cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 4,061 Documents
PENGARUH PRODUCT VARIETY TERHADAP PURCHASE DECISION YANG DIMEDIASI OLEH STORE ATMOSPHERE DAN IMPULSE BUYING (STUDI PADA UNNIQE STORE JEPARA) Ratna Rizky Amalia; Mohamad Rifqy Roosdhani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2895

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to find out how product variations affect purchase decisions mediated by store atmosphere and impulse purchases. Unniqe store visitors served as the quantitative population for the study. The SmartPLS version 4.0 tool was used to examine 120 people in the research sample using the SEM-PLS approach. The results of this study show that product variations have a positive and significant impact on store atmosphere, product variations have a positive and significant impact on impulse purchases, product variations have a positive and significant impact on purchase decisions, product variations have a positive and significant impact on purchase decisions mediated by impulse purchases, product variations also have a positive and significant impact on purchase decisions mediated by store atmosphere.  Keyword: product variety, store atmosphere, impulse buying, purchase decision Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi produk terhadap keputusan pembelian yang dimediasi oleh suasana toko dan pembelian impulsif. Pengunjung toko Unniqe berfungsi sebagai populasi kuantitatif untuk penelitian ini. Alat SmartPLS versi 4.0 digunakan untuk memeriksa 120 orang dalam sampel penelitian menggunakan pendekatan SEM-PLS. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa variasi produk berdampak positif dan signifikan pada suasana toko, variasi produk berdampak positif dan signifikan pada pembelian impulsif, variasi produk berdampak positif dan signifikan pada keputusan pembelian, variasi produk berdampak positif dan signifikan pada keputusan pembelian yang dimediasi oleh pembelian impulsif, variasi produk juga berdampak positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian yang dimediasi oleh suasana toko. Kata kunci: variasi produk, suasana toko, pembelian impulsif, keputusan pembelian
TANTANGAN DAN STRATEGI PELESTARIAN BAHASA INDONESIA DALAM ERA DIGITAL Maryska Debora Silalahi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2899

Abstract

Abstract: Indonesian as the official language of the Republic of Indonesia faces major challenges in the digital era. The development of the current era of globalization has changed the way people communicate and interact. This article discusses the challenges and strategies for preserving Indonesian in the digital era. This study uses a qualitative method with literature analysis conducted by searching various written sources, either in books, archives, magazines, articles, journals, or documents relevant to problems related to preserving Indonesian. The results of the study show that Indonesians faces challenges such as globalization, technology, and social change. However, several strategies can be carried out to preserve Indonesian, such as with the right strategies such as strengthening policies, developing technology, socialization, and language awareness campaigns, forming online communities that focus on language preservation, language education, and collaboration with industry, increasing local content in Indonesian, and through promoting Indonesian in the international arena will make Indonesian survive and develop in the digital era. Keywords: preservation of Indonesian language; challenges of language preservation; strategies of language preservation; digital era. Abstrak: Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Republik Indonesia menghadapi tantangan besar di era digital. Perkembangan era globalisasi saat ini telah mengubah cara berkomunikasi dan berinteraksi masyarakat. Artikel ini membahas tentang tantangan dan strategi pelestarian bahasa Indonesia di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis literatur yang dilakukan dengan melakukan pencarian terhadap berbagai sumber tertulis, baik berupa buku-buku, arsip, majalah, artikel, dan jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan dengan permasalahan yang terkait dengan pelestarian bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia menghadapi tantangan seperti globalisasi, teknologi, dan perubahan sosial. Namun, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk melestarikan bahasa Indonesia, seperti dengan strategi yang tepat seperti penguatan kebijakan, pengembangan teknologi, sosialisasi dan kampanye kesadaran berbahasa, pembentukan komunitas online yang berfokus pada pelestarian bahasa, edukasi kebahasaan, serta kolaborasi dengan industri, memperbanyak konten lokal dalam bahasa Indonesia, dan melalui promosi bahasa Indonesia di kancah internasional akan membuat bahasa Indonesia dapat tetap bertahan dan berkembang dalam era digital. Kata kunci: pelestarian bahasa Indonesia; tantangan pelestarian bahasa; strategi pelestarian bahasa; era digital.
PERAN NOTARIS SEBAGAI MEDIATOR DALAM PENYELESAIAN SENGKETA DI LUAR PENGADILAN (STUDI DI KOTA MEDAN) Emanuel Daeli; Runtung Runtung; Rudy Haposan Siahaan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2901

