cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2" : 9 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA KADAR FERITIN SERUM DENGAN FUNGSI KOGNITIF BERDASARKAN MINI MENTAL STATE EXAMINATION (MMSE) PADA PENDERITA TALASEMIA MAYOR DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK LAMPUNG TAHUN 2017 Mala Kurniati; Ayu Indah Sari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.35 KB) | DOI: 10.33024/.v5i2.795

Abstract

Latar Belakang : Talasemia adalah penyakit keturunan terbanyak di dunia yang ditandai dengan defisiensi jumlah produksi rantai globin dalam hemoglobin. Penderita talasemia yang melakukan transfusi terus menerus dapat mengakibatkan peningkatan kadar feritin dan menyebabkan kerusakan organ, organ yang rusak antara limpa, ginjal, hati dan otak. Salah satu gangguan pada otak adalah gangguan fungsi kognitif, yang mana dapat dinilai berdasarkan pemeriksaan Mini Mental State Examination (MMSE). Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara kadar feritin serum dengan fungsi kognitif berdasarkan Mini Mental State Examination (MMSE) pada penderita talasemia di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2017.Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan penelitian cross sectional terhadap 35 orang. Fungsi kognitif dinilai berdasarkan kuisioner MMSE dan kadar feritin diambil dari data rekam medik. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman.Hasil Penelitian : Penderita talasemia paling banyak berjenis kelamin perempuan yaitu 23 orang (65,7%), usia penderita terbanyak adalah kurang dari 12 tahun (42,9%), kadar hemoglobin pre-transfusi terbanyak berkisar antara 6-7,9 mg/L yaitu sebanyak 18 orang (51,4%) dan berat badan terbanyak adalah berat badan kurang yaitu 28 orang (80,0%). Rerata (SD) kadar feritin serum 4338,4 (2851,7) ng/Ml dan rerata score MMSE (SD) 21,6 (3,4). Terdapat hubungan bermakna antara kadar feritin serung dengan fungsi kognitif dengan nilai Significancy 0,002. Nilai korelasi Spearman sebesar -0,502 menunjukkan bahwa arah korelasi negatif dengan kekuatan korelasi yang cukup kuat.Kesimpulan : Terdapat hubungan antara kadar feritin serum dan fungsi kognitif berdasarkan MMSE.
HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN LEMAK VISCERAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN TAHUN 2017 Yessi Nurmalasari; Irma Latifah Hayatuddini
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.631 KB) | DOI: 10.33024/.v5i2.791

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus di Indonesia kini telah menduduki urutan jumlah penderita diabetes terbanyak setelah Amerika Serikat, China dan India.Indeks massa tubuh merupakan gambaran status gizi yang mungkin berkaitan dengan lemak visceral dan diabetes melitus tipe 2. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan lemak visceral pada pasien diabetes melitus tipe 2.Metode: Jenis penelitian ini termasuk observasi analitik dengan pendekatan cross sectional.Sampel penelitian ini adalah pasien diabetes melitus tipe 2 yang datang ke poliklinik penyakit dalam rumah sakit pertamina bintang amin tahun 2017 sebanyak 40 responden. Pengambilan sampel menggunakan data primer yang diambil dari pengukuran langsung berat badan dan tinggi badan responden, dan penilaian lemak visceral dengan menggunaka timbangan omron HBF–212. Uji yang digunakan adalah uji shapiro-wilk, distribusi frekuensi, dan Spearman.Hasil: Pada analisis univariat 40 responden diperoleh persentase imt yang mengalami obes tingkat II (>30) sebanyak 6 responden (15,0 %) obes tingkat I (25,0 – 29,9) sebanyak 16 reponden (40,0 %), pra-obes atau overweight (23,0 – 24,9) sebanyak 6 respoden (15,0 %), berat badan kurang atau underweight (<18,5) sebanyak 2 responden (5,0 %), dan normal (18,5 – 22,9) sebanyak 10 responden (25,5%). Dari 40 responden diperoleh persentase lemak visceral yang termasuk dalam kategori tinggi sebanyak 6 responden (15,0 %), kategori sedang sebanyak 16 responden (40,0 %), dan kategori normal sebanyak 18 responden (45,0 %). Dan untuk analisis bivariat didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan lemak visceral pada pasien diabetes melitus tipe 2 (p-value = 0,000) dan nilai korelasi Spearman (r = 0,726) menunjukan korelasi positif dengan korelasi yang sangat kuat.Kesimpulan: Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan lemak visceral pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Poliklinik penyakit dalam Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin tahun 2017.
FAKTOR RISIKO BRONKOPNEUMONIA PADA USIA DIBAWAH LIMA TAHUN YANG DI RAWAT INAP DI RSUD DR.H.ABDOEL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2015 Fransisca Sinaga
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.85 KB) | DOI: 10.33024/.v5i2.796

