cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : 23377712     EISSN : 25988271     DOI : -
Core Subject : Education,
Sastranesia adalah jurnal ilmiah bahasa dan sastra Indonesia yang diterbitkan oleh jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jombang. Jurnal sastranesia focus pada kajian bahasa, sastra, dan pengajaran bahasa Indonesia. Jurnal ilmiah ini merupakan kumpulan kajian ilmiah dari civitas akademika Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoesia STKIP PGRI JOMBANG dan civitas akademika beberpa PTN dan PTS yang mengirimkan jurnal ilmiah mereka di jurnal sastranesia. Jurnal sastranesia memiliki ISSN 2337-7712. ISSN tersebut diterbitkan diterbitkan oleh LIPI pada tanggal 7 Maret 2013. Jurnal Ilmiah ini terbit tiga bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
Sastra Pesisir Kajian Struktur Bahasa dan Nilai Budaya dalam Pantun Pernikahan Masyarakat Melayu Sambas -, SULTAN
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v5i4.761

Abstract

Di Indonesia, tradisi berpantun terdapat di beberapa daerah, satu di antara daerah yang konsisten melestarikan budaya berpantun adalah daerah Sambas. Sambas merupakan salah satu Kabupaten yang berada di bawah naungan administrasi wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Seacara geografis, Sambas berada di deretan pesisir pantura, dan dari sudut historis kabupaten Sambas menjadi sentral penyebaran dan perluasan agama Islam di Kalimantan Barat. Pantun berfungsi sebagai alat pemelihara bahasa dan sebagai media mengasah pikiran menjadi lebih kreatif, karena untuk ber- pantun dibutuhkan kemampuan berpikir asosiatif secara spontanitas melalui permainan kata-kata sebagai media penyampai pesan. Budaya berpantun bagi masyarakat Melayu Sambas masih dilestarikan dengan baik, pelestarian berpantun dilaksankan salah satunya dalam acara pernikahan. Setiap acara pernikahan menjadi keharusan dihadirkan acara berbalas pantun antara kedua belah pihak, yakni dari pihak mempelai perempuan dan pihak mempelai laki-laki. Dikarenakan pernikahan merupakan unsur sakral dalam kehidupan manusia yang bernilai budaya, maka nilai-nilai yang ter- kandug dalam ungkapan pantun tersebut menggambarkan nilai budaya sosial dalam kehidupan. Adapun masalah yang dibahas dalam artikel ini adalah Bagaimanakah struktur bahasa pantun pernikahan masyarakat Melayu Sambas sebagai sastra Pesisir? Apakah nilai budaya yang terdapat dalam pantun pernikahan masyarakat Melayu Sambas? Bagaimana persepsi masyarakat Melayu Sambas tentang panggunaan pantun dalam upacara budaya pernikahan? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan satra. Dari pembahasan pada ar- tikel ini dapat disimpulkan bahwa Pantun yang dibaca saat prosesi cara pernikahan itu terbagi men- jadi 8 jenis, pertama, pantun pem buka, kedua pantun untuk melamar, ketiga, pantun serah terima pengantin, keempat pantun untuk mempelai laki-laki, kelima, pantun untuk mempelai perempuan, keenam, pantun untuk orangtua pengantin laki-laki, ketujuh pantun untuk orangtua pengantin per- empuan, dan yang kedelapan adalah pantun untuk para tamu undangan. Adapun struktur pantun dalam pernikahan ini terdiri dari dua struktur, yaitu struktur fisik dan struktur batin. Struktur fisi- knya terdiri dari, diksi, imaji, kata konkret, bahasa figuratif, rima dan ritme. Sedangkan struktur batin terdiri dari, tema, nada dan suasana, perasaan dan amanat.Nilai-nilai yang terkandung dalam pantun pernikahan di kalangan masyarakat Melayu Sambas adalah, pertama nilai persatuan dan saling menghormati, kedua, nilai budaya optimis dan disiplin, ketiga nilai sopan santun dan ketun- dukan, keempat nilai menjaga tutur kata. Ada beberapa perspsi masyarakat Melayu Sambas tentang penggunaan pantun dalam acara pernikahan, pertama menurunnya minat dan antusias generasi muda untuk berpantun, kedua pantun mejnadi media penghibur, tidak lagi sebagai medium untuk penyampaian pesan-pesan moral seperti zaman-zaman terdahulu. Ketiga, pantun juga berperan se- bagai pelestari budaya. 
ANTOLOGI CERPEN PENEMBAK MISTERIUS KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA: KAJIAN ANALISIS WACANA KRITIS Ahya, S.PdI. M.A, Akhmad Sauqi
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v1i1.210

