cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
ANALISIS PROBLEMATIKA KEKERASAN SEKSUAL DI PONDOK PESANTREN Suparjon Suparjon
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2863

Abstract

Abstract: Sexual violence in Islamic boarding schools is a complex and worrying issue, considering that Islamic boarding schools are Islamic educational institutions which are supposed to be safe and educational places for students. This phenomenon is influenced by various factors, such as abuse of authority, patriarchal culture, lack of education about sexual violence, and minimal supervision and regulation of Islamic boarding schools. Cases of sexual violence are often difficult to uncover due to social pressure, threats from perpetrators, and the stigma attached to victims. This research aims to identify the root of the problem of sexual violence in Islamic boarding schools, analyze the causal factors, and formulate strategic steps to prevent and handle these cases. The method used involves literature review, case data analysis, and interviews with related parties. The research results show that public openness in discussing this issue, increasing government supervision, and implementing a safe reporting system are important steps in resolving the problem of sexual violence in Islamic boarding schools.  With a holistic approach, it is hoped that this research can contribute to creating an Islamic boarding school environment that is safe, inclusive, and free from sexual violence, so that Islamic values and public trust in Islamic boarding schools can be maintained. Keyword: Problems, Sexual Violence, Islamic Boarding Schools Abstrak: Kekerasan seksual di pondok pesantren merupakan isu yang kompleks dan memprihatinkan, mengingat pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang seharusnya menjadi tempat aman dan mendidik bagi para santri. Fenomena ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti penyalahgunaan otoritas, budaya patriarki, kurangnya edukasi tentang kekerasan seksual, serta minimnya pengawasan dan regulasi terhadap pesantren. Kasus-kasus kekerasan seksual sering kali sulit terungkap karena tekanan sosial, ancaman pelaku, dan stigma yang melekat pada korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar masalah kekerasan seksual di pesantren, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk mencegah dan menangani kasus tersebut. Metode yang digunakan melibatkan kajian literatur, analisis data kasus, serta wawancara dengan pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan masyarakat dalam membahas isu ini, peningkatan pengawasan pemerintah, dan implementasi sistem pelaporan yang aman merupakan langkah penting dalam menyelesaikan problematika kekerasan seksual di pesantren.  Dengan pendekatan yang holistik, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan seksual, sehingga nilai-nilai Islam dan kepercayaan masyarakat terhadap pesantren dapat terjaga. Kata kunci: Problematika, Kekerasan Seksual, Pesantren
ETIKA KOMUNIKASI ISLAM DALAM TRADISI NYONGKOLAN DI MASYARAKAT SUKU SASAK Muhammad Amin
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2866

Abstract

Abstract: Nyongkolan is a typical wedding tradition of the Sasak people in Lombok which involves a bridal procession to the bride's house. In this tradition, communication has an important role in maintaining harmony between family, society and the bridal couple. This research aims to examine how Islamic communication ethics are applied in the Nyongkolan tradition. The research method used is literature study and observation with a qualitative approach. The research results show that communication ethics in Nyongkolan reflect Islamic principles, such as qaulan sadidan (correct words), qaulan layyinan (gentle words), and qaulan ma'rufan (good words). However, several challenges were also found, such as the use of less polite language in social interactions during the procession. Therefore, education is needed to maintain Islamic values in communication during Nyongkolan so that it continues to reflect good morals. Keyword: Ethics; Islamic Communication; Nyongkolan Tradition Abstrak: Nyongkolan adalah salah satu tradisi pernikahan khas masyarakat Sasak di Lombok yang melibatkan arak-arakan pengantin menuju rumah mempelai wanita. Dalam tradisi ini, komunikasi memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan antara keluarga, masyarakat, dan pasangan pengantin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana etika komunikasi Islam diterapkan dalam tradisi Nyongkolan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan observasi dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika komunikasi dalam Nyongkolan mencerminkan prinsip-prinsip Islam, seperti qaulan sadidan (perkataan yang benar), qaulan layyinan (perkataan yang lembut), dan qaulan ma’rufan (perkataan yang baik). Namun, beberapa tantangan juga ditemukan, seperti penggunaan bahasa yang kurang santun dalam interaksi sosial selama prosesi berlangsung. Oleh karena itu, diperlukan edukasi untuk menjaga nilai-nilai Islam dalam komunikasi selama Nyongkolan agar tetap mencerminkan akhlak yang baik.  Kata kunci: Etika;Komunikasi Islam;Tradisi Nyongkolan
FENOMENA VIRAL DI MEDIA SOSIAL: ANALISIS POLA KOMUNIKASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP OPINI PUBLIK Khairul Azmi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2872

Abstract

Abstract: Social media has become a primary tool for disseminating information and shaping public opinion in the digital era. This study analyzes the role of social media in the process of shaping public perceptions of various social, political, and economic issues. Using content analysis methods, this research examines the patterns of information dissemination, factors influencing content virality, and negative impacts such as the spread of hoaxes and disinformation. The findings indicate that emotional factors, audience engagement, and media framing play a significant role in determining the effectiveness of digital communication. Case studies on content virality in social media also reveal that successful social campaigns tend to employ strong communication strategies, including emotional narratives and influencer involvement. However, the prevalence of hoaxes on social media highlights the need to enhance digital literacy and implement better regulations for managing public information. Therefore, this study recommends strengthening communication strategies based on digital education and enforcing stricter regulations to mitigate the negative impact of social media in shaping public opinion.   Keyword: Social Media, Public Opinion, Virality, Hoaxes, Digital Literacy Abstrak: Media sosial telah menjadi alat utama dalam menyebarkan informasi dan membentuk opini publik di era digital. Penelitian ini menganalisis peran media sosial dalam proses pembentukan persepsi masyarakat terhadap berbagai isu sosial, politik, dan ekonomi. Menggunakan metode analisis konten, penelitian ini mengkaji pola penyebaran informasi, faktor-faktor yang mempengaruhi viralitas suatu konten, serta dampak negatif seperti penyebaran hoaks dan disinformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor emosional, keterlibatan audiens, serta framing media berperan signifikan dalam menentukan efektivitas komunikasi digital. Studi kasus mengenai viralitas konten di media sosial juga mengungkapkan bahwa kampanye sosial yang sukses cenderung menggunakan strategi komunikasi yang kuat, termasuk narasi emosional dan keterlibatan influencer. Namun, di sisi lain, maraknya hoaks di media sosial menunjukkan perlunya peningkatan literasi digital serta regulasi yang lebih baik dalam mengelola informasi di ruang publik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi komunikasi yang berbasis pada edukasi digital dan regulasi yang lebih ketat untuk mengurangi dampak negatif media sosial dalam pembentukan opini publik.  Kata kunci: Media Sosial, Opini Publik, Viralitas, Hoaks, Literasi Digital
DAMPAK OVEREXPOSURE INFORMASI DIGITAL TERHADAP STRES PADA ANAK: PERAN POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM MITIGASI RISIKO DI DESA KEDIRI, LOMBOK BARAT Ahmad Ubaidi Ridwan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2875

