Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Articles
17 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 2 (2020)"
:
17 Documents
clear
MENCIPTA TEKS SYAIR SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMP
Yosi Wulandari;
Wachid Eko Purwanto
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1246
Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah upaya menggali dan memunculkan potensi di kalangan guru yang memiliki tugas sebagai pendidik dan pengajar sekaligus contoh bagi peserta didiknya. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan/praktik langsung di lapangan, yaitu praktik menulis teks syair. Â Hasil kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru Bahasa Indonesia tingkat SMP di Kabupaten Bantul dapat meningkatkan kemampuan mencipta karya sastra. Selain itu, memiliki pemahaman terhadap cara pengembangan ide tulisan serta unsur syair. Setelah memiliki pemahaman tersebut, kegiatan pelatihan ini meluncurkan buku kumpulan teks syair karya guru-guru yang berjudul Ken Ratri dan Satria Batu Pualam. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian berupa pelatihan penulisan teks syair ini dapat: (1) memperjelas motivasi dan orientasi bersastra sehingga terbentuk kejelasan sikap berkesenian sastra, (2) merangsang semangat (etos) kreatif para peserta pelatihan khususnya dan masyarakat pada umumnya, (3) memupuk minat dan bakat peserta pelatihan sehingga mereka memiliki kepekaan apresiasi dan kemampuan kritis/ekspresi serta pada giliran berikutnya mereka menjadi manusia yang memiliki kepribadian kreatif.
PENATAAN ADMINISTRASI KELEMBAGAAN RT 14 DESA BRAJAN, TAMANTIRTO KASIHAN BANTUL
Nur Fitri Mutmainah,;
Gerry Katon Mahendra
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1253
This community service program is based on the fact that RT 14, Brajan, mostly consists of housing areas whose residents rent the houses. This situation creates difficulties in coordination and participants among the residents in various activities. That condition affects the comfort, discipline, cleanliness, and harmony among them. The method applied in this community service program is in the forms of coordination and deliberation towards the residents of RT 14. There are four activities conducted in this program: 1) strengthening organization by formulating job description to the boards of RT; 2) formulating rules and regulations in RT to motivate the residents’ active participations; 3) formulating resident database of RT 14; 4) creating empowering program for the residents. Hopefully, this community service program affects positive feedback to RT. 14 to be actively included in the development of Brajan, Tamantirto, Kasihan, Bantul.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI TERPADU DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS MASJID DI KOTA YOGYAKARTA
Akrom Akrom;
Malya Veda Rosenna;
Irawan Sukma;
Ahmad Turmudzi;
Muhammad Irza Ghifary;
Bimo Eka Yudha Saputra;
Veniati Veniati;
Nur Rizky Amalia;
Dini Novi Endah Sari;
Ade Permatasari
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1536
Telah dilakukan usaha pemberdayaan masyarakat dalam bentuk edukasi kesehatan reproduksi (KR) padakelompok dewasa dan lansia oleh Tim Pelaksana di RW 6, Cokrodiningratan, Yogyakarta. Tujuan dari programpemberdayaan adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan ketrampilan berperilaku sesuai KR yang baikpada masyarakat kelompok sasaran. Pelaksanaan program pemberdayaan dilakukan selama 2 bulan. Sebagaipusat aktivitas program pemberdayaan berlokasi di Masjid Nurul Iman Jetisharjo. Aktivitas pemberdayaanmenggunakan beberapa pendekatan sesuai target. Tim Pelaksana pemberdayaan adalah dosen bersamamahasiswa yang telah mendapatkan pelatihan dan modul materi pemberdayaan. Tahapan pelaksanaan programpemberdayaan adalah persiapan, perencanaan dan pelaksanaan. Telah dilakukan 6 kegiatan edukasi KR.Ceramah umum dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW berisi tentang pola asuh anak berdasar jeniskelamin dan peran keluarga sebagai sarana pencegahan penyimpangan perilaku seksual. Kegiatan sapa anakkost telah digunakan untuk melakukan penyuluhan kelompok tentangKR bagi para warga kost. Kegiatanpelatihan berbasis kasus, role play serta cerdas cermat sebagai upaya meningkatkan pengetahuan danketrampilan pencegahan kekerasan seksual. Penyuluhan pada kegiatan senam lansia tentang pencegahanosteoporosis. Berdasarkan serangkaian program edukasi KR ini telah menumbuhkan kesadaran tentangpentingnya edukasi KR secara benar, pentingnya agama dan masjid sebagai basis pencegahan perilaku seksualmenyimpang.
REINFORCEMENT PENDIDIKAN KARAKTER PADA MODUL BAHASA INDONESIA BERBASIS BUDAYA LOKAL TANA LUWU
Mahadin Shaleh;
mirnawati mirnawati
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1697
Pada proses pembelajaran bahasa Indonesia, guru terkadang hanya memanfaatkan bahan ajar dari  penerbit. Materi dalam bahan ajar yang disajikan dalam bahan ajar tersebut biasanya sudah dianggap jenuh oleh siswa. Berkaitan dengan pendidikan karakter, aspek sosiologis dan budaya lokal merupakan variabel yang turut menentukan. Oleh karena itu, diperlukan upaya berupa reinforcement (penguatan) pendidikan karakter. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palopo dengan menggunakan dua metode yaitu pelatihan dan pendampingan. Produk hasil kegiatan berupa modul pembelajaran mulai dari kelas X hingga kelas XII. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara bertahap dari bulan Juli dan berakhir bulan pada bulan Nopember 2019. Simpulan dari hasil kegiatan ini adalah (a) Guru- guru peserta pelatihan dan pendampingan memiliki tambahan pengetahuan dan wawasan terkait dengan pendidikan karakter berbasis budaya lokal dan mendapatkan pengetahuan tentang penelitian pengembangan (R&D) khususnya model Four D yang digunakan dalam mengembangkan modul pembelajaran; (b) Guru-guru peserta pelatihan dan pendampingan telah mampu menghasilkan produk bahan ajar berupa modul bahasa Indonesia di setiap kelas. Modul tersebut telah melewati proses validasi hingga uji kefektifan dan kepraktisan. Salah satu nilai tambah dalam kegiatan penguatan pendidikan karakter ini adalah integrasi budaya lokal Tana Luwu. Jadi karakter luhur dari budaya leluhur Tana Luwu ini dijadikan muatan materi dalam pembelajaran. Di satu sisi, pendidikan karakter sebagaimana menjadi program pemerintah telah berjalan, di sisi lain peserta didik juga mempelajari budayanya sendiri sehingga jati diri sebagai ‘Wija to Luwu’ tetap melekat dalam jiwa dan karakternya.
PELATIHAN VERTICAL GARDEN DALAM OPTIMALISASI LORONG SAYUR DI LAHAN SEMPIT KECAMATAN NGAMPILAN YOGYAKARTA
Inggita Utami;
Yeni Elisthatiana;
Zulfa Mustaghfiroh;
Vera Yunita
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1764
Pembangunan di perkotaan berdampak pada semakin sempitnya lahan pertahan maupun lahan pekarangan, sehingga diperlukan inovasi urban farming untuk bercocok tanam di lahan yang sempit. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pembuatan vertical garden kepada warga Kelurahan Notoprajan Kecamatan Ngampilan Yogyakarta untuk mengoptimalkan lorong sayur di lahan sempit. Kegiatan ini diawali dengan pemberian edukasi dan pelatihan kepada ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) dan perwakilan RW (Rukun Warga) dan diakhiri dengan perlombaan kreasi vertical garden di tingkat kecamatan. Kegiatan ini dilakukan bekerjasama dengan kader-kader lorong sayur dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup) yang berada di wilayah Kecamatan Ngampilan. Hasil dari pelatihan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan, keahlian dan partisipasi warga dalam mengolah bahan bekas, seperti botol bekas, helm bekas, pelek sepeda bekas, spanduk bekas menjadi wadah pot yang tersusun vertikal, tertatanya kembali lorong sayur disetiap lahan sempit RT 1 hingga RT 20, serta terpilihnya perwakilan lorong sayur di RW 2 sebagai pemenang juara 1 ditingkat kecamatan. Â
PENYULUHAN DAN PEMBELAJARAN KARAKTER MELALUI PELAKSANAAN IDUL ADHA PADA SISWA SMA
Syamsul Hadi;
Fitriyah Puspita;
Aster Pujaning Ati;
Sigit Widiyarto
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1833
Pembelajaraan karakter sangat diperlukan , agar siswa dapat dibekali lebih dini tentang tantangan zaman yang cepat berubah. Perubahan tersebut dapat diimbangi, dengan pendidikan karakter yang mumpuni , sehingga para siswa mempunyai jiwa dan hati yang teduh, saling tepo seliro, saling menghormati dan kasih sayang pada sesamanya. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Juli dan Agustus 2019. Metode yang digunakan adalah ceramah dan pelaksanaan kegiatan secara langsung serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pembelajaran akhlakul karimah melalui kegiatan Idul Adha, terlihat siswa lebih toleran dan menghormati sesama siswa serta dapat menghormat kepada para guru dan orang tua dirumah. Selain itu mereka lebih memahami secara teori dan praktek nilai- nilai pengorbanan pada perayaan Idul Adha.Â
EDUKASI RISIKO KEHAMILAN DAN KELUARGA BERENCANA PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI DUSUN PRINGGOLAYAN, KABUPATEN BANTUL
Ratu Matahari;
Putri Apriliani Meldi;
Ulkin Nadiah;
Rizky Yuditasari;
Sinta Marselina;
Morisa Morisa
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1862
Penggunaan KB dapat mengatasi risiko kesehatan reproduksi salah satunya adalah kehamilan 4T, yaitu hamil dalam usia terlalu tua (usia >35 tahun), hamil dalam usia terlalu muda (usia <20 tahun), terlalu sering atau terlalu dekat jarak kehamilan (usia <2 tahun) dan terlalu banyak anak (>4 orang). Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan pengetahuan dan sikap wanita subur (WUS) terkait risiko kehamilan dan penggunaan metode KB. Metode intervensi yang dilakukan adalah edukasi menggunakan media leaflet kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan hasil terdapat perubahan pengetahuan dan sikap WUS di RT 01,10,11,12,dan 13 Dusun Pringgolayan, Kabupaten Bantul terhadap kehamilan berisiko dan penggunaan metode kontrasepsi. Dampak yang ditimbulkan dari intervensi yang telah dilakukan adalah WUS lebih memahami risiko kehamilan dan manfaat penggunaan metode kontrasepsi.
