cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : 23377712     EISSN : 25988271     DOI : -
Core Subject : Education,
Sastranesia adalah jurnal ilmiah bahasa dan sastra Indonesia yang diterbitkan oleh jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jombang. Jurnal sastranesia focus pada kajian bahasa, sastra, dan pengajaran bahasa Indonesia. Jurnal ilmiah ini merupakan kumpulan kajian ilmiah dari civitas akademika Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoesia STKIP PGRI JOMBANG dan civitas akademika beberpa PTN dan PTS yang mengirimkan jurnal ilmiah mereka di jurnal sastranesia. Jurnal sastranesia memiliki ISSN 2337-7712. ISSN tersebut diterbitkan diterbitkan oleh LIPI pada tanggal 7 Maret 2013. Jurnal Ilmiah ini terbit tiga bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
Hubungan Penguasaan Membaca Pemahaman Dengan Kemampuan Memahami Artikel Oleh Ma- hasiswa Semester 2 Angkatan 2012 endah sari
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 4 (2013): DESEMBER 2013
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v1i4.819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penguasaanmembaca pemahaman dengan kemampuan memahami artikel mahasiswa semester 2 angkatan 2012. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh maha- siswa semester 2 angkatan 2012. Sampel penelitian ini terdiri dari 33 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik random. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data penelitian ini adalah tes pilihan berganda dengan jumlah soal 25 item untuk penguasaan teori membaca pemahaman dan test essay dengan jumlah soal6 item untuk kemampuan memahami artikel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi dari pearson. Dari perhitungan korelasi product moment dengan angka kasar diperoleh koefisien korelasi antara X dan Y sebesar 0,724, sedangkan rtabel dengan N = 33 dan taraf signifikansi 5% sebesar 0,344. Den- gan demikian, harga rxy > rtabel (0,724> 0,344). Oleh karena itu, hipotesis penelitian yang mengatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikansi antara tes penguasaan membaca pemahaman (X) terhadap kemampuan memahami artikel (Y), dapat diterima dan teruji kebenarannya.
Korelasi Penggunaan Alat Peraga Bahasa Indonesia (Media Papan Tempel) Dengan Hasil Belajar Menulis Kalimat Sederhana Pada Siswa SDN Ngrandulor Denny Puspo Prasetyo; Mindhaudah Mindhaudah
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 3 (2017): September 2017
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v5i3.753

Abstract

Menulis kalimat sederhana merupakan salah satu unsur dasar dari keterampilan berbahasa, jika tidak dikuasai pada tingkat Sekolah Dasar (SD) maka akan berdampak buruk pada keterampilan berbahasa pada jenjang berikutnya. Fenomena menunjukkan bahwa di Sekolah Dasar (SD) saat ini alat peraga bahasa Indonesia (media papan tempel) jarang digunakan dalam proses pembelajaran padahal sangat efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk men- getahui adanya korelasi penggunaan alat peraga bahasa Indonesia (media papan tempel) dengan hasil belajar menulis kalimat sederhana pada siswa kelas 1 SDN Ngrandulor tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dilaksanakan di SDN Ngrandulor karena sekolah tersebut berada di perbatasan kecamatan Peterongan, sebelah timurnya adalah kecamatan Sumobito dan sebelah utaranya adalah kecamatan Kesamben serta siswanya berasal dari tiga ke- camatan tersebut. Sehingga penelitian yang dilaksanakan di SDN Ngrandulor bisa dijadikan tolok ukur kemampuan siswa pada tiga kecamatan. Adapun desain penelitian menggunakan cross sec- tional untuk mengumpulkan data, sedangkan analisis data menggunakan rank Spearman. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat korelasi penggunaan alat peraga bahasa Indonesia (media papan tempel) dengan hasil belajar menulis kalimat sederhana pada siswa kelas 1 SDN Ngrandulor tahun pelajaran 2016/2017, dengan korelasi kategori cukup. Hal itu dibuktikan dengan hasil uji korelasi rank Spearman menggunakan aplikasi SPSS menunjukkan angka koefisien korelasi sebesar 0,444.
UNSUR – UNSUR RELIGIUSITAS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SHIRAT KARYA RIYANTO EL HARIST Detris Fitri Fadilah; Mukminin .
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 4 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v6i4.968

