cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Bidan Komunitas
ISSN : -     EISSN : 26147874     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Bidan Komunitas adalah jurnal elektronik yang dikelola oleh Program Studi Kebidanan, Fakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia (IKH). Jurnal ini memuat artikel penelitian (Research Article) di bidang kesehatan khususnya Kebidanan dengan lingkup: Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, Balita, Anak Prasekolah, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana (KB), Kesehatan Lansia dan Evidence Based Kebidanan yang akan diterbitkan secara online.
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
Pengaruh Edukasi tentang Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM) untuk Pencegahan Diare terhadap Pengetahuan Ibu Bayi Muda di Puskesmas Deli Tua Haslin, Sharfina; Simanjuntak, Eva Hotmaria; Parapat, Friska Margareth
Jurnal Bidan Komunitas Vol 5, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v5i1.5095

Abstract

Latar Belakang : Penyakit diare hingga kini masih merupakan penyebab utama angka kesakitan dan kematian pada bayi, sehingga memerlukan penanganan yang cepat dan tepat. pengetahuan ibu sangat penting untuk mencegah terjadinya diare pada bayi. Pemberian edukasi pada ibu bayi muda tentang edukasi manajemen kesehatan untuk pencegahan diare. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi manajemen terpadu bayi muda untuk pencegahan diare terhadap pengetahuan ibu bayi muda di Puskesmas Deli Tua Tahun 2021. Metode: Penelitian ini adalah penelitian menggunakan studi pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-postetst design. Populasi dalam penelitian ini menggunakan teknik total sample. Sample dalam penelitian ini sebanyak 20 ibu bayi muda diare yang memeriksakan bayi di Puskesmas Deli Tua. Data pengetahuan ibu dikumpulkan menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil : Hasil rerata 73,10 sebelum diberikan edukasi dan setelah diberikan edukasi pencegahan diare didapatkan rerata 84,40. Dari hasil penelitian nilai signifikan p sebesar 0.000 0,05. Kesimpulan : Ada pengaruh edukasi manajemen terpadu bayi muda (MTBM) untuk pencegahan diare terhadap pengetahuan ibu bayi muda di Puskesmas Deli Tua.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Orang Tua dengan Pemberian Imunisasi BCG pada Bayi Usia 0-3 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Bireum Bayeun Kabupaten Aceh Timur Yulinda, Yulinda; Maryaton, Maryaton; Dewi, Nova Hasbani Prima
Jurnal Bidan Komunitas Vol 4, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v4i1.4772

Abstract

Latar belakang: BCG (Bacillus Celmette-Geurin) merupakan vaksin untuk mengurangi risiko TB berat seperti meningitis TB atau TB miliar atau TBC. TBC (Tuberkulosis) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis complex. Imunisasi BCG berfungsi untuk mencegah penularan TBC. Vaksin BCG merupakan bakteri tuberculosis bacillus yang telah dilemahkan. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap orang tua dengan pemberian imunisasi BCG pada bayi usia 0-3 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Bireum Bayeun Kecamatan Bireum Bayeun Kabupaten Aceh Timur tahun 2018.Metode: penelitian yang digunakan adalah analitik dengan rancangan bedah lintang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-3 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Bireum Bayeun yang berjumlah 535 orang.Sampel diambil menggunakan rumus Slovin, diperoleh sebanyak 84 orang.Pengambilan sampel menggunakan teknik acak stratifikasi. Uji statistik menggunakan Uji Chi-Square. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa mayoritas berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 39 responden (46,4%)¸ Berdasarkan sikap mayoritas bersikap positif yaitu sebanyak 60 responden (71,4%). Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dan Sikap Orang Tua dengan Pemberian Imunisasi BCG pada Bayi Usia 0-3 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Bireum Bayeun Kecamatan Bireum Bayeun Kabupaten Aceh Timur Tahun 2018. 
Hubungan antara Lingkar Lengan Atas dan Kadar Hemoglobin Ibu dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di Beberapa Puskesmas Bali Utara Dewvi, Putu Ayu Savitri; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Wandia, I Made
Jurnal Bidan Komunitas Vol 5, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v5i1.5046