Abstract

Latar Belakang :Infeksi Saluran Pernafasan Akut merupakan salah satu masalah kesehatandi seluruh dunia, baik di negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. Halini disebabkan masih tingginya angka kesakitan dan angka kematian karena infeksi saluran pernafasan akut khususnya bronkopneumonia terutama pada bayi dan balita. Salah satu satu upaya untuk menurunkannya adalah dengan mengetahui faktorrisiko yang menyebabkan terjadinya pneumonia.Tujuan Penelitian : Mengetahui faktor risiko bronkopneumonia pada anak usia dibawahlima tahun yang rawat inap di Ruang Alamanda di RSUD Dr.H Abdoel Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2014.Metode Penelitian : Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Analitik, desainpenelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Analisis data dilakukan dengan ujiChi Square dengan nilai a = 0,05.Hasil : Didapatkan total balita bronkopneumonia sebanyak 158 anak. Diambil sampel 113 anak dengan hasil uji statistik univariat didapat lebih banyak balitausia 1-12 bulan yaitu 73 balita (64,6%), jenis kelamin laki-laki yaitu 66 balita (58,4%), balitadengan berat badan lahir yaitu=2500 gram 60 balita (53,2%), balita dengan imunisasi tidaklengkap yaitu98 balita (86,7%) dan balita dengan riwayat ASI tidak eksklusif sebanyak100 balita (88,5%), Hasil uji statistik bivariat ada hubungan usia balita, riwayat imunisasi,dan riwayat ASI terhadap kejadian bronkopneumonia dengan nilai p value 0,000; 0,004; 0,009 (<0,05).Kesimpulan : Terdapat hubungan antara usia, riwayat imunisasi dan riwayat ASI dengan kejadian bronkopneumonia.
HUBUNGAN PERSEPSI LINGKUNGAN PEMBELAJARAN DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI ANGKATAN 2017 Sri Maria Puji Lestari; Zulhafis Mandala; Neri Bela Restu
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.892 KB) | DOI: 10.33024/.v5i2.792

Abstract

Latar belakang: Persepsi mahasiswa terhadap lingkungan pembelajaran dapat mempengaruhi penggunaan strategi pembelajaran mahasiswa. Dalam pendidikan kedokteran mahasiswa diharapkan dapat menerapkan strategi pembelajaran pendekatan mendalam. Oleh karena itu lingkungan pembelajaran mahasiswa harus dapat mengarahkan mahasiswa pada pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran pendekatan mendalam. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara persepsi lingkungan pembelajaran dengan strategi pembelajaran pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2017.Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan pengambilan sampel teknik simple random sampling. Data yang diambil berupa data primer menggunakan kuesioner Dundee Ready Educational Environment Measure (DREEM) dan kuesioner R-SPQ-2F (Two Factors Revised Study Process Questionnaire). Analisis digunakan yaitu uji sommers’d, dengan tingkat kepercayaan 95%, α = 0,05.Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukan 80,6% mahasiswa memilki persepsi lebih cenderung positif terhadap lingkungan pembelajaran. Sebanyak 83,3% mahasiswa menggunakan strategi pendekatan mendalam. Hasil analisis bivariat didapatkan P-value = 0,000.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara persepsi lingkungan pembelajaran dengan strategi pembelajaran pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2017.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA LANSIA DI UPTD PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA NATAR LAMPUNG SELATAN TAHUN 2018 Tessa Sjahriani; Tita Yulianti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.896 KB) | DOI: 10.33024/.v5i2.797

