Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Articles
57 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 2 (2017)"
:
57 Documents
clear
PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK PENGELOLAAN DATA LAZISMU SE-DIY
Jefree Fahana;
Supriyanto Supriyanto
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.295
LAZISMU PWM D.I. Yogyakarta dalam melakukan pengelolaannya dibantu oleh 5 (lima) LAZIS tingkat Daerah Kota/Kabupaten, baik dalam hal penghimpunan maupun pentasyarufan dana ZIS serta pendataan donator maupun muzaki dan lainnya. Namun dalam pengelolaan data tersebut tidak ada integrasi dan sinkronisasi sehingga data-data yang ada di daerah-daerah tidak dimiliki oleh wilayah. Imbasnya adalah laporan yang dimiliki wilayah sangatlah sedikit dan tidak berkorelasi dengan data-data dilapangan yang dihimpun oleh daerah-daerah. Berkait dengan kondisi tersebut, maka dilaksanakan pelatihan pemanfaatan teknologi informasi untuk pengelolaan data LAZISMU PWM D.I. Yogyakarta. Harapannya dengan pelatihan ini para pengelolaan LAZISMU Daerah dan Wilayah memiliki keahlian untuk melakukan sinkronisasi dan komunikasi pada seluruh jajaran LAZISMU se-DIY ataupun dengan para donator maupun Muzaki. Materi pelatihan yang diberikan adalah teknologi-teknologi milik Google atau biasa disebut dengan Google Apps. Aplikasi Google yang digunakan meliputi: Google Mail, Google Drive, Google Docs, Google Calendar. Materimateri tersebut disampaikan dengan metode pelatihan yang berisi ceramah, penyampaian modul kegiatan, pemberian contoh kasus dan simulasi serta evaluasi atau pendampingan pemanfaatan teknologi informasi Google Apps Pelatihan dilaksanakan selama empat hari. Setiap harinya peserta pelaatihan mendapatkan materi yang berbeda mulai dari Google Email sampai dengan Google Calendar. Peserta yang hadir dating dari perwakilan pengelola LAZISMU Cabang maupun LAZISMU Daerah. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta dapat melkukan pengelolaan data LAZISMU dengan baik dan terintegrasi dengan LAZISMU Wilayah. Pelatihan tentang teknologi informasi yang telah diberikan dapat meningkatkan kemampuan pengelola LAZISMU baik tingkat Cabang, Daerah, maupun Wilayah. Akan tetapi kemampuan ini juga harus didukung oleh prosedur atau sistem pengelolaan yang baik. Sehingga penggunaan teknologi informasi dan integrase dapat berjalan dengan baik
PERLOMBAAN FESTIVAL ANAK SHOLEH MASJID ALHIDAYAH SEBAGAI UPAYA UNTUK MENUMBUHKAN KREATIVITAS DAN MENINGKATKAN PARTISIPASI WARGA PERUMAHAN PERWITA REGENCY
Kurnia Dewy Anggraeni
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.298
Permasalahan yang ditemukan terkait dengan partisipasi warga terutama remaja dan anakanak di Perum Perwita Regency, Salakan, Bangunharjo, Sewon adalah kurang adanya wadah untuk mengasah kreatifitas dan jiwa bersosialisasi khususnya untuk remaja dan anak-anak, oleh karena itu KKN UAD menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan untuk mendidik dan melatih kreatifitas yang berfokus kepada perkembangan anak-anak di Perum Perwita Regency. Dampak dari kegiatan KKN di lokasi ini adalah: 1). Terwujudnya kesadaran dari orang tua atau warga akan pentingnya sarana atau wadah untuk memunculkan minat yang tinggi untuk berpartisipasi dari warga, remaja dan anakanak di sekitar lokasi KKN 2). Memberikan pengalaman baru bagi warga khususnya anak-anak untuk terus berusaha berlomba-lomba dalam kebaikan 3). Menumbuhakan rasa semangat untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang dapat menarik perhatian dan minat bagi warga di Perum Perwita regency.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MENAYU LOR, MRISI DAN BETON, TIRTONIRMOLO, KASIHAN, BANTUL DALAM PROGRAM PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DESA
Waharjani Waharjani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.300
Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Desa Menayu Lor, Mrisi dan Beton, Kelurahan Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta adalah minat baca masyarakat yang minim. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Mrisi, Menayu Lor, dan Beton dalam program Pengelolaan Perpustakaan Desa. Metode pelaksanaan program KKN meliputi: sosialisasi masyarakat dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah: 1) tercipta kesadaran masyarakat akan pentingnya membaca, 2) tersedianya sarana ruang baca untuk umum, 3) masyarakat bertambah ilmunya dari buku-buku yang disediakan, 4) masyarakat bertambah ilmu untuk mengelola perpustakaan yang baik.
