cover
Contact Name
Jatmiko Wahyudi
Contact Email
jatmiko.mil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.litbangpati@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK
ISSN : 19782306     EISSN : 26556618     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Litbang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati dengan p-ISSN 1978-2306 dan e-ISSN 2655-6618. Jurnal Litbang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada Bulan Juni dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 163 Documents
PERENCANAAN PEMBUATAN REAKTOR BIOGAS DAN PUPUK ORGANIK Hermain Teguh Prayitno
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 11, No 1 (2015): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.643 KB) | DOI: 10.33658/jl.v11i1.58

Abstract

ENGLISHIndonesian economic state has not been stable yet, so that in the short term period, it can affect community’s food sustainability, especially for farmer. Independency regarding energy and fertilizer need to be reached through the ability to process cow dung becoming biogas and fertilizer. The follow-up of previous research resulted a guidance to set a processing tool and a procedure to set a biogas processing. It is needed 33 kg of cow dung (equal to two adult-cow dung) and results 600 liters of biogas, 12.2 liters of liquid fertilizer, and 24.4 kg of solid manure per day. INDONESIASaat ini perekonomian indonesia belum stabil, dalam jangka pendek akan mampu mengganggu ketahanan pangan masyarakat, khususnya petani dan peternak. Kemandirian energi dan pupuk diharapkan segera bangkit melalui kemampuan sendiri mengolah feses sapi menjadi biogas dan pupuk. Kelanjutan dari hasil penelitian terdahulu mampu menghasilkan panduan masyarakat dalam merakit alat pengolah dan tata cara operasi dalam bentuk perencanaan pengolahan biogas dan pupuk. Bahan baku 33Kg (setara dengan dua ekor sapi dewasa) setiap hari direncanakan diolah menjadi biogas 600 liter, pupuk cair 12,2 liter, dan ampas basah 24,4Kg setiap hari.
KOMODITAS PERIKANAN UNGGULAN KABUPATEN PATI DALAM SKALA PROVINSI JAWA TENGAH Herna Octivia Damayanti
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.339 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i1.74

Abstract

ENGLISHThe leading of Fishery commodities in Pati Regency are aquaculture pond fishery and marine capture fishery. Objectives of the research are (1) to describe the development of Pati Regency leading commodities in 2008-2012; (2) to describe the contribution of Pati Regency leading commodities to Central Java Province; and (3) to describe Pati Regency leading commodities position in Central Java Province scale. The research used descriptive method and was held in December 2013. Secondary data source namely marine capture fishery and aquaculture pond fishery production data from Statistics of Central Java Province for 2008, 2009, 2010, 2011 and 2012. Data was analyzed descriptively. The results were: (1) Both capture fishery and aquaculture pond fishery during the last 5 years (2008-2012) showed positive trend, that increased constantly; (2) the percentage of aquaculture pond fishery contribution is above 20% (range 23-28%), meanwhile marine capture fishery below 20% (range 15-18%); (3) Pati Regency marine capture fishery in 2008 and 2009 was ranked third , but three years later namely 2010, 2011 and 2012 managed to rank second in the Central Java Province scale. While, Pati Regency aquaculture pond fishery was ranked second in the last 5 years. INDONESIAHasil perikanan yang menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Pati adalah komoditas perikanan budidaya tambak dan perikanan laut tangkap. Tujuan penelitian adalah (1) menggambarkan perkembangan hasil komoditas perikanan unggulan Kabupaten Pati tahun 2008-2012; (2) menggambarkan besaran kontribusi komoditas perikanan unggulan Kabupaten Pati kepada Provinsi Jawa Tengah; dan (3) menggambarkan posisi komoditas perikanan unggulan Kabupaten Pati dalam skala Provinsi Jawa Tengah. Penelitian menggunakan metode deskriptif dan dilaksanakan bulan Desember 2013. Sumber data sekunder yaitu data produksi perikanan laut tangkap dan perikanan budidaya tambak dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah untuk tahun 2008, 2009, 2010, 2011 dan 2012. Analisis data secara deskripsif. Hasil penelitian adalah (1) hasil perikanan laut tangkap dan perikanan budidaya tambak Kabupaten Pati selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2008-2012) menunjukkan tren positif yaitu terus mengalami peningkatan; (2) nilai persentase kontribusi perikanan budidaya tambak diatas 20% (kisaran 23-28%), sedangkan perikanan laut tangkap berada dibawah 20% (kisaran 15-18%); (3) hasil perikanan laut tangkap Kabupaten Pati pada tahun 2008 dan 2009 menduduki peringkat ketiga, tetapi 3 tahun selanjutnya yaitu tahun 2010, 2011 dan 2012 berhasil menduduki peringkat kedua dalam skala Provinsi Jawa tengah. Sedangkan perikanan budidaya tambak, Kabupaten Pati menempati peringkat kedua dalam 5 tahun terakhir.
ANALISIS NILAI TAMBAH PADA INDUSTRI TEPUNG IKAN DI KABUPATEN PATI Damayanti, Herna Octivia
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 13, No 1 (2017): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.078 KB) | DOI: 10.33658/jl.v13i1.90

