cover
Contact Name
Muhammad Khoiruddin Harahap
Contact Email
choir.harahap@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
choir.harahap@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Padang Sidempuan No. 98 Kecamatan Sarudik – Kabupaten Tapanuli Tengah – Provinsi Sumatera Utara
Location
Kota sibolga,
Sumatera utara
INDONESIA
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah)
ISSN : 26143259     EISSN : 25993410     DOI : 10.36778/jesya
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,114 Documents
THE EFFECT OF CURRENT RATIO (CR), DEBT TO EQUITY RATIO (DER), AND WORKING CAPITAL TURNOVER (WCT) ON RETURN ON EQUITY (ROE) AT PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, TBK Wulandari Wulandari; Wulandari Wulandari; M. Rimawan
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2758

Abstract

This study aims to determine the effect of Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), and Working Capital Turnover (WCT) on Return On Equity (ROE) at PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk for the period 2015–2024. The type of research used is associative quantitative research using the company's financial report data for 10 years. Data analysis techniques used are classical assumption tests, multiple linear regression analysis, correlation and determination coefficients, t-tests, and F-tests with the help of the SPSS version 22 program. The results of the study indicate that Current Ratio (CR) and Debt to Equity Ratio (DER) have a partial significant effect on Return On Equity (ROE), while Working Capital Turnover (WCT) does not have a partial significant effect on Return On Equity (ROE). Simultaneously, Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), and Working Capital Turnover (WCT) have a significant effect on Return On Equity (ROE). The results of this study indicate that the company's ability to manage liquidity and capital structure has an important role in increasing the company's profitability.
Analisis Kesiapan, Tingkat Kesesuaian, Dan Hambatan Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Pada Ramp TR-C Desa Teluk Rampah, Kecamatan Torgamba Berdasarkan SAK EMKM Jahara Siregar; Kusmilawaty Kusmilawaty; Budi Harianto
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan sumber daya manusia, tingkat kesesuaian, serta hambatan dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada Ramp TR-C Desa Teluk Rampah, Kecamatan Torgamba, serta melakukan rekonstruksi laporan keuangan sesuai standar akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh data transaksi keuangan Ramp TR-C, sedangkan sampel penelitian berupa data transaksi harian dan laporan penerimaan Tandan Buah Segar (TBS) periode 08 Agustus 2026. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan memilih data transaksi yang relevan dan lengkap untuk kebutuhan analisis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui analisis kesiapan, analisis tingkat kesesuaian dengan SAK EMKM, identifikasi hambatan, dan rekonstruksi laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ramp TR-C memiliki kesiapan administrasi yang cukup baik karena seluruh transaksi usaha telah dicatat secara konsisten menggunakan Microsoft Excel. Namun, tingkat pemahaman sumber daya manusia terhadap penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EMKM masih rendah sehingga laporan keuangan yang disusun belum sesuai standar akuntansi. Entitas belum menyusun laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan secara formal serta belum melakukan pengakuan dan penyusutan aset tetap. Melalui rekonstruksi laporan keuangan berbasis SAK EMKM, penelitian ini menghasilkan informasi keuangan yang lebih sistematis, realistis, dan akuntabel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan SAK EMKM dapat meningkatkan kualitas, transparansi, dan akuntabilitas laporan keuangan pada usaha perantara TBS kelapa sawit.
Kepatuhan Wajib Pajak Pekerja Bebas: Peran Mediasi Kesadaran atas Pemahaman dan Sanksi Pajak Alya Muthia Riva; khoirina Farina
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2768

