cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 1,434 Documents
PENURUNAN NYERI DISMENORE PRIMER DENGAN PEMBERIAN KOMBINASI JAHE MERAH (Zingiber officinale Var. rubrum) DAN MADU Suwanto Fatima; Rita Rahmawati; Khoiroh Umah; Eka Masitho Wati
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1566

Abstract

Dismenore dikenal dengan nyeri pada perut selama menstruasi diakibatkan adanya peningkatan uterus. Untuk menurunkan nyeri akibat dismenore dengan pengobatan non farmakologis yaitu kombinasi jahe merah dan madu. Sedangkan madu memiliki kandungan vitamin E berperan dalam menghambat terbentuknya prostaglandin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penurunan nyeri dismenore primer dengan pemberian kombinasi jahe merah dan madu. Penelitian ini menggunakan metode pra eksperimental dengan rancangan one-group pre-post test design. Jumlah populasi 32 responden mengalami dismenore, sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling sebanyak 30 responden. Intervensi pemberian kombinasi jahe merah dan madu 1 kali sehari selama 2 hari. Variabel independen yaitu pemberian kombinasi jahe merah dan madu. Variabel dependen yaitu tingkat nyeri dismenore diukur dengan skala nyeri bourbanis. Kriteria inklusi: siswi yang mengalami dismenore primer ringan, sedang, berat, dan siswa tidak mengkonsumsi obat anti nyeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata sebelum pemberian kombinasi jahe merah dan madu adalah 4.8000 dan nilai rata-rata sesudah diberikan kombinasi jahe merah dan madu adalah 1.1000. sedangkan uji statistik Wilcoxon signed rank test diketahui nilai signifikan (2-tailed) = 0,000, dimana p = 0,000 < 0,05 artinya terdapat penurunan nyeri dismenore primer akibat pemberian kombinasi jahe merah dan madu. Pengobatan non farmakologis salah satunya adalah kombinasi jahe merah dan madu dapat dimanfaatkan sebagai penurunan nyeri akibat dismenore. DOI: 10.5281/zenodo.6033667
PEMANFAATAN TEKNOLOGI TERHADAP PENINGKATAN FUNGSI MOTORIK BAGI LANSIA DENGAN PENYAKIT PARKINSON: STUDI LITERATUR Zalfa Kamila Rafifah; Wulan Sari; Sitti Noer Shabrrina; Siti Meira Putri Satriyani Kusuma Ningrum; Sifa Safira; Anung Ahadi Pradana
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1567

Abstract

Penyakit Parkinson (PD) adalah gangguan sistem saraf pusat yang melibatkan neuron dopaminergic dapat mempengaruhi gerakan, sering disertai tremor. Penderita PD yang mayoritas lansia sering mengalami gangguan motorik seperti bradikinesia, hipokinesia, tremor, ketidakstabilan postural dan kekakuan. Tujuan studi literatur ini adalah untuk mengetahui efektivitas teknologi sebagai alat monitor aktivitas saat penderita Parkinson tinggal sendiri dirumah yang bisa dipantau oleh tenaga kesehatan maupun keluarga. Metode yang digunakan yaitu kajian literature dengan pendekatan sederhana terhadap 10 artikel terkait teknologi pemanfaatan teknologi bagi lansia penderita Parkinson dalam periode 2011-2021. Hasil dari study literature adalah teknologi sangat bermanfaat untuk diterapkan bagi lansia dengan penyakit Parkinson. Dari 10 literatur yang ditemukan menyatakan bahwa dengan adanya teknologi dapat mempermudah tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan dan perawatan kesehatan bagi lansia penderita Parkinson.  Teknologi juga bermanfaat pada penderita Parkinson karena mampu melatih kemandirian pasien dengan cara melakukan aktivitas secara mandiri. Diharapkan jumlah jurnal penelitian terkait penggunaan teknologi pada pasien lansia penderita Parkinson diperbanyak agar dapat mempermudah dalam pencarian informasi terpercaya serta sebagai bukti adanya manfaat penggunaan teknologi.   DOI: 10.5281/zenodo.6033445
Hubungan Lingkungan Rumah Dan Perilaku Masyarakat Dengan Kejadian Malaria Di Kampung Bate Distrik Arso Kabupaten Keerom Suriyani Suriyani
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2524