Abstract

 In reality, Notaries in carrying out their duties indirectly have played a role as mediators because the community or parties who need notary services to make authentic deeds often bring legal problems between them before or after the making of the deed. This type of research is an empirical legal research (sociological juridical) where the primary data is the result of interviews with respondents and informants. The nature of this research is descriptive analysis, the location of the research is Medan City. From a population of 222 notaries in Medan City, some notaries were taken 20% or 45 people as samples who were used as respondents based on Probability sampling with a simple random sampling method. In addition to the empirical juridical approach, a normative juridical approach was also used to obtain secondary data. The results of the study are that Notaries in providing legal counseling indirectly Notaries play an active role as mediators in resolving disputes outside the Court. The conclusion is that notaries have a strategic role as mediators in resolving disputes outside the court, so it is recommended to regulate the role of notaries as mediators, improve mediation competency for notaries, and provide socialization and education to the public regarding the benefits of mediation by notaries. Keyword: Notary Mediator, Notary Dispute Resolution Abstrak: Dalam realitanya Notaris dalam menjalankan jabatannya secara tidak langsung telah berperan sebagai mediator karena masyarakat atau para pihak yang membutuhkan jasa notaris untuk membuat akta otentik tidak jarang membawa permasalahan-permasalahan hukum diantara mereka pada saat sebelum atau sesudah pembuatan akta. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian hukum empiris (yuridis Sosiologis) dimana data primernya adalah hasil wawancara dengan responden dan informan. Sifat penelitian ini adalah deskriptif analisis, Lokasi penelitian adalah Kota Medan. Dari populasi 222 notaris Kota Medan, sebagian notaris diambil 20% atau 45 orang sebagai sampel yang dijadikan responden berdasarkan Probability sampling dengan Metode Sampel acak sederhana (simple random sampling). Disamping pendekatan yuridis empiris juga dipergunakan pendekatan yuridis normative untuk mendapatkan data sekunder. Hasil penelitian yaitu Notaris dalam memberikan penyuluhan hukum secara tidak langsung Notaris berperan aktif sebagai mediator dalam penyelesaian sengketa di luar Pengadilan. Kesimpulan bahwa notaris memiliki peran strategis sebagai mediator dalam penyelesaian sengketa di luar pengadilan, maka disarankan Pengaturan peran notaris sebagai mediator, Peningkatan kompetensi mediasi bagi notaris, Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat mediasi oleh notaris.  Kata kunci: Notaris Mediator, Penyelesaian Sengketa Notaris
IMPLEMENTASI PROGRAM PERTEMUAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KELUARGA (P2K2) DI KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN SELUMA Linda Triana; Aries Munandar; Lisa Adhrianti; Tamrin Bangsu; Yunisiliah Yunisiliah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2903

Abstract

Abstract: The Family Capacity Building Meeting (P2K2) program aims to change the behavior of beneficiary families (KPM) of the Family Hope Program (PKH) to be more independent in managing finances, parenting, education, social welfare, child protection, and family health. However, although many KPM have graduated, the number of new recipients continues to grow. This study analyzes the implementation of P2K2 in Sukaraja District, Seluma Regency, using a descriptive qualitative method with observation, interviews, and documentation studies. Informants were selected by purposive sampling, consisting of 12 people, including KPM, the Social Service, the sub-district government, and PKH assistants. The results of the study showed that the implementation of P2K2 was in accordance with Permensos Number 1 of 2018 and Number 10 of 2017. However, its effectiveness was still low. Socialization was less than optimal because the material was difficult for KPM to absorb. Implementation was more of a formality, without real application in everyday life. Monitoring and evaluation were also limited, only carried out once a month or when conditions were urgent. In conclusion, although the program is running according to regulations, its effectiveness needs to be improved with a more flexible approach, intensive monitoring, and easier-to-understand materials to truly encourage KPM independence towards graduation from PKH. Keyword: implementation, program, family capacity building meeting. Abstrak: Program Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) bertujuan mengubah perilaku keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) agar lebih mandiri dalam pengelolaan keuangan, pengasuhan, pendidikan, kesejahteraan sosial, perlindungan anak, dan kesehatan keluarga. Namun, meskipun banyak KPM telah graduasi, jumlah penerima baru terus bertambah. Penelitian ini menganalisis implementasi P2K2 di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling, terdiri dari 12 orang, termasuk KPM, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, serta pendamping PKH. Hasil penelitian menunjukkan implementasi P2K2 telah sesuai dengan Permensos Nomor 1 Tahun 2018 dan Nomor 10 Tahun 2017. Namun, efektivitasnya masih rendah. Sosialisasi kurang optimal karena materi sulit diserap KPM. Implementasi lebih bersifat formalitas, tanpa penerapan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Monitoring dan evaluasi pun terbatas, hanya dilakukan sebulan sekali atau saat kondisi mendesak. Kesimpulannya, meskipun program berjalan sesuai regulasi, efektivitasnya perlu ditingkatkan dengan pendekatan lebih fleksibel, monitoring intensif, serta materi yang lebih mudah dipahami agar benar-benar mendorong kemandirian KPM menuju graduasi dari PKH. Kata kunci: implementasi, program, pertemuan peningkatan kemampuan keluarga.
STRATEGI PEMASARAN CINA: MENGGABUNGKAN BUDAYA DAN TEKNOLOGI UNTUK MEMENANGKAN PASAR GLOBAL Viant Anggi Saputra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2904