Abstract

Studi ini menginvestigasi dampak pemahaman regulasi pajak dan konsekuensi hukum terhadap kepatuhan pembayar pajak yang bekerja mandiri, dengan kesadaran pajak sebagai faktor perantara. Metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares dipergunakan dalam penelitian ini melalui pendekatan kuantitatif, dengan keterlibatan 100 responden orang pribadi pekerja mandiri yang dipilih secara purposif. Kuesioner dengan skala Likert 4 poin sebagai instrumen pengumpulan data. Temuan studi mengindikasikan bahwa baik pemahaman terkait aspek perpajakan maupun sanksi pajak tidak memberikan pengaruh yang substansial terhadap kepatuhan pembayar pajak pekerja mandiri. Sebaliknya, kesadaran pembayar pajak terbukti memiliki korelasi positif dan signifikan dengan tingkat kepatuhan mereka. Pemahaman perpajakan terhadap kepatuhan pajak tidak dapat dimediasi oleh variable kesadaran. Namun pengaruh sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak pekerja bebas dapat dimediasi secara oleh variabel kesadaran. Hasil investigasi tingkat kepatuhan wajib pajak lebih ditentukan oleh faktor kesadaran dari dalam diri dibandingkan dengan pemahaman mengenai aspek perpajakan dan implikasi sanksi pajak secara langsung. Riset ini diharapkan dapat berkontribusi sebagai basis pertimbangan bagi pembuat kebijakan dan institusi perpajakan dalam upaya optimalisasi kepatuhan wajib pajak pekerja lepas.
Pengaruh User-Generated Content terhadap Pembentukan Brand Awareness Telkom University di Era Digital Dzaky Aly Ramdhani; Rahmat Hidayat; Astri Wulandari
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2780

Abstract

Dunia pendidikan saat ini mengalami pergeseran signifikan akibat intervensi internet, yang secara langsung mengubah pola komunikasi digital serta memperbarui strategi dalam membangun citra merek via optimalisasi media sosial. Fenomena ini memicu lahirnya konten buatan pengguna sebagai saluran komunikasi digital yang digerakkan oleh kontribusi sukarela khalayak. Tujuan utama riset ini ialah mendeteksi pengaruh konten buatan pengguna dalam membentuk kesadaran merek Telkom University melalui akun media sosial yang dikelola mahasiswa Telkom University. Pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatif-deskriptif diterapkan dalam studi ini, melibatkan partisipasi sebanyak 106 responden dari kalangan pengikut akun media sosial yang dikelola mahasiswa Telkom University menggunakan teknik probability sampling. Proses pengolahan data primer dilakukan menggunakan perangkat lunak statistik dengan rangkaian pengujian yang mencakup validitas, reliabilitas, statistik deskriptif, pendekatan regresi linear sederhana, uji-t, serta penentuan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil analisis, tingkat keterlibatan konten buatan pengguna tergolong tinggi, yakni 79,31%, sejalan dengan capaian kesadaran merek yang juga berada di angka 80,18%. Melalui verifikasi hipotesis, ditemukan bukti bahwa konten buatan pengguna berkolaborasi positif dan signifikan dalam memengaruhi kesadaran merek Telkom University dengan nilai signifikansi 0,000 dan nilai koefisien determinasi mencapai 52,9%. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan digital audiens bukan sekadar pendukung, melainkan aset utama bagi perguruan tinggi. Pihak universitas perlu mengadopsi model komunikasi yang lebih interaktif dan partisipatif agar citra merek tetap terjaga dan selalu relevan dengan ekspektasi publik di masa depan.
Peran Emosi dan FOMO Dalam memediasi Limited Time Offer terhadap Keputusan Pembelian Yessa Winardi; Rahmat Hidayat; Leni Cahyani
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2781

