cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Perikanan Kelautan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Pengaruh Pemberian Pupuk Kotoran Burung Puyuh dengan Konsentrasi Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan Daphnia spp. Nur Annisa Diva Rizki Utami; Herman - Hamdani; Iis - Rostini
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.603 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetapkan konsentrasi optimum pupuk kotoran burung puyuh yang menghasilkan laju pertumbuhan Daphnia spp. tertinggi. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah pemberian berbagai konsentrasi pupuk kotoran burung puyuh yaitu 1,8 g/L, 2,4 g/L, 3,0 g/L dan 3,6 g/L. Kultur ini menggunakan 100 indukan Daphnia spp. dengan kohort yang sama sejak menjadi neonet hingga menjadi dewasa dan mati pada satu siklus hidup. Semenjak hari ke-2 sudah terdapat neonet pada media kultur dengan puncak populasi perlakuan A (1,8 g/L), B (2,4 g/L) dan D (3,6 g/L) pada hari ke-3 sedangkan perlakuan C (3 g/L) pada hari ke-4. Usia kematian seluruh perlakuan induk Daphnia sp. adalah 10 hari. Laju pertumbuhan Daphnia spp. pada perlakuan A (1,8 g/L) sebesar 2,091, B (2,4 g/L) yaitu 2,186, C (3 g/L) yaitu sebesar 2,195, dan D (3,6 g/L) sebesar 2,013. hal ini menunjukan bahwa pupuk kotoran burung puyuh dengan konsentrasi 3 g/L memberikan laju pertumbuhan Daphnia sp. tertinggi.
FORTIFIKASI DAGING IKAN NILA TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN KANDUNGAN GIZI KECIMPRING Muhammad Iman Fauzi; Junianto -; Nia Kurniawati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.159 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat fortifikasi daging ikan nila pada kecimpring yang paling disukai panelis berdasarkan karakteristik organoleptik dan menganalisis kandungan gizinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan perlakuan penambahan daging ikan nila sebesar 0%, 5%, 10% dan 15%, berdasarkan berat parutan singkong. Pengamatan dilakukan terhadap karakteristik organoleptik meliputi warna, aroma, kerenyahan dan rasa serta menganalisis komposisi proksimat untuk perlakuan yang paling disukai meliputi kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat dan kadar asam amino. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan daging ikan nila sebesar 5% merupakan perlakuan yang paling disukai panelis karena memiliki  nilai alternatif  6,88 dengan kadar air 9,75 %, kadar protein 44,4%, kadar lemak 35,59%, kadar karbohidrat 82,76 % dan kadar asam amino total 3,17 % w/w.
Karakteristik Fisik dan Kimia Gelatin Kulit Kakap pada Hasil Ekstraksi Suhu yang Berbeda Annisa Dian Islami; Junianto - -; Rita - Rostika
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.012 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menentukan suhu yang tepat dalam proses ekstraksi gelatin dari kulit kakap. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari tiga perlakuan, yaitu suhu ekstraksi 60˚C (A), 70˚C (B), dan 80˚C (C) yang diekstraksi selama 2 jam untuk perhitungan rendemen, sedangkan metode deskriptif untuk karakteristik gelatin yang meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein, dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelatin dengan suhu ekstraksi 80˚C menghasilkan rata-rata rendemen 5,51%, kadar air 3,87%, kadar abu 0,61%, kadar protein 90,32%, dan viskositas 26,00 cP.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN ASAM JAWA TERHADAP MASA SIMPAN FILET NILA PADA SUHU RENDAH Dwiky Prabowo; Eddy Afrianto; Iis Rostini
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.961 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui masa simpan filet nila dengan pemberian ekstrak daun Asam Jawa pada konsentrasi yang berbeda terhadap jumlah bakteri filet nila selama penyimpanan pada suhu rendah. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan dan Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan 6 perlakuan dan 2 ulangan (duplo). Perlakuan ekstrak daun asam jawa dengan konsentrasi 0%, 45%, 55%, 65%, 75%, dan 85%.  Lama perendaman 30 menit, kemudian disimpan pada suhu rendah (5o-10oC). Pengamatan dilakukan pada hari ke-1, 3, 5, 6, dan 7, untuk filet nila konsentrasi 0% (tanpa perendaman ekstrak daun asam jawa), sedangkan perlakuan ekstrak daun asam jawa 45%, 55%, 65%, 75%, dan 85% dilakukan pada hari ke- 1, 3, 5, 7, 8, 9, 10, dan 11. Parameter yang diamati meliputi jumlah koloni bakteri, derajat keasaman (pH), dan susut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun asam jawa dengan konsentrasi 85% pada filet nila selama penyimpanan suhu rendah memiliki masa simpan yang paling lama yaitu hingga hari ke-10 dengan nilai total bakteri 7,7.106 cfu/g, nilai derajat keasaman terendah yaitu 6,80 dan susut bobot 4,08%.
PENDEKATAN STATUS NUTRIEN PADA SEDIMEN UNTUK MENGUKUR STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS DI WILAYAH MUARA SUNGAI DAN PESISIR PANTAI RANCABUAYA, KABUPATEN GARUT Ayip Choerul Rizal; Yudi Nurul Ihsan; Eddy Afrianto; Lintang Permata Sari Juliadi
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.858 KB)