Abstract

Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan ke manusia melalui nyamuk Anopheles yang terinfeksi. Kabupaten Keerom merupakan kabupaten atau kota di Provinsi Papua dengan salah satu jumlah kasus malaria terbanyak. Angka malaria di Kabupaten Keerom masih cukup tinggi dengan Annual Paracite Incidence (API) sebesar 669. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkungan rumah dengan perilaku masyarakat terhadap kejadian malaria di Desa Bate, Kecamatan Arso, Kabupaten Keerom. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, yaitu jenis penelitian yang menekankan pada waktu pengukuran/pengamatan data variabel independen dan dependen hanya satu kali, jika tidak ada tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara semak belukar (p=0,019), parit/parit (p=0,005) dan penggunaan kelambu (p=0,011) dengan kejadian malaria di Desa Bate, Kecamatan Arso, Kabupaten Keerom, sedangkan tidak ada hubungan antara kebiasaan di luar ruangan. pada malam hari (p=0,300) dan penggunaan obat nyamuk (p=1.000) dengan kejadian malaria di Desa Bate, Distrik Arso, Kabupaten Keerom. Keberadaan semak belukar, parit/selokan dan kebiasaan menggunakan kelambu merupakan variabel yang berhubungan dengan malaria di Desa Bate, Kecamatan Arso, Kabupaten Keerom. Masyarakat harus menyadari pentingnya melakukan upaya pencegahan malaria, termasuk selalu membersihkan lingkungan rumah dan membiasakan diri menggunakan kelambu di malam hari
Analisis Kandungan Mineral Dalam Air Zam Zam Dengan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (Ssa) Zulfitriani Murfat; Sri Wahyuni Gayatri; Irma Yuniar
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2530

Abstract

Salah satu air yang yang layak dikonsumsi dan memiliki khasiat sebagai penyembuh adalah air zam zam., air yang dinilai sebagai air terbaik di muka bumi. Air zam zam mengandung zat dan molekul yang lebih baik jika dibandingkan dengan zat molekul air yang lain. Mineral yang terkandung di dalam air zam zam menjadikannya air yang berbeda dari air lainnya. Keistimewaan air zam zam selain memiliki kandungan mineral juga termasuk air yang tidak memiliki mikroba, tidak berubah warna, rasa dan bau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan kadar mineral yang terkandung dalam air zam zam dengan menggunakan metode spektrofotometri serapan atom (SSA). Penelitian ini diilakukan dengan menggunakan 3 sampel air zam zam yang dijual di tempat yang berbeda, dengan absorbansi larutan standar yang digunakan dengan panjang gelombang maksimum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat komposisi mineral yang terkandung dalam air zam zam. Konsentrasi dan kadar mineral yang diuji yakni natrium, kalium, zat besi dan Pb (tiimbal). Diperoleh konsentrasi natrium sebesar 3,02 dengan kadar 2,95. Kalium memiliki konsentrasi dan kadar sebesar 1,07. Konsentrasi dan kadar Fe sebesar 0,03 dan Pb (timbal) sebesar 0,05. Dari ketiga sampel diuji menunjukkan bahwa kualitas air zam zam layak untuk dikonsumsi sesuai dengan penetapan uji kualitas aitr yang baik yakni berada pada ambang batas kelayakan. Dapat disimpulkan bahwa komposisi dan kadar mineral yang terdapat dalam air zam zam layak untuk dikonsumsi.
Literatur Review : Pengaruh Psikoterapi Terhadap Kualitas Hidup Pada Pasien Kanker Paru Nurnisaa Primadiah
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2570

Abstract

Berkembanganya kehidupan masyarakat serta berubahnya gaya hidup menyebabkan kejadian kanker paru-paru semakin meningkat dari tahun ke tahun. Saat ini, kanker paru secara klinis telah menjadi tumor ganas dengan insiden cukup tinggi didunia. intervensi kanker paru-paru secara klinis meliputi perawatan bedah, kemoterapi, radioterapi. Upaya untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan kanker paru dilakukan dengan berbagai intervensi salah satunya Psikoterapi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kulitas hidup pasien serta mengurangi perasaan ketakutan,kecemasan sedih berkepanjangan dan kehilangan kontrol diri sendiri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh psikoterapi terhadap kualitas hidup pasien kanker paru. Metode penelitian menggunakan metode literature review, mengumpulkan data sekunder dari artikel penelitian ilmiah tahun 2013-2023. Database online yang digunakan yaitu Google Scholar, PubMed, Spingerlink, dan Elsevier untuk kata kunci seperti kanker paru-paru, kualitas hidup, terapi fisik, dan intervensi. Artikel-artikel tersebut kemudian dievaluasi dalam hal tujuan dan metode, dan persamaan dan perbedaan antara artikel-artikel tersebut diperiksa. Dari 10 hasil Literatur Review ini, terdapat 10 literatur yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh dari intervensi psikoterpi terhadap kualitas hidup penderita kanker paru, dimana setelah diberi intervensi terdapat peningkatan kualitas hidup di tandai dengan kecemasan menurun, ketakutan menurun dan lebih dapat mengnontrol diri setelah diberi intervensi
TEKNIK PRESERVASI BIAKAN JAMUR Conny Riana Tjampakasari; Regita Aulia Rosalina; Chrecentia Hanna Swestikaputri
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2579