Abstract

AbstrakNovel Shirat karya Riyanto El Harist mengisahkan sikap keagamaan yang dimiliki tokoh Faridz adalah mengisahkan sekian banyak permasalahan hidup yang penuh liku – liku: agama, rasa cinta, persahabatan, perenungan, ketaatan dan kerja keras. Faridz yang digambarkan sebagai manusia biasa kesehariannya berdagang menjual ikan mas ini memiliki dua sisi baik dan buruk. Gambaran cerita dengan alur yang menawan untuk menggambarkan betapa mudahnya kehidupan itu berputar balik seperti berputar baliknya telapak tangan. Sekarang jaya, besok bisa jadi manusia yang dipandang sebelah mata. Kehilangan, sifat tamak, lupa daratan, dan banyak hal lain digambarkan dengan begitu manusiawi.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur agama dalam novel Shirat karya Riyanto El Harist. Terdapat empat unsur yang dijadikan fokus penelitian yakni, sikap keagamaan tokoh utama yang berhubungan dengan kekuatan gaib berada di atas kekuatan manusia, sikap keagamaan tokoh utama yang berhubungan dengan kekuatan gaib sebagai penentu nasib baik dan buruk, sikap keagamaan tokoh utama yang berhubungan dengan sifat emosional dari manusia, sikap keagamaan tokoh utama akan adanya yang kudus dan yang suci.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang menitik beratkan pada karya sastra dan objek kajian yang digunakan berupa novel berjudul Shirat. Hasil penelitian, unsur religiusitas tokoh lebih di dominasi pada unsur. Pertama yaitu kekuatan gaib berada diatas kekuatan manusia dengan kata lain kekuatan gaib tersebut adalah Tuhan Yang Maha Esa. Kata kunci: Religiusitas, novel, kekuatan gaib
PRAANGGAPAN DALAM ACARA TALK SHOW “HITAM PUTIH” DI TRANS 7 Sisca Indriana
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v1i1.92

Abstract

Dalam berkomunikasi banyak ditemukan tuturan-tuturan yang mengindikasikan adanya bentuk praanggapan. Praanggapan adalah sesuatu yang diasumsikan oleh penutur sebagai kejadian sebelum menghasilkan tuturan. Praanggapan terdiri dari beberapa jenis, namun dalam penelitian ini peneliti hanya memfokuskan penelitian mengenai bentuk praanggapan faktif, praanggapan non faktif dan praanggapan leksikal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, karena peneliti berusaha mendeskripsikan data secara ilmiah. Sumber data dalam penelitian ini adalah acara talk show “Hitam Putih”, sedangkan data dalam penelitian ini adalah tuturan Deddy Corbuzier dalam acara talk show “Hitam Putih” yang mengindikasikan bentuk praanggapan faktif, praanggapan non faktif dan praanggapan leksikal. Metode untuk mengumpulkan data yaitu metode dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara: pentranskripsian data, pembacaan data, pemberian kode, pengklasifikasian data, penganalisisan data dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak teridentifikasi bentuk praanggapan faktif, praanggapan non faktif dan praanggapan leksikal yang terdapat dalam acara talk show “Hitam Putih” di trans 7. Hasil dari analisis data yang ditemukan oleh peneliti diantaranya (1) praanggapan faktif yang menggunakan kata kerja mengunjungi, (2) praanggapan non faktif yang lebih dominan menggunakan kata kalau, dan (3) praanggapan leksikal yang didominasi dengan bentuk kata keterangan yaitu lagi.
Penggunaan Adverbia Bahasa Jawa Dalam Majalah Jaya Baya Edisi Desember-Januari 2016 nn .
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v1i1.108

Abstract

Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh anggota  suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri (KBBI). Percakapan atau perkataan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik menunjukkan sifat dan tabiat seseorang, baik buruk kelakuan menunjukkan tinggi rendah asal atau keturunan.Sistem bahasa merupakan sistem lambang bunyi, bukan gambar atau tanda lain, dan bunyi adalah bunyi bahasa yang dilahirkan dari alat ucap manusia.Manusia dapat mengungkapkan pendapatnya dengan menggunakan bahasa lisan atau bahasa tulis.Media masa merupakan sarana dan saluran resmi sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas (KBBI). Media penyiaran berita dapat berupa surat kabar, majalah, radio, televisi, dan lain sebagainya. Penelitian ini, perlu disoroti lebih lanjut lagi tentang surat kabar yaitu, majalah Jaya Baya. Objek majalah  menggunakan bahasa Jawa yang mudah dipahami, selain itu peneliti ingin menunjukkan kepada pembaca bahwa struktur kalimat adverbia kualitatif maupun kuantitatif  bahasa Indonesia ditemukan juga  di dalam bahasa Jawa.Majalah Jaya Baya merupakan salah satu contoh dari surat kabar yang berupa media cetak. Perkembangan media cetak tidak hanya meliputi isi berita, tetapi juga menyangkut sisi gaya hidup, seperti media cetak yang banyak menghadirkan informasi, wawasan, dan teknologi sudah menjadi kebahasaan masyarakat. Pembaca bisa memahami bahwa media cetak yang mengikuti apa yang disampaikan dalam media cetak.Alasan yang melatarbelakangi peneliti membahas Penggunaan Adverbia Bahasa Jawa Dalam Majalah Jaya Baya Edisi Desember-Januari 2016 adalah peneliti ingin menunjukkan kepada pembaca bahwa struktur kalimat adverbia kualitatif maupun kuantitatif  bahasa Indonesia ditemukan juga  di dalam bahasa Jawa.
Komposisi Verbal Dalam Koran Jawa Pos Bulan Juli 2017 Heny Sulistyowati
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v5i4.662

Abstract

Composition was one of accidence process that conected two morfem or more, so make new meaning. Composition process have form development based on word grade construction, it is noun composition, verb composition and adjectival composition. Verb composition is verb category of clausa unit on compostion. The research problem were verb composition have equivalent meaning connection, antipodes, and synonim between complex word formation. The object used in this study was Jawa Pos July 2017. Jawa Pos is weekly newspaper as major reference for take decision and Indonesian public in Indonesia. The title was Komposisi Verbal Dalam Koran Jawa Pos bulan Juli 2017  the usage of verb compotion with the aim search verbal compostion form wich have equivalent meaning connection, antipodes, and synonym between complex word formation.. Methode used in this study is descriptive qualitative because try to descripe verb composition form wich have equivalent meaning connection, antipodes and synonym between compley word formation. The research do with make a note of word that included in verbal compostion word on the tabel based on research problem. Verb composition with meaning connection synonym complex formation the researces found diam tercengang dan melonjak tinggi. Base element on verbal composyion form is verb + verb (V + V), verb + noun (V + N), and verb + adjective (V + Adj).
PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA PADA ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK DEWI MASYITHOH I KRATON KENCONG JEMBER St. Mislikhah
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 4 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v6i4.961

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan urutan dan tahapan pemerolehan bahasa kedua,   strategi pemerolehan bahasa kedua, dan  faktor-faktor yang mempengaruhi  pemerolehan bahasa kedua pada anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Dewi Masyithoh I Kraton Kencong Jember. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, di dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif deskriptif fenomenologis. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi dengan model simak cakap, teknik wawancara, dan studi dokumenter.  Setelah data terkumpul dianalisis dengan menggunakan model spiral analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Urutan dan tahapan  pemerolehan bahasa kedua pada anak usia dini meliputi: tahap satu kata ke dua kata dan tahap pemerolehan kalimat yang kompleks. (2) Strategi atau cara pemerolehan bahasa kedua pada anak usia dini yaitu (a) pemerolehan bahasa kedua secara terpimpin, dan (b) pemerolehan bahasa kedua secara alamiah. (3) Keberhasilan pemerolehan bahasa kedua pada anak usia dini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain (a) faktor lingkungan,  (b) faktor bahasa pertama, dan (c) faktor usia.  
Medan makna dalam acara modern moms trans7 A, Nita
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v1i1.87

Abstract

Manusia merupakan mahkluk sosial yang selalu bergantung kepada manusia  lain untuk memenuhi kebutuhan dalam hidupnya. Untuk dapat memenuhi berbagai kebutuhan sosial,manusia membutuhkan media perantara untuk dapat mengutarakan apa yang sedang ia inginkan, salah satu media yang digunakan adalah bahasa. Mulai dari pagi hari hingga menjelang tidur bahasa selalu ada dan digunakan sebagai alat penolong untuk menyampaikan segala sesuatu yang diinginkan. Hal ini ditegaskan oleh Rohmadi dan Nugraheni (2011:9) yang menyatakan bahwa bahasa sebagai alat komunikasi dalam kehidupan manusia yang tidak dapat dipungkiri oleh siapapun yang hidup di dunia ini.Penggunaan bahasa dalam berbagai situasi yang beragam dalam kehidupan masyarakat, membuat makna dari sebuah bahasa menjadi beragam jika dilihat dari berbagai sudut pandang.Bahasa terdiri dari kumpulan suatu unsur-unsur yang disebut kata, setiap kata mengandung makna. Agar dalam berkomunikasi dapat terjalin situasi yang selaras dan sejalan pemahaman tentang makna haruslah sudah dipahami karena makna dengan bahasa saling terkait satu sama lain.Penggunaan bahasa sangat beragam dan memiliki makna yang beragam pula, sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh pemakai bahasa. Jika dalam berpuisi, bahasa yang digunakan tidaklah mengunakan kata-kata yang bersifat lugas namun lebih bersifat tersirat, jika dalam acara berita bahasa menggunakan kata-kata yang bersifat lugas dan efektif agar mudah dimengerti, dan pada sebuah acara talk show atau program acara hiburan di media massa televisi, bahasa yang digunakan bersifat lugas, efektif namun juga penuh dengan spontanitas sehingga kata-kata yang dihasilkan bervariasi.                        Salah satu acara yang tayang  dimedia televisi yang berkategori berita dan hiburan adalah Modern Moms yang merupakan program acara yang menggunakan bahasa yang bersifat verbal sebagai alat untuk berinteraksi dengan khalayak  atau pemirsa. Program acara Modern Moms merupakan acara yang baru berjalan selama 2 tahun yang tayang di stasiun televisi swasta Trans7 dengan mengusung tema minat dalam dunia parenting yang didalamnya banyak membahas mengenai pola mengasuh anak, perkembangan, kesehatan, gizi anak dan isu-isu yang sedang terjadi serta dibutuhkan dalam lingkungan keluarga. Penyampaian materi dalam acara modern Moms, dikemas dengan bahasa yang santai dan mudah dipahami, yang penuh dengan nuansa edukatif, sehingga  program acara Modern Moms menjadi tayangan yang banyak menarik minat khalayak sasaran dewasa ini.Bahasa dapat dikaji dengan menggunakan berbagai macam pendekatan.Namun pada penelitian yang sedang dilakukan, peneliti memilih menggunakan pendekatan semantik.Fokus peneliti adalah  membahas dan meneliti medan makna. Menurut Harimurti dalam Chaer (2009:110-113) mengatakan medan makna merupakan bagian dari sistem semantik bahasa yang menggambarkan bagian dari bidang kebudayaan atau realitas dalam alam semesta tertentu yang direalisasikan oleh seperangkat unsur leksikal yang maknanya berhubungan. Medan makna dapat digolongkan menjadi dua, yaitu golongan kolokasi dan golongan set. Peneliti memilih fokus pada medan makna dikarena medan makna merupakan salah satu bahasan utama dalam semantik, medan makna bukanlah bahasan semantik yang sederhana karena membutuhkan pemahaman yang tinggi agar dalam melakukan penelitian tidak terjadi ketumpang tindihan dalam menganalisis data kolokasi maupun set, selain itu dengan mempelajari medan makna juga menambah kecermatan dan ketelitian untuk menemukan hubungan relasi kata dan maknanya.Beberapa alasan peneliti memilih acara Modern Moms trans7 yang dibawakan oleh Monaratuliu, Kamidia Radisty dan Dian Ayu edisi setiap hari minggu pada bulan Januari 2016 adalah pertama, karena ketika peneliti menganalisis dengan cara mentranskrip tuturan pada acara modern moms, banyak ditemukan data sesuai dengan pendekatan yang dipilih yakni medan makna, dibandingkan dengan beberapa program acara yang telah analisis pula oleh peneliti seperti Hitam Putih dan Kick Andy yang hanya sedikit ditemukan data dan kurang bervariasi.Kedua, karena program acara Modern Moms Trans7 memiliki konsep yang menarik  yakni mampu menyampaikan tema-tema inspiratif, informatif, menghibur serta eduktif yang dibawakan secara santai, menyenangkan dan berbeda dengan program acara yang lain, sehingga program acara Modern Moms Trans7 merupakan satu-satunya acara yang tayang ditelevisi yang memiliki konsep parenting yang dikemas dengan menarik dan modern yang tidak menjemukan, selain itu  alasan peneliti lebih memilih tayangan Modern Moms edisi  setiap hari minggu dikarenakan tayangan akhir pekan lebih spesial dibandingkan dengan hari lain. Alasan yang ketiga, karena pentingnya memahami makna dalam bahasa, hal ini disebabkan karena dalam acara modern moms memiliki variasi bahasa yang cukup banyak yang tidak hanya menggunakan bahasa sehari-hari melainkan juga sering dijumpai bahasa yang berhubungan dengan istilah kedokteran, kesehatan dan pendidikan dan bahasa sendiri memiliki unsur-unsur didalamnya yang disebut dengan kata dan setiap kata selalu dibebani dengan makna, berdasar dari alasan tersebut maka makna bahasa dalam acara modern moms patut dijadikan objek dalam kajian semantik yang khususnya medan makna.Berdasarkan latar belakang yang telah dijabarkan, maka peneliti menggunakan judul “Medan Makna dalam Acara Modern Moms Trans7 ” untuk mengetahui makna kata yang khususnya medan makna golongan kolokasi dan medan makna set yang terdapat pada tuturan dalam program Modern Moms Trans7.
No Title Nuin, Nuin
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Mei
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v1i1.103

Abstract

Berbicara adalah salah satu keterampilan yang sangat penting dalam kehidupan kita sebagai orang yang normal di kehidupan sehari-hari,karena dengan berbicara kita dapat dengan mudah berinteraksi sesama manusian dan makhluk sosial. Berbicara juga dapat mewakili setiap  perasaan dalam semua kondisi emosional yang kita rasakan. Dengan keterampilan berbicara kita dapat dengan mudah memahami pesan yang disamapaikan sehingga komunikasi dapat berjalan dengan lancar. Hal ini akan berbeda ketika kita mengalami gangguan berbicara.Chaer (154: 2003)  mengungkapkan Biasanya ada beberapa faktor penyebab gangguan berbicara yaitu gangguan mekanisme berbicara, gangguan akibat multifaktoral, gangguan psikogenik.Hal inilah yang dialami oleh siswa tunarungu kelas 3 di SDLB Tunas Harapan 3 Mojoagung hasil wawancara dengan guru kelas yang bersangkutan, bahwa pada kelas 3 B1 tunarungu keterampilan berbicara masih rendah dan ini dapat dilihat dari nilai awal siswa yaitu pada anak anak MEA mendapat nilai 65 dan pada anak FAR mendapat nilai 50. Penggunaan Metode Maternal Reflektif yang kami anggap dapat membantu memecahkan masalah anak tunarungu, terutama dalam hal ketrampilan bicara. Menurut Bunawan dan Susila (2000:89) metode ini mempunyai kelebihan yaitu Memperlancar komunikasi anak dengan orang lain, dapat melatih perkembangan bicara anak dan mengurangi penggunaan bahasa isyarat, dan cara penyampaian bahasa lebih sistematik. Untuk itu, Metode Maternal reflektif menjadi salah satu cara untuk memecahkan masalah anak tunarungu kelas  di SDLB Tunas Harapan 3 mojoagung.
Pemahaman Konsep Dan Ideologi Guru Terhadap Implementasi Perangkat Mengajar Model Kurikukulum 2013 eve eri dia
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 4 (2013): DESEMBER 2013
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v1i4.824

Abstract

Pemahaman guru terhadap Kurikulum 2013 banyak yang kurang karena menurut mereka terlalu rumit. Penyebab kerumitan itu karena belum ada sosialisasi yang diselenggarakan di sekolah-sekolah. Jika pun ada sosialisasi itu pun hanya beberapa guru yang dikirim untuk mengikuti pelatihan (beberapa saja). Selain itu, penggunaan Kurikulum 2013 belum merata di semua sekolah. Berdasarkan hasil hasil angket ditemukan bahwa sekolah yang mereka tempati untuk mengajar ternyata belum menerapkan Kurikulum 2013. Sehingga banyak guru-guru yang tidak mengetahui apa itu Kurikulum 2013 dan bagaimana itu Kurikulum 2013. Rata- rata semua guru setuju bahwa pemahaman terhadap Kurikulum 2013 sangat minim sekali, yang termasuk di dalamnya pengetahuan tentang Silabus, RPP, media, dan metode pembelajarannya.

Page 7 of 30 | Total Record : 300


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): MARET 2024 Vol 11, No 4 (2023): DESEMBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023 Vol 11, No 1 (2023): MARET 2023 Vol 10, No 4 (2022): DESEMBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022 Vol 10, No 1 (2022): MARET 2022 Vol 9, No 4 (2021): Desember 2021 Vol 9, No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 9, No 2 (2021): JUNI 2021 Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021 Vol 8, No 4 (2020): DESEMBER 2020 Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): MARET 2020 Vol 7, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): September 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 4 (2018): DESEMBER 2018 Vol 6, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018 Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 4 (2017): Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): September 2017 Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 3 (2017) Vol 1, No 1 (2017): Mei Vol 3, No 3 (2015): September 2015 Vol 3, No 2 (2015): JUNI 2015 Vol 3, No 1 (2015): MARET 2015 Vol 3, No 4 (2015): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 3, No 3 (2015) Vol 2, No 3 (2014): SEPTEMBER 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 4 (2013): DESEMBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): SEPTEMBER 2013 Vol 1, No 4 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 3 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG More Issue