Abstract

Abstract: This study aims to examine the impact of overexposure to digital information on children's stress levels in Kediri Village, West Lombok. Excessive exposure to digital information, especially from social media, has been found to contribute to increased stress in children, as indicated by difficulty focusing, social anxiety, sleep disturbances, and decreased mental health. The research method used is a descriptive quantitative method. The results showed that 70% of children experienced difficulty focusing after excessive use of digital devices, while 30% of children experienced anxiety or stress due to consumption of negative information. The main factors that trigger stress include negative content on social media, academic pressure due to comparison with peers, and lack of communication with parents. However, this study also found that parental communication patterns play an important role in reducing the impact of stress due to digital overexposure. Children with parents who apply authoritative communication patterns (40%) showed lower stress levels than children with permissive or authoritarian parents. Keyword: Digital overexposure, child stress, digital literacy, parental communication patterns, mental health. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak overexposure informasi digital terhadap tingkat stres anak-anak di Desa Kediri, Lombok Barat. Paparan berlebihan terhadap informasi digital, terutama dari media sosial, ditemukan berkontribusi pada peningkatan stres anak, yang ditunjukkan melalui kesulitan fokus, kecemasan sosial, gangguan tidur, dan penurunan kesehatan mental. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% anak mengalami kesulitan fokus setelah penggunaan perangkat digital yang berlebihan, sementara 30% anak mengalami kecemasan atau stres akibat konsumsi informasi negatif. Faktor utama yang memicu stres meliputi konten negatif di media sosial, tekanan akademik akibat perbandingan dengan teman sebaya, serta kurangnya komunikasi dengan orang tua.  Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa pola komunikasi orang tua memainkan peran penting dalam mengurangi dampak stres akibat overexposure digital. Anak-anak dengan orang tua yang menerapkan pola komunikasi otoritatif (40%) menunjukkan tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan anak-anak dengan orang tua permisif atau otoriter.  Kata kunci: Overexposure digital, stres anak, literasi digital, pola komunikasi orang tua, kesehatan mental.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA INFEKSI PENYAKIT TROPIS MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS WEB Sahena Romdona
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2877

Abstract

Abstract: Indonesia is a country with a tropical climate, which can cause the development of various tropical diseases. Tropical diseases themselves are closely related to bacteria and viruses. There have been many attempts to identify diseases, one of which is with the help of an expert system, a computer system with the help of an expert or specialist who can provide information based on knowledge related to a particular field and then managed in the system. Certainty Factor (CF) is a technique used in decision making to overcome uncertainty, which is widely implemented in expert systems. This method can be an answer to expert confidence in the uncertainty of translating information or knowledge through analysis that forms a matrix. Keyword: Tropical diseases, Expert systems, Certainty factors. Abstrak: Indonesia merupakan suatu Negara dengan cuaca yang beriklim tropis, dapat menyebabkan berkembangnya bermacam-macam penyakit tropis. Penyakit tropis sendiri berkaitan erat dengan bakteri, dan virus. telah banyak sekali upaya untuk mengidentifikasi penyakit, salah satunya dengan bantuan sebuah sistem pakar, yaitu sistem komputer dengan bantuan seorang pakar atau ahli yang dapat memberikan informasi berdasarkan pengetahuan yang terkait dengan bidang tertentu kemudian dikelola di dalam sistem tersebut. Certainty Factor (CF) adalah sebuah teknik yang digunakan dalam pengambilan keputusan untuk mengatasi ketidakpastian, yang banyak diimplementasikan pada sistem pakar. Metode ini dapat menjadi jawaban keyakinan kepada pakar atas ketidakpastian dalam menerjemahkan informasi atau pengetahuan melalui analisis yang membentuk sebuah matriks. Kata kunci: Penyakit tropis, Sistem pakar, Certainty Faktor.
PENERAPAN MODEL MIND MAPP DALAM PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR’AN Ma'fiyah Ma'fiyah; Endah Mawarny; Yunus Yunus
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2888