MULTIMEDIA PEMBELAJARAN TPA BERBASIS KOMPUTER DENGAN METODE QIRO’ATI
Lovandri Dwanda Putra;
Suyitno Suyitno
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.301
Tujuan dari penulisan ini adalah bagaimana multimedia pembelajaran TPA berbasiscomputer dengan metode qiro’ati. Pembelajaran metode qira’ati supaya lebih efektif denganmengembangkan sebuah program multimedia pembelajaran interaktif yang dapat dimanfaatkan olehguru TPA maupun santri sebagai media penunjang kegiatan belajar. Dengan multimediapembelajaran interaktif belajar membaca Al-Qur’an ini diharapkan guru TPA dapat memotivasisantri agar lebih aktif dikelas. Penggunaan multimedia berbasis computer memberikan kebebasankepada santri untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran sehingga belajar lebih bermaknabagi santri. Dengan program multimedia ini santri dapat mengulang secara mandiri jika belummemahami pembelajaran di kelas. Metode Qiro’ati merupakan suatu metode membaca Al-Qur’anyang langsung memasukkan dan mempraktekkan bacaan tartil sesuai dengan qoidah ilmu tajwid.Dari pengertian di atas dapat diketahui bahwa dalam metode qiro’ati terdapat dua pokok yangmendasari yakni :membaca Al-Qur’an secara langsung dan pembiasaan pembacaan dengan tartilsesuai dengan ilmu tajwid membaca Al-Qur’an secara langsung maksudnya adalah dalampembacaan jilid ataupun Al-Qur’an tidak dengan cara mengeja akan tetapi dalam membacanya harussecara langsung.
PELATIHAN PEMBELAJARAN IPA BERBASIS KETERAMPILAN PROSES DI PDM BANTUL YOGYAKARTA
Dian Artha Kusumastuty;
Fajar Artha Fitri;
Nanang Artha Suwondo
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.302
Keterampilan proses dalam pembelajaran harus ditumbuhkan dalam diri siswa sesuai dengantaraf perkembangan pemikirannya. Keterampilan ini akan menjadi roda penggerak penemuan danpengembangan fakta dan konsep sikap, wawasan, dan nilai siswa. Namun, pada saat ini masihbanyak guru IPA SMP Muhammadiyah terutama di lingkungan kabupaten Bantul belummelaksanakan pembelajaran keterampilan proses dan belum mengembangankan instrumenevaluasinya. Dengan demikian perlu dilakukan pelatihan pengembangan instrument evaluasipembelajaran IPA berbasis keterampilan proses. Pelatihan berhasil dilaksanakan pada tanggal 17-18 Mei 2017 di gedung PDM Bantul dengan jumlah peserta 12 guru IPA SMP Muhammadiyah.Pelatihan dilaksanakan selama dua hari dengan materi: Pembelajaran IPA berbasis KetrempilanProses Menggunakan Arduino sebagai Media Pembelajaran dan Pengembangan Instrumen EvaluasiPembelajaran IPA Berbasis Keterampilan Proses. Berdasarkan pelatihan ini, maka guru-gurumemahami bagaimana pembelajaran keterampilan proses dalam IPA dan memahami bagaimanamengembangkan instrument evaluasinya. Berdasarkan hal ini maka diperoleh kesimpulan bahwaberdasarakan pelatihan yang telah diselenggarakan, maka sebagian besar guru-guru IPA SMPMuhammadiyah di kabupaten Bantul memahami tentang instrumen evaluasi pembelajaran berbasisketerampilan proses dan mampu mengembangkannya.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK PERWAKILAN GURU SMU MUHAMMADIYAH SE DIY PADA MAJELIS PUSTAKA DAN INFORMASI (MPI) PWM DIY
Arfiani nur;
Khusna Lisna
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.306
