cover
Contact Name
Yuliana Bakari
Contact Email
yulianabakari@ung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrinesia.journal@gmail.com
Editorial Address
1st Floor, Building Agriculture Faculty, Universitas Negeri Gorntalo, Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie Street, Bone Bolango Regency, Gorontalo Province, 96119, Indonesia
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis
ISSN : 25977075     EISSN : 25416847     DOI : 10.37046
Core Subject : Agriculture,
AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis is a scientific periodical published by the Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Negeri Gorontalo. AGRINESIA is published three times a year in November, March, and July. AGRINESIA is a scientific forum for researchers, academics and practitioners to publish scientific research.
Arjuna Subject : -
Articles 230 Documents
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PETANI KELAPA DALAM DI KECAMATAN PULUBALA KABUPATEN GORONTALO Yusup, Alpian; Rauf, Asda; Indriani, Ria
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 2, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.24087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) Menganalisis faktor, umur tanaman, jumlah tanaman kelapa, harga kelapa dan hasil produksi terhadap penerimaan petani kelapa dalam di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. 2 Menghitung besar penerimaan petani kelapa di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo selama tiga bulan dari mulai persiapan sampai dengan penyusunan. Metode pengambilan sampel yang dilakukan acak sederhana (random sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 48 petani kelapa dalam. Analisis data menggunakan analisis analisis penerimaan dan analisis regresi linear berganda. Hasil Penelitian menunjukan bahwa 1) Berdasarkan hasil uji regresi berganda menggunakan uji F secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap variabel umur tanaman (X1), jumlah tanaman (X2), harga (X3), dan hasil produksi (X4) terhadap penerimaan petani di Kecamatan Pululaba. Dan secara parsial atau menggunakan uji t variabel jumlah tanaman (X2) dan hasil produksi (X4) berpengaruh signifikan terhadap penerimaan petani. Sedangkan variabel umur tanaman  (X1) dan harga (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan petani di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. 2) Penerimaan rata-rata petani kelapa di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo adalah Rp.4.029.195/panen. 
Analisis pendapatan dan resiko produksi pada usaha tani jagung di Desa Batuloreng Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo Usman, Arpan; Imran, Supriyo; Rauf, Asda
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 3, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18660

Abstract

Penelitian ini Bertujuan 1) Mengetahui dan menganalisis pendapatan usaha tani jagung di Desa Batuloreng Kecanatan Bongomeme, 2)  Mengetahui dan menganalisis pendapatan usahatani jagung di Desa Batuloreng Kecamatan Bongomeme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif.Jenis data dalam penelitian yaitu data primer dan data sekunder. Tekhnik analisis data yang digunakan yaitu Analisis Pendapatan dan Resiko Produksi. Hasil penelitian menunjukan pendapatan petani pada usaha tani jagung di Desa Batuloreng Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo rata-rata per petani sebesar Rp 27.033.800 dan pendapatan usaha tani jagung  sebesar Rp 16.896.124. Resiko produksi yang dihadapi oleh petani jagung menunjukan bahwa analisis tingkat resiko dengan rata-rata produksi usahatani jagung variasi dengan luas  lahan   1 ha sebesar 3.53 Kg standar deviasi sebesar 1,00 sendangkan untuk koefesien variasinya (CV) sebesar 28,47 %.  Artinya untuk setiap satu kg dari produksi yang di peroleh petani, maka resiko yang di hadapi adalah 28,47 kg.  Sedangkan rata-rata produksi jagung dengan luas  2 Ha sebesar 3,68 kg standar deviasinya sebesar 00,837 sedangkan koovisensi variasinya sebesar (CV) 22,707 %.Artinya untuk setiap satu kg dari produksi jagung yang di peroleh petani, maka resiko yang di hadapi sebesar 22,707 kg.
ANALISIS EFISIENSI ALOKASI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PAKCOY (Brasica rapa L.) DI DESA CANDI KUNING KABUPATEN TABANAN Yudiarini, Nyoman; Pratiwi, Luh Putu Kirana; Amaral, Ni Putu Anglila
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 3, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.26551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi hasil produksi dan efisiensi alokasi pada usahatani pakcoy (Brasica rapa L) di Desa Candi Kuning Kabupaten Tabanan. Responden terdiri dari 30 petani yang dipilih melalui metode sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap produksi pakcoy adalah kualitas benih, pupuk urea, pupuk organik, pestisida, dan tenaga kerja, sedangkan luas lahan tidak berpengaruh nyata terhadap produksi. Tingkat efisiensi faktor produksi pada usahatani pakcoy kurang optimal, dibuktikan dengan nilai efisiensi 1 untuk luas lahan (1,03), mutu benih (14,20), pupuk urea (-55,32), pestisida (-17,50), pupuk organik (6,71), dan tenaga kerja (-11.72). Rekomendasi penelitian ini adalah optimalisasi penggunaan input produksi untuk meningkatkan hasil pada musim tanam mendatang, serta meningkatkan penggunaan benih berkualitas dan pupuk organik sebesar 15%, sekaligus mengurangi penggunaan pupuk kimia, pestisida, dan tenaga kerja eksternal sebesar 20% untuk meningkatkan efisiensi praktik pertanian organik.
Strategi Adaptasi Bauran Pemasaran pada UKM "Kedai Coffee Panda" di Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo (Studi Kasus di Kedai Coffee Panda) Yunus, Fitra; Indriani, Ria; Bempah, Irwan
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 3, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18370

