cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 622 Documents
METODE BELAJAR MATEMATIKA DENGAN ALAT PERAGA DAN TEKNOLOGI PARENTING Iwan Tri Riyadiyanto; Sumargiyani Sumargiyani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.335

Abstract

Pengabdian yang dilakukan di Ranting „Aisyiah Prambanan kabupaten Klaten ini mengambildua tema, yaitu : pendidikan dan teknologi. Untuk pendidikan mengambil mengulas tentang metodebelajar matematika dengan alat peraga, sedangkan untuk teknologi, mengambil tema parentingcontrol.Pengabdian yang dilakukan di ranting Aisyiah Randusari kecamatan Prambanan kabupatenKlaten ini diikuti oleh warga Randusari dan Pengurus Cabang Aisyiah Prambanan sebanyak 40peserta. Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh 5 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika.Metode pelaksanaan pengabdian ini berbentuk penyuluhan dan pelatihan. Pengabdian dilaksanakandi Ranting Aisyiah Cabang Prambanan Kabupaten Klaten pada tanggal 11 s.d 18 Maret 2017 yangdilaksanakan dalam delapan sesiHasil dari pelaksanaan pengabdian ini adalah : (1) peserta dapat memahami cara belajarmatematika yang mudah dan menyenangkan, (2) peserta dapat belajar matematika dengan alatperaga, (3) peserta dapat mengetahui manfaat pengontrolan penggunaan internet pada anak dan (4)peserta dapat melakukan pengontrolan penggunaan internet pada anak.
PENGETAHUAN DASAR SENI RUPA DAN KETERAMPILAN SERTA PEMBUATAN BAHAN AJAR DENGAN TEKNIK MONTASE Probosiwi Probosiwi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.336

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah bagaimana mengajarkan kepada para guru sekolah dasaragar dapat membuat bahan ajar berbasis seni rupa dan keterampilan. Hal ini mengarah pada caraatau metode pembelajaran yang menarik dengan melakukan praktik melalui pendampingan. Gurudalam menjalankan proses pembelajaran dibutuhkan suatu bahan ajar karena digunakan untukmembantu guru dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Dan dari proses belajar mengajar ini akandiperoleh suatu hasil yang pada umumnya disebut hasil pengajaran. Salah satu bentuk bahan ajaradalah karya seni dan keterampilan dua dimensi yaitu montase pada media kertas sebagai bentukrepresentasi suatu ide atau fenomena yang terjadi di sekitarnya. Proses pembuatan menggunakankaidah unsur dan prinsip dasar seni rupa untuk menghasilkan karya yang estetis
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KRADENAN, PAPRINGAN, DAN PAGER, KECAMATAN KALIWUNGU, KABUPATEN SEMARANG DALAM PROGRAM HIDUP BERSIH DAN SEHAT Ahmad Ahid Mudayana
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i1.337

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Desa Kradenan, Papringan, dan Pager, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang adalah kurangnya kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat. Maka program KKN UAD difokuskan pada kesehatan masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat menuju masyarakat yang sejahtera. Metode pelaksanaan program KKN meliputi : pendidikan masyarakat dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah : 1) tercipta kesadaran masyarakat tentang pentingnya PHBS , 2) memberikan penyuluhan tentang bahayanya buang air besar di sungai 3)melakukan pemeriksaan jentik nyamuk dan pemberian obat Abate di masyarakat, 4) memberikan penyuluhan bahaya asap rokok di tempat umum, 5) mengajak masyarakat memeriksakan anaknya ke POSYANDU secara rutin.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PANGGUNGHARJO, SEWON, BANTUL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI Soviyah Soviyah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.338

Abstract

Permasalahan yang ada di masyarakat Panggungharjo yaitu kurangnya minat baca masyarakat, kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai peran penting teknologi, kurangnya kemampuan keterampilan membaca puisi anak-anak, dan kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola asuh anak. Maka program KKN UAD difokuskan pada kemampuan literasi meliputi: pelatihan parenting, pelatihan Microsoft office, pendirian taman baca dan lomba festival anak soleh. Dampak dari kegiatan yang dilaksanakan yaitu: 1) masyarakat mengetahui tata cara pola asuh anak yang benar, 2) peningkatan kemampuan keterampilan anak menggunakan teknologi dalam hal ini yaitu mengoperasikan Microsoft office, 3) masyarakat gemar membaca setelah adanya fasilitas taman bacaan, 4) meningkanya kepercayaan diri masyarakat.
PELATIHAN PERANCANGAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN KEPADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH DI WILAYAH KABUPATEN KEBUMEN Ahmad Ahid Mudayana; Marsiana Wiboeo; Erni Gusnita
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.339

