cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
Prediktor Outcome Pasien Covid-19 Melalui Parameter Biomarker Maniur Arianto Siahaan; Sri Dearmaita Purba; Amila Amila
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i4.8004

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit sistemik yang klinisnya sangat bervariasi mulai dari gejala ringan hingga penyakit berat kritis dengan risiko mortalitas tinggi. Perubahan kadar trombosit, limfosit, neutrofil, ferritin, D-dimer dan fibrinogen dapat memprediksi risiko perburukan pasien Covid-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh parameter biomarker terhadap outcome pasien Covid-19. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari rekam medis yang dirawat inap di RSUP H. Adam Malik Medan periode Januari 2020 hingga Desember 2020. Pengambilan sampel menggunakan teknik Non Probability Sampling yaitu Purposive Sampling sebanyak 129 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi trombosit, limfosit, neutrofil, D-dimer, ferritin dan fibrinogen. Uji yang digunakan untuk mengetahui hubungan parameter biomarker laboratorium terhadap outcome pasien Covid-19 adalah uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara trombosit (p value = 0,607 ; r = -0,046) dan ferritin (p value = 0,093 ; r = 0,149) dengan outcome pasien. Ada hubungan antara limfosit ( p value = 0,029; r = 0,192), neutrofil (p value = 0,001; r = 0,292), D-dimer (p value = 0,008 ; r  = 0,264) dengan outcome pasien Covid 19. Perlu penelitian lanjutan dengan menilai derajat keparahan penyakit, lama rawat, parameter hematologi lain.
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN BIDARA (Ziziphus spina-christi L.) DENGAN TEKNIK EKSTRAKSI PERKOLASI DAN INFUSA Anike Putri; Nofita Nofita; Ade Maria Ulfa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i4.5635

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menunda, memperlambat, atau menghambat reaksi oksidasi. Antioksidan alami yaitu jenis antioksidan yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan alami adalah daun bidara (Ziziphus spina-christi L.). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak perkolasi dan ekstrak infusa daun bidara (Ziziphus spina-christi L.) dengan pelarut etanol 96%. Hasil yang diperoleh di uji aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH. Hasil rendemen yang didapat dari ekstraksi perkolasi yaitu 4,59% sedangkan hasil rendemen dari teknik Infusa yaitu 11,19%. Analisis fitokimia pada daun bidara (Ziziphus spina-christi L.) dengan teknik perkolasi maupun infusa memiliki kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Hasil uji aktivitas antioksidan didapatkan IC50 pada perkolasi sebesar 134,58 ppm dan infusa sebesar 110,15 ppm sehingga dapat digolongkan sebagai antioksidan dengan kategori sedang. Hasil statistik aktivitas antioksidan menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna (P < 0,05) antara teknik ekstraksi perkolasi dengan infusa.
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PASCA STROKE HAEMORRAGIC DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK Maharani Putri Puspitasari; Muhammad Yunus; Dewi Lutfianawati; Octa Reni Setiawati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i4.8602

Abstract

Pasien pasca stroke juga mengalami gangguan psikologis, hal ini terjadi karena ketidakmampuan melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa sehingga emosi pada pasien tidak stabil dan kemudian berdampak pada kualitas hidup pasien pasca stroke. Adanya depresi diduga memperparah kondisi fungsional, fisik, psikologis dan sosial pasien stroke yang sejak awal sudah terganggu serta tingkat kematian yang tinggi dari pada pasien pasca stroke tanpa depresi. Penelitian ini diketahui Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Pasca Stroke Haemorragic Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian adalah semua Pasien Pasca Stroke Haemorragic Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Tahun 2022 sejumlah 30 orang, Sampel pada penelitian ini sejumlah 30 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis hubungan menggunakan uji chi square. Responden dengan depresi sedang yaitu berjumlah 12 orang (40.0%), Responden paling banyak dengan kualitas hidup kurang baik yaitu berjumlah 20 orang (66,7%). Ada hubungan antara tingkat depresi dengan kualitas hidup pada pasien pasca stroke hemoragik di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Ada hubungan antara tingkat depresi dengan kualitas hidup pada pasien pasca stroke hemoragik.
Self-Directed Learning Readiness (SDLR) pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang Aryanda Rizky Aryudha Pradana; Andra Novitasari; Mega Pandu Arfiyanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i4.6502

