cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MAHONI (Swietenia mahagoni) PADA LARVA Artemia Salina DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) Dwi Susanti; Selvi Marcellia; Gusti Ayu Rai Saputri; Ayu Nabila
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.8892

Abstract

Abstract: NABILA, A., 2022, UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MAHONI (Swietenia mahagoni) PADA LARVA Artemia salina DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test), SKRIPSI, PROGRAM STUDI FARMASI, FAKULTAS ILMU KESEHATAN, UNIVERSITAS MALAHAYATI, BANDAR LAMPUNG.Mahoni merupakan salah satu tumbuhan yang sering digunakan masyarakat untuk pengobatan. Senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam kulit buah mahoni diantaranya yaitu saponin, flavonoid, alkaloid, tanin, terpenoid, dan minyak atsiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek toksisitas ekstrak kulit buah mahoni (Swietenia mahagoni) terhadap larva udang (A. salina Leach) dengan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) dan mengetahui nilai LC50 ekstrak etanol kulit buah mahoni (Swietenia mahagoni) terhadap larva udang (A. salina Leach). Metode ekstraksi kulit buah mahoni dengan metode perkolasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil ekstraksi kulit buah mahoni sebanyak 38,52 gram dengan rendemen 5,502%. Ekstrak kulit buah mahoni di uji toksisitas terhadap larva Artemia salina dengan konsentrasi 10 ppm, 100 ppm, 500 ppm, dan 1000 ppm. Pengamatan terhadap larva yang mati selama 24 jam setelah pemberian ekstrak. Berdasarkan data, LC50 dari ekstrak etanol kulit buah mahoni ditentukan dengan analisis probit. Hasil dari analisis probit menunjukan nilai LC50 dari ekstrak etanol kulit buah mahoni adalah 299,003 ppm. Hasil tersebut menunjukan bahwa ekstrak kulit buah mahoni mempunyai potensi toksisitas terhadap larva Artemia salina karena nilai LC50 <1000 ppm.
HUBUNGAN PENDIDIKAN IBU DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN KEHAMILAN K4 DIPUSKESMAS PADA TAHUN 2020 Nelly Mariyam; Annisa Khoiriah; Sri Mulia Sari; Dea Mega Arini; Dessy Suswitha
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.8493

Abstract

Asuhan antenatal adalah upaya preventif program pelayanan kesehatan obsetrik untuk optimalisasi  luaran maternal  dan neonatal melalui serangkaian  kegiatan pemantauan rutin selama kehamialn.Pendidikan adalah suatu pengembangan kemampuan yang diinginkan adalah proses perubahan mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan proses perubahan. Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui hubungan pendidikan ibu dengan frekuensi kunjungan kehamilan (K4). Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan menggunakan studi restrofektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Padang Selasa Palembang tahun 2020. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 896 ibu hamil. Penelitian dilakukan pada november  2020 dengan menggunakan checklist dengan jumlah sempel sebanyak 896 responden.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responden yang melakukan kunjungan kehamilan sesuai standar ada 745 responden (83,1%) dan yang tidak melakukan kunjungan kehamilan sesuai standar ada 151 responden (16,9%). responden yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi ada 533 responden (59,5%) dan yang memiliki tingkat pendidikan yang rendah ada 363 responden (40,5%).Ada hubungan bermakna antara pendidikan dengan frekuensi kunjungan kehamilan (K4) (OR =1.468; ρ value = 0,040).Saran: Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada pihak puskesmas terutama   petugas kesehatan khususnya bidan di Puskesmas Padang Selasa Palembang dapat memberikan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan.
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KELELAHAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG ANGKATAN 2019 Nabilah Nurul Madinah; Suprihhartini Suprihhartini; Wijayanti Fuad
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.9169