Abstract

Abstract: This study examines the marketing strategies of Chinese cultural and technological products in the global market, focusing on the challenges and opportunities faced by Chinese companies. The general issue raised is how China can leverage its cultural heritage and technological innovation to enhance the competitiveness of its products in the international market, amidst the negative stigma related to human rights violations and concerns about national security. The purpose of this study is to explore and analyze the marketing strategies implemented by Chinese companies, as well as to understand international consumers’ perceptions of Chinese cultural and technological products. The research method used is a qualitative approach, with data collection techniques through case studies of companies that have successfully marketed their products, as well as document analysis related to industry reports and government policies. The results of the study show that Chinese companies that are successful in marketing their cultural and technological products have adopted strategies that integrate local cultural elements with innovation in marketing. In addition, the role of the government in supporting product marketing has also proven significant in enhancing the competitiveness of Chinese products in the global market. This study provides comprehensive insights into how China can overcome challenges and exploit opportunities in marketing cultural and technological products internationally. Keyword: marketing, cultural products, marketing strategies, innovation, global markets.. Abstrak: Penelitian ini membahas strategi pemasaran produk budaya dan teknologi Cina di pasar global, dengan fokus pada tantangan dan peluang yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan Cina. Permasalahan umum yang diangkat adalah bagaimana Cina dapat memanfaatkan warisan budaya dan inovasi teknologi untuk meningkatkan daya saing produk mereka di pasar internasional, di tengah stigma negatif terkait pelanggaran hak asasi manusia dan kekhawatiran mengenai keamanan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan Cina, serta memahami persepsi konsumen internasional terhadap produk budaya dan teknologi Cina. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi kasus terhadap perusahaan-perusahaan yang berhasil memasarkan produk mereka, serta analisis dokumen terkait laporan industri dan kebijakan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan Cina yang sukses dalam pemasaran produk budaya dan teknologi mereka telah mengadopsi strategi yang mengintegrasikan elemen budaya lokal dengan inovasi dalam pemasaran. Selain itu, peran pemerintah dalam mendukung pemasaran produk juga terbukti signifikan dalam meningkatkan daya saing produk Cina di pasar global. Penelitian ini memberikan wawasan yang komprehensif tentang bagaimana Cina dapat mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam pemasaran produk budaya dan teknologi di tingkat internasional. Kata kunci: pemasaran, produk budaya, strategi pemasaran, inovasi, pasar global.
ACTIVITY BASED COSTING: ANALISIS LITERATUR TENTANG PENGARUHNYA TERHADAP PENENTUAN HARGA JUAL Revansa Revansa; Muhammad Diko Pratama; Reni Kumala Sari; Liana Nofelisa; Emylia Yuniartie
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2917

