cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Hijau
ISSN : 25794264     EISSN : 25501070     DOI : -
Jurnal Rekayasa Hijau diterbitkan 3 kali dalam satu tahun. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian analisis di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, desain dan kebijakan ramah lingkungan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2024)" : 8 Documents clear
An Optimizing of Piping System - Case Study Kereta Cepat Merah Putih (KCMP) Achmad Fauzi, Deni Nur; Asnan, Muhammad Fathoni; Aminudin, Achmad; Al. Aziz R., M. Shafwallah
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v8i1.50-64

Abstract

ABSTRAKKereta api berkecepatan tinggi merupakan salah satu alat transportasi modern yang paling berpengaruh di dunia karena keunggulannya seperti kecepatan yang tinggi, kenyamanan dalam berkendara, kapasitas angkut yang besar, dan konsumsi energi yang rendah. Salah satu tugas utama dalam sistem perkeretaapian adalah mengalirkan fluida yang saling terhubung satu sama lain berdasarkan desain yang telah dirancang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan desain sistem perpipaan dan routing pada Kereta Cepat Merah Putih (KCMP). Selain itu, penelitian ini juga membahas mengenai pemilihan material yang akan digunakan pada sistem perpipaan yang ringan dan juga ramah lingkungan.Kata kunci: desain pipa, kereta cepat, bahanABSTRACTThe high speed train is one of the most influential modern means of transportation in the world due to their advantages such as high speed running, ride comfort, large transport capacity, and low energy consumption. One of the main tasks in railway system is to convey fluid that is interconnected to each other based on the design that has been designed. The objective of this paper is to develop a design of the piping and routing system at Kereta Cepat Merah Putih (KCMP). In addition, this research also discusses about selection of materials to be used in piping systems that are lightweight and also environmentally friendly.Keywords: piping design, high speed train, materials
Partisipasi Ibu Rumah Tangga Dalam Pengelolaan Sampah di Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak Fadilah, Nurul; Akbar, Aji Ali; Sutrisno, Hendri; Apriani, Isna
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v8i1.1-14

Abstract

ABSTRAKKeberhasilan pelaksanaan pengelolaan sampah membutuhkan dukungan dari semua sektor masyarakat, salah satunya ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah serta aspek teknis operasional pengelolaan sampah. Responden dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga dengan sampel berjumlah 100 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian dianalisis dengan uji statistik chi square (X2) menggunakan program SPSS Versi 26. Penelitian menemukan 100% responden berpengetahuan dan 94% responden berpartisipasi. Analisis bivariat menunjukan tidak ada hubungan yang sangat signifikan antara usia ibu rumah tangga dengan pengetahuan dan partisipasi dalam mengelola sampah dan ada hubungan yang sangat signifikan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan dan partisipasi dalam mengelola sampah di Kelurahan Sungai Jawi Luar. Selain itu juga menganalisis laju timbulan sampah dan komposisi sampah dengan metode SNI-19-3964-1994 selama 8 hari. Hasil proyeksi timbulan sampah dan komposisi sampah menjadi dasar dalam menganalisis aspek teknis operasional sistem pengelolaan sampah. Mengacu kepada Permen PU No. 3 Tahun 2013, pewadahan sampah direncanakan menggunakan 3 jenis wadah yang berbeda sesuai komposisi sampah, pengumpulan sampah menggunakan pola individual tidak langsung dan pengangkutan ke TPA Batu Layang oleh DLH Kota Pontianak dengan menggunakan alat angkut armroll truck.Kata kunci: Partisipasi, Ibu Rumah Tangga, Sistem Pengelolaan Sampah. ABSTRACTThe successful implementation of waste management requires support from all sectors of society, one of which is the housewife. This study aims to analyze the level of participation of housewives in waste management and the operational technical aspects of waste management. Respondents in this study were housewives with a sample of 100 respondents. Data was collected using a questionnaire and then analyzed using the chi square statistical test (X2) using the SPSS Version 26 program. The study found that 100% of respondents were knowledgeable and 94% of respondents participated. Bivariate analysis showed that there was no very significant relationship between the age of the housewife and knowledge and participation in managing waste and there was a very significant relationship between education level and knowledge and participation in managing waste in Sungai Jawi Luar Village. In addition, it also analyzes the rate of waste generation and waste composition using the SNI-19-3964-1994 method for 8 days. The projected results of waste generation and waste composition form the basis for analyzing the operational technical aspects of the waste management system. Referring to Permen PU No. 3 of 2013, the waste container is planned to use 3 different types of containers according to the composition of the waste, the collection of waste using an indirect individual pattern and transportation to the Batu Layang TPA by DLH Pontianak City using an armroll truck.Keywords: Participation, Housewife, Waste Management System.
Door Design and Control System In High Speed Train - Case Study Kereta Cepat Merah Putih (KCMP) Yuwono, Indarto; Yahya, Hafid Mustofa; Wicaksono, Darma Arif; Apriyanto, R. Akbar Nur; Syah Putra, Muhammad Dio
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v8i1.65-75

