cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Perikanan Kelautan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
SUPLEMENTASI PROBIOTIK KOMERSIL PADA PAKAN BUATAN UNTUK INDUKSI PERTUMBUHAN IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) Ayu Mardhiana; Ibnu Dwi Buwono; Yuli Andriani; Iskandar -
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.088 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik komersial pada pakan buatan terhadap pertumbuhan benih ikan lele sangkuriang. Penelitian ini dilakukan di Hatchery Gedung 4 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran. Penelitian dilaksanakan pada selama 40 hari dari bulan April - Juni 2017. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu perlakuan A (kontrol, perlakuan B (5 ml/kg), perlakuan C (10 ml/kg), perlakuan D (15 ml/kg), dan perlakuan E (20 ml/kg). Parameter yang diamati adalah kelangsungan hidup (SR), laju pertumbuhan harian (LPH), rasio konversi pakan (FCR), dan kualitas air. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dengan uji F dan perbedaan antar perlakuan diuji dengan uji jarak berganda Duncan dengan taraf kepercayaan 95%, kualitas air dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan terhadap standar kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan penambahan probiotik pada pakan memberikan pengaruh terhadap laju pertumbuhan harian benih ikan lele sangkuriang dan rasio konversi pakan. Penambahan probiotik pada dosis 15 ml/kg pakan pada perlakuan D memberikan hasil tertinggi terhadap laju pertumbuhan harian yaitu 4,84% dan rasio konversi pakan terbaik sebesar 1,7. Namun pada kelangsungan hidup tidak berbeda nyata antar perlakuan.
Keterkaitan Tipe Substrat dan Laju Sedimentasi dengan Kondisi Tutupan Terumbu Karang Di Perairan Pulau Panggang, Taman Nasional Kepulauan Seribu Agustinus B.T. Prasetyo; Lintang Permata Sari Yuliadi; Sri - Astuty
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.219 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan februari sampai maret 2017. Penelitian dilakukan untuk menentukan kondisi tutupan terumbu karang dan bentuk pertumbuhan terumbu karang pada tipe substrat yang berbeda, mengukur laju sedimentasi dan menganalisis keterkaitan tipe substrat dan laju sedimentasi dengan kondisi tutupan terumbu karang di Perairan Pulau Panggang Taman Nasional Kepulauan Seribu. Metode pengambilan data yang digunakan adalah metode survey. Parameter yang diamati yaitu parameter fisika –kimia perairan seperti suhu berkisar antara 28,7 0 C – 30,02 0 C, kecerahan 3.7 m – 4 m, kecepatan arus permukaan 0,043 m/s – 0,116 m/s, laju sedimentasi 0.157 mg/cm2/hari - 1.1026 mg/cm2/hari, pH 7,3 – 7,6, oksigen terlarut 6,1 mg/l – 6,2 mg/l, salinitas 29,6 o/oo – 32,6 o/oo, nitrat 0,002 mg/l, ammonia 0,002 mg/l, posfat 0,047 mg/l – 0,051 mg/l dan laju sedimentasi berkisar antara 0.1573 hingga 1.1026 mg/cm2/hari. Tempat hidup terumbu karang adalah substrat, seperti substrat lumpur (silt), patahan karang (rubble) dan pasir (sand). Terumbu karang yang temukan di setiap tipe substrat adalah Coral Massive dan Coral Submassive, kondisi terumbu karang di perairan Pulau Panggang berkisar antara 8.10 % sampai 27.20 % dapat dikategorikan kedalam kondisi buruk hingga sedang. 
ANALISIS KONVERSI LAHAN BUDIDAYA PERIKANAN DI KECAMATAN DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG Cyntia Kurniawati; Zuzy Anna; Yayat Dhahiyat
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.003 KB)

