cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGRICA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 19798164     EISSN : 2541593x     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
AGRICA Journal of Agribusiness Agriculture which aims to container for researchers in the field of agribusiness agriculture to publish the results of research. Coverage of AGRICA includes agricultural economics, agricultural policy, marketing and banking, agribusiness entrepreneurship. AGRICA Journal of Agricultural Agribusiness is published by Magister Agribisnis Universitas Medan Area, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 413 Documents
Kontribusi dan Trend Produksi Padi Daerah Pengembangan Sulawesi Selatan, Indonesia Arifin Arifin; Mohammad Arsyad Biba; Azisah Azisah; Mohammad Anwar Sadat; Sri Mardiyati
JURNAL AGRICA Vol 15, No 1 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i1.6339

Abstract

Padi masih menjadi komoditas strategis dalam perekonomian dan ketahanan pangan nasional. Upaya peningkatan produksi padi dapat dilakukan salah satunya adalah melalui intensifikasi tanaman padi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kontribusi dan trend produksi padi daerah pengembangan terhadap produksi padi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan data sekunder time series produksi padi sawah di Sulawesi Selatan dan daerah sentra selama periode 15 tahun (2004 - 2018). Untuk daerah pengembangan di Sulawesi Selatan ada 12 kabupaten yaitu Kabupaten Selayar, Sinjai, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Gowa, Maros, Pangkep, Barru, Enrekang dan Tator. Metode dan analisis deskriptif dan kuantitatif yang digunakan untuk kontribusi dan trend produksi padi daerah pengembangan terhadap produksi padi di Sulawesi Selatan. Untuk analisis trend produksi padi daerah pengembangan Sulawesi Selatan yaitu metode kuadrat terkecil (least square method). Hasil penelitian kontribusi produksi padi daerah pengembangan  terhadap produksi padi Sulawesi Selatan selama 15 tahun (2004 - 2018) menunjukkan peningkatan. Trend produksi padi daerah pengembangan Sulawesi Selatan mengalami peningkatan dengan asumsi keadaan pada saat ini sama dengan keadaan yang akan datang.
Integrasi Pasar Berjangka Komoditi Crude Palm Oil (CPO) Indonesia Di Masa Pandemi Covid-19 Octaviana Helbawanti; Cici Aulia Permata Bunda; Faqihuddin Faqihuddin
JURNAL AGRICA Vol 15, No 1 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i1.5401

Abstract

Perdagangan komoditas Crude Palm Oil (CPO) dilakukan di dalam negeri dan diekspor, sehingga perkembangan harga yang terbentuk merupakan harga perdagangan domestik di pasar spot dan di tingkat pasar internasional. Fluktuasi harga pada komoditas CPO dapat meningkatkan risiko ketidakpastian perdagangan di pasar spot dan pasar derivatif. Ketidakpastian harga merupakan dampak dari ketidakmampuan suatu pasar dalam mengikuti perkembangan harga di pasar yang lain. Penelitian terhadap harga CPO di pasar derivatif  dan pasar spot bertujuan menganalisis kointegrasi pasar dan hubungan kausalitas. Metode analisis yang digunakan yaitu Johansen Cointegration Test dan  Granger Causality Test. Hasil analisis uji Johansen Cointegration menunjukkan pasar derivatif dan pasar spot komoditi Crude Palm Oil (CPO) tidak terkointegrasi jangka panjang. Pasar CPO Indonesia belum dapat menjadi pasar acuan internasional karena transaksi derivatif dan literasi masih rendah. Pasar spot yang tidak dapat mengikuti pergerakan pasar derivatif disebabkan gejolak harga akibat ketidakpastian di masa pandemi Covid-19 berupa pembatasan aktivitas perdagangan global. Kausalitas satu arah hasil analisis menggunakan Granger Causality yaitu pasar derivatif mempengaruhi pasar spot, sehingga perubahan atau shock di pasar derivatif dapat memberikan dampak ke pasar spot. Pasar derivatif di tingkat global yang mengacu di Rotterdam berperan sebagai leader market dengan fungsi price discovery, sedangkan pasar spot Indonesia merupakan market follower. Permintaan CPO di pasar Eropa yang tinggi untuk biofuel, sehingga terdapat peraturan penggunaan CPO turut memberikat pengaruh pasar spot di Indonesia. Pasar derivatif dapat menyediakan informasi harga yang akan datang, sehingga dapat meminimalisir ketidakpastian perubahan harga
PERSEPSI PETANI PADI SAWAH TERHADAP KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI KELOMPOK TANI SEKAR ABADI DESA PENDEM KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Ana Arifatus Sa'diyah
JURNAL AGRICA Vol 15, No 2 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i2.5415

Abstract

Sektor pertanian adalah satu-satunya sektor yang mampu menyediakan kebutuhan pangan, yang merupakan kebutuhan paling mendasar. Salah satu pangan strategis bagi penduduk Indonesia untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat adalah padi. Usahatani akan lebih produktif, efektif dan efisien, apabila melibatkan penyuluh pertanian yang berperan sebagai faktor penentu perubahan perilaku petani dalam pengembangan usahatani karena penyuluh langsung membimbing. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis persepsi petani padi sawah terhadap kinerja penyuluh pertanian di Kelompok Tani Sekar Abadi, Desa Pendem Kota Batu. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis SEM (Structural Equation Modeling) yang digunakan untuk melihat hubungan kausalitas antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan persepsi petani di kelompok tani Sekar Abadi Kota Batu berpengaruh signifikan terhadap kinerja penyuluh. Kinerja penyuluh dikatakan baik karena telah melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan standar indikator yang telah ditentukan. Semakin baik kinerja seorang penyuluh maka semakin mudah informasi atas kegiatan penyuluhan yang diberikan diserap dan diterima oleh para petani.
Respon Peternak Terhadap Program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di Kecamatan Getasan Agus Subhan Prasetyo
JURNAL AGRICA Vol 15, No 2 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i2.6917

Abstract

Kementrian Pertanian mengeluarkan program yang bernama Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) sebagai dukungan pemerintah untuk memajukan usaha ternak sapi perah di Indonesia. AUTS adalah mekanisme pengalihan risiko dari peternak kepada pihak asuransi dengan tujuan memberikan perlindungan dalam menanggung risiko usaha ternak sapi melalui pemberian klaim asuransi. Klaim yang diperoleh dapat mengurangi kerugian yang dihadapi oleh peternak sehingga dapat dijadikan modal untuk membeli ternak kembali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan respon peternak terhadap program AUTS. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Penentuan responden dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 71 peternak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner yang sudah dipersiapkan Data dianalisis menggunkan analisis deskriptif dan di skor dengan skala likert. Hasil penelitian menujukkan bahwa Program AUTS pertama kali diimplementasikan secara nasional pada tahun 2016. Impelemtasi program AUTS di Kecamatan Getasan telah sesuai dengan prosedur yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian. Sedangkan respon peternak terhadap program AUTS tergolong kategori baik dengan persentase 82,85% yang menujukkan bahwa peternak mengetahui dan paham akan manfaat dari program AUTS. Baiknya respon peternak dapat ditinjau berdasarkan sejumlah indikator yang melekat pada program AUTS. Indikator tersbut yaitu Kemudahan Memperoleh Informasi, Kemudahan Pendaftaran, Syarat dan Ketentuan, Besaran Biaya Premi Besaran Subsidi Perlindungan dan Pertanggung jawaban dan Kemudahan Mengajukan klaim. Semua indikator termasuk dalam kategori baik. Respon yang baik dari peternak dapat meningkatkan keberhasilan dan perkembangan dari program AUTS.
ANALISIS FORECASTING KOMODITI STRATEGIS DAERAH SERTA KETAHANAN PANGAN YANG BERKELANJUTAN
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i1.4042

Abstract

Pertanian memberikan peran untuk ekonomi masyarakat desa dan pangan nasional. Usahatani padi merupakan penghasil pangan paling utama dikalangan masyarakat. Untuk Metode digunakan forecasting produksi dengan data produksi tahun 2010 – 2019 di Provinsi Sumatera Utara dan SWOT untuk menentukan strategi pemerintah daerah Kabupaten Langkat dengan jumlah responden berjumlah 5 orang ahli dalam bidang pangan. Hasil olah data penelitian, untuk forecasting, produksi padi mengalami trend positif per tahun sebesar 134.681 ton, untuk tahun 2020 sebesar 4.647.876 ton dan diprediksi ditahun 2030 sebesar 5.994.690 ton. Untuk SWOT, hasil olah data untuk skor selisih untuk strategi dititik kuadran II (Strategi Divesifikasi) berarti posisi ini memiliki kekuatan untuk meminimalkan ancaman dan tantangan untuk pemerintah daerah mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan.
KAJIAN STRATEGI INTEGRASI NILAI-NILAI KEBERLANJUTAN KEDALAM PROSES PEMBANGUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI TAPANULI SELATAN Zahari Zen; Retna Astuti Kuswardani; Yusniar Lubis
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i1.4131