Abstract

Abstract: The purpose of this literature study is to understand the impact of the ABC-based biaya pendekatan on the price of a product in a particular manufacturing company. The research method that is used is the literature study method. The process of gathering, assessing, and analyzing many relevant literary sources—such as scholarly journals and text books—is used in this study in order to gain a comprehensive understanding of the topic being discussed. ABC stands for "pendekatan biaya berbasis aktivitas," which is a type of akuntansi biaya designed to address the shortcomings of the traditional biaya system, which is a method of calculating overhead costs based on the sumber daya used by various activities in the production process. As a result, ABC assists businesses in accurately determining the price of products, as well as in reducing the impact of strategic decisions related to harga, pengawasan biaya, and sumber daya. Even still, there are certain drawbacks to ABC's implementation, such as high implementation costs and a complex system that require understanding of the technology and its surroundings. All things considered, ABC has the ability to assist businesses in establishing more successful business practices, improving sales, and enhancing data-driven decision-making for successful business operations in competitive markets. Keyword: ABC, Price, Overhead Cost, Allocation, Decision Making Abstrak: Studi literatur ini tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan pendekatan biaya berbasis aktivitas (ABC) terhadap penentuan harga pokok produk di suatu usaha produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur. Proses pengumpulan, evaluasi dan analisis berbagai sumber literatur yang relevan digunakan dalam pendekatan ini, termasuk jurnal ilmiah dan buku teks, guna memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai topik yang dikaji. Pendekatan biaya berbasis aktivitas (ABC) adalah pendekatan akuntansi biaya yang dibuat untuk mengatasi kekurangan sistem biaya tradisional yang cenderung mengalokasikan biaya overhead secara merata dengan cara mengalokasikan biaya produk atau jasa berdasarkan sumber daya yang digunakan oleh berbagai kegiatan dalam proses produksi, sehingga ABC membantu perusahaan menetapkan harga pokok produk secara akurat, mendukung keputusan strategis terkait penetapan harga, pengawasan biaya, dan pembagian sumber daya. Meskipun dalam penerapan ABC memiliki beberapa tantangan seperti biaya implementasi yang tinggi dan kompleksitas sistem yang memerlukan pemahaman mendalam serta dukungan teknologi. Secara keseluruhan, ABC memiliki kemampuan untuk membantu bisnis dalam menetapkan taktik bisnis yang lebih baik, memperbaiki daya saing, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data untuk keberlanjutan bisnis di pasar yang kompetitif. Kata kunci: ABC, Harga Pokok, Biaya Overhead, Alokasi, Pengambilan Keputusan
KOMODIFIKASI MANTRA DALAM RITUAL PENYEMBUHAN DI LOMBOK (TRANSFORMASI TRADISI MENJADI KOMODITAS MODERN) Dedi Saputra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2928

Abstract

Abstract: Femomena commodification of mantras in traditional healing rituals which continues to undergo transformation into modern commodities. This commodification is a process where cultural elements, such as mantras that were previously sacred and exclusive, are transformed into products that can be commercialized and widely consumed by society at large. This research aims to better understand the dynamics behind this transformation, including the factors that drive the transformation and its impact on the sustainability of cultural traditions. The use of a qualitative approach allows the author to discover commodification phenomena that occur empirically and in depth. To find complete and valid data, researchers used in-depth observation and interview methods. The results of this research prove that the commodification of mantras is driven by economic demands, globalization, high levels of public trust, and modern society's interest in alternative spirituality. Apart from that, the commodification of mantras can also be found in selling products such as amulets, in the form of books, necklaces and even bracelets which are believed to provide protection and healing from disease. Keywords: Commodification, Spell, Transformation Abstrak: Femomena komodifikasi mantra dalam ritual penyembuhan tradisional yang terus mengalami transformasi menjadi komoditas modern. Komodifikasi ini merupakan proses di mana elemen-elemen budaya, seperti mantra yang dahulu bersifat sakral dan eksklusif, berubah menjadi produk yang dapat dikomersialisasikan dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk lebih memahami dinamika di balik transformasi tersebut, termasuk faktor-faktor yang mendorong terjadinya transformasi serta dampaknya bagi keberlanjutan tradisi budaya. Penggunaan pendekatan kualitatif, memungkinkan penulis menemukan fenomena-fenomena komodifikasi yang terjadi secara empiris dan mendalam. Untuk menemukan data yang lengkap dan valid peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara secara mendalam. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa komodifikasi mantra didorong oleh adanya tuntutan ekonomi, globalisasi, tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi, serta minat masyarakat modern terhadap spiritualitas alternatif. Selain itu, komodifikasi mantra juga dapat ditemukan dari adanya produk jualan seperti Jimat, dalam bentuk buku, kalung, sampai gelang yang diyakini bisa memberikan proteksi dan penyembuhan dari penyakit. Kata kunci: Komodifikasi, Mantra, Transformasi
HAMBATAN KEPOLISIAN DALAM PEMBERANTASAN PELAKU PERAMPOKAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN KEKERASAN (BEGAL MOTOR) DIKOTA MEDAN Yael Argani Saragih; Edi Yunara; Sutiarnoto Sutiarnoto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2931