Abstract

Abstrak: HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KELELAHAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG ANGKATAN 2019. Latar Belakang: Secara global, prevalensi kecemasan mahasiswa kedokteran (41.6%), sedangkan di Indonesia mencapai 22.4%. Kecemasan ini salah satu pemicu kelelahan 62% mahasiswa di Indonesia. Penelitian ini bertujuan membuktikan hubungan kecemasan dengan kelelahan pada mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang Angkatan 2019. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dan teknik pengambilan sampel purpossive sampling. Instrumen kecemasan dengan Beck Anxiety Inventory dan kelelahan dengan Subjective Self Rating Test. Data yang diperoleh dianalisis bivariat dengan korelasi Rank Spearman. Hasil: Sebanyak 64 orang, dengan tingkat kecemasan sedang berjumlah 42 responden (65.6%), kecemasan berat (26.6%), dan kecemasan ringan (7.8%). Untuk Tingkat kelelahan terbanyak pada kategori kelelahan sedang (46.9%), kelelahan rendah (40.6%), kelelahan tinggi (10.9%), dan kelelahan sangat tinggi (1.6%). Pada Uji korelasi Rank Spearman nilai p value 0,000 (<0,05) serta koefisien korelasi (r)=0.829 yang berarti terdapat hubungan kuat kecemasan dengan kelelahan. Kesimpulan: Terdapat hubungan kuat antara kecemasan dengan kelelahan pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas Muhammadiyah semarang Angkatan 2019 dengan p value = 0,000 (<0,05) serta koefisien korelasi (r)=0.829. Kata Kunci : Kecemasan, Kelelahan, Mahasiswa Kedokteran 
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KETIDAKNYAMANAN FISIK DAN YOGA PRENATAL SELAMA KEHAMILAN TRIMESTER III Rully Fatriani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.9320

Abstract

Abstract: Description of Knowledge of Pregnant Women about Physical Discomfort and Prenatal Yoga During the Third Trimester of Pregnancy. Pregnancy is a physiological condition to adapt the fetus growth through body’s biomechanical and physiological changes. The most commonly reported physical discomfort is low back pain experienced by more than two-thirds of pregnant women in third trimester. Yoga has become a popular exercise recommended to reduce the discomfort. This study aims to describe the knowledge level of pregnant women regarding physical discomfort during the third trimester of pregnancy and prenatal yoga based on sociodemographic characteristics. The study was conducted on 45 third trimester pregnant women who made prenatal visits at the independent practice of midwives in the working area of the Simpur Health Center, Bandar Lampung City, met the participation criteria. This research is descriptive with purposive sampling technique, using questionnaire about physical discomfort knowledge and prenatal yoga. Univariate data analysis is presented through frequency distribution, analyzed based on the characteristics and knowledge level. The results showed that most of the pregnant women had high school education, aged 20-35 years, did not work, were primigravidas. The conclusion was that the majority of pregnant women had less knowledge (46.7%) about physical discomfort in the third trimester. More than half of the respondents (55.6%) have good category knowledge about prenatal yoga. Abstrak: Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil tentang Ketidaknyamanan Fisik dan Yoga Prenatal Selama Kehamilan Trimester III. Kehamilan merupakan kondisi fisiologis untuk menyesuaikan tubuh terhadap pertumbuhan janin melalui perubahan biomekanis dan fisiologis. Ketidaknyamanan fisik pada kehamilan trimester III paling banyak dilaporkan adalah nyeri punggung bawah (low back pain) dialami oleh lebih dari dua per tiga ibu hamil. Yoga telah menjadi latihan populer yang direkomendasikan untuk mengurangi ketidaknyamanan fisik ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap ketidaknyamanan fisik selama kehamilan trimester III dan yoga prenatal berdasarkan karakteristik sosiodemografi. Penelitian telah dilakukan terhadap 45 ibu hamil trimester III yang melakukan kunjungan prenatal di praktik mandiri bidan di wilayah kerja Puskesmas Simpur Kota Bandar lampung, memenuhi kriteria inklusi, dan menyatakan persetujuan. Penelitian bersifat deskriptif dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan tentang ketidaknyamanan fisik selama kehamilan trimester III dan yoga prenatal. Analisis data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, dianalisis berdasarkan karakteristik dan tingkat pengetahuan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil berpendidikan SMA, umur 20-35 tahun, tidak bekerja, primigravida. Kesimpulan penelitian adalah mayoritas ibu hamil memiliki pengetahuan kategori kurang (46,7 %) tentang ketidaknyamanan fisik pada trimester III. Lebih dari separuh responden (55,6 %) memiliki pengetahuan kategori baik tentang yoga prenatal.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP DERAJAT KEPATUHAN DIET PASIEN PGK-HD DI RS TUGUREJO SEMARANG Harris Shafriansyah; Esti Widiasih; Nina Anggraeni Noviasari; Risky Ika Riani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.9240