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dan tingkat ekonomi masyarakat menyebabkan maraknya pembangunan infrastruktur yang mendorong terjadinya konversi lahan. Oleh karenanya penelitian ini dilakukan dengan tujuan : (1) mengetahui kinerja usaha budidaya perikanan (2) menggambarkan tren konversi lahan budidaya perikanan (3) menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya konversi lahan budidaya perikanan. Data yang diambil berupa data primer dan data sekunder dengan metode yang digunakan yaitu metode survey menggunakan teknik sampling jenuh. Selanjutnya data yang didapatkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode tahun 2008-2012 lahan budidaya perikanan di Kecamatan Dayeuhkolot mengalami penurunan paling tinggi yaitu sebesar 40,8%. Keuntungan rata-rata yang didapatkan oleh pembudidaya yaitu sebesar Rp. 1.309.512, sedangkan hasil uji regresi logistik menggunakan aplikasi SPSS 21 menunjukan bahwa variabel-variabel dependen yang digunakan memiliki pengaruh terhadap keputusan pembudidaya dalam melakukan konversi lahan budidayanya sebesar 58,5% dan variabel yang memberi pengaruh nyata pada taraf nyata 5% terhadap variabel dependen yaitu variabel keuntungan (X2).
Efektivitas Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dan Kayu Apu (Pistia Stratiotes) Sebagai Agen Fitoremediasi Limbah Sungai Citarum Septi Audiyanti; Zahidah . .; Herman Hamdani; Heti Herawati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. X No. 1/Juni 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.18 KB)

