cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Zuriat
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 2 (2009)" : 8 Documents clear
Adaptabilitas dan Stabilitas Hasil Jagung Hibrida BR Unpad di Jawa Barat pada Dua Musim yang Berbeda R. Imelda Nst; Anggia E. P.; A. Ismail; N. Rostini; Tri Hastini; S. Ruswandi; E. Suryadi; D. Ruswandi
Zuriat Vol 20, No 2 (2009)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v20i2.6642

Abstract

Evaluasi dari penampilan adaptabilitas dan stabilitas merupakan hal penting dalam hasil pelaksanaan percobaan pada lingkungan yang berbeda. Setiap varietas dalam suatu genotip harus dipertimbangkan kelebihan adaptasi atau stabilnya jika hasil rata-ratanya tinggi tetapi tingkat fluktuasi dalam kemampuan hasil akan berbeda perkembangannya pada lingkungan yang berbeda pula. Percobaan ini dilaksanakan di Jatinangor, Purwakarta and Lembang pada bulan 2008 sampai 2009. Lima belas hibrida BR ditanam menggunakan model rancangan acak dengan tiga ulangan. Data dianalisis dengan analisis varians tunggal, varians gabungan dan AMMI (additive main effects and multiplicative interantion). AMMI model merupakan kombinasi analisis dari varians terhadap efek genotip x lingkungan dengan komponen analisis utama dari interaksi genotip x lingkungan. Hibrida yang memperlihatkan stabilitas dan hasil yang cukup tinggi pada dua musim adalah hibrida DR 19 x DR 4. Sedangkan hibrida  yang memperlihatkan adaptasi spesifik adalah BR 163 x DR 16 pada lokasi Lembang musim kedua dan DR 17 x DR 16 pada lokasi Jatinangor musim pertama.
Eksplorasi dan Analisis Kekerabatan Amorphophallus Blume Ex Decaisne di Sumatera Barat A. Natawijaya; A. Karuniawan; C. Bhakti
Zuriat Vol 20, No 2 (2009)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v20i2.6638

Abstract

Eksplorasi merupakan tahap awal dalam program pemuliaan tanaman untuk pencarian sumber genetik dan peningkatan variabilitas genetik. Sumatera Barat merupakan salah satu wilayah Center of Origin untuk tanaman Amorphophallus. Hasil eksplorasi di Sumatera Barat didapatkan 54 aksesi dari 6 species Amorphophallus; Amorphophallus beccarii, Amorphophallus titanum, Amorphophallus viridis, Amorphophallus sp. Amorphophallus sparsiflorus, Amorphophallus manta. Pola penyebaran Amorphophallus sangat terkait dengan lokasi wilayah/kabupaten, ketinggian tempat, habitat dan species diversity. Terdapat 2 cluster utama pengelompokkan kekerabatan genetik dengan dendogram dan terdapat 4 kluster utama pengelompokkan kekerabatan genetik berdasarkan analisis komponen utama.
Studi Pendahuluan Identifikasi Srikaya (Annona squamosa) Lokal Berdasarkan Random Amplified Polymerase DNA (RAPD) , Kristamtini; Prajitno al KS.
Zuriat Vol 20, No 2 (2009)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v20i2.6634

Abstract

Srikaya Sinyonya (Annona squamosa) merupakan buah unggulan bagi masyarakat Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta dan telah banyak dibudidayakan terutama di Desa Watugajah. Secara morfologi, srikaya Sinyonya hampir sulit dibedakan dengan srikaya jenis lain. Namun untuk membuktikannya secara genetis maka dilakukan analisis pendahuluan dengan menggunakan marka RAPD. Hasil pengujian menunjukkan bahwa srikaya Sinyonya memiliki sifat morfologi dan DNA yang khas sehingga dapat disimpulkan bahwa srikaya Sinyonya berbeda dengan varietas Srikaya pembanding Langsar.
Hubungan Kekerabatan Plasma Nutfah Talas Lokal Jawa Barat dengan Analisis Klastering berdasarkan Karakter Morfologi Y. Maxiselly; N. Carsono; A. Karuniawan
Zuriat Vol 20, No 2 (2009)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v20i2.6640