PPELATIHAN PENGELOLAAN LIMBAH PLASTIK MENJADI KERAJINAN TANGAN GUNA MENINGKATKAN KREATIFITAS ANAK-ANAK
Agci Hikmawati;
Haritsyah Haritsyah;
Muhammad Yunan Prabowo;
Al-Badrul Hafiz;
Desi Sapitri;
Sindy Martari;
Murni Nofiri;
Widayanti Widayanti;
Rhesdea Wulan Dari
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1875
The aim of the program is to provide training in the use of plastic waste and to improve the effectiveness of children in ketapang in managing plastic waste into attractive, useful and valuable crafts. This training was conducted in Tanjung Ketapang village on 18 to 19 Febuarai 2020. In this training there were 10 participants and 11 students. This method of training used the technique (1) of socialization for material delivery to the participants, (2) The implementation of plastic waste management practices into flower pot-shaped handicrafts, (3) reflections made to evaluate the activities. The result of this community devotion is handicraft in the form of flower pots from used plastic material. This training enhances the creativity of children from works that have an artistic value that has a variety of motives.Â
PELATIHAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK USIA SEKOLAH DI DESA HARGOREJO, KECAMATAN KOKAP, KULON PROGO, YOGYAKARTA
Erni Gustina;
Depti Septia;
Bakti Permata Sari;
Erika Prisilia Afriani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1897
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan langkah ampuh untuk menangkal penyakit, agar terbebas dari berbagai macam penyakit. Perilaku sehat dan kebersihan salah satunya dengan menjaga kebersihan diri sendiri (Personal hygiene). Personal hygiene yang buruk dapat disebabkan oleh pengetahuan yang kurang baik. Tujuan kegiatan pengabidan adalah memberikan edukasi dan pelatihan tentang personal hygiene pada anak usia sekolah. Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 11-12 Februari 2020. Hasil dari kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan anak-anak antusias dalam mengikuti pelatihan tersebut. Pelatihan dilakukan dengan demonstrasi cuci tangan dengan benar menggunakan sabun. Pada akhir sesi pelatihan, diharapkan adanya komitmen dari pihak skeolah dna juga anak-anak untuk terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan menjaga kkebersihan diri sendiri.
PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN ATAP HALAMAN MASJID AL ASEL, PERUMAHAN KANOMAN, BANYURADEN, GAMPING, SLEMAN, DIY
Anita Widianti;
Mandiyo Priyo;
Eka Prasetio;
Mulya Alpriandi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1946
Al Asel Mosque is one of the mosques in Banyumeneng Hamlet, Banyuraden, Gamping, Sleman, DIY, which was established in 1985. Over time the number of worshipers has increased. The current size of the mosque is no longer sufficient to accommodate people who want to worship, especially Friday prayers and Tarawih prayers in the month of Ramadhan, so that they often spill out to the courtyard of the mosque. Problems arise when it starts to enter the rainy season. The mosque yard covering an area of 12x12 m2 which has been covered by concrete block and marked for prayer can not be used anymore. As a result, prayers had to crowd within the mosque and on the porch, even forced to pray on the terrace of the kindergarten room. This of course reduces the solemnity during worship. The committee of Al Asel Mosque planned to build a roof of the mosque courtyard so that the prayers can pray on the courtyard during rain. The purpose of this activity is to help the committee of Al Asel Mosque realize the roof structure of the mosque's yard covering an area of 12x12m2. The method of activities carried out include designing the roof structure and supervision during the construction process in a few weeks. The design process produced documents consisting of design drawings and budget plans. After the completion of the mosque roof construction, the capacity of pilgrims increased and it is expected that prayers would be more solemn during worship.