Abstract

Perkembangan luas areal kelapa sawit sangat mengkhawatirkan karena sudah merangsek ke areal dengan kemiringan lebih dari 40%. Masalahnya bukan hanya karena nilai produktivitas sawit  yang rendah, tetapi juga karena laju deforestasi semakin meningkat. Kajian bertujuan untuk mengidentifikasi nilai keberlanjutan kelapa sawit di Tapanuli Selatan, dalam rangka memberikan pilihan strategi penerapan Rencana Aksi Sawit Berkelanjutan (RAD-SB). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksploratif dan survei lapangan dengan Interview terstruktur dan tidak terstruktur dengan petani independen, agen TBS  dan pengelola PKS. Hasil penelitian dikelompokkan dua strategi yaitu strategi pada tingkat kelembagaan di Kabupaten dan strategi pada tingkat lapangan di Desa. Pada tingkat kelembagaan di Kabupaten terlihat bahwa peranan lembaga pendukung yang tergabung dalam FOKSBI masih belum solid, meskipun sudah memiliki komitmen yang sama untuk menerapkan aksi pembangunan sawit berkelanjutan.Elaborasi aspek-aspek keberlanjutan yang diperlukan untuk menerapkan RAD-SB masih dimengerti dalam dimensi yang berbeda-beda. Strategi tingkat lapangan bertujuan untuk mencari cara-cara atau sistem budidaya sederhana untuk meningkatkan pendapatan petani, tanpa merusak sumberdaya hutan dan lahan. Terdapat potensi yang besar untuk meningkatkan produktivitas TBS tanpa merusak sumberdaya alam, meningkatkan kualitas buah dan melepas jerat monopoli pasar TBS yang terjadi. Praktik budidaya ekspansif dapat diubah menjadi budidaya hemat lahan dengan sistem perkebunan yang lebih intensif dan teknologi yang sederhana, murah, mudah dan memenuhi persyaratan konservasi. Penguatan lembaga penyuluhan dan pendanaan berkelanjutan merupakan keniscayaan penerapan RAD-SB agar meeningkatkan output  dan outcome yang nyata, yaitu terwujudnya kesejahteraan petani secara luas dan terwujunya sustainable-landscape di Tapanuli Selatan.
ANALISIS PENDAPATAN DAN RISIKO USAHATANI UDANG WINDU DI KELURAHAN BELAWAN SICANANG KECAMATAN MEDAN BELAWAN
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i1.4198

Abstract

Usahatani udang windu merupakan usaha yang memiliki potensi yang besar karena harga jual yang cenderung stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani udang windu, untuk mengetahui risiko produksi, harga dan pendapatan usahatani udang windu. Penelitian dilakukan di Kelurahan Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan Kota Medan. Jumlah sampel sebanyak 30 petambak. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuntungan yang diperoleh setiap musim tanam sebesar Rp. 3.038.955/ha/ musim tanam. Analisis risiko produksi menunjukkan bahwa koefisien variasi produksi sebesar 0,19 dengan batas bawah sebesar 49,99. Analisis risiko harga menunjukkan bahwa koefisien variasi harga sebesar 0,19 dengan batas bawah sebesar 58.051. Analisis risiko pendapatan menunjukkan bahwa koefisien variasi pendapatan sebesar 0,48 dengan batas bawah sebesar 124.489 dari hasil tersebut menunjukkan bahwa petambak udang windu tidak mengalami risiko terhadap produksi, harga dan pendapatan.
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN BUAH PISANG SEBAGAI KOMODITI UNGGULAN DI KOTA LANGSA Fiddini Alham; Faoeza Hafiz Saragih
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i1.4259

Abstract

Pisang di Kota Langsa merupakan salah satu komoditi buah unggulan dimana pisang adalah buah dengan produksi terbesar. informasi preferensi konsumen terhadap buah-buahan unggulan di Kota Langsa akan membuat produsen memproduksi buah-buahan dengan kualitas yang sesuai dengan keinginan  konsumen, sehingga produksi dapat terserap kepasar dan dapat meningkatkan pendapatan dan perekonomian daerah. Penelitian ini dilakukan di Pusat Pasar Kota Langsa dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang diambil melalui metode accendental sampling. Metode analisis yang dilakukan adalah dengan metode analisis factor untuk melihat preferensi konsumen buah pisang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima aspek yang terbentuk, dimana aspek buah menjadi aspek dengan nilai keragaman terbesar dan variabel ketersediaan buah pisang lokal dipasar menjadi variabel pertimbangan konsumen terbesar dikarenakan tedapat pasar khusus yang menjual buah pisang di Kota Langsa.
PERAN KOMODITI PERKEBUNAN RAKYAT UNGGULAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN DI KAWASAN SUNGAI BATANG LUBUH KABUPATEN ROKAN HULU
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i1.4278

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji peran komoditi perkebunan rakyat unggulan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan pelestarian lingkungan di kawasan Batang Lubuh Kabupaten Rokan Hulu. Metode penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif dan location quotient (LQ), dengan data sekunder time series 2015-2020. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan,  komoditi perkebunan rakyat unggulan yang terdapat di kabupaten Rokan Hulu terdiri atas 3 (tiga) jenis komoditi yaitu; komoditi karet, kopi dan kemiri,  untuk mengembangkan komoditi perkebunan rakyat unggulan sangat diperlukan peran Pemerintah dalam upaya peningkatan produktifitas secara spesifik melalui berbagai program,  pengembangan komoditi perkebunan rakyat unggulan akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarawat dikawasan Sungai Batang Lubuh di Kabupaten Rokan Hulu, selain sebagai sumber pendapatan masyarakat komoditi perkebunan rakyat unggulan ini berperan penting dalam pelestarian alam di kawasan sungai batang lubuh kabupaten Rokan Hulu. Berdasarkan hasil penelitian disarankan; pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, harus melakukan peningkatan produktifitas yang lebih fokus pada komoditi perkebunan rakyat unggulan melalui berbagai program  yang didukung dengan perbaikan teknologi usahatani dan teknologi budidaya, pengembangan infrastruktur, pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, harus melakukan berbagai pelatihan kepada petani yang mengelola perkebunan rakyat,  pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, harus melakukan penyuluhan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah ini,  pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, harus mendukung dan mengarahkan masyarakat dalam rangka pelestarian kawasan Sungai Batang Lubuh dengan berbasis kearifan lokal. 
KEUNGGULAN KOMPARATIF DAN KOMPETITIF REMPAH-REMPAH INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i1.4396

Abstract

Indonesia menjadi salah satu produsen rempah-rempah dan termasuk dalam 5 negara produsen rempah-rempah terbesar di dunia pada komoditas kayu manis, cengkeh, pala, lada, dan vanili, sehingga memiliki peluang dan berpotensi besar untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya saing komparatif dan kompetitif komoditas rempah-rempah Indonesia di pasar internasional dibandingkan dengan negara pesaingnya. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari UNComtrade dengan jangka waktu 18 tahun (2000-2017). Metode penelitian deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Daya saing komparatif diketahui dengan menggunakan analisis Revealed Comparative Trade Advantage  (RCTA) dan Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP) sedangkan daya saing kompetitif diketahui dengan menggunakan Export Product Dynamic (EPD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya saing komparatif komoditas rempah-rempah Indonesia sangat kuat, namun memiliki daya saing kompetitif yang belum baik karena posisi produk berada pada lost opportunity. Peningkatan kinerja dan daya saing rempah-rempah Indonesia dapat dilakukan dengan meningkatkan nilai ekspor rempah-rempah Indonesia dengan memberikan nilai tambah dan peningkatan mutu melalui inovasi teknologi. Selain itu, perlu mengembangkan intelijen pasar dan meningkatkan peran atase dalam diplomasi perdagangan rempah-rempah dengan negara-negara mitra dan negara-negara potensial

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL AGRICA Vol. 18 No. 1 (2025): JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 2 (2023): JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 1 (2023): JURNAL AGRICA Vol 15, No 2 (2022): JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 1 (2022): JURNAL AGRICA Vol 15, No 1 (2022): JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA Vol 14, No 1 (2021): JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA Vol 13, No 2 (2020): JURNAL AGRICA Vol 13, No 1 (2020): JURNAL AGRICA Vol 12, No 2 (2019): JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA Vol 11, No 2 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 2 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 1 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 1 (2018): JURNAL AGRICA Vol 8, No 1 (2015): JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA Vol 7, No 1 (2014): JURNAL AGRICA Vol 6, No 2 (2013): JURNAL AGRICA Vol 6, No 1 (2013): JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA Vol 5, No 1 (2012): JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA Vol 1, No 2 (2008): JURNAL AGRICA Vol 10, No 2 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 2 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA Vol 9, No 1 (2016): JURNAL AGRICA Vol 9, No 1 (2016): JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA Vol 8, No 1 (2015): JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA Vol 7, No 1 (2014): JURNAL AGRICA Vol 6, No 2 (2013): JURNAL AGRICA Vol 6, No 1 (2013): JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA Vol 5, No 1 (2012): JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA Vol 1, No 2 (2008): JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA More Issue