cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School
ISSN : -     EISSN : 26145626     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Arjuna Subject : -
Articles 131 Documents
Implementasi Pendekatan Taktis Terhadap Hasil Keterampilan Bermain Sepak Takraw Erland, Juliustian; Sucipto, Sucipto; Budiman, Didin
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 1 (2018): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i1.13779

Abstract

This study discusses the implementation of a tactical approach to the results of sepak takraw playing skills for students of SDN 201 Sukaluyu Bandung. The research method to be used was an experimental method. The sampling technique in this study was purposive sampling. The sample in this study were 32 students. The instrument used was GPAI. The results of data analysis using paired sample t-test test, showed the significance value of the results of sepak takraw playing skills for students both in the experimental and control group classes of Sukaluyu Bandung Elementary School 201, as much as 0.000 0.05. Therefore, Ho is rejected, which means there are differences in the ability of class V students SDN 201 Sukaluyu Bandung in playing Sepak Takraw during before and after using a tactical approach and there is an influence on the ability to sepak takraw playing skills. AbstrakPenelitian ini mengkaji tentang implementasi pendekatan taktis terhadap hasil keterampilan bermain sepak takraw pada siswa SDN 201 Sukaluyu Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 siswa. Instrument yang digunakan adalah GPAI. Hasil analisis data dengan menggunakan uji paired sample t-test, menunjukkan nilai signifikansi hasil bermain sepak takraw  pada siswa baik pada kelas eksperimen maupun kontrol di SDN 201 Sukaluyu Bandung, sebasar 0,000 0.05. Dengan demikian maka Ho ditolak, yang artinya terdapat perbedaan kemampuan siswa kelas V SDN 201 Sukaluyu Bandung dalam bermain Sepak Takraw antara sebelum dan setelah menggunakan pendekatan taktis dan terdapat pengaruh terhadap kemampuan bermain sepak takraw. 
Keterampilan Motorik Kasar dan Halus Anak Usia Dini Usia 4-5 Tahun pada Kelompok Sosial Ekonomi Status Orang Tua Tingkat Menengah Sumarno, Gano; Stephani, Mesa Rahmi; Wibowo, Ricky
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 1 (2018): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i1.16273

Abstract

Early childhood motor development is important to know, as an effort to identify children's talents and abilities. Early detection also needs to be known to determine what efforts can be taken to optimize child development. This study aims to provide a description of gross and fine motor development in children aged 4-5 years who are associated with parents' socio-economic status (SES). The research method used descriptive quantitative method, with Ex-Post Facto design. The study population was children 4-5 years old Kindergarten and Raudhatul Athfal in urban areas with Intermediate (Middle and Upper and Lower Middle) SES levels. The sample was chosen by cluster random sampling. Participating samples have received parental approval. SES is measured using the SES Questioner. Motor skills were measured using ASQ 3rd Edition. Efforts to increase active lifestyles in early childhood require the role of a fairly large parent. Good gross motoric development is the child's initial capital to be able to carry out more complex motion tasks. Fine motoric is no less important to continue stimulated both in the home and school environment. Because this plays an important role as a basis for children to be able to write and read, as well as doing simple motor tasks. AbstrakPerkembangan motorik anak sejak dini penting untuk diketahui, sebagai upaya identifikasi bakat dan kemampuan anak. Deteksi dini pun perlu diketahui untuk menentukan upaya apa saja yang bisa ditempuh untuk mengoptimalkan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran perkembangan motorik kasar dan halus pada anak usia 4-5 tahun yang dihubungkan dengan latar belakang sosial ekonomi status  (SES) orang tua. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan desain Ex-Post Facto. Populasi penelitian adalah anak Taman Kanak-kanak dan Raudhatul Athfal  berusia 4-5 tahun di wilayah perkotaan dengan tingkat SES Menengah (Menengah Atas maupun Menengah Bawah).  Sampel dipilih dengan cluster random sampling. Sampel yang berpartisipasi telah mendapatkan persetujuan orang tua. SES diukur menggunakan SES Questioner. Keterampilan motorik diukur menggunakan ASQ 3rd Edition. Upaya peningkatan gaya hidup aktif pada anak usia dini memerlukan peran orang tua yang cukup besar. Perkembangan motorik kasar yang baik merupakan modal awal anak untuk mampu melakukan tugas gerak yang kian lama kian kompleks. Motorik halus pun tidak kalah penting untuk terus distimulasi baik di lingkungan rumah maupun sekolah. Karena hal ini sangat berperan penting sebagai dasar bagi anak untuk mampu menulis dan membaca, juga mengerjakan tugas motorik yang sederhana.  
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Manipulatif Lengan pada Pembelajaran Model Pendidikan Gerak Berformat Permainan Rahayu, Risma Jati
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 2 (2019): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i2.17638

Abstract

This research was motivated by the fact that so many children in elementary schools having low manipulative skills, which can be related to teacher's low attention to these skills. This study was directed to improve arm manipulation skills by using a game format on movement education model, using a classroom action research. GPAI (Games Performance Assessment Instrument) and field notes were employed as the instrument. The samples of this study were 34 student, consist of  (17 boys and 17 girls).  There was 9,54% improvement that can be detected from the results of the pre test to the end of the cycle. It can be concluded that the game format of movement education model can improve arm manipulation skills of 4th grade students. The implication of this research is that movement education models should be actively occupied in the PE lesson in elementary schools. AbstrakPenelitian ini dimotivasi oleh rendahnya keterampilan manipulatif siswa di sekolah dasar, yang menunjukkan kurangnya perhatian guru pada keterampilan tersebut. Penelitian ini diarahkan untuk meningkatkan keterampilan manipulatif lengan dengan menerapkan model pendidikan gerak berformat permainan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan instrumen GPAI (Games Perfomance Assesment Instrument) dan catatan lapangan. Partisipan penelitian ini adalah 34 siswa, terdiri dari (17 laki-laki dan 17 perempuan). Terdapat peningkatan 9,54% dari hasil pre test hingga siklus 2 tindakan 2. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran model pendidikan gerak berformat permainan dapat meningkatkan keterampilan manipulatif lengan terhadap siswa kelas 4.
Penerapaan Pendekatan Taktis dan Gaya Mengajar Tugas dalam Pembelajaran Futsal Kusuma, Rivaldy Wardana
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 2 (2019): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i2.15484

Abstract

The aim of the research was to find out the improvement of students games performance by using of  tactical approaches and practice sytle on futsal learning. It’s used class action research. The instrument used were the observation sheet and assessing students during learning with a sample of 32 students. The result of research shows that students games performance increased that can be seen from the pretest (31%). Cycle I action 1 (46%), cycle I action 2 (56%), cycle 2 action 1 (65%), and cycle 2 action 2 (81%). The results shows that the application of tactical approaches and practice style improve students’ games performance on futsal. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan bermain futsal siswa melalui penerapaan pendekatan taktis dan gaya mengajar tugas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi dan melakukan penilaian pada saat pembelajaran berlangsung dengan sampel sebanyak 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan bermain siswa meningkat yang terlihat dari pretest (31%,) siklus 1 tindakan 1 (46%), siklus 1 tindakan 2 (56%), siklus 2 tindakan 1 (65%) dan siklus 2 tindakan 2 (81%). Dari hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan taktis dan gaya mengajar tugas dapat meningkatkan keterampilan bermain futsal siswa.
Model Pembelajaran Gerak Dasar Melompat melalui Modifikasi Permainan Tradisional Engklek pada Anak Sekolah Dasar Firmansyah, Guntur; Rahayu, Ervin Dwi; Irwansyah, I
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 2 (2019): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i2.17822

Abstract

This study aims to design of  basic jumping movement learning models through modification of traditional games in order to fun, interesting, varied, interactive, effective and help students improve gross motor skills in elementary school student. In this study, researchers used a development model referring to research and development. Learning media required data at 81.25%, learning experts at 75.00%, learning expert models obtained 87.50%, trials with 8 subjects (small groups) 89.84%, first trials with subjects 30 84, 38%, the final product test 83.13%. This reseach conlude that the basic jumping movement learning through the modification of traditional knee games to improve gross motor skills in elementary school student can be used. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membuat model pembelajaran gerak dasar melompat melalui modifikasi permainan tradisional yang menyenangkan, menarik, bervariasi, interaktif dan efektif dan membantu siswa dalam meningkatkan gerakan motorik kasar pada anak-anak sekolah dasar. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan model penelitian dan pengembangan. Media pembelajaran diperlukan data sebesar 81,25%, ahli pembelajaran sebesar 75,00%, model ahli pembelajaran memperoleh hasil 87,50%, uji coba dengan 8 subyek (kelompok kecil) 89,84%, uji coba lapangan dengan subjek 30 84,38%, uji coba produk akhir 83,13%. Dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran gerak dasar melompat melalui modifikasi permainan tradisional lutut untuk meningkatkan gerakan motorik kasar pada anak-anak sekolah dasar dapat digunakan. 
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament untuk Meningkatkan Partisipasi Belajar Siswa Zulfikar, Muhammad Luqman; Budiana, Dian
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 2 (2019): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i2.15080

Abstract

The study was backed by by the lack of participation of students in studying physical education learning learning material with football. As for the purpose of this research is to look at the influence of the application of the cooperative learning model type Teams Games Tournament (TGT) can increase the participation of the students of class 5 in one of the existing primary school in Bandung. In this study researchers use research methods class action (PTK). Data retrieval is performed using the observation sheet. As for the participants in this study is a grade in one of the existing primary school in Bandung. Research results on the stage of pre observation shows the average percentage of 50.82%, on a cycle I actions I shows the average percentage of 60.94%, on a cycle I Act II the average percentage of 66.02%, cycle II action I show the average 70.97% percentage, cycle II Act II there is a significant increase and has already reached the KKM (the criteria of maximum conditions) against the participation of students with average percentage of 83.06%. The conclusion from this study is that the application of the cooperative learning model type Teams Games Tournament (TGT) in the subjects of physical education can improve learning participation grade 5 in one of the existing primary school in the city Bandung. AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya partsipasi belajar siswa kelas 5 pada materi pembelajaran sepakbola. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan partisipasi belajar siswa kelas 5 di salah satu sekolah dasar yang ada di Kota Bandung. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Adapun partisipan dalam  penelitian ini adalah siswa kelas 5 di salah satu sekolah dasar yang ada di Kota Bandung. Hasil penelitian pada tahap pra observasi menunjukkan rata-rata persentase 50,82%, pada siklus I tindakan I menunjukan rata-rata persentase  60,94%, pada siklus I tindakan II rata-rata persentase 66,02%, pada siklus II tindakan I menunjukan rata-rata persentase 70,97%, pada siklus II tindakan II terdapat peningkatan yang signifikan dan sudah mencapai KKM (kriteria ketentuan maksimal) terhadap partisipasi belajar siswa dengan rata-rata persentase 83,06%. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran pendidikan jasmani dapat meningkatkan partisipasi belajar siswa kelas 5 di salah satu sekolah dasar yang ada di Kota Bandung.
Profil Tingkat Kesegaran Jasmani Siswa Kelas IV dan V Sekolah Dasar Indonesia Kota Kinabalu Tahun Ajaran 2018/2019 Ischaq, Maulana; Hanani, Endang Sri; Agus, Anugrah; Abdul Latip, Nur Nadzirah Binti
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 2 (2019): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i2.17823

Abstract

The purpose of this study was to investigate  the physical fitness level profile of fourth grade and fifth elementary school students of SD SIKK (Kinablu City School Indonesia Sabah Malaysia) in the academic year 2018/2019. It’s used quantitative method. Data collection used the Asian Committee on the Standardization of Physical Test (ACSPFT) technique for under 12 years old. Data analysis used using descriptive percentages. The results showed that physical fitness profile of fourth grade  elementary school students were excellent 0%, good 7%, fair 46%, poor 20 36%, very poor 11%. The physical fitness profile of fifth grade  elementary school students were very good 4%, good category 20%, fair 47%, poor 22%, very poor category 7%. This reseach conclude that physical fitness condition of fourth grade and fifth elementary school students of SD SIKK was in fair category. AbstrakTujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk profil tingkat kesegaran jasmani siswa kelas IV dan V SD SIKK (Sekolah Indonesia Kota Kinablu) Sabah Malaysia tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian ini adalah jenis Kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik survei tes Asia Commite on the Standardization of Physical Test (ACSPFT) untuk usia kurang dari 12 Tahun. Analisis data yang digunakan menggunakan deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profil Kesegaran Jasmani siswa kelas IV sebagai berikut, baik sekali 0%, kategori baik 7%, kategori cukup 46%, kategori kurang 36%, kategori kurang sekali 11%. Profil Kesegaran Jasmani siswa kelas V baik sekali 4%, kategori baik 20%, kategori cukup 47%, kategori kurang 22%, kategori kurang sekali 7%. Dari hasil penelitian menunjukan profil kesegaran jasmani siswa Kelas IV dan V SD SIKK Sabah Malaysia rata-rata dalam kategori cukup. 
Upaya Meningkatkan Gerak Irama Siswa Tunarungu melalui Pembelajaran Bina Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama Maulana, Muhammad Jefri; Suntoda, Andi; Slamet, Suherman
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 2 (2019): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i2.16594

Abstract

The background of this study is the lack of rhythmic movements of students with hearing impairment in BKPBI learning. The purpose of the study was to see the increase in rhythmic movements of students with hearing impairment in at SLB B Prima Mulia Bhakti through BKPBI learning. It’s used experimental method with one group pretest- posttest design, the study was conducted in SLB B Prima Bhakti Mulia Cimahi with 7 students as the samples. The result shows that there is improvement in pretest score and post-test score which indicates the improvements of students rhythmic movements. It concludes that there is an improvement on the students’ rhythm movement trough BKPBI learning. AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi kurangnya gerak irama siswa tunarungu dalam pembelajaran bina komunikasi persepsi bunyi dan irama (BKPBI). Penelitian ini bertujuan untuk melihat pembelajaran BKPBI dalam meningkatkan gerak irama siswa tunarungu di SLB B Prima Bhakti Mulia. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design di SLB B Prima Bhakti Mulia Cimahi. Jumlah siswa sebagai sampel sebanyak 7 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kenaikan nilai dari nilai pretest dan nilai posttest yang mengindikasikan adanya peningkatan gerak irama pada siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan gerak irama siswa tunarungu melalui pembelajaran BKPBI.
Penerapan Pendekatan Teknis untuk Meningkatkan Gerak Dasar Manipulatif dalam Pembelajaran Fielding Games Sederhana Jayanti, Ayu Dwi; Suntoda, Andi; Budiman, Didin
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 2 (2019): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i2.15325

Abstract

This study was aimed to determine the increase of students’ manipulative movement skills through the implementation of simple learning class games on fourth grade elementary achool students. The research method of this study was classroom action research. The data analysis by reducing data and describing data in table form, so that  the average value and percentage of completeness of learning could be found. The subjects of this study were fourth grade students in elementary school student in Bandung. The total of the students were 33 students, which consisted of 17 male students and 16 female students. The results of the study in the first cycle showed that the manipulative movement skillsof students achieved (63.88%), while in the second cycle showed that the manipulative movement skills  increased to reach (80.55%). This research show that the use of  a technical approach can improve manipulative movement skills through simple field games lessons. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan gerak dasar manipulatif melalui penerapan pembelajaran field games sederhana kelas 4 sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Analisa data dilakukan dengan mereduksi data dan memaparkan data dalam bentuk tabel, sehingga dapat dicari nila rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar di Kota Bandung yang berjumlah 33 siswa. Terdiri dari 17 orang siswa putra dan 16 orang siswa putri. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan gerak dasar manipulatif siswa mencapai hasil (63,88%), Pada siklus II menunjukkan bahwa gerak dasar manipulatif meningkat hingga mencapai (80,55%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan teknis dapat meningkatkan gerak dasar manipulatif dalam pembelajaran field games sederhana. 
Penerapan Model Pendidikan Gerak Aktivitas Lokomotor dan Pemberian Spesifik Feedback untuk Meningkatkan Keterampilan Melompat Safa’at, Hisam; Suntoda, Andi; Mahendra, Agus
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 2 (2019): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i2.17636

Abstract

The aim of this research is to assess effectiveness of movement education model and specific feedback provision in teaching locomotor activities to third grader of Elementary School. This research was employing Classroom Action Research approach with involving 2 cycles, each of which using two meeting actions. The instrument to be used in detecting the improvement was a jumping skill performance checklist. The participants for this research were 39 students from third grade of Elementary School. The result indicated that students’ jumping skills were increasing for about 43% from pre-test to the end cycle. It can be concluded that giving feedback in the learning process has optimized students’ improvement in their jumping skills.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pendidikan gerak dan pemberian spesifik feedback dalam pembelajaran pendidikan jasmani pada siswa kelas 3 Sekolah Dasar dengan maksud untuk meningkatkan keterampilan melompat siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, sebanyak 2 siklus, dengan 2 tindakan pada setiap siklus Sampel penelitian adalah 39 siswa kelas 3. . Untuk mengukur keterampilan melompat, digunakan tes keterampilan performance checklist. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan keterampilan melompat sebesar 43% dari observasi awal hingga siklus II tindakan 2. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pendidikan gerak aktivitas lokomotor melalui pemberian spesifik feedback dapat meningkatkan keterampilan melompat siswa kelas 3 Sekolah Dasar di Kota Bandung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pentingnya feedback dalam mempercepat proses pembelajaran gerak.

Page 4 of 14 | Total Record : 131