Abstract

Abstract: The people of the city of Medan from 2021 to 2023 are made anxious by the rise of violent motor vehicle robbers (begal). There is a lot of news in various media, both mass media and online. This of course must receive special attention from the Indonesian National Police, especially the Medan Police, due to the increasing number of motorbike robbery victims in the city of Medan where the victims not only lose their motorbikes and valuables, they even lose their lives. Efforts to enforce the law and eradicate perpetrators of violent motor vehicle robbery (begal) carried out by the Medan Police in the city of Medan have experienced several obstacles and obstacles. The aim of this research is to identify and analyze the obstacles and efforts of the police in eradicating perpetrators of violent motor vehicle robbery (robbery) in the city of Medan. The method used in this research is empirical juridical by applying descriptive analytical research specifications. The type of data used is primary data from interviews and secondary data from literature studies. The results obtained from this research are the obstacles to the Medan Police in enforcing the law against violent motor vehicle robbery (robbery), including internal obstacles and external obstacles. Keywords: Robbery, Police, Violence. Abstrak: Masyarakat kota Medan dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2023 dibuat resah oleh maraknya pelaku perampokan kendaraan bermotor dengan kekerasan (begal). Ramainya pemberitaan di berbagai media, baik media massa maupun online. Hal ini tentunya harus mendapat perhatian khusus dari pihak Kepolisian Republik Indonesia terutama Polrestabes Medan, dikarenakan semakin banyaknya korban begal motor di kota Medan dimana para korban tidak hanya kehilangan motor dan barang berharganya bahkan sampai kehilangan nyawa. Upaya penegakan hukum dan pemberantasan pelaku perampokan kendaraan bermotor dengan kekerasan (begal) yang dilakukan oleh Polrestabes Medan di kota Medan mengalami beberapa kendala dan hambatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah melakukan identifikasi dan analisis terhadap hambatan dan upaya kepolisian dalam pemberantasan pelaku perampokan kendaraan bermotor dengan kekersan (begal) di kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris dengan menerapkan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan adalah jenis data primer dari wawancara serta menggunakan data sekunder dari studi kepustakaan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah hambatan Polrestabes Medan dalam melakukan penegakan hukum terhadap perampokan kendaraan bermotor dengan kekerasan (begal), antara lain adanya hambatan internal dan hambatan eksternal. Kata Kunci : Perampokan, Kepolisian, Kekerasan.
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU HACKING YANG DENGAN SENGAJA DAN TANPA HAK ATAU MELAWAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA CYBER CRIME (DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2024 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK) Ray Arnata Sembiring; M. Eka Putra; Joiverdia Arifiyanto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2932

Abstract

Abstract: The crime of hacking is a crime committed by entering another person's electronic system that is private, in any way so that it is a prohibited act. Hacking is categorized as one of the crimes in cyberspace because hackers are people who master programming who can hack or hack security systems on computers or networks for certain purposes. The problems in this study are how to regulate hacking in Indonesia, what are the obstacles and efforts in overcoming hacking that is intentional and without rights or against the law in Indonesia, how is the criminal responsibility of hacking perpetrators based on the decision of the Pelaihari District Court Number 9 / Pid.Sus / 2021 / PN.Pli and the decision of the Cikarang District Court Number 515 / Pid.Sus / 2021 / PN.Ckr. The research method used is the normative legal research method by analyzing court decisions. The types of research data are primary data and secondary data and are arranged systematically and analyzed qualitatively and draw conclusions deductively. Based on the research results, it can be seen that the legal regulation of hacking acts in Indonesia is regulated in Law Number 19 of 2016 concerning Amendments to Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions. The obstacle in overcoming hacking that is intentional and without rights or against the law in cyber crime is in the aspect of digital evidence that is easily removed if not handled in a timely manner. Keywords: Criminal Liability, Hacking, Cyber Crime. Abstrak: Tindak pidana peretasan (hacker)  merupakan tindak pidana yang dilakukan dengan cara masuk ke dalam sistem elektronik milik orang lain yang bersifat pribadi, dengan cara apapun sehingga merupakan tindakan terlarang. Hacking dikategorikan sebagai salah satu kejahatan di dunia maya karena hacker merupakan orang yang menguasai pemrograman yang dapat melakukan hacking atau peretasan sistem keamanan pada komputer atau jaringan dengan tujuan tertentu. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaturan perbuatan hacking di Indonesia, bagaimana hambatan dan upaya dalam penanggulangan hacking yang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum di Indonesia, bagaimana pertanggungjawaban pidana pelaku hacking berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Pelaihari Nomor 9/Pid.Sus/2021/PN.Pli dan putusan Pengadilan Negeri Cikarang Nomor 515/Pid.Sus/2021/PN.Ckr. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan menganalisis putusan Pengadilan. Jenis data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dan disusun secara sistematis dan dianalisis secara kualitatif serta menarik kesimpulan secara deduktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengaturan hukum perbuatan hacking di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hambatan dalam penanggulangan terhadap hacking yang dengan sengaja  dan tanpa hak atau melawan hukum dalam tindak pidana cyber crime adalah pada aspek barang bukti digital mudah dihilangkan jika tidak ditangani dengan tepat waktu.   Kata kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Hacking, Cyber Crime.
MODEL PARTISIPASI PENYANDANG DISABILITAS DALAM RESPON TANGGAP DARURAT BENCANA GEMPABUMI NOVEMBER 2022 DI KABUPATEN CIANJUR – JAWA BARAT Anton Roy Purnama; Toetik Koesbardiati; Christrijogo Sumartono W.
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2935

Abstract

Abstract: Inclusive disaster management is a crucial aspect of humanitarian efforts, ensuring that vulnerable groups, including persons with disabilities, have equal access to early warning systems, evacuation procedures, and emergency aid. This study aims to develop a model for engaging persons with disabilities in disaster response, focusing on experiences from the 2022 Cianjur earthquake. The research employs a qualitative case study approach, incorporating in-depth interviews, participatory observations, and policy analysis. The findings reveal that persons with disabilities face significant barriers in accessing disaster-related information, inadequate disability-friendly evacuation shelters, and limited involvement in disaster response planning. However, best practices were also identified, including the adaptation of audio-visual early warning systems and the active participation of disability communities in emergency response efforts. Based on these findings, this study recommends an engagement model that includes capacity building for persons with disabilities, strengthening inclusive policies, and integrating their representation into disaster management structures. This model is expected to enhance disaster preparedness and response efforts, ensuring greater inclusivity and effectiveness for all community groups. Keyword: Inclusive disaster management, persons with disabilities, emergency response, disaster policy, accessibility. Abstrak: Penanggulangan bencana yang inklusif merupakan aspek penting dalam upaya kemanusiaan, terutama dalam memastikan bahwa kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses yang setara terhadap sistem peringatan dini, evakuasi, dan bantuan darurat. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan model pelibatan penyandang disabilitas dalam respon darurat bencana, dengan fokus pada pengalaman di Cianjur pascagempa tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyandang disabilitas menghadapi berbagai hambatan dalam akses informasi kebencanaan, fasilitas pengungsian yang tidak ramah disabilitas, serta minimnya keterlibatan mereka dalam perencanaan kebijakan tanggap darurat. Namun, ditemukan pula praktik baik dalam adaptasi sistem peringatan dini berbasis suara dan visual, serta keterlibatan komunitas disabilitas dalam respon bencana yang efektif. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan model pelibatan yang mencakup peningkatan kapasitas penyandang disabilitas, penguatan kebijakan inklusif, serta pengintegrasian representasi mereka dalam struktur kelembagaan kebencanaan. Model ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan dan respons bencana yang lebih inklusif dan efektif bagi semua kelompok masyarakat. Kata kunci: Penanggulangan bencana inklusif, penyandang disabilitas, respon darurat, kebijakan kebencanaan, aksesibilitas.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1) Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026 Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026 Vol 9, No 1 (2026): February 2026 Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025 Vol 8, No 4 (2025): November 2025 Vol 8, No 3 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025 Vol 8, No 2 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025 Vol 8, No 1 (2025): February 2025 Vol 7, No 4 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024 Vol 7, No 3 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): August 2024 Vol 7, No 2 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): May 2024 Vol 7, No 1 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): February 2024 Vol 6, No 3 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023 Vol 6, No 2 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): February 2023 Vol 6, No 1 (2023): February 2023 Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022 Vol 5, No 3 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): June 2022 Vol 5, No 2 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 1 (2022): February 2022 Vol 4, No 3 (2021): October 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): October 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): June 2021 Vol 4, No 2 (2021): June 2021 Vol 4, No 1 (2021): February 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): February 2021 Vol 3, No 2 (2020): August 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): August 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): February 2020 Vol 3, No 1 (2020): February 2020 Vol 2, No 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): February 2019 Vol 2, No 1 (2019): February 2019 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): February 2018 More Issue