Abstract

Pasien dengan Penyakit Ginjal Kronik (PGK) harus mendapatkan terapi Hemodialisis (HD). Angka kejadian malnutrisi pada pasien hemodialisis cukup tinggi. Kondisi malnutrisi dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya, penyebabnya yaitu kurang patuhnya pasien dalam pengaturan gizi hariannya. Penelitian bertujuan menganalisis apakah ada hubungan antara pengetahuan gizi dan tingkat pendidikan terhadap derajat kepatuhan diet pasien PGK-HD di RS Tugurejo. Metode penelitian ini merupakan observasi analitik mempergunakan pendekatan Cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien aktif PGK-HD di RS. Tugurejo Semarang 2022 yang sesuai kriteria inklusi berjumlah 33 orang dengan Stratified random sampling, diuji statistik dengan Rank Spearman. Hasil uji korelasi diperoleh pengetahuan gizi memiliki arah korelasi negatif dengan ρ-value 0,475 (ρ>0,05), dan tingkat pendidikan memiliki arah korelasi negatif dengan ρ-value 0,200 (ρ>0,05). Kesimpulan yaitu tidak adanya hubungan bermakna antara pengetahuan gizi dan tingkat pendidikan terhadap derajat kepatuhan diet pasien PGK-HD di RS Tugurejo. Terdapat faktor-faktor lain yang memiliki hubungan yang lebih kuat terhadap tingkat kepatuhan gizi pasien-pasien PGK-HD.
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT Curcuma domestica TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DAN Shigella dysenteriae Erlita Kusuma Wardani; Evi Kurniawaty; Oktadoni Saputra
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.9056

Abstract

Kunyit merupakan salah satu tanaman obat keluarga atau TOGA yang sedang menjadi perhatian banyak kalangan terutama di wilayah tropis seperti di negara Indonesia. Kunyit juga telah banyak diketahui fungsinya, di bidang kesehatan kunyit juga memiliki khasiat dalam mengatasi diare atau memiliki efek antibakteri terhadap bakteri-bakteri yang dapat menyebabkan diare. Rimpang kunyit (Curcuma domestica) memiliki senyawa antibakteri yaitu terpenoid, saponin, dan tanin. Penelitian ini dilakukan untuk menguji efek antibakteri ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica) terhadap bakteri Escherichia  coli dan Shigella dysenteriae. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2022 di Laboratorium Mikrobiologi dan Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Ekstrak rimpang kunyit Curcuma domestica  didapatkan dari Laboratorium Kimia Organik Universitas Lampung dengan teknik ekstraksi yaitu maserasi. Aktivitas antibakteri ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica) dilakukan secara in vitro menggunakan metode disc diffusion pada media Mueller-Hinton Agar. Hasil penelitian ini menunjukan adanya aktivitas antibakteri ekstrak rimpang kunyit Curcuma domestica terhadap bakteri Escherichia coli dan Shigella dysenteriae dengan daya hambat kuat yaitu pada konsentrasi 50% dan 100%, namun efek antibakteri ini tidak melebihi kontrol positif. Terdapat efektivitas antibakteri ekstrak rimpang kunyit Curcuma domestica terhadap daya hambat pertumbuhan Escherichia coli dan Shigella dysenteria.
PENGARUH MASA KERJA DAN POSTUR KERJA DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL PADA PEKERJA SUPIR MOBIL DI TERMINAL DAYA KOTA MAKASSAR Firmita Dwiseli; Nurul Mawaddah Syafitri; Yulianah Rahmadani; Fatmawati Hamid
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.9214

