Analisis Keluhan Pada Pasien Post Covid 19 Di Malang Raya Ali multazam; Kurniawati Putri Al Saudi; Nurul Aini Rahmawati
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2829

Abstract

Fenomena awal tahun 2020 menjadi tahun yang cukup menarik perhatian di seluruh dunia. Penambahan kasus virus COVID-19 menjadi pusat perhatian dalam dua tahun terakhir ini terutama di Indonesia dengan tingkat penularan infeksi tertinggi melalui saluran pernafasan. Diawali dengan lonjakan pasien yang sudah terinfeksi oleh virus COVID-19 dan sampai saat ini terus menerus menyebar, menyerang bahkan bermutasi di dalam tubuh sehingga menimbulkan berbagai keluhan – keluhan setelah dinyatakan negatif COVID-19 dari hasil swab/ PCR. Kasus ini paling banyak menyerang usia produktif 21-59 tahun yaitu sebanyak (80,4%). Menganalisis keluhan pada pasien post COVID-19 di Malang Raya. Penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sempel 56 responden. Alat ukur pengetahuan dan keluhan pada pasien post COVID-19 menggunakan kuesioner Beberapa keluhan ditemukan tidak terlalu signifikan terhadap pasien post COVID-19. Terdapat beberapa keluhan gejala sisa yang masih ada didalam tubuh tetapi tidak semua penderita post COVID-19 memiliki gejala tersebut
Perbedaan Pola Sidik Bibir Pada Suku Batak Dan Suku Jawa Di Kecamatan Medan Selayang Kota Medan Bartimeus Nicomama Hutabarat; Adriansyah Lubis; Rizki Arviandi; Abdul Gafar Parinduri; Netty Herawati
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2830

Abstract

Angka kejadian bencana massal di Indonesia meningkat dalam beberapa tahun terakhir, baik yang disebabkan oleh alam maupun faktor kelalaian manusia. Pentingnya peran identifikasi telah diatur dalam peraturan Undang-Undang No. 36 tahun 2009 pasal 118 ayat pertama, bahwa setiap dokter harus bersedia membantu proses identifikasi korban jika diminta oleh penyidik. Sidik bibir merupakan suatu pola berupa celah atau fisur yang terdapat pada permukaan mukosa bibir. Sidik bibir merupakan suatu pola berupa celah atau fisur yang terdapat pada permukaan mukosa bibir. Ilmu yang mempelajari tentang pola sidik bibir disebut Cheiloscopy. Sidik bibir digunakan untuk identifikasi individu karena memiliki sifat unik dan stabil. Dalam suatu kasus kriminal, sidik bibir dapat tertinggal, pada gelas kaca, jendela kaca, sedotan limun, dan beberapa objek lain yang terdapat pada TKP. Sidik bibir yang terdapat pada permukaan objek tersebut dapat dibandingkan dengan sidik bibir dari tersangka ataupun korban, sehingga hasil analis dari sidik bibir tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu alat bukti untuk kepentingan identifikasi
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Penyakit Hipertensi Pada Dewasa Di Klinik Permata Cipondoh Tangerang Siti Umamah; Nurry Ayuningtyas; Alfika Safitri
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2843

Abstract

Penyakit tidak menular membunuh lebih dari 36 juta orang setiap tahun. Penyakit tidak menular menjadi penyebab kematian terbanyak akibat penyakit kardiovaskuler yaitu 17,3 juta orang per tahun, diikuti oleh kanker (7,6 juta), penyakit pernafasan (4,2 juta) dan DM (1,3 juta). Salah satu penyakit tidak menular adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Terdapat faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi,yaitu obesitas pada pola makan (asupan lemak, natrium, dan kalium). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian penyakit hipertensi pada dewasa di klinik permata cipondoh tangerang. Sample berjumlah 82 responden yang didapat dengan menggunakan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan motode penelitian kuantitatif jenis penelitian korelasi dengan menggunakan rancangan cross sectional,yaitu suatu penelitian yang menekankan waktu pengukuran atau observasi data variabel independen dan dependen hanya satu kali pada satu saat. Uji statistik menggunakan analisa chisquare dengan tingkat signifikan α < 0,05 didapatkan data bahwa terdapat 36 orang (43,9 %) memiliki pola makan yang buruk, sedangkan yang memiliki pola makan baik sebanyak 46 (56,1%). Hampir sebagain besar responden memiliki pola makan yang baik. Hasil uji statistik diperoleh p value = 0,000, pada α = 0,05 (p< α) maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian penyakit hipertensi pada dewasa di klinik permata cipondoh tangerang
Karakteristik Penderita Retinoblastoma di RSUP DR.Wahidin Sudirohusodo Sri Irmandha Kusumawardhani; Farah Ekawati M; Suliati P. Amir; Santriani Hadi; Indadzi Arsyi Iwan
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2844

Abstract

Retinoblastoma merupakan keganasan neuroektodermal yang berasal dari sel-sel embrionik retina sensoris dan merupakan keganasan primer intraocular yang paling sering terjadi pada anak, mewakili sekitar 3% dari semua dari keganasan pada anak. Diperkirakan 95% kasus terjadi anak berusia di bawah 5 tahun. Tujuan : untuk mengetahui karakteristik penderita retinoblastoma di RSUP Dr. Wahidin Sudirhusodo tahun 2019 – 2021. Metode yang digunakan pada penelitian deskriptif observasional menggunakan data sekunder yaitu rekam medis pasien retinoblastoma di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar. Pasien retinoblastoma terbanyak pada rentang umur 2-5 tahun (63,3%), jenis kelamin perempuan dan laki – laki dalam jumlah yang sama (50%), letak tumor unilateral dextra (43,3%), klasifikasi IRSS IV (60,0%), gizi baik (43,3%), kemoterapi (70,0%), orang tua yang tidak bekerja (60,0%), gejala cat eye (36,7%), tidak ada riwayat keluarga (100%), prognosis baik (86,6%) Retinoblastoma merupakan keganasan yang sering didapatkan pada anak-anak, utamanya pada anak usia dibawah 5 tahun, dimana gejala paling umum terjadi yaitu cat eye. Terdapat beberapa macam terapi pada retinoblastoma, salah satu nya kemoterapi yang secara umum memberikan respon baik.

Page 49 of 144 | Total Record : 1434


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community Vol 16 No 1 (2025): Journals of Ners Community Vol 15 No 2 (2024): Journals of Ners Community Vol 15 No 1 (2024): Journals of Ners Community Vol 14 No 4 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) More Issue