Abstract

Teknik preservasi biakan jamur adalah hal yang penting dilakukan guna menjaga kelestarian biakan. Tujuan preservasi biakan jamur adalah memperoleh biakan dengan viabilitas masih baik dan tidak mengalami perubahan baik secara genetik maupun fenotipe meskipun disimpan dalam waktu tertentu. Preservasi jamur berdasarkan lama penyimpananya dibedakan menjadi 2, yakni preservasi jangka pendek dan jangka panjang. Preservasi jangka pendek dilakukan untuk keperluan rutin penelitian yang disesuaikan dengan kegiatan program atau proyek tertentu sedangkan preservasi jangka panjang dilakukan dalam kaitannya dengan koleksi dan konservasi plasma nutfah jamur, sehingga apabila suatu saat diperlukan, dapat diperoleh kembali. Sangatlah penting untuk memilih teknik preservasi yang tepat agar kultur jamur yang dimiliki tetap lestari, tidak hilang akibat kematian ataupun terkontaminasi. Pilihan teknik preservasi tergantung pada pentingnya koleksi, karakteristik metode, ketersediaan peralatan dan biaya pemeliharaan
Perbandingan Penentuan Formula Tinggi Badan Berdasarkan Panjang Telapak Tangan Antara Suku Batak Toba Dengan Suku Sunda Jakaria Zansen; Doaris Ingrid Marbun; Adriansyah Lubis; Netty Herawati; Panusunan Simatupang
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2636

Abstract

Tinggi badan sebagai hasil pengukuran maksimum dari panjang tulang-tulang tubuh yang membentuk poros tubuh (the body axis), diukur dari puncak kepala (vertex) ke titik terendah tubuh dari tulang kalkaneus (tuberositas calcanei) yang disebut tumit (heel).Tinggi badan merupakan salah satu parameter dari pertumbuhan dan kesehatan manusia. Antropometri merupakan pengukuran terhadap manusia. Pada umumnya pengukuran tinggi badan korban pada proses identifikasi forensik adalah hal yang mudah, jika kondisi tubuhnya utuh, ataupun potongan-potongan tubuhnya lengkap, sehingga dapat disusun dan dilakukan pengukuran tinggi badan. Metode dalam antropologi forensik yaitu dapat digunakan untuk identifikasi ialah antropometri yaitu dengan cara mengukur bagian-bagian tubuh. Pengukuran antropometri berdasarkan tinggi badan, panjang dan lebar kepala, sidik jari, bentuk hidung, telinga, dagu, warna kulit, warna rambut, tanda pada tubuh, serta DNA.Penelitian ini adalah penelitian deskritif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Menggunakan sampel dua suku di indonesia yaitu suku sunda dan batak toba yang telah memenuhi kriteria inklusi. Total sampel adalah 94 sampel, dimana yang diambil pada sampel adalah tinggi badan dan panjang telapak tangan.Formula untuk merumuskan tinggi badan berdasarkan panjang telapak tangan adalah : Suku Sunda dengan jenis kelamin Laki-laki : Tb (laki-laki)= 60.427 + 6.017 (panjang telapak tangan kanan), Tb (laki-laki)= 56.151 + 6.253 (panjang telapak tangan kiri). Jenis kelamin perempuan : Tb (perempuan)= 104.409 + 3.131 (panjang telapak tangan kanan), Tb (perempuan)= 107.486 + 2.937 (panjang telapak tangan kiri), Suku Batak Toba dengan jenis kelamin laki-laki Tb (laki-laki)= 67.558 + 5.604 (panjang telapak tangan kanan), Tb (laki-laki)= 66.824 + 5.645 (panjang telapak tangan kiri). Jenis kelamin perempuan :Tb (perempuan)= 95.287 + 3.686 (panjang telapak tangan kanan) Tb (perempuan)= 99.139 + 3.441 (panjang telapak tangan kiri).
Hubungan Perilaku Membersihkan Wajah Dengan Kejadian Acne Vulgaris Pada Mahasiswa Laki-Laki Putu Cintia Nanda Artasih; Wiwin Mulianingsih; Suci Nirmala; Lysa Mariam
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2637