Abstract

ABSTRAKPengembangan riset di bidang kereta cepat merupakan kemandirian teknologi transportasi dan link and match antara industri dan akademisi, khususnya perkeretaapian di Indonesia. Penelitian bersama dari konsorsium perguruan tinggi INKA dan KAI berencana untuk merealisasikan kereta cepat yang dinamakan Kereta Cepat Merah Putih (KCMP). Desain pintu penumpang dan teknologi kontrol merupakan perangkat pendukung di dalam gerbong kereta. Pembuatan pintu geser plug memiliki keunggulan dalam hal keandalan dan pengurangan kebisingan. Skema yang digunakan dalam pengendalian pintu terdiri dari pembukaan, penutupan dan tindakan ketika terjadi gangguan atau kondisi jebakan dalam operasi.Kata Kunci: Sistem Kontrol Pintu, Kereta Api Cepat, Pintu Geser, Kondisi Gangguan.ABSTRACTThe development of research in the field of high speed train is an independence of transportation technology and a link and match between industry and academia, especially trains in Indonesia. Joint research from college consortium INKA and KAI plans to realize a high speed train called Kereta Cepat Merah Putih (KCMP). The passenger door design and control technology are supporting device in the train carbody. Making sliding plug doors has advantages in terms of reliability and noise reduction. The scheme used in door control consists of opening, closing and action when there is fault or trap condition in operation.Keywords: Door control system, High Speed Train, Door Sliding plug, Fault Conditio
Dampak Penggunaan Kemasan Guna Ulang Terhadap Pengurangan Sampah Kemasan Sekali Pakai (Studi Kasus Konsumen Layanan Alner di Jakarta) Ekananda, Bintang; Farida, Anif
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v8i1.15-24

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menggali potensi penggunaan kemasan guna ulang dalam mengurangi sampah kemasan di Indonesia, dengan fokus pada solusi yang ditawarkan oleh perusahaan rintisan bernama Alner. Dua partisipan dipilih sebagai studi kasus, dan pola konsumsi mereka dianalisis sebelum dan setelah menggunakan sistem kemasan guna ulang Alner. Hasilnya menunjukkan pengurangan signifikan dalam pembuangan sampah kemasan, dengan penghematan hampir 480 gram per bulan atau 5,76 kilogram per tahun untuk setiap partisipan. Dalam skala yang lebih luas, jika 1% populasi Indonesia mengadopsi sistem ini, pengurangan total sampah kemasan bisa mencapai 15.552 ton per tahun. Selain itu, penggunaan kemasan guna ulang juga berpotensi mengurangi emisi CO2 hingga 70-80% dibandingkan dengan kemasan sekali pakai. Kesimpulannya, sistem kemasan guna ulang, seperti yang diaplikasikan oleh Alner, memiliki potensi yang signifikan untuk mengurangi generasi sampah kemasan dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Diperlukan dukungan lebih lanjut dari pemerintah, industri, dan konsumen, serta penelitian lebih lanjut untuk mengatasi hambatan dan meningkatkan efektivitas sistem ini dalam konteks spesifik Indonesia.Kata kunci: kemasan guna ulang, Alner, emisi karbonABSTRACTThis study delves into the potential of using reusable packaging to mitigate packaging waste in Indonesia, focusing on the solution provided by a startup named Alner. Two participants were selected as case studies, and their consumption patterns were analyzed before and after employing Alner's reusable packaging system. The findings showed a significant reduction in packaging waste disposal, saving nearly 480 grams per month or 5.76 kilograms per year for each participant. On a broader scale, if 1% of the Indonesian population adopted this system, the total reduction in packaging waste could reach 15,552 tons annually. Moreover, the use of reusable packaging has the potential to decrease CO2 emissions by 70-80% compared to single-use packaging. In conclusion, the reusable packaging system, as applied by Alner, holds significant potential for reducing packaging waste generation and contributing to environmental preservation. Further support from the government, industry, and consumers, as well as additional research to overcome barriers and enhance the effectiveness of this system in the specific context of Indonesia, is necessary.Keywords: reusable packaging, Alner, carbon emissions
Review Organic Rankine Cycle-: Penerapan di Kapal Manopo, Deddy Sakti; Rusirawan, Dani
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v8i1.76-86