Abstract

SDLR (Self Directed Learning Readiness) adalah kematangan/kesigapan pelajar dalam melakukan pembelajaran secara mandiri, terbagi atas personal characteristic (karakteristik personal), skills, attitudes (sikap). Penerapan self directed learning readiness (SDLR) yang tinggi dan memiliki kualitas tinggi untuk dapat mengatasi gagalnya pembelajaran serta masalah psikis pada semua usia. Tujuan dari penelitian ini yaituxuntuk mengetahui perbandingan self-directed learning readiness (SDLR) pada mahasiswa FakultasxKedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang angkatan 2018, 2019, 2020 dan 2021. Metode penelitian kuantitatif, comparative analytic observasional dengan pendekatan cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah SDLRS. Analisis bivariat perbandingan SDLR diuji dengan menggunakan uji Kruskal wallis. Sampel penelitian adalah mahasiswa FK UNIMUS angkatan 2018, 2019, 2020, dan 2021 yang diambil melalui teknik proporsional stratified random sampling. Penelitian ini memiliki total sampel 246 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor SDLR pada responden angkatan 2018 dengan rerata 144.85, pada responden angkatan 2019 dengan rerata 141.15, pada responden angkatan 2020 dengan rerata 134.66, dan pada responden angkatan 2021 dengan rerata 131.46. Hasil analisis bivariat perbandingan SDLR diuji dengan menggunakan uji Kruskal wallis test menunjukkan p-value=0,00 yang berarti terdapat perbandingan yang bermakna antar angkatan. 
TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG OBESITAS PADA MASYARAKAT DUSUN SUMBER SARI DESA TAMAN SARI KECAMATAN GEDONG TATAAN Ringgo Alfarisi; Diah Wulan Nurfadilah; Dina Shakira
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i4.8384

Abstract

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 melaporkan prevalensi obesitas pada dewasa di Indonesia meningkat dari 14,8% di tahun 2013 menjadi 21,8%. Prevalensi obesitas pada perempuan (29,3%) lebih tinggi dibandingkan laki-laki (14,5%). Obesitas berhubungan dengan peningkatan mortalitas signifikan. Obesitas dikaitkan dengan penurunan angka harapan hidup sebesar 5-10 tahun. Obesitas juga berkaitan dengan peningkatan risiko mortalitas semua sebab, mortalitas penyakit kardiovaskuler seperti sindrom koroner akut, juga keganasan (Fruh, S.,M., 2017). Teori  Green  (2009), menyatakan  bahwa  perilaku seseorang  dipengaruhi  oleh  pengetahuan  sebagai faktor  predisposisi.  Tingkat pengetahuan yang rendah menyebabkan sesorang melakukan gaya hidup yang beresiko untuk terjadinya obesitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat pengetahuan warga Dusun Taman Sari tentang obesitas, sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh warga Dusun Sumber Sari, Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Cara   pengambilan    sampel penelitian yang digunakan  adalah purposive sampling sehingga didapatkan   sampel 52 orang responden yang memenuhi kriteria inklusi dan    ekslusi. Analisis perbandingan data menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan bahwa rerata tingkat pengetahuan warga Dusun Sumber Sari tentang obesitas sesudah penyuluhan (72,5), lebih besar dibandingkan dengan rerata tingkat pengetahuan responden sebelum penyuluhan (59,2). Terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan warga Dusun Sumber Sari tentang obesitas sebelum penyuluhan dengan sesudah penyuluhan (p value = 0,000).
FORMULASI SEDIAAN GEL HAND SANITIZER EKSTRAK KULIT BUAH MAHONI (Swietenia mahagoni) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Gea Andarizka; Selvi Marcellia; Tutik Tutik
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i4.5638