Abstract

ENGLISHSmall-size marine fish were used as raw material for fish meal. Fish processing into fish meal created the value added. The objectives of the research are (1) to analyze the value added from fish processing into fish meal; (2) to analyze the margin that have been created by fish processing into fish meal The research method used descriptive method with primary and secondary data. Primary data came from fish meal manufacture namely CV. Indo Citra and CV. Bumi Indo. Meanwhile, the secondary data were obtained from CV. Indo Citra and CV. Bumi Indo documents. The data collection t technique was taken by conducting interview with questionnaire. The research was located in Purworejo Village Pati Subdiscrict Pati Regency and the research was started from May to August of 2016. The data analysis used value added function by Hayami method. Results of the research are (1) The average of value added is IDR 1,004,587,500/month with value added ratio 11.647%. (2) The average margin: by processing 8,625,000 kilograms of marine fish into fish meal produced margin of IDR 17,250,000,000, in other words by processing 1 kilograms marine fish into fish meal produced margin of IDR 2,000. INDONESIAIkan laut dengan ukuran kecil digunakan sebagai bahan baku tepung ikan. Pengolahan ikan menjadi tepung ikan menghasilkan nilai tambah. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis nilai tambah dari proses pengolahan ikan menjadi tepung ikan; (2) untuk menganalisis marjin yang dihasilkan dari proses pengolahan ikan menjadi tepung ikan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari pabrik tepung ikan di Kabupaten Pati yaitu CV. Indo Citra dan CV. Bumi Indo. Sedangkan data sekunder berasal dari dokumen CV. Indo Citra dan CV. Bumi Indo. Teknik pengumpulan data diambil dengan wawancara dengan kuesioner.. Lokasi penelitian yaitu di Desa Purworejo Kecamatan Pati Kabupaten Pati dan penelitian dimulai dari bulan Mei sampai Agustus 2016. Analisis data menggunakan fungsi nilai tambah menurut metode Hayami. Hasil penelitian yaitu (1) nilai tambah rata-rata Rp. 1.004.587.500,-/bulan dengan rasio nilai tambah 11,647%. (2) Marjin rata-rata : tiap pengolahan 8.625.000 kg ikan menjadi tepung ikan diperoleh marjin sebesar Rp 17.250.000.000,- dengan kata lain tiap pengolahan 1 kg ikan menjadi tepung ikan diperoleh marjin sebesar Rp. 2.000,-.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATERI MASALAH-MASALAH EKONOMI MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL ICE BREAKING Hastiyaningsih, Anik
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 14, No 1 (2018): Juni
Publisher : Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.969 KB)