Abstract

ABSTRAKSektor maritim sebagai salah satu industri utama yang menggunakan bahan bakar minyak, turut berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca seperti CO2, NOx, dan SOx, mencapai 2-3% dari total emisi dunia. Emisi gas buang kapal ini memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan, termasuk perubahan iklim, pencemaran udara, dan dampak negatif lainnya. Dampak tersebut dapat di kurangi salah satunya dengan menerapkan sistem pemulihan limbah panas di kapal menggunakan teknologi Siklus Rankine Organik (SRO)/Organic Rankine Cycle (ORC). Kajian literatur terkait konsep ORC di kapal dilakukan mulai dari penentuan sumber panas dari mesin kapal, pemilihan jenis fluida, pemilihan komponen, serta aspek ekonomi. Hasil yang diperoleh yaitu panas gas buang adalah yang paling cocok untuk penerapan ORC dikapal, fluida kerja yang digunankan yaitu R1234ze, R245fa, R600, dan R600a. Dengan penggunaan ORC, Penghematan bahan bakar pelayaran sekitar 10% - 15% dengan waktu pengembalian modal masing - masing 6,52 tahun (R1234z), 6,19 tahun (R245fa), 6,31 tahun (R600) dan 6,42 tahun (R600a).Kata kunci: gas buang, siklus rankine, kapal, laut, dieselABSTRACTThe maritime sector, as one of the main industries that use fuel oil, contributes to greenhouse gas emissions such as CO2, NOx, and SOx, reaching 2-3% of the world's total emissions. These ship exhaust emissions have a significant impact on the environment, including climate change, air pollution, and other negative impacts. These impacts can be reduced by implementing a waste heat recovery system on ships using Organic Rankine Cycle (SRO)/Organic Rankine Cycle (ORC) technology. A literature review related to the concept of ORC on ships is carried out starting from determining the heat source from the ship's engine, fluid type selection, component selection, and economic aspects. The results obtained are that exhaust gas heat is the most suitable for the application of ORC on ships, the working fluids used are R1234ze, R245fa, R600, and R600a. With the use of ORC, the cruise fuel saving is about 10% - 15% with payback period of 6.52 years (R1234z), 6.19 years (R245fa), 6.31 years (R600) and 6.42 years (R600a) respectively.Keywords: exhaust gas, rankine cycle, ship, marine, diesel
Implementation of a Monitoring Information System for Student Field Work Practices to Support Green Computing : Case Study of the Kertasemaya Teladan Vocational School Farismana, Riyan; Amalia, Dita Rizki; Darsih, Darsih
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v8i1.25-37

Abstract

ABSTRAKMeningkatnya proses komputasi secara langsung berdampak pada tingginya tingkat emisi karbon dioksida (CO2). Untuk meminimalisir situasi tersebut, terdapat kampanye komputasi hijau yang berfokus pada penggunaan komputasi hemat energi dan ramah lingkungan. Langkah awal penerapan green computing perlu dimulai dari sektor pendidikan, dalam hal ini SMK, sebagai lembaga strategis yang tidak hanya sekedar teori namun juga praktek penerapan green computing. SMK Teladan Kertasemaya sebagai sekolah yang memiliki komitmen ramah lingkungan ingin menerapkan konsep tersebut dalam kegiatan praktik kerja lapangan dimana dua fokus utamanya adalah pengurangan kertas dengan menerapkan sistem informasi monitoring praktik kerja lapangan dimana proses absensi, pembuatan jurnal harian, laporan, keluhan, dan penilaian dapat menggunakan perangkat web dan mobile agar lebih efisien, proses pengembangan dilakukan dengan metode RAD yang dapat menghemat waktu dan menjamin kualitas sistem yang dikembangkan, serta penggunaan teknologi virtualisasi untuk server menggunakan VPS yang lebih hemat energi dan biaya, yang merupakan tujuan komputasi ramah lingkungan.Kata kunci: green computing, sistem informasi, Monitoring PKL, SMK Teladan KertasemayaABSTRACTIncreasing computing processes directly affects high levels of carbon dioxide (CO2) emissions. To minimize this situation, there is a green computing campaign that focuses on the use of energy-saving and environmentally friendly computing. The first step in implementing green computing needs to start in the education sector, in this case vocational schools, as strategic institutions to not just theory but practice green computing. Kertasemaya Teladan Vocational School, as a school that has a commitment to being environmentally friendly, wants to implement this concept in field work practice activities where the two main focuses are reducing paper by implementing a field work practice monitoring information system where the attendance process, making daily journals, reports, complaints, and assessments can be used. web and mobile devices so that they are more efficient, the development process is carried out using the RAD method, which can save time and guarantee the quality of the system being developed, as well as the use of virtualization technology for servers using VPS, which is more energy and cost-efficient, which is the goal of green computing.Keywords: green computing, information systems, fieldwork practices, monitoring, Kertasemaya Teladan Vocational School
Implementasi Konsep Kota Spons dalam Pengelolaan Air Perkotaan: Evaluasi Efektivitas Melalui Studi Literatur pada Beberapa Kota di Cina Putri, Dhea Ananda; Atharikusuma, Danindra
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v8i1.87-104

Abstract

ABSTRAKBanjir perkotaan merupakan permasalahan utama di seluruh dunia. Urbanisasi di Cina meningkatkan intensitas hujan dan efek pulau panas perkotaan, yang mengubah hidrologi regional dan meningkatkan risiko banjir. Pada 2013, Cina meluncurkan program 30 Kota Spons untuk mengurangi genangan air, memanfaatkan air hujan, mengendalikan aliran air, dan meningkatkan lingkungan air perkotaan. Konsep Kota Spons menekankan konservasi, restorasi, dan rehabilitasi ekosistem, menciptakan kota yang tangguh dan mampu mempertahankan hidrologi alami. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas manajemen air hujan perkotaan dengan menggunakan indeks Kota Spons di Cina berdasarkan studi literatur. Hasilnya menunjukan keberhasilan signifikan Kota Spons dalam penanganan air hujan, menghilangkan polutan, dan meredakan efek pulau panas perkotaan. Selain itu, artikel ini memberikan wawasan tentang tantangan, regulasi, serta skema pembiayaan yang digunakan di Cina untuk mengeksplorasi kemungkinan kebijakan masa depan yang dapat diadopsi oleh kota-kota di Indonesia Dengan menerapkan konsep Kota Spons, diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan meningkatkan ketahanan air di kota-kota Indonesia.Kata kunci: Kota Spons, pengelolaan limpasan air, infrastruktur hijauABSTRACTUrban flooding is a major issue worldwide. Urbanization in China has increased the intensity of rainfall and the urban heat island effect, altering regional hydrology and increasing flood risks. In 2013, China launched the Sponge City program to reduce waterlogging, utilize rainwater, control runoff, and improve urban water environments. The Sponge City concept emphasizes the conservation, restoration, and rehabilitation of ecosystems, creating resilient cities capable of maintaining natural hydrology. This research evaluates the effectiveness of urban rainwater management in China using the Sponge City index based on literature studies. The results show the significant success of Sponge Cities in managing rainwater, removing pollutants, and alleviating the urban heat island effect. Additionally, this article provides insights into the challenges, regulations, and financing schemes used in China to explore future policy possibilities that could be adopted by cities in Indonesia. By implementing the Sponge City concept, it is hoped that flood risks can be reduced and water resilience can be improved in Indonesian cities.Keywords: Sponge City, water runoff management, green infrastructure
Analyzing the Relationship between Tourism Development and Societal Economic Growth: A Case Study of Alamendah Village, Rancabali District Putri, Elvina Deninda; Adzilla, Nusaiba; Setiobudi, Akhmad
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v8i1.38-49

Abstract

ABSTRACTTourism innovation plays an important role in advancing regional progress, since the tourism sector impact economic growth and income enhancement. Nevertheless, many villages often face challenges, including insufficient community empowerment and knowledge. Therefore, innovation in tourism development is required. This study investigates the correlation between tourism development innovation and the economic growth of the community in Alamendah Village which is measured by community incomes. This study used a mixed method with population research of approximately 23,870 people and a total sample of 100. Data collection involves the distribution of questionnaires and interviews.Keywords: Tourism Innovation, Economic Growth, Correlation.

Page 1 of 1 | Total Record : 8