cover
Contact Name
Rochmat Aldy Purnomo
Contact Email
purnomo@umpo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
istawa@umpo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Istawa: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 25025732     EISSN : 25410970     DOI : -
ISTAWA: Jurnal Pendidikan Islam (IJPI) [Journal of Islamic Education] is an International Education Journal published by Postgraduate Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia. The journal publishes empirically grounded and multidisciplinary work on Islamic Education and its related issues: spanning the history, quranic studies, exegesis, tradition, education, curriculum, politics, sufism, etc. It is a peer-reviewed journal of Education. The journal is published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 175 Documents
Fostering Religious Character through P5 Activities at SMK Negeri 1 Geger Udin Sasmito; Nurul Iman; Katni
ISTAWA Vol 10 No 1 (2025): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Postgraduate Program Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijpi.v10i1.13634

Abstract

This study aims to examine the influence of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) on the development of students' religious character at SMK Negeri 1 Geger. The research employs a quantitative approach using linear regression analysis techniques. The findings indicate that P5 has a significant impact on strengthening students' religious character, contributing 41.4%. Hypothesis testing through partial t-tests yielded a significance value of 0.001 (p < 0.05) and a t-value of 4.072, which exceeds the t-table value (0.2159). These results suggest that P5 significantly influences the development of students' religious character. The research instruments have been tested for validity and reliability using Pearson correlation analysis and the Cronbach’s Alpha method, with the results confirming that all instrument items are valid and reliable. Furthermore, classical regression assumptions, including normality, multicollinearity, and heteroscedasticity tests, have been met, ensuring the accuracy of the regression model interpretation. These findings reinforce the evidence that P5 serves as an effective means of instilling religious values and shaping students' religious character at SMK Negeri 1 Geger. Thus, P5 can be adopted as a strategic approach to strengthening character education based on religious values. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terhadap pembentukan karakter religius siswa di SMK Negeri 1 Geger. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier. Hasil analisis menunjukkan bahwa P5 memiliki dampak yang signifikan terhadap penguatan karakter religius siswa, dengan kontribusi sebesar 41,4%. Pengujian hipotesis melalui uji t parsial menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05) dan nilai t hitung sebesar 4,072, yang melebihi nilai t tabel (0,2159). Hasil ini menunjukkan bahwa P5 berpengaruh secara signifikan terhadap pembentukan karakter religius siswa. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan analisis korelasi Pearson serta metode Cronbach’s Alpha, dengan hasil yang menunjukkan bahwa seluruh item instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Selain itu, asumsi klasik dalam analisis regresi, seperti uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, telah terpenuhi, memastikan bahwa model regresi yang digunakan dalam penelitian ini dapat diinterpretasikan secara akurat. Temuan ini memperkuat bukti bahwa P5 berperan sebagai sarana yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk karakter religius siswa di SMK Negeri 1 Geger. Dengan demikian, P5 dapat dijadikan sebagai pendekatan strategis dalam penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai religius.
Models of parent-teacher cooperation to enhance religious values and moral character In young children Siti Maisaroh; Happy Susanto; Bambang Harmanto
ISTAWA Vol 10 No 1 (2025): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Postgraduate Program Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijpi.v10i1.13635

Abstract

The initial phase or foundation of child development begins in early childhood. This development phase will determine the next phases. Development and learning in PAUD are integrated into daily habits. Instilling religious values and morals is very important in shaping children's character so that good cooperation between parents and teachers is needed, namely by establishing coordination, communication and collaboration. The author conducted this study with the aim of 1) To find out the planning of cooperation between parents and teachers as an effort to improve religious values and morals in early childhood at RA Muslimat NU 094 Sooko District, 2) To find out the implementation of the cooperation and 3) To find out the results of the evaluation of cooperation programs or activities that can improve religious values and morals. The implementation of cooperation in reality is certainly not as easy as planned, there are challenges, obstacles and barriers. Instilling religious values and morals at RA Muslimat NU 094 Sooko District has been going well, but the consistency and sustainability of programs that support religious values and morals need to be improved. Based on this, the author conducted a study using a qualitative method with a descriptive approach. The process of planning, implementation and evaluation, the researcher conducted observations, interviews and documented the activities of parental cooperation to improve religious values and morals at RA Muslimat NU 094 Sooko District and concluded that the planning of programs or activities had been carried out at the beginning of the school year and in its implementation it was integrated with learning and children's daily activities so that in instilling and strengthening religious values and morals, intense synergy was needed between the school and parents. The implementation of the evaluation must consider the perspective of all school residents by taking policies that are biased and oriented towards children's learning needs. Fase awal atau fondasi perkembangan anak dimulai sejak anak usia dini. Pada fase perkembangan inilah yang akan menjadi penentu pada fase-fase berikutnya. Perkembangan dan pembelajaran di PAUD terintegrasi ke dalam pembiasaan sehari-hari. Penanaman nilai agama dan budi pekerti menjadi hal yang sangat penting dalam membentuk karakter anak sehingga kerjasama yang baik antara orang tua dan guru sangat diperlukan yaitu dengan menjalin koordinasi, komunikasi dan kolaborasi. Penulis melaksanakan penelitian ini dengan tujuan yaitu 1) Untuk mengetahui perencanaan kerjasama orangtua dan guru sebagai upaya peningkatan nilai agama dan budi pekerti pada anak usia dini di RA Muslimat NU 094 Kecamatan Sooko, 2) Untuk mengetahui pelaksanaan atas kerjasama tersebut dan 3) Untuk mengetahui hasil evaluasi program atau kegiatan kerjasama yang dapat meningkatkan nilai agama dan budi pekerti. Pelaksanaan kerjasama pada kenyataannya tentu tidak semudah seperti yang direncanakan, ada tantangan kendala maupun hambatan. Penanaman nilai agama dan budi pekerti di RA Muslimat NU 094 Kecamatan Sooko sudah berjalan dengan baik, akan tetapi konsistensi serta keberlanjutan atas program yang mendukung nilai agama dan budi pekerti perlu ditingkatkan. Berdasarkan hal tersebut penulis melaksanakan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif . Proses perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi, peneliti melaksanakan observasi, wawancara serta mendokumentasikan kegiatan kerjasama orang tua untuk meningkatkan nilai agama dan budi pekerti di RA Muslimat NU 094 Kecamatan Sooko serta menghasilkan kesimpulan bahwa perencanaan program atau kegiatan telah dilaksanakan di awal tahun ajaran dan pada pelaksanaannya terintegrasi dengan pembelajaran serta kegiatan sehari-hari anak sehingga dalam menanamkan serta menguatkan nilai agama dan budi pekerti dibutuhkan sinergi intens antara pihak sekolah dan orang tua. Pelaksanaan evaluasi harus memperhatikan sudut pandang seluruh warga sekolah dengan mengambil kebijakan yang berpihak dan berorientasi pada kebutuhan belajar anak.
The Role of Transformational Leadership in Enhancing Teacher Performance in Islamic-Based Schools Diyan Firmansyah; Ma’rivarul Lativah; Marya Ulfa; Nirva Diana; Eti Hadiati; MHM. Majid
ISTAWA Vol 11 No 1 (2026): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Postgraduate Program Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the role of principals’ transformational leadership in enhancing teacher performance in Islamic-based schools through a systematic literature review approach. The findings indicate that transformational leadership has a significant and positive influence on teacher performance, particularly in terms of motivation, professionalism, work discipline, instructional quality, and organizational commitment. Among the leadership dimensions, inspirational motivation and individualized consideration emerge as the most dominant factors contributing to improved teacher performance, while organizational culture, job satisfaction, and professional development serve as key mediating variables that strengthen leadership effectiveness in Islamic educational contexts. This study implies that leadership development programs and educational policies in Islamic schools should prioritize transformational leadership competencies integrated with ethical and spiritual values to foster sustainable improvements in teacher performance and overall school quality. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di sekolah berbasis Islam melalui pendekatan tinjauan literatur sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, khususnya dalam aspek motivasi, profesionalisme, disiplin kerja, kualitas pembelajaran, dan komitmen organisasi. Di antara dimensi kepemimpinan transformasional, motivasi inspirasional dan perhatian individual muncul sebagai faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja guru, sementara budaya organisasi, kepuasan kerja, dan pengembangan profesional berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat efektivitas kepemimpinan dalam konteks pendidikan Islam. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa program pengembangan kepemimpinan dan kebijakan pendidikan di sekolah Islam perlu memprioritaskan kompetensi kepemimpinan transformasional yang terintegrasi dengan nilai-nilai etika dan spiritual guna mendorong peningkatan kinerja guru dan kualitas sekolah secara berkelanjutan.
Transformational Islamic Leadership and Religious School Culture: An Interpretative Phenomenological Study in General Islamic Schools Hafizh Taufiq Fadlur Rahman; Ice Rosina Sari; Betty Anggoro Weni; Nirva Diana; Eti Hadiati
ISTAWA Vol 11 No 1 (2026): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Postgraduate Program Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the meaning and practice of transformational Islamic leadership in strengthening religious school culture at SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung. Grounded in the premise that religious culture is not merely a set of ritual activities but a lived system of values shaping moral consciousness, this research adopts an interpretative phenomenological approach to explore how leadership practices are experienced and internalized by school actors. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis involving the principal, vice principals, religious guidance teachers, and students. The findings reveal that transformational Islamic leadership operates through three interrelated mechanisms: spiritual role modeling that establishes moral legitimacy, empathetic and persuasive communication that fosters reflective moral awareness, and institutional policies that embed Islamic values into daily school routines. The study demonstrates that religious culture is constructed not through formal regulation alone, but through lived experiences, consistent moral example, and value-based institutional structures. Penelitian ini mengkaji makna dan praktik kepemimpinan Islam transformatif dalam memperkuat budaya keagamaan sekolah di SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung. Berangkat dari pandangan bahwa budaya keagamaan tidak sekadar merupakan rangkaian aktivitas ritual, melainkan sistem nilai yang hidup dan membentuk kesadaran moral, penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi interpretatif untuk mengeksplorasi bagaimana praktik kepemimpinan dialami dan diinternalisasi oleh warga sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru pembina keagamaan, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Islam transformatif beroperasi melalui tiga mekanisme yang saling terkait, yaitu keteladanan spiritual yang membangun legitimasi moral, komunikasi empatik dan persuasif yang menumbuhkan kesadaran moral reflektif, serta kebijakan institusional yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam rutinitas sekolah sehari-hari. Penelitian ini menegaskan bahwa budaya keagamaan terbentuk bukan semata-mata melalui regulasi formal, melainkan melalui pengalaman hidup, keteladanan moral yang konsisten, dan struktur kelembagaan berbasis nilai.
Managerial Supervision in Primary Education: A Systematic Literature Review of Trends, Challenges, and Implications for Teacher Professional Development Fitriyana; Trian Hermawan; Erliyan Eka Damayanti; Nirva Diana; Agus Paharudin
ISTAWA Vol 11 No 1 (2026): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Postgraduate Program Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijpi.v11i1.13873