Abstract

ENGLISHThe learning outcomes on the economic issues material of the students in the grade 10th social-3 SMAN 3 were low. It was indicated that the students had low motivation to learn that material. Therefore, the teacher applied ice breaking as a learning method to promote students’ motivation and learning outcomes. This research aimed to compare students’ motivation and learning outcomes on economic issue material before and after the application of ice breaking model. It used action class approach, in which 36 students participated as respondents. It comprised two cycles, which each cycle consisted of four stages, namely: planning, action, observation, and reflection. Data were collected through test and observation and then were analyzed using the quantitative-qualitative descriptive method. The research concluded: (1) the students showed higher motivation on learning activities after the researcher applied ice breaking method. They paid more attention and were active answering questions; and (2) there was the increase in the students learning outcomes, i. e, 62.08 on precycle; 70.28 on cycle I; and 76.81 on cycle II. Furthermore, the number of students passed the standard of minimum completion (KKM) increased as well, that were 10 students in precycle, 20 students in cycle I, and 31 students in cycle II. INDONESIAHasil belajar kelas X IPS3 SMAN 3 tentang materi masalah-masalah ekonomi cenderung rendah. Para siswa memiliki motivasi yang rendah dalam mempelajari materi tersebut. Oleh karena itu, guru menerapkan metode belajar ice breaking untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian adalah membandingkan motivasi dan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan metode ice breaking. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas, dengan menyertakan 36 siswa sebagai subjek penelitian.peneltiandilakukan dalam dua Siklus, dimana setiap Siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, penerapan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan tes dan observasi, selanjutnya data diolah dengan metode deskriptif kuantitatif-kualitatif. Hasil penelitian adalah (1) para siswa menunjukkan motivasi yang lebih tinggi setelah penerapan ice breaking, tercermin dalam perhatian yang lebih baik selama pembelajaran dan keaktifan dalam menjawab soal; dan (2) terjadi peningkatan hasil belajar, yaitu 62,08 pada kondisi awal, 70,28 pada Siklus I, dan 76,81 pada Siklus 2. Selain itu, jumlah siswa yang memenuhi KKM juga meningkat, yaitu 10 siswa pada kondisi awal,20 siswa pada Siklus I, dan 31 siswa pada Siklus II.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) BERKARAKTER MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SMK N 3 PATI Sunoto Sunoto
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 12, No 1 (2016): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.393 KB) | DOI: 10.33658/jl.v12i1.53

Abstract

ENGLISHThe background of this research is lower competency of teacher in SMK Negeri 3 Pati in preparing lesson plans character. Academic supervisions in SMK Negeri 3 Pati are conducted in order to improve the competency of teacher in preparing lesson plans character. The research subjects are the Islamic education teacher of grade X, the social science teacher of grade XII, the civic education teacher of grade X, the Indonesian language teacher of grade XI and the English language teacher of grade XI. This research method is descriptive with quantitative and qualitative approaches. The data are collected through documentation, observation, interviews and assignments. The research is designed through two cycles with procedure: (1) planning; (2) the action executions; (3) observation; and (4) reflection. The result shows that teacher’s competency increases indicated by: 1) the average score for the first cycle is 71 rated "good"; and 2) the average score for the second cycle is 90 rated "very good". The conclusion of this study is that the implementation of the academic supervision can improve the competency of teacher in preparing the lesson plans character in SMK Negeri 3 Pati. INDONESIAPenelitian ini dilatarbelakangi permasalahan rendahnya kompetensi guru dalam menyusun RPP berkarakter. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan supervisi akademik yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP berkarakter. Subjek penelitian adalah guru mata pelajaran Pendidikan agama Islam kelas X, Ilmu Pengetahuan Sosial kelas XII, Pendidikan Kewarganegaraan kelas X, Bahasa Indonesia Kelas XI dan Bahasa Inggris kelas XI. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, wawancara dan penugasan. Desain penelitian dirancang melalui dua siklus dengan prosedur: 1) Perencanaan; 2) Pelaksanaan tindakan; 3) Pengamatan; dan 4) Refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kompetensi, untuk siklus I sebesar 71 poin dinilai “baik” dan siklus II sebesar 90 poin dinilai “sangat baik”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP berkarakter di SMK Negeri 3 Pati.
KEBIJAKAN REDUKSI INEFISIENSI PEMBIAYAAN PENYELENGGARAAN SEKOLAH DASAR NEGERI (SDN) DAN PENYEDIAAN KECUKUPAN GURU DI KABUPATEN PATI Suroso Suroso
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 11, No 2 (2015): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.356 KB) | DOI: 10.33658/jl.v11i2.69