Abstract

Abstract: This research was conducted with the type of Classroom Action Research (CAR). This research was conducted at MAN Palopo. The data sources used in this study were primary data and secondary data. Data collection techniques in this study were observation, tests, interviews, and documentation. The data obtained showed that the application of the mind mapp model on student learning outcomes in cycle I obtained an average result of 71.00 in the psychomotor aspect and 71.88 in the cognitive aspect. While in cycle II the average value was 77.48 and learning achievement was on average 80.52. As for cycle III, 25 students participated in the subject and got a passing grade with an average value of 82.08 and learning achievement was on average 82.06. Thus, student learning outcomes through the application of the mind mapp model in BTQ learning at MAN Palopo have increased. The process of implementing the mind mapp model in improving BTQ learning at MAN Palopo which was carried out in cycle III which was participated by 25 students, obtained information that overall students got scores that reached the KKM.  Keywords: PTK, Mind Mapp, BTQ Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di MAN Palopo. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan model mind mapp hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh hasil rata-rata 71,00 pada aspek psikomotorik dan 71,88 pada aspek kognitif. Sedangkan  siklus II  nilai   rata-rata 77,48 dan prestasi belajar pada rata-rata 80,52. Adapun pada siklus III  diikuti oleh subjek sebanyak  25 peserta didik mendapatkan nilai tuntas dengan nilai rata-rata 82,08 dan prestasi belajar pada rata-rata 82,06. Dengan demikian, hasil belajar peserta didik melalui penerapan model mind mapp dalam pembelajaran BTQ di MAN Palopo mengalami peningkatan. Adapun  proses penerapan  model  mind  mapp dalam meningkatkan pembelajaran BTQ di MAN Palopo  yang dilakukan pada siklus III  yang diikuti oleh subjek sebanyak 25 peserta didik, diperoleh informasi secara keseluruhan peserta didik mendapatkan nilai yang mencapai KKM. Kata Kunci: PTK, Mind Mapp, BTQ
KEABSAHAN PEMINDAHTANGANAN ASET BUMN BERUPA HAK ATAS TANAH DALAM PENJATUHAN PIDANA PEMBAYARAN UANG PENGGANTI BERDASARKAN PUTUSAN PENGADILAN TINDAK PIDANA KORUPSI (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor: 435 PK/Pid.Sus/2020) Oloan Ikhwan Maruli Tua Sinaga; Budiman Ginting; Mahmud Mulyadi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2889

Abstract

Abstract: There are BUMN assets in the form of land rights that are used as evidence in the Supreme Court Decision Number: 435 PK / Pid.Sus / 2020 that have been transferred without going through the mechanism regulated in the provisions. This study discusses the problem of regulating the transfer of BUMN assets, the judge's considerations in imposing criminal penalties in the form of payment of compensation resulting in the transfer of BUMN assets, and the validity of the transfer of BUMN assets in the form of land rights in the Supreme Court Decision Number: 435 PK / Pid.Sus / 2020. The research method of this study is a normative legal research type supported by empirical data with a statutory regulatory approach and a case approach carried out with a literature study to obtain primary, secondary and tertiary legal materials that will be analyzed qualitatively by drawing conclusions deductively. The Judge's consideration in the Supreme Court Decision Number: 435 PK/Pid.Sus/2020 can be said to be wrong because the object of evidence number 169 in the form of 74 Ha (seventy four hectares) of land is a BUMN asset that has not been written off and transferred according to the provisions of the law. The recommendation of this study is that the BUMN Company is expected to write off BUMN assets that have been granted HGU that has not been extended. Keyword: BUMN Assets, Corruption Crimes, Replacement Money. Abstrak: Terdapat asset BUMN berupa hak atas tanah yang dijadikan barang bukti dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor: 435 PK/Pid.Sus/2020 telah dipindahtangankan tanpa melalui mekanisme yang diatur dalam ketentuan. Penelitian ini membahas permasalahan pengaturan pemindahtanganan asset BUMN, pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana berupa pembayaran uang pengganti yang mengakibatkan pemindahtanganan asset BUMN, dan keabsahan pemindahtanganan asset BUMN berupa hak atas tanah dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor: 435 PK/Pid.Sus/2020. Metode penelitian penelitian ini berjenis penelitian hukum normatif yang didukung data empiris dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus yang dilakukan dengan studi kepustakaan untuk memperoleh bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang akan dianalisis secara kualitatif dengan menarik kesimpulan secara deduktif. Pertimbangan Hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor: 435 PK/Pid.Sus/2020 dapat dikatakan keliru dikarenakan objek barang bukti nomor 169 berupa Tanah seluas 74 Ha (tujuh puluh empat hektar) merupakan aset BUMN yang belum dilakukan penghapusbukuan dan pemindahtanganan asset sesuai ketentuan undang-undang. Rekomendasi penelitian ini adalah diharapkan agar pihak Perusahaan BUMN melakukan penghapusbukuan terhadap aset BUMN yang diberikan HGU yang sudah tidak diperpanjang.  Kata kunci: Aset BUMN, Tindak Pidana Korupsi, Uang Pengganti.
PERBANDINGAN ALGORITMA LOGISTIC REGRESSION DAN NAÏVE BAYES CLASSIFIER DALAM IDENTIFIKASI PENYAKIT LIVER Yuni Handayani; Taufik Hidayat; Dian Novitaningrum; Abdul Rahman Ismail
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2892