Abstract

Fitoremediasi dapat didefinisikan sebagai pencucian polutan yang dimediasi oleh tumbuhan, termasuk pohon, rumput-rumputan dan tumbuhan air. Tujuan dari riset ini adalah untuk mendapatkan jenis tumbuhan air yang memiliki daya serap lebih baik diantara eceng gondok dan kayu apu sebagai agen fitoremediasi terhadap limbah Sungai Citarum. Riset ini dilaksanakan pada tanggal 23 Maret hingga 12 Mei 2018 yang bertempat di Laboratorium basah (Ciparanje) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran. Pengujian kualitas air dilakukan di Laboratorium Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan serta Balai Laboratorium Lingkungan Hidup, Ujung Berung. Riset ini dilakukan dengan metode eksperimental dengan uji beda dua rata-rata dengan 15 ulangan. Perlakuan pada riset ini yaitu kayu apu dan eceng gondok. Hasil riset ini menunjukkan bahwa perlakuan kayu apu lebih efektif menurunkan bahan organik dengan nilai akhir yang berkisar antara 6,45 mg/L hingga 11,35 mg/L (36,41%- 63,87%). Kelangsungan hidup hewan uji kayu apu memiliki presentase yang lebih besar berkisar antara 52% hingga 88%.
Perubahan Karakteristik Ikan Nilem Pada Berbagai Pengolahan Suhu Tinggi Dyah Putri Utami; Emma Rochima; Iskandar . .; Rusky Intan Pratama
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. X No. 1/Juni 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.821 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan karakteristik ikan nilem secara fisik dan kimiawi yang terjadi pada berbagai pengolahan ikan nilem dengan suhu tinggi. Ikan Nilem diolah dengan proses goreng, kukus, dan presto. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental yang datanya dianalisis secara deskriftif. Parameter yang diuji adalah uji fisik yaitu warna (kecerahan, nilai a, nilai b,nilai c, dan hue), dan tekstur (kekerasan, daya kohensif, dan kelengketan) serta uji kimiawi (protein, karbohidrat, air, abu dan lemak). Hasil penelitian karakteristik nilai kecerahan ikan nilem berkisar dari 40,15 - 47,29. Pada uji nilai hue didapatkan kisaran nilai 72,17 – 88,13 termasuk kategori yellow red. Nilai chroma tertinggi terdapat pada ikan nilem goreng yaitu 19,51 dan terendah pada ikan segar yaitu 1,80. Nilai a positif dan b positif menunjukan bahwa olahan ikan nilem segar, ikan nilem goreng, ikan nilem kukus, dan ikan nilem presto mengandung unsur warna merah dan kuning. Uji tekstur menghasilkan nilai kekerasan tertinggi pada ikan nilem segar yaitu 2404,1 dan terendah pada ikan nilem olahan presto yaitu 992,2. Nilai elastisitas tertinggi pada ikan nilem goreng yaitu 70,70 dan terendah pada ikan nilem segar 31,79. Nilai kohensif tertinggi ada pada ikan nilem goreng yaitu 0,633 dan terendah pada ikan segar 0,334. Kadar protein tertinggi terdapat  pada ikan nilem goreng 31,67% dan terendah pada ikan nilem segar 15,97%. Kadar karbohirat pada semua olahan ikan nilem adalah 0 %. kadar air tertinggi terdapat ikan nilem segar 77,37%, dan terendah pada ikan nilem goreng 18,50%. Kadar abu tertinggi terdapat pada ikan nilem goreng 4,93% dan terendah terdapat pada ikan nilem presto 1,01%. Hasil kadar lemak tertinggi pada ikan nilem goreng  44,17 dan terendah pada ikan nilem segar 4,35%.
Pengaruh Penggunaan Warna Lure Light Fishing Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Layur (Trichiurus sp.) di Palabuhanratu Denny Anggriawan; Herman Hamdani; Junianto -; Lantun Paradhita Dewanti
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Perikanan Dan Kelautan Vol. IX No. 1 /Juni 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.671 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menentukan warna cahaya sebagai umpan buatan (Lure Light Fishing) pada pancing layur yang menghasilkan tangkapan terbanyak di Perairan Teluk Palabuhanratu. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri atas 3 perlakuan dan 14 kali ulangan (trip). Parameter yang diamati pada penelitian ini bobot ikan layur, panjang ikan layur, jumlah ikan layur dan parameter kualitas air. Data hasil di analisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dengan uji F, apabila terdapat perbedaan antara perlakuan maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan umpan buatan bercahaya (lure light fishing) berwarna biru menghasilkan tangkapan ikan layur terbanyak.  
Analisis Pemasaran Ikan Cardinal Tetra (Paracheirodon axelrodi) Studi Kasus Di Kelompok Pembudidaya Ikan Tetra Abadi. Kecamatan Bojongsari Kota Depok Nuraya Asfariah Wangsapraja; Achmad - Rizal; Ibnu Dwi Buwono; Iwang - Gumilar
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.421 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaan saluran pemasaran ikan Cardinal Tetra (Paracheirodon axelrodi) dan menganalisis tingkat efisiensi pemasaran ikan Cardinal Tetra (Paracheirodon axelrodi) di Kelompok Pembudidaya Ikan Tetra Abadi Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Jawa Barat. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret 2017 hingga April 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sensus untuk responden pembudidaya yang telah diketahui berjumlah 9 orang, dan teknik Snowball Sampling yaitu dengan cara menggunakan rekomendasi dari pembudidaya tersebut untuk menentukan responden di tiap lembaga pemasaran. Analisis data yang dilakukan meliputi Analisis Finansial diantaranya analisis pendapatan usaha, Benefit Cost Ratio (BCR), serta dengan Analisis Efisiensi Pemasaran diantaranya adalah analisis Margin pemasaran, Market share, dan Farmer’s share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat saluran pemasaran di Pokdakan Tetra Abadi. Tingkat efisiensi pemasaran tertinggi ada pada saluran I dengan nilai BCR tertinggi 2,30 serta nilai Farmer’s share tertinggi 24,11%. Saluran 1 adalah satu-satunya saluran pemasaran untuk ekspor di Pokdakan Tetra Abadi. Sedangkan saluran pemasaran paling efisien untuk kegiatan di pasar lokal adalah saluran III karena memiliki nilai Market share tertinggi 60,26%.
ANALISIS USAHA TAMBAK GARAM DI DESA PENGARENGAN KECAMATAN PANGENAN KABUPATEN CIREBON Jason Trikobery; Achmad Rizal; Nia Kurniawati; Zuzy Anna
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.817 KB)