Abstract

AbstrakMusculoskeletal disorders (MSDs) menyebabkan permasalahan kerja yang signifikan, penurunan produktivitas, dan rendahnya kualitas hidup. Secara global, MSDs berkontribusi sebesar 42%–58% dari seluruh penyakit terkait pekerjaan dan 40% dari seluruh biaya kesehatan terkait pekerjaan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan analitik dengan desain studi cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Teminal Regional Daya, Kota Makassar Tahun 2022. Dari total 514 populasi pengemudi bis yang ada, kemudian diambil sampel sebanyak 84 orang. Berdasarkan hasil variabel masa kerja dan umur memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keluhan MSDs yang dialami oleh pengemudi bus di Terminal Regional Daya Kota Makassar. Sedangkan variabel sikap kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keluhan MSDs pada oleh pengemudi bus di Terminal Regional Daya Kota Makassar. Berdasarkan penelitian ini, maka disimpulkan bahwa variabel umur, masa kerja dan sikap kerja berpengaruh secara signifikan terhadap keluhan MSDs pada pengemudi bus di Terminal Regional Daya Makassar.Kata Kunci:Musculoskeletal disorders, umur, postur kerjaAbstrakMusculoskeletal disorders (MSDs) menyebabkan permasalahan kerja yang signifikan, penurunan produktivitas, dan rendahnya kualitas hidup. Secara global, MSDs berkontribusi sebesar 42%–58% dari seluruh penyakit terkait pekerjaan dan 40% dari seluruh biaya kesehatan terkait pekerjaan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan analitik dengan desain studi cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Teminal Regional Daya, Kota Makassar Tahun 2022. Dari total 514 populasi pengemudi bis yang ada, kemudian diambil sampel sebanyak 84 orang. Berdasarkan hasil variabel masa kerja dan umur memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keluhan MSDs yang dialami oleh pengemudi bus di Terminal Regional Daya Kota Makassar. Sedangkan variabel sikap kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keluhan MSDs pada oleh pengemudi bus di Terminal Regional Daya Kota Makassar. Berdasarkan penelitian ini, maka disimpulkan bahwa variabel umur, masa kerja dan sikap kerja berpengaruh secara signifikan terhadap keluhan MSDs pada pengemudi bus di Terminal Regional Daya Makassar.Kata Kunci: Musculoskeletal disorders, umur, postur kerja
FORMULASI DAN UJI EVALUASI FISIK SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Rhani Azijah; Rizki Hidayaturahma; Gusti Ayu Rai Saputri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.8707

Abstract

Tanaman daun kelor (Moringa oleifera L.) merupakan sumber antioksidan alami. Senyawa antioksidan merupakan molekul yang dapat bereaksi dengan radikal bebas dan berfungsi menetralkan radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sediaan gel ekstrak daun kelor dapat diformulasikan sebagai sediaan bentul gel yang memenuhi syarat, untuk mengetahui ekstrak daun kelor memiliki aktivitas antioksidan dan untuk mengetahui nilai IC50 gel ekstrak daun kelor. Ekstraksi daun kelor menggunakan teknik maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. kemudian dilakukan uji skrining fitokimia dan diformulasikan menjadi sediaan gel dengan variasi konsentrasi ekstrak dan melakukan uji evaluasi fisik sediaan gel. Uji evaluasi fisik yang dilakukan uji organoleptis, pH, homogenitas, viskositas, daya sebar, daya lekat, uji iritasi dan uji kesukaan. Hasil rendemen yang didapat ekstrak daun kelor diperoleh sebesar 29,33%. Hasil skrining fitokimia pada ekstrak mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, saponin dan tanin. Hasil uji evaluasi fisik dan hedonik sediaan gel memenuhi syarat. Sediaan gel formula I memiliki aktivitas antioksidan dilihat dari IC50 sebesar 64,70 ppm yang berarti memiliki aktivitas antioksidan kuat pada seri ppm 10-50 ppm. Formula yang baik yaitu formula I dapat dilihat dari hasil uji evaluasi fisik, hasil uji hedonik dan uji aktivitas antioksidan.
PERUBAHAN PERILAKU IBU DAN ANAK TERKAIT SARAPAN PAGI MENGGUNAKAN STRATEGI ADVOKASI DI SDN 11 PANINJAUAN Azimatul Amini; Rapitos Siddiq; Nindy Audia Nadira
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.9101

Abstract

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, hanya 10,6% anak yang sarapannya mencukupi asupan energi sebesar 30%. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti, hanya 1 dari 8 orang anak yang sarapan pagi bergizi. Tidak menerapkan sarapan pagi dapat mengakibatkan tubuh mudah terserang penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sikap ibu dan tindakan anak dalam membawa bekal sarapan pagi menggunakan strategi advokasi di SDN 11 Paninjauan.  Metode penelitian yang digunakan adalah penggabungan penelitian kualitatif dan kuantitatif (mixed method). Desain penelitian kuantitatif yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan pretest-posttest design tanpa kelas kontrol yang dikumpulkan dengan kuesioner. Sedangkan metode penelitian kualitatif yang digunakan yaitu studi kasus dimana pengumpulan datanya yaitu dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian kualitatif yaitu adanya kebijakan advokasi tentang membawa bekal sarapan pagi ke sekolah. Lalu hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa ada perubahan nilai rata-rata sikap ibu dan tindakan anak terkait sarapan pagi anak setelah dilakukan advokasi. Dapat disimpulkan bahwa ada perubahan sikap ibu dengan nilai p-value 0,0005 (α = 0,05) dan tindakan anak dengan nilai p-value 0,0001 (α = 0,05) dalam mebawa bekal sarapan pagi menggunakan strategi advokasi di SDN 11 Paninjauan.
EVALUASI NILAI DEVIATION INDEX PADA PEMERIKSAAN RADIOGRAFI: PROPORSI OVEREXPOSURE DAN UNDEREXPOSURE MELEBIHI CITRA OPTIMAL Putu Irma Wulandari; Putu Oky Agnesia; I Wayan Gede Ari Mahardika; Ni Putu Meliani; Ni Putu Amara Trisna Dinda
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.9213

Abstract

Pada sistem Computed Radiografi (CR), radiografer dapat mengetahui apakah faktor eksposi yang digunakan untuk akuisisi gambar terlalu rendah atau terlalu tinggi melalui nilai Exposure Index. Exposure index merupakan indicator jumlah paparan radiasi yang sampai pada detector pada pemeriksaan radiologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proporsi citra/radiograf yang berada pada rentang exposi optimal, overexposure, maupun underexposure. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada salah satu rumah sakit milik pemerintah di daerah klungkung, Bali. Nilai DI untuk beberapa pemeriksaan dikumpulkan secara retrospective dari bulan Oktober 2021 hingga Maret 2022, melalui CR merk Fuji Film. Sebanyak 3933 data dari pemeriksaan Thorax (1195), Abdomen (444) dan Extremitas atas (1319) dan extremitas bawah (975) dikumpulkan dari penelitian ini. Selanjutnya, proporsi underexpose, optimal dan overexpose pada masing-masing pemeriksaan dihitung diolah dengan menggunakan Ms.Excel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai Deviation Index berada diluar batas rekomendasi, dimana terjadi proporsi over exposure dan under exposure yang relatif tinggi, dengan persentase under exposure tertinggi pada pemeriksaan Thorax (97.2%), dan overexposure tertinggi pada pemeriksaan Abdomen (85.8%). Kesimpulan: Dengan proporsi under exposure dan over exposure yang cukup tinggi pada pemeriksaan Thorax, Abdomen, Ekstremitas Atas, dan Ekstremitas Bawah diperlukan  upaya perbaikan mutu pelayanan melalui program QA/QC sehingga dihasilkan radiograf yang bernilai diagnostic dengan dosis radiasi yang optimal.

Page 43 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue