cover
Contact Name
Rahmad Fani Ramadhan
Contact Email
rahmad.fani@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalilmuternak@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Ternak
ISSN : 14105659     EISSN : 26215144     DOI : -
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, reproduction and physiology, nutrition, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran published by twice a year, June and December
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 2 (2021): December" : 10 Documents clear
Hubungan konsumsi protein kasar terhadap total protein darah dan kandungan protein susu kambing Peranakan Ettawa (PE) Imelda Siska; Yoshi Lia Anggrayni
Jurnal Ilmu Ternak Vol 21, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v21i2.34392

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk melihat berapa konsumsi protein kasar dari pakan, kadar protein dari darah dan kandungan protein dalam susu serta keeratan hubungan antara ketiganya. Penelitian telah dilakukan pada peternakan Kambing Peranakan Ettawa  PT. Boncah Utama Farm pada tanggal 1 November sampai dengan 15 Desember 2020. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jumlah 20 ekor kambing Peranakan Ettawa laktasi. Data konsumsi protein diambil setiap hari dari konsumsi pakan ternak. Analisis darah dan protein susu dilakukan tiga kali, yaitu awal penelitian, pertengahan dan akhir penelitian. Data yang didapat dianalisis secara deskriptif, hubungan keeratan model dengan korelasi dan persamaan hubungan dengan regresi. Peubah yang amati berupa konsumsi protein kasar, kadar protein darah, kandungan protein susu dan keterkaitan hubungan antara ketiganya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi protein kasar kambing PE adalah 239,16±0,32 g/ekor/hari, rata-rata kadar protein darah 7,03±0,42 g/dl, rata-rata protein susu kambing PE adalah 65,33±0,02 g/ekor/hari. Konsumsi protein pakan dengan kadar protein darah memiliki hubungan yang erat yaitu 0.792. Sedangkan hubungan Konsumsi protein pakan dengan produksi protein susu memiliki hubungan yang erat yaitu 0.788. Keterkaitan ketiganya menghasilkan Persamaan Y = 177.81 + 4.486X + 0.538X dengan nilai R 0.869 dan R kuadrat 0.756. Kata Kunci : Konsumsi protein kasar, total protein darah dan protein susu 
Penggunaan tepung terigu dan tepung tapioka pada nugget hati ayam dan nugget hati sapi Dedes Amertaningtyas; Salsabila Gusmaryani; Nadhira Noer Fasha; Herly Evanuarini; Mulia Winirsya Apriliyani
Jurnal Ilmu Ternak Vol 21, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v21i2.36613

Abstract

Penelitian tentang penggunaan tepung terigu dan tepung tapioka pada nugget hati ayam dan hati sapi bertujuan untuk mengetahui kualitas nugget hati ditinjau dari kadar lemak, energi, kolesterol, vitamin A, kadar karbohidrat dan mutu organoleptik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Pola Tersarang dengan perlakuan 2 jenis hati dan 2 jenis tepung yang tersarang pada jenis hati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan lemak tertinggi terdapat pada nugget hati ayam dengan penggunaan tepung terigu sebesar 17,73%, sedangkan yang paling rendah adalah nugget hati sapi dengan penggunaan tepung tapioka sebesar 16,07%. Perlakuan tersebut menghasilkan nilai energi 3,451,00 – 3,595,67 kJ dengan nilai kolesterol 70,90 – 116,07 mg/100g. Data vit A, karbohidrat dan mutu organoletik. Nugget yang memiliki kadar lemak dan kolesterol paling rendah dengan kadar energi cukup tinggi merupakan nugget terbaik yaitu nugget hati sapi dengan penggunaan tepung tapioka, mengandung kadar lemak 16,07%, energi 3512 kJ/100g dan kadar kolesterol 70,9 mg/100g.
Performa Ternak dan Kurva Pertumbuhan Bobot Badan Galur Ayam Sentul Warna Bulu Debu dan Kelabu di BPPT Unggas Jatiwangi Maya Fitriati; Heni Indrijani; Tuti Widjastuti
Jurnal Ilmu Ternak Vol 21, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v21i2.36256