Abstract

Latar Belakang : Status gizi merupakan hasil akhir dari keseimbangan antara makanan yang masuk kedalam tubuh (nutrient input) dengan kebutuhan tubuh (nutrient output) akan zat gizi tersebut. Salah satu yang mempengaruhi status gizi yaitu pola makan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan karbohidrat, protein dan lemak dengan status gizi pada lansia di UPTD Pelayanan Sosial Tresna Werdha Natar Lampung Selatan Tahun 2018.Metode: Penelitian ini mengunakan jenis penelitian observasi analitik dengan menggunakan pendekatan studi “Cross Sectional”. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang berada di UPTD Pelayanan Sosial Tresna Werdha Natar Lampung Selatan yang berjumlah 84 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang berjumlah 55 orang. Instrumen penelitian ini dengan kuesioner,analisis yang digunakan adalah analisis Univariat dan Bivariat dengan menggunakan uji ChiSquare.Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian didapatkan yang berhubungan dengan status gizi lansia adalah asupan karbohidrat ( p=0,000) dan asupan protein (p=0,000) sedangkan yang tidak ada hubungan nya yaitu asupan lemak (p=0,263).Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang berhubungan dengan status gizi lansia adalah asupan karbohidrat dan asupan protein.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PEMAKAI LENSA KONTAK DENGAN KEJADIAN IRITASI MATA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI ANGKATAN 2015 Ringgo Alfarisi; Reno Reno
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.627 KB) | DOI: 10.33024/.v5i2.793

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan adalah hasil penginderaan seseorang terhadap suatu objek tertentu, dan terjadi melalui panca indera yang dimilikinya (penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa, dan raba). Iritasi mata adalah rasa tidak nyaman yang superfisial, biasanya terjadi akibat kelainan di permukaan mata. Kejadian iritasi mata merupakan salah satu komplikasi yang sering dijumpai pada pemakai lensa kontak.Tujuan penelitian : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan pemakai lensa kontak dengan kejadian iritasi mata pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2015.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan studi analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel sebanyak 45 sampel dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian : Didapatkan pemakai lensa kontak dengan pengetahuan kurang baik 17 orang (37,8%) dan pengetahuan baik 28 orang (62,2%). Kejadian iritasi mata didapatkan tidak iritasi mata 26 orang (57,8%) dan iritasi mata 19 orang (42,2%).Kesimpulan : Ada hubungan antara pengetahuan pemakai lensa kontak kejadian iritasi mata (p=0,003).
ANALISIS POLA KUMAN DAN POLA RESISTENSI PADA HASIL PEMERIKSAAN KULTUR RESISTENSI DI LABORATORIUM PATOLOGI KLINIK RUMAH SAKIT DR. H. ABDOEL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG PERIODE JANUARI-JULI 2016 Festy Ladyani; Mutia Zahra
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.275 KB) | DOI: 10.33024/.v5i2.789

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan suatu masalah global di negaramaju maupun di negara berkembang, baik yang terjadi di rumah sakit maupun didalam komunitas. Infeksi oleh bakteri yang resisten secara merugikan telah mempengaruhi hasil terapi, biaya terapi, penyebaran penyakit, dan lama sakit. Untuk mengontrol infeksi tersebut, maka diperlukan pengawasan terhadap kuman yangresisten serta diperlukan pengawasan penggunaan antibiotik di rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola kuman dan pola resistensi pada hasil pemeriksaan kultur resistensi antibiotik di laboratorium Patologi Klinik Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek periode januari – juli 2016.Penelitian deskriftif dengan pendekatan retrospektif. Pengumpulan data dengan cara mengambil data rekam medik. Analisa data dengan univariat. Dari 764 data hasil pemeriksaan kultur dan uji resistensi di lab mikrobiologi patologi klinik RSUD H. Abdoel Moeloek.Hasil penelitian menunjukkan 308 pertumbuhan bakteri terdiri dari 5 macam bakteri yaitu, Staphylococcus sp, Pseudomonas sp, Klebsiella sp, Proteus sp dan Escherichia coli. Dengan uji sensitifitas antibiotik Meropenem, Ceftazidime, Amoksilin, Ceftriaxone, Tetrasiklin, Sulbaktam-Ampi, Ampisilin, Cefepime, Cefotaxime, Penisilin.Data pola kuman bakteri Staphylococcus sp (43%), Klebsiella sp (21%), Proteus sp (19%), Pseudomonas sp (15%) dan Escherichia coli (2%). Data uji sensitifitas antibiotik yang resisten yaitu, Penisilin (98%), Ampisilin (83%), Amoksilin (78,6%), Cefotaxime (33%), Tetrasiklin (28,6%), Ceftriaxone (22,7%), dan antibiotik yang sensitif yaitu Meropenem (75%).
PERAN ESTROGEN DAN LEPTIN DALAM HOMEOSTASIS ENERGI Dita Fitriani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.882 KB) | DOI: 10.33024/.v5i2.794

