Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Articles
27 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 3 (2019)"
:
27 Documents
clear
PENDAMPINGAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENYUSUNAN PROGRAM INTERVENSI TERHADAP SISWA BERKESULITAN BELAJAR
Ika Maryani;
Vera Yuli Erviana;
Laila Fatmawati
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.599
Program ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan guru dalam diagnostik kesulitan belajar (DKB) dan meningkatkan kemampuan guru dalam diagnostik kesulitan belajar (DKB). Program ini terdiri dari 2 tahapan yaitu pelatihan dan pendampingan. Adapun metodenya adalah metode ceramah, diskusi, praktik, dan self and group reflection. Program ini berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan intervensi kesulitan belajar. Proses intervensi diawali dari Identifikasi jenis gaya belajar, identifikasi jenis/faktor kesulitan belajar siswa, perencanaan (penyusunan program, penyusunan instrumen), pelaksanaan (intervensi langsung, melalui media, melalui metode, tutor sebaya, pelibatan orang tua, remidial, dan pengayaan), serta evaluasi dan tindak lanjut.
SOSIALISASI, PENYULUHAN, PENANAMAN, DAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA)
Aryani Intan Endah Rahmawati;
Dian Hardiyanto;
Febri Azhari;
Ari Suminar
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.617
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman yang dimiliki oleh keluarga dan berfungsi sebagai obat-obatan tradisional. Tanaman ini aman, murah, dan mudah didapat, khususnya di Desa Nglegi. Desa ini merupakan salah satu desa yang telah mengenal dan menghasilkan beberapa TOGA, namun pemanfaatannya belum optimal. Kegiatan sosialisasi, penyuluhan, penanaman, dan pemanfaatan TOGA dirancang untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam pemanfaatan TOGA. Masyarakat desa diberikan pengetahuan mengenai pengenalan hingga pemanfaatan TOGA untuk kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan penanaman TOGA, sehingga dapat dijadikan obat sendiri maupun dijual dalam bentuk lain sebagai sumber ekonomi keluarga.Â
PARENTING ISLAMI BAGI KAUM IBU-IBU MILENIAL DI DESA TEMUWUH KECAMATAN DLINGO KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA
Sutarman Sutarman;
Swastika Tri Pertiwi;
M. Ilham Akbar;
Dedy Aprilianto
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.651
Tujuan Program pelatihan ini, adalah untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada ibu-ibu milenial di Dusun Nglampengan, Salam, dan Temuwuh desa Temuwuh Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul tentang bagaimana mendidik anak-anak yang baik secara Islami; bagaimana orang tua  memiliki motivasi kuat agar anaknya memiliki semangat belajar tinggi dalam menempuh pendidikan sehingga menjadi generasi yang religius, kuat dan berakater serta memiliki integritas. Metode yang digunakan dalam program pelatihan:  “Parenting Islami untuk Kaum Ibu-ibu Millenial†di desa Temuwuh ini adalah dengan metode “Cooperatif Learningâ€, dengan pendekatan FGD (Forum Group Discussion) terhadap masyarakat†serta  tanya jawab. Hasil dari pelatihan ini adalah bahwa mereka paham akan materi yang disampaikan, dan peserta merasa diuntungkan karena mendapat ilmu atau pengetahuan baru yang sebelumnya belum mereka dapatkan yaitu pengetahuan dalam mendidik anak secara baik yang Islami, orangtua termotivasi untuk membimbing pendidikan anak setinggi-tingginya dan adanya kesadaran orang tua dalam menjaga dan merawat keluarga(anak-anaknya) dari perilaku amoral (pergaulan bebas). Dampak dari pelatihan ini, yaitu anak-anak yang mengaji lebih banyak dibandingkan dengan biasanya. Masyarakat juga tertanam semangat untuk menyekolahkan anaknya hingga ke pendidikan pada jengjang yang lebih tinggi. Selain itu masyarakat yang datang di pengajian rutin setiap malam Rabu juga lebih banyak dari biasanya. Serta  adanya tranformasi orang tua timbul kesadaran dalam menjaga dan merawat keluarga(anak-anaknya) dari perilaku amoral (pergaulan bebas).Â
PELATIHAN PEMANFAATAN DAN PEMASARAN PRODUK HOME INDUSTRY DI DESA KARANGJATI KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN BANJARNEGARA
Suryana Hendrawan;
Taslim Immanudin;
Irmawan Anang;
Fatih Al Barid
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.715
This service was carried out with the intention of being able to form the residents of Karangjati Village, Kec. Susukan Kab. Banjarnegara is an independent, creative and present entrepreneur. Many people in Karangjati Village actually have many products, but many of them stop in the production phase. To market their own products the majority are still participating in collectors or just waiting for orders. This service was carried out with training and mentoring methods to market community products that had been produced or had no ideas at all. In this training, initially the identification of what products have been produced by the residents will be carried out and the obstacles faced by the residents of Karangjati Village. This is done in the hope that training can be more conical to the main problems faced by citizens and can provide more appropriate solutions. After identification, training will be carried out on how to utilize existing technology and how to market the home industry products to the emerging online market. After this training, several people from Karangjati Village have directly practiced the results of their products to the simple On-Line market. Some existing products such as packaged versions of herbal medicine have also begun to be produced with more modern packaging. This increase in value products is expected to attract consumers' attention while increasing the economy of Karangjati Village residents.