Abstract

Abstrak: Antologi cerpen Penembak Misterius merupakan karya SGA yang  diterbitkan pertama kali pada tahun 1993. Dalam kumpulan cerpen ini terdapat tiga bagian, bagian pertama adalah Penembak Misterius: Trilogi yaitu: (1) Keroncong Pembunuhan, (2) Bunyi Hujan di Atas Genting, dan (3)Grhhh!. Ketiga cerpen  tersebut disatukan dalam satu bab bukan tanpa arti melainkan ada benang merah dalam konteks lahirnya, dan bersifat kritis karena muatan di dalam Penembak Misterius: Trilogi ini mengkonstruksikan sebuah gugatan serta kritikan akan peristiwa yang dikenal dengan penembakan misterius (petrus) yang terjadi pada awal hingga pertengangan 1980an yang dibingkai dalam bentuk karya sastra.  Penelitian ini merupakan kajian analisis wacana kritis dengan memanfaatkan teori Norman Fairclough model tiga dimensi, yaitu: (1) Dimensi Kebahasaan (2) Praktik Kewacanaan dan (3) Praktik Sosiokultural. Model tiga dimensi Norman Fairlough merupakan kesatuan yang integral tidak bisa dipisahakan. Teori ini didasarkan bahwa sebuah teks tidak lepas dari ideologi seorang penulis. Penelitian yang berjudul Antologi Cerpen Penembak Misterius Karya Seno Gumira Ajidarma: Kajian Analisis Wacana Kritis adalah penelitian kualitatif yang berorientasi pada analisis wacana kritis. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif, karena melibatkan interpretasi peneliti dan berusaha mendeskripsikan makna suatu objek. Sedangkan data yang digunakan dalam penelitian ini terdapat dua jenis data yakni data primer atau data pokok yang diperoleh dari wacana Penembak Misterius: Trilogi dan data skunder atau data tambahan yang diperoleh dari beberapa refrensi pendukung yang relavan dengan penelitian ini. Simpulan penelitian ini adalah pada data dimensi kebahasaan yang mayoritas menggunakan metafora, sebuah nilai pengalaman yang merujuk pada ideologi SGA yang menenantang dan  mengkritik sistem pemerintahan Orba serta segala bentuk pelanggaran HAM. Pada praktik kewacanaan khususnya pada proses produksi teks, Penembak Misterius: Trilogi lahir dari sebuah obsesi SGA untuk menyuarakan gagasannya melalui wacana sastra. Selanjutnya pada praktik sosiokultural yang dominan adalah konteks sosial politik yakni sebuah sistem pemerintahan otoriter dengan beberapa kebijkannya absurd yang menjadikan Penembak Misterius: Trilogi berbeda dengan karya lain. Abstract: The anthology short story of Penembak Misterius is the work of SGA first published in 1993. In this collection of short stories there are three parts, the first part is Penembak Misterius: Trilogi namely: (1) Keroncong Pembunuhan, (2) Bunyi Hujan di Atas Genting, dan (3) Grhhh!. The third short story put together in one chapter is not without meaning but has connection on the context of the outward, and has critical characteristic because the contents in Penembak Misterius: Trilogi reconstructs a lawsuit and criticism on Penembak Misterius (petrus) incident that occurred in the early to middle of 1980s which is framed in the form of literary work. This research is a study of critical discourse analysis by utilizing the theory of Norman Fairclough three-dimensional models, namely: (1) Linguistic Dimension (2) Discourse Practice and (3) Sociocultural Practice. Three-dimension model of Norman Fairclough it is an integral unit which is cannot be separated. This scalpel based that a text cannot getting loose from ideology of a writer. The research, entitled The Anthology of short stories of Penembak Misterius Seno Gunira Ajidarma Works: Critical Discourse Analysis Study is qualitative research-oriented critical discourse analysis. The methods used in the research is qualitative-descriptive, because it involves the interpretation of the researchers and trying to describe the meaning of an object. While the data used in this research, there are two types of data namely primary data points or data retrieved from Penembak Misterius: Trilogi discourse and additional data or secondary data obtained from some references supporting relevant with this research. The summary of this research is the discovery of data on the linguistic dimension of the majority is a metaphor expression a value of experience refers to the SGA’s ideology that against and criticize Orba Governmental system and all form of human right violations. On the practice of discourse, especially on the production of the text, Penembak Misterius: Trilogi was born from a SGA’s obsession for express his idea. Next on sociocultural practice of the dominant socio-political context is an authoritarian system of government with several absurd policies that makes Penembak Misterius: Trilogi different with other works
KONFLIK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL CINTA DI UJUNG SAJADAH KARYA ASMA NADIA : SEBUAH KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Mar'atul, Ana
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v1i1.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengaji tentang psikologi sastra dalam novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia mengenai konflik tokoh utama denga keluarga yang nantinya akan bermanfaat bagi pembaca.Untuk menguji penelitian ini, peneliti mengambil data dari novel Cinta di Ujung Sajadah Karya Asma Nadia yang menyangkut konflik . Penelitian ini dilakukan dengan manggunakan metode deskriptif kualitatif dengan cara mengambil data kemudian dikelompokkan dengan menggunakan tabel data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa psikologi sastra sangat dibutuhkan untuk saat ini dan masa yang akan datang, karena melalui psikologi  sastra, kejiwaan tokoh atau seseorang bisa dipelajari. Sehingga perbedaan kejiwaan yang positif dan negative bisa tergambar melaui media sastra. penokohan-penokohan yang positif bisa diambil sebagai hal untuk membangun diri secara positif. Nilai-nilai konflik yang terkandung dalam novel Cinta di Ujung Sajadah bisa dijadikan sebagai contoh oleh pembaca sehingga membuat pembaca mengerti akan pentingnya menjadi pribadi yang positif.
Analisis Bentuk Praanggapan dalam Novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala dia, Eva eri
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 4 (2015): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v3i4.828