Abstract

Salah satu sumber daya genetik di Indonesia untuk mendukung kemandirian penyediaan pangan sebagai sumber protein hewani nasional adalah ayam lokal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui tentang konsumsi ransum, konversi ransum serta kurva pertumbuhan bobot badan ayam Sentul Debu dan Kelabu di BPPTU Jatiwangi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif di BPPTU Jatiwangi selama 12 minggu. Pada penelitian ini digunakan DOC (day old chick) ayam Sentul Debu 121 ekor dan DOC ayam Sentul Kelabu 124 ekor, yang dipelihara di kandang postal. Penimbangan bobot badan dilakukan mulai dari umur 1-12 minggu. Hasil penelitian ayam Sentul Debu menunjukkan rataan konsumsi ransum sebesar 629,09±23,40 selama pemeliharaan 12 minggu, rataan konversi ransum sebesar 5,97±4,75 dan penghitungan kurva pertumbuhannya mengikuti model Logistik 23,68±0,99. Hasil penelitian ayam Sentul Kelabu menunjukkan rataan konsumsi ransum sebesar 636,11±23,67 selama pemeliharaan 12 minggu, rataan konversi ransum sebesar 5,57±3,18 dan penghitungan kurva pertumbuhannya mengikuti model Logistik 16,11±0,99.
Egg Characteristics of Pelung Chickens in Four Different Areas in West Java, Indonesia: technical inputs for conservation Indrawati Yudha Asmara; Dani Garnida; Tuti Widjastuti; Iwan Setiawan; Wiwin Tanwiriah; Endang Sujana
Jurnal Ilmu Ternak Vol 21, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v21i2.36965

Abstract

Egg characteristics such as egg size and egg quality affect the hatchability rate of chicken eggs. The study objective was to determine egg characteristics of Pelung chickens that are endangered chickens of Indonesia. A total of 116 eggs from Garut, Bandung, Cianjur and Sukabumi Regencies, West Java Province, Indonesia was selected using a purposive technique. The observed parameters were egg weight, egg specific gravity, and thickness of an eggshell. Data were analyzed using the nonparametric Kruskal-Wallis test followed by the post hoc Mann-Whitney U test. The former was used to determine data differences among research areas, while the latter was applied to compare data differences between the two research areas. The rank Spearman analysis was used to determine the correlation between observed parameters. The study showed that there were significant differences (p > 0.05) among research areas for all observed parameters. Egg weight and thickness of eggshell in the Sukabumi Regency were higher than other regencies, while egg specific gravity in this regency was the highest (p > 0.05). There was a significant positive correlation (p > 0.05) between observed parameters. The findings indicated variation in the rearing management system and the genetic of Pelung chickens in research areas.
Pengaruh Pemberian Feed Additive Tepung Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) terhadap Karakteristik litter ayam broiler Nur Widodo; Nanung Danar Dono; Wihandoyo ,; Zuprizal ,; Heni Suryani; Himmatul Khasanah
Jurnal Ilmu Ternak Vol 21, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v21i2.34819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian feed additive tepung daun binahong dalam pakan terhadap karakteristik litter ayam broiler. Sebanyak 144 ekor broiler jantan (Lohmann MB 202) dikelompokkan kedalam 6 perlakuan masing-masing perlakuan diulang 3 kali dan setiap  ulangan terdiri dari 8 ekor ayam.  Perlakuan 1 adalah pakan basal + Tetrasiklin 50 ppm (T50), perlakuan 2 adalah pakan basal (BT0), perlakuan 3, 4, 5, dan 6 adalah pakan basal + tepung daun binahong sebanyak 1, 2, 4, dan 8% (B1, B2, B4, dan B8). Parameter yang diamati adalah karakteristik litter yaitu: suhu, pH, total bakteri dan amonia litter. Analisis data yang digunakan adalah analisis sidik ragam (ANOVA) dan bila memberikan pengaruh yang berbedanyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s multiple range test.  Hasil penelitian diperoleh bahwa pemberian feed additive tepung daun binahong dalam pakan ayam broiler menurunkan suhu, total bakteri, dan kandungan amonia litter (P<0,05). Penurunan suhu litter dari 29,92 menjadi 27,17OC, penurunan total bakteri litter dari 9,70 menjadi 9,41 CFU/g litter, dan penurunan amonia litter dari 734,67 menjadi 466,38 ppm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian feed additive tepung binahong dengan level 2% dalam pakan dapat memperbaiki karakteristik litter dengan menurunkan suhu, total bakteri, dan amonia litter.
The Effect of Strawberry (Fragaria ananassa) Extract Concentration as Coagulant on Physical and Chemical Characteristic Fresh Cheese Eka Wulandari; Ellin Harlia; Mayang Chantika Permatasari
Jurnal Ilmu Ternak Vol 21, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v21i2.36318