Abstract

ENGLISHThere are indications of inefficiency in conducting education in Pati Regency. The objectives of the research are: (1) to analyze inefficiency of conducting state slementary schools; and (2) to analyze potential inefficiency of providing teacher adequacy for state elementary schools in the study area.The research uses descriptive approach. The data consist of primary data and secondary ones. Data collecting uses techniques of interview, survey and document observation. The analysis uses descriptive one. There are 4 main findings in the research. Firstly, the provided classrooms based on students of state elementary schools are adequate in the ratio between classrom and students 1 : 21. Secondly, the provided classrooms based on learner-groups of state elementary schools are not adequate in the status shortage 9 classrooms.Thirdly, the provided teachers based on students of state elementary schools are not adequate in the status shortage 56 teachers and the provided teachers based on learner-groups of state elementary schools are not adequate in the status shortage 1.492 teachers.Fourthly, there is a gap between teacher adequacy based on students and teacher adequacy based on learner-groups of state elementary schools namely 1.436 teachers. Assuming the salaries and incentives for a teacher 70 millions Rupiahs, the potential inefficency is approximately 100,520,000,000 Rupiah a year. However, policy for merging state elementary schools should be conducted to improve efficiency of providing teachers and financial education. INDONESIAAda indikasi inefisiensi dalam penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Pati. Penelitian ini memiliki tujuan: (1) menganalisa inefisiensi penyelenggaraan SDN; dan (2) menganalisa potensi inefisiensi penyediaan guru SDN di area studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif. Data penelitian meliputi data primer dan data skunder. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan survey. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini memiliki 4 temuan utama. Pertama, Standar kecukupan prasarana (ruang kelas) SDN berbasis peserta didik sudah terpenuhi dengan perbandingan ruang kelas terhadap peserta didik sebesar 1 : 21. Kedua, Standar kecukupan prasarana (ruang kelas) SDN berbasis rombel belum terpenuhi dengan kekurangan 9 ruang kelas. Ketiga, Standar kecukupan guru SDN berbasis peserta didik belum terpenuhi dengan status kurang 56 guru dan standar kecukupan guru SDN berbasis rombel belum terpenuhi dengan status kurang 1.492 guru. Keempat, Ada nilai beda batas kecukupan guru SDN berbasis peserta didik dan kecukupan tenaga guru SDN berbasis rombel sebesar 1.436 yang memberikan indikasi potensi inefisiensi. Dengan asumsi gaji dan tunjangan per guru 70 juta per tahun maka ada potensi inefisiensi sebesar Rp. 100.520.000.000 (100,52 milyar rupiah) per tahun. Oleh karena itu, kebijakan rasionalisasi SDN dan normalisasi rombel perlu dilakukan untuk efisiensi guru dan pembiayaan pendidikan.
PERANAN SARANA PELAYANAN KESEHATAN DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF : STUDI PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KECAMATAN PATI Aeda Ernawati
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 2 (2014): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.162 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i2.85

Abstract

ENGLISHRegulation of Pati Regency No. 54, 2012 includes the obligation for health facilities to support the increase of breastfeeding. The purpose of this study was to illustrate the role of health facilities to support breastfeeding among mothers who work as civil servant in Pati Regency. This research used qualitative approach. Subjects were chosen using snowball sampling. Data were analyzed descriptively. The results show that some informants failed to give exclusive breastfeeding for 6 months to their child. It caused they gave infant formulas to their baby during first six months. Not all health facilities have implemented 10 steps of exclusive breastfeeding, such as: (1) socialization of the exclusive breastfeeding necessity toward pregnant mothers; (2) Guidance for delivery mother to do first breastfeeding initiative; (3) Avoidance for feeding infant, except with breastfeeding; (4) Conducting rooming in. The efforts are needed to increase exclusive breastfeeding among civil servants in Pati Regency by providing support for health facilities to run 10 steps to succesful breastfeeding and preventing infant formula promotion. INDONESIAPerbup Pati No. 54 Tahun 2012 berisi antara lain kewajiban instansi pelayanan kesehatan dalam upaya peningkatan pemberian ASI. Tujuan penelitian untuk menggambarkan peranan dukungan sarana pelayanan kesehatanan dalam pemberian ASI eksklusif pada ibu yang bekerja sebagai PNS Pemerintah Kabupaten Pati. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik snowball sampling. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan belum semua informan berhasil memberikan ASI eksklusif pada anaknya. Penyebab kegagalan pemberian ASI eksklusif karena bayi diberi susu formula pada saat bayi baru lahir atau diberi susu formula sebelum usia 6 bulan. Belum semua sarana pelayanan kesehatan melaksanakan 10 langkah menyusui eksklusif. Diantara langkah yang belum dilakukan adalah: 1) Sosialisasi pentingnya ASI eksklusif kepada semua ibu hamil; 2) Membantu pelaksanaan inisiasi menyusui dini pada ibu yang melahirkan 3) Tidak memberikan makanan dan minuman apapun selain ASI pada bayi baru lahir; 4) Melakukan rawat gabung. Perlu upaya untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif di kalangan Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Pati melalui peningkatan dukungan sarana pelayanan kesehatan dengan melaksanakan semua langkah dari 10 langkah menuju keberhasilan menyusui serta tidak mempromosikan susu formula baik secara langsung maupun tidak langsung.
POTENSI DAN EKSISTENSI CADANGAN PANGAN MASYARAKAT DI KABUPATEN PATI Suroso, Suroso
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 13, No 2 (2017): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.623 KB) | DOI: 10.33658/jl.v13i2.103

Abstract

ENGLISHFood reserve is very important to guarantee the fulfilment of the community’s consumption needs. The aim of the research was to analyse the domestic potential, the existing, and the coverage of community food reserve in the study area. This research used quantitative and descriptive approaches. The variables consisted of the potential, the existing, and the coverage of food reserve. Data were collected through interview and survey for the primary data. Meanwhile, the observation on the relevant documents was conducted to obtain the secondary data. Data were analyzed descriptively. The research had 9 findings. Firstly, the average of the domestic potential of the food reserve was 237,030,630.47 kg annually. Secondly, the existing of the food reserve at the licensed institutions was 4,107,861.28 kg. Thirdly, the potential proxy of the food reserve at the unlicensed institutions was 232,996,149.68 kg. Fourthly, the government food reserve was 14,904,773.4 kg. Fifthly, the total of the monthly community food consumption was 9,330,835.50 kg. Sixthly, the coverage of the potential of food reserve was 25.4 months. Seventhly, the coverage for existing of food reserve at the licensed institutions was 0.44 month (13 days). Eighthly, the coverage of the food reserve at the outside of licensed institutions was 24.96 months. Ninthly, the coverage of the government food reserve was 1.597 months (47.92 days). INDONESIACadangan pangan sangat penting untuk menjamin pemenuhan kebutuhan konsumsi pangan masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis potensi domestik, eksistensi, dan coverage cadangan pangan masyarakat di lokasi penelitian. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif. Variabel penelitian meliputi potensi, eksistensi, dan coverage cadangan pangan. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan survei. Sedangkan, observasi dokumen yang relevan dilakukan untuk memperoleh data sekunder. Analisis data dilakukan secara diskriptif. Penelitian ini memiliki 9 temuan. Pertama, rata-rata potensi cadangan pangan di area studi sebanyak 237.030.630,47 kg pertahun. Kedua, eksistensi cadangan pangan milik usaha pangan berijin sebanyak 4.107.861,28 kg. Ketiga, proksi potensi cadangan pangan milik masyarakat umum nonusaha pangan berijin sebesar 232.996.149,68 kg. Keempat, cadangan pangan milik pemerintah yang meliputi lumbung pangan daerah dan BULOG sebanyak 14.904.773,4 kg. Kelima, jumlah konsumsi pangan penduduk perbulan sebanyak 9.330.835,50. Keenam, coverage potensi cadangan pangan domestik sebesar 25,40 bulan (2,12 tahun). Ketujuh, coverage eksistensi cadangan pangan masyarakat pada lembaga berijin sebesar 0,44 bulan (13 hari). Kedelapan, coverage potensi cadangan pangan pada masyarakat umum sebesar 24,96 bulan. Kesembilan, coverage cadangan pangan milik pemerintah sebesar 1,597 bulan (47,92 hari).
PENGEMBANGAN INDUSTRI PENGOLAHAN PERIKANAN DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL Riyanto, Sigit; Mardiansjah, Fadjar Hari
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 14, No 2 (2018): Desember
Publisher : Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.969 KB)