Abstract

Muara sungai merupakan wilayah pesisir yang rentan akan pengaruh kegiatan masyarakat pesisir, tidak terkecuali di muara sungai Cilaki, Cilayu, dan Cihideung, pesisir Rancabuaya, Garut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi nutrien pada sedimen serta mengetahui pengaruhnya terhadap keberadaan makrozoobentos. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2017 hingga Maret 2017 di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpad dan Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Unpad. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi kemudian disajikan secara deskripsi komparatif yaitu dengan mengukur kandungan nutrien pada sedimen kemudian dikorelasikan dengan struktur komunitas makrozoobenthos dan jenis sedimen di lokasi penelitian. Korelasi antara kelimpahan dengan masing-masing nutrien yang diukur menunjukan adanya nilai negatif. Hasil korelasi antara kelimpahan dengan C-organik pada sedimen memiliki nilai r = - 0.49, kelimpahan dengan N-total memiliki nilai r = - 0.61, kelimpahan dengan P-total memiliki nilai r = - 0.74, kelimpahan dengan NH4 memiliki nilai r = - 0.71, dan kelimpahan dengan NO3 memiliki nilai r = - 0.71. Kondisi tersebut dipengaruhi juga oleh tipe sedimen sehingga hanya makrozoobenthos dengan adaptasi tinggi yang mampu bertahan dalam kondisi seperti ini, sementara itu indeks keanekaragaman tergolong rendah sampai sedang dan ditemukan spesies yang mendominasi hanya di stasiun 1. Sebagian besar ukuran besar butir sedimen pada masing-masing stasiun berupa pasir lanauan sampai kerikil.
Analisis Struktur Rantai Pasok Komoditas Ikan Laut Segar Dalam Usaha Rumah Makan Seafood Di Kota Bandung (Studi Kasus Rumah Makan Seafood Vitamin Sea Di Kecamatan Coblong) Laily Latifah Wardah; Asep Agus Handaka Suryana; Junianto . .; Atikah Nurhayati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. X No. 1/Juni 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.364 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur rantai pasok komoditas ikan laut segar dalam bisnis rumah makan seafood di Kota Bandung (Studi Kasus di Rumah Makan seafood Vitamin Sea Kecamatan Coblong Bandung, Indonesia). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan nelayan dan pemilik rumah makan seafood selanjutnya data tersebut di analisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian struktur rantai pasok komoditas ikan laut segar dalam bisnis rumah makan seafood vitamin sea adalah dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) langsung ke rumah makan seafood tersebut.
Analisis Kelayakan Usaha Produk Olahan Berbahan Baku Ikan Nila (Oreochromis niloticus) (Studi Kasus di CV Sakana Indo Prima Kota Depok) Refki Aditya Yudaswara; Achmad Rizal; Rusky Intan Pratama; Asep Agus Handaka Suryana
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Perikanan Dan Kelautan Vol. IX No. 1 /Juni 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.436 KB)