Abstract

Cheese is one of the processed products originating from milk which is mostly imported from other countries. Fresh cheese is a soft cheese without ripening process. Protease is one of the important enzymes in cheese making industry, which  catalyst to hydrolyze peptide bonds.  The purpose of this study was to study the physical and chemical characteristics of fresh cheese at several concentrations of strawberry extract as a coagulant. The study was conducted using a completely randomized design (CRD) consisting of three treatments at the concentration level of strawberry extract P1 (20%), P2 (30%), and P3 (40%), with six replications. The data obtained were evaluated using the variance test and to determine the differences between treatments, the Duncan multiple distance test was carried out. The observed variables were yield, water content, milk clotting activity, pH and color of fresh cheese. The results showed that strawberry extract can be used as a coagulant in the manufacture of fresh cheese up to a concentration of 40% with a yield of 23.81%, water content, milk clotting activity 1260.09 SU/mL, pH 5.04 and the color includes L*59, 48, a* 12.67 and b* 17.32.
Evaluasi Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Double Dosis (Jam Ke 2 Dan Ke 8) Terhadap Kualitas Berahi Pada Sapi Persilangan Ongole Hisyam Ryandhika Kusuma; Kuswati ,; Asri Nurul Huda; Rizki Prafitri; Aulia Puspita Anugra Yekti; Trinil Susilawati
Jurnal Ilmu Ternak Vol 21, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v21i2.33594

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi tingkat keberhasilan IB double dosis terhadap kualitas berahi pada selang waktu IB jam ke 2 dan jam ke 8 pada sapi Peranakan Ongole. Penelitian dilaksanakan di Desa Senggreng, Kabupaten Malang pada Juli-Oktober 2020. Materi yang digunakan sapi betina persilangan Ongole Crossbred sebanyak 25 ekor yang dipilih secara purposive. Semen yang digunakan adalah semen beku dari Limousine jantan produksi Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, yaitu dengan memilih sapi sesuai kriteria dan memiliki kualitas berahi yang baik. Hasil penelitian menunjukkan persentase lendir servik (ada, basah, banyak) NRR1 84,62%, NRR2 76,92%, CR 53,85% dan PR 76,92%. Persentase warna vulva merah yaitu NRR1 90%, NRR2 80%, CR 55,56% dan PR 80%. Persentase suhu >38oC NRR1 93,33%, NRR2 86,67%, CR 53,33% dan PR 66,67%. Indikator pH 8 menunjukkan persentase NRR1 92,86%, NRR2 92,86%, CR 57,14% dan PR 64,29%.
Korelasi dan regresi antara bobot badan, lingkar skrotum, dan volume semen sapi Limousin di Balai Inseminasi Buatan Lembang, Jawa Barat Akhmad Dakhlan; Basid Roniadi; Siswanto ,; Muhammad Dima Iqbal Hamdani
Jurnal Ilmu Ternak Vol 21, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v21i2.33376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai korelasi dan model regresi antara bobot badan dengan lingkar skrotum dan volume semen serta antara lingkar skrotum dan volume semen sapi Limousin. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2019 di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang menggunakan metode survei yaitu mengamati semen sapi-sapi pejantan Limousin yang semennya masih aktif dikoleksi. Pengamatan dilakukan terhadap 43 ekor sapi Limousin jantan umur 2-13 tahun. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi dengan bantuan program R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi antara bobot badan (X) dan lingkar skrotum (Y) yaitu sebesar 0,68 dengan persamaan regresi Y = 19,66 + 0,023X dan nilai koefisien determinasi atau R2 = 0,46; nilai koefisien korelasi antara bobot badan (X) dan volume semen (Y) yaitu sebesar 0,52 dengan persamaan regresi Y = -1,85 + 0,0095X dan nilai R2 = 0,27; dan nilai koefisien korelasi antara lingkar skrotum (X) dengan volume semen (Y) yaitu sebesar 0,40 dengan persamaan regresi Y = -2,35 + 0,21X dan nilai R2 = 0,16. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa terdapat korelasi yang cukup erat dan signifikan antara bobot badan dan lingkar skrotum, antara bobot badan dan volume semen, serta antara lingkar skrotum dan volume semen pada sapi pejantan Limousin, sehingga bobot badan dan lingkar skrotum dapat dijadikan variabel dalam memprediksi volume semen serta dapat dijadikan sebagai indikator untuk seleksi pejantan Limousin.
Implementasi Azzola pinnata Dalam Ransum Terhadap Nilai Kecernaan Dan Performa Itik Peking Jantan Emy Saelan; Sulasmi .
Jurnal Ilmu Ternak Vol 21, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v21i2.35991

Abstract

ABSTRAKPenelitian Implementasi Azzola pinnata Dalam Ransum Terhadap Nilai Kecernaan dan Performa Itik Peking Jantan dilakukan di Kandang Ternak Unggas Kelurahan Sasa Puncak Kecamatan Ternate Selatan. Penelitian menggunakan itik Peking jantan umur 1 minggu sebanyak 80 ekor, terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu: P0 ransum kontrol 100%; P1 ransum kontrol 90% + Azzola pinnata 20%; P2 ransum kontrol 80% + Azzola pinnata 20%; dan P3 ransum kontrol 70% + Azzola pinnata 30%.  Peubah yang diamati yaitu nilai kecernaan bahan kering, bahan organik dan protein, serta performa yaitu konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum. Analisis penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan apabila ada perbedaan dilakukan uji lanjut Duncen.  Hasil penelitian terhadap kecernaan yaitu Kecernaan bahan kering, bahan organik dan protein menunjukkan perbedaan nyata (P<0,05), sedangkan pada performa yaitu konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum terdapat perbedaan yang nyata (P<0,05). Kesimpulan pemberian Azzola pinnata dalam ransum itik Peking sampai 20% memberikan hasil terbaik untuk kecernaan dan performa.Kata kunci:   Azzola pinnata, kecernaan, pertumbuhan, itik peking, pakan
EVALUASI SANITASI LAPAK PENJUALAN KARKAS AYAM TERHADAP JUMLAH TOTAL BAKTERI, Staphylococcus aureus DAN AWAL KEBUSUKAN Yuli Astuti Hidayati; Eulis Tanti Marlina; Eka Wulandari
Jurnal Ilmu Ternak Vol 21, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v21i2.36767

Abstract

Pada masa pandemic, pemerintah membatasi mobilitas masyarakat, sehingga banyak produsen daging ayam merubah pola penjualannya dengan membuka kios di sekitar pemukiman penduduk. Kios yang digunakan berupa meja yang diberi alas plastic dan terbuka, serta lokasi dipinggir jalan raya, hal ini rentan terhadap kontaminasi bakteri dan menyebabkan kerusakan pada daging ayam. Tujuan penelitian ini mengevaluasi sanitasi lapak penjualan karkas ayam terhadap kontaminasi bakteri, Staphylococcus aureus dan nilai pH serta awal kebusukan pada karkas ayam. Metode penelitian adalah metode deskripsi, dengan melakukan surve dan analisis pada pedagang kaki lima tentang evaluasi sanitasi lapak dagangan terhadap jumlah bakteri total, Staphylococcus aureus, pH dan awal kebusukan pada karkas ayam. Batas Maksimum Cemaran Bakteri berdasarkan SNI 7388:2009 : ALT (30 °C, 72 jam) 1 x 106 koloni/g, Staphylococcus aureus 1 x 102 koloni/g. Hasil penelitian menunjukkan jumlah total bakteri pada bagian karkas dada (9.45 x 108 – 3.17 x 109 ) dan paha (9.36 x 108 - 1.95 x 109 ) dari semua pedagang, melibihi standar. Pada sampel dari Pedagang P1 (paha) dan P5 (dada) terdapat Staphylococcus aureus yang melebihi standar. Nilai pH berkisar 5.64 – 6.94, awal kebusukan dimulai pada menit ke 295 – 545.

Page 1 of 1 | Total Record : 10