Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 2 (2021)"
:
12 Documents
clear
Pelatihan Budidaya Pohon Kelapa Secara Modern dan Pembuatan Pupuk Organik Fermentasi di Desa Jatirejo Kaligesing Purworejo
Jeki Mediantari Wahyu Wibawanti;
Lailatus Sa'adah;
Wahyu Kuncoro;
Novita Iriyanti Ningrum;
Sapto Pamungkas
Surya Abdimas Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.vi.887
Desa Jatirejo memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah khususnya pohon kelapa. Pohon kelapa sebagai sumber penghasil nira dalam pembuatan gula jawa. Akan tetapi, keberadaan pohon kelapa secara alami belum dilakukan budidaya secara intensif dalam menghasilkan nira kelapa yang berkualitas. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petani gula jawa di Desa Jatirejo terkait dengan budidaya kelapa secara modern, pembuatan pupuk organik fermentasi sebagai upaya peningkatan budidaya pohon kelapa. Hasil dari kegiatan pemberdayaan ini yaitu adanya penanaman bibit Kelapa Genjah sebagai sumber nira dimasa depan, petani gula jawa kini sudah dapat melakukan pembuatan pupuk organik yang berasal dari kotoran kambing dengan cara fermentasi, sehingga dapat diaplikasikan pada tanaman kelapa.
Pelatihan Pengoperasian dan Perawatan Mesin Pellet Ikan Multifungsi untuk Meningkatkan Produksi Pakan Alternatif di Kalurahan Gondangrawe
Musabbikhah Musabbikhah;
Ainur Rosyida;
Samsul Bachri
Surya Abdimas Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.vi.918
Permasalahan utama Kelompok Tani Harapan Umat (Koptan Harum) di Gondangrawe adalah harga pellet dan konsentrat semakin melambung. Kegiatan ini bertujuan membantu Koptan Harum untuk meningkatkan produksi pakan alternatif dari limbah pertanian dan industri melalui pelatihan pengoperasian mesin, pembuatan pellet serta perawatan mesin pellet ikan. Hal ini dilakukan agar eksistensi budi daya ikan tetap berjalan di masa pandemi COVID-19. Metode kegiatan adalah memberikan: 1) Pelatihan pengoperasian dan pembuatan pakan alternatif serta 2) Pelatihan perawatan mesin pellet. Pengoperasian mesin diawali setup mesin, dan membuka penutup outlet untuk mencacah limbah. Setiap jenis limbah dimasukkan ke hopper secara bergantian, hasil cacahan keluar melalui outlet. Hasil cacahan yang belum halus digiling lagi dengan mengatur jarak screw dan screen. Perbandingan prosentase bahan untuk pakan alternatif disesuaikan dengan kadar protein yang dibutuhkan. Bahan yang sudah homogen, dicampur Suplemen Organik Cair (SOC), kemudian difermentasi 2 hari. Selanjutnya bahan dimasukkan ke mesin pellet menuju housing screw, screw mendorong bahan keluar melewati cetakan pellet, dan dipotong oleh pisau rotary. Potongan pellet keluar melalui outlet dan dikeringkan agar kadar airnya kecil dan tidak mudah berjamur. Perawatan mesin dilakukan dengan memasukkan air hangat ke dalam housing screw agar sisa bahan yang menempel pada housing screw, screw dan cetakan keluar dari mesin sehingga tidak menghambat proses pembuatan pellet selanjutnya. Hasil kegiatan ini antara lain: 1) anggota kelompok dapat mandiri mengeoperasikan dan merawat mesin, 2) dapat memproduksi pakan alternatif dengan kandungan protein sesuai kebutuhan, 3). Produksi pakan meningkat dari 2 kg/jam menjadi 30 kg/jam, 4) biaya pakan lebih efisien, 5) keuntungan meningkat.
Pendampingan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Maju Jaya di Desa Rasau Jaya Tiga Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya
Reni Dwi Widyastuti;
Risal Risal;
Wilda Sari
Surya Abdimas Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.vi.919
Pembentukan BUMDes Maju Jaya Desa Rasau Jaya Tiga sebagai bentuk dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa serta meningkatkan taraf hidup warga Desa Rasau Jaya Tiga. Namun demikian tanpa pengelolaan yang baik dan dukungan pemerintah serta masyarakat harapan untuk menjadikan BUMDes Maju Jaya sebagai lokomotif perekonomian desa dapat tidak terwujud. Pada sisi lain, keberlangsungan BUMDes Maju Jaya Desa Rasau Jaya Tiga sebagai infant organisasi akan sangat ditentukan bagaimana BUMDes Maju Jaya diharapkan dapat melewati tahun pertama berdirinya BUMDes Maju Jaya yang merupakan tahapan paling kritis dengan tingkat kegagalan tertinggi dalam siklus hidup organisasi. Fenomena ini disebut liability of newness, kegagalan yang tinggi bagi organisasi baru disebabkan belum ada struktur formal dalam proses menghasilkan nilai tambah serta adanya sistem prosedur kerja baku dan pasti. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan program pendampingan pengelolaan BUMDes Maju Jaya dengan menekankan pada profesionalisme dalam pengelolaan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan metode pendampingan yaitu PAR. Melalui pendekatan ini seluruh elemen BUMDes Maju Jaya dapat dilibatkan secara aktif selama proses pendampingan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah (1) Pengelolaan aset BUMDes Maju Jaya meliputi: pendataan dan pencatatan daftar aset yang dimiliki oleh BUMDes Maju Jaya, keterbatasan dalam penyediaan dan mendapatkan modal, komitmen dalam pembagian hasil tiap unit usaha, serta tanggungjawab pajak bagi BUMDes Maju Jaya. (2) Pengelolaan Sumber Daya Manusia BUMDes Maju Jaya meliputi: jam operasional BUMDes dan penyusunan jobdesk dari masing-masing bagian.
Edukasi Daring: Menyajikan Laporan Verbal Dalam Format Visual Dengan Infografis
Agung Gatra Diarga;
Ratnaningsih Hidayati
Surya Abdimas Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.vi.925
Proses komunikasi akan berlangsung secara efektif jika pesan yang disampaikan dapat diintepretasikan dengan baik oleh penerima pesan. Salah satu strategi komunikasi public yang sering digunakan adalah infografis. Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan edukasi daring ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pembuatan infografis yang baik. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2021 secara daring melalui Zoom meeting. Terdapat tiga hal yang harus dikuasai dalam pembuatan infografis yaitu(1) pengetahuan dan keterampilan tentang jenis data dan pemilihan ragam grafis yang akan digunakan; (2) penggunaan mesin pencari elemen visual di internet; dan (3) keterampilan dalam penggunaan perangkat lunak untuk pembuatan infografis. Berdasarkan data evaluasi penyelenggaraan kegiatan, dapat disimpulkan bahwa peserta edukasi daring dapat memahami materi yang diberikan serta penyelenggaraan kegiatan ini dari sisi durasi dan aktivitas selama webinar sudah memenuhi harapan peserta
Pelatihan Komunikasi Bahasa Inggris Mahasiswa Driver Ojek Online dimasa Pandemi COVID-19
Suciana Wijirahayu;
Mohammad Suryadi Syarif
Surya Abdimas Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.vi.927
Perlunya kesinambungan pengembangan literasi Bahasa Inggris untuk menjawab tantangan global khususnya bagi Ojol mahasiswa dimasa pandemic COVID-19 melandasi dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini. Abdimas di awal maraknya pandemi di bulan Ramadhan sebelumnya telah dilaksanakan di kelas Teknik Informatika, Teknik Mesin dan Teknik elektro UHAMKA. Kelas masih berlangsung online dan Aksi Kemanusiaan yang diinisiasi oleh LPPM medorong kami untuk lebih peka terhadap situasi di masyarakat yang akan mempengaruhi mahasiswa dalam memahami dan menerapkan ilmu yang mereka peroleh di kampus. Kepekaan terhadap kesulitan sesama mahasiswa khususnya di bidang ekonomi mengarahkan kami 100 mahasiswa yang berprofesi sebagai Ojek online (Ojol). Maka muatan materi literasi Bahasa Inggris kami lengkapi dengan pemahaman situasi pandemi COVID-19 dan pengembangan sikap keperdulian khususnya terhadap sesama mahasiswa Ojol terdampak pandemi. Pelatihan komunikasi Bahasa Inggris mahasiswa Ojol secara daring dengan Zoom dan Google class membuat kami memahami bahwa semangat berkreasi dan berbagi dapat terus dipupuk dan dikembangkan dengan karakter yang ada pada Bahasa Inggris sebagai bahasa global.
Membangun Home Marketing Model di Masa Pandemik Berbasis COD di Pasar Tradisional Kanigoro Pagelaran Malang
Asroful Anan;
Sony Haryanto;
Teguh Rahardjo;
Arif Kurniawan
Surya Abdimas Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.vi.939
Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok pedagang pasar tradisional yang ada di Desa Kanigoro masa Pandemik Covid-19 hampir sama dengan yang dihadapi oleh beberapa pedagang di pasar-pasar tradisonal yang lain yang ada di Kabupaten Malang, yaitu kebutuhan metode pemasaran baru yang memanfaatkan teknologi aplikatif; dan adanya pembinaan dan pendampingan secara intens. Tujuan dari kegiatan ini mencipatakan model pemasaran baru yang minim kontak Home Marketing Model berbasis Cash on Delivery terintegrasi database; memberikan pembinaan dan pendampingan secara intens pada penggunaan dan penerapan teknologi aplikatif agar terbentuk pola pikir dan sudut pandang yang sama dalam menyikapi wabah; dan membantu program pemerintah dalam memutus rantai penularan wabah. Metode pelaksanaan yang digunakan ada beberapa tahap, yaitu Tahap pertama: mengundang beberapa masyarakat dan pedagang sembako di pasar tradisional Kanigoro untuk memilih 2 (dua) orang sebagai PIC operator database dari alat/ teknologi aplikatif dan mendata 5 (lima) orang pedagang sebagai Mitra; Tahap kedua: pelaksanaan pemecahan dan penyelesaian permasalahan prioritas yang dihadapi oleh Mitra; Tahap ketiga, evaluasi dan keberlanjutan kerjasam pasca pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Skema UKM Indonesia Bangkit. Hasil kegiatan pada penerapan teknologi Home Marketing Model berbasis Cash on Delivery terintegrasi database dapat memberi solusi atas permsalahan-permaslahan mitra; dan eksistensi pasar tradisonal tetap bisa beroperasi sebagaimana fungsinya. Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan secara nyata dapat memberikan solusi kepada mitra dalam mengatasi permasalahan terutama dalam rangka belanja kebutuhan sehari-hari yang relatif cepat dan aman
Penguatan Usaha Pengrajin Gula Aren di Desa Pakis Kabupaten Kendal
Saringatun Mudrikah;
Jarot Tri Bowo Santoso;
Dwi Puji Astuti;
Lola Kurnia Pitaloka
Surya Abdimas Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.vi.940
Desa Pakis merupakan wilayah yang memiliki banyak pohon aren sebagai komoditas potensialnya. Masyarakat setempat memanfaatkan pohon aren untuk dibuat gula aren. Gula aren biasanya diproduksi hanya dengan cetakan sederhana, tidak dikemas dengan kemasan yang baik, dan kemudian dijual dengan harga yang rendah dari harga pasar. Para pengrajin gula aren juga tidak pernah melakukan pencatatan keuangan selama kegiatan produksi hingga penjualan. Minimnya pengetahuan tentang pentingnya pengemasan produk, strategi pemasaran, dan pencatatan keuangan menjadi masalah utama yang dihadapi para pengrajin gula aren. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan hingga pendampingan pengemasan produk, pemasaran produk secara digital dan pembukuan keuangan sederhana. Kegiatan pengabdian ini telah mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu 1) peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengemasan produk, 2) peningkatan kemampuan pemasaran digital dalam mempromosikan gula aren melalui media sosial dan 3) peningkatan pengetahuan serta keterampilan dalam pembukuan sederhana
IHT dan Bimbingan Berkelanjutan Guna Meningkatkan Kemampuan Guru SMP dalam Merancang Media Pembelajaran
Saifudin Saifudin
Surya Abdimas Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.vi.1022
IHT dan bimbingan berkelanjutan oleh kepala sekolah dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru SMP Negeri 1 Karimunjawa membuat media pembelajaran PowerPoint. Kegiatan ini dilakukan di SMP Negeri 1 Karimunjawa pada 15 orang guru. Kompetensi awal guru dalam mengembangkan media pembelajaran PowerPoint adalah 33,33%, pada akhir siklus pertama, kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan guru menjadi 67,00% dan pada akhir siklus kedua menjadi 93,33%, yang artinya terjadi peningkatan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran PowerPoint sebesar 60%. Hal ini ditunjukkan bahwa setelah diadakan penerapan tindakan In House Training sebanyak 14 guru mampu membuat media pembelajaran PowerPoint menggunakan komputer program Microsoft Office power point. Namun baru 7 orang menggunakan media pembelajaran PowerPoint tersebut dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelaksanaan workshop melalui In House Training dapat meningkatkan kemampuan guru membuat media pembelajaran PowerPoint untuk media pembelajaran di SMP Negeri 1 Karimunjawa
Pelatihan Pengembangan Kurikulum Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) pada Materi Baca Tulis Al-Qur’an dan Fikih Ibadah di Batam dan Tanjungpinang
Saepuddin Saepuddin;
M. Zamhari
Surya Abdimas Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.vi.1025
Keberadaan TPQ sangat dibutuhkan oleh orang tua sebagai tempat anak-anaknya belajar baca tulis Al-Qur’an dan dasar-dasar ilmu agama sebagai pondasi utama dalam kehidupan seorang muslim. Dalam perjalanannya, proses pendidikan yang ada di TPQ saat ini belum memiliki kurikulum baik. Karena itu perlu diberikan pelatihan pengembangan kurikulum terutama pada materi baca tulis Al-Qur’an dan fikih ibadah agar mutu pendidikan TPQ semakin meningkat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pemahaman dan pelatihan dalam pengembangan kurikulum baca tulis Al-Qur’an dan fikih ibadah di TPQ di kecamatan Bengkong Kota Batam dan kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang. Pelaksanaan pelatihan pengembangan kurikulum TPQ pada materi baca tulis al-Qur’an dan fikih ibadah telah berjalan dengan baik. Para peserta mengikutinya dengan antusias. Hasil pelatihan yang didapat antara lain, yakni (1) peserta menyadari pentingnya pembuatan dan pengembangan kurikulum TPQ; (2) peserta juga dapat membuat kurikulum TPQ dan mengembangkan komponen kurikulum TPQ sesuai kondisi dan karaktristik TPQ masing-masing; (3) peserta dapat menerapkan metode At-Tashil dalam pembelajaran baca Al-Qur’an dengan baik. Kekurangan dari kegiatan ini ialah waktu pelaksaan yang terbatas sehingga disarankan untuk dilakukan pelatihan kurikulum berkelanjutan agar TPQ mampu mendidik anak-anak lebih baik sesuai dengan target capaiannya
Asistensi Praktikum Fisika Materi Titik Berat untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas IX di MA Al Iman Bulus Kabupaten Purworejo
Umi Pratiwi;
Siska Desy Fatmaryanti;
Bambang Priyo Darminto;
Raden Wakhid Akhdinirwanto
Surya Abdimas Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.vi.1032
Pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan dalam bentuk pendampingan asistensi praktikum fisika yang dilaksanakan di MA Al Iman Bulus Purworejo. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan prestasi belajar siswa dalam membantu memahami konsep-konsep titik berat. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode eksperiemn parktikum fisika untuk menentukan pemahaman kognitif dan menguji pemahaman siswa terhadap konsep materi yang telah diajarkan siswa melalui instrumen soal pre test yang dilakukan di awal kegiatan praktikum dan soal post test dilakukan setelah praktikum untuk siswa kelas IX. Laporan sementara yang dikerjakan secara kelompok dan laporan lengkap yang bersifat individu. Hasil kegiatan pengabdian pendampingan asistensi praktikum fisika menghasilkan 65,6 % siswa mendapatkan hasil tes tuntas dan kenaikan nilai rata-rata dari pre-test ke post-test sebesar 2%. Hasil dari kegiatan ini yaitu dapat mengukur keberhasilan dalam melaksanakan praktikum fisika dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dengan pengalaman langsung yang dilalui siswa.