Pada era persaingan global saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang begitu pesat melalui berbagai inovasi-inovasi yang semakin maju seiring dengan perkembangan zaman. Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM DIY merupakan majelis ditingkat wilayah dan dibawah MPI PP Muhammadiyah mempunyai program kerja salah satunya mengembangkan dan meningkatkan serta menciptakan daya saing civitas terutama guru Muhammadiyah sehingga tercipta pengajar yang unggul disertai pemanfaatan teknologi untuk peningkatan kualitas belajar dan menunjang pembelajaran. Agar program kerja dari MPI PP Muhammadiyah dapat berjalan dengan lancer maka dilakukanlah pelatihan pembuatan media pembelajaran untuk perwakilan Guru SMU Muhammadiyah se DIY. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah dengan memberikan modul pelatihan, bimbingan dengan cara tutorial, pemberian contoh dan studi kasus dan yang terakhir adalah evaluasi. Dari evaluasi yang dilakukan menggunakan kuesiner dalam pelatihan ini dihasilkan bahwa kemampuan dari peserta naik 10 % yaitu kemampuan dari sebelum pelatihan 59,82% setelah pelatihan menjadi 70,57%. Sehingga pelatihan ini dapat dikatakan berhasil karena dapat meningkatkan kemampuan dari peserta dalam membuat media pembelajaran
PEMBERDAYAAN MASJID. UPAYA MEMBENTENGI GENERASI PENERUS DARI EFEK NEGATIF PERKEMBANGAN ZAMAN DUSUN KRAPYAK WETAN, PANGGUNGHARJO, SEWON, BANTUL
Hendro Widodo
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.307
Pergaulan remaja saat ini sudah memasuki babak yang lebih berbahaya daripada tahuntahun sebelumnya. Kita dapat menyaksikan banyaknya tindak kriminalitas ataupun kenakalankenakalan reamaja yang ada disekitar kita. Remaja saat ini banyak menirukan tindakan–tindakan yang tidak pantas yang ada di internet maupun media lainnya. Kebanyakan anak-anak maupun remaja kurang memiliki bentang yang kuat dalam diri mereka untuk membentengi diri dari pengaruh dunia luar. Di Dusun Krapyak Wetan yang merupakan perbatasan daerah kota dengan desa dimana msyarakatnya sudah heterogen menimbulkan banyak masuknya budaya dari luar ke Dusun Krapyak Wetan. Memberdayakan kegiatan masjid bagi generasi muda merupakan salah satu upaya membentengi generasi muda dari dampak negatif perkembangan zaman.
PARTISIPASI MASYARAKAT SEKITAR MASJID MANGUNEGARAN, PANEMBAHAN, KRATON DALAM PROGRAM PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN JALAN SEHAT LANSIA
Rina Ratih
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.308
Pemeriksaan kesehatan dengan pasien lanjut usia pada dasarnya adalah mendeteksi dini penyakit atau berusaha untuk mencegah penyakit. Maka salah satu program KKN UAD difokuskan pada pemeriksaan kesehatan dan jasmani para lansia. Pemeriksaan kesehatan dengan pasien lansia adalah waktu terbaik untuk memberikan konseling tentang pengelolaan stress, pola hidup sehat dan pemeriksaan berat badan. Metode pelaksanaan program KKN meliputi: jalan sehat pagi hari, pemeriksaaan tekanan darah, dan pengukuran berat badan secara rutin setiap bulan di tempat salah satu warga desa Mangunegaran. Manfaat dari kegiatan KKN ini adalah : 1) Meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia di masyarakat, sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan lansia. 2) mendekatkan pelayanan dan meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta dalam pelayanan kesehatan di masyarakat. 3) Meningkatkan komunikasi antara masyarakat usia lanjut dan tenaga medis setempat.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN GURU IPA SMP MUHAMMADIYAH SE-KOTA YOGYAKARTA TERKAIT SOAL-SOAL UJIAN NASIONAL BERBASIS HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS)
Muhammad Joko Susilo;
Etika Dyah Puspitasari
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.310
Guru merupakan mata tombak utama pendidikan nasional karena guru merupakan pihak yanglangsung berhadapan dan berinteraksi dengan siswa. Guru berpengaruh besar terhadap kualitasproses pembelajaran dan hasil pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, peningkatan kompetensiguru menjadi hal yang penting dalam usaha memajukan pendidikan di Indonesia. Salah satu langkahyang dapat dilakukan pihak perguruan tinggi, khususnya bagi para dosen, untuk turut meningkatkankompetensi guru adalah dengan memberikan pendalaman materi dan pembimbingan penyusunanbutir soal Ujian Nasional. Berdasarkan nilai hasil Ujian Nasional 2016 diketahui bahwa untukbeberapa indikator SKL yang diujikan, rata-rata siswa SMP kota Yogyakarta mendapatkan nilairendah. Oleh karena itu, dirasa perlu untuk memberikan pendalaman materi pada topik-topik tertentubagi para guru, sekaligus meningkatkan pemahaman guru terhadap soal-soal berbasis High OrderThinking Skill (HOTs) yang memiliki porsi tersendiri dalam soal Ujian Nasional tingkat SMP.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa penyuluhan dan pelatihan.Penyuluhan yang dilakukan yaitu terkait bedah SKL IPA Biologi dan pendalaman materi.Sedangkan pelatihan yang dilakukan difokuskan pada pelatihan penyusunan butir soal UjianNasional IPA SMP berbasis HOTs.Setelah melakukan bedah SKL sekaligus melihat data hasil Ujian Nasional 2016 didapatkanfakta bahwa rata-rata siswa SMP di Kota Yogyakarta mendapatkan nilai yang rendah untuk topikmateri fotosintesis dan bagian-bagian mikroskop. Dengan demikian dilakukan pendalaman materiuntuk kedua topik tersebut. Selanjutnya berdasarkan analisis terhadap indikator SKL diketahuiterdapat 4 materi pokok yang memungkinkan keluar sebagai soal berbasis HOTs pada UjianNasional 2017. Keempat materi pokok tersebut meliputi materi ekosistem, kepadatan populasi,pencemaran lingkungan dan fotosintesis. Oleh karena itu, selanjutnya dilakukan pembimbinganpenyusunan soal Ujian Nasional berbasis HOTs untuk keempat materi pokok tersebut. Dari hasilpembimbingan tersebut dihasilkan 20 butir soal prediksi Ujian Nasional berbasis HOTs.Dari kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa topikmateri dimana rata-rata siswa SMP kota Yogyakarta mendapatkan nilai rendah saat Ujian Nasionalsehingga dilakukan pendalaman materi untuk para guru IPA SMP Muhammadiyah se-KotaYogyakarta. Selain itu, terdapat empat topik materi yang memungkinkan akan disajikan dalambentuk soal berbasis HOTs pada Ujian Nasional sehingga dilakukan penyusunan butir soal berbasisHOTs untuk keempat topik materi tersebut.
EFEKTIFITAS PEMBERDAYAAN LANSIA UNTUK PENINGKATKAN TARAF HIDUP LANSIA
Fatma Nuraisyah;
Desi Nurfita;
Machfudz Eko Ariyanto
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.314
Proporsi penduduk lanjut usia (lansia) yang semakin besar membutuhkan perhatian dan perlakuan khusus dalam pelaksanaan pembangunan. Usia 60 tahun ke atas merupakan tahap akhir dari proses penuaan yang memiliki dampak terhadap tiga aspek, yaitu biologis, ekonomi, dan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan tingkat pengetahuan kesehatan lansia melalui posyandu lansia. Rancangan penelitian adalah cross sectional. Intervensi yang dilakukan berupa penyampaian materi terkait lansia dan praktek. Dalam praktek ditekankan fungsi utama posyandu lansia. Sebelum dan sesudah dilakukan intervensi dinilai terlebih dahulu, hasil yang akan diperoleh rerata nilai pre test dan post test. Berdasarkan hasil nilai rata-rata pre-test diketahui bahwa sebelum diberikan materi dan praktek, lebih dari setengah dari total responden memiliki pengetahuan yang kurang (11,36%). Hasil post test menunjukkan bahwa adanya peningkatan jika dibandingkan dengan hasil pre test. Rata-rata nilai post test nya adalah 12,31%. adanya peningkatan nilai pre test dan post test terhadap tingkat pengetahuan kesehatan pada lansia