cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI BIMBINGAN SKRIPSI BERBASIS WEBSITE PADA STKIP PARACENDEKIA NW SUMBAWA M. Fatwa Andi Syah Putra; M. Julkarnain
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2812

Abstract

Abstract: Developments in technology and information have had a significant impact on growth in various sectors, including the education sector (Armanto, 2024). Thesis guidance is one of the educational service processes in the form of guidance on the preparation of a thesis so that students can complete their thesis according to the specified time. The aim of the thesis guidance process is to provide an understanding of how to map the student's research process so that the thesis process carried out by the student can be monitored and supervised by the supervisor. As time goes by, intensity in thesis guidance activities is often carried out. This means that a supervisor must be able to arrange a guidance schedule so that the process of other educational activities can continue considering that consultation activities are currently still being carried out offline using the face-to-face method. Therefore, a website-based information system is needed that can accommodate website-based thesis guidance activities between students and lecturers. using a software design method with a waterfall method approach. Waterfall is a method used in software development projects with structured stages starting from analyzing problems and user needs to the software testing process. The results obtained in this research are that the information system designed has made it easier for lecturers and students to carry out thesis guidance. Keyword: System;Information System;Website Abstrak: Perkembangan dalam hal teknologi dan informasi memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan pada berbagai sektor termasuk di dalamnya adalah sektor pendidikan (Armanto, 2024). Bimbingan skripsi merupakan salah satu proses layanan pendidikan berupa bimbingan penyusunan skripsi sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan skripsi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Tujuan dilakukannya proses bimbingan skripsi adalah untuk memberikan pemabahaman terhadap bagaimana pemetaan proses pengerjaan penelitian mahasiswa sehingga proses skripsi yang dilakukan oleh mahasiswa dapat dipantau dan diawasi oleh dosen pembimbing. Seiring berjalannya waktu, intensitas dalam kegiatan bimbingan skripsi sering dilakukan. Hal tersebut membuat seorang dosen pembimbin harus dapat mengatur jadwal bimbingan agar proses kegiatan pendidikan lainnya dapat tetap berjalan mengingat kegiatan konsultasi saat ini masih dilakukan secara offline dengan metode tatap muka. Maka dari hal tersebut dibutuhkan sebuah sistem informasi berbasis website yang dapat mengakomodir kegiatan bimbingan skripsi antara mahasiswa dengan dosen berbasis website. menggunakan metode perancangan perangkat lunak dengan pendekatan metode waterfall. waterfall merupakan salah satu metode yang digunakan dalam proyek pembangunan perangkat lunak dengan tahapan yang terstruktur mulai dari analisa permasalahan dan kebutuhan pengguna sampai dengan proses pengujian perangkat lunak. Adapun hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah sistem informasi yang dirancang telah memudahkan dosen maupun mahasiswa dalam melakukan bimbingan skripsi. Kata kunci: Sistem;Sistem Informasi;Website.
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM REHABILITASI DALAM PENGURANGAN TINGKAT KEKERASAN KRIMINAL PENDEKATAN HUKUM PIDANA TERHADAP PEMBINAAN NARAPIDANA DI LAPAS TANJUNG GUSTA MEDAN TAHUN 2024 Muhammad Iqbal Fareza; Wessy Trisna; Abdul Azis Alsa
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2813

Abstract

Abstract: Rehabilitation program in reducing the level of criminal violence in the Tanjung Gusta Prison in Medan using a criminal law approach. The background to this research is based on the high level of violence in Indonesia, one of the causes of which is the use of narcotics. The formulation of the problem in this thesis research is how the legal rules regulate rehabilitation programs in reducing the level of criminal violence towards the development of inmates at the Tanjung Gusta Prison in Medan, how to implement the rehabilitation program in reducing the level of criminal violence towards the development of prisoners at the Tanjung Gusta Prison in Medan and what are the obstacles and Efforts to implement a rehabilitation program to reduce the level of criminal violence towards the development of inmates at the Tanjung Gusta Prison in Medan. The research method used is an empirical legal research method with descriptive analytical research characteristics, with primary, secondary and tertiary data sources, with a conceptual approach and statutory approach. This research technique is library research and field data collection techniques and analysis of this research data is qualitative analysis. The results of the research show that the rehabilitation program implemented including education, skills training and psychological counseling contributed significantly to changing attitudes and behavior which became more positive and reduced violent behavior among prisoners. Keywords: Effectiveness, Rehabilitation Program, Prisoners, Tanjung Gusta Prison Abstrak: Program rehabilitasi dalam pengurangan tingkat kekerasan kriminal di Lapas Tanjung Gusta Medan dengan pendekatan hukum pidana. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya tingkat kekerasan di Indonesia yang salah satu penyebabnya adalah penggunaan narkotika. Rumusan masalah dalam penelitian tesis ini adalah bagaimana aturan hukum yang mengatur tentang program rehabilitasi dalam pengurangan tingkat kekerasan kriminal terhadap pembinaan narapidana di Lapas Tanjung Gusta Medan, bagaimana pelaksanaan program rehabilitasi dalam pengurangan tingkat kekerasan kriminal terhadap pembinaan narapidana di Lapas Tanjung Gusta Medan dan bagaimana hambatan dan upaya dalam pelaksanaan program rehabilitasi dalam pengurangan tingkat kekerasan kriminal terhadap pembinaan narapidana di Lapas Tanjung Gusta Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum empiris dengan sifat penelitian deskriptif analisis, dengan sumber data primer, sekunder dan tersier, dengan pendekatan konsep (conceptual approach), dan perundang-undangan (statute approach). Teknik Penelitian ini adalah kepustakaan (library research) dan teknik pengumpulan data lapangan (field research) dan Analisis data penelitian ini adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program rehabilitasi yang diterapkan termasuk pendidikan, pelatihan keterampilan dan konseling psikologis berkontribusi signifikan dalam perubahan sikap dan perilaku yang menjadi lebih positif dan mengurangi perilaku kekerasan di kalangan narapidana. Kata kunci: Efektivitas, Program Rehabilitasi, Narapidana, Lapas Tanjung Gusta
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN DATA PERPUSTAKAAN PADA MTS 1 NEGERI SUMBAWA BESAR BERBASIS WEB Faezal Rezha Marzuki; Rodianto Rodianto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2816

Abstract

Abstract: Current developments in information technology have made it easier for humans to manage data and store data and information (Hermanto & Firmansyah, 2020). The library is a knowledge repository that provides information for learning and research to make it easier for the academic community to obtain appropriate references. The MTS 1 State Sumbawa Besar Library is one of the school libraries that has experienced significant development. This development is marked by an increase in the number of books available so that the library's book catalog continues to increase. This development has caused new obstacles in the process of library activities (Noviyanti et al., 2021). Currently, the MTS 1 Negeri Sumbawa Besar library still uses manual methods in carrying out operational activities for borrowing library books. An application of information system technology is needed to be able to solve the problems experienced. This research uses a system design method by applying the waterfall methodology which is supported by primary and secondary data collection techniques. Primary data collection came from the results of observations and interviews conducted with librarians and library managers at MTS 1 Negeri Sumbawa Besar and direct observations of researchers when conducting observations. The results of the proposed system design are that it can make it easier for library officers and members to borrow books at the MTS 1 Negeri Sumbawa library. Keyword: Information System;Website;Library. Abstrak: Perkembangan teknologi informasi saat sekarang ini telah memudahkan manusia dalam mengelola data serta menyimpan data dan informasi (Hermanto & Firmansyah, 2020). Perpustakaan adalah gudang ilmu yang memberikan informasi untuk pembelajaran maupun penelitia untuk mempermudah civitas akademika dalam mendapatkan referensi yang sesuai. Perpustakaan MTS 1 Negeri Sumbawa Besar merupakan salah satu perpustakaan sekolah yang telah mengalami perkembangan yang signifikan. Perkembangan tersebut ditandai oleh bertambahnya jumlah buku yang tersedia sehingga katalog buku yang dimiliki oleh perpustakaan tersebut semakin bertambah. Perkembangan tersebut telah menyebabkan kendala baru dalam proses kegiatan perpustakaan (Noviyanti et al., 2021). Saat ini perpustakaan MTS 1 Negeri Sumbawa Besar masih menggunakan metode manual dalam melakukan kegiatan operasional peminjaman buku perpustakaan. Dibutuhkan sebuah penerapan teknologi sistem informasi untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang dialami tersebut. Penelitian ini menggunakan metode perancangan sistem dengan menerapkan metodologi waterfall yang didukung dengan teknik pengumpulan data secara primer dan sekunder. Pengumpulan data primer berasal dari hasil pengamatan dan wawancara yang dilakukan kepada pustakawan dan pengelola perpustakaan MTS 1 Negeri Sumbawa Besar dan pengamatan peneliti secara langsung pada saat melakukan observasi. Adapun hasil dari usulan perancangan sistem tersebut adalah dapat memudahkan pihak petugas maupun anggota perpustakaan dalam melakukan peminjaman buku pada perpustakaan MTS 1 Negeri Sumbawa Kata kunci: Sistem Informasi,;Website;Perpustakaan.
HUBUNGAN PERSEPSI DAN DAYA TERIMA MAKANAN ANAK ASRAMA DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA SISWI SMP SWASTA GALIH AGUNG PESANTREN DARUL ARAFAH RAYA Nur Syah Ainun Br Sitepu; Abdul Hairuddin Angkat
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2817

Abstract

Abstract: Anemia is one of the health problems throughout the world, especially in developing countries. Anemia often occurs in adolescence because during that period adolescents experience reproductive organ maturation. One of the causes of anemia is food intake which includes the problem of not paying attention to eating according to the nutritional needs of adolescents, often consuming fast food and often ignoring meal times.The purpose of the study was to determine the correlation between perception and food acceptance of boarding school children with anemia incidence in Private Junior High School Students of Galih Agung Islamic Boarding School Darul Arafah Raya.This study was an Observational study with a Cross-Sectional research design. A total of 71 female students were taken as samples. Data collection using questionnaire instruments and hemoglobin level checkers. Data analysis using the Chi-Square Test.The results showed that the incidence of anemia in female students was 56.3%. There was no correlation between female students' food perceptions and the incidence of anemia, obtained a statistical test result value of p = 0.542 (p> 0.05). There was a correlationbetween food acceptance and anemia, obtaining a statistical test result value of p = 0.011 (p <0.05). Conclusion There was no correlationbetween female students' food perceptions and the incidence of anemia and There was a correlationbetween food acceptance and anemia. Keyword: Guardianship, Revocation and Transfer of Guardian, Inheritance Anemia,                Adolescents, Food Perception, Food Acceptance Abstrak: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan diseluruh dunia terutama negara berkembang. Anemia sering terjadi pada usia remaja dikarenakan pada periode tersebut remaja mengalami pematangan organ reproduksi. Salah satu penyebab terjadinya anemia adalah asupan makanan yang meliputi masalah kurangnya memperhatikan makan sesuai dengan kebutuhan gizi remaja, seringnya mengkonsumsi makanan siap saji dan sering mengabaikan waktu makan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan persepsi dan daya terima makanan anak asrama dengan kejadian anemia pada Siswi SMP Swasta Galih Agung Pesantren Darul Arafah Raya.Penelitian ini merupakan penelitian Observasional dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Sampel diambil secara keseluruhan sebanyak 71 siswi. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dan alat pemeriksa kadar hemoglobin. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian anemia pada Siswi sebanyak 56,3%. Tidak ada hubungan antara persepsi makanan siswi dengan kejadian anemia diperoleh nilai hasil uji statistik yaitu p = 0,542 (p > 0,05). Terdapat hubungan antara daya terima makanan dengan anemiadiperoleh nilai hasil uji statistik yaitu p = 0,011 (p < 0,05). Kesimpulan tidak ada hubungan antara persepsi makanan siswi dengan kejadian anemia dan Terdapat hubungan antara daya terima makanan dengan anemia. Kata kunci: Anemia, Remaja, Persepsi Makanan, Daya Terima Makanan
ANALISIS YURIDIS PENCABUTAN KEKUASAAN WALI DAN PENGALIHAN PERWALIAN KEPADA NENEK DALAM KONTEKS PERLINDUNGAN HAK WARIS ANAK YATIM Sari Maisyarah Damanik; Hasim Purba; Rosnidar Sembiring
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2818

Abstract

Abstract: The Indonesian legal system pays special attention to the protection of orphans' rights in the context of guardianship and inheritance rights through various legal instruments such as the Marriage Law, the Compilation of Islamic Law, and the Child Protection Law. This normative legal research examines three main issues, namely the legal provisions on the revocation of guardianship and transfer of guardianship, the judge's legal considerations in Decision Number 57/Pdt.G/2024/PA.Pspk, and the legal implications of the decision on the protection of orphans' inheritance rights, using a statutory approach and a case approach. The results of the study indicate that the Indonesian legal framework has comprehensively regulated the revocation and transfer of guardianship, where judges use multiple perspectives in considering the transfer of guardianship from the biological father to the grandmother based on the negligence of the guardian, the ability of the substitute guardian, and the best interests of the child in the management of inheritance and Taspen, which has implications in the form of legal legitimacy for the grandmother as the new guardian, the obligation to record the child's assets, and a monitoring mechanism by the court, so that it is necessary to harmonize regulations, develop more detailed substitute guardian eligibility assessment standards, and establish a monitoring system for the management of children's inheritance. Keyword: Guardianship, Revocation and Transfer of Guardian, Inheritance Abstrak: Sistem hukum Indonesia memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan hak-hak anak yatim dalam konteks perwalian dan hak waris melalui berbagai instrumen hukum seperti UU Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, dan UU Perlindungan Anak. Penelitian hukum normatif ini mengkaji tiga permasalahan utama yaitu ketentuan hukum tentang pencabutan kekuasaan wali dan pengalihan perwalian, pertimbangan yuridis hakim dalam Putusan Nomor 57/Pdt.G/2024/PA.Pspk, serta implikasi hukum putusan tersebut terhadap perlindungan hak waris anak yatim, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum Indonesia telah mengatur secara komprehensif mengenai pencabutan dan pengalihan perwalian, dimana hakim menggunakan multi-perspektif dalam mempertimbangkan pengalihan perwalian dari ayah kandung kepada nenek berdasarkan kelalaian wali, kemampuan wali pengganti, dan kepentingan terbaik anak dalam pengelolaan harta warisan dan Taspen, yang membawa implikasi berupa legitimasi hukum bagi nenek sebagai wali baru, kewajiban pembukuan harta anak, dan mekanisme pengawasan oleh pengadilan, sehingga diperlukan harmonisasi peraturan, pengembangan standar penilaian kelayakan wali pengganti yang lebih rinci, serta pembentukan sistem monitoring pengelolaan harta waris anak. Kata kunci: Perwalian, Pencabutan dan Pengalihan Wali, Waris
KONSISTENSI NOTARIS DALAM PEMBUATAN PERJANJIAN KAWIN TERHADAP PERKAWINAN YANG SEDANG BERLANGSUNG (STUDI AKTA PERJANJIAN PERKAWINAN NOMOR 76 TERTANGGAL 21 JULI 2022) Sausan Raihanah Siregar; Tengku Keizerina Devi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2819

Abstract

Abstract: Marriage agreements before the Constitutional Court decision Number 69/PUU-XIII/2015 were only made at or before the marriage took place. However, after the issuance of the Constitutional Court decision Number 69/PUU-XIII/2015 Article 29 paragraph (1), marriage agreements no longer have to be made before or on the day of the marriage, but husband and wife can make a marriage agreement while they are married. This study discusses the obligations of a Notary in carrying out his/her position regarding requests to make a Deed of Marriage Agreement by a husband and wife, the position of separation of assets of a husband and wife who make a marriage agreement in deed number 76 dated 21 July 2022, as well as the consistency of the Notary in implementing legal regulations in making marriage agreement deed number 76 dated July 21 2022. Keyword: Marriage Deed Agreement, Notary Consistency, Marriage Agreement Abstrak: Perjanjian perkawinan sebelum adanya putusan MK Nomor 69/PUU- XIII/2015, hanya dibuat pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan. Akan tetapi, pasca keluarnya putusan MK Nomor 69/PUU-XIII/2015 Pasal 29 ayat (1) perjanjian perkawinan tidak lagi harus dilakukan pada saat sebelum atau pada saat hari dilangsungkannya perkawinan, melainkan pasangan suami istri dapat membuat perjanjian perkawinan selama dalam ikatan perkawinan. Kajian ini membahas mengenai bagaimana kewajiban Notaris dalam menjalankan jabatannya terhadap permintaan pembuatan Akta Perjanjian Perkawinan oleh sepasang suami istri, kedudukan pemisahan harta pasangan suami-istri yang membuat perjanjian perkawinan dalam akta nomor 76 tertanggal 21 Juli 2022, serta konsistensi Notaris dalam menjalankan peraturan perundangan pada pembuatan akta perjanjian perkawinan nomor 76 tertanggal 21 Juli 2022. Kata kunci: Perjanjian Kawin, Konsistensi Notaris, Akta Perjanjian Perkawinan
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KERJASAMA TIM SERTA DAMPAKNYA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA DI PT AIRFAST INDONESIA Aryo Hendro Kusumo; Rudi Sukandar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2820

Abstract

Abstract: The aim of this research is to analyze the influence of interpersonal communication on work effectiveness through teamwork at PT Airfast Indonesia. This research adopts a positivism paradigm because it focuses on objective measurements and testing clearly defined hypotheses through a quantitative approach. In this research, the population is all employees of PT Airfast Indonesia who are placed at the head office and in the company's operational areas, totaling 347 employees. The sample in this study using the Slovin formula was 186 respondents who were employees at the head office and in the operational areas of PT Airfast Indonesia. The results of the hypothesis test show that the effect of interpersonal communication on teamwork has a coefficient value of 0.860, so it can be seen that interpersonal communication has an effect on teamwork among PT Airfast Indonesia employees. The effect of teamwork on work effectiveness has a coefficient value of 0.622, it is stated that teamwork has a positive and significant effect on work effectiveness. The existence of a positive and significant influence on interpersonal communication relationships on work effectiveness through teamwork is based on the results of indirect hypothesis testing which shows a coefficient value of 0.535, so that teamwork partially mediates interpersonal communication relationships on work effectiveness because the direct and indirect influence is significant. Based on the results of research conducted regarding the influence of interpersonal communication on teamwork and its impact on work effectiveness at PT Airfast Indonesia, it was concluded that: (1) Interpersonal communication has a positive and significant influence on teamwork; (2) Teamwork has a positive and significant influence on work effectiveness; (3) Interpersonal communication has a positive and significant influence on work effectiveness through teamwork. Keyword: Work Effectiveness, Teamwork, Interpersonal Communication. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal terhadap efektivitas kerja melalui kerjasama tim pada PT Airfast Indonesia. Penelitian ini mengadopsi paradigma positivisme karena berfokus pada pengukuran objektif dan pengujian hipotesis yang terdefinisi secara jelas melalui pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini, yang menjadi populasi adalah seluruh karyawan PT Airfast Indonesia yang ditempatkan di kantor pusat dan di wilayah operasional perusahaan yang berjumlah 347 karyawan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin adalah 186 responden yang merupakan karyawan di kantor pusat dan di wilayah operasional PT Airfast Indonesia. Hasil dari uji hipotesis menunjukkan pengaruh komunikasi interpersonal terhadap kerjasama tim memiliki nilai koefisien sebesar 0,860, sehingga dapat diketahui bahwa komunikasi interpersonal berpengaruh terhadap kerjasama tim pada karyawan PT Airfast Indonesia. Pengaruh kerjasama tim terhadap efektivitas kerja memiliki nilai koefisien sebesar 0,622, dinyatakan bahwa kerjasama tim berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja. Adanya pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hubungan komunikasi interpersonal terhadap efektivitas kerja melalui kerjasama tim didasari dari hasil pengujian hipotesis tidak langsung yang menunjukkan nilai koefisien sebesar 0,535, sehingga kerjasama tim secara parsial memediasi hubungan komunikasi interpersonal terhadap efektivitas kerja karena pengaruh langsung dan tidak langsungnya signifikan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai pengaruh komunikasi interpersonal terhadap kerjasama tim serta dampaknya terhadap efektivitas kerja di PT Airfast Indonesia, didapat kesimpulan bahwa: (1)Komunikasi interpersonal memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kerjasama tim; (2)Kerjasama tim memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja; (3)Komunikasi interpersonal memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja melalui kerjasama tim. Kata kunci: Efektifitas Kerja, Kerjasama Tim, Komunikasi Interpersonal.
PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN MODUS PROSTITUSI MELALUI APLIKASI MICHAT OLEH KEPOLISIAN (STUDI PADA POLSEK MEDAN KOTA) Sher Muhammad Anwar; Wessy Trisna; Abdul Aziz Alsa
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2822

Abstract

Abstract: This study aims to analyze law enforcement against the crime of theft with the mode of prostitution carried out through the MiChat application, focusing on the Medan City Police. This crime utilizes digital technology, where the perpetrator uses the "People Near" feature on the MiChat application to find victims by offering sexual services with the lure of money. After the victim agrees, the perpetrator directs the victim to a quiet location, then commits theft by separating the victim from their valuables, and running away. This study also identifies various obstacles faced by the Medan City Police in law enforcement. These obstacles include difficulty in tracking the whereabouts of the perpetrator, low cooperation from the surrounding community, and difficulty in finding evidence. In addition, social and economic factors that include the victim's position are often exploited by the perpetrator to support the success of this crime. Despite facing these obstacles, the Medan City Police have made various efforts to overcome the existing difficulties. These efforts include increasing supervision at the scene, working with the community to gather information, and exploring the perpetrator's network to find evidence. Effective law enforcement requires good coordination between law enforcement officers and the community. Based on the results of this study, it is recommended that supervision of the use of the MiChat application be tightened, by strengthening cooperation between the authorities and application service providers. In addition, it is important to increase the capacity of human resources and more sophisticated investigation equipment to accelerate the spread of similar cases. Increasing public legal awareness and education about the dangers of the application are also key to preventing similar crimes in the future. Keyword: Law Enforcement, Theft Crime, Prostitution Mode, Michat Application Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian dengan modus prostitusi yang dilakukan melalui aplikasi MiChat, dengan fokus pada Polsek Medan Kota. Kejahatan ini memanfaatkan teknologi digital, di mana pelaku menggunakan fitur "People Nearby" pada aplikasi MiChat untuk mencari korban dengan menawarkan layanan seksual dengan iming-iming uang. Setelah korban setuju, pelaku mengarahkan korban ke lokasi yang sepi, kemudian melakukan pencurian dengan memisahkan korban dari barang berharga mereka, dan melarikan diri. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi Polsek Medan Kota dalam penegakan hukum. Hambatan tersebut meliputi kesulitan dalam melacak keberadaan pelaku, rendahnya kerjasama dari masyarakat sekitar, dan kesulitan dalam menemukan barang bukti. Selain itu, faktor sosial dan ekonomi yang melemahkan posisi korban sering dimanfaatkan oleh pelaku untuk mendukung keberhasilan tindak pidana ini. Meskipun menghadapi hambatan-hambatan tersebut, Polsek Medan Kota telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kesulitan yang ada. Upaya-upaya tersebut antara lain dengan meningkatkan pengawasan di lokasi kejadian, bekerja sama dengan masyarakat untuk menggali informasi, serta mendalami jaringan pelaku untuk menemukan barang bukti. Penegakan hukum yang efektif memerlukan koordinasi yang baik antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar pengawasan terhadap penggunaan aplikasi MiChat diperketat, dengan memperkuat kerjasama antara pihak berwenang dan penyedia layanan aplikasi. Selain itu, penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan peralatan penyelidikan yang lebih canggih untuk mempercepat pengungkapan kasus-kasus serupa. Peningkatan kesadaran hukum masyarakat dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan aplikasi juga menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kejahatan serupa di masa depan. Kata kunci: Penegakan Hukum, Tindak Pidana Pencurian, Modus Prostitusi, Aplikasi                    Michat
IMPLEMENTASI DALAM PRAKTEK PENDAFTARAN JAMINAN FIDUSIA SECARA ELEKTRONIK Tasya Amalia; Hasim Purba; Tengku Keizerina Devi Anwar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2823

Abstract

Abstract: The Director General of AHU provides a new breakthrough by launching an electronic fiduciary registration system. However, this system is not without problems. Many parties encounter obstacles in electronic fiduciary registration, for example system problems, difficulties in accessing the platform, and some data that is not yet available in the electronic AHU system. The problems in this research are regarding legal responsibility if there is a data input error in the electronic Fiduciary Guarantee registration system, the role of the Notary in carrying out electronic Fiduciary Guarantee registration and the validity of the Fiduciary Guarantee deed which occurs if it is not registered because the server is down in the practice of registering Fiduciary Guarantee electronically. electronic. The conclusion of this research is that the responsibility of a notary who makes data input errors in the electronic Fiduciary Guarantee registration system is limited to the responsibility of correcting the data input errors made, either before or after the PNBP payment is made by the notary. The responsibilities that a notary must carry out in this case do not include administrative, civil or criminal responsibilities. One of the roles of a notary is to make a Fiduciary Guarantee deed, which is a partij deed, namely a deed made before a notary, after which the fiduciary guarantee is registered at the Fiduciary Registration Office. The validity of the Fiduciary Guarantee deed that occurs if it is not registered because the server is down in the practice of registering the Fiduciary Guarantee electronically will not be binding on the parties or third parties, giving rise to legal consequences of the absence of legal certainty and legal protection for interested parties. Keyword: Implementation, Electronic Fiduciary Registration, Notary Abstrak: Dirjen AHU memberikan terobosan baru dengan meluncurkan sistem pendaftaran fidusia secara elektronik. Namun, sistem ini bukan tanpa masalah. Banyak pihak yang menemukan hambatan dalam pendaftaran fidusia secara elektronik ini misalnya gangguan sistem, kesulitan dalam akses platform, serta beberapa data yang belum tersedia pada sistem AHU elektronik. Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai tanggung jawab hukum jika terjadi kesalahan input data dalam sistem pendaftaran Jaminan Fidusia secara elektronik, peran Notaris dalam melalakukan pendaftaran Jaminan Fidusia secara elektronik dan keabsahan akta Jaminan Fidusia yang terjadi jika tidak didaftrakan karena server down dalam praktek pendaftaran Jaminan Fidusia secara elektronik. Kesimpulan penelitian ini adalah tanggung jawab notaris yang melakukan kesalahan input data dalam sistem pendaftaran Jaminan Fidusia secara elektronik hanya sebatas tanggung jawab pembetulan terhadap kesalahan input data yang dilakukan, baik itu sebelum atau setelah pembayaran PNBP dilakukan oleh notaris. Tanggung jawab yang harus diemban oleh notaris dalam hal ini, bukan termasuk tanggung jawab dalam bentuk administratif, perdata maupun pidana. Salah satu peran notaris adalah membuat akta Jaminan Fidusia, yang merupakan akta partij yakni akta yang dibuat di hadapan notaris, untuk selanjutnya dilakukan pendaftaran jaminan fidusia ke Kantor Pendaftaran Fidusia. Keabsahan akta Jaminan Fidusia yang terjadi jika tidak didaftarkan karena server down dalam praktek pendaftaran Jaminan Fidusia secara elektronik adalah tidak akan mengikat bagi para pihak maupun pihak ketiga, sehingga menimbulkan akibat hukum tidak adanya kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi pihak yang berkepentingan.  Kata kunci: Implementasi, Pendaftaran Fidusia Elektronik, Notaris
ANALISIS TERKAIT PEMBAGIAN HARTA WARISAN BERUPA TANAH DAN RUMAH YANG MASIH DIKUASAI SALAH SATU AHLI WARIS Yazmine Nabila Napitupulu; Hasim Purba; Sutiarnoto Sutiarnoto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2826

Abstract

Abstract: This study analyzes the problem of inheritance distribution in the form of land and buildings that are still controlled by one of the heirs, focusing on the Supreme Court Decision Number 1935K/Pdt/2023. Using a normative legal research method with descriptive nature and qualitative analysis, this study found that resolving inheritance disputes requires a comprehensive understanding of the legal position and resolution mechanisms. Based on the saisine principle, the rights and obligations of the heir are automatically transferred to the heirs from the time of death, where physical control by one party does not eliminate the rights of the other heirs. Although the Supreme Court Decision No. 1935K/Pdt/2023 decided on an equal distribution of 1/6 for each heir, the decision was considered to have not considered several important aspects such as the rights of the wife who should have received a larger share, compensation options for parties who have managed assets, and aspects of legal benefits related to the possibility of economic losses due to forced sale of disputed objects, so that deeper consideration is needed to achieve substantive justice in resolving inheritance disputes. Keyword: Inheritance, Land and Buildings, Heirs Abstrak: Penelitian ini menganalisis permasalahan pembagian harta warisan berupa tanah dan bangunan yang masih dikuasai oleh salah satu ahli waris, dengan fokus pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 1935K/Pdt/2023. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan sifat deskriptif dan analisis kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa penyelesaian sengketa waris memerlukan pemahaman komprehensif tentang kedudukan hukum dan mekanisme penyelesaiannya. Berdasarkan prinsip saisine, hak dan kewajiban pewaris beralih secara otomatis kepada para ahli waris sejak saat kematian, dimana penguasaan fisik oleh salah satu pihak tidak menghilangkan hak ahli waris lainnya. Meskipun Putusan MA No. 1935K/Pdt/2023 memutuskan pembagian rata 1/6 bagian untuk masing-masing ahli waris, namun putusan tersebut dinilai kurang mempertimbangkan beberapa aspek penting seperti hak istri yang seharusnya mendapat bagian lebih besar, opsi kompensasi bagi pihak yang telah mengelola aset, serta aspek kemanfaatan hukum terkait kemungkinan kerugian ekonomis akibat penjualan paksa objek sengketa, sehingga diperlukan pertimbangan yang lebih mendalam untuk mencapai keadilan substantif dalam penyelesaian sengketa waris. Kata kunci: Harta Warisan, Tanah dan Bangunan, Ahli Waris