Abstract

Managerial supervision in primary education has recently evolved from a traditional administrative mechanism into a strategic driver for improving instructional quality and teacher professional development. This systematic literature review aims to synthesize empirical and conceptual research published between 2020 and 2025 to identify trends, theoretical orientations, methodological patterns, and implementation challenges in managerial supervision within primary schools. Guided by the PRISMA protocol, ten high-quality studies were selected from an initial pool of 500 publications sourced from Scopus and Google Scholar. Thematic analysis indicates a global shift toward more collaborative, reflective, and data-driven supervisory practices, supported by principals’ managerial leadership competence, systematic academic supervision, and the adoption of digital tools for classroom observation and feedback. Distributed leadership also emerged as an effective model for enhancing supervisory reach and strengthening professional learning cultures. Nonetheless, implementation barriers persist, including teacher resistance, limited data literacy, and inadequate digital infrastructure, resulting in inconsistent supervisory outcomes among schools. The review highlights the need for policies that strengthen supervisory capacity, integrate technology into supervision systems, and accommodate teachers’ career stages through adaptable supervisory frameworks. Future research is recommended to employ longitudinal and experimental designs to examine the causal impact of digital-based managerial supervision on teaching quality and student learning achievement. Supervisi manajerial di pendidikan dasar dalam beberapa tahun terakhir telah mengalami perkembangan dari mekanisme administratif tradisional menjadi penggerak strategis dalam peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan profesional guru. Kajian literatur sistematis ini bertujuan untuk mensintesis penelitian empiris dan konseptual yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020 hingga 2025 guna mengidentifikasi tren, orientasi teoretis, pola metodologis, serta tantangan implementasi supervisi manajerial di sekolah dasar. Berpedoman pada protokol PRISMA, sepuluh studi berkualitas tinggi diseleksi dari sekitar 500 publikasi awal yang bersumber dari basis data Scopus dan Google Scholar.Hasil analisis tematik menunjukkan adanya pergeseran global menuju praktik supervisi yang lebih kolaboratif, reflektif, dan berbasis data, yang didukung oleh kompetensi kepemimpinan manajerial kepala sekolah, pelaksanaan supervisi akademik yang sistematis, serta pemanfaatan perangkat digital untuk observasi kelas dan pemberian umpan balik. Kepemimpinan terdistribusi juga muncul sebagai model yang efektif dalam memperluas jangkauan supervisi dan memperkuat budaya pembelajaran profesional di sekolah. Meskipun demikian, berbagai hambatan implementasi masih ditemukan, antara lain resistensi guru, keterbatasan literasi data, serta infrastruktur digital yang belum memadai, yang pada akhirnya menyebabkan ketidakkonsistenan hasil supervisi antarsekolah. Kajian ini menegaskan pentingnya kebijakan yang berorientasi pada penguatan kapasitas supervisi, integrasi teknologi ke dalam sistem supervisi, serta penyesuaian kerangka supervisi yang adaptif terhadap tahapan karier guru. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menggunakan desain longitudinal dan eksperimental guna mengkaji dampak kausal supervisi manajerial berbasis digital terhadap kualitas pembelajaran dan capaian hasil belajar peserta didik.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2026): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10 No 2 (2025): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10 No 1 (2025): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2024): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2024): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2024): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2024): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2023): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 2 (2023): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2023): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2023): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2022): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2022): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2022): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2021): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2021): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2020): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2020): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2019): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2019): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2018): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2018): Juli-Desember Vol 3, No 1 (2018): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2017): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2016): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2016): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam More Issue