cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
IMPLEMENTASI LITERASI BACA TULIS MELALUI MAJALAH DINDING SEBAGAI AKTUALISASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SMK NEGERI 1 TARAKAN Triatmiati Triatmiati; Rita Kumala Sari; Ade Armansa
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4801

Abstract

Abstract: The decline in students’ reading and writing literacy interest has become a major challenge for teachers in today’s education world. Although reading and writing literacy are fundamental skills that play a crucial role in learning and intellectual development, many students show a low level of interest in reading and writing activities. This study aims to determine the level of literacy interest among students of SMK Negeri 1 Tarakan. The findings indicate that students’ low engagement in literacy activities is caused by several factors, such as limited access to relevant and appealing reading materials, low parental support, and less engaging teaching methods. By understanding the factors that contribute to this decline in literacy interest, it is expected that appropriate solutions can be developed to enhance students’ reading and writing motivation in schools, thereby improving the overall quality of education in the future. Therefore, the researcher proposes the use of wall magazines (majalah dinding or madding) as an implementation strategy to improve students’ reading and writing literacy skills. Keywords: literacy, wall magazine, SMKN 1 Tarakan Abstrak: Penurunan minat literasi baca tulis siswa menjadi sebuah tantangan besar bagi seorang guru di dunia Pendidikan saat ini. Meskipun literasi baca tulis merupakan keterampilan dasar, sangat penting dalam proses pembelajaran dan perkembangan intelektual, banyak siswa yang menunjukkan rendahnya minat terhadap aktivitas membaca dan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar minat lietrasi siswa SMK Negeri 1 Tarakan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi disebabkan oleh beberapa hal, seperti kurangnya akses terhadap bahan bacaan yang relevan dan menarik, rendahnya dukungan dari orang tua, serta metode pembelajaran yang kurang menarik. Dengan memahami faktor-faktor penyebab rendahnya minat literasi baca tulis ini, diharapkan dapat ditemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan minat baca tulis siswa di sekolah, sehingga dapat menunjang kualitas pendidikan yang lebih baik di masa depan. Maka dari itu peneliti mengemukakan madding sebagai implementasi siswa dalam meningkatkan literasi baca tulis siswa.  Kata kunci: literasi, madding, SMKN 1 Tarakan
FILSAFAT TVET DALAM LENSA SDGs REALISME, HATI DAN LOGIKA DALAM PENDIDIKAN VOKASI Andre Yuberta; Refdinal Refdinal; Rijal Abdullah; Jonni Mardizal
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4802

Abstract

Abstract: Technical and Vocational Education and Training (TVET) plays a crucial role in bridging the needs of the industrial world with the goals of sustainable human development. Within the context of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 4.7 on Education for Sustainable Development, this study revisits the philosophy of TVET through three dimensions: realism, heart, and logic. The research aims to uncover the philosophical foundations of TVET within the SDG framework by tracing classical German thought (Kerschensteiner, Spranger, Fischer) alongside modern paradigms rooted in technology, vocational psychology, and educational sustainability. The method employed is an integrative bibliometric-based literature analysis of 1,041 Scopus-indexed articles (2015–2024), combined with a philosophical review of five major sources from Germany, the United Kingdom, China, and Indonesia. The findings reveal four key insights: (1) Educational realism emphasizes contextual and meaningful work competencies; (2) The dimension of heart highlights moral values, humanity, and psychological well-being within the TVET system; (3) Educational logic is reflected in technology-based curricula that integrate knowledge, skills, and values; and (4) The integration of SDGs fosters ecological awareness and social responsibility. TVET is thus conceptualized as a philosophical system that unites work reality, humanity, and scientific rationality toward a sustainable vocational curriculum for the 21st century. Keyword: Philosophy of TVET; SDGs; vocational ethics; vocational psychology; educational sustainability Abstrak: Pendidikan Teknik dan Kejuruan (TVET) berperan penting dalam menjembatani kebutuhan dunia industri dengan tujuan pembangunan manusia berkelanjutan. Dalam konteks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4.7 tentang Education for Sustainable Development, kajian ini meninjau ulang filsafat TVET melalui tiga dimensi: realisme, hati, dan logika. Penelitian ini bertujuan mengungkap fondasi filosofis TVET dalam kerangka SDGs dengan menelusuri pemikiran klasik Jerman (Kerschensteiner, Spranger, Fischer) serta paradigma modern berbasis teknologi, psikologi vokasional, dan keberlanjutan pendidikan. Metode yang digunakan adalah integrative literature analysis berbasis bibliometrik terhadap 1.041 artikel Scopus (2015–2024), dipadukan dengan telaah filosofis terhadap lima sumber utama dari Jerman, Inggris, Tiongkok, dan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) realisme pendidikan menekankan kompetensi kerja kontekstual dan bermakna; (2) dimensi hati menyoroti nilai moral, kemanusiaan, dan kesejahteraan psikologis dalam sistem TVET; (3) logika pendidikan tercermin pada kurikulum berbasis teknologi yang menghubungkan pengetahuan, keterampilan, dan nilai; serta (4) integrasi SDGs menumbuhkan kesadaran ekologis dan tanggung jawab sosial. TVET dipandang sebagai sistem filosofis yang menyatukan realitas kerja, kemanusiaan, dan rasionalitas ilmiah menuju kurikulum kejuruan berkelanjutan abad ke-21. Kata kunci: Filsafat TVET; SDGs; etika vokasional; psikologi kejuruan; keberlanjutan pendidikan. 
BUSANA SEBAGAI TANDA KEKUASAAN ATAS KELAS SOSIAL DALAM NASKAH ETIKA BERPAKAIAN DAYAK APO-KAYAN KAJIAN SEMIOTIC ROLAND BARTHES Regina Julianti; Yemima Anton; Iva Ani Wijiati; Muhammad Ilham
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4803

Abstract

Abstract: This study aims to examine the manuscript Ethics of Dress of the Dayak Apo-Kayan People by H. F. Tillema (1935) using a philological approach and socio-cultural analysis. In Dayak Apo-Kayan culture, clothing serves not only as bodily protection but also as a social, moral, and spiritual symbol that reflects the community's way of life. The philological examination reveals that the manuscript documents the distinctions in attire between the nobility (parèn biu) and commoners (panyin), illustrating the hierarchical social structure and customary values. The socio-cultural analysis demonstrates that every element of the attire, such as the materials, patterns, and accessories, carries symbolic meaning, signifying social status, cultural identity, and the relationship between humans and spiritual as well as customary values. This research affirms that clothing is a form of symbolic communication representing the value system and social norms of the Dayak Apo-Kayan people. The findings contribute to the preservation of local cultural heritage and enrich philological studies by integrating a socio-cultural approach to understand the interconnections between text, symbolism, and the social structure of a traditional community in Kalimantan. Keywords: Philology, Dayak Apo-Kayan, Clothing Symbolism, Social Stratification, Local  Culture. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Naskah Etika Berpakaian Masyarakat Dayak Apo-Kayan karya H. F. Tillema (1935) melalui pendekatan filologis dan analisis sosial budaya. Pakaian dalam kebudayaan Dayak Apo-Kayan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung tubuh, tetapi juga sebagai simbol sosial, moral, dan spiritual yang mencerminkan tatanan kehidupan masyarakat. Kajian filologis menunjukkan bahwa naskah ini mendokumentasikan perbedaan busana antara golongan bangsawan (parèn biu) dan rakyat biasa (panyin), yang menggambarkan struktur sosial dan nilai adat yang hierarkis. Analisis sosial budaya memperlihatkan bahwa setiap unsur busana, seperti bahan, corak, dan aksesorinya, memiliki makna simbolik yang menandai status sosial, identitas budaya, serta hubungan manusia dengan nilai-nilai spiritual dan adat. Penelitian ini menegaskan bahwa busana merupakan bentuk komunikasi simbolik yang merepresentasikan sistem nilai dan norma sosial masyarakat Dayak Apo-Kayan. Hasil penelitian ini berkontribusi terhadap pelestarian warisan budaya lokal dan memperkaya kajian filologi melalui integrasi pendekatan sosial budaya dalam memahami keterkaitan antara teks, simbolisme, dan struktur sosial masyarakat tradisional di Kalimantan. Kata Kunci: Filologi, Dayak Apo-Kayan, simbolisme busana, stratifikasi sosial, budaya lokal
PENERAPAN METODE FUZZY TOPSISUNTUK EVALUASI KINERJA PUSKESMAS DI KABUPATEN BATU BARA Dedek Haryati Damanik; Muhammad Sabir Ramadhan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4804

Abstract

Abstract: The advancement of information technology has improved efficiency and objectivity in data management, including in the health sector. The performance evaluation of community health centers (Puskesmas) in Batu Bara Regency has so far been conducted manually, making it prone to subjectivity and inaccuracy. This study aims to develop a decision support system using the Fuzzy TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) method to evaluate Puskesmas performance objectively, measurably, and transparently.  The Fuzzy TOPSIS method combines qualitative and quantitative assessments while considering uncertainty and linguistic evaluation. This study employs a quantitative and qualitative approach, using primary data obtained through observation, interviews, and documentation at the Batu Bara District Health Office, as well as secondary data from Puskesmas performance reports. The evaluation criteria consist of eight indicators: quality of health services, completeness of facilities and equipment, performance of health workers, coverage of community health programs, budget efficiency, innovation and service improvement, community satisfaction, and administrative completeness. The results show that the application of Fuzzy TOPSIS produces objective and accurate performance rankings. This system can assist the Batu Bara District Health Office in decision-making and policy formulation to enhance the quality of public health services. Keyword: Fuzzy TOPSIS, Performance Evaluation, Puskesmas, Decision Support System, Batu Bara Regency Abstrak: Kemajuan teknologi informasi telah meningkatkan efisiensi dan objektivitas dalam pengelolaan data, termasuk di bidang kesehatan. Evaluasi kinerja Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Batu Bara selama ini masih dilakukan secara manual sehingga rentan terhadap subjektivitas dan ketidaktepatan hasil. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis metode Fuzzy TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) guna mengevaluasi kinerja Puskesmas secara objektif, terukur, dan transparan. Metode Fuzzy TOPSIS dipilih karena mampu menggabungkan penilaian kualitatif dan kuantitatif dengan mempertimbangkan unsur ketidakpastian serta penilaian linguistik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, melalui pengumpulan data primer berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi di Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara, serta data sekunder dari laporan kinerja Puskesmas. Kriteria penilaian terdiri dari delapan indikator, yaitu kualitas pelayanan kesehatan, kelengkapan fasilitas dan peralatan, kinerja tenaga kesehatan, cakupan program kesehatan masyarakat, efisiensi anggaran, inovasi layanan, kepuasan masyarakat, dan kelengkapan administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Fuzzy TOPSIS menghasilkan pemeringkatan kinerja Puskesmas secara objektif dan akurat. Sistem ini dapat membantu Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara dalam pengambilan keputusan serta perumusan kebijakan peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Kata kunci: Fuzzy TOPSIS, Evaluasi Kinerja, Puskesmas, Sistem Pendukung Keputusan, Kabupaten Batu Bara 
DAMPAK JOB STRESS DAN JOB SATISFACTION TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA KARYAWAN PTS KOTA MEDAN Jihan Sulaiman; Fahmi Sulaiman; Amarisma Gusria
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4805

Abstract

Abstract: This study aims to determine the impact of job stress and job satisfaction on psychological well-being among employees of private universities in Medan. The population in this study consisted of 3,000 employees of private universities in Medan. The sample was selected using purposive sampling, where the population was selected based on specific criteria and using the Slovin formula, resulting in a sample size of 352 employees of PTS City of Medan. The study employed a quantitative approach. The instruments used were validated and reliable questionnaires on Job Stress, Job Satisfaction, and Psychological Well-Being. This study was analyzed using multiple regression analysis. The results of the study indicate that: (1) There is an impact of Job Stress and Job Satisfaction on Psychological Well-Being with F calculated = 168.053 > F table value = 3.02 with a significance value of 0.000 (p< 0.05) (2) There is a negative and significant impact of Job Stress on Psychological Well-Being with a calculated T value of -4.071 > T table = 1.967, and a significance level of 0.000 (p<0.05) (3) There is a positive and significant impact of Job Satisfaction on Psychological Well-Being with a calculated T value of 3.982 > T table = 1.967, and a significance level of 0.000 (p<0.05). Keyword: Job Stress, Job Satisfaction, Psychological Well-Being Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Job Stress dan Job Satisfaction Terhadap Psychological Well-Being Pada Karyawan PTS Kota Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah 3000 Karyawan PTS Kota Medan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik total sampling, dimana seluruh populasi akan menjadi sampel, sehingga jumlah sampelnya adalah 35 Karyawan PTS Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Instumen yang digunakan adalah angket Job Stress dan Job Satisfaction dan Psychological Well-Being yang telah valid dan reliabel. Penelitian ini dianalisis dengan uji analisi regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada dampak Job Stress dan Job Satisfaction terhadap Psychological Well-Being dengan F hitung= 168.053 > nilai F tabel = 3.02 dengan nilai signifikansi 0.000 (p< 0.05) (2) Ada dampak negatif dan signifikan Job Stress terhadap Psychological Well-Being dengan nilai T hitung= -4.071 > T tabel = 1,967, dan tarag signifikansi 0.000 (p<0.05) (3) Ada dampak positif dan signifikan Job Satisfaction terhadap Psychological Well-Being dengan nilai T hitung= 3.982 > T tabel = 1,967, dan taraf signifikansi 0.000 (p<0.05). Kata kunci: Job Stress, Job Satisfaction, Psychological Well-Being
ANALISIS EFEKTIVITAS TEORI HOLLAND DALAM MENINGKATKAN KEMATANGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER SISWA: TINJAUAN LITERATUR Risda Heldriyana; Zakian Zuzanti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4807

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effectiveness of applying Holland’s Theory in enhancing the career decision-making maturity of high school students. The research employs a qualitative method using a literature review approach, in which data were collected by examining various national and international studies published within the last five years, focusing on the influence of Holland’s theory on adolescents’ career maturity. Based on the analysis of several studies (Fitriyah et al., 2023; Desvikayati et al., 2022; Jiman & Dharsana, 2024; Tarmuzi et al., 2024), the findings indicate that Holland’s theory is effective in helping students develop self-understanding, identify their personality types based on the RIASEC model, and align them with appropriate occupational environments. Interventions derived from this theory—such as individual career counseling, interest and personality assessments, and career information services—significantly contribute to improving students’ career maturity. However, its effectiveness is influenced by contextual factors, including school and family support as well as the availability of valid assessment instruments. This review concludes that Holland’s theory remains relevant and adaptable to the dynamics of the modern world of work and can serve as a conceptual foundation for developing career guidance services in secondary education. Keyword: Holland's theory, career maturity, career decision making, high school students Abstrak: Penerapan teori Holland dalam meningkatkan kematangan pengambilan keputusan karir pada siswa sekolah menengah atas (SMA), penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, atau disebut juga literature review. Data dikumpulkan dengan meninjau berbagai penelitian nasional dan internasional yang terbit dalam kurun waktu lima tahun terakhir, yang berfokus pada teori Holland tentang kematangan karir remaja. Beberapa kajian teori dari berbagai studi (Fitriyah et al., 2023; Desvikayati et al., 2022; Jiman & Dharsana, 2024; Tarmuzi et al., 2024), teori Holland terbukti efektif dalam membantu siswa memahami diri (self-understanding), mengenali jenis kepribadian berdasarkan model RIASEC, dan menyesuaikannya dengan lingkungan pekerjaan yang sesuai. Konseling karir individual, asesmen minat dan keperibadian, dan layanan informasi karir adalah intervensi berbasis teori ini yang meningkatkan kematangan karir siswa. Namun demikian, efektivitasnya dipengaruhi oleh faktor kontekstual, seperti dukungan sekolah, keluarga, serta ketersediaan instrumen asesmen yang valid. Studi ini menunjukan bahwa teori Holland masih relevan dan dapat disesuaikan dengan perubahan dunia kerja modern, oleh karena itu, dapat digunakan sebagai landasan konseptual untuk membangun layanan bimbingan karir disekolah menengah. Kata kunci: teori Holland, kematangan karir, pengambilan keputusan karir, siswa SMA   
PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA DAN HARTA BENDA PERKAWINAN TERHADAP ASAS NASIONALITAS DALAM KEPEMILIKAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN CAMPURAN Nabila Ratu Utami
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4808

Abstract

Abstract: This study aims to examine the application of the nationality principle in joint property ownership within mixed marriages in Indonesia and to analyze the legal implications of the Constitutional Court Decision No. 69/PUU-XIII/2015 on the legal certainty of land ownership rights for Indonesian citizens (WNI). The nationality principle, as stipulated in the Basic Agrarian Law (UUPA), restricts ownership of Freehold Title (Hak Milik) and Building Use Rights (HGB) exclusively to Indonesian citizens. In mixed marriages, the absence of a prenuptial agreement results in joint property ownership, which may cause Indonesians to lose land ownership rights as the property is deemed jointly owned with a foreign spouse, as exemplified in the case of Mrs. Ike Farida. The Constitutional Court Decision No. 69/PUU-XIII/2015 marks a significant legal milestone by allowing the creation of prenuptial agreements, including property separation agreements, even after marriage. This ruling strengthens constitutional protection and legal certainty for Indonesians to safeguard their land rights. However, its implementation still faces administrative barriers, limited public awareness, and a lack of understanding regarding the importance of marital agreements. Therefore, collaboration among the government, legal institutions, and society is essential to enhance the effectiveness of this ruling in ensuring legal certainty and protecting the rights of Indonesian citizens. Keyword: Principle of Nationality, Joint Property, Mixed Marriage, Marital Agreement Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan asas nasionalitas dalam kepemilikan harta bersama pada perkawinan campuran di Indonesia serta menganalisis implikasi yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 69/PUU-XIII/2015 terhadap kepastian hukum hak kepemilikan tanah bagi Warga Negara Indonesia (WNI). Asas nasionalitas dalam Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) membatasi kepemilikan Hak Milik (HM) dan Hak Guna Bangunan (HGB) hanya bagi WNI. Dalam perkawinan campuran, ketiadaan perjanjian kawin menyebabkan terbentuknya harta bersama, yang berpotensi membuat WNI kehilangan hak atas tanah karena dianggap dimiliki bersama dengan pasangan Warga Negara Asing (WNA), sebagaimana terjadi pada kasus Ny. Ike Farida. Putusan MK No. 69/PUU-XIII/2015 menjadi tonggak penting karena memperbolehkan pembuatan perjanjian kawin, termasuk pemisahan harta, setelah perkawinan berlangsung. Putusan ini memperkuat perlindungan konstitusional bagi WNI dalam mempertahankan hak atas tanahnya. Namun, implementasinya masih terkendala oleh faktor administratif, minimnya sosialisasi, serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perjanjian kawin. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi pemerintah, lembaga hukum, dan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas penerapan putusan ini guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan hak WNI. Kata kunci: Asas Nasionalitas, Harta Bersama, Perkawinan Campuran, Perjanjian Kawin
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PUISI CURAHAN CINTA KAMI ANTOLOGI PUISI BERSAMA Novi Rosiana Devia Sari; Asih Riyanti; Dwi Cahyono Aji
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4809

Abstract

Abstract : This study aims to describe the character education values found in the poetry collection Curahan Cinta Kami, Antologi Puisi Bersama (share poetry anthology). The method used in this research in descriptive qualitative. The data consists of word, verses, and lines from the poems that contain character education values. The data source is the Curahan Cinta Kami Anthology Poetry Collection, published in Surabaya in 2020 by CV. Kanaka Media, with a total of 150 pages. The collection includes 120 poems written by Hasto Budi Santoso, Iskandar Muda, Wartono, Marwah, Mambo, and Nurbaya. Each author contributed 20 poems. Data collection techniques involved reading, listening, and note-taking. The sata analysis followed data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results reveal character education values in 22 poems, with contributions of 3 poems by Hasto Budi Santoso, 12 by Iskandar Muda, 2 by Wartono, 1 by Marwah, 3 by Mambo and 1 by Nurbaya. The analysis identified nine-character educations values within the Curahan Cinta Kami poetry collection, including, 10 instances of religious values, 4 of hard work, 3 of independence, 2 of appreciating achievement, 2 of nasional spirit, 1 of responsibility, 1 of patriotism, 1 of environmental care, and 1 of friendship, the most dominant value found is religious character education, with 10 occurrences.  Keywords: Character Education Values, Poetry, Sociology of Literature  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat didalam kumpulan Puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata, bait serta lirik puisi yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter sedangkan sumber data dalam penelitian ini ialah buku kumpulan puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama yang diterbitkan di surabaya, pada tahun 2020 oleh penerbit CV. Kanaka Media dengan jumlah 150 halaman. Pada kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama sebanyak 120 puisi yang ditulis oleh Hasto Budi Santoso, Iskandar Muda, Wartono, Marwah, Mambo dan Nurbaya. Hasto menulis 20 puisi, Iskandar muda menulis 20 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 20 Puisi ditulis Wartono, 20 Puisi ditulis oleh Marwah dan 20 puisi ditulis oleh Mambo, 20 Puisi ditulis oleh Nurbaya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca, teknik simak dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini banyak ditemukan nilai pendidikan karakter sebanyak 22 puisi yang masing masing 3 puisi ditulis oleh Hasto Budi Santoso, 12 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 2 puisi ditulis oleh Wartono, 1 Puisi ditulis oleh Marwah, 3 Puisi ditulis oleh Mambo dan 1 puisi ditulis oleh Nurbaya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama terdapat 9 nilai pendidikan karakter diantaranya yakni; 10 nilai religius. 4 nilai kerja keras, 3 nilai mandiri, 2 nilai menghargai prestasi, 2 nilai semangat kebangsaan, 1 nilai tanggung jawab, 1 nilai cinta tanah air, 1 nilai peduli lingkungan, dan 1 nilai bersahabat. Dari 9 nilai pendidikan karakter tersebut yang paling dominan adalah  nilai pendidikan karakter religius sebanyak 10 data.  Kata kunci: Nilai Pendidikan, Karakter, Puisi, Sosiologi Sastra.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PROSES PENANGANAN PERKARA ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM YANG TELAH MENGINJAK USIA DEWASA Lidya Devega Br Sinaga; Aulia Rahman
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4811

Abstract

Abstract: This research aims to examine the legal process and implications in handling juvenile cases when the offender has reached adulthood during the judicial proceedings. The study employs a normative juridical method (library research) by analyzing relevant statutory regulations, legal doctrines, and previous scholarly works. The main focus is on the implementation of Law No. 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System (SPPA), which mandates that legal treatment of juveniles must prioritize restorative justice and rehabilitation. However, problems arise when the suspect or defendant surpasses the age limit of 18 years during the process, creating legal ambiguities in determining the applicable legal mechanism and correctional treatment. The findings indicate that such individuals must still be processed under the juvenile justice system based on the principle of lex specialis derogat legi generali, ensuring continuity of child protection. The study concludes that consistent interpretation and coordination among law enforcement institutions are required to uphold the rights and human dignity of former juvenile offenders. Keyword: Juvenile Justice System, Legal Protection, Age of Majority, Restorative Justice, Criminal Law Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara yuridis proses penanganan perkara anak yang berhadapan dengan hukum ketika anak tersebut telah menginjak usia dewasa selama proses peradilan berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif (studi pustaka) dengan menelaah peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Fokus utama penelitian adalah penerapan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), yang menegaskan bahwa perlakuan terhadap anak harus mengutamakan prinsip keadilan restoratif dan rehabilitasi. Permasalahan muncul ketika anak pelaku tindak pidana telah melewati batas usia 18 tahun pada saat proses hukum masih berjalan, sehingga menimbulkan ambiguitas dalam menentukan mekanisme hukum dan lembaga pembinaan yang sesuai. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelaku tersebut tetap harus diproses berdasarkan ketentuan peradilan anak sesuai prinsip lex specialis derogat legi generali demi keberlanjutan perlindungan hukum bagi anak. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya keseragaman penafsiran dan koordinasi antar lembaga penegak hukum agar hak-hak anak yang telah menginjak usia dewasa tetap terlindungi. Kata kunci: Sistem Peradilan Pidana Anak, Perlindungan Hukum, Usia Dewasa, Keadilan Restoratif, Hukum Pidana 
ANALISIS PREDIKSI PENURUNAN PENJUALAN PRODUK PADA MINIMARKET MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES Nazifa Putri; Wanayumini Wanayumini
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4812

Abstract

Abstract: The decline in product sales is a common issue faced by minimarkets as it affects revenue stability and stock management strategies. To address this problem, a system capable of predicting potential sales decline accurately and efficiently is required. This study aims to implement the Naive Bayes algorithm to predict product sales decline in a minimarket, measure the prediction accuracy, and identify the most influential factors contributing to sales decrease. This research employs a quantitative method with a data mining approach. The dataset used consists of minimarket sales data from 2020 to 2023, including attributes such as product name, product category, quantity sold, price, sales period, and promotion status. The research stages include data preprocessing, data splitting into training and testing sets, applying the Naive Bayes algorithm, and evaluating the results using accuracy, precision, and recall metrics. The system implementation was developed using the Python programming language and the CodeIgniter framework for a web-based interface. The results show that the Naive Bayes algorithm achieved a 100% accuracy rate, indicating excellent performance in predicting sales decline. The most influential factors affecting sales decline are promotion status and product category, where non-promoted products and those belonging to the instant food category are more likely to experience decreased sales. Therefore, the implementation of the Naive Bayes algorithm proves to be effective in helping minimarket management monitor sales trends, design promotion strategies, and improve data-driven decision-making efficiency. Keywords: Naive Bayes, sales prediction, sales decline, data mining, minimarket. Abstrak: Penurunan penjualan produk merupakan permasalahan yang sering dihadapi oleh minimarket karena dapat memengaruhi stabilitas pendapatan dan strategi pengelolaan stok barang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan suatu sistem yang mampu memprediksi potensi penurunan penjualan secara akurat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma Naive Bayes dalam memprediksi penurunan penjualan produk pada minimarket, mengukur tingkat akurasi hasil prediksi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap penurunan penjualan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan data mining. Data yang digunakan berupa data penjualan minimarket periode 2020–2023 dengan atribut meliputi nama produk, kategori produk, jumlah terjual, harga, waktu penjualan, dan status promosi. Proses penelitian meliputi tahap data preprocessing, pembagian data menjadi data latih dan data uji, penerapan algoritma Naive Bayes, serta evaluasi hasil menggunakan metrik accuracy, precision, dan recall. Implementasi sistem dilakukan dengan bahasa pemrograman Python serta framework CodeIgniter untuk antarmuka berbasis web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naive Bayes mampu memberikan hasil prediksi dengan tingkat akurasi sebesar 100%, menunjukkan kemampuan model yang sangat baik dalam memprediksi penurunan penjualan produk. Faktor yang paling memengaruhi penurunan penjualan adalah status promosi dan kategori produk, di mana produk tanpa promosi dan kategori makanan instan lebih sering mengalami penurunan penjualan. Dengan demikian, penerapan algoritma Naive Bayes terbukti efektif untuk membantu manajemen minimarket dalam memantau tren penjualan, merancang strategi promosi, serta meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan secara berbasis data. Kata kunci: Naive Bayes, prediksi penjualan, penurunan penjualan, data mining, minimarket.