Abstract

Garam sebagai salah satu produk sumberdaya perikanan non hayati yang memiliki prospek bisnis yang cukup bagus, karena garam merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia seperti bahan pangan, bahan kimia, dan bahan pengawet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja finansial dan keragaan produksi tambak garam di Desa Pengarengan. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus dengan teknik wawancara dan kuesioner. Kedua skala kelompok usaha tambak garam terdiri dari lahan pribadi dan lahan sewa menunjukkan menguntungkan dan layak untuk dijalankan. Kinerja finansial usaha garam lahan pribadi yakni pendapatan sebesar Rp. 35.210.000, GPM (53%), R/C rasio (1,86), PP (9 bulan), dan NPV hingga 5 tahun mendatang sebesar Rp. 198.139.803. Sedangkan kinerja finansial usaha garam sewa lahan yakni pendapatan sebesar Rp.32.355.000, GPM (53%), R/C rasio (1,74), PP (10 bulan), dan NPV hingga 5 tahun mendatang sebesar Rp. 195.075.632. Secara keseluruhan, benefit yang diterima petambak termasuk baik karena dapat menutupi biaya operasional yang dikeluarkannya dan memperoleh keuntungan.
Kemampuan Penyerapan Logam Berat Tembaga (Cu) pada Akar Avicennia marina di Perairan Karangsong, Kabupaten Indramayu Geugeuh Geureuha Natadisastra; Zahidah - Hasan; Sriati - -; Walim - Lili
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.904 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan Mengkaji konsentrasi logam berat tembaga (Cu) di air laut dan sedimen, di perairan Karangsong, Kabupaten Indramayu serta menganalisis kemampuan akar Avicennia marina dalam mengabsorbsi logam berat tembaga (Cu) di perairan Karangsong, Indramayu. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan hutan mangrove perairan Karangsong pada bulan April sampai dengan Mei 2017. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan teknik purposive sampling. Analisis konsentrasi logam berat dilakukan di Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PPSDAL) Universitas Padjadjaran. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan konsentrasi logam berat tembaga (Cu) di badan perairan sangat rendah yaitu <0,005 ppm. Konsentrasi Logam berat tembaga (Cu) pada sedimen dan akar Avicennia marina secara berturut-turut berkisar 0,387-0,837 ppm; 0,007-0,015 ppm. Avicennia marina kurang mampu mengakumulasi logam berat tembaga (Cu) berdasarkan perhitungan nilai BCF yaitu <1.
HUBUNGAN SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL-A TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN TONGKOL DI TELUK LAMPUNG Tiara Dea Kuswanto; Mega Laksmini Syamsuddin; Sunarto -
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.028 KB)

Abstract

Penelitian ini mengenai hubungan suhu permukaan laut dan klorofil-a terhadap hasil tangkapan ikan tongkol. Penelitian ini bertujuan mengetahui sebaran suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a dengan menggunakan citra satelit, serta mengetahui hubungan antara suhu permukaan laut dan klorofil-a terhadap hasil tangkapan ikan tongkol. Lokasi penelitian yaitu Teluk Lampung dengan fishing base di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing, Bandar Lampung. Data suhu permukaan laut dan klorofil-a berasal dari citra satelit Aqua MODIS selama Januari 2010 – Desember 2015. Data hasil tangkapan ikan tongkol di Teluk Lampung diperoleh dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung. Data citra satelit diolah dengan software ArcGIS, sehingga diperoleh nilai rata – rata dan gambar sebaran tiap musim suhu permukaan laut dan klorofil-a. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program Microsoft Excel dan Statistical Product and Service Solutions untuk mengetahui hubungan suhu permukaan laut dan klorofil-a dengan hasil tangkapan ikan tongkol. Konsentrasi klorofil-a selama tahun 2010-2015 di Teluk Lampung memiliki konsentrasi klorofil-a sebesar 0,53 mg/m3. Sebaran SPL adalah sebesar 28,07oC. Konsentrasi klorofil-a tertinggi adalah sebesar 1,16 mg/m3 yang terjadi pada musim peralihan 2 tahun 2012. Nilai SPL tertinggi adalah sebesar 29,04oC yang terjadi pada musim timur tahun 2010. Hasil uji regresi linier menunjukan bahwa sebesar 37% faktor suhu permukaan laut dan klorofil-a berpengaruh terhadap hasil tangkapan ikan tongkol di Teluk Lampung. Sisanya sebesar 63% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.

Page 5 of 27 | Total Record : 263