Abstract

 [ja1]                 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha dari usaha produk olahan berbahan baku ikan nila yaitu  produk siomay dan produk kekian di CV Sakana Indo Prima. Waktu dan Tempat penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga bulan April 2017 di CV Sakana Indo Prima. Penelitian ini dirancang menggunakan metode penelitian studi kasus dan analisis deskriptif kuantitatif sebagai metode analisis yang digunakan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis finansial dan analisis kelayakan dengan analisis biaya usaha, penerimaan dan keuntungan, break even point (BEP), benefit cost ratio (BCR), payback period (PP), serta net present value (NPV). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh keuntungan untuk produk siomay sebesar Rp. 3.021.528.467/tahun dan produk kekian sebesar Rp. 1.464.814.467/tahun. Usaha produk siomay memiliki nilai B/C ratio 1.53 dan produk kekian memiliki nilai B/C ratio 1.45 artinya kedua produk layak diusahakan. Usaha produk siomay perlu menjual minimal 297.451 kemasan sedangkan produk kekian minimal 164.667. Jangka waktu pengembalian biaya investasi produk siomay yaitu selama 3 bulan 16 hari sedangkan produk kekian selama 7 bulan 6 hari. Nilai NPV produk siomay dan produk kekian diatas 0.  
Efek Cekaman Salinitas Rendah Perairan Terhadap Kemampuan Adaptasi Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Faisal Rizki Hadi; Indah Riyantini; Ujang Subhan; Yudi Nurul Ihsan
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.439 KB)

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan spesies euryhaline yang hidup di wilayah pesisir maupun laut. Spesies ini mampu bertahan pada wilayah dengan ekspos curah hujan dan siklus evaporasi sepanjang tahun yang akan berpengaruh pada fluktuasi salinitas dan suhu perairan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui dan mengkaji kemampuan adaptasi udang vaname (Litopenaeus vannamei) pada media air yang mendapatkan perlakuan (salinitas) yang berbeda. Penelitian dilakukan di Laboratorium Basah dan Kolam Percobaan Ciparanje Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran, menggunakan 6 (enam) perlakuan berbeda. Udang vaname ditebar dalam akuarium dengan padat tebar awal sebanyak 20 ekor/akuarium. Setiap akuarium kemudian diberikan perlakuan berupa kontrol (32 ppt) dan perbedaan penurunan kadar salinitas (2 ppt/hari; 4 ppt/hari; 6 ppt/hari; 9 ppt/hari; dan 18 ppt/hari). Hasil penelitian menunjukkan udang mampu beradaptasi terhadap perubahan salinitas bertahap hingga 0 ppt dengan perlakuan (2 ppt/hari; 4 ppt/hari; dan 6 ppt/hari), ditunjukkan melalui sintasan yang bertahan di angka 100%. Sementara untuk perlakuan penurunan salinitas yang signifikan (9 ppt/hari dan 18 ppt/hari), udang kurang mampu beradaptasi, ditunjukkan dengan sintasan masing-masing 65% dan 35%. Respon udang pasca adaptasi terhadap cekaman salinitas rendah ditunjukkan dengan tingkat sintasan dari yang tertinggi ke rendah berturut-turut ditunjukkan pada perlakuan penurunan salinitas 9 ppt/hari; 18 ppt/hari; 4 ppt/hari; dan 6 ppt/hari. Sintasan lapangan yang diperoleh pada musim kemarau dan hujan tidak jauh berbeda. Kisaran sintasan di musim kemarau berada pada nilai 74,55% - 90,11%. Sedangkan selama musim hujan, sintasan udang berkisar antara 83,59% - 91,8%.
Verifikasi Gen Hormon Pertumbuhan Lele Dumbo Pada Calon Induk Hibrid Keturunan Pertama Lele Mutiara Transgenik (Clarias sp.) Tengku Alwie Petra Sya’bani; Ibnu Dwi Buwono; Iskandar -; Mochamad Untung Kurnia Agung
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Perikanan Dan Kelautan Vol. IX No. 1 /Juni 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.557 KB)

