cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 1,307 Documents
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEGAWAI NOTARIS YANG TIDAK DIDAFTARKAN PADA PROGRAM BPJS KETENAGAKERJAAN OLEH NOTARIS DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2004 TENTANG SISTEM JAMINAN SOSIAL NASIONAL (STUDI DI KANTOR NOTARIS KOTA MEDANDAN KABUPATEN DELISERDANG) Putrinda, Dwita Ajeng; Sinaga, Henry; Agusmidah, Agusmidah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2780

Abstract

Abstract: Based on article 13 number 1 of Law Number 40 of 2004 concerning the National Social Security System, namely "Employers are required to gradually register themselves and their employees as participants with the social security organizing body, in accordance with the social security program followed". However, the fact in the field is that notaries as employers are still negligent in their obligations to register their employees in the BPJS Ketenagakerjaan program, one of the social security programs created by the government to improve the welfare of workers, which means that notaries do not comply with Law Number 30 of 2014 concerning the Regulation of Notary Positions Article 4 Number 1. The results of this study indicate that the reason notaries do not register their workers is due to the lack of knowledge about social security and the factor of administrative sanctions that are not firm and the lack of supervision of protection for workers who have been registered or have not been registered. then also notaries who do not care about the welfare of their workers. The suggestions in this study are as follows: Notaries are expected to submit to and comply with the SJSN Law which states that notaries are employers, and based on the SJSN Law and the BPJS Law, employers are required to register their employees in the BPJS Employment program, secondly, the sanctions for notaries who have not fulfilled social security for their employees are still too light so that they do not have a deterrent effect, thirdly, it is expected that notaries and their employees are active and continue to synergize in implementing applicable laws and regulations for the sake of mutual progress and prosperity. Keyword: Social Security, Notary Employees, BPJS Employment Abstrak: Berdasarkan pasal 13 angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional yaitu “Pemberi kerja secara bertahap wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai peserta kepada badan penyelenggara jaminan sosial, sesuai dengan program jaminan sosial yang diikuti”. Namun fakta dilapangan notaris sebagai pemberi kerja masih lalai akan kewajibannya untuk mendaftarkan pegawainya pada program BPJS Ketenagakerjaan salah satu program jaminan sosial yang dibuat pemerintah untuk mensejahterakan pekerja yang berarti notaris tidak patuh terhadap Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Peraturan Jabatan Notaris Pasal 4 Angka 1. Hasil penelitian ini menunjukan penyebab notaris tidak mendaftarkan pekerjanya karena minimnya pengetahuan tentang jaminan sosial serta faktor tidak tegasnya sanksi administratif dan kurangnya pengawasan terhadap perlindungan pada tenaga kerja yang sudah didaftarkan ataupun yang belum didaftarkan. kemudian juga notaris yang kurang memperdulikan kesejahteraan pekerjanya. Saran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut Notaris diharapkan tunduk dan mematuhi UU SJSN yang menyatakan bahwa notaris merupakan pemberi kerja, dan berdasarkan UU SJSN dan UU BPJS pemberi kerja wajib mendaftarkan karyawannya pada program BPJS Ketenagakerjaan, kedua sanksi bagi notaris yang belum memenuhi jaminan sosial untuk pegawainya masih terlalu ringan sehingga tidak menimbulkan efek jera, ketiga Diharapkan notaris dan karyawannya aktif dan terus bersinergi dalam penerapan peraturan perundangan-undangan yang berlaku demi kemajuan dan kesejahteraan bersama. Kata kunci: Jaminan Sosial, Kesejahteraan, BPJS Ketenagakerjaan
TINJAUAN ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, DAN AKSIOLOGI DALAM BIDANG ILMU STEGANOGRAFI Naibaho, Frainskoy Rio
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2481

Abstract

Abstract: Steganography is a field of science that studies the technique of hiding information in digital media to protect data from third-party detection ketiga (Atawneh et al., 2013; Michaylov & Sarmah, 2024; Sitompul et al., 2018). This article reviews steganography through three philosophical perspectives: ontology, epistemology, and axiology. Ontologically, steganography explains the existence of hidden information in host media and its interactions. Epistemology plays a role in the process of developing and validating knowledge related to hiding and detection techniques. Meanwhile, axiology highlights the ethical benefits and risks, including the use to protect privacy and the potential for misuse in cybercrime. Steganography, with this comprehensive understanding, plays an important role in data security and information technology.Keywords: Steganography, Ontology, Epistemology, and AxiologyAbstrak: Steganografi adalah bidang ilmu yang mempelajari teknik penyembunyian informasi di dalam media digital untuk melindungi data dari deteksi pihak ketiga (Atawneh et al., 2013; Michaylov & Sarmah, 2024; Sitompul et al., 2018). Artikel ini meninjau steganografi melalui tiga perspektif filosofis: ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Secara ontologis, steganografi menjelaskan keberadaan informasi tersembunyi dalam media host dan interaksinya. Epistemologi berperan dalam proses pengembangan dan validasi pengetahuan terkait teknik penyembunyian dan deteksi. Sementara itu, aksiologi menyoroti manfaat dan risiko etis, termasuk penggunaan untuk melindungi privasi dan potensi penyalahgunaan dalam kejahatan siber. Steganografi, dengan pemahaman komprehensif ini, berperan penting dalam keamanan data dan teknologi informasi.Kata kunci: Steganografi, Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi
RANCANG BANGUN SISTEM PENGGAJIAN BERBASIS WEBSITE DALAM OPTIMALISASI PENGELOLAAN KEHADIRAN KARYAWAN PADA CV. RAJAWALI MANDIRI INDO JAYA MENGGUNAKAN METODE AGILE Sinaga, Santi Anggryani; Wijaya, Rian Farta; Dhany, Hanna Willa
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2770

Abstract

Abstract: CV. Rajawali Mandiri Indo Jaya faces challenges in managing employee attendance and payroll which are still done manually, so that it has the potential to cause errors in recording and calculating salaries that affect employee satisfaction and operational efficiency. This study aims to design and build a website-based payroll system that is integrated with employee attendance management features, which is expected to minimize errors and speed up the payroll process. This system was developed using the Agile method, which allows development to focus on user needs in stages and is adaptive to changes, and involves active users in the iterative process. The main features in the system include recording and monitoring employee attendance, automatic salary calculations based on attendance data and types of work, employee data management, and generating payroll reports. In addition, this system is equipped with user access that is differentiated according to role to maintain data security. System trials were conducted through functional testing and user evaluations, showing that the system was able to increase accuracy and efficiency in managing attendance and payroll by up to 60% compared to manual methods. With this system, it is hoped that CV. Rajawali Mandiri Indo Jaya can optimize the payroll process and increase the accuracy and transparency of employee attendance data, which ultimately supports the company's overall performance. Keywords: Web Based Payroll System, Employee Attendance, Agile, CV. Rajawali                  Mandiri Indo Jaya, Efficiency Abstrak: CV. Rajawali Mandiri Indo Jaya menghadapi tantangan dalam pengelolaan kehadiran dan penggajian karyawan yang masih dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan dan perhitungan gaji yang mempengaruhi kepuasan karyawan serta efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem penggajian berbasis website yang terintegrasi dengan fitur pengelolaan kehadiran karyawan, yang diharapkan dapat meminimalkan kesalahan dan mempercepat proses penggajian. Sistem ini dikembangkan dengan metode Agile, yang memungkinkan pengembangan berfokus pada kebutuhan pengguna secara bertahap dan adaptif terhadap perubahan, serta melibatkan pengguna aktif dalam proses iteratif. Fitur utama dalam sistem meliputi pencatatan dan monitoring kehadiran karyawan, perhitungan gaji otomatis berdasarkan data kehadiran dan jenis pekerjaan, pengelolaan data karyawan, serta pembuatan laporan penggajian. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan akses pengguna yang dibedakan sesuai peran untuk menjaga keamanan data. Uji coba sistem dilakukan melalui pengujian fungsional dan evaluasi pengguna, menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengelolaan kehadiran dan penggajian hingga 60% dibandingkan metode manual. Dengan adanya sistem ini, diharapkan CV. Rajawali Mandiri Indo Jaya dapat mengoptimalkan proses penggajian dan meningkatkan akurasi serta transparansi data kehadiran karyawan, yang pada akhirnya mendukung kinerja perusahaan secara keseluruhan. Kata kunci: Sistem Penggajian Berbasis Web, Kehadiran Karyawan, Agile, CV. Rajawali Mandiri Indo Jaya, Efisiensi 
DESAIN DAN IMPLEMENTASI FRAMEWORK MODULAR DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN PADA PT. JEKAEL INVESCO Gulo, Fazokhi; Batubara, Supina; Erika, Winda
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2740

Abstract

Abstract: Developing an efficient and flexible information system is a challenge in meeting the needs of an ever-growing organization. This study aims to design and implement a modular framework in developing a payroll information system at PT. Jekael Invesco. The modular framework was chosen to provide ease in managing, developing, and maintaining the system, as well as ensuring scalability and integration with other systems. The research methods used include needs analysis, module-based system design, framework implementation, and system testing. The modular framework is designed by dividing the main functions of the system, such as employee data management, salary calculation, benefits management, and financial reporting, into independent modules that can operate in an integrated manner. The system development process follows the Agile approach to ensure that the system can be developed iteratively and adaptively according to changing organizational needs. The results of the study show that the application of a modular framework to the payroll information system provides a number of benefits, such as increased efficiency of data management, ease of adding or changing features, and reducing time and costs in the system maintenance process. In addition, this system was successfully integrated with the existing financial system at PT. Jekael Invesco, thus supporting the automation of the overall payroll process. The conclusion of this study is that the modular framework has proven effective in increasing the flexibility, efficiency, and scalability of the payroll information system. The implementation of this framework is expected to be a solution for other companies facing similar challenges in developing information systems. Keyword: Modular Framework, Payroll Information System, Agile, PT. Jekael Invesco, Systems Development Abstrak: Pengembangan sistem informasi yang efisien dan fleksibel merupakan tantangan dalam memenuhi kebutuhan organisasi yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan framework modular dalam pengembangan sistem informasi penggajian pada PT. Jekael Invesco. Framework modular dipilih untuk memberikan kemudahan dalam pengelolaan, pengembangan, dan pemeliharaan sistem, serta memastikan skalabilitas dan integrasi dengan sistem lain. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, desain sistem berbasis modul, implementasi framework, dan pengujian sistem. Framework modular dirancang dengan membagi fungsi utama sistem, seperti pengelolaan data karyawan, perhitungan gaji, manajemen tunjangan, dan laporan keuangan, ke dalam modul-modul independen yang dapat beroperasi secara terintegrasi. Proses pengembangan sistem mengikuti pendekatan Agile untuk memastikan sistem dapat dikembangkan secara iteratif dan adaptif sesuai dengan perubahan kebutuhan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan framework modular pada sistem informasi penggajian memberikan sejumlah manfaat, seperti peningkatan efisiensi pengelolaan data, kemudahan dalam penambahan atau pengubahan fitur, serta pengurangan waktu dan biaya dalam proses pemeliharaan sistem. Selain itu, sistem ini berhasil diintegrasikan dengan sistem keuangan yang ada di PT. Jekael Invesco, sehingga mendukung otomatisasi proses penggajian secara keseluruhan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah framework modular terbukti efektif dalam meningkatkan fleksibilitas, efisiensi, dan skalabilitas sistem informasi penggajian. Implementasi framework ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi perusahaan lain yang menghadapi tantangan serupa dalam pengembangan sistem informasi. Kata kunci: Framework Modular, Sistem Informasi Penggajian, Agile, PT. Jekael Invesco, Pengembangan Sistem
WADON WADAS MEMBELA HUTAN DESA DARI TAMBANG ANDESIT DI PURWOREJO: KUASA, AGENSI, DAN REPRESENTASI Utami, Desilvia Putri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2519

Abstract

Abstract: This research examines the role of women in the Wadon Wadas community in preserving the forest of Purworejo village and its resilience to andesite mining. The main focus of this research is to understand how women acquire and utilize their power and agency to combat andesite mining. This research used a qualitative methodology where participants observed and analyzed the stories of the Wadon Wadas community involved in the andesite mining resistance movement. The results show that women in these communities not only play a traditional role in environmental conservation, but also play an important role in community mobilization and expression of concern for environmental sustainability. In this context, an analysis of women's agency reveals that women use various collaboration and advocacy strategies to resist mining projects that can damage the environment. Women's representation in this movement shows how women play an active role in local decision-making and highlights women's interests that are often overlooked in land use decision-making processes. This research shows that women's participation in andesite mining in Purworejo not only protects village forests, but also recognizes women's power, local wisdom and demands women's rights in managing local natural resources. Keyword: Power, agency, representation, wadon wadas, and village forest Abstrak: Penelitian ini mengkaji peran perempuan  komunitas Wadon Wadas dalam menjaga kelestarian hutan desa Purworejo dan ketahanannya terhadap penambangan andesit. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana perempuan memperoleh dan memanfaatkan kekuasaan dan keagenan mereka untuk memerangi penambangan andesit. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dimana partisipan mengamati dan menganalisis kisah komunitas Wadon Wadas yang terlibat dalam gerakan penolakan  tambang andesit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan di komunitas-komunitas tersebut tidak hanya memainkan peran tradisional dalam pelestarian lingkungan, namun juga berperan penting dalam mobilisasi masyarakat dan ekspresi kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Dalam konteks ini, analisis terhadap keagenan perempuan  mengungkapkan bahwa perempuan menggunakan berbagai strategi kolaborasi dan advokasi untuk menolak proyek pertambangan yang dapat merusak lingkungan. Keterwakilan perempuan dalam gerakan ini menunjukkan bagaimana perempuan memainkan peran aktif dalam pengambilan keputusan lokal dan menyoroti kepentingan perempuan yang sering diabaikan dalam proses pengambilan keputusan  penggunaan lahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi perempuan dalam pertambangan andesit di Purworejo tidak hanya  melindungi hutan desa, namun juga mengakui kekuatan perempuan, kearifan lokal  dan menuntut hak perempuan dalam mengelola sumber daya alam lokal. Kata kunci: Kuasa, agensi, representasi, wadon wadas, dan hutan desa
Klasifikasi Buah Kelapa Muda, Kelapa Tua, dan Buah Naga Menggunakan Pendekatan Hybrid PCA-KNN Sutri, Ridwan; Ramadhanu, Agung
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2581

Abstract

 Abstract: This study discusses the classification method of young coconuts, old coconuts, and dragon fruits using a hybrid Principal Component Analysis (PCA) and K-Nearest Neighbors (KNN) approach. This approach aims to improve the accuracy and efficiency of fruit classification based on visual and texture features. The research data were taken from fruit images processed using PCA for dimension reduction, followed by the KNN algorithm for classification. The test results showed that the combination of PCA and KNN was able to provide high accuracy, with an average accuracy value reaching 96%. Keyword: fruit classification, PCA, KNN, image processing.Abstrak: Penelitian ini membahas metode klasifikasi buah kelapa muda, kelapa tua, dan buah naga menggunakan pendekatan hybrid Principal Component Analysis (PCA) dan K-Nearest Neighbors (KNN). Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam klasifikasi buah berdasarkan fitur visual dan tekstur. Data penelitian diambil dari citra buah yang diproses menggunakan PCA untuk reduksi dimensi, dilanjutkan dengan algoritma KNN untuk klasifikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi PCA dan KNN mampu memberikan akurasi tinggi, dengan nilai rata-rata akurasi mencapai 96%. Kata kunci: klasifikasi buah, PCA, KNN, pengolahan citra.
ALASAN PEMAAF TERHADAP PERBUATAN PENIPUAN PADA KONTRAK KERJASAMA PT. MARINDO JAYA SEJAHTERA DAN PT HELLICARG INDONESIA Lubis, Ivan Ghani; Mulyadi, Mahmud; Trisna, Wessy
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2795

Abstract

Abstract: In certain situations, if an act is proven not to constitute a criminal act, this means that the act charged and proven is not regulated and does not fall within the scope of criminal law. The formulation of the problem in this thesis research is what is the point of contact between the crime of fraud and the crime of embezzlement and acts against civil law in the legal system in Indonesia, what is the basis for judges' considerations in deciding criminal cases using forgiving reasons due to the influence of coercive power, how is the application of reasons for expunging crimes in the judge's decision in the case between PT. Marindo Jaya Sejahtera and PT Hellicarg Indonesia. The research method used is a normative legal research method with descriptive analytical research characteristics, with primary, secondary and tertiary data sources, with a statutory approach (status approach) and a conceptual approach (conceptual approach). This research data analysis is qualitative analysis. The point of contact between the crime of fraud, the crime of embezzlement and acts against civil law in the legal system in Indonesia is the elements of the act itself. Keyword: Fraud, Embezzlement, Forgiving Reasons, Justifying Reasons Abstrak: Situasi tertentu, apabila suatu perbuatan terbukti tidak merupakan tindak pidana yang artinya, perbuatan yang didakwakan dan yang telah terbukti tadi tidak ada diatur dan tidak termasuk ruang lingkup hukum pidana. Rumusan masalah dalam penelitian tesis ini adalah bagaimana titik singgung keterkaitan antara pidana penipuan dengan pidana penggelapan dan perbuatan melawan hukum perdata dalam sistem hukum di Indonesia, apa dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara pidana menggunakan alasan pemaaf karena pengaruh daya paksa, Bagaimana penerapan alasan penghapus pidana pada putusan hakim dalam perkara antara PT. Marindo Jaya Sejahtera dan PT Hellicarg Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan sifat penelitian deskriptif analisis, dengan sumber data primer, sekunder dan tersier, dengan pendekatan perundang-undangan (statuste approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Analisis data penelitian ini adalah analisis kualitatif. Titik singgung keterkaitan antara pidana penipuan dengan pidana penggelapan dan perbuatan melawan hukum perdata dalam sistem hukum di Indonesia adalah pada unsur-unsur perbuatan itu sendiri. Kata Kunci: Penipuan, Penggelapan, Alasan Pemaaf, Alasan Pembenar
PENGGUNAAN PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) DAN K-NEAREST NEIGHBORS (KNN) DALAM KLASIFIKASI SAYURAN MENTIMUN, PARE, DAN TERONG Syarif, Ahmad; Ramadhanu, Agung
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2751

Abstract

Abstract: The classification of vegetable types is an important aspect of the agricultural industry to improve the efficiency of product management, packaging, and distribution. This study aims to implement the Principal Component Analysis (PCA) and K-Nearest Neighbors (KNN) methods in the vegetable classification process, especially for cucumbers, squash, and eggplants. PCA is used to reduce the data dimensions and extract the key significant features that distinguish vegetable categories. Meanwhile, KNN is applied as a classification algorithm based on the proximity of these key features. The research dataset consists of digital images of vegetables extracted into color, texture, and shape attributes. The results show that the combination of PCA and KNN is able to significantly improve the classification accuracy by minimizing computational complexity. Experiments are carried out with various numbers of main components in PCA and variations in kkk parameter values in KNN to determine the optimal configuration. In the best configuration, this method achieves a classification accuracy of 90%, with PCA effectively reducing the data dimension by 95% without losing important information. In conclusion, this approach has great potential to be implemented in vegetable classification automation systems to support efficiency in the agricultural supply chain. Keywords: Vegetables classification, Principal Component Analysis (PCA), K-Nearest                Neighbors(KNN), cucumber, bitter melon, eggplant.Abstrak: Klasifikasi jenis sayuran merupakan salah satu aspek penting dalam industri pertanian untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan produk, pengemasan, serta distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Principal Component Analysis (PCA) dan K-Nearest Neighbors (KNN) dalam proses klasifikasi sayuran, khususnya mentimun, pare, dan terong. PCA digunakan untuk mengurangi dimensi data dan mengekstraksi fitur utama yang signifikan dalam membedakan kategori sayuran. Sementara itu, KNN diterapkan sebagai algoritma klasifikasi berdasarkan kedekatan fitur-fitur utama tersebut. Dataset penelitian terdiri atas citra digital sayuran yang diekstraksi menjadi atribut warna, tekstur, dan bentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi PCA dan KNN mampu meningkatkan akurasi klasifikasi secara signifikan dengan meminimalkan kompleksitas komputasi. Eksperimen dilakukan dengan berbagai jumlah komponen utama pada PCA dan variasi nilai parameter kkk pada KNN untuk menentukan konfigurasi optimal. Pada konfigurasi terbaik, metode ini mencapai akurasi klasifikasi sebesar 90%, dengan PCA secara efektif mereduksi dimensi data hingga 95% tanpa kehilangan informasi penting. Kesimpulannya, pendekatan ini memiliki potensi yang besar untuk diimplementasikan dalam sistem otomatisasi klasifikasi sayuran guna mendukung efisiensi dalam rantai pasok agrikultur. Kata kunci: Klasifikasi sayuran, Principal Component Analysis (PCA), K-Nearest Neighbors (KNN),  mentimun, pare, terong.
RELASI KEKUASAAN MICHEL FOUCAULT: ANALISIS TERHADAP QANUN JINAYAT DALAM KONTEKS KEKERASAN SEKSUAL W.SJ, Qurratu Ainina; Fauziah, Atu
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2527

Abstract

Abstract: This study focuses on Michel Foucault's analysis of power relations concerning the Qanun Jinayat in Aceh Province, which governs societal life through Islamic sharia law. One of the sharia laws implemented through the Qanun is the Qanun Jinayat. Although the Qanun Jinayat aims to enforce Islamic sharia, discrepancies exist between the regulations of the Qanun Jinayat and national laws, particularly regarding the definition of sexual harassment, which is broad and potentially allows perpetrators to evade punishment. This research employs a qualitative approach by utilizing data sources such as the Qanun Jinayat, court records, and Foucault's literature. The findings indicate that articles related to sexual violence need further examination, as the Qanun Jinayat's power is not in favor of victims of sexual violence. The gaps in definitions, penalties, and legal procedures may hinder victim protection efforts and create power relations that influence how society understands and responds to sexual violence.Keywords: Qanun Jinayat, Sexual Violence, Power Relations, FoucaultAbstrak: Artikel ini berfokus pada telaah relasi kuasa pada Qanun Jinayat dengan menggunakan persfektif Michel Foucault. Selama ini, hukum syari'at islam yang ketat telah mengatur kehidupan masyarakat di Aceh. Meskipun Qanun Jinayat bertujauan menerapkan syari’at islam, terdapat ketidaksesuaian antara regulasi antara Qanun Jinayat dengan undang-undang nasional, khususnya terkait definisi pelecehan seksual yang bersifat umum dan berpotensi memberikan peluang bagi pelaku untuk menghindari hukuman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan sumber data seperti Qanun Jinayat, catatan peradilan, dan literatur Foucault. Hasil penelitian menunjukkan pasal terkait kekerasan seksual perlu dikaji lebih lanjut, hal ini disebabkan oleh kekuasaan Qanun Jinayat yang tidak berpihak kepada korban kekerasan seksual. Kesenjangan definisi, hukuman, dan prosedur hukum dapat menghambat upaya perlindungan korban dan menciptakan relasi kuasa yang memengaruhi cara masyarakat memahami dan menanggapi kekerasan seksual. Kata Kunci: Qanun Jinayat, Kekerasan Seksual, Relasi Kekuasaan, Foucault
PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT PEGADAIAN (PERSERO) CABANG PRINGGAN MEDAN Sulaiman, Jihan; Sulaiman, Fahmi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2744

Abstract

Abstract: PT. Pegadaian Persero Pringgan Medan Branch is a company operating in the pawn system sector. In this era of globalization, many pawnshop companies compete fiercely to attract customers, so discipline is needed in working to achieve all company goals. The purpose of this research is to find out how compensation and work motivation influence employee performance at PT. Pegadaian Persero, Pringgan Medan Branch. The data in this research uses a quantitative method, namely by distributing questionnaires to all employees of PT. Pegadaian Persero, Pringgan Medan Branch. Based on the results of research regarding the analysis of the influence of compensation and work motivation, providing compensation and providing motivation from an employee's leadership greatly influences employee performance. Keywords: compensation, motivation, performance, employee Abstrak: PT.Pegadaian Persero Cabang Pringgan Medan merupakan perusahaan yang bergerak dibidang sistem gadai. Di era globalisasi ini banyak perusahaan gadai yang bersaing secara ketat untuk menarik nasabah sehingga dibutuhkan kedisiplinan dalam bekerja agar tercapainya seluruh tujuan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT.Pegadaian Persero Cabang Pringgan Medan. Data dalam penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif yaitu dengan cara penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan PT.Pegadaian Persero Cabang Pringgan Medan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai analisis pengaruh kompensasi dan motivasi kerja, pemberian kompensasi dan pemberian motivasi dari seorang pimpinanan karyawan sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan.

Page 72 of 131 | Total Record : 1307