Abstract

Industri kosmetik terus tumbuh dan persaingan di dalamnya semakin sulit diabaikan. Setiap merek berlomba mempertahankan pangsa pasarnya, dan strategi promosi menjadi salah satu senjata utama yang terus diasah. Di antara berbagai pendekatan yang ada, promosi limited time offer adalah yang paling sering dipilih pemasar untuk mendorong konsumen segera mengambil keputusan pembelian. Strategi ini secara sengaja dirancang untuk memicu respons psikologis konsumen, khususnya dalam bentuk peningkatan gairah emosi dan munculnya perasaan fear of missing out. Penelitian ini menguji peran emosi dan fear of missing out sebagai mediator dalam hubungan antara promosi limited time offer dan keputusan pembelian produk kecantikan di kalangan konsumen muda Kota Bandung. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan structural equation modeling, yang memungkinkan pengujian validitas alat ukur dan hipotesis dilakukan dalam satu kerangka analisis yang terintegrasi. Hasil menunjukkan bahwa limited time offer berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap emosi, fear of missing out, sekaligus keputusan pembelian. Di sisi lain, emosi dan fear of missing out tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian ketika diposisikan sebagai mediator. Temuan ini mengindikasikan bahwa limited time offer bekerja langsung pada keputusan pembelian, emosi dan fear of missing out ikut terstimulasi, tapi tidak menjadi jembatan yang menghubungkan keduanya. Kesimpulan akhir menegaskan bahwa konsumen masa kini memiliki mekanisme kontrol diri yang sangat rasional pada tahap akhir transaksi. Pembelian murni didasarkan pada penilaian logis atas keuntungan ekonomis dari promosi, bukan karena desakan emosional semata.
Peran Brand Awareness dalam Memediasi Pengaruh Digital Marketing terhadap Kinerja UMKM di Kota Kupang Alya Elita Sjioen; Angela Merici Minggu; Herry Aprilia Manubulu; Gabriela E. Hetharia; Christian Daniel Manu; Ardi B. T. Ndaumanu
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2784

Abstract

This study aims to analyze the role of Brand awareness in mediating the effect of Digital marketing on SME Performance in Kupang City. This research is important because many SMEs still face challenges in optimizing digital marketing strategies and strengthening brand awareness in the rapidly growing digital economy. The novelty of this study lies in the use of Brand awareness as a mediating variable in explaining the relationship between Digital marketing and SME Performance within the context of SMEs in Eastern Indonesia, particularly in Kupang City. This study employed a quantitative approach using a survey method through questionnaires distributed to SMEs actively utilizing digital media in their business activities. The sampling technique used purposive sampling, and data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The findings indicate that Digital marketing positively and significantly affects Brand awareness and SME Performance. Furthermore, Brand awareness positively influences SME Performance and significantly mediates the relationship between Digital marketing and SME Performance. These results highlight the importance of integrating digital marketing strategies with consistent branding activities to improve competitiveness and business sustainability among SMEs in the digital era.
SIMPA-CYF: Rancangan Sistem Informasi Manajemen Persediaan Obat Berbasis Early Warning System, ROP, EOQ, dan FEFO untuk Pencegahan Stockout pada Apotek Komunitas Fitri Inda
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2798

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko kekosongan obat (stockout) pada Apotek Cahaya Yusril Farma Kendari akibat penggunaan sistem pencatatan manual yang menyebabkan keterlambatan informasi persediaan dan pengambilan keputusan pengadaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi manajemen persediaan yang berjalan, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta merancang sistem informasi manajemen persediaan untuk mendukung pencegahan stockout. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Informan penelitian terdiri atas apoteker pengelola apotek, tenaga teknis kefarmasian, dan pelanggan tetap. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manual menyebabkan keterlambatan pembaruan data stok, rendahnya kemampuan pemantauan persediaan secara real-time, serta meningkatkan risiko terjadinya stockout. Hambatan utama ditemukan pada aspek metode kerja dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan persediaan. Penelitian ini menghasilkan rancangan sistem informasi manajemen persediaan berbasis web yang mengintegrasikan mekanisme peringatan dini dan pengendalian persediaan untuk mendukung ketersediaan obat. Hasil validasi melalui member checking menunjukkan bahwa seluruh informan menilai rancangan sistem sesuai dengan kebutuhan operasional apotek dan berpotensi meningkatkan kecepatan pemantauan stok serta pengambilan keputusan pengadaan obat.
The Effect of AI on Financial Statement Preparation: An Experimental Study of Accounting Students Anggono Anggono; Fazlida Mohd Razali; Melinda Siregar; Sauh Hwee Teng; Corinna Wongsosudono
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2806