Abstract

ENGLISHPati Regency is one of the regions in Central Java Province that has a large potential of fisheries and marine. However, only about 52.11% of fishery production is processed. The research objective is to study the development of the fisheries processing industry in the development of the local economy in Pati Regency. The study used a mix-method method in August-October 2018. The research locations were Juwana, Tayu, Batangan, Dukuhseti, Margoyoso, Wedarijaksa, Trangkil, Pati, Sukolilo, Kayen, Winong, Gabus, Jaken, Jakenan, Tambakromo, Gembong and Margorejo subdistrict. Data collection techniques through observation, questionnaires, in-depth interviews and document review. Sampling is simple random sampling with the number of sample are 90 fisheries processing industry players. Quantitative analysis was carried out to find out the characteristics of a fishery processing industry that is numerical, namely the distribution statistics tabulation data. (2) Analysis of factors affecting the fisheries processing industry using confirmatory factor analysis (CFA) using a questionnaire. The results of the study: significant factors affecting the fisheries processing industry, namely raw materials, institutions, industrial infrastructure and industrial locations. Alternative strategies include improving industrial infrastructure,enhancing community and institutional capacity. Development of a fishery processing industry integrated with raw materials. INDONESIAKabupaten Pati merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki potensi perikanan dan kelautan yang cukup besar. Namun hanya sekitar 52,11% dari produksi perikanan yang dilakukan pengolahan. Tujuan penelitian untuk melakukan kajian pengembangan industri pengolahan perikanan dalam pengembangan ekonomi lokal di Kabupaten Pati. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2018 dengan menggunakan pendekatan kualitatif-kuantitatif (mix-method). Lokasi penelitian yaitu Kecamatan Juwana, Tayu, Batangan, Dukuhseti, Margoyoso, Wedarijaksa, Trangkil, Pati, Sukolilo, Kayen, Winong, Gabus, Jaken, Jakenan, Tambakromo, Gembong dan Margorejo. Teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, wawancara mendalam dan telaah dokumen. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 90 pelaku industri pengolahan perikanan. Analisis kuantitatif dilakukan untuk mengetahui karakteristik industri pengolahan perikanan yang bersifat numerik yaitu data-data tabulasi statistik distribusi. Analisis faktor yang mempengaruhi industri pengolahan perikanan menggunakan analisis faktor konfirmatori (CFA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap industri pengolahan perikanan adalah bahan baku, kelembagaan, infrastruktur industri dan lokasi industri. Alternatif strategi antara lain 1) peningkatan infrastruktur industri; 2) peningkatan kapasitas masyarakat dan kelembagaan; serta 3) pengembangan industri pengolahan perikanan yang terintegrasi dengan bahan baku.
STRATEGI PENGEMBANGAN MANDIRI ENERGI DAN PUPUK ORGANIK DI DUKUH RUBIYAH DESA BAGENG KECAMATAN GEMBONG KABUPATEN PATI Hermain Teguh Prayitno
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 12, No 1 (2016): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.671 KB) | DOI: 10.33658/jl.v12i1.48

Abstract

ENGLISHRubiyah sub village has the potential to be developed becoming a self-sufficient energy and fertilizer sub village. It is because the topography of Rubiyah sub village is composed of mountains and the sub village close to rivers which makes a lot of people working in the cattle husbandry sector. The purpose of the study is to formulate strategies in developing Rubiyah sub village becoming a self-sufficient energy and fertilizer sub village. This research uses a descriptive quantitative method. The primary data are obtained by interviewing breeders and owners of biogas installation and organic fertilizer in Rubiyah sub village, Bageng Village Pati Regency. While secondary data are derived from relevant reports and publications. The sampling method is a purposive sampling. The data are analysed by SWOT analysis. The result shows that internal external matrix is located in a position of growth concentration through horizontal integration. The main strategies are: 1) to rebuild and to increase the number of biogas digester by involving the local community as the masons; 2) to increase the production of organic fertilizer. Other strategies are the establishment of market and supporting organizations. INDONESIADukuh Rubiyah memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi dukuh mandiri energi dan pupuk organik. Hal ini karena topografi Dukuh Rubiyah yang berupa pegunungan dan dekat dengan sungai menjadikan masyarakatnya banyak yang berprofesi sebagai beternak sapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi dalam pengembangan mandiri energi dan pupuk organik di Dukuh Rubiyah Desa Bageng. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data primer berasal dari hasil wawancara dengan peternak dan pemilik instalasi biogas dan pupuk organik. Sedangkan data sekunder berasal dari penelitian dan dokumen yang relevan. Metode pengambilan sampel responden adalah purposive sampling. Lokasi penelitian di Dukuh Rubiyah Desa Bageng Kecamatan Gembong Kabupaten Pati. Analisis data menggunakan SWOT. Hasil penelitian adalah matriks internal eksternal berada pada posisi pertumbuhan (Growth) konsentrasi melalui integrasi horisontal, sedangkan strategi utama yaitu berupa pembangunan kembali dan memperbanyak bangunan biogas dan pupuk organik dengan melibatkan masyarakat sendiri sebagai perakitnya. Strategi lain yaitu pembangunan pasar dan pendirian organisasi penunjang.

Page 4 of 17 | Total Record : 163