Abstract

Hubungan kekerabatan 50 aksesi talas local koleksi laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Bandung (UNPAD) yang berasal dari berbagai daerah Sumedang, Bogor, Lembang, Indramayu dan sekitar Pantai Utara di Jawa Barat diidentifikasi dengan menggunakan 14 karakter morfologi pada fase vegetative. Percobaan lapang menggunakan rancanngan tanpa tata ruang, dimana lima individu tanaman dari setiap aksesi digunakan sebagai ulangan. Percobaan dilakukan di kebun percobaan UNPAD unit Ciparanje, kecematan Jatinangor, Sumedang, Propinsi Jawa Barat pada Mei 2009 sampai dengan oktober 2009. Hasil analisis kekerabatan dari dendogram menunjukan bahwa ke-50 akssi talas local asah Jawa barat terbagi dalam 2 kluster utama yang memiliki koefisien ketidakmiripan 0,00 – 1,36. Hal ini menunjukan adanya keeratan hubungan genetik dari aksesi – aksesi talas lokal Jawa Barat berdasarkan 14 karakter morfologi. Hubungan kekerabatan terssbut juga menunjukan bahwa tidak adanya spesifiksi wilayah terhadap penyebaran suatu jenis aksesi talas tertentu. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar rekomendasi tingkat keragaman genetik plasma nutfah talas local asal Jawa Barat untuk dikembangkan selanjutnya, serta konservasinya. Namun demikian data data penelitian ini masih perlu didukung dengan data karakter lainnya pada penelitian laanjutan, agar diperoleh akurasi data kekerabatan yang lebih tinggi.
Evaluasi dan Seleksi Varietas Tanaman Kedelai Terhadap Naungan dan Intensitas Cahaya Rendah Nerty Soverda; , Evita; , Gusniwati
Zuriat Vol 20, No 2 (2009)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v20i2.6636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tanaman kedelai yang toleran terhadap naungan dan mengetahui karakter fisiologi fotosintetik penciri toleransi tanaman terhadap naungan. Keutamaan penelitian ini adalah untuk mempelajari daya adaptasi kedelai yang tahan naungan dan mengembangkan kedelai sebagai tanaman sela pada areal di bawah tegakan. Penelitian yang dilakukan terdiri dari 2 tahap yaitu (1). Evaluasi dan seleksi varietas pada naungan buatan (naungan paranet) (2) Uji cepat pada ruang gelap (Pengelompokan tanaman toleran, moderat dan peka). Hasil evaluasi 15 varietas tanaman kedelai pada naungan buatan dan rumah gelap menunjukkan bahwa dua varietas menunjukkan konsistensi toleransi terhadap naungan, yaitu varietas Ringgit (V1), dan Petek (V13). Didapat juga tiga varietas yang moderat yaitu Kawi (V2), Cikurai (V8), dan Argopuro (5), sedangkan dua varietas peka terhadap naungan yaitu Seulawah (V4) dan Jayawijaya (V15).
Seleksi Hibrida Jagung DR Unpad di Indonesia Berdasarkan Metode Eberhart - Russel dan AMMI Anggia E. P.; N. Rostini; Tri Hastini; E. Suryadi; S. Ruswandi; D. Ruswandi
Zuriat Vol 20, No 2 (2009)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v20i2.6641

Abstract

Uji multilokasi merupakan fase yang penting dalam menyeleksi hibrida yang stabil untuk lokasi yang luas dan untuk menyeleksi hibrida superior untuk lokasi spesifik. Untuk membandingkan dua metoda dalam menyeleksi hibrida superior dalam suatu uji multilokasi, yaitu Eberhart Russel dan Additive Main Effects and Multiplicative Interaction Model (AMMI model), sebelas hibrida diuji di delapan lokasi di Indonesia. Hasil penelitin memperlihatkan bahwa AMMI dapat memberikan lebih banyak informasi mengenai interaksi genetic dengan lingkungan (GEI) dibandingkan metoda Eberhart-Russel. AMMI model disarankan untuk digunakan sebagai alat analisis oleh Badan Pelepasan Varietas Nasional dalam merilis hibrida superior di Indonesia.
Variabilitas Fenotipik dan Kekerabatan Genetik Spesies Gambir Liar Murdaningsih H. Karmana; Hamda Fauza; , Jamsari; Azmi Dhalimi; Ahmad Denian; Istino Ferita; , Nurainas
Zuriat Vol 20, No 2 (2009)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v20i2.6632

Abstract

Pada tanaman gambir, belum didapatkan informasi yang lengkap dan akurat tentang keberadaan plasma nutfah yang merupakan sumber materi genetik untuk pemuliaan. Informasi mengenai tingkat variabilitas genetik serta hubungan kekerabatan di antara populasi gambir liar sangat diperlukan oleh pemulia tanaman untuk mengidentifikasi calon tetua yang potensial. Untuk mengetahui variabilitas fenotipik dilakukan pengamatan terhadap karakter morfologi dan agronomi gambir liar serta diestimasi variabilitas genetiknya menggunakan analisis RAPD. Bahan tanaman yang digunakan untuk penentuan variabilitas genetik adalah tujuh spesies gambir liar yang merupakan sebagian dari ekplorasi dan yang memiliki sampel lebih dari 10 aksesi. Pengamatan dilakukan pada 111 aksesi terhadap 12 karakter fenotipik. Hubungan kekerabatan antar spesies diketahui melalui analisis klaster berdasarkan teknik RAPD terhadap 28 aksesi, tiga aksesi untuk setiap spesies yang jumlah aksesinya sama atau lebih dari tiga atau sesuai dengan jumlah aksesi yang ada pada setiapspesies tersebut. Hasil pengamatan terhadap karakter fenotipik spesies gambir liar pada beberapa lkasi di Sumatera Barat, menunjukkan variabilitas fenotipik yang luas pada beberapa karakter yang diamati. Analisis klaster berdasarkan karakter fenotipik antar spesies memperlihatkan antar spesies memiliki jarak taksonomi yang bervariasi. Hasil amplifikasi DNA dengan teknik RAPD memperlihatkan profil pita DNA yang berbeda di antara spesies gambir liar. Analisis kekerabatan berdasarkan profil pita DNA menunjukkan terdapat jarak genetik yang bervariasi di antara spesies gambir liar, yang berarti spesies gambir liar memiliki variabilitas genetik yang luas. Namun, tidak terdapat korelasi yang erat antara pengamatan data fenotipik dengan data genetik (profil pita DNA).
Pengaruh Pemberian Mutagen Sinar Gamma Pada Kultur Kalus Nenas In Vitro Erni Suminar; Agus Purwito; , Sobir
Zuriat Vol 20, No 2 (2009)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v20i2.6637

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keragaman genetik tanaman nenas (Ananas comosus (L.) Merr.) melalui iradiasi sinar gamma pada kalus setelah beberapa kali subkultur. Media induksi kalus menggunakan media dasar MS dengan penambahan 1 mg L-1 benzylaminopurine (BAP) dan 0.05 mg L-1 2,4- dichlorophenoxyacetic acid (2,4-D), selanjutnya diregenerasikan dalam media MS yang mengandung 1.5 mg L-1 kinetin dan 0.5 mg L-1 NAA. Kalus diradiasi dengan sinar gamma pada dosis 0, 15, 25 and 35 Gy. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 40 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iradiasi sinar gamma mempengaruhi pertumbuhan dan regenerasi kalus. Dosis sinar gamma 15 Gy dapat mendorong terjadinya keragaman pada pertumbuhan dan penampilan fenotipik diantara regeneran.

Page 1 of 1 | Total Record : 8