cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGRICA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 19798164     EISSN : 2541593x     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
AGRICA Journal of Agribusiness Agriculture which aims to container for researchers in the field of agribusiness agriculture to publish the results of research. Coverage of AGRICA includes agricultural economics, agricultural policy, marketing and banking, agribusiness entrepreneurship. AGRICA Journal of Agricultural Agribusiness is published by Magister Agribisnis Universitas Medan Area, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 413 Documents
ANALISIS PERMINTAAN PASAR EKSPOR TERHADAP PRODUK UDANG BEKU INDONESIA Oni Fajar Syahfdi; Akbar Siregar; Azwar Hamid
JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v3i2.991

Abstract

In general, the destination of this thesis is to know the factors influencing of demand to the Indonesian frozen shrimp/prawn, and specially is to analyse the influence of the Indonesian frozen shrimp/prawn price variable, frozen shrimp/prawn price of competitor (Vietnam and Thailand), income and mount the consumption per capita, and also number of the consumer of chosen exporting destination countries (Japan and America). The analysis of this research is using by the applied of demand theory with double of natural logarithm model and processed with of Ordinary of Least Square method.  The result show that's not all variable show the marking matching or have the same sign with hypothesis. The sign of signification and the sign of elasticity of variable has watch from demand choice of export destination country has made different. For Japan's shrimp market, the variable matching or have the same sign with hypothesis are frozen shrimp/prawn price of Indonesia, and mount the earnings (income) per capita. While for American's shrimp market, the variable matching or have the same sign with with hypothesis are frozen shrimp/prawn price of Indonesia, frozen shrimp/prawn price of the competitor country (Thailand), mount the earnings (income) and mount the consumption per capita. The others is disagree with formulated hypothesis.
PENGARUH PELAKSANAAN OUT BOND TERHADAP EFEKTIVITAS DAN TINGKAT KOORDINASI KERJA KARYAWAN DI PT. GARUDA INDONESIA (Studi Kasus Pada Divisi Personalia) Elisabeth Siahaan; Rafael Rizaldi
JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v3i1.1381

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan emnganalisis pengaruh implementasi Out Bond terhadap efektifitas dan tingkat koordinasi kerja karyawan PT Garuda Indonesia (studi kasus Divisi Personalia). Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode sampling jenuh (sensus). Data-data diperoleh dengan menggunakan kuisioner yang diberikan kepada karyawan Divisi Personalia. Data-data dianalisis secara deskriptif dan statistic, yaitu analisis regresi liner berganda Hasil analisis menunjukkan bahwa materi Out Bond dan variabel instruktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja karyawan, sedangkan variabel motivasi peserta Out Bond dan variabel sarana: dan prasarana tidak signifikan pengaruhnya terhadap efektivitas kerja karyawan. Variabel motivasi peserta Out Bond, sarana dan prasarana berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Koordinasi Kerja Karyawan, sedangkan variabel materi Out Bond dan variabel instruktur berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Tingkat Koordinasi Kerja Karyawan. Pada penelitian ini Out Bond yang terdiri atas variabel motivasi peserta Out Bond, materi Out Bond, instruktur, sarana dan prasarana berpengaruh terhadap Efektivitas dan Tingkat Koordinasi Kerja Karyawan. Variabel materi Out Bond dan variabel instruktur merupakan variabel yang dominan terhadap. Efektivitas Kerja Karyawan serta variabel motivasi peserta Out Bond, sarana dan prasarana merupakan variabel yang dominan terhadap Tingkat Koordinasi Kerja Karyawan. Keywords: out bond, efektivitas, tingkat kordinasi kerja
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Rumah Tangga Tani Padi Faoeza Hafiz Saragih, M.Sc
JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v9i2.486

Abstract

Desa Sei Buluh, kecamatan Teluk Mengkudu Serdang Bedagai dijadikan kawasan agrotechnopark berbasis tanaman pangan yang  didukung oleh teknis pertanian yang baik secara ekonomi dan social. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi pendapatn petani. Metode yagn digunakan adalah regresi linier berganda dengan 60 sampel petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable yang berpengaruh terhadap  pendapatan petani padi adalah harga benih dan luas lahan sedangkan variable harga pupuk urea dan TSP, harga pestisida dan biaya tenga kerja tidak berpengaruh terhadap pendapatan petani padi
PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) TERHADAP EFEKTIFITAS KERJA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PELAKSANA DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II (Persero) Fajar Rezeki Ananda Lubis; Junaidi Junaidi; Yusniar Lubis; Syaifuddin Lubis
JURNAL AGRICA Vol 12, No 2 (2019): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v12i2.2866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap efektivitas kerja dan implikasinya terhadap kinerja karyawan pelaksana di PT. Perkebunan Nusantara III (Persero).Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitiannya adalah survey.Sampel ditentukan dengan metode random sampling sebanyak 260 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, tingkat pengetahuan dan keterampilan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja karyawan, sedangkan sikap terhadap pekerjaan berpengaruh tidak signifikan. Nilai pengaruh yang paling tinggi adalah variabel keterampilan, artinya keterampilan berpengaruh lebih dominan terhadap efektivitas kerja karyawan pelaksana, dengan total pengaruh sebesar 62,74% (pengaruh langsung sebesar 56,7%). Secara simultan, kualitas SDM (tingkat pengetahuan, sikap terhadap pekerjaan dan keterampilan) secara langsung dan tidak langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja karyawan pelaksana. Nilai pengaruh kualitas SDM terhadap efektivitas kerja adalah sebesar 70,17% dengan pengaruh langsung sebesar 58,01%. Efektivitas kerja karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pelaksana di PT. Perkebunan Nusantara III (Persero), dengan total pengaruh sebesar 80,28%, artinya perubahan kinerja karyawan pelaksana dipengaruhi oleh perubahan efektivitas kerja sebesar 80,28%. Efektivitas kerja karyawanmerupakan variabel intervening variabel kualitas SDM terhadap kinerja karyawan pelaksana, karena terjadi peningkatan pengaruh variabel kualitas SDM terhadap kinerja karyawan sebesar 10,11% jika melalui variabel efektivitas kerja.
DAMPAK KEBIJAKAN DESENTRALISASI PENGELOLAAN HUTAN TERHADAP PEREKONOMIAN MASyARAKAT SEKITAR HUTAN (STUDI KASUS KABUPATEN MALINAU, KALIMANTAN TIMUR) Oding Affandi; Edi Batara Mulya Siregar
JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v1i1.1325

Abstract

Dengan pemberlakuan otonomi daerah dan desentralisasi, daerah (kabupaten) mempunyai kewenangan untuk mengelola daerahnya, termasuk sumberdaya hutan (SDH), menurut prakarsa sendiri dan sesuai dengan aspirasi masyarakat. Namun dengan otonomi banyak kabupaten yang mengalami dilema dalam mengelola SDH di wilayahnya yang dihadapkan pada pilihan antara pengelolaan hutan yang lestari dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjalankan roda pembangunannya.Hasil penelitian di tiga desa lokasi penelitian (Long Pangin, Laban Nyarit, and Langap) Kabupaten Malinau, menunjukkan bahwa kebijakan desentralisasi hutan dengan dikeluarkannya IPPK dan IUPHHK belum meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. Hasil wawancara terhadap responden di ketiga desa menunjukkan bahwa persepsi perubahan ekonomi rumah tangga (RT) pada saat ini (setelah IPPK) adalah 53% ”lebih buruk”, 30% ”lebih baik”, dan 17% ”sama saja” jika dibandingkan dengan sebelum IPPK. Sedangkan kebijakan IUPHHK sebagai penganti IPPK juga dirasakan masyarakat belum meningkatkan kesejahteraan mereka. Hal ini ditunjukkan oleh persepsi masyarakat Laban Nyarit (dimana ada kegiatan IUPHHK) yang menyatakan bahwa ekonomi RT pada saat ini (saat ada IUPHHK) adalah 60% ”lebih buruk”, 23% ”lebih baik”, dan 17°o ”sama saja” jika dibandingkan dengan sebelum IUPHHK. Kata kunci:          otonomi daerah, desentralisasi pengelolaan hutan, IPPK dan IUPHHK,                                 kesejahteraan masyarakat
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Jagung Di Kabupaten Aceh Tenggara Husainah Yusuf; Hasnudi Hasnudi; Yusniar Lubis
JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v7i2.1366

Abstract

Analysis of Factors Affecting Maize Produstion in Southeast Aceh Regency. Kabupaten Southeast Aceh Selected for this study on the grounds that the district is corn production areas in the province. Samples selected district Subdistrict Lawe Alas, Badr and Bukit Pine as corn production centers firs, second and third in Southeast Aceh Regency. The population in this study was 120 randomly selected maize farmers spread over three district of samples and 9 samples of selected villages in the study area. The model used data analysis aided by SPSS software version 17 in data processing. The results of this study are : obtained value of R2 (coefficient of determination) = 0.992, F value obtained = 2831.918 (synchronously very significant influence), t test (test separately the effect of independent variables on the dependent variable) can be concluded : land area (X1) very significant effect on maize (Y) and labor (X2) / fertilizer (X4) / pesticide (X5) Significantly affects corn production (Y). while seed (X3) does not significantly affect maize production (Y). Keywords : Corn, Production, Land Area, Labor, Seeds, Fertilizers, Pesticides 
Peranan Kredit Kelompok Petani Kecil Dalam Pembinaan Usaha Sampingan di Kabupaten Deli Serdang dan Langkat Rahmaniah Rahmaniah; Yusniar Lubis; Azwana Azwana
JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v4i1.1276

Abstract

The purpose of the study was to determine of benefits, the motivation and the loan success factors to farmers at Deli Serdang and Langkat Regencies. The obligation and duty of government as a provider of facilities and services for the community. The services carried out by the department of technical implementation through their respective programs. This coaching program has output that with the formation of a strong institutional groups can be used by farmers to carry out the joint venture. As a result of the joint efforts of farmers have the additional job as a principal side business of work as small farmers. Thus the direct coaching program has helped local governments in providing jobs for small family farmers in the countryside . The studies had the conclusion that the small farmers who are the target P4K program is farmers who are still under the poverty line income that is equivalent to 320 kg of rice per capita per year. Agricultural extension workers have a responsibility to facilitate lending and repayment , so that no group is unrealized arrears due credit. Local governments are expected to provide special assistance fund for poverty alleviation programs and increasing aid channeled through the BRI was appointed to serve small farmers with specific rules and regulations and absolutely no partisanship on the farmers. Keywords : agricultural extension, credit and poverty. 
EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI CABAI MERAH DI KECAMATAN WULUHAN KABUPATEN JEMBER Eliyatiningsih Eliyatiningsih; Financia Mayasari
JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v12i1.2192

Abstract

Cabai merah merupakan komoditas hortikultura unggulan yang bernilai ekonomis tinggi dan banyak dibudidayakan petani di Indonesia. Usahatani cabai merah di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, baik kendala yang bersifat teknis maupun kendala ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor produksi serta menganalisis efisiensi penggunaan faktor produksi pada usahatani cabai merah di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Survey dilakukan pada 60 petani sampel yang melakukan usahatani cabai merah pada musim tanam April-September 2017. Sampel dipilih menggunakan metode simple random sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah fungsi produksi dengan pendekatan frontier stokastik. Hasil penelitian menunjukkan nilai efisiensi teknis masih di bawah 1 yaitu 0,92. Artinya usahatani cabai di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember tidak efisien secara teknis. Nilai efisiensi harga sebesar 1,63 yaitu lebih dari 1 artinya belum efisien secara harga. Sedangkan nilai efisiensi ekonomi sebesar 1,49 yaitu lebih besar dari 1artinya belum efisien, ini menunjukkan bahwa usahatani cabai di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember belum efisien secara ekonomi. Nilai return to scale pada usahatani cabai merah adalah sebesar 1,94, yang menunjukkan bahwa usahatani cabai merah di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember berada pada posisi skala hasil yang meningkat atau increasing return to scale.
Kajian Ketersediaan Pupuk Bersubsidi Terhadap Kebutuhan Bertanam Padi Dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan di Kabupaten Deli Serdang Resmiwati Isnaini; Rahmanta Ginting; Yusniar Lubis
JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v4i2.1316

Abstract

ABSTRACTPaddy is a food ingredient that produces rice which is the staple food lndonesian population that are not easily replaced by other feed ingredients. Rice is a social commodity therefore changes in rice would be so easy mepengaruhi other social and economic life. Therefore the government's attention to rice supply be a program priorities. The research objectives are: 1). to assess the availability of subsidized fertilizer to rice cultivation needs in order to achieve food security at Deli Serdang Regency, 2) to assess the fertilizer subsidy will increase the rice productivity at Deli Serdang Regency, 3) to assess the fertilizer subsidy will increase rice production in Deli Serdang Regency .The results of this study shows that : 1) the provision of fertilizer subsidies for Deli Serdang Regency is very supportive of the needs of rice cultivation in order to achieve food security at Deli Serdang Regency, 2) the fertilizer subsidy for the Deli Serdang Regency had been increased the land productivity per hectare, 3) the fertilizer subsidy for the Deli Serdang Regency had been increased the rice production at Deli Serdang Regency. The availability of subsidized fertilizer to food security will increase the productivity of land and increase the production of rice based on the SWOT analysis, then the realization of food security in Deli Serdang Regency. Keywords: availability of fertilizer subsidies, food security, SWOT
ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN BIODISEL ANALISI KELAYAKAN JARAK PAGAR SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF Teguh Wahyono; Suprianto Suprianto
JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v1i1.1343

Abstract

Biodisel adalah sumber energi yang dapat dibuat dari bahan baku biomassa seperti kelapa sawit, jarak pagar atau yang lainnya. Sika dilihat sifatnya, biodisel mempunyai sifat-sifat fisik yang serupa dengan minyak solar (petroleum diesel), sehingga biodisel dapat dipergunakan langsung sebagai bahan bakar pengganti ataupun campuran minyak solar untuk kendaraan bermesin disel. Pada dasarnya, aspek ekonomi sumber daya energi bukan saja ditentukan oleh harga sumber energi itu sendiri, tetapi ditentukan pula oleh harga sumber energi sejenis yang akan disubtitusi. Dengan semangkin meningkatnya harga minyak solar akan semangkin memperkecil perbedaan antara biodisel dengan BBM sehingga menjadikan biodisel menarik secara ekonomi untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif. Dari analisi yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa untuk menggantikan BBM solar dengan harga subsidi, pengembangan biodisel/usaha tani jarak pagar tidak layak secara finansial pada semua pola tanaman dan semua tingkat randemen. Sementara untuk solar tanpa subsidi, pengembangan biodisel/usaha tani jarak pagar menjadi layak secara finansial untuk semua pola tanam, bila tingkat randemen menjadi di atas 30%. Kata Kunci : biodisel, jarak pagar, analisis kelayakan

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL AGRICA Vol. 18 No. 1 (2025): JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 2 (2023): JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 1 (2023): JURNAL AGRICA Vol 15, No 2 (2022): JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 1 (2022): JURNAL AGRICA Vol 15, No 1 (2022): JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA Vol 14, No 1 (2021): JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA Vol 13, No 2 (2020): JURNAL AGRICA Vol 13, No 1 (2020): JURNAL AGRICA Vol 12, No 2 (2019): JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA Vol 11, No 2 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 2 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 1 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 1 (2018): JURNAL AGRICA Vol 8, No 1 (2015): JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA Vol 7, No 1 (2014): JURNAL AGRICA Vol 6, No 2 (2013): JURNAL AGRICA Vol 6, No 1 (2013): JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA Vol 5, No 1 (2012): JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA Vol 1, No 2 (2008): JURNAL AGRICA Vol 10, No 2 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 2 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA Vol 9, No 1 (2016): JURNAL AGRICA Vol 9, No 1 (2016): JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA Vol 8, No 1 (2015): JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA Vol 7, No 1 (2014): JURNAL AGRICA Vol 6, No 2 (2013): JURNAL AGRICA Vol 6, No 1 (2013): JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA Vol 5, No 1 (2012): JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA Vol 1, No 2 (2008): JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA More Issue