Abstract

Leptin dan estrogen memiliki peran penting dalam homeostasis energi melalui efek anoreksigenik pada sistem saraf pusat. Kedua hormon ini dapat menurunkan asupan makan, meningkatkan pengeluaran energi dan termogenesis. Defisiensi estrogen pada wanita menopause dan konsumsi diet tinggi lemak dapat menyebabkan kerja kedua hormon ini terganggu. Pada review ini akan dibahas mengenai fisiologi hormon estrogen dan leptin, peran kedua hormon ini dalam homeostasis energi serta keterkaitannya dengan obesitas.
GAMBARAN RASIONALITAS TERAPI AWAL PASIEN REUMATOID ARTRITIS DI POLI PENYAKIT DALAM DAN POLI BEDAH TULANG RSUD ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Hetti Rusmini; Annisa Primadiamanti; Dimas Rizki Oktavian
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.581 KB) | DOI: 10.33024/.v5i2.790

Abstract

Rheumatoid Artritis (RA) adalah penyakit kronis, yang berarti dapat berlangsung selama bertahun-tahun, pasien mungkin mengalami waktu yang lama tanpa gejala. Rheumatoid Artritis merupakan penyakit progresif biasanya yang memiliki potensi untuk menyebabkan kerusakan sendi dan kecacatan fungsional.Menurut data yang diperoleh dari rekam medik didapatkan 59 pasien Rheumatoid Atritis, didapatkan distribusi frekuensi berdasarkan jenis kelamin didapatkan laki-laki 69,1%, perempuan 30,9%, distribusi frekuensi berdasarkan nama obat didapatkan 100% tepat obat, distribusi frekuensi berdasarkan golongan obat didapatkan 100% tepat golongan obat, distribusi frekuensi berdasarkan dosis obat didapatkan tepat dosis obat 93,2% sedangkan yang tidak tepat dosis obat 6,8%, distribusi frekuensi berdasarkan cara pemberian obat didapatkan 100% tepat cara pemberian obat, distribusi frekuensi berdasarkan lama pemberian obat didapatkan tepat lama pemberian obat 94,9% sedangkan yang tidak tepat lama pemberian obat 5,1%, distribusi frekuensi berdasarkan tipe terapi didapatkan tepat tipe terapi 89.8% sedangkan yang tidak tepat terapi 10,2%.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan deskriptif. Populasi adalah semua resep obat dalam rekam medis pasien rawat jalan dengan diagnosa rheumatoid atritisdi Poliklinik penyakit dalam dan poliklinik bedah orthopedi RSUD Abdul Moeloek periode November 2014 - Oktober 2015 sebanyak 59 pasien. Penarikan sampel menggunakan convenience sampling dengan jumlah sampel 59 pasien. Analisa data yang dilakukan adalah univariat dengan uji deskriptif.Kesimpulan dari penelitian ini adalah gambaran rasionalitas terapi awal Rheumatoid Atritisdi poli penyakit dlaam dan poli beda ortopedhi RSUD Dr.H.Abdul Moeloek provinsi Lampung.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue