cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School
ISSN : -     EISSN : 26145626     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Arjuna Subject : -
Articles 131 Documents
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN EDUKATIF DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK DASAR SISWA SEKOLAH DASAR Karisman, Vicki Ahmad
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 1 (2018): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i1.10573

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran edukatif dalam pemebelajaran pendidikan jasmani terhadap  keterampilan motoric dasar siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Randomize Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di Kota Cimahi, dengan teknik sampling menggunakan cluster random sampling . Penelitian ini dilaksakan selama 16 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Test Gross Motor Development – Second Edition (TGMD-2nd Edition) dari Ulrich. Dengan Analisis data menggunakan SPSS 17 dengan urutan analisis data menggunakan Uji T Paired Samples. Adapun hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari media pembelajaran edukatif dalam pemebelajaran pendidikan jasmani terhadap keterampilan motorik dasar siswa sekolah dasar. 
Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Menggunakan Metode Bermain Untuk Siswa Kelas V Sdn 2 Pagelaran Hakim, Lukman; Yudasmara, Dona Sandy
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 2 (2018): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i2.11940

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran kebugaran jasmani siswa kelas V SDN 2 Pagelaran Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas V SDN 2 Pagelaran Kabupaten Malang. Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitaitif. Hasil penelitian yang telah diperoleh bahwa penggunaan metode bermain dalam pembelajaran pendidikan jasmani subbab kebugaran jasmani, dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas V SDN 2 Pagelaran Kabupaten Malang. AbstractThe purpose of this study is to improve and enhance students' liveliness in learning physical fitness for fifth grade students of SDN 2 Pagelaran of Malang Regency. This study uses Classroom Action Research design. Subjects of the research are 23 students of fifth grade SDN 2 Pagelaran of Malang Regency. In analysing the data, the researcher are using qualitative and quantitative descriptive data analysis techniques. The result is that utilizing the playing method in physical education for physical fitness chapter can enhance the liveliness of grade V students of SDN 2 Pagelaran of Malang Regency. 
Tim Editorial for download, Click pdf
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 1 (2017): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i1.8686

Abstract

click pdf for download
Upaya Mengembangkan Nilai–Nilai Kerjasama Melalui Penerapan Permainan Tradisional Bakiak Dan Gatrik Febriani, Nova Suci; Budiana, Dian
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 1 (2017): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i1.8673

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai-nilai kerjasama dalam aktivitas pembelajaran pendidikan jasmani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah pembelajaran tradisional bakiak dan gatrik dapat membangun nilai kerjasama (pada siswa kelas V SDN Gegerkalong Girang 1-2) yang berjumlah 31 siswa, yaitu 12 laki-laki dan 19 perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan dua siklus  dan masing-masing siklus terdapat dua tindakan, data penelitian ini diambil dengan menggunakan lembar pengamatan (observasi).  Hasil observasi awal menunjukkan bahwa nilai kerjasama siswa masih terlihat  rendah dalam pembelajaran, hal ini ditunjukkan dengan nilai-nilai kerjasama sebesar 39,35 % yang seharusnya 75 %  dari seluruh aspek. Selanjutnya hasil siklus I tindakan I dengan nilai sebesar 49,64 %. Kemudian setelah diadakan  hasil siklus I tindakan 2 dengan memberikan treatment yaitu dengan menambahkan peraturan baru dan memberikan reward, sehingga siswa sangat antusias terhadap permainan tradisional maka dari itu perolehan nilai-nilai kerjasama meningkat menjadi  57,42 %  . Selanjutnya hasil siklus 2 tindakan I didapatkan nilai kerjasama menjadi 69,42 %. Pada akhirnya  hasil siklus 2 tindakan 2 kembali meningkat dengan nilai persentase 80,05 % . Setelah melalui dua siklus rata-rata nilai-nilai kerjasama dalam permainan tradisional mengalami peningkatan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya peningkatan nilai-nilai kerjasama melalui penerapan permainan tradisional
Implementasi Model Pendidikan Gerak Dalam Pembelajaran Aktivitas Ritmik Pola Langkah Pada Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Yulfita, Nenda; Mahendra, Agus; Nahduddin, Dodo
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 1 (2018): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i1.13778

Abstract

This research is driven by the question whether the learning of rhythmic activity on step patterns could be implemented by using movement education or not. This is because the subject of step pattern learning has never or almost never been carried out at all in the school, especially at SDN Pada Asih, Bandung. Therefore, researchers are interested in conducting a study by using Classroom Action Research (CAR) methods, by employing movement education model in the subject. The participants in this study were fifth grade students of Padaasih, totaling 43 students, consisting of 21 male students and 22 female students. The data is collected by means of an observational sheet and analyzed by procentage tendencies. The results of the research in terms of understanding and students ability in performing the steps are as follows: in the first cycle of action I, the average percentage was (37.86%). In cycle I action II, the percentage was (49.58%). In cycle II action I, the  average percentage has increased to (63.53%), and in the cycle II action II, the average percentage was (80.56%). It can be concluded  that the movement education model can be implemented in the learning of the step pattern to the students of grade 5. AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh pertanyaan apakah pembelajaran aktivitas ritmik pola langkah dapat diterapkan melalui model pendidikan gerak pada siswa kelas 5 SDN Padaasih. Hal ini didasari kenyataan bahwa pembelajaran aktivitas ritmik pola langkah masih amat jarang dilakukan, untuk tidak mengatakan tidak pernah sama sekali. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan analisisnya digunakan teknik persentase. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN Padaasih tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 43 siswa, terdiri dari 21 siswa putera dan 22 siswa putri. Hasil penelitian pada siklus I tindakan I menunjukkan pemahaman siswa dalam pembelajaran aktivitas ritmik pola langkah mencapai rata-rata persentase (37,86%). Pada siklus I tindakan II mengalami peningkatan rata-rata persentase menjadi (49,58%) Pada siklus II tindakan I menunjukkan peningkatan rata-rata persentase yaitu (63,53%). Pada siklus II tindakan II menunjukkan peningkatan rata-rata persentase yaitu (80,56%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pendidikan gerak dapat diimplementasikan pada pembelajaran aktivitas ritmik pola langkah pada siswa kelas 5 SDN Padaasih Tahun Ajaran 2018/2019. 
Peningkatan Keterampilan Gerak Lokomotor Melalui Penerapan Model Pendidikan Gerak Format Halang Rintang Safitri, Diana Sri; Mahendra, Agus; Budiman, Didin; Supriatna, Agus; Amelia, Hanna
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 2 (2018): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i2.11936

Abstract

Penelitian ini didorong oleh masih maraknya proses pembelajaran pendidikan jasmani yang dilakukan dengan cara tradisional, dengan materi ajar yang didominasi oleh keterampilan olahraga formal. Padahal, pendidikan jasmani idealnya lebih menekankan  materi kelompok gerak dasar. Sayangnya hal tersebut belum banyak dipraktekkan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan gerak lokomotor siswa kelas 3C SDPN 252 Setiabudi melalui penerapan  model pendidikan gerak format halang rintang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, untuk pengumpulan data menggunakan lembar observasi TGMD-2. Hasil penelitian ini secara keseluruhan rata-rata penguasaan keterampilan gerak meningkat sebesar 9,8 atau jika diprosentasekan sebesar 20,42%. Sehingga, penerapan model pendidikan gerak format halang rintang dipandang efektif untuk diterapkan pada siswa kelas 3, karena dapat meningkatkan keterampilan gerak lokomotor siswa. AbstractThe research was driven by the tendency of practice of learning of physical education still conducted in the traditional way, with teaching materials are dominated by formal sports skills. Ideally, Physical education emphasizes the basic movement group components. The purpose of this study is to improve locomotor motor skills of the third grader students of SDPN (Elementary School) 252 Setiabudi through the implementation of the movement education model using the format of “Halang Rintang” (obstacle course). The study employed a classroom action research method, for data collection instrument was using TGMD-2 with a simple modified observation manual. The results of this study in general have shown a little increased average in the mastery of movement skills, greater than 9.8 or other word has increased in percentage around 20.42%. Thus, the implementation of the movement education model using ‘obstacle course’ format or “Halang Rintang” is considered to be an effective way to improve the basic fundamental skills, especially in the area of locomotor movements and substantially effective to be applied to third grader students. 
Penerapan Model Movement Problem Based Learning Soccer Like Games Fauzi, Nurul; Lubay, Luqmanul Hakim
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 1 (2017): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i1.8678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti keterampilan bermain siswa melalui penerapan model movement problem based learning dalam soccer like games. Metode penelitian yang digunakan melalui metode Penelitian Tindakan Kelas, Tempat penelitian di Sekolah Dasar Negri Tagog dengan objek penelitian siswa kelas IV berjumlah 25 orang. Proses penelitian dibagi menjadi II siklus, setiap siklus terdiri dari 2 tindakan. Setiap tindakan menggunakan berbagai tugas gerak yang dikemas dalam bentuk permainan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen GPAI. Kemudian semua data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik persentase. Nilai rata-rata keseluruhan data awal adalah 59% dan siklus I tindakan I adalah 66%, siklus I tindakan II adalah 68%, siklus II tindakan I adalah 72%, dan siklus II tindakan II adalah 76%. Dari rata-rata aspek keterampilan bermain berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa melalui penerapan model movement problem based learning dapat meningkatkan keterampilan bermain siswa dalam pembelajaran soccer like games. Sebagai saran dari hasil penelitian, dalam pemberian materi pembelajaran soccer like games, hendaknya diberikan berbagai tugas gerak yang dikemas dalam bentuk permainan
Program PDS UPI dalam Pendidikan Jasmani: Membumikan Penjas Bernuansa Mendidik Mahendra, Agus
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 1 (2018): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v2i1.13774

Abstract

Physical Education lesson in school still displays a typical impression that deliver a particular feeling coveying that PE is hard, stiff, and often rough and creepy. As the consequence, children in the PE lesson take an indifferent attitude or enjoy it all by being what is expected from the said situations. The LD UPI program for PE in Elementary Schools became a catalyst for the paradigm shift at the school, especially for respected in-service PE teachers, and at the same time for students who were undertaking the internship program as pre-service teachers. With directly seeing the lecturers' actions in teaching for over 8 times repetition, it was believed that the paradigm change has taken place as has been expected, and it was accompanied by changes and improvements in teaching skills, in addition to strengthening their mastery of pedagogical content knowledge. This manuscript is a resume of best practices generated from the LDS in PE program, which can be used as a reference both for improving teachers’ teaching competencies in Schools, and for reconstructing the PETE program curriculum at Higher Learning level. AbstrakPenjas di Sekolah masih menampilkan wajah yang keras, kaku, bahkan sering kasar dan menyeramkan. Sebagai konsekuensinya, anak dalam pelajaran Penjas mengambil sikap tidak peduli atau sekalian menikmatinya dengan menjadi apa yang seolah diharapkan dari Penjas demikian. Program PDS UPI untuk Penjas di Sekolah Dasar, menjadi katalisator bagi upaya perubahan paradigm Penjas di sekolah, terutama bagi para guru Penjas dalam jabatan, dan sekaligus bagi para mahasiswa yang sedang melakukan PPL serta guru Pra-Jabatan. Dengan melihat aksi dosen dalam mengajar yang berulang hingga 8 kali pertemuan, diyakini perubahan paradigm itu sekaligus diiringi perubahan dan peningkatan keterampilan mengajar, di samping memantapkan penguasaan mereka terhadap pedagogical content knowledge. Naskah ini merupakan sebuah paparan best-practices yang dihasilkan dari program PDS Penjas di Lab School UPI, yang dapat dijadikan rujukan baik bagi peningkatan kompetensi mengajar guru di Sekolah, maupun bagi penyempurnaan kurikulum program PETE di PT. 
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT dalam Pembelajaran Permainan Bola Besar Berorientasi Sepak Takraw untuk Meningkatkan Kerjasama dan Keterampilan Bermain Wahyudi, Widi; Budiman, Didin; Saepudin, Endang
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 2 (2018): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i2.11732

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penerapan model kooperatif tipe TGT terhadap keterampilan bermain dan kerjasama dalam pembelajaran bola besar berorientasi sepak takraw. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan memanfaatkan instrumen lembar observasi GPAI (game performance assestment instrument), catatan lapangan, dan dokumentasi penelitian. Partisipan penelitian ini adalah 30 siswa kelas V SDN Gegerkalong 1-2, Kota Bandung. Hasil analisis keterampilan bermain menunjukkan terjadinya kenaikan persentase dari observasi awal (15,55%) sampai tes siklus II tindakan II (75,83%). Tes kerjasama menunjukkan peningkatan persentase dari observasi awal (24,44%) sampai ke tes siklus II tindakan II (75,56%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam pembelajaran bola besar berorientasi permainan sepak takraw dapat meningkatkan keterampilan bermain dan kerjasama  siswa kelas V SDN Gegerkalong 1-2 Kota Bandung. AbstrackThe aim of this study is to find out the impact of Cooperative Learning type TGT on students’ cooperation and skill in playing sepak takraw. The method used in this research was classroom action research (PTK) by using GPAI (game performance assestment instrument) observation sheets, field notes, and documentation as the instruments. The participants of the study were 30 fifthgrade students of SDN Gegerkalong 1-2, Bandung. The result of the skill analysis showed the improvement of the initial observation percentage (15,55%) to cycle II action II  percentage (75,83%). Meanwhile, the cooperation test showed that there was improvement on initial observation percentage (24,44%) to cycle II action II (75,56%). It concludes that the application of cooperative learning model type TGT in sepak takraw could improve students’ cooperation and skill in SDN Gegerkalong 1-2 Kota Bandung. 
Penerapan Model Hellison Dan Pendekatan Soccer Like Games Dalam Meningkatkan Tanggung Jawab Dan Keterampilan Bermain Sepak Bola Elma Baisyah, Husnul Afwa; Budiman, Didin
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 1 (2017): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v1i1.8674

Abstract

Mayoritas siswa terlihat memiliki sikap tanggung jawab pribadi dan sosial yang rendah terutama ketika terlibat dalam pembelajaran dan permainan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab dan keterampilan bermain sepak bola melalui penerapan model Hellison dan pendekatan soccer like games pada siswa kelas V SDPN Setiabudi Kota Bandung. Subjek penelitian seluruhnya berjumlah 35 siswa, yang terdiri dari 20 siswa putra dan 15 siswa puteri. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan GPAI dan lembar observasi perilaku tanggung jawab serta catatan lapangan dan dokumentasi sebagai instrumennya.Penelitian melibatkan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua tindakan. Hasil analisis data dari siklus I dan II menyimpulkan bahwa tanggung jawab siswa meningkat dari 32,00% ke 86,29%, dan keterampilan bermain siswa meningkat dari 54,19% ke 83,52%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Hellison dan pendekatan soccer like games dapat meningkatkan sikap tanggung jawab dan keterampilan bermain siswa dalam pembelajaran permainan sepak bola pada kelas V SDPN Setiabudhi Kota Bandung.

Page 3 of 14 | Total Record : 131