Abstract

Acne vulgaris merupakan penyakit kulit yang paling sering terjadi. Penyakit ini dipengaruhi atau dicetuskan oleh multifaktorial. Perilaku membersihkan wajah yang kurang baik dapat menyebabkan timbulnya Acne vulgaris. Membersihkan wajah yang terlalu sering dapat menyebabkan iritasi, merangsang produksi minyak yang berlebih dan memperpanjang siklus jerawat. Timbulnya Acne vulgaris pada wajah berpengaruh terhadap rasa kepercayaan diri seseorang. Bagi remaja dan dewasa wajah merupakan aspek terpenting untuk pengembangan citra diri.Untuk mengetahui hubungan perilaku membersihkan wajah dengan kejadian Acne vulgaris pada mahasiswa laki-laki Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar.Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar pada tanggal 10 Oktober 2022-16 Oktober 2022. Sampel penelitian sebanyak 60 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square.Responden yang memiliki perilaku membersihkan wajah dengan kriteria baik sebanyak 42 responden (70,0%) dan responden yang memiliki perilaku membersihkan wajah dengan kriteria buruk sebanyak 18 responden (30,0%). Responden yang menderita Acne vulgaris sebanyak 21 responden (35,0%), sedangkan yang tidak menderita Acne vulgaris sebanyak 39 responden (65,0%). Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku membersihkan wajah dengan kejadian Acne vulgaris pada mahasiswa laki-laki Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar, dengan p-value 0,00 (p-value < 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku membersihkan wajah dengan kejadian Acne vulgaris pada mahasiswa laki-laki Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar
Efektifitas Perawatan Luka Dengan Povidone Iodine Dan Nacl 0,9% Terhadap Proses Penyembuhan Luka Catheter Double Lumen Pada Pasien Losia Dewi Sartika; Nurry Ayuningtyas Kusumastuti; Rini Sartika; Adi Dwi Susanto; Cicirosita J.Idu
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2638

Abstract

Hemodialisis merupakan suatu membran atau selaput semi permiabel yang berfungsi sebagai penyaring air dan zat tertentu atau hasil metabolisme dalam tubuh mengunakan akses Catheter Double Lumen yang memiliki dua lumen dan satu ujung yang diinsersikan ke dalam pembuluh darah vena sentral melalui proses operasi yang menyebabkan luka yang menjadi tempat pertumbuhan kuman yang menjadi penyebab infeksi, perawatan pada luka Catheter Double Lumen bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan dan membunuh kuman penyebab infeksi dengan cara merawat luka mengunakan NaCl 0,9% dan Povidone iodine. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas perawatan luka dengan Povidone Iodine dan NaCl 0,9% terhadap proses penyembuhan luka Catheter Double Lumen. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre experimental dengan pendekatan one shot case study. populasi penelitian 60 pasien. Metode pengambilan sampel menggunakan Non probability Sampling dengan menggunakan insidental/accidental sampling sebanyak 20 sampel. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi sebelum dan sesudah perawatan luka Catheter Double Lumen. Hasil Penelitian Mann-Whitney U Test didapatkan nilai p value 0.000 dengan kai kuadrat dengan batas kemaknaan () P value <0, 5 yang dimana nilai P=0.000. Kesimpulan: ada Efektifitas perawatan luka dengan Nacl 0.9% dan Povidone Iodine terhadap proses penyembuhan luka catheter double lumen Pada Pasien Hemodialisa di Klinik Avio
Manajemen Phlebotomy Di Era Laboratorium 4.0: Literature Review Ligar Yayuk Dwi Nenda; Dety Mulyanti
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2700

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui perkembangan teknologi laboratorium di era 4.0 teknik pengambilan darah. Sejalan dengan perkembangan teknologi yang dahulu metode open system sekarang menuju metode closed system dimana sampel darah langsung masuk ke tabung vacuum sesuai kebutuhan dan langsung terintergrasi dengan alat-alat yang otomatis. Keuntungan menggunakan metode pengambilan darah ini adalah tidak perlu lagi membagi-bagikan sampel darah ke dalam beberapa tabung cukup sekali penusukan dapat mengisi beberapa tabung. Kekurangan sulitnya pengabilan pada orang tua, anak kecil, bayi gemuk, vena kecil dan rapuh. Artikel ini ditulis dengan menggunakan literature review dengan pendekatan mapping review. Proses literature review ini dilakukan dengan cara mencari artikel yang relevan, mengevaluasi menggunakan Google Scholar, PubMed dan Springer Link. Hasil dari literature review ini adalah bahwa dalam penjaminan mutu phlebotomy, aspek keprofesionalan, tanggung jawab, pendokumentasian serta kesesuain dengan prosedur pelayanan standart mejadi tolak ukur phlebotomy di era 4.0.Seorang analis kesehatan kita hendaknya mampu menerapkan kompetensi standart dan standart professional phlebotomy sehingga dalam menjalankan tugas sebagai petugas kesehatan dapat memberikan pelayanan yang bermutu untuk pelanggan.

Page 48 of 144 | Total Record : 1434


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community Vol 16 No 1 (2025): Journals of Ners Community Vol 15 No 2 (2024): Journals of Ners Community Vol 15 No 1 (2024): Journals of Ners Community Vol 14 No 4 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) More Issue