Abstract

Latar Belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyebab kematian neonatal tertinggi di Provinsi Bali. Persentase BBLR di Provinsi Bali sebesar 2,7% dan di Kabupaten Buleleng sebesar 2,9%. Berat bayi saat lahir sebagian besar dipengaruhi oleh pertumbuhan janin yang berhubungan dengan kondisi ibu terutama status gizinya. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara ukuran Lingkar Lengan Atas (LLA) dan kadar Hemoglobin (Hb) ibu dengan kejadian BBLR di Puskesmas Buleleng I, II, III, dan Sukasada I tahun 2019-2020. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kontrol dengan data sekunder dari buku kohort puskesmas. Perbandingan jumlah kelompok kasus dan kontrol yaitu 1:2. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan SPSS 20. Uji hubungan ukuran LLA dan kadar Hb ibu dengan kejadian BBLR menggunakan uji chi-square. Hasil: diketahui terdapat hubungan bermakna antara ukuran LLA ibu (p = 0,021; OR = 4,572; 95% CI 1,305-16,017) dan kadar Hb ibu (p = 0,001; OR = 6,769; 95% CI 2,032-22,551) dengan kejadian BBLR. Kesimpulan: dapat disimpulkan bahwa ibu dengan LLA 23,5 cm memiliki risiko 4,571 kali lebih tinggi untuk melahirkan BBLR dibandingkan ibu dengan ukuran LLA normal dan ibu dengan anemia memiliki risiko 6,769 kali lebih tinggi melahirkan BBLR dibandingkan ibu dengan kadar Hb normal.
Faktor yang Memengaruhi Keikutsertaan Ibu yang Memiliki Anak Umur >9 Bulan-5 Tahun untuk Imunisasi MR (Measles Rubella) di Lingkungan 1 Kelurahan Bingai Kabupaten Langkat Pratiwi, Debby; Rumini, Rumini; Hajar, Siti
Jurnal Bidan Komunitas Vol 4, No 2 (2021): Edisi Mei
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v4i2.4849

Abstract

Pendahuluan: Imunisasi  rubella  merupakan vaksin rubellla yang dimasukkan kedalam tubuh untuk memberikan kekebalan daya tahan tubuh. Menurut WHO berdasarkan pada rate campak 5 kasus per 1.000.000 penduduk disetiap daerah intervensinya. Indonesia menjadi salah satu dari 11 negara yang menduduki posisi ke-3 tertinggi dengan kejadian campak antara 10 sampai 50 kasus Tujuan penelitian: Untuk mengetahui faktor yang memengaruhi keikutsertaan  ibu yang memiliki anak usia 9 bulan-5 tahun  untuk  imunisasi MR (Measles Rubella)  di Lingkungan 1 Kelurahan Bingai tahun 2020. Metode: Desain penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di Lingkungan 1 Kelurahan Bingai. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 199 responden. Berdasarkan perhitungan Slovin sampel penelitian sebanyak 66 orang dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan diolah kedalam program SPSS dengan analisis chi square pada batas kemaknaan sig-α (0,05). Hasil Penelitian: Hasil uji statistik chi square diperoleh hasil bahwa kategori pengetahuan dengan p-value (0,000), sikap dengan p-value (0,000), sumber informasi dengan p-value (0,098) dan peran tenaga kesehatan (0,016). Hasil uji regresi logistik berganda didapatkan bahwa sikap merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap keikutsertaan ibu untuk imunisasi MR dengan nilai Exp(B) 32.528. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan, sikap dan peran tenaga kesehatan dengan keikutsertaan ibu untuk imunisasi MR, sedangkan sumber informasi tidak memiliki hubungan yang bermakna. 
Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Asi Ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi Noflidaputri, Resty
Jurnal Bidan Komunitas Vol 4, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v4i1.4695

Abstract

Latar Belakang : World Health Organization (WHO) merekomendasikan untuk menyusui secara eksklusif dalam 6 bulan pertama dan dilanjutkan 2 tahun atau lebih tanpa menambah atau mengganti dengan makanan dan minuman lain. ASI Eksklusif terbukti dapat menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) serta meningkatkan status gizi bayi dan balita. Di Sumatera Barat, cakupan ASI Eksklusif pada tahun 2017 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yaitu dari 67,9% menjadi 65,7% dengan target 83,0%. Hal ini menunjukan bahwa ASI Eksklusif di Provinsi Sumatera Barat masih rendah. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui Faktor factor yang berhubungan dengan pemberian ASI Ekslusif diwilayah Kerja Puskesmasn Guguk Panjang Bukittinggi. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study, yang dilaksanakan pada bulan Desember 2018 sampai April 2019. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu dengan menjadi seluruh populasi menjadi sampel, sampel sebanyak 80 orang ibu yang mempunyai balita umur 7 – 12 bulan. Data dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi- square. Hasil : Analisis univariat diketahui 52,5% keluarga tidak mendukung, 60% mendapatkan informasi dengan benar oleh tenaga kesehatan, 78,8% yang melakukan persalinan di fasilitas kesehatan tingkat pertama dan 60% yang memberikan ASI Eksklusif. Analisis bivariat diketahui faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif adalah dukungan keluarga (p value = 0,009 dan OR = 3,901), pemberian informasi oleh tenaga kesehatan (p value = 0,029 dan OR = 3,122) dan tempat bersalin (p value = 0,001 dan OR = 0,133). Kesimpulan :penelitian ini, bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga, pemberian informasi oleh tenaga kesehatan, tempat bersalin dengan pemberian ASI Eksklusif
Pengetahuan, Sikap Ibu, Sarana Kesehatan dan Sikap Petugas Kesehatan tentang Pemerikaan Kehamilan Selama Masa Pandemi Covid-19 terhadap Perilaku Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan Khomsah, Yuli Sya’baniah; Sukmawati, Ellyzabeth
Jurnal Bidan Komunitas Vol 5, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v5i1.5107

Abstract

Latar Belakang : Ibu hamil karena adanya penyebaran virus COVID-19 menyebabkan ibu hamil khawatir saat  memeriksakan kehamilannya di tempat pelayanan kesehatan. Pemeriksaan kehamilan penting karena dapat mengetahui kondisi dan kesejahteraan ibu dan janin. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan, sikap ibu, sarana kesehatan dan sikap petugas kesehatan selama pandemi COVID-19 terhadap perilaku kunjungan pemeriksaan kehamilan pada masa pandemi COVID-19. Metode: Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu ibu hamil trimester III dan sampel yang diambil yaitu yang bersedia mengisi kuesioner melalui google form sebanyak 106 orang. Sampel diambil dengan teknik total sampling. Penganalisisan hasil data dengan uji chi-square dan uji korelasi koefisien. Hasil : Analisis statistik diperoleh p-value pengetahuan sebesar 0,005, sikap ibu sebesar 0,0001 dan sikap petugas kesehatan dengan nilai 0,0002. Nilai p-value lebih kecil dari (0,05) sehingga Ho ditolak. Sedangkan pada sarana kesehatan Analisis Chi Square diperoleh p-value 0,227,  lebih besar dari (0,05) sehingga Ho diterima..  Kesimpulan : Pengetahuan, sikap ibu dan sikap petugas kesehatan tentang pemeriksan kehamilan selama masa pandemi COVID-19 yang memiliki hubungan erat terhadap perilaku kunjungan pemeriksaan kehamilan. 
Pengaruh Indeks Massa Tubuh (Imt) terhadap Siklus Menstruasi pada Siswi Sma Negeri 1 Kampar Kiri Hilir Karlinah, Nelly; Irianti, Berliana
Jurnal Bidan Komunitas Vol 4, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v4i1.4778

Abstract

Pendahuluan: Remaja merupakan periode pertumbuhan dan perkembangan setelah masa kanak-kanak dan sebelum dewasa dari usia 10 sampai 18 tahun, kualitas remaja diawali  dari proses datangnya masa pubertas terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik fisik, psikologis maupun intelektual. Salah satu faktor terjadinya gangguan menstruasi disebabkan oleh adanya ketidak seimbangan Indeks Massa Tubuh (IMT). IMT dapat mempengaruhi siklus menstruasi wanita melalui peran hormon estrogen kalori yang berlebihan dan lonjakan kenaikan berat badan dapat berkontribusi dalam peningkatan estrogen dalam darah sehingga dapat mengganggu siklus mentruasi. Tujuan: untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan siklus menstruasi. Penelitian dilakukan pada siswi SMA Negeri 1 Kampar Kiri Hilir. Metode: jenis penelitian observasional bersifat analitik dengan rancangan cross sectional cara pengambilan sampel menggunakan tehnik Random Sampling dengan jumlah sampel 99 siswi. Data dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: distribusi frekuensi indeks massa tubuh (IMT) mayoritas normal sebanyak 75,8%. distribusi frekuensi berdasarkan siklus menstruasi mayoritas teratur sebanyak 75,8%. pengaruh indeks massa tubuh (IMT) terhadap siklus menstruasi didapatkan nilai p value 0,000 0,05. Kesimpulan: terdapat hubungan yang bermakna antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan siklus menstruasi.
Kenaikan Berat Badan pada Pengguna KB Suntik 3 Bulan Nasution, Pratiwi; Harahap, Novy Ramini; Zuiatna, Dian
Jurnal Bidan Komunitas Vol 3, No 3 (2020): Edisi September
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v3i3.4606

Abstract

Pendahuluan: Data drop out penggunaan alat kontrasepsi  di Puskesmas Gebang dari bulan Januari – Desember 2018 sebanyak 192 akseptor KB (8,79%) dimana diketahui bahwa dari 10 orang akseptor KB, 5 akseptor KB menyatakan mengalami kenaikan berat badan 5 kg selama penggunaan KB suntik 3 bulan dan 3 akseptor KB mengalami kenaikan berat badan 1-5 kg selama penggunaan KB suntik 3 bulan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kenaikan berat badan pada pengguna KB suntik 3 bulan di Puskesmas Gebang Kabupaten Langkat Tahun 2019. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain survei analitik, dengan pendekatan cross sectional. Teknik pegambilan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak  32 ibu yang menggunakan KB suntik 3 bulan. Pengumpulan data dengan data primer, sekunder dan tertier. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian di ketahui variabel penelitian umur dengan nilai p-value 0,043 dari nilai α 0,05, 0,017 dari nilai α 0,05 untuk pekerjaan, 0,035 dari nilai α 0,05 untuk pola makan, 0,568 dari nilai α 0,05 tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan Kenaikan berat badan, hasil penelitian di ketahui nilai p-value 0,378 dari nilai α 0,05 tidak ada hubungan yang signifikan antara sumber informasi dengan Kenaikan berat badan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan umur, pekerjaan, pola makan dan tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dan sumber infomasi.
Pengaruh Emotional Demonstration terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP ASI) Uliyatul Laili; Niluh Nita Silfia; Hastuti Hastuti; Gusman Arsyad; Faina Faina
Jurnal Bidan Komunitas Vol 5, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v5i2.5142

Abstract

Latar Belakang: Kabupaten Sigi merupakan kabupaten dengan angka Stunting tertinggi ke tiga dengan prevalensi Status Gizi balita yaitu Stunting 24.6%. Pemerintah kabupaten Sigi melalui Keputusan Bupati Sigi Nomor: 444-185 Tahun 2020 menetapkan 10 Lokasi Fokus (LOKUS) konvergensi percepatan penurunan stunting Tahun 2021. Satu dari sepuluh Lokus konvergensi percepatan penurunan stunting tersebut berada di Wilayah kerja Puskesmas Dolo. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Emotional Demontration (Emo Demo) Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Bayi 6 – 24 bulan Tentang Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP ASI). Metode: Penelitian ini adalah penelitian pre eksperimen dengan rancangan the one grup pre test and post test. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bayi 6 – 24 bulan dengan jumlah sampel 15 orang. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value Pengetahuan sebesar 0,020 dan p-value sikap sebesar 0.003 (P 0,05).. Kesimpulan: Terdapat pengaruh emo demo terhadap pengetahuan dan sikap ibu bayi 6 – 24 bulan tentang pemberian MPASI di wilayah kerja Puskesmas Dolo Kabupaten Sigi.
Hubungan Motivasi Ibu dan Dukungan Suami terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Nagori Pematang Panombeian Dwi Pratiwi Kasmara
Jurnal Bidan Komunitas Vol 5, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v5i2.5141

Abstract

Latar Belakang : Pemberian air susu ibu (ASI) sangat penting bagi tumbuh kembang yang optimal baik fisik maupun mental dan kecerdasan bayi. Keberhasilan Ibu dalam memberikan ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor motivasi dan dukungan suami. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi Ibu dan dukungan suami terhadap pemberian ASI Eksklusif pada ibu di Nagori Pematang Panombean Kabupaten Simalungun Tahun 2021. Metode:Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi 6 bulan – 12 bulan sebanyak 52 orang. Sampel sebanyak 52orang, diambil dengan teknik total populasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil : Sebagian besar responden (61,5 %) memiliki motivasi yang kurang, Sebagian besar responden (59,6 %) memiliki dukungan suami yang kurang, Sebagian besar responden (55,8 %) tidak memberikan ASI Eksklusif kepada bayi, Ada hubungan motivasi Ibu terhadap pemberian ASI Eksklusif (p= 0,00), dan Ada hubungan dukungan suami terhadap pemberian ASI Eksklusif(p= 0,00). Kesimpulan : Ada hubungan motivasi Ibu terhadap pemberian ASI Eksklusif dan Ada hubungan dukungan suami terhadap pemberian ASI Eksklusi. Kepada ibu diharapakan meluangkan waktu berkunjung ke Puskesmass untuk mengikuti penyuluhan atau promosi kesehatan tentang manfaat ASI Eksklusif

Page 8 of 14 | Total Record : 132