cover
Contact Name
Jatmiko Wahyudi
Contact Email
jatmiko.mil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.litbangpati@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK
ISSN : 19782306     EISSN : 26556618     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Litbang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati dengan p-ISSN 1978-2306 dan e-ISSN 2655-6618. Jurnal Litbang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada Bulan Juni dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 163 Documents
FAKTOR RISIKO BAYI BERAT LAHIR RENDAH DITINJAU DARI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN FAKTOR KEHAMILAN (Studi di Puskesmas Margorejo dan Puskesmas Juwana di Kabupaten Pati) Aeda Ernawati
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 11, No 2 (2015): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.554 KB) | DOI: 10.33658/jl.v11i2.68

Abstract

ENGLISHMaternal conditions affect the growth and development of the fetus. The purposes of his study is to analyze the risk factors for LBW (Low Birth Weight) in Public Health Center Juwana and Margorejo of maternal factors including: maternal age, parity, Upper Arm Circumference size, education level and family income level. This study used case control design, in which each group had 32 cases. Statistical analysis used chi square, while risk estimation used odds ratio. The results shows that risk factors of LBW in Public Health Center Juwana and Margorejo is household income level (OR = 3.645 and p = 0.024), while mother age, parity, arm circumference size, and education levels are not associated with LBW. The effort to increase household income should be done by all stakeholders cooperatively to prevent LBW. INDONESIAKesehatan ibu sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin yang dikandungnya. Tujuan penelitian untuk untuk menganalisis faktor risiko kejadian BBLR di Puskesmas Juwana dan Puskesmas Margorejo ditinjau dari faktor ibu yang meliputi: usia ibu, paritas, ukuran LILA, tingkat pendidikan, dan tingkat pendapatan keluarga. Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol dengan jumlah sampel masing-masing 32 responden. Uji statistik menggunakan chi square dan estimasi risiko menggunakan odd rasio. Hasil penelitian menunjukkan faktor ibu yang menjadi faktor risiko kejadian BBLR di Puskesmas Juwana dan Puskesmas Margorejo adalah tingkat pendapatan keluarga (OR=3,645 dan p=0,024). Usia ibu, paritas, ukuran LILA, tingkat pendidikan tidak berhubungan dengan kejadian BBLR. Perlu kerja sama dengan semua pihak untuk meningkatkan pendapatan masyarakat untuk mencegah terjadinya BBLR.
PENGOLAHAN KOTORAN SAPI DENGAN TEKNOLOGI BIOGAS REAKTOR KECIL Hermain Teguh Prayitno
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 2 (2014): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.217 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i2.84

Abstract

ENGLISHResearch on alternative energy and fertilizer has been done and applied, but the public not interest yet to make this alternative energy and fertilizer. This is due to the huge costs, the process is complicated, and low economic value . Biogas processing, liquid fertilizers and solid. If the large volume of water mix will increase the volume of the reactor and the implications for the huge cost . The research objective was to determine variations in the sample which is capable of representing the processing of the biogas process and product stability. The method used in laboratory scale experiments and determination of the best results using factor analysts . The results of the research is reactor B and A that can be used as a reference treatment that produces biogas manure optimal, and the volume of 0.56 liters of biogas per one kilogram of cow dung with a processing time of 38 days. INDONESIAPenelitian mengenai energi dan pupuk alternatif sudah banyak dilakukan dan diterapkan, akan tetapi minat masyarakat untuk membuat energi dan pupuk alternatif ini belum ada. Hal ini disebabkan oleh biaya yang besar, prosesnya yang rumit, dan nilai ekonominya rendah. Pengolahan biogas, pupuk cair dan padat. Jika dengan volume campuran air yang besar akan membesarkan volume reaktor dan berimplikasi pada besarnya biaya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui variasi sampel mana yang mampu mewakili proses pengolahan dengan kesetabilan proses dan produk biogas. Metode yang digunakan percobaan skala laboratorium dan penentuan hasil terbaik menggunakan analis faktor. Hasil penelitian yaitu reaktor B dan A yang dapat digunakan sebagai acuan pengolahan kotoran sapi yang menghasilkan biogas optimal, dan volumenya 0,56 liter biogas setiap satu kilogram kotoran sapi dengan waktu pengolahan 38 hari.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS DAN MEMBACA BERITA MELALUI BAHAN MATERI MASALAH SOSIAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 PATI Nyamat, Nyamat
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 13, No 2 (2017): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.897 KB) | DOI: 10.33658/jl.v13i2.102