Abstract

Praanggapan  adalah  sebuah  anggapan  dasar  atau  asumsi  dasar.  Praanggapan  terbagi  menjadi dua, yaitu praanggapan semantik dan praanggapan pragmatik. Novel Gadis Kretek merupakan salah satu novel yang di dalamnya terdapat bentuk praanggapan. Penelitian ini mendeskripsikan bentuk praanggapan eksistensial karena berdasar pada observasi dalam novel tersebut ditemukan keragaman bentuk praanggapan eksistensial yang mencukupi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan ditemukan keragaman bentuk praaggapan eksistensial, yaitu entitas waktu, entitas tempat, entitas posesif, dan entitas benda. 
Fenomena Bahasa Alay Dalam Sosial Media Risky, Nanda
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2014): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v2i2.816

Abstract

Tata bahasa Indonesia pada saat ini sudah banyak mengalami perubahan.  Masyarakat Indonesia khususnya para remaja, sudah banyak kesulitan dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Perubahan tersebut terjadi dikarenakan adanya penggunaan bahasa baru yang mereka anggap se- bagai kreativitas. Jika mereka tidak menggunakannya, mereka takut dibilang ketinggalan zaman atau tidak gaul. Salah satu dari penyimpangan bahasa tersebut di antaranya adalah digunakannya bahasa Alay. Bahasa Alay secara langsung maupun tidak telah mengubah masyarakat Indonesia untuk tidak mempergunakan ba- hasa Indonesia dengan baik dan benar. Artikel sederhana ini menjawab rumusan masalah tentang (1) apakah penggunaan bahasa Alay mempunyai pengaruh terhadap bahasa Indonesia?(2) bagaimana cara masyarakat menanggapi hal tersebut? (3) bagaimana ciri-ciri bahasa yang dikategorikan dalam bentuk bahasa Alay? dan (4) apa dampak positif (negatif) yang ditimbulkan dari penggunaan bahasa Alay tersebut.
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dengan Menggunakan Strategi Think Talk Write Kelas VI SDN 3 Singotrunan Kecamatan Banyuwangi Tahun Pelajaran 2017- 2018 Murwaningsih, Dahlia -
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v5i3.756

Abstract

Proses pendidikan tidak terlepas dari kegiatan belajar mengajar di kelas. Kegiatan  belajar mengajar sangat ditentukan oleh kerjasama antara guru dan siswa. Guru dituntut untuk mampu menyajikan materi pelajaran dengan optimum. Oleh karena itu diperlukan kreatifitas dan gagasan yang baru untuk mengembangkan cara penyajian materi pelajaran di sekolah. Kreativitas yang dimaksud adalah kemampuan seorang guru dalam memilih metode, pendekatan, dan media yang tepat dalam penyajian materi pelajaran. Guru harus berusaha memotivasi siswa mampu berpikir kritis agar dapat menyampaikan gagasannya dengsan berbicara atau menyampaikan pendapatnya lewat diskusi dan dapat menuliskan dalambentuk kalimat yang baik dan benar agar berhasil dalam belajar. Untuk itu guru harus cermat memilih metode yang tepat. Salah satu model yang digunakan adalah Metode Strategi Think-Talk-Write. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas (PTK) ini untuk mengetahui sejauh mana Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia menggunakan Strategi Think Talk Write. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kemampuan siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 57,5% pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 70,5 % dan siklus 3 mencapai 85,%,dan secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa hasil belajar Bahasa Indonesia kelas VI telahtercapai ketuntasan 100 %, dengan demikian penerapan pembelajaran dengan Strategi Think Talk Write efektif dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia kelas VI SDN 3 Singotrunan Banyuwangi.
PENGGUNAAN DEIKSIS PADA SISWA KELAS V DI SDN MANDURO 1 KABUH JOMBANG Muyassaroh, Fahimatul
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v1i1.94

Abstract

Dieksis adalah cara merujuk pada suatu hal yang berkaitan erat dengan konteks penutur. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penggunaan deiksis pada siswa Kelas 5 di SDNManduro 1 Kabuh Jombang. Rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini (1) bagaimana penggunaan deiksis persona, (2) bagaiaman penggunaan  deiksis ruang, dan (3) bagaimana penggunaan waktu pada sisa kelas V di SDN Manduro 1 Kabuh Jombang.Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian yang berjudul Penggunaan Deiksis pada Siswa Kelas V Di SDN Manduro 1 Kabuh Jombang.adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Dengan alasan pendekatan kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskripsi yang berupa kata-kata tertulis serta dianalisis dengan cara mendeskripsikan temuan data tersebut.Hasil penelitian antara lain: (1) deiksis persona, paling banyak ditemui adalah deiksis persona pertama dengan bentuk “aku” dan “saya”, sedangkan bentuk jamak “kami”, deiksis persona kedua bentuk “kita”, sedangkan deiksis persona ketiga tunggal hanya terdapat pada bentuk “kamu”. (2) deiksis ruang, hanya ditemukan bentuk “di sini” yang menunjukkan dekatnya tempat orang yang berbicara, dan bentuk “di sana” yang menunjukkan tempat yang jauh dari orang yang berbicara. (3) deiksis waktu pada cerita karangan siswa kelas V Manduro 1 Kabuh Jombang banyak ditemui deiksi waktu yang menunjukkan “hari” terjadinya peristiwa, seperti: hari ini, hari selasa, hari itu.
RAGAM BAHASA JARGON VICKY PRASETYO DI MEDIA ELEKTRONIK TELEVISI TAHUN 2013 KHOLIFATUL IFTITAH, MASKARTIKA
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v1i1.110

Abstract

Penelitian ini berjudul “Ragam Bahasa Jargon Vicky Prasetyo Di Media Elektronik Televisi”. Jargon adalah variasi bahasa sosial yang digunakan secara terbatas oleh kelompok-kelompok sosial tertentu. Alasan peneliti meneliti bahasa jargon yang digunakan Vicky Prasetyo karena ingin mengetahui arti dan maksud bahasa jargon yang digunakan oleh Vicky Prasetyo saat berkomunikasi dan agar masyarakat umum tidak melupakan kaidah tata bahasa baku yang sudah ada. Menurut hasil pengamatan, maraknya jargon mengakibatkan banyak masyarakat yang lupa akan tata bahasa baku bahasa Indonesia.            Rumusan masalah yang digunakan dalam penelitian diharapkan dapat menemukan bentuk jargon berdasarkan proses pembentukannya dan bentuk jargon berdasarkan sumber istilah, dalam jargon Vicky Prasetyo di media elektronik televisi. Peneliti menggunakan teori sosiolinguistik untuk membahas tentang variasi bahasa yang termasuk dalam variasi bahasa dari segi penutur berupa jargon. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Alasan peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif karena peneliti mendeskripsikan bentuk bahasa jargon berdasarkan proses pembentukannya dan bentuk bahasa jargon berdasarkan sumber istilah dalam komunikasi Vicky Prasetyo di media elektronik televisi.            Hasil penelitian yang peneliti tuliskan menunjukkan bahwa jargon yang digunakan Vicky Prasetyo memiliki bentuk jargon yang berbentuk kosakata, ungkapan yang digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk berkomunikasi, misalnya: mempertakut, harmonisisasi, mempersuram, kontroversi hati, konspirasi kemakmuran, mendeklarasikan hati. Bentuk jargon berdasarkan proses pembentukannya terbagi menjadi lima yaitu: kata dasar, afiksasi, reduplikasi, pemajemukan dan abreviasi. Bentuk jargon berdasarkan sumber istilah terbagi menjadi tiga yaitu: kosakata bahasa Indonesia, kosakata bahasa Serumpun dan kosakata bahasa Asing.
Ragam Bahasa Iklan Di Televisi sari, endah
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v2i3.822

Abstract

Fokus penelitian ini adalah bagaimanakah makna gaya bahasa yang digunakan dalam iklan di televisi dan bagaimanakah jenis-jenis gaya bahasa yang digunakan dalam iklan di televisi. Adapun penelitian yang dilaku- kan bertujuan mendeskripsikan makna gaya bahasa yang digunakan dalam iklan di televisi  dan menemukan jenis-jenis gaya bahasa yang digunakan dalam iklan di televisi. Jenis sumber data yang digunakan dalam pene- litian ini adalah data documenter berupa rekaman iklan di televisi. Jenis iklan yang dipilih adalah iklan-iklan televisi yang dikategorikan sebagai iklan komersial. Iklan tersebut ditayangkan oleh stasiun penyiaran televi- si nasional, yaitu RCTI, INDOSIAR, TRANS TV, TRANS 7, SCTV, MNC TV, dan GLOBAL TV. Prosedur pengumpulan data dengan teknik rekam, simak, catat. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teori dan triangulasi metode. Analisis data  menggunakan model analisis jalinan mengalir yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan. Tahapan penelitian ada tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksa- naan, dan tahap penyusunan laporan. Berdasarakan hasil penelitian dan pembahasan tentang analisis makna dan gaya bahasa iklan di televisi maka dapat disimpulkan bahasa yang digunakan dalam iklan di televisi men- gandung gaya bahasa yang berhubungan dengan perasaan atau nilai rasa. Dalam iklan dijumpai gaya bahasa positif dan gaya bahasa negatif. Pemakaian bahasa asing juga turut mempengaruhi gaya bahasa, karena calon konsumen mempunyai pandangan bahwa produk yang memakai bahasa asing pasti tingkat pemasarannya luas dan mempunayai kualitas yang baik dibandingkan dengan produk luar negeri. 
KRITIK SOSIAL MASA PEMERINTAHAN ORDE BARU DALAM NOVEL “ORANG-ORANG PROYEK” KARYA AHMAD TOHARI Indratiwi, Nila Audina; Mukminin, Mukminin
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v6i1.773

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif  kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang ditekankan pada isi novel. Hal ini sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, yaitu pemerolehan gambaran yang jelas tentang novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari yang mengandung kritik sosial pemerintahan masa Orde Baru. Berdasarkan kenyataan diatas, penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan realitas dan kritik sosial pemerintahan masa Orde Baru dalam novel Orang-Orang Proyek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Orang-Orang Proyek memang mengandung kritik sosial pemerintahan masa Orde Baru yang meliputi (1) permasalahan politik yang mengatasnamakan pemerintahan, kewenangan, kekuasaan yang dilakukan oleh yang mempunyai jabatan terhadap masyarakat sekitar proyek maupun orang proyek itu sendiri (2) permasalahan ekonomi yang terdapat didalam novel Orang-Orang Proyek meliputi pengangguran, kemiskinan, serta kurangnya sumber daya yang menyebabkan rendahnya pendidikan. (3) permasalahan moral seperti gaya hidup, etika, serta lingkungan yang disebabkan oleh orang proyek.

Page 2 of 30 | Total Record : 300


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): MARET 2024 Vol 11, No 4 (2023): DESEMBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023 Vol 11, No 1 (2023): MARET 2023 Vol 10, No 4 (2022): DESEMBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022 Vol 10, No 1 (2022): MARET 2022 Vol 9, No 4 (2021): Desember 2021 Vol 9, No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 9, No 2 (2021): JUNI 2021 Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021 Vol 8, No 4 (2020): DESEMBER 2020 Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): MARET 2020 Vol 7, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): September 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 4 (2018): DESEMBER 2018 Vol 6, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018 Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 4 (2017): Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): September 2017 Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 3 (2017) Vol 1, No 1 (2017): Mei Vol 3, No 3 (2015): September 2015 Vol 3, No 2 (2015): JUNI 2015 Vol 3, No 1 (2015): MARET 2015 Vol 3, No 4 (2015): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 3, No 3 (2015) Vol 2, No 3 (2014): SEPTEMBER 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 4 (2013): DESEMBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): SEPTEMBER 2013 Vol 1, No 4 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 3 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG More Issue