cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School
ISSN : -     EISSN : 26145626     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Arjuna Subject : -
Articles 131 Documents
Implementasi Model Cooperative Learning Metode TGT Melalui Media Audiovisual Dalam Pembelajaran Aktivitas Ritmik Lompat Tali Di Sekolah Dasar Saskia, Siti; Mahendra, Agus; Samini, Neneng
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 1 (2018): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i1.13776

Abstract

This research’s aim is to improve the learning effectiveness of skipping rope as part of rhythmical activities with employing cooperative learning in TGT format. The participant of this research is Forth Grader of SDN 044 of Cicadas Awigombong, totalling 25 pupils. The study was conducted by Classroom Action Research format, elaborating two cycles, each of which consist of two actions, mingling cooperative model and audio-visual media, and its progress was measured by means of skipping rope skill test and semi-structured observational sheet. The collected data were analysed by percentage format so that the result can be summarized. The progress of skipping rope skill from initial observation to the last test were from 20% to 89 %, while the progress of cooperative skill from initial observation to the last action were from 38% to 95%. It can be concluded that the implementation of cooperative learning model (TGT format) combined with audio-visual media is effective in improving both the skipping rope and cooperative skill of the children of the 4th grade students of SDN 044 Cicadas Awigombong AbstrakPenelitian ini bermaksud melihat efektivitas pembelajaran lompat tali sabagi bagian dari aktivitas ritmik dengan menggunakan model kooperatif berformat TGT. Subjek penelitian adalah peserta siswa kelas IV SDN 044 Cicadas Awigombong, berjumlah 25 orang. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas, dengan mengelaborasi dua siklus, yang masing-masing terdiri dari dua tindakan, menggabungkan penggunaan model kooperatif dengan media audiovisual, dan kemajuannya diukur melalui tes lompat tali dan lembar pengamatan terstruktur. Data terkumpul dianalisis dan diolah dengan persentase sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil observasi awal terhadap nilai kerjasama sebesar 20%, yang meningkat menjadi 89%. Demikian juga dalam hal keterampian lompat tali, yang hasil observasi awal sebesar 38%, meningkat  menjadi 95%. Kesimpulannya, implementasi model pembelajaran kooperatif metode TGT dengan bantuan media audio visual (video) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan lompat tali dan kerjasama siswa kelas IV di SD Negeri 044 Cicadas Awigombong. 
Pengaruh Permainan Tradisional terhadap Kemampuan Perseptual Motorik Anak di SDN Margawatu II Garut Kota Kusmiati, Ai Melis; Sumarno, Gano
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 2 (2018): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i2.11934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional terhadap kemampuan perseptual motorik anak di SDN Margawati II Garut Kota. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Margawati II Garut Kota, sedangkan sampel penelitian terdiri dari 40 orang, 20 orang siswa yang diberikan permainan tradisional dan 20 orang siswa sebagai kelompok kontrol atau yang tidak diberikan permainan tradisional. Pemilihan sampel menggunakan teknik sampel jenuh, yakni seluruh populasi dijadikan sampel. Instrumen penelitian menggunakan tes perseptual motorik dengan reliabilitas 0.75.  Analisis data menggunakan statistika non parametrik Wilcoxon test. Berdasarkan pengolahan dan analisis data, dapat diketahui nilai Whitung 4.0 dan nilai Wtabel sebesar 52 (α= 0.05). Karena nilai Whitung lebih kecil dari Wtabel maka Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan perseptual motorik anak di SDN Margawati II Garut Kota.  Abstract The purpose of this research was to find out whether the traditional games gave significant impacts on student’s perceptual motor in SDN Margawati II, Garut Kota. Experimental study methodology was used in this research by using Pretest-Posttest Control Group Design. The population of this research was third grade students of SDN Margawati II Garut Kota, while the sample of this research involved 40 students, 20 students received the traditional game instructions and 20 students as control group who did not receive the traditional game instruction. The sampling technique used was saturated sampling technique in which all of the populations are included as samples. The research instrument was perceptual motor test by Prof. Hari Amirullah Rachman which had trial validity 14.3 and the reability 0.75. Data analysis used statistic non parametric with Wilcoxon test. The data analysis showed that Wscore 4.0 and Wtable distribution 52 (α= 0.05). Since Wscore was lower than Wtable, accordingly H0 is rejected. Therefore, it can be concluded that the traditional games give significant impacts on students’ perceptual motor skill.  
Upaya Meningkatkan Gerak Dasar Lempar Tangkap Melalui Permainan Frisbee Ramdani, Ramdani; Sumarno, Gano
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 1 (2017): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i1.8676

Abstract

Permsalahan penelitian ini adalah lemahnya pola gerak dasar lempar tangkap dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkapkan apakah penerapan pembelajaran frisbee games dapat meningkatkan pola gerak dasar lempar tangkap pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas V B di SDN Kartika Sejahtera 01 Kabupaten Bogor. Desain penelitian atau langkah-langkah penelitian yang dilakukan dalam penelitian tindakan kelas yaitu perencanaan atau planning, tindakan atau acting, pengamatan atau observing, dan refleksi atau reflecting. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, GPAI (Game Performance Assessment Instrument), catatan lapangan, dokumentasi, dan evaluasi. Pemecahan masalah dalam penelitian ini adalah implementasi pembelajaran frisbee games dapat meningkatkan pola gerak dasar lempar tangkap pada siswa sekolah dasar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan memperoleh hasil dari proses pembelajaran siswa pada pra observasi 50,31% dan siklus 1 tindakan 1 adalah 56,79%, siklus 1 tindakan 2 adalah 59,41%, siklus 2 tindakan 1 adalah 67,59%, dan siklus 2 tindakan 2 adalah 75,15%. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah penerapan frisbee games dapat meningkatkan dan memperbaiki pola gerak dasar lempar tangkap pada siswa sekolah dasar. Saran yang diberikan untuk meningkatkan hasil yang lebih optimal, dilakukan dengan siklus berikutnya.
Pendekatan Taktis dalam Pembelajaran Passing Atas pada Permainan Bolavoli Hambali, Sumbara
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 1 (2018): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i1.10446

Abstract

The purposive of study to improve the results of learning passing up on the game bolavoli by using a play approach. Research subjects were all students of class V SDN Sukasirna amounted to 24 people. Research method using action research with Kemmis and Taggart design. The results obtained on the pre cycle average student score of 65.35 with students who have not completed as much as 58.3%, while the completed as much as 41.7%. In the first cycle the average student score increased to 69.55 with the unfinished student as much as 29.1%, while the completed 70.9%. And on the second cycle average student score increased to 76.27 with students who have not completed as much as 16.7%, while that has been completed as much as 83.3%. Based on these results it can be concluded that by using the approach to play the results of learning passing up on the game bolavoli increased. That way the physical education teacher can use the play approach in his teaching process. Keywords: Learning Outcomes, Top Passing , Approach to Play
Pembelajaran Gerak Dasar Shooting Melalui Penerapan Model Jigsaw Berbasis Media Animasi Juditya, Silvy; Aprila, Riska Noor
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 2 (2018): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i2.11939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan hasil belajar peserta didik pada keterampilan gerak shooting dalam permainan sepakbola pada mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan setelah diajar menggunakan penerapan model  Jigsaw berbasis animasi  jika dibandingkan dengan model jigsaw tanpa berbasis animasi di SMA negeri 1 Margaasih Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen, dengan desain One Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS dan sampel XI IPS 2 yang berjumlah 40 siswa dibagi dua yaitu kelompok  kontrol (20 siswa) dan siswa kelompok ekperimen (20 siswa). Pembelajaran di kelompok eksperimen menggunakan model jigsaw berbasis animasi, sedangkan dalam kegiatan pembelajaran kelas kontrol menggunakan model jigsaw tanpa berbasis animasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh dari hasil tes yang diberikan kepada siswa berupa tes keterampilan gerak dasar shooting pretest yang diberikan sebelum proses pembelajaran dan posttest yang diberikan diakhir proses pembelajaran. Terbukti dari hasil pembelajaran pada kelompok kontrol dengan rata – rata skor pre test 26,45, post test 27,2,  Hasil pembelajaran pada kelompok eksperimen yang diperoleh  skor rata-rata pre test  25,85, post test 33,35. Jadi terdapat perbedaan antara penerapan model jigsaw berbasis animasi  terhadap keterampilan gerak dasar shooting dalam permainan sepak bola mata pelajaran pendidikan jasmani kesehatan dan olahraga di SMA Negeri 1 Margaasih. AbstractThis study aims to determine whether there are differences in student learning outcomes on shooting skills in soccer games on physical education subjects sports and health after being taught using the application of animated Jigsaw-based models when compared with the jigsaw model without animated based in SMA Negeri 1 Margaasih Bandung regency. The research method used is experimental research method, with the design of One Control Group Design. The study population was all students of class XI IPS and sample XI IPS 2 which amounted to 40 students divided by two ie control group (20 students) and students of experimental group (20 students). The learning in the experimental group used animated jigsaw model, whereas in the control class learning activity using jigsaw model without animation based. Sampling used simple random sampling technique. Data obtained from test results given to students in the form of basic shooting pretest motion skills test given prior to the learning process and posttest provided at the end of the learning process. Evident from result of learning in control group with mean of pre test score 26,45, post test 27,2, result of study in experiment group obtained pretest average score 25,85, post test 33,35. So there is a difference between the application of animated jigsaw-based models to basic shooting motion skills in soccer education and physical education in SMA Negeri 1 Margaasih. 
Cover dan Daftar Isi for download, Cilck pdf
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 1 (2017): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i1.8685

Abstract

click pdf for download
Upaya Meningkatkan Gerak Dasar Meluncur Melalui Pendekatan Bermain Pada Pembelajaran Aktivitas Akuatik Sd Cendekia Muda Bandung Hikmah, Nur; Carsiwan, Carsiwan
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 1 (2017): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i1.8670

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar gerak dasar meluncur, kurangnya partisipasi siswa dalam pembelajaran akuatik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar gerak dasar meluncur melalui pendekatan bermain dalam pembelajaran akuatik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas atau Classroom action research  pada siswa kelas III SD Cendekia Muda Bandung yang berjumlah 25 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi untuk siswa mengenai format penilaian kriteria meluncur, catatan lapangan, dan dokumentasi penelitian. Presentase perolehan rata-rata setiap tindakan pada observasi awal mencapai 34%, pada siklus I tindakan I mencapai 48%, pada siklus I tindakan II mencapai 62%, pada siklus II tindakan I mencapai 65%, pada siklus II tindakan II mencapai 79%. Penelitian ini dihentikan karena sudah dirasa cukup. Hasil ini menunjukkan peningkatan setiap tindakannya dan menunjukkan bahwa melalui pendekatan bermain dapat meningkatkan hasil gerak dasar meluncur siswa dalam pembelajaran akuatik
Upaya Meningkatkan Gerakan Meroda Menggunakan Pola Gerak Dominan dalam Pembelajaran Senam Lantai Oksyalia, Dean; Suntoda, Andi; Mahendra, Agus; Hidayat, Agus
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 1 (2018): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i1.13777

Abstract

 The purpose of this research is to find out result of the implementations of a dominant movement pattern approach, in an effort to improve the skills of cartwheel on gymnastics learning. The research employed a Classroom Action Research Method to the participants of 39 student of grade five of SD Attazhimiyah Bandung, consisting 14 male students and 15 female students. The instrument to be used in this research is observational sheet, field notes and skill test. Based on the data processing, the preliminary observation data obtained an average score of 50.29, on cycle 1 action 1 the average score is 54.60, on cycle 1 action 2 the average score is 61.35, on cycle 2 action 2 the average score is 66.67, and on cycle 2 action 2 the average score is 75.57. The conclusion of this research is that the dominant movement pattern approach can effectively improve the skill of cartwheel movement of the students . AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi pendekatan pola gerak dominan dalam upaya meningkatkan keterampilan gerakan meroda pada pembelajaran senam lantai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dan objek dalam penelitian ini meliputi siswa kelas V SD Attazhimiyah Bandung yang berjumlah 29 orang, yang terdiri dari 14 siswa putera dan 15 siswa puteri. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, catatan lapangan dan tes keterampilan. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis diperoleh data observasi awal nilai rata-rata 50,29, siklus 1 tindakan 1 nilai rata-rata 54,60, siklus 1 tindakan 2 nilai rata-rata 61,35, siklus 2 tindakan 1 nilai rata-rata 66,67, siklus 2 tindakan 2 nilai rata-rata 75,57. Kesimpulan, implementasi pendekatan pola gerak dominan (PGD) dapat meningkatkan gerakan meroda dalam pembelajaran senam lantai pada siswa kelas V di SD Attazhimiyah Bandung. 
Penerapan Model Pendidikan Gerak Dalam Pengembangan Pola Gerak Dasar Manipulatif Melalui Kerangka Analisis gerak (Movement Analysis Framework) Nugraha, Lesmana; Mahendra, Agus; Herdiyana, Indra
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 2 (2018): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i2.11935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pendidikan gerak dalam pembelajaran pola gerak dasar manipulatif melalui penggunaan kerangka analisis gerak (movement analysis framework). Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Hanura Kota Bandung, dengan subjek penelitian berjumlah 23 siswa kelas V. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, dengan 4 kali tindakan selama 2 siklus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Instrumen Penilaian Praktek Gerak Manipulatif, kamera foto dan video. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, terdapat peningkatan progresif dari sisi prosentase dari mulai hasil pembelajaran awal sampai dengan hasil belajar pada siklus 2 tindakan 2. Pada observasi awal prosentase penilaian praktek gerak manipulatif 42.80%, dan prosentase pada siklus II tindakan II sebesar 78.12%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pendidikan gerak dengan melibatkan kerangka analisis gerak (movement analysis framework) dapat meningkatkan pola gerak dasar manipulatif siswa kelas V SDN Hanura Kota Bandung. AbstractThis study aimed to investigate the effectiveness of teaching manipulative skill with applying movement education model through utilizing the Graham’s movement analysis framework. This research was conducted at Hanura State Primary School of Bandung, involving 23 students of grade V as the subject of the research. The method to be employed in this study is a Classroom Action Research, involving 4 lessons activity consisted of 2 cycles. The improvement of this action research to be assessed by means of Manipulative Movement Skill test, photo and video camera. Based on data analysis, there are progressive increases on the percentage results starting from the initial stage to the last learning process in cycle 2. In the initial observation, the percentage assessment of manipulative skill was 42.80%, and the percentage in cycle 2 of lesson action 2 amounted to 78.12%. It can be concluded that the application of movement education model through the utilization of movement analysis framework can improve the basic manipulative  movement pattern in grade V of SDN Hanura Bandung. 
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Menggunakan Media Karet Ban Untuk Meningkatkan Keterampilan Gerak Kaki Tendangan Sabit Dalam Pembelajaran Pencak Silat Moh Fajari, Agung; Suhendi, Hendi
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 1 (2017): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i1.8677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan tendangan sabit siswa dalam pembelajaran pencak silat, melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan media karet ban dalam motor/sepeda. Metode penelitian yang digunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Gegerkalong I KPAD Kota Bandung dengan objek penelitian siswa kelas IV, berjumlah 28 siswa. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus, dengan masing-masing terdiri dari 2 tindakan. Pada setiap tindakan diterapkan model Kooperatif tipe Jigsaw, dengan tugas gerak yang dikemas dalam bentuk bertahap dari yang termudah sampai yang tersulit. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen Skala Penilaian (Rating Scale). Kemudian semua data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik persentase. Nilai rata-rata keseluruhan data awal adalah 36,14% dan siklus I tindakan I adalah 42,64%, siklus I tindakan II adalah 51,14%, siklus II tindakan I adalah 62,14%, dan siklus II tindakan II adalah 71,57%. Dari rata-rata aspek keterampilan gerak kaki tendangan sabit berdasarkan hasil analisis data, didapat kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan keterampilan gerak kaki tendangan sabit.

Page 2 of 14 | Total Record : 131