Abstract

Abstract: Liver disease is a condition caused by various factors that can damage liver function, such as viral infections and alcohol consumption. Additionally, obesity is closely associated with liver damage. Over time, liver damage can lead to serious consequences. The presence of experts in this field is crucial to addressing liver disease by identifying the symptoms experienced by patients, determining the type of liver disease affecting them, and providing appropriate treatment guidance. The severity of this disease in Indonesia is evident from various studies, research, and related observations. In this study, researchers utilized and compared two data mining classification methods, namely Logistic Regression and Naïve Bayes, to diagnose liver disease. The findings revealed that the Logistic Regression method achieved an accuracy rate of 84.62% with an area under the curve (AUC) value of 0.841, while the Naïve Bayes method achieved an accuracy rate of 83.71% with an AUC value of 0.816. Based on the t-test, it was found that there was no significant difference between the two methods, with a p-value of 0.821 > 0.05. This indicates that the performance of Logistic Regression is comparable to Naïve Bayes in diagnosing liver disease.Keyword: Liver Disease, Logistic Regression, Naïve Bayes, Confusion Matrix, ROC CurveAbstrak: Penyakit hati atau liver adalah kondisi yang disebabkan oleh berbagai faktor yang dapat merusak fungsi hati, seperti infeksi virus dan konsumsi alkohol. Selain itu, obesitas juga memiliki kaitan erat dengan kerusakan hati. Dalam jangka panjang, kerusakan hati dapat menimbulkan konsekuensi serius. Kehadiran ahli di bidang ini sangat diperlukan untuk membantu menangani masalah penyakit hati dengan mengidentifikasi gejala yang dialami pasien, menentukan jenis penyakit hati yang diderita, serta memberikan panduan penanganan yang sesuai. Skala permasalahan penyakit ini di Indonesia dapat diamati melalui berbagai studi, penelitian, dan pengamatan yang telah dilakukan. Dalam penelitian ini, peneliti menerapkan serta membandingkan dua metode klasifikasi data mining, yaitu Logistic Regression dan Naïve Bayes, untuk mendeteksi penyakit liver. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Logistic Regression memiliki tingkat akurasi sebesar 84,62% dengan nilai area under the curve (AUC) sebesar 0,841, sementara Naïve Bayes mencapai akurasi 83,71% dengan AUC sebesar 0,816. Berdasarkan hasil uji-t, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara kedua metode tersebut, dengan nilai p = 0,821 yang lebih besar dari 0,05. Ini menunjukkan bahwa performa Logistic Regression sebanding dengan Naïve Bayes dalam proses diagnosis penyakit liver.Kata kunci: Penyakit Liver, Logistic Regression, Naïve Bayes, Confusion Matrix, ROC Curve
IDENTIFIKASI TINGKAT KEMATANGAN BUAH MANGGA MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUESTERING DAN MEDIAN FILTER Rahma Yanti; Nabilla Yasmin; Kharisma Utama Putra; Hendri Irawan; Rini Sovia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2893