Abstract

ENGLISHAs the educational institution, schools should improve continuously to create the high-quality education. The purpose of this study was to describe the initial condition and the improvement of student’s news writing and reading skills regarding social issues. This study used classroom-action research design, namely self-reflection method. It involved 25 students of the first semester at 8th grade, SMP 3 Pati. The study was conducted in the pre-cycle used the printed textbooks and two cycles : the cycle 1 used printed and electronics (television) news sources, while the cycle 2 used the materials produced by the students by exploring the surround social issues. The results of the study were: (1) In the pre-cycle, the student acquired on average 81.48 for the writing skill and 79.42 for the news-reading skill. (2) In the cycle 1, the students acquired 89.9 and 82.62 for news writing and reading skills respectively. Meanwhile, in cycle 2, their news writing improved to 90.7 and their reading skill improved to 90.78 INDONESIASebagai lembaga pendidikan, sekolah secara terus menerus harus mengadakan pembenahan diri dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi awal dan peningkatan kemampuan menulis dan membaca berita melalui bahan materi masalah sosial. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas melalui metode refleksi diri. Penelitian dilakukan terhadap 25 siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Pati semester 1. Analisis data dilakukan yaitu pra siklus dengan teks dari buku cetak dan 2 siklus : (1); siklus 1 menggunakan bahan dari media cetak dan elektronik (televisi); sedangkan siklus 2 bahan materi yang dihasilkan peserta didik dengan menggali masalah-masalah sosial di lingkungannya. Hasil penelitian adalah (1) pada kondisi awal, nilai siswa rata-rata 81,48 untuk kemampuan menulis and 79,42 untuk kemampuan membaca berita. (2) Siklus 1, nilai siswa rata-rata 89,8 dan 82,62 untuk kemampuan menulis dan membaca berita. Sementara, pada siklus 2, kemampuan menulis berita meningkat menjadi 90,70 dan membaca berita meningkat menjadi 90,78.
PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN INTERAKTIF Miftah, Mohamad
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 14, No 2 (2018): Desember
Publisher : Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.969 KB)

Abstract

ENGLISHOn the one hand, the development of information and communication technology especially in education sector grows fastly. On the other hand, in practice, the utilization of this technology shows lower results. The objective of this study is to describe the role of interactive learning by using multimedia and the utilization of multimedia in learning activities. Desk research is used as design of this research and it use qualitative approach. Data mainly are collected from the literature and analyzed descriptively. The findings show that the application of multimedia plays an important role to improve the quality of teaching and learning activities. Later, the development of information and communication technology offers various types of interactive learning and the multimedia has the potential to attrach students to involve in learning activity as well as to increase learning outcomes. Finally, there is a neccessity to accelerate the development of human resources in particular teachers so that the utilization of the technology run optimally.INDONESIAPada satu sisi, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi khususnya di dunia pendidikan berkembang dengan cepat. Namun di sisi lain, realitanya pemanfaatan multimedia pembelajaran interaktif masih terbilang rendah. Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai peran media pembelajaran berbasis komputer sekaligus pengembangan dan pemanfaatannya dalam kegiatan belajar mengajar. Desain penelitian yang digunakan adalah desk research dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui studi literatur dan selanjutnya data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan multimedia sebagai media pembelajaran dapat memberikan kontribusi yang besar untuk meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar. Perkembangan produk-produk teknologi informasi komunikasi menawarkan berbagai bentuk media pembelajaran yang variatif sekaligus efektif dalam menarik minat peserta didik untuk belajar yang pada akhirnya mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Penyiapan sumber daya manusia khususnya pengajar yang handal menjadi faktor penting agar pemanfaatan multimedia sebagai media pembelajaran interaktif dapat berlangsung secara optimal.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PAMSIMAS DALAM PENYEDIAAN AIR BERSIH BAGI MASYARAKATDI KABUPATEN PATI Suroso Suroso
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 12, No 1 (2016): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.832 KB) | DOI: 10.33658/jl.v12i1.47

Abstract

ENGLISHAccessibility to clean water is the right for all citizens. However some parts of the study area have less access to clean water, especially in the dry season. The objectives of the research are: (1) To analyze the performance of policy implementation for PAMSIMAS in the study area; and (2) To analyze the role of PAMSIMAS in providing clean water for community in the study area. This research uses quantitative approach. The data consist of primary and secondary data. The data collection is conducted by observation and interview. The data analysis uses descriptive one. There are five main findings in the research. First, the coverage of PAMSIMAS includes 109 of 406 villages (26.85%). Second, the performance in managing PAMSIMAS is fairly good with score 77.37. Third, output of PAMSIMAS programme in 109 villages includes 14,711 installations for clean water of household. Fourth, PAMSIMAS has a capacity 2,850,040 litre per day. Fifth, cash-flow of PAMSIMAS is Rp729,219,937. INDONESIAAkses air bersih merupakan hak setiap warga negara tetapi sebagian kawasan di area studi mengalami kesulitan akses air bersih, khususnya di musim kemarau. Penelitian ini memiliki tujuan: (1) Menganalisa kinerja implementasi kebijakan PAMSIMAS di area studi; dan (2) Menganalisa peran PAMSIMAS dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat di area studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan pengumpulan data sekunder dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dokumen instansi terkait. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Ada beberapa temuan utama dalam penelitian ini. Pertama, coverage PAMSIMAS 109 desa (26,85%) dari total 406 desa/kelurahan di area studi. Kedua, kinerja tata kelola PAMSIMAS masuk kategori relatif baik dengan skor 77,37. Ketiga, output PAMSIMAS di 109 desa memiliki 14.711 sambungan rumah untuk penyediaan air bersih. Keempat, kapasitas pelayanan air bersih PAMSIMAS di area studi sebanyak 2.850.040 liter per hari yang tersebar di 109 desa. Kelima, BP-PAMS memiliki cash-flow sebanyak Rp729.219.937 dalam pengelolaan PAMSIMAS.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KONSTRUKTIVISME MATERI LINGKARAN KELAS VIII Sofia Bardina
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 11, No 1 (2015): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.985 KB) | DOI: 10.33658/jl.v11i1.63

Abstract

ENGLISHThis research aimed to develop the valid and effective learning set of mathematics through cooperative learning model of TSTS type character education oriented based on constructivism by CDP of circles materials, and then it resulted an effective and valid learning set. The learning set would be developed were: syllabus, RPP, BPD, CDP, and THB. Data were obtained by observation and test. Data were analyzed descriptively using completeness test, t-test, and regression analysis. The mean scores for validation test were: Syllabus = 4.54; RPP = 4.53; BPD = 4.62; CDP = 4.80 and THB was valid. Field test showed that the learning sets were effective. It was proofed by the completeness of TBH with the average score was higher than 67 (exceeding 75% of total student). Learning activities positively affected 80% of THB. The mean THB of experiment group was 73.36, while that of control class was 55.00. It proofed that experiment group showed higher skill than control group. Based on those results, it can be concluded that the learning set was valid and effective. It meant that the development of learning set succeeded and it was qualified to be used as mathematic learning method in Junior High School level. INDONESIAPenelitian ini untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS Berorientasi Pendidikan Karakter Berbasis Konstruktivisme Berbantuan CDP kelas VIII yang valid dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid dan efektif. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah Silabus, RPP, BPD, CDP dan THB. Cara pengambilan data dengan observasi dan tes. Data tes diolah dengan analisis deskriptif uji ketuntasan, uji banding t dan uji regresi. Hasil validasi terhadap perangkat pembelajaran valid dengan rata-rata skor untuk Silabus = 4,54; RPP = 4,53; BPD = 4,62; CDP = 4,80 dan THB valid. Uji coba lapangan diperoleh hasil perangkat pembelajaran efektif. Keefektifan, diperoleh dari hasil uji ketuntasan THB dengan rataan nilai > 67 melebihi 75% dari peserta didik, ada pengaruh positif aktivitas terhadap THB sebesar 80%. Rataan THB pada kelas eksperimen sebesar 73,36 sedangkan rataan THB di kelas kontrol sebesar 55,00 sehingga rataan kemampuan kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Dari analisis hasil tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa perangkat adalah valid dan efektif. Hal ini berarti bahwa pengembangan perangkat tercapai dan layak digunakan dalam pembelajaran matematika di SMP.
PERILAKU KELUARGA DALAM MENCARI PENGOBATAN BAGI ANGGOTA KELUARGA YANG MENGALAMI GANGGUAN JIWA Siti Qorrotu Aini
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.266 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i1.79

Abstract

ENGLISHMental disorders cases in Pati still high. Families providing support in the treatment process in different ways. This study aimed to analyze the family behavior in seeking treatment of mental disorders in Pati. This research used qualitative descriptive methods. The primary data obtained from interviewed by informant consisted of families, community leaders and health workers. Results the study showed that family seeking behavior is diifferent. Some, are still found families which looking for traditional treatment to shamans because ignorance factor that causes mental disorders. Treatment with various shamans did not provide a cure, then the people used modern medical system, that is went to the health service. Modern medical treatment provide healing, but people with mental disorders relaps after back into the family and community. INDONESIAKasus gangguan jiwa di Kabupaten Pati masih tinggi. Keluarga penderita memberikan dukungan dalam proses pengobatan dengan cara yang berbeda-beda. Tujuan penelitan untuk menganalisis perilaku keluarga dalam mencari pengobatan penderita gangguan jiwa di Kabupaten Pati. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh dengan wawancara mendalam terhadap Informan terdiri dari keluarga, tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan perilaku keluarga dalam mencari pegobatan penderita gangguan jiwa berbeda-beda. Sebagian, masih ditemukan keluarga yang mencari pengobatan secara tradisional ke dukun karena faktor ketidaktahuan penyebab terjadinya gangguan jiwa. Pengobatan dengan berbagai dukun ternyata tidak memberikan kesembuhan, kemudian masyarakat menggunakan sistem medis modern, yaitu berobat ke pelayanan kesehatan. Pengobatan dengan medis modern memberikan kesembuhan, tetapi setelah penderita gangguan jiwa kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat kembali mengalami kekambuhan.
STRUKTUR USAHA PENANGKAPAN IKAN OLEH NELAYAN TRADISIONAL DI DESA PECANGAAN KECAMATAN BATANGAN KABUPATEN PATI Damayanti, Herna Octivia
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 13, No 2 (2017): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.281 KB) | DOI: 10.33658/jl.v13i2.96

Abstract

ENGLISHMost of the fishermen in the Pecangaan village conduct small-level fishing activities. The study aimed: (1) to analyse the business investment; (2) to analyse the business financing and revenue; and (3) to analyse the financial feasibility of the fishing business in Pecangaan Village, Pati Regency. It was a quantitative-descriptive study. The study was held from March to October 2016 in Pecangaan Village, Pati Regency. The research samples were the fishermen in Pecangaan Village, numbered 55 people. The data analysis comprised descriptive analysis and financial feasibility analysis (Net Present Value, Revenue-Cost Ratio, and Payback Period. The study resulted: (1) The investment consisted of a unit of 5-10 GT boat, 15-20 HP boat machine, and gears, namely shrimp net, crab net, and trap. (2) The largest financing, as well as the revenue, were found in the regular season, then was followed by the peak season and the bad season respectively. (3) The financial analysis concludes that fishing business in Pecangaan Village is profitable and feasible. INDONESIAMayoritas nelayan di Desa Pecangaan melakukan kegiatan penangkapan ikan skala kecil. Tujuan penelitian adalah (1) untuk menganalisis investasi usaha; (2) menganalisis pembiayaan dan pendapatan usaha; (3) menganalisis kelayakan finansial usaha penangkapan ikan nelayan Desa Pecangaan Kabupaten Pati. Penelitian merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Waktu penelitian bulan Maret sampai Oktober 2016 di Desa Pecangaan Kabupaten Pati. Sampel penelitian yaitu nelayan Desa Pecangaan sebanyak 55 orang. Analisis data yaitu secara deskriptif dan analisis kelayakan usaha secara finansial (Net Present Value, Revenue-Cost Ratio dan Payback Period). Hasil penelitian yaitu (1) investasi terdiri dari 1 unit kapal ukuran 5-10 GT, mesin kapal berkapasitas 15-20 PK, alat tangkap terdiri dari Jaring udang, jaring rajungan dan bubu. (2) Pembiayaan terbesar, sama dengan pendapatan yaitu pada musim biasa, diikuti oleh musim puncak dan musim paceklik. (3) Analisis finansial menyatakan bahwa usaha penangkapan ikan oleh nelayan Desa Pecangaan menghasilkan keuntungan dan layak untuk dijalankan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DIVERSIFIKASI KONSUMSI PANGAN LOKAL DI KABUPATEN PATI Utami, Sri
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 14, No 2 (2018): Desember
Publisher : Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.969 KB)

Abstract

ENGLISHThe pattern of community food consumption in Pati Regency has not been ideal yet in practice. The aims of this study is to find out the policy implementation of local food consumption diversification in Pati Regency, and to analyze the factors that influence the implementation of the policy. This research used qualitative method. The research was conducted in Pati regency, by conducting in-depth interviews to 18 (eighteen) informants from related agencies and targetted groups/communities. The data analyses include data reduction, data presentation and conclusion. The results of the research showed that the policy implementation of diversification of local food consumption in Pati Regency did not run well. There were 4 factors that impeded the policy implementation: (1) Communications, the delivery of policy content/socialization to policy implementers has not conducted well; (2) Resources, inadequate human resource in terms of quantity and quality. The agencies actively involved were only 7 (seven) of 11 (eleven) related agencies; (3) Organizational structure, the preparation of SOP was too late so it did not support effectively the implementation the policy; and (4) Communities attitudes towards local food, the communities considered that local food was "out of date and ndeso" and tended to like foods that were considered modern. INDONESIAPola konsumsi pangan masyarakat Kabupaten Pati belum ideal. Pemerintah Kabupaten Pati mengeluarkan Perda Nomor 28 Tahun 2010 tentang Kebijakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan diversifikasi konsumsi pangan lokal di Kabupaten Pati, dan melakukan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian dilakukan di Kabupaten Pati, dengan melakukan wawancara mendalam kepada 18 (delapan belas) informan yang berasal dari instansi yang melaksanakan kebijakan diversifikasi konsumsi pangan lokal, dan kelompok sasaran / masyarakat. Analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan diversifikasi konsumsi pangan lokal di Kabupaten Pati tidak berjalan dengan baik. Faktor-faktor yang menghambat implementasi kebijakan: (1) Komunikasi, penyampaian isi kebijakan/sosialisasi kepada para pelaksana kebijakan tidak dilakukan dengan baik; (2) Sumber daya, dukungan sumber daya manusia yang kurang baik dari segi jumlah maupun kualitasnya. Instansi yang terlibat hanya 7 (tujuh) dari 11 (sebelas) instansi pelaksana; (3) Struktur organisasi, penyusunan SOP terlambat sehingga tidak efektif mendukung pelaksanaan kebijakan; dan (4) Sikap masyarakat terhadap pangan lokal, masyarakat menganggap bahwa makanan lokal adalah makanan yang “kuno dan ndeso” dan lebih cenderung ke pangan lainnya seperti roti dan western food yang dianggap modern.
PERILAKU MENGAKSES PORNOGRAFI ELEKTRONIK PADA REMAJA (Studi di SMP N di Kabupaten Pati) Siti Qorrotu Aini
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 12, No 2 (2016): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.978 KB) | DOI: 10.33658/jl.v12i2.42

Abstract

ENGLISHAdolescent are the largest population of the target pornography. The purpose of this study were to describe the behavior of junior high school students in accessing pornography. The research method is descriptive quantitative research. The population are Junior High School (SMP) students in Pati regency in total 31.012.The sampel size is 395 students from 19 SMP. Teknik sampling using proportional random sampling area. This research was conducted in June to October 2015 . Data retrived by questionnaires in the form of closed questions. Data analyzed with descriptive analysis using SPSS 16. The results showed that 29.11% of respondents indicated behavioral accessing pornography, 67% of respondents who accessed porn is male 77% and 33% female, most respondents grade 9 had been accessing pornography 62%, the age of first accessing pornography mostly at the age of 12 (27%) and 13tahun (27%) , media sources such as smartphone and VCD from friends (37% ) and the internet (35%), where access to pornography is in the house as much as 48.7%, while accessing pornography majority partner is a friend as much as 60.9%, the response time of viewing pornography is largely disgusted as much as 41.7%, reasons to access mostly for fun as much as 39.1%. INDONESIARemaja merupakan populasi terbesar yang menjadi sasaran pornografi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran secara kuantitatif tentang perilaku siswa SMP dalam mengakses materi pornografi.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah siswa siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pati yang berjumlah 31.012.Sampel penelitian ini terdiri atas 395 siswa dari 19 SMP N yang bersedia menjadi responden penelitian.Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional area random sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai Oktober 2015.Pengambilan data penelitian dengan menggunakan angket berupa pertanyaan tertutup.Data dianalisis dengan analisis deskriptif dengan menggunakan bantuan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 29,11% responden menunjukkan perilaku mengakses meteri pornografi,67% responden pengakses porno berjenis kelamin laki-laki 77% dan 33% perempuan, sebagian besar responden kelas 9 sudah pernah mengakses materi porno yaitu 62%, usia pertama kali mengakses pornografi sebagian besar pada usia 12&13tahun yaitu 54%, Sumber media berupa Hp dan VCD dari teman (37%) dan internet (35%), tempat mengakses materi pornografi adalah di rumah sebanyak 48,7%, partner saat mengakses pornografi sebagian besar adalah teman sebanyak 60,9%, respon saat melihat materi pornografi sebagian besar adalah jijik sebanyak 41,7%, Alasan mengakses sebagian besar karena iseng/coba-coba sebanyak 39,1%.

Page 3 of 17 | Total Record : 163