cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGRICA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 19798164     EISSN : 2541593x     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
AGRICA Journal of Agribusiness Agriculture which aims to container for researchers in the field of agribusiness agriculture to publish the results of research. Coverage of AGRICA includes agricultural economics, agricultural policy, marketing and banking, agribusiness entrepreneurship. AGRICA Journal of Agricultural Agribusiness is published by Magister Agribisnis Universitas Medan Area, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 413 Documents
Analisis Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Sayuran Pada Pasar Moderen Studi Kasus Di ”Foodmart Ambon” Kota Ambon Jeksen Yefentus Hatumena; Martha Turukay; Weldemina B Parera; Marfin Lawalata
JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i2.5635

Abstract

Sayuran merupakan tanaman hortikultura yang memiliki nilai komersial cukup tinggi, sayuran saat ini telah mampu memasok kebutuhan konsumen dalam negeri melalui pasar tradisional dan pasar modern. perilaku konsumen sangat membantu dalam mengetahui hal-hal yang diinginkan oleh konsumennya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan konsumen dalam membeli sayuran pada pasar moderen Foodmart Ambon dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen sayuran pada pasar moderen Foodmart Ambon. Data diperoleh dari 100 responden dengan menggunakan metode accidental sampling (secara kebetulan). Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keputusan pembelian melewati beberapa tahapan, yaitu tahapan pengenalan kebutuhan produk yang didominasi oleh sayuran merupakan produk yang penting dikonsumsi yaitu 73%,  pencarian informasi melalui saudara/keluarga yang banyak mendominasi (43%). Evaluasi alternatif  yaitu kualitas produk sebesar 45%. Keputusan pembelian secara terencana 62% dan Perilaku pasca pembelian konsumen merasa puas 57%.
Kontribusi dan Trend Produksi Padi Daerah Pengembangan Sulawesi Selatan, Indonesia Arifin Arifin; Muhammad Arsyad Biba; Azisah Azisah; Mohammad Anwar Sadat; Sri Mardiyati
JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 1 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i1.6339

Abstract

Rice is still a strategic commodity in the economy and national food security. Improvement effortsto rice production can be impelemented and one of them is through the intensification of riceplants. The aim of this study was to analyze the contribution and trend of rice production indevelopment areas to rice production in South Sulawesi. This study uses secondary time seriesdata for rice production in South Sulawesi and central areas for a period of 15 years (2004 -2018). For development areas in South Sulawesi, there are 12 regencies : Selayar, Sinjai,Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Gowa, Maros, Pangkep, Barru, Enrekang and Tator. Descriptive and quantitative methods and analyzes were used to determine the contribution andtrend of rice production in development areas to rice production in South Sulawesi. For theanalysis of rice production trends in the development area of South Sulawesi is the least squaremethod. The results of the research on the contribution of development area rice production toSouth Sulawesi rice production for 15 years (2004 - 2018) showed an increase. The trend of riceproduction in the development area of South Sulawesi has increased with the assumption that thecurrent situation is the same as that in the future.
Kelayakan Usaha dan Nilai Tambah Stik Rumput Laut dan Marning Jagung sebagai Produk Pangan Olahan di Kota Kupang Krisna Setiawan; Haryati Sengadji
JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i2.6392

Abstract

Industri Rumah Tangga Pangan memiliki peran penting dalam ekonomi rakyat sebagai penggerak ekonomi keluarga. Pengembangan komoditi unggulan seperti rumput laut dan jagung di Kota Kupang tidak hanya tertuju pada sektor budidaya saja, namun perlu difokuskan pada pengembangan produk olahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar produk yang dihasilkan dapat memberikan keuntungan bagi pengusaha, menganalisis kelayakan usaha dan menganalisis nilai tambah dari produk olahan pangan. Penelitian ini dilaksanakan pada dua Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) yang berada di Kota Kupang, NTT dalam kurun waktu April – Oktober 2021, dengan produk utama yang diusahakan yaitu stik rumput laut dan marning Jagung. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive sampling dengan pertimbangan produk olahan yang dipilih mewakili komoditi hasil laut dan pertanian di NTT khususnya Kota Kupang. Analisis data secara kuantitatif berupa analisis biaya dan penerimaan, analisis kelayakan usaha dan nilai tambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: IRTP olahan pangan di Kota Kupang layak diusahakan dilihat dari nilai R/C rasio 2,07 untuk stik rumput laut dan 2,03 untuk marning jagung, yang berarti setiap Rp.1,00 biaya yang dikeluarkan dalam usaha pangan olahan memberikan penerimaan masing-masing usaha sebesar 2,07 dan 2,03 kali dari biaya yang telah dikeluarkan. Selain itu hasil pengujian rasio nilai tambah, produk marning jagung dan produk stik rumput laut berada pada kategori rasio nilai tambah tinggi dengan persentase > 40%. Namun pencatatan usaha yang tidak memisahkan biaya-biaya input tenaga kerja untuk setiap varian produk yang dihasilkan oleh IRTP marning jagung membuat perhitungan nilai B/C Rasio kurang dari satu.
KEBERLANJUTAN PERKEBUNAN KARET RAKYAT DI KABUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT Martha Sari; Dewi Kurniati; Maswadi Maswadi
JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i2.6471

Abstract

Perkebunan Karet di Kalimantan Barat pada umumnya adalah perkebunan milik rakyat, dengan jenis tanaman karet lokal yang kualitas air getahnya sangat rendah. Meskipun demikian karet sampai saat ini masih mampu bersaing dengan komoditi lainnya. Usahatani karet tersebut akan bekelanjutan dalam jangka panjang bahkan sampai generasi yang akan datang, jika menguntungkan dari aspek usahatani (aspek ekonomi), kondisi lingkungan (aspek lingkungan) dan model yang dikembangkan dapat diterima dan diadopsi oleh para pihak (aspek social). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status keberlanjutan usahatani karet dan untuk mengetahui atribut apa saja yang sensitif terhadap keberlanjutan usahatani karet rakyat dari dimensi ekologi, ekonomi, sosial budaya di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Analisa data menggunakan aplikasi MDS (Multidimensional Scaling) yang terdiri dari penyuluh pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Ketapang, serta para petani karet sebanyak 31 sampel. Berdasarkan hasil dan analisis dan pembahasan dalam penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa dari 4 dimensi penelitian 1 dimensi berstatus cukup berkelanjutan (yaitu dimensi Ekologi) sedangkan 3 dimensi lainnya berstatus kurang berkelanjutan (dimensi Sosial budaya, Ekonomi dan Kelembagaan).
Respon Peternak Terhadap Program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di Kecamatan Getasan Agus Subhan Prasetyo
JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i2.6917

Abstract

Kementrian Pertanian mengeluarkan program yang bernama Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) sebagai dukungan pemerintah untuk memajukan usaha ternak sapi perah di Indonesia. AUTS adalah mekanisme pengalihan risiko dari peternak kepada pihak asuransi dengan tujuan memberikan perlindungan dalam menanggung risiko usaha ternak sapi melalui pemberian klaim asuransi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan respon peternak terhadap program AUTS. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Penentuan responden dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 71 peternak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner yang sudah dipersiapkan Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan di skor dengan skala likert, serta menggunakan uji proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program AUTS pertama kali diimplementasikan secara nasional pada tahun 2016. Implementasi program AUTS di Kecamatan Getasan telah sesuai dengan prosedur yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian. Sedangkan respon peternak terhadap program AUTS tergolong kategori baik dengan persentase 82,85% yang menujukkan bahwa peternak mengetahui dan paham akan manfaat dari program AUTS. Baiknya respon peternak dapat ditinjau dari hasil uji proporsi yang menunjukkan bahwa peternak memiliki respon yang sangat tinggi terhadap program AUTS dengan sejumlah indikator yang melekat pada program AUTS. Indikator tersebut yaitu Kemudahan Memperoleh Informasi, Kemudahan Pendaftaran, Syarat dan Ketentuan, Besaran Biaya Premi Besaran Subsidi Perlindungan dan Pertanggung jawaban dan Kemudahan Mengajukan klaim.
Analisis Rantai Nilai dan Efisiensi Pemasaran Buah Merah (Pandanus conoideus Lamk.) di Provinsi Papua Barat Eva Maya Sari; Sitti Hadijah Samual; Rizal Chandra Maulana; Nikadek Nur Ariska Maulina; Yusup Sopian
JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i2.7132

Abstract

Tanaman buah merah (Pandanus conoideus Lamk.) merupakan salah satu komoditas lokal unggulan Papua Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai nilai dan efisiensi pemasaran buah merah di Papua Barat. Penelitian ini dilakukan di tiga kabupaten yaitu kabupaten Manokwari, Teluk Bintuni, dan Sorong Selatan. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terhadap petani, pedagang dan konsumen dengan menggunakan teknik bola salju untuk nilai R/C ratio dan analisis rantai nilai. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai R/C ratio terbesar diperoleh petani (3,75), pengolah (2,2) dan distributor (1,3). Selain itu, terdapat 3 pola alur rantai nilai buah merah di Provinsi Papua Barat, yaitu pola Petani – Konsumen, Petani - Pengolah – Konsumen, dan Petani – Pengolah – Distributor – Konsumen. Tingkat keuntungan paling tinggi secara nominal diperoleh oleh pengolah minyak buah merah dan keuntungan terkecil diperoleh petani dengan 16,7 % farmer share pada pola saluran ke-3 dan 18,3% pada pola saluran ke-2. Ditinjau dari marjin pemasaran, marjin keuntungan, farmer share dan efisiensi pemasaran menunjukan pola alur rantai nilai ke-2 dan ke-3 telah efisien.
ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING INCOME FROM CAPITAL CHILLIES (Capsicum frutescens L.) Felisya Yovita Wehfany; Natelda R. Timisela; Johanna M. Luhukay
JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i2.7314

Abstract

Cabai rawit merupakan salah satu tanaman hortikultura sayuran yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi sehingga mampu memberikan pendapatan yang tinggi bagi petani yang membudidayakannya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis produksi, pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani di Kelurahan Siwalima Kota Dobo dari usahatani cabai rawit. Penelitian dilakukan di Kelurahan Siwalima Kecamatan Pulau-Pulau Aru Kota Dobo dengan jumlah responden sebanyak 37 orang petani. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara kuantitatif (produksi, pendapatan dan uji regresi linear berganda) menggunakan excel kemudian dijelaskan secara kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan rata-rata produksi cabai rawit petani sebesar 275,81 kg per musim tanam/ha dengan nilai pendapatan Rp.8.034.569,55 per musim tanam. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan yang di peroleh petani adalah produksi cabai rawit, harga jual cabai rawit, biaya tenaga kerja dan biaya benih.
Pendapatan dan Nilai Tambah Squash Kalamansi Lembaga Pengembangan Pertanian Baptis (LPPB) Bengkulu Tengah Sarina sarina
JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i2.7483

Abstract

Sektor industri pertanian merupakan suatu sistem pengelolaan secara terpadu antara sektor pertanian dengan sektor industri guna mendapatkan nilai tambah produk hasil pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan nilai tambah  Squash Kalamansi Di Lembaga Pengembangan Pertanian Baptis (LPPB) Desa Pondok Kubang Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi yaitu dengan mengamati dan praktek pembuatan squash kalamansi  langsung   di lapangan dan wawancara langsung kepada pengelola  industri squash kalamansi dengan menggunakan quisioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu untuk mengetahui gambaran umum dari usaha industri  dan analisis kuantitatif yaitu analisis pendapatan dan analisis nilai tambah. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerimaan yang diperoleh  dalam memproduksi  usaha Squash Kalamansi dalam satu kali proses produksi dengan bahan baku 10 kg jeruk kalamansi yaitu  Total biaya produksi  sebesar  Rp. 276.500,98,-  Penerimaan sebesar   Rp. 437.500,00,-  Pendapatan sebesar  Rp. 160.999,2,- , R/C sebesar 1,58    dan  nilai tambah sebesar   Rp.71.950,-/liter. Implikasi temuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan UMKM squash kalamasi sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Bengkulu Tengah.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani Menjual Sayuran ke Sub Terminal Agribisnis Ngoro Kabupaten Jombang Tantri Eka Wardani; Elys Fauziyah
JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i2.7619