Abstract

Abstract: This study aims to develop an automatic system for identifying the ripeness level of mangoes using the K-Means Clustering and Median Filter methods. The background of this research is based on the agricultural industry's need for an objective ripeness assessment, as manual methods are often subjective and inefficient. The K-Means Clustering method is used to categorize mango ripeness based on skin color characteristics, while the Median Filter is applied to enhance image quality by reducing noise before clustering. This study utilizes a dataset of 120 mango images, consisting of 47 images for training and 73 images for testing. The results indicate that the combination of these two methods achieves a classification accuracy of 98%. These findings contribute to the development of digital image processing technology for applications in the agricultural and food industries. Keyword: Ripeness identification, K-Means Clustering, Median Filter, Image Processing, Mango. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem identifikasi tingkat kematangan buah mangga secara otomatis menggunakan metode K-Means Clustering dan Median Filter. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan industri pertanian dalam menentukan tingkat kematangan mangga secara objektif, mengingat metode manual sering kali subjektif dan kurang efisien. Metode K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan tingkat kematangan mangga berdasarkan karakteristik warna kulit, sedangkan Median Filter diterapkan untuk meningkatkan kualitas citra dengan mengurangi noise sebelum dilakukan proses klasterisasi. Penelitian ini menggunakan dataset sebanyak 120 citra mangga, yang terdiri dari 47 citra untuk pelatihan dan 73 citra untuk pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua metode ini mampu mengklasifikasikan tingkat kematangan mangga dengan akurasi sebesar 98%. Temuan ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi pemrosesan citra digital untuk aplikasi dalam industri pertanian dan pangan. Kata kunci: Identifikasi kematangan, K-Means Clustering, Median Filter, Pengolahan Citra, Mangga.
KLASIFIKASI CITRA DALAM IDENTIFIKASI KOL DAN WORTEL MENGGUNAKAN ALGORITMA LDA DAN KNN Ali Nurdiansyah; Hadrian Erlanda; Syafril Syafril; Yesi Betriana Roza; Rini Sovia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2894

Abstract

Abstract: Agriculture is an important sector in the Indonesian economy, where vegetables such as cabbage (Brassica oleracea var. capitata) and carrots (Daucus carota subsp. sativus) play a significant role in meeting the nutritional needs of the community. With the increasing demand for fresh vegetable products, it is important to ensure accurate and efficient identification of these types of vegetables. Mistakes in identification can result in economic losses and affect the quality of products reaching consumers. Image processing technology and machine learning algorithms offer promising solutions to this problem. Image classification, which involves visual analysis of vegetable images, can be used to identify species based on features extracted from the image. Based on these problems, researchers are interested in conducting research on image classification of 2 types of vegetables, namely cabbage and carrots using the KNN and LDA algorithms. From this system, the accuracy results of the classification of green cabbage, purple cabbage and carrots using the KNN and LDA methods were 92.8571%. This research is expected to provide new insights into the use of modern technology to support the preservation and utilization of vegetable types and sustainability. Keyword: Hybrid Intelligence System; Vegetable Classification; Image Processing; LDA; KNN Abstrak: Pertanian merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, di mana sayuran seperti kubis (Brassica oleracea var. capitata) dan wortel (Daucus carota subsp. sativus) memiliki peran signifikan dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Dengan meningkatnya permintaan akan produk sayuran segar, penting untuk memastikan identifikasi yang akurat dan efisien terhadap jenis-jenis sayuran ini. Kesalahan dalam identifikasi dapat mengakibatkan kerugian ekonomi dan mempengaruhi kualitas produk yang sampai ke konsumen. Teknologi pemrosesan citra dan algoritma pembelajaran mesin menawarkan solusi yang menjanjikan untuk masalah ini. Klasifikasi citra, yang melibatkan analisis visual dari gambar sayuran, dapat digunakan untuk mengidentifikasi spesies berdasarkan fitur-fitur yang diekstraksi dari citra tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai klasifikasi citra 2 jenis sayuran yaitu kol dan wortel menggunakan algoritma KNN dan LDA. Dari sistem tersebut didapatkan hasil akurasi dari klasifikasi jenis sayur kol hijau, kol ungu dan wortel menggunakan metode KNN dan LDA sebesar 92.8571 %. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam penggunaan teknologi modern untuk mendukung pelestarian dan pemanfaatan jenis sayur dan berkelanjutan. Kata kunci: Hybrid Intelligence System; Klasifikasi Sayur; Pengolahan Citra; LDA; KNN