Abstract

Gel hand sanitizer digunakan sebagai salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan kebersihan tangan dari bakteri Escherichia coli. Kulit buah mahoni (Swietenia mahagoni) salah satu tanaman yang memiliki kandungan antibakteri. Zat aktif pada kulit buah mahoni diperoleh dengan ekstraksi menggunakan metode perkolasi dengan pelarut etanol 96%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak dan sediaan gel hand sanitizer ekstrak kulit buah mahoni dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. KHM (Konsentrasi Hambat Minimum) ekstrak kulit buah mahoni dilakukan dengan metode difusi cakram. Hasil KHM yang didapat yaitu range 5% - 7,5% dengan rata rata zona hambat 6,98 – 7,14 mm. Sediaan gel hand sanitizer ekstrak kulit buah mahoni dibuat dengan konsentrasi 6,5% dan 7,5% dengan perbandingan basis karbopol 940 dan HPMC. Evaluasi sediaan gel hand sanitizer memenuhi persyaratan uji. Pengujian aktivitas antibakteri pada sediaan gel hand sanitizer menggunakan metode sumuran dengan konsentrasi 7,5% diperoleh rata – rata zona hambat 8,27 mm pada basis karbopol dan 8,25 mm pada basis HPMC. Hasill uji antibakteri dianalisis menggunakan ONE WAY ANOVA, pada hasil analisis statistik pada ekstrak kulit buah mahoni dan sediaan gel hand sanitizer menunjukkan adanya perbedaan rata – rata zona hambat yang signifikan yaitu (P=<0,05) antara seluruh konsentrasi. Sediaan gel hand sanitizer ekstrak kulit buah mahoni konsentrasi 7,5% dengan perbandingan basis antara karbopol dengan HPMC tidak memiliki perbedaan zona hambat, karena termasuk kategori sedang dalam  menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
Pengaruh Kualitas Tidur Terhadap Kadar Gula Darah Tidak Terkontrol Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Berdasarkan Kuesioner PSQI Cut Ana Martafari; Rizki Kurniawan; Maulana Alhamdi Stivani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.5547

Abstract

Tidur berfungsi untuk menjaga keseimbangan sistem metabolik tubuh. Kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan perubahan hormonal akibat adanya aktivitas Hipotalamus Pituitary Adrenal (HPA) dan sistem saraf simpatis. Hal ini dapat merangsang sekresi hormon katekolamin dan kortisol yang menyebabkan gangguan toleransi glukosa dan resistensi insulin sebagai penyebab penyakit Diabetes Melitus (DM). Lebih dari 90% total kasus diabetes merupakan DM tipe II. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk menilai besarnya pengaruh kualitas tidur terhadap kadar gula darah tidak terkontrol pada pasien DM tipe II di Klinik Meurasi Lambaro Aceh Besar. Hasil penelitian terhadap 75 responden menunjukkan 51 responden memiliki kualitas tidur yang buruk (68%) dan 24 responden sisanya memiliki kualitas tidur yang baik (32%). Selanjutnya, dilakukan uji regresi linear sederhana untuk menilai besarnya pengaruh kualitas tidur terhadap kadar gula darah tidak terkontrol, didapat nilai signifikansi Pvalue= 0.017 < 0.05 yang menunjukkan terdapat pengaruh kualitas tidur terhadap kadar gula darah tidak terkontrol pada pasien DM tipe II sebesar 7,6% sedangkan 92,4% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti pada penelitian ini.
UJI AKTIVITAS KOMBINASI EKSTRAK DAUN TAPAK DARA (CATHARANTHUS ROSEUS L.G.DON) DAN EKSTRAK CABAI JAWA (PIPER RETROFRACTUM VAHL) SEBAGAI ANTIOKSIDAN SECARA IN VIVO Annisa Primadiamanti; Gusti Ayu Rai Saputri; Nanda Nurhasanah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.8717