Abstract

Salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang menjadi sentra produksi sayuran adalah Kabupaten Jombang. Berkaitan dengan hal tersebut, maka pemerintah daerah mendirikan Sub Terminal Agribisnis (STA) Ngoro, yang bertujuan membantu pemasaran produk-produk sayuran yang dihasilkan oleh petani. Berdasarkan fakta di lapangan, terdapat banyak petani yang belum memanfaatkan STA sebagai tempat untuk menjual produk sayuran yang mereka hasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani menjual sayuran ke STA Ngoro. Responden sebanyak 43 petani, yang ditentukan dengan menggunakan teknik accidental sampling. Sedangkan tujuan penelitian dianalisis dengan memanfaatkan model regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menjadi pengaruh dalam mengambil keputusan penjualan sayuran di STA Ngoro adalah luas lahan, pengalaman berusahatani, harga jual dan kualitas pelayanan.  Implikasi penelitian adalah  STA harus meningkatkan kualitas pelayanan penjualan kepada petani, seperti melayani petani dengan sikap dan komunikasi yang baik, memberikan respon yang cepat dan tidak melakukan penundaan pembayaran
Analisis Pendapatan Petani serta Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah di Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara Rahmat Suryanto Pirngadi; Jana Putri Utami; Aflahun Fadhly Siregar; Salsabila Salsabila; Wildani Lubis; Dian Retno Intan
JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 1 (2023): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v16i1.7423

Abstract

Aceh Utara is the largest rice producing district in Aceh Province in the last five years with a total production of 393,477 thousand tons in 2020. The high production of lowland rice in Aceh Utara District cannot be separated from the high production of lowland rice in Baktiya Sub-District with total production reaching 50,347 thousand tons with an average productivity of 5.4 tons/ha in 2020. The purpose of this study is to analyze the income of lowland rice farming, as well as to see what factors affect the production of lowland rice farming in Baktiya Sub-District in the Aceh Utara District. The method of determining the sample using random sampling method with the number of respondents as many as 140 rice farmers, while the data analysis method uses the Cobb-Douglas function analysis approach. The results of this study found that the net income received by rice farmers in Baktiya Sub-District, Aceh Utara District within one year was Rp.39,526,000/Ha/year. The description of the model to see the factors that affect the production of lowland rice in the Baktiya Sub-District, it is found that all independent variables have a positive effect on the factors that affect the production of lowland rice farming. In the partial test, the variables of land area and fertilizer have a significant effect on the factors that affect the production of lowland rice in the Baktiya Sub-District.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL AGRICA Vol. 18 No. 1 (2025): JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL AGRICA Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 2 (2023): JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 1 (2023): JURNAL AGRICA Vol 15, No 2 (2022): JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 1 (2022): JURNAL AGRICA Vol 15, No 1 (2022): JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA Vol 14, No 1 (2021): JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL AGRICA Vol 13, No 2 (2020): JURNAL AGRICA Vol 13, No 1 (2020): JURNAL AGRICA Vol 12, No 2 (2019): JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA Vol 12, No 1 (2019): JURNAL AGRICA Vol 11, No 2 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 2 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 1 (2018): JURNAL AGRICA Vol 11, No 1 (2018): JURNAL AGRICA Vol 8, No 1 (2015): JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA Vol 7, No 1 (2014): JURNAL AGRICA Vol 6, No 2 (2013): JURNAL AGRICA Vol 6, No 1 (2013): JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA Vol 5, No 1 (2012): JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA Vol 1, No 2 (2008): JURNAL AGRICA Vol 10, No 2 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 2 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA Vol 9, No 1 (2016): JURNAL AGRICA Vol 9, No 1 (2016): JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA Vol 8, No 1 (2015): JURNAL AGRICA Vol 7, No 2 (2014): JURNAL AGRICA Vol 7, No 1 (2014): JURNAL AGRICA Vol 6, No 2 (2013): JURNAL AGRICA Vol 6, No 1 (2013): JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA Vol 5, No 1 (2012): JURNAL AGRICA Vol 4, No 2 (2011): JURNAL AGRICA Vol 4, No 1 (2011): JURNAL AGRICA Vol 3, No 2 (2010): JURNAL AGRICA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL AGRICA Vol 1, No 2 (2008): JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA Vol 1, No 1 (2008): JURNAL AGRICA More Issue