PENINGKATAN KAPASITAS PROFESIONALISME GURU MATEMATIKA SMA/SMK/MA MUHAMMADIYAH SE-KOTA YOGYAKARTA
Joko Purwadi;
Aris Thobirin
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.746
Profesionalisme dalam mendidik siswa sangat diperlukan untuk kemajuan suatu bangsa, secara khusus pada mata pelajaran matematika di tingkat SMA/SMK/MA Muhammadiyah. Guru berhak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh pelatihan, dan mengembangkan profesi dalam bidangnya. Dari sisi kewajiban, guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Salah satu upaya dalam menyetarakan dan menilai kinerja guru dalam hal keprofesionalan, pemerintah menggelar Uji Kompetensi Guru (UKG), yang bertujuan untuk pemetaan kompetensi. Untuk mencapai keprofesionalan guru dan kelulusan, diperlukan pelatihan kepada guru sebelum melakukan UKG. Pelatihan ini diselenggarakan dalam waktu 2 hari dengan materi Kalkulus dan Statistika. Peserta pada kegiatan ini berasal dari 12 Sekolah di lingkungan Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta dan bekerjasama dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PDM Yogyakarta.
PKM GEO UMKM DESA KENONGO
Fitri Nur Latifah;
M. Ruslianoor Maika;
Novia Ariyanti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.756
Sesuai dengan peta jalan Industri 4.0 yang telah dibuat Kementrian Perindustrian Republik Indonesia atau lebih dikenal dengan sebutan making Indonesia 4.0, yang dijadikan suatu landasan pertumbuhan ekonomi Indonesia dimasa mendatang, perananan teknologi dalam pengembangan UMKM saat ini tidak bisa dipandang hal yang remeh lagi. Permasalahan UMKM sangatlah komplek dan salah satunya adalah pemasaran (marketshare) UMKM itu sendiri, sehingga kami berupaya membuat sebuah direktori UMKM Desa Kenongo yang membantu UMKM dalam memasarkan produknya. Desa Kenongo adalah salah satu desa di kabupaten Sidoarjo dengan jumlah UMKM sekitar 80 UMKM. Metode pelaksanaan yang dipakai dalam melakukan kegiatan ini adalah melakukan survei atas beberapa UMKM, mengelompokkan UMKM berdasarkan jenis usaha mitra, membuat database mitra termasuk koordinat lokasi usaha mitra, dan membuat database/direktori online yang bisa diakses oleh pihak umum. Direktori ini nantinya sangat berdampak positif bagi pengembangan UMKM Desa Kenongo dimasa mendatang.
PELATIHAN PENGAWAS KOPERASI SYARIAH BERSERTIFIKASI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Rofiul Wahyudi;
Riduwan Riduwan;
Akhmad Arif Rifan
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.757
Dewan Pengawas Syariah (DPS) di Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) yang bersertifikasi jabatan pengawas syariah menjadi kebutuhan yang mendesak. Hal ini disebabkan terbatasnya jumlah DPS yang bersertifikasi di lembaga keuangan mikro syariah. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan sebagai bekal bagi Dewan Pengawas Syariah di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menjalankan tugas dan wewenangnya. Metode pelatihan ini menggunakan klasikal dengan menerapkan kombinasi metode: ceramah, diskusi dan role play. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman DPS terhadap aspek kesyariahan.Â
PEMBANGUNAN DAN PELATIHAN CONTENT MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS WEBSITE SMART KIDS COLLEAGUE
Fransiska Hernina Puspitasari;
Y Priadi Wibisono;
D Yidistya Wardhana
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.838
Manusia membutuhkan suatu pendidikan untuk mengasah keterampilan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, baik dalam dunia usaha atau pun industri. Pendidikan tersebut dapat diperoleh melalui pendidikan formal maupun non-formal. Data statistik kementerian pendidikan dan kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan jumlah pendidikan non formal tahun 2018 sejumlah 433. Pendidikan non-formal melalui pendidikan ketrampilan telah menunjukkan kontribusi positif terhadap penurunan angka kemiskinan dalam pembangunan pedesaan. Smart Colleague hadir sebagai salah satu dari pendidikan non formal di Yogyakarta untuk memberikan pendukung pendidikan komputer sejak usia dini. Di tengah peluang yang menjanjikan ini belum banyak pelaku bisnis pendidikan non formal yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana promosi dan informasi. Berawal dari keterbatasan pengetahuan akan teknologi informasi inilah konsep pengabdian pada masyarakat ini disusun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini membantu Lembaga Pendidikan Non Formal dengan sampel satu mitra, yaitu Smart Colleague yang bergerak di bidang pelatihan komputer yang fokus mengembangkan edu-games, baik untuk pra-sekolah, Siswa SD, dan juga dewasa. Kegiatan ini dilakukan dalam jangka waktu enam bulan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada relawan dan pengajar di Smart Colleague agar dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk mempromosikan jasanya. Teknologi informasi yang digunakan adalah sistem informasi website.
PENDAMPINGAN KAMPANYE DIGITAL MELALUI WEBSITE DAN SOSIAL MEDIA KEPADA KAWAN KASIH TUMBUH
Putri Nastiti;
Y Priadi Wibisono
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.841
Papua merupakan salah satu daerah di Indonesia yang termasuk dalam Indonesia bagian Timur. Ada berbagai sektor di Papua yang menjadi perhatian pemerintah, salah satunya adalah sektor pendidikan. Pemerintah Indonesia mengalokasikan dana APBN sebesar 20% untuk pendidikan di Papua. Terdapat 62 juta siswa di Indonesia, sayangnya angka sebesar itu tidak menjamin penyebaran dan kualitas pendidikan yang merata ke seluruh wilayah Nusantara. Fakta yang diungkap oleh United Nations Children's Fund (UNICEF) menunjukkan bahwa 30% siswa Papua tidak menyelesaikan SD dan SMP. Hal ini yang melatarbelakangi komunitas Kawan Kasih Tumbuh untuk terjun langsung ke bumi Papua, dengan semangat memajukan pendidikan khususnya di Kabupaten Yahukimo. Penulis memberikan solusi untuk mengkampanyekan Program Kawan Kasih Tumbuh secara digital. Kampanye adalah upaya yang ditujukan untuk menciptakan perubahan dan dampak tertentu dalam kehidupan bermasyarakat. Kampanye ini bertujuan untuk memberikan dampak berupa bantuan, baik berupa donasi maupun hal lainnya untuk kemajuan pendidikan anak-anak di Papua. Kampanye digital untuk donasi ini nantinya akan ditujukan untuk pendidikan di daerah Papua melalui para relawan dari Komunitas Kawan Kasih Tumbuh.
BANGKA TOUR GUIDE TRAINING: BE A CONFIDENCE FUTURE TOURISM AMBASSADOR
Dody Sugiarto;
Agci Hikmawati
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.868
Kegiatan Bangka Tour Guide Training bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta pelatihan dalam memandu wisata menggunakan Bahasa Inggris yang baik dan benar, serta didukung oleh eye contact, gesture, body language dan tutur bicara yang benar. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, dan praktik lapangan di lokasi wisata dengan menerapkan model pembelajaran students centered learning yaitu small group discussion dan guided project based learning. Berdasarkan hasil dari kegiatan yang dilaksanakan, peserta mampu memandu wisata menggunakan Bahasa Indonesia dengan sangat baik namun tidak begitu fasih ketika harus menggunakan Bahasa Inggris. Memandu wisata dengan menggunakan eye contact, gesture, dan body language yang tepat masih menjadi hal yang baru bagi para peserta pelatihan. Bagaimanapun, pelatihan ini telah memberikan ilmu baru bagi peserta untuk menjadi seorang tour guide yang professional baik secara teori maupun secara praktik lapangan.