Abstract

The increasing adoption of generative artificial intelligence (AI) in higher education has created new opportunities to enhance accounting learning outcomes. Despite growing interest in AI-assisted learning, empirical evidence regarding the effectiveness of AI tools in improving students’ financial statement preparation skills remains limited. This study examines whether the use of ChatGPT improves students’ ability to prepare financial statements. A quasi-experimental design employing a non-equivalent control group was conducted involving 34 fourth-semester accounting students at Universitas IBBI. Participants were divided into an experimental group using ChatGPT and a control group without AI assistance. Data were collected through essay-based tests and analyzed using an independent samples t-test. The findings reveal a significant difference between the groups, with students who used ChatGPT achieving higher performance in financial statement preparation than those in the control group. These results suggest that ChatGPT can serve as an effective learning support tool in accounting education by enhancing students’ understanding and application of accounting concepts. The findings also provide empirical support for the principles of Connectivism Theory, which emphasizes technology-enabled knowledge acquisition and learning. This study contributes to the emerging literature on AI in accounting education and offers practical insights for educators seeking to integrate AI tools into teaching and learning activities. Future research is encouraged to adopt regression-based or structural equation modelling approaches to better examine the causal mechanisms of ChatGPT on accounting learning outcomes, while also incorporating larger, multi-institutional samples to enhance generalizability. In addition, future studies should consider key individual factors such as AI literacy, self-efficacy, and learning motivation to provide a more comprehensive understanding of its effectiveness.
A Comparative Study of Burnout among Civil Servants and State-Owned Enterprise Employees in the Coastal Regions of North Maluku Nur Fathin Attiyah; Abdul Hamid
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2819

Abstract

This study aims to investigate the comparative differences in burnout levels between Civil Servants and State-Owned Enterprise (SOE) employees in the coastal regions of North Maluku. A quantitative approach with a cross-sectional design was employed. The sample consisted of 120 respondents (60 civil servants and 60 SOE employees) selected via purposive sampling. Data were collected using a modified 28-item Maslach Burnout Inventory (MBI) scale that demonstrated validity (Pearson Product Moment) range of Item–Total Correlations ranging from 0.238 to 0.854 (criterion r-table = 0.232) and excellent internal consistency (Cronbach alpha = 0.952). Due to the non-normal distribution of the data, non-parametric analyses were performed. Descriptive results indicated that all respondents experienced low (65.8%) to moderate (34.2%) levels of burnout, with zero prevalence of high burnout. The Mann-Whitney U test revealed no significant difference in burnout between civil servants and SOE employees (U = 1592.5, z = -1.090, p = 0.276, effect size r = 0.0995). Furthermore, the Kruskal-Wallis test demonstrated no significant differences in burnout across the healthcare, finance, and public works sectors (χ²= 5.832, df = 2, p = 0.054, effect-size = 0.0327). These findings imply that neither employment status nor work sector directly determines burnout variations in this specific geographic context, suggesting the presence of overriding macro-environmental or socio-cultural buffers in coastal areas.
Determinants of Purchasing Decisions with Developer Reputation and Location at Kharisma Cahaya Residence Housing Windi Windi; Prasetyo Harisandi; Pipin Sukandi
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2821

Abstract

This study aims to examine the influence of developer reputation and location as determining factors in home purchase decisions. The research was conducted at Kharisma Cahaya Residence, Bekasi. The method employed in this study is a quantitative approach, with the population consisting of consumers who have purchased houses at Kharisma Cahaya Residence, Bekasi. A total of 120 respondents were selected as the sample using a non-probability sampling technique to collect relevant data. Hypothesis testing was subsequently conducted using the SEM-PLS (Structural Equation Modeling-Partial Least Squares) analysis method. The results of the study indicate that developer reputation and location have a significant influence on property purchase decisions. A solid track record and extensive industry experience serve as a guarantee of trust for consumers. Meanwhile, strategic location serves as a key competitive factor influencing buyer preferences, as it relates to accessibility and long-term investment value. This study constructs a new model that integrates the theories of developer reputation, location, and purchase decisions. The uniqueness of this model lies in the comparison of current findings with previous research, as well as the use of primary data obtained from Kharisma Cahaya Residence, Bekasi. The research findings are expected to provide practical contributions to the property industry, particularly in urban fringe areas.