Abstract

Aplikasi teknologi transgenesis untuk mempercepat pertumbuhan telah berhasil diterapkan pada ikan lele dengan dihasilkannya lele mutiara transgenik yaitu lele yang disisipi gen eksogen berupa gen hormon pertumbuhan (GH) lele dumbo yang saat ini sudah mencapai keturunan pertama. Penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi gen GH lele dumbo pada lele mutiara transgenik keturunan pertama. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Basah Hatchery, Laboratorium Bioteknologi Perikanan, Laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi Molekuler FPIK UNPAD. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen eksploratif dan dianalisis secara deskriptif. Kegiatan dimulai dari isolasi DNA, amplifikasi, dan elektroforesis untuk mendeteksi GH lele dumbo. Primer Cg-F (5’ATGGCTCGAGTTTTGGTGCTGCT-3’) dan Cg-R (5’-CTACAGAGTGCAGTTGGAATCCA GGG-3’) digunakan untuk mengkopi sekuen gen GH lele dumbo. Ikan uji yang digunakan sebanyak 10 ekor dari 20 ekor F1 MTMNT (hasil persilangan F0 jantan mutiara transgenik dan betina lele mutiara non transgenik), 10 ekor dari 20 ekor F1 MTS (hasil persilangan F0 jantan mutiara transgenik dan betina sangkuriang), dan ikan F1 MNTS (hasil persilangan jantan mutiara non transgenik dan betina sangkuriang) sebagai kontrol. Hasil verifikasi menunjukkan munculnya pita di ikan F1 MTMNT sebanyak 2 pita pada ukuran fragmen 750bp dan 1000bp (ikan 1, 3, 5, 8, dan 10), sebanyak 3 pita pada ukuran fragmen 750bp, 1000bp, dan 1250bp (ikan 2, 4, 6, 7, dan 9). Pada ikan F1 MTS sebanyak 2 pita pada ukuran fragmen 750bp dan 1000bp (ikan 1-5), sebanyak 1 pita pada ukuran fragmen 1000bp (ikan 6-10) sementara pada kontrol tidak terdeteksi pita DNA. Analisis sekuens dengan software BioEdit versi 7.1.8 menunjukan bahwa sekuen GH lele dumbo (600bp) terkandung di dalam sekuen fragmen 750bp, 1000bp, dan 1250bp yang menyatakan bahwa 50% ikan uji F1 MTMNT (10 dari 20 sampel) dan 50% ikan uji F1 MTS (10 dari 20 sampel) teridentifikasi sebagai ikan lele mutiara transgenik. 
Daya Serap Akar Mangrove Avicennia marina Terhadap Logam Berat Timbal (Pb) Di Perairan Taman Wisata Alam Angke Kapuk Jakarta Ahmad - Fadhilah; Herman - Hamdani; Sunarto - -; Asep - Sahidin
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.729 KB)

Abstract

Tumbuhan mangrove mempunyai fungsi ekologis yaitu dapat menyerap, mengangkut dan menimbun materi yang bersifat toksik yang berasal dari sekitar lingkungan tempat tumbuhnya, salah satunya adalah logam berat timbal (Pb). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan akar mangrove A. marina dalam mengakumulasi logam berat timbal (Pb) di Perairan Taman Wisata Alam Angke Kapuk Jakarta. Sampel yang diambil berupa akar mangrove A. marina, air, dan sedimen yang dibagi kedalam 3 stasiun. Kemudian sampel dianalisis di Laboratorium dengan metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Hasil penelitian menunjukkan perhitungan nilai rata-rata bioconcentration factor logam berat Pb pada stasiun 1 sebesar 0,2478. Sementara nilai BCF logam berat Pb untuk stasiun 2 sebesar 0,3078. Dan untuk stasiun 3, nilai BCF logam berat Pb sebesar 2,5180. Secara umum akar A. marina mampu mengakumulasi logam berat timbal (Pb) dengan nilai BCF 1,0246.

Page 4 of 27 | Total Record : 263