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa kimia yang dapat menyumbangkan elektron yang dikandungnya kepada radikal bebas. Namun, senyawa antioksidan tidak mampu menghambat oksidan yang terbentuk akibat stress oksidatif. Adapun tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan adalah daun tapak dara (Catharanthus roseus L.G.Don) dan cabai jawa (Piper retrofractum Vahl). Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan metode Maserasi dengan pelarut etanol 96%. Pada uji fitokimia menunjukkan bahwa didalam ekstrak daun tapak dara dan cabai jawa positif mengandung Alkaloid, flavonoid dan saponin yang berkhasiat sebagai antioksidan. Hasil pengujian menunjukkan pemberian perlakuan ekstrak daun tapak dara (Catharanthus roseus L.G.Don) dan ekstrak cabai jawa (Piper retrofractum Vahl) mampu mengurangi kenaikan kadar MDA darah post-test yang dapat dilihat dari rerata kadar MDA yang mengalami penurunan dibandingkan dengan kontrol. Penurunan kadar MDA yang paling tinggi terjadi pada kelompok uji 2 yaitu 1:3 dengan dosis (25mg:75mg). Uji normalitas data menggunakan uji Shapiro wilk untuk semua kelompok P>0,05 sehingga dinyatakan berdistribusi normal. Uji homogenitas menunjukkan distribusi data kadar MDA antara pre dan post pada masing-masing kelompok adalah homogen (P>0,05). Uji parametrik (ANOVA) didapatkan nilai (P<0,05) artinya ada pengaruh kombinasi ekstrak daun tapak dara (Catharanthus roseus L.G.Don) dan cabai jawa (Piper retrofractum Vahl) terhadap penurunan kadar MDA plasma darah mencit. Penurunan kadar MDA darah yang paling tinggi terjadi pada kelompok uji 2 dengan dosis ekstrak 25mg:75mg.
UJI EFEK ANTIDIARE EKSTRAK BUAH SENGGANI (Melastoma malabathricum) TERHADAP BAKTERI Shigella dysenteriae Mayaranti Wilsya; Yeni Agustin
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.8798

Abstract

Diare adalah suatu kondisi buang air besar yang berlebihan dengan keadaan feses yang encer atau berair. Diare dapat disebabkan oleh makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri atau virus. Infeksi diare ini dapat diobati dengan pengobatan antibakteri yang berbahan alami seperti ekstrak buah senggani (Melastoma malabathricum) yang memiliki kandungan senyawa alkoloid, flavanoid dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah senggani (Melastoma malabathricum) terhadap bakteri Shigella dysenteriae. Penelitian ini menggunakan metode difusi yang menunjukkan bahwa pada ciprofloxacin memiliki zona hambat sebesar 16,2 mm dan kontrol negatif tidak memiliki zona hambat serta pada konsentrasi ekstrak buah senggani (Melastoma malabathticum) memiliki zona hambat pada konsentrasi 20% = 5,5 mm , 40% = 6,7 mm , 60% = 17,1 mm dan 80% = 9,0 mm. Hal ini menyatakan bahwa ekstrak buah senggani pada konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% memiliki zona hambat dalam  kategori sedang sedangkan zona hambat ciprofloxacin termasuk dalam kategori kuat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak buah senggani maka semakin besar diameter zona hambat dalam menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysentriae.
Hubungan Spritual Quotient Ibu terhadap Tingkat Stres Ibu yang Mendampingi Anak Kelas 1-3 Sekolah Dasar yang Melaksanakan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Rifki Alfia Nuriska; Suprihhartini Suprihhartini; Andra Novitasari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.8864

Abstract

Dampak pandemi virus Covid-19 telah memengaruhi bidang pendidikan, dimana pembelajaran yang semula dengan metode tatap muka, diubah menjadi metode daring. Hal ini membuat sebagian ibu merasa stres mendampingi anaknya belajar dari rumah. Salah satu faktor yang berperan dalam mengendalikan stres adalah Spiritual Quotient(SQ). Ibu yang memiliki SQ tinggi akan mampu mengendalikan stres.

Page 41 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue