cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN DIARE DI RSIA BANDA ACEH Julinar Julinar; Isfanda Isfanda; Ulfa Safira
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.5587

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif adalah pemberian ASI tanpa tambahan cairan ataupun makanan pendamping lainnya, kecuali vitamin, obat- obatan, mineral dan garam rehidrasi oral. Diare adalah buang air besar lebih dari 3 kali sehari, disertai konsistensi tinja yang bertekstur cair dengan atau tanpa lendir dan darah yang berlangsung selama beberapa hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Diare. Sampel berjumlah 100 ibu dan dipilih secara purposive sampling. Penelitian ini meggunakan metode analitik dengan pendekatan kasus control (case control study). Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap responden (in depth interview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi kejadian diare pada anak sebanyak 58%. Anak yang mendapatkan ASI eksklusif mengalami diare sebanyak 22 anak (44%) dan yang tidak diare sebanyak 28 anak (56%). Anak yang mendapat ASI non eksklusif mengalami diare sebanyak 36 anak (72%) dan yang tidak diare sebanyak 14 anak (28%). Hasil uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare dengan nilai P-Value sebesar 0.005 (p<0,05).
EVALUASI PROGRAM PROMOSI KESEHATAN MENGENAI RUMAH TANGGA BER-PHBS DENGAN INDIKATOR TIDAK MEROKOK DALAM RUMAH TANGGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP KEDATON PADA BULAN JANUARI-SEPTEMBER TAHUN 2022 Akhmad Kheru Dharmawan; Neno Fitriani Hasbie; Aswan Jhonet
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.9108

Abstract

Abstrak: Memahami proses evaluasi program promosi kesehatan pada kegiatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam tatanan rumah tangga dengan indikator anggota keluarga yang merokok dipandang sangat penting sehingga dapat meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan pada masyarakat serta tercapainya derajat kesehatan yang optimal. Evaluasi Program Promosi Kesehatan pada Kegiatan rumah tangga ber-PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dengan Indikator anggota keluarga tidak ada yang merokok di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Kedaton tahun 2022 menunjukan Pencapaian persentase evaluasi program rumah tangga ber-PHBS dengan indikator anggota keluarga tidak ada yang merokok hanya sebesar 43% dihitung dari bulan Januari hingga September 2022 dari target yang ditentukan yaitu 80%.terdeteksi penyebab utama dan terdapat 4 alternatif pemecahan masalah.
Risk Factors for Obstetric Emergencies With Referral Implementation at the Palembang Health Center Tafdhila Tafdhila; Dessy Suswitha; Dewi Rury Arindari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.8393

Abstract

Obstetric emergencies are potentially life-threatening conditions that can occur in pregnant women and even during delivery. The main causes of obstetric emergencies (APGO, AGO and AGDO) are due to bleeding during childbirth, septic infection, hypertension, preeclampsia or eclampsia, and dystocia. One of the effective management efforts in obstetric emergencies is the implementation of appropriate and planned referrals that can save mothers and newborns. The purpose of this study was to determine the risk factors for obstetric emergencies with referrals at the Palembang Health Center. Methods: Quantitative research using a cross sectional approach. The population is all pregnant women who carry out examinations at the Palembang Health Center with a total sample of 128 pregnant women. The results showed that the highest frequency of cases in the APGO risk factor group was pregnant women aged ≥ 35 years (35.9%), in the AGO group it was serotonin (43%), in the AGDO group it was severe preeclampsia/eclampsia (13.3%) , the highest scoring group was High Risk Pregnancy (KRT) (11.7%) and the most referral criteria were planned referrals (91.4%). In conclusion, there was no significant difference in the risk factors for obstetric emergencies in the APGO variable p=0.727 and AGO p=0.328 between planned referrals and late referrals (p>0.05), but there were significant differences in the risk factors for obstetric emergencies in the AGDO variable between planned referrals and referrals late p=0.011 (p<0.05)
IMPLEMENTASI PERTOLONGAN PERSALINAN DI PUSKESMAS MAMPU BERSALIN DALAM UPAYA AKSELERASI PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU (AKI) DAN ANGKA KEMATIAN BAYI (AKB) Maslikhah Maslikhah; Ida Baroroh
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.8484

Abstract

Implementasi Pertolongan persalinan di Puskesmas mampu bersalin dalam upaya akselerasi penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Angka kematian Ibu (AKI) dan Angka kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator dalam menentukan derajat kesehatan suatu Negara.  Salah satu cara untuk menurunkan AKI dan AKB adalah pertolongan persalinan yang dilaksanakan di fasiltas pelayanan kesehatan yaitu puskesmas. Setiap puskesmas PONED maupun non PONED, diharuskan dapat melayani pertolongan persalinan, sehingga dirancanglah puskesmas mampu bersalin di Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pertolongan persalinan di Puskesmas mampu bersalin dalam upaya akselerasi penurunan AKI dan AKB. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Responden dalam penelitian ini terdiri dari  bidan pelaksana sebagai informan utama dan kepala puskesmas serta ibu bersalin sebagai informan triangulasi. Penelitian ini mendapatkan gambaran bahwa pelayanan pertolongan persalinan telah dilaksanakan di puskesmas mampu bersalin dengan menggunakan SDM yang sudah tersedia, SOP telah ada dan berjalan dengan baik dan kepal puskesmas bertugas sebagai leader dan pengawas pada pelayanan pertolongan persalinan. Diharapkan adanya tambahan SDM untuk pelaksanaan pertolongan persalinan untuk mengurangi beban kerja dari bidan desa maupun dokter konsulen. 
ANALISA KANDUNGAN BAKTERI ESCHERCHIA COLI AIR SUMUR GALI DI DESA BULUREJO KABUPATEN KLATEN Fiqi Nurbaya; Dewi Puspito Sari; Nugraheni Nur Istiqomah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.8605

Abstract

Keberadaan bakteri escherchia coli  menandakan air tersebut sudah tercemar mikroba. Hasil survei pendahuluan yang dilakukan terhadap 2 sampel air sumur gali, ditemukan bahwa hasil uji sumur pertama > 2400 per 100 ml dan sumur kedua 210 per 100 ml. Ini menunjukkan bahwa kedua sumur gali tersebut mengandung bakteri escherchia coli yang melebihi nilai ambang batas sesuai dengan Permenkes RI No 32 Tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kandungan bakteri escherchia coli air sumur gali yang ada di desa Bulurejo sesuai dengan standar baku mutu dari Permenkes RI No 32 Tahun 2017  tentang standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan air untuk keperluan higiene sanitasi, kolam renang, solus per aqua, dan pemandian umum. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa dari 84 sampel air sumur gali 54 (64,3%) sumur tidak memenuhi syarat sedangkan 30 (35,7%) sumur memenuhi syarat Sesuai dengan Permenkes No 32 Tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus per Aqua,  dan Pemandian Umum, air yang layak dikonsumsi adalah air dengan kandungan bakteri Total Coliform 50 CFU/ 100 ml sedangkan bakteri Escherchia coli 0 CFU per 100 ml.
UJI AKTIVITAS KOMBINASI EKSTRAK HERBA SURUHAN (Peperomia pellucida L.) DAN HERBA MENIRAN (Phyllanthus niruri L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Gusti Ayu Rai Saputri; Annisa Primadiamanti; Rama Cahya Pranayudha
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.8544

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat proses oksidasi. Antioksidan dapat berfungsi sebagai penangkal radikal bebas. Adapun tumbuhan yang memiliki aktivitas antioksidan adalah tumbuhan suruhan (Peperomia pellucida L.) dan meniran (Phyllanthus niruri L.). Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan metode Maserasi dengan pelarut etanol 96%. Pada uji fitokimia menunjukkan bahwa didalam ekstrak Herba Meniran dan Herba Suruhan positif mengandung Alkaloid, flavonoid dan saponin yang berkhasiat sebagai antioksidan. Malondialdehid (MDA) adalah senyawa dialdehida yang merupakan produk akhir peroksidasi lipid dalam tubuh, konsentrasi MDA yang tinggi menunjukkan adanya proses oksidasi dalam membran sel. Pemberian perlakuan dan pengukuran kadar MDA plasma darah mencit dilakukan menurut Dewi (2013) menggunakan metode (TBARS) Thiobarbituric Acid Reactive Substancedengan beberapa modifikasi. Pengujian dilakukan pada 25 ekor mencit berumur 2-3 bulan dengan masing-masing kelompok sebanyak 5 ekor, dibagi dalam lima kelompok yaitu kelompok kontrol negatif dengan aquades, kelompok control positif dengan vitamin C, kelompok ekstrak 100 mg/kgBB dengan perbandingan 2:2, kelompok ekstrak 100 mg/kg BB dengan perbandingan 3:1, kelompok ekstrak 100 mg/kg BB dengan perbandingan 1:3. Hasil pengujian menunjukkan pemberian perlakuan ekstrak herba suruhan (Peperomia pellucida L.) dan herba meniran (Phyllanthus ninuri L.) mampu mengurangi kenaikan kadar MDA darah post-test yang dapat dilihat dari rerata kadar MDA yang mengalami penurunan dibandingkan dengan kontrol. Penurunan kadar MDA yang paling tinggi terjadi pada kelompok perlakuan perbandingan 2:2 dengan dosis ekstrak 50 mg:50mg.
HUBUNGAN KELUARGA DENGAN KESEJAHTERAAN IBU NIFAS Dian Fitriyani; Widya Astuti Gea
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.8581

Abstract

Dukungan keluarga (suami) merupakan suatu bentuk interaksi sosial yang didalamnya terdapat hubungan saling memberi dan menerima bantuan yang bersifat nyata, bantuan tersebut akan menempatkan individu terlibat dalam sistem sosial yang pada akhirnya akan mampu memberikan kasih sayang, perhatian baik kepada keluarga, lain dan pasangan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui dukungan keluarga dengan kesejahteraan ibu. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan metode survei menggunakan kuesioner dan dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas  sejumlah sampel 60 ibu nifas. Dianalisis data menggunakan rank spearman. Hasil uji statistik dengan menggunakan spearman rank diperoleh hasil p = 0,039 > a = 0,05 yang berarti H0 ditolak. Tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kesejahteraan ibu
PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAME BANDAR LAMPUNG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Devita Febriani Putri; Tusy Triwahyuni; Nia Triswanti; Ni Gusti Ayu Dewi Rismasari; Vionita Vionita; Den Raza Anggara; Nurmarisah Nurmarisah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.9173

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah vektor-borne diseases disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melaluinyamuk vektor Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pada akhir tahun 2019 merebaknya virus baru yaitu SARS-CoV-2 dengan penyakitnya yang disebut COVID-19. Selain kesulitan yang ditimbulkan oleh COVID-19, negara endemik DBD harus menghadapi peningkatan kasus DBD. Pengetahuan dan perilaku masyarakat memiliki peran penting dalampengendalian kasus DBD. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku masyarakat dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Sukarame Bandar Lampung pada masa pandemi COVID-19. Penelitiananalitik dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel dengan pengumpulan datadilakukan dengan metode wawancara dan observasi door to door di  wilayah kerja Puskesmas Sukarame BandarLampung. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Didapatkan dari 98 responden, kejadian DBD positif sebanyak 33responden (33,7%) dan negatif sebanyak 65 responden (66,3%). Analisis Chi-square menunjukkan, terdapathubungan bermakna antara pengetahuan masyarakat dengan kejadian DBD dengan p-value 0,037 dan terdapat hubungan bermakna perilaku masyarakat dengan kejadian DBD dengan p-value 0.018. Tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat berpengaruh pada kejadian DBD di di wilayah kerja Puskesmas  Sukarame pada saat pandemiCOVID-19. Pengetahuan masyarakat merupakan salah satu aspek pertama yang perlu segera ditingkatkan. Masyarakat yang mempunyai dasar pengetahuan baik akan mempunyai self efficacy yang berwujud pada perilaku/tindakan pencegahan DBD.
COMMUNITY-ACQUIRED PNEUMONIA (CAP) : POLA KUMAN PENYEBAB DAN KEPEKAANNYA TERHADAP ANTIBIOTIKA DI RSUD dr. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNGBANDAR LAMPUNG PERIODE JANUARI – OKTOBER 2022 Hidayat Hidayat; Arianda Pratama
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.8880

Abstract

Salah satu penyakit menular yang paling sering terjadi di lingkungan masyarakat dan menjadi penyebab mortalitas dan morbiditas di seluruh dunia adalah Pneumonia komunitas atau community-acquired pneumoniae (CAP). Penyakit ini menginfeksi saluran pernafasan bagian bawah yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan parasit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemetaan pola kuman penyebab pneumonia komunitas dan mengetahui pola kepekaannya terhadap antibiotika di RSUD dr. Abdul Moeloek Provinsi Lampung periode Januari – Oktober 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif potong lintang dengan sumber data berasal dari data sekunder yaitu rekam medis pasien pneumonia komunitas yang memiliki data hasil kultur sputum dan tes sensitivitas di RSUD dr. Abdul Moeloek Provinsi Lampung periode Januari – Oktober 2022. Data diambil dengan metode Total Sampling dandidapatkan 30 pasien pneumonia komunitas yang memiliki data lengkap mengenai hasil kultur sputum dan tes sensitivitas. Kuman yang paling banyak ditemukan adalah Klebsiella pneumoniae. Antibiotika dengan tingkat sensitifitas paling tinggi adalah Meropenem. Sementara antibiotika dengan tingkat resistensi paling tinggi adalah Cefazolin. Selanjutnya penelitian mengenai faktor yang mempengaruhi terjadinya resistensi antibiotika pada bakteri perlu dilakukan lebih lanjut.
KADAR LAKTAT DEHIDROGENASE, PROKALSITONIN, D-DIMER DAN LAMA RAWAT PASIEN TERKONFIRMASI COVID-19 Amila Amila; Evarina Sembiring; Sinarsi Meliala
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i1.8750

Abstract

Kadar Laktat Dehidrogenase, Prokalsitonin, D-Dimer dan Lama Rawat Pasien Terkonfirmasi Covid-19. Covid-19 merupakan penyakit sistemik yang klinisnya sangat bervariasi mulai dari gejala ringan hingga penyakit berat kritis dengan risiko mortalitas tinggi. Perubahan kadar prokalsitonin, D-Dimer dan LDH dapat memprediksi risiko perburukan pasien Covid-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh LDH prokalsitonin, dan D-dimer terhadap lama rawat pasien Covid-19. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari rekam medis periode Januari 2020 hingga Desember 2021. Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling sebanyak 144 orang. Instrumen penelitian adalah lembar observasi LDH, prokalsitonin dan D-Dimer berdasarkan panduan RSUP H.Adam Malik Medan. Uji yang digunakan adalah uji korelasi Spearman karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan rerata LDH 304,49 U/L, prokalsitonin 1,78 ng/mL, D-Dimer 783,76 dan rerata lama rawat adalah 11,66 hari. Tidak terdapat hubungan antara LDH, prokalsitonin, D-dimer dengan lama rawat pasien Covid-19 dengan kekuatan korelasi yang lemah. Perlu penelitian lanjutan dengan menilai derajat keparahan penyakit, parameter hematologi lain.

Page 42 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue