cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGRICA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 19798164     EISSN : 2541593x     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
AGRICA Journal of Agribusiness Agriculture which aims to container for researchers in the field of agribusiness agriculture to publish the results of research. Coverage of AGRICA includes agricultural economics, agricultural policy, marketing and banking, agribusiness entrepreneurship. AGRICA Journal of Agricultural Agribusiness is published by Magister Agribisnis Universitas Medan Area, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 413 Documents
PELAYANAN PENYULUH PERTANIAN DAN KEPUASAN PETANI PROGRAM SYSTEM RICE OF INTENSIFICATION (SRI) DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i1.4436

Abstract

Penyuluh pertanian sebagai ujung tombak dalam meningkatkan jumlah luas lahan persawahan yang menerapkan sistem budidaya System Rice Of Intensification (SRI) perlu diteliti pelayanannya. Sistem budidaya SRI sangat besar potensinya dalam meningkatkan kesejahteraan petani, karena terjadinya peningkatan produksi. Keadaan yang ada ternyata berbading terbalik dengan luas lahan petani yang menerapkan program SRI di Kabupaten Serdang Bedagai. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh kehandalan penyuluh secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan petani, untuk mengetahui pengaruh perhatian penyuluh secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan petani, untuk mengetahui kehandalan penyuluh memoderasi pengaruh perhatian terhadap kepuasan petani. Lokasi penelitian dilakukan pada tujuh kecamatan Serbajadi, Pantai Cermin, Teluk Mengkudu, Pengejahan, Perbaungan, Dolok Marsihul dan Bandar Khalifah di Kabupaten Serdang Bedagai. Metode sampling dilakukan dengan random sampling dan penentuan sampel dilakukan dengan mengunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh jumlah sampel 77 responden dari 327 populasi. Metode analisis data dengan mengunakan analisis Structural Equation Modelling using Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa:Kehandalan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan petani program budidaya SRI di Kabupaten Serdang Bedagai, perhatian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan petani program budidaya SRI dan kehandalan memberikan pengaruh yang lemah ketika memoderasi perhatian penyuluh terhadap kepuasan petani program budidaya SRI.
Analisi Efisiensi Teknis, Alokatif dan Ekonomi Produksi Kubis di Kabupaten Karo Esra Frandika Barus; Dominicus Savio Priyarsono; Sri Hartoyo
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4458

Abstract

The productivity level of cabbage farming in North Sumatra Province is low compared to other provinces on the island of Sumatra, where Karo Regency represents the general condition in North Sumatra Province. This study aims to estimate the level of technical, allocative, economic efficiency and the factors that affect the technical inefficiency of cabbage farming. The production function uses the Cobb-Douglas production function. Data analysis used the stochastic frontier method with a total sample of 116 farmers. The results of the analysis showed that cabbage farming in Karo District had not achieved technical, allocative and economic efficiency. The average technical, allocative and economic efficiency values of the respondent farmers were 0,697, 0,374 and 0,215. These results indicate that low efficiency is a contributing factor to the low productivity of farmer respondents' cabbage in Karo District. Factors that have a significant effect on efficiency are farming experience, labor ratio, land ownership status and cabbage harvest age. Based on the estimation results, the research policy suggestions include; increase farmer activeness to be involved in farmer groups, build and facilitate the growth and development of agricultural institutions and provide good seeding training so that farmers have good skills, thus improving the technical efficiency of cabbage farming in Karo District.
STRATEGI PENGEMBANGAN DAN KEBERLANJUTAN USAHATANI AREN MELALUI PENGUATAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DI SALAWU KABUPATEN TASIKMALAYA
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i1.4504

Abstract

Usahatani gula aren di Kabupaten Salawu memiliki potensi ekspor yang tinggi. Namun perkembangan dan keberlanjutan usahatani menghadapi berbagai permasalahan yang kompleks. Strategi pengembangan dan keberlanjutan sebuah usahatani dapat diidentifikasi dari orientasi dan karakter kewirausahaan petani. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sikap dan orientasi kewirausahaan terhadap pengembangan dan strategi keberlanjutan usahatani gula aren di Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats). Penelitian dilakukan mulai Juli hingga Oktober 2020. Responden penelitian berjumlah 40 orang yang terdiri dari petani dan pengrajin gula aren yang tergabung dalam UKM Sirin dan Asosiasi Waringin Sari. Proses pengambilan data menggunakan kuesioner dan diskusi aktif pada kegiatan FGD (Focus Group Discussion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter kewirausahaan petani dan pengrajin pada faktor internal yang menjadi kekuatan yaitu sikap kerja keras, ketekunan, dan sikap menghadapi resiko, sedangkan karakter kewirausahaan yang masih menjadi kelemahan pelaku usaha tani yaitu inovasi, inisiatif, manajemen perencanaan, dan pemasaran. Sikap kerja keras pelaku usahatani adalah kemauan dan kedisiplinan dalam menjalankan usahatani. Selain itu, petani dan pengrajin gula aren berani menghadapi risiko dari sistem budidaya organik yang diterapkan. Strategi yang dapat digunakan petani dan pengrajin gula aren setelah menggabungkan faktor internal dan eksternal untuk menjamin keberlanjutan usahatani di Kecamatan Kawalu adalah offensive strategy.
Pengaruh Luas Lahan, Curahan Tenaga Kerja Dan Biaya Sarana Produksi Terhadap Produksi Usaha Tani Kentang Di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi,Kabupaten Karo Fajar Rezeki Ananda Lubis; Syaifuddin Syaifuddin; Yusniar Lubis
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4566

Abstract

Kentang merupakan komoditas yang berperan penting bagi masyarakat karena berperan sebagai pemenuhan kebutuhan pangan dan juga gizi masyarakat. Salah satu propinsi penghasil kentang di provinsi Sumatera Utara adalah Kabupaten Karo sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi produksi kentang, menganalisis layak atau tidaknya usaha tani kentang, dan mengetahui saluran pemasaran kentang di desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo. Adapun metode yang digunakan dalam penentuan sampel petani kentang adalah Stratified Random Sampling, yaitu strata luas lahan kecil (£ 0,5 ha) dan strata luas lahan besar (> 0,5 ha). Metode penentuan sampel pedagang kentang yang digunakan adalah snowball sampling dengan jumlah sebanyak 8 (delapan) orang. Metode analisis data dilakukan secara deskriptif dan regresi non linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan luas lahan, curahan tenaga kerja, dan biaya sarana produksi berpengaruh signifikan terhadap produksi usaha tani kentang. Secara parsial biaya sarana produksi berpengaruh signifikan terhadap produksi usahatani kentang. Pada daerah penelitian layak diperolehnya nilai R/C rasio sebesar 2,14 > 1, BEP produksi sebesar 6.082,14 kg < rata-rata produksi petani sampel sebesar 7.930 kg, dan BEP harga sebesar Rp 2.583,73/kg < rata-rata harga jual kentang sebesar Rp 5.500,-/kg. Selanjutnya, terdapat tiga saluran pemasaran kentang di daerah penelitian. Saluran pertama yaitu petani, pedagang besar, pedagang pengecer, konsumen di Medan. Saluran kedua yaitu petani, pedagang pengecer, konsumen di Medan. Saluran ketiga yaitu petani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer di Berastagi.
PENERAPAN ANALISIS JALUR DALAM MENGIDENTIFIKASI PENYEBAB FLUKTUASI HARGA CABAI MERAH DI KABUPATEN ACEH JAYA
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i1.4594

Abstract

Kabupaten Aceh Jaya merupakan salah satu daerah penghasil cabai merah di Provinsi Aceh. Secara umum komoditas pertanian tidak terkecuali cabai merah mempunyai masalah fluktuasi harga. Fluktuasi harga cabai merah menyebabkan risiko kerugian bagi produsen/ petani dan menurunnya daya beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab fluktuasi harga cabai merah baik pada tingkat produsen/ petani maupun konsumen di Kabupaten Aceh Jaya periode januari 2017 hingga desember 2019 dengan menggunakan analisis jalur. Hasil estimasi menunjukkan bahwa produksi cabai merah secara signifikan berpengaruh langsung terhadap harga cabai merah baik pada tingkat produsen/ petani maupun konsumen di Kabupaten Aceh Jaya. Hasil estimasi juga menunjukkan bahwa adanya pengaruh tidak langsung produksi cabai merah terhadap harga cabai merah pada tingkat konsumen di Kabupaten Aceh Jaya. Produksi cabai merah secara signifikan berpengaruh terhadap harga cabai merah pada tingkat konsumen melalui harga cabai merah pada tingkat produsen. Sebaliknya, harga pupuk urea tidak secara signifikan berpengaruh terhadap harga cabai merah baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan demikian, diperlukan upaya peningkatan produksi cabai merah serta penetapan harga cabai merah tertinggi dan terendah khususnya pada tingkat produsen/ petani di Kabupaten Aceh Jaya.
Analisis Skala Usaha Dan Finansial Usahatani Kopi Arabika (Coffea arabica) Di Kabupaten Gayo Lues
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4731

Abstract

Kopi Arabika yang ada di Kabupaten Gayo Lues masih sangat berpotensi untuk dikembangkan. Dengan luasan pengembangan kopi yang cukup besar, dan merupakan salah satu kopi dengan cita rasa terbaik di dunia serta pangsa pasar yang menjanjikan dapat menjadi mata pencaharian dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan para petani. Tujuan penelitian ini adalah skala usaha dan finansial usaha tani kopi Arabika pada kelas kesesuaian lahan di Kabupaten Gayo Lues. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Gayo Lues, dengan metode deskriptif yaitu metode penelitian dalam meneliti data-data yang dikumpulkan, disusun, dijelaskan, serta dianalisis. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah data yang diambil Petani sebanyak 45 responden serta Pedagang sebanyak 10 responden. Hasil penelitian dengan luas lahan 0,49 ha atau 4.864,96 m2 petani kopi arabika sudah mencapai titik impas dalam mengusahakan usahataninya. Dengan produksi kopi arabika sebesar 920,29 kg/tahun maka petani sudah pulang pokok pada produksi. Dengan harga Rp. 17.243,59 per kg petani sudah bisa menutupi semua biaya yang dikeluarkan untuk usahatani kopi arabika. Selanjutnya pada tingkat suku bunga sebesar 12% nilai Net B/C > 0 yaitu sebesar 2,24 artinya, setiap satu rupiah yang dikeluarkan selama umur usaha menghasilkan Rp. 2,24 satuan manfaat bersih.
Analisis Skala Usaha Dan Finansial Minyak Sere Wangi (Cymbopogon nardus rendle. Lin) Di Kabupaten Gayo Lues
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4733

Abstract

Sere Wangi is a plantation commodity which is the prima donna in Gayo Lues Regency with the largest production compared to the production of other commodities. The contribution of the plantation sub-sector to the regional economy is also quite large because in Gayo Lues Regency, up to now, there have been many activities in the plantation business, especially the Sere Wangi plant. The purpose of this study was to determine the scale of business and financial business of citronella farming which is processed into citronella oil in Gayo Lues Regency. The research was conducted in Gayo Lues Regency, with a descriptive method. The research method is survey with sampling done by purposive sampling with the amount of data taken by farmers as many as 99 respondents and traders as many as 10 respondents. The research results of sere wangi farmers have obtained profits with an average production of citronella oil of 164.55 kg / year, with a minimum cultivated area of 0.67 ha or 6,657.09 M2, farmers have BEP for land area. Financially, sere wangi farming is feasible to continue to be developed with a Net Benefit Cost Ratio (NBCR) value of 2.57. This means that every one rupiah that is spent during the farming life of lemongrass produces Rp 2.57 units of net benefits.Keywords: Citronella Oil, Business Scale, Feasibility. BEP
PERMINTAAN DAN PENAWARAN BAWANG MERAH DI PROVINSI SUMATRA UTARA M. Taufiq; Rahmanta Rahmanta; Sri Fajar Ayu
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i1.4759

Abstract

Permintaan bawang merah akan terus meningkat seiring dengan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat karena adanya pertambahan jumlah penduduk, berkembangnya industri produk olahan berbahan baku bawang merah. Kuantitas penawaran bawang merah tidak mampu memenuhi kuantitas permintaan yang dibutuhkan oleh konsumen sehingga dapat menyebabkan terjadinya kenaikan harga bawang merah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh harga bawang merah, jumlah penduduk, pendapatan per kapita terhadap permintaan bawang merah, menganalisis pengaruh harga bawang merah, luas panen, harga pupuk subsidi terhadap penawaran bawang merah, dan menganalisis pendapatan per kapita dan harga pupuk terhadap harga bawang merah. Metode analisis yang digunakan dengan persamaan simultan menggunakan data tahun 1989-2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial harga bawang merah, jumlah penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan bawang merah. Harga pupuk subsidi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penawaran bawang merah. Sedangkan harga pupuk bersubsidi berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga bawang merah di Provinsi Sumatera Utara.
Pemasaran Padi Sawah Di Desa Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Sarina sarina
JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 1 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i1.4775

Abstract

Kebutuhan beras di negara kita terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan konsumsi perkapita pertahun dan Desa Bukit Peninjauan II merupakan sentra produksi padi di Kecamatan Sukaraja. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi saluran pemasaran, margin pemasaran, efisiensi pemasaran dan farmer share bagi petani padi sawah di desa Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma.   Penelitian ini   dilaksanakan pada bulan Maret s/d Agustus 2019 di Desa Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa desa Bukit Peninjauan II merupakan sentra produksi padi di kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma. Jumlah sample 24 orang dari 120 orang petani padi sawah (20%) dan lembaga pemasaran yang terlibat. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis yang digunakan adalah analisis saluran pemasaran, analisis margin pemasaran, dan farmer share. Terdapat dua saluran pemasaran padi sawah di Desa Bukit Peninjauan II   : Saluran Pemasaran  I : Petani - pedagang pengumpul - pengecer.  Saluran Pemasaran II : Petani - pedagang pengumpul - pedagang besar – grosir -  pengecer.  Margin tertinggi pada Saluran Pemasaran I dan II  adalah pada pedagang pengecer  yaitu 10%  dengan Farmer share 81,81 %   dan   5,83% , farmer share 80,72 % dengan demikian pemasaran sudah efisien.
Strategi Pengembangan Agribisnis Kentang (Solanum tuberosum L.) di Kabupaten Brebes
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4867

Abstract

Brebes Regency is the third largest potato producer in Central Java. Potatoes have decreased production growth, but the amount of demand is increasing. In fact, the highlands of Brebes Regency have the potential for potatoes agribusiness. The purpose of this study to analyze the internal and external factor, and formulate the development strategy of potatoes agribusiness in Brebes Regency. Respondents consisted of potato farmers, stakeholder, and key person through in-depth interview. The internal and external factor are identified using the IFE and EFE matrix. The combination of it are used as a basis of the preparation of alternative strategies with IE and SWOT matrix by considering stakeholder and key person. The result showed that potatoes agribusiness in Brebes Regency is in a position to grow and build (cell I). The alternative strategies divided into 4 strategic groups; S-O, S-T, W-O, and W-T. The strategic priority is in the S-O strategy.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL AGRICA Vol. 18 No. 1 (2025): JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 2 (2023): JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 1 (2023): JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA Vol 15, No 2 (2022): JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 1 (2022): JURNAL AGRICA Vol 15, No 1 (2022): JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA Vol 14, No 1 (2021): JURNAL AGRICA Vol 13, No 2 (2020): JURNAL AGRICA Vol 13, No 1 (2020): JURNAL AGRICA Vol 12, No 2 (2019): JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA Vol 11, No 2 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 2 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 1 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 1 (2018): JURNAL AGRICA Vol 8, No 1 (2015): JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA Vol 7, No 1 (2014): JURNAL AGRICA Vol 6, No 2 (2013): JURNAL AGRICA Vol 6, No 1 (2013): JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA Vol 5, No 1 (2012): JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA Vol 1, No 2 (2008): JURNAL AGRICA Vol 10, No 2 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 2 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA Vol 9, No 1 (2016): JURNAL AGRICA Vol 9, No 1 (2016): JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA Vol 8, No 1 (2015): JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA Vol 7, No 1 (2014): JURNAL AGRICA Vol 6, No 2 (2013): JURNAL AGRICA Vol 6, No 1 (2013): JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA Vol 5, No 1 (2012): JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA Vol 1, No 2 (2008): JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA More Issue