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang dapat mendukung dan menghambat pemasaran di UKM Kedai Coffee Panda, dan menyusun strategi bauran pemasaran di UKM Kedai Coffee Panda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi kasus, yang merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu analisis SWOT melalui beberapa tahapan pembobotan dan peratingan menggunakan tabel IFE dan EFE. Hasil penelitian berdasarkan penetuan titik koordinat diagram faktor internal dan eksternal maka posisi kuadran usaha Kedai Coffee Panda berada di kuadran I (Grow Oriented Strategy) yang berarti kondisi usaha yang menguntungkan. Sehingga strategi yang baik digunakan berdasarkan analisis SWOT yakni: strategi SO: (1) mengikuti trend (2)menjaga kualitas produk (3) memanfaatkan lokasi yang strategis (4)sering mengadakan ivent tournament game (5)rutin mengupload informasi tentang kedai Coffee Panda. Strategi WO: (1) Menambah karyawan (2) memilih karyawan yang berpengalaman (3)menambah peralatan produksi (4)membangun sistem berbasis teknologi (5)melakukan riset (6) mengoptimalkan pengolahan data (7) membuat website (8) merekrut karyawan khusus mengelola website Kedai Coffee Panda. Strategi ST: (1) melakukan penyesuaian dengan pesaing bisnis (2) memberikan reward kepada pelanggan (3) perbaikan papan nama (baliho) (4) luncurkan promo spesial (5) perhatikan protokol kesehatan (6) menyediakan tempat mencuci tangan (7) menjaga jarak. Strategi WT: (1) meningkatkan pelayanan kepada konsumen. (2) menerapkan 5S pada karyawan yakni (senyum,sapa,sopan,santun dan sabar) terhadap konsumen (3) menyediakan sistem pembayaran noncash (4)meningkatkan kegiatan distribusi (5)membuat situs grabfood dan gofood.
ANALISIS PENGEMBANGAN KINERJA KELEMBAGAAN PETANI PADI SAWAH GAPOKTAN TIO OLAMI DESA BONGOIME KECAMATAN TILONGKABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Tuna, Acan; Rauf, Asda; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.17905

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis faktor-faktor kinerja terhadap tingkat kinerja Gapoktan padi sawah di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango, 2) Menganalisis besarnya pengaruh faktor-faktor kinerja terhadap kinerja Gapoktan padi sawah di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Penelitian menggunakan metode survey dengan teknik analisis data regresi linier berganda dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Gapoktan ditemukan bahwa kualitas kerja, komunikasi, kecepatan, kemampuan, dan inisiatif diperoleh secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tingkat kinerja Gapoktan Tio Olami Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Artinya H_0 ditolak dan H_1 diterima. Dan secara parsial ditemukan bahwa variabel kecepatan dan inisiatif, t-hitung berpengaruh negatif namun signifikan terhadap tingkat kinerja Gapoktan Tio Olami Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango sedangkan untuk kualitas kerja, komunikasi, dan kemampuan berpengaruh positif (signifikan) terhadap tingkat kinerja Gapoktan Tio Olami. 2) hasil analisis koefisien determinan menunjukkan bahwa Pengembangan kinerja Gapoktan dapat ditunjang oleh variabel kulitas kerja, komunikasi, kecepatan, kemampuan, dan inisiatif sebesar 0.806 atau 80.6% dan pengaruh faktor lain sebesar 19.4%.
AGRIBISNIS TANAMAN KANGKUNG DARAT DI DESA BULOTALANGI TIMUR KECAMATAN BULANGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO Didipu, Apriyani A.; Indriani, Ria; Bakari, Yuliana
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 2, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.22094

Abstract

Agribisnis adalah usaha bisnis pertanian dengan orientasi keuntungan. Penerapan konsep pengembangan sistem agribisnis terpadu, yaitu apabila sistem agribisnis yang terdiri dari subsistem hulu, subsistem usahatani/budidaya, dan subsistem hilir dikembangkan secara terpadu dan selaras. Tanaman kangkung darat sebagai suatu komoditas pertanian harus memiliki keterkaitan yang baik antara subsistem hulu, subsistem usahatani, subsistem hilir dan lembaga penunjang. Desa Bulontalangi Timur merupakan salah satu desa di Kabupaten Bone Bolango yang ditetapkan sebagai kampung sayur, karena memiliki potensi yang baik dalam pengembangan sayuran di dataran rendah terutaman untuk jenis tanaman kangkung darat. Adanya tanaman kangkung mampu menambah sumber pendapatan tunai bagi petani di pedesaan sebagai sumber pendapatan keluarga karena ditunjang oleh potensi lahan dan iklim yang ada khususnya di Desa Bulotalangi Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui subsistem agribinis pada agribisnis tanaman kangkung darat di Desa Bulotalangi Timur, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango. Pada penelitian ini metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi dengan sampel penelitian sebanyak 42 responden yang merupakan petani kangkung darat di Desa Bulotalangi Timur. Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan subsistem saluran sarana produksi, subsistem produksi usahatani serta subsistem pemasaran sudah berjalan dengan baik dan menguntungkan. Sedangkan subsistem pengolahan belum berjalan dengan baik karena petani belum mampu mengolah tanaman kangkung darat menjadi produk yang bernilai tambah. Lembaga penunjang juga belum berjalan dengan maksimal sebagaimana yang diharapkan oleh petani.
ANALISIS KINERJA PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN PADA PENGEMBANGAN JAGUNG DI DESA BONGO EMPAT KECAMATAN PAGUYAMAN KABUPATEN BOALEMO Rinaldi, I Made Ray; Bempah, Irwan; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18680

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui kinerja penyuluh pertanian lapangan di Desa Bongo Empat Kecamatan Paguyaman. (2) Melihat Bagaimana dampak dari kinerja penyuluh pertanian lapangan terhadap petani jagung di Desa Bongo Empat Kecamatan Paguyaman. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskripsi kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survei. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data menggunakan teknik skoring dan untuk menentukan skor pilihan jawaban responden menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Kinerja penyuluh pertanian lapangan terhadap pengembangan petani jagung di Desa Bongo Empat mendapat skor sebanyak 2,12 masuk dalam kategori sedang dengan kriteria 70,6% (2) Dampak kinerja penyuluh terhadap pengembangan petani jagung di Desa Bongo Empat mendapat skor sebanyak 2,42 masuk dalam kategori memuaskan dengan kriteria 80,6%.
PROFIL PETANI SAWAH DI DESA HULAWA KECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO Kaina, Melin; Indriani, Ria; Adam, Echan
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 2, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.23241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui Profil Petani Padi Sawah di Desa Hulawa Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Penelitian dilakukan di Desa Hulawa Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo pada Bulan Juni sampai dengan Bulan Juli tahun 2023 dengan metode penelitian survey atau wawancara, metode pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Jenis sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis desktiptif. jumlah sampel dalam Penelitian di Desa Hulawa adalah 44 orang petani padi sawah. Hasil penelitian ini menunjukkan Rata-rata umur petani padi sawah di Desa Hulawa Berusia 40-55 tahun, yakni 30 orang pada kategori usia produktif yaitu 53 Tahun, tingkat Pendidikan di Desa Hulawa telah mendapatkan pendidikan paling tinggi yaitu SD, Untuk pengalaman dalam pemeliharaan tanaman memiliki pengalaman antara 8- 14 tahun, dengan Rata-rata memiliki Pengalaman 10 Tahun. Jumlah tanggungan keluarga petani Memiliki Rata-rata yaitu 3 Orang, Luas lahan padi sawah Memiliki Rata-rata 0,5 Ha dari keseluruhan jumlah sampel. jumlah lahan paling banyak adalah milik sendiri 20 orang Petani Responden, Produksi Petani Terbanyak di Desa Hulawa di bedakan dengan Kelompok Tani yaitu Kelompok Tani Karya Bakti Memiliki Jumlah 15 orang Petani Responden dengan Presentase 40% jumlah Produksi 13.205 Kg. Dengan Rata-rata Produksi 809,2 Kg dari keseluruhan jumlah Produksi Petani yang ada di Desa Hulawa Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo.
Preferensi Petani Cabai Terhadap Penggunaan Pupuk Organik di Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo Yasin, Aldi Adriansyah; Baruwadi, Mahludin H; Saleh, Yanti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani Cabai yang menggunakan pupuk organik di Kecamatan Dungaliyo, mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan preferensi petani Cabai terhadap penggunaan pupuk organik di Kecamatan Dungaliyo. Lokasi penelitian di Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo dari bulan Juli sampai Agustus 2022 dengan jumlah sampel 40 Petani Cabai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Analisis data menggunakan: Analisis Statistik Deskriptif dan menggunakan utilitas, desain stimulus, korelasi, dan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Karakteristik petani cabai yang menggunakan pupuk organik dapat dilihat dari rata-rata umur petani cabai adalah rentang umur 41-60 sebanyak 19 orang atau sebesar (47,50%), tingkat pendidikan mayoritas petani berada di jenjang SD sebanyak 23 orang atau sebesar (57,50%), jumlah tanggungan keluarga sebanyak 1 sampai 4 orang atau sebesar (67,50%), rata-rata luas lahan yang dikelola 0 - 1,00 Ha sebanyak 24 orang atau sebesar (60%), status kepemilikan lahan petani cabai adalah lahan milik sendiri sebanyak 28 orang atau sebesar (70%). 2). Terdapat hubungan yang signifikan antara preferensi petani cabai terhadap kuantitas pupuk, kemudian jenis pupuk, produktivitas, sumber informasi, cara penggunaan pupuk dan terakhir sumber pupuk, penggunaan pupuk organik dapat dilihat dari nilai korelasi person sebesar 0,717. Nilai tersebut menunjukkan keeratan hubungan antara nilai hasil data penelitian dengan nilai preferensi petani terhadap penggunaan pupuk organik di Kecamatan Dungaliyo. Nilai signifikan yang di hasilkan untuk korelasi tersebut adalah 0,001 dimana nilai tersebut lebih kecil dari taraf signifikan 5% (nilai sig 0,05) sehingga di nyatakan bahwa hasil dari analisis konjoin valid dan reliable.
Analisis Perbedaan Pendapatan Petani Padi Sawah Berdasarkan Status Kepemilikan Lahan Di Gapoktan Tio Olami Kecamatan Tilongkabila Abas, Husain; Rauf, Asda; Bakari, Yuliana
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 3, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.26820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengidentifikasi status kepemilikan lahan sawah di Gapoktan Tio Olami Kecamatan Tilongkabila, 2) Menganalisis pendapatan petani sawah berdasarkan status kepemilikan lahan di Gapoktan Tio Olami Kecamatan Tilongkabila. Penelitian ini dilakukan penelitian ini dilakukan di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila kabupaten Bone Bolango mulai dari bulan September sampai Bulan Oktober 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 66 orang petani. Perbedaan pendapatan petani berdasarkan status kepemilikan lahan dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa status kepemilikan lahan di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila adalah 50% petani pemilik dan 50% petani penyakap dari total petani responden yakni 66 orang petani. Hasil perhitungan terdapat perbedaan pendapatan petani pemilik yaitu rata-rata tiap petani Rp.8.378.348 dan pendapatan petani penyakap yaitu rata-rata tiap petani yaitu Rp.5.922.167. Hasil analisis uji-t tidak terdapat perbedaan signifikan dengan nilai t-hitung sebesar 1,68.