Abstract

Media informasi dan teknologi menjadi komoditas utama dalam interaksi antar manusia, Media informasi dan teknologi ini tidak lepas dari dampak positif dan negatifnya, tergantung dari kesesuaian penggunaan masing-masing individu. Setiap orang bisa menyebarluaskan menyebarluaskan informasi yang akurat. Namun demikian, dalam menyebar luaskan informasi dengan media harus mempertimbangkan beberapa tahapan perancangan media, agar menghasilkan media yang efektif untuk kelompok sasaranRemaja adalah periode individu penuh rasa keingintahuan dalam segala hal. Permasalahan kesehatan yang dilalui individu remaja juga semakin kompleks. Keaktifan remaja dalam mengeksplorasi pengetahuan dan keterampilan ini sudah seharusnya menjadi peluang besar dalam memperdalam keterampilan remaja, terutama di era informasi dan media yang canggih sekarang ini. Remaja mempunyai daya tanggap yang cepat dalam mempelajari media, terutama media sosial dan digital. Perumusan pesan yang persuasif serta lay out media yang menarik dan seseuai dengan sasaran sangat dibutuhkan untuk mencapai media promosi kesehatan yang efektif. Pelaksanaan pengabdian menggunakan metode ceramah, diskusi dan skill development. Peningkatan pengetahuan peserta pelatihan tentang media promosi kesehatan dan peningkatan keterampilan dalam merancang media promosi kesehatan dapat dilihat dari antusiame peserta dalam mendengarkan pemaparan dan tanya jawab dan evaluasi proses dimana peserta dapat membuat pesan yang persuasif yang melalui media seperti poster, power point dan movie maker. Kata Kunci : Media, promosi kesehatan, Remaja 
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN MENJADI BRIKET, BOKASHI, SILASE, DAN KOMPOS CASCING Noni Himawan; Dedy Hendra Kurniawan; Wahyuni Wahyuni; Alfa Manarul Hidayat; Yulia Supriati; Afifah Fauziyyah; Nurul Islamiah; Widya Istiqomah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.340

Abstract

Sampah adalah sesuatu hal yang kebanyakan hanya dibuang tanpa dimanfaatkan kembali. Sampah yang sering kita kenal terbagi menjadi dua, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik adalah sampah dedaunan, sisa sayur dan buah-buahan serta limbah peternakan dan pertanian sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang terdiri dari plastik, kertas, kaca, dan lain sebagainya. Pengelolaan sampah yang kurang optimal akan membawa dampak negatif. Padahal sampah dapat bermanfaat jika diolah dengan baik. Salah satunya adalah sampah dari limbah pertanian atau peternakan yang dapat diolah menjadi briket, bokashi, silase, dan kompos cacing. Pemanfaatan sampah organik ini dilaksanakan dalam KKN PPM UAD yang dilaksanakan di Dusun Kemirisewu, Desa Sidorejo, Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
BAHAN AJAR BERBASIS SOSIOKULTURAL DAN KARAKTERISTIK DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Vera Yuli Erviana
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.341

Abstract

Masalah penting yang sering dihadapi oleh guru dalam kegiatan pembelajaran adalahmemilih atau menentukan bahan ajar atau materi pembelajaran yang tepat dalam rangka membantusiswa mencapai kompetensi. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa dalam kurikulum atausilabus, materi bahan ajar hanya dituliskan secara garis besar dalam bentuk materi pokok. Tugasguru adalah menjabarkan materi pokok tersebut sehingga menjadi bahan ajar yang lengkap.Sehingga diperlukan kecakapan dalam pembuatan bahan ajar khususnya dalam menghadapi eraMasyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), karena tenaga kependidikan sangat dibutuhkan dan harusberperan aktif dalam mensukseskan program ini. Pembuatan bahan ajar berbasis sosiokulturalmerupakan salah satu langkah awal para guru dalam menyampaikan materi kepada siswa sekolahdasar.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA LIMBANG JAYA 1 KECAMATAN TANJUNG BATU, KABUPATEN OGAN ILIR DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN DESA Rina Ratih
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.342

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Desa Limbang Jaya 1, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir,  Sumatra Selatan  adalah  banyaknya sampah di setiap jalan atau di depan rumah yang membuat berserakan dimana-mana. Maka program KKN Muhammadiyah Untuk Negeri difokuskan pada Pemberdayaan Desa. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Limbang jaya 1 dalam program Peduli Lingkungan. Metode pelaksanaan program KKN MU meliputi: Pembuatan nama-nama jalan, Pembuatan Gapura, pemberdayaan Ibu-ibu PKK dan pemberdayaan lingkungan. Dampak dari kegiatan KKN MU ini adalah : 1) Setiap nama jalan di Desa limbang Jaya 1 sudah ada plang nama-nama jalan sehingga memudahkan untuk mencari alamat yang ingin dituju, 2) Dengan adanya gapura ucapan selamat datang, memberikan kesan atau ucapan selamat datang di desa, 3), Dengan melimpahnya Sumber daya Manusia yang dimiliki Desa Limbang jaya 1, makanya mahiswa memberikan pembekalan kepada Ibu-ibu PKK tentang pendidikan kreativitas, 4) Tujuannya agar lingkungan Desa bersih, sehat dan tidak ada lagi yang namanya sampah berserakan dimana-mana.
PELATIHAN PERANCANGAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN KEPADA ANGKATAN MUDA MUHAMMADIYAH KOTA YOGYAKARTA Ahmad Ahid Mudayana; Marsiana Wibowo; Erni Gustina
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.343

Abstract

Perkembangan informasi sangat pesat di era digital sekarang ini. Pemanfaatan NewMedia, yaitu digital media yang berbasis internet sebagai sumber informasi sangat tinggi.Keakuratan dan kelayanan publikasi informasi terkadang dipertanyakan khalayak.Intensitas tertinggi pengakses media ini adalah remaja. Remaja merupakan masa yangdilalui individu dan pada periode tersebut keinginan untuk eksplorasi wawasan sangattinggi. Informasi kesehatan akan sangat mudah didapatkan melalui digital media. Remajabisa tidak hanya berperan sebagai komunikan dari digital media, namun juga bisa sebagaikomunikator informasi kesehatan bagi sesamanya. Tanpa meninggalkan Old Media, NewMedia merupakan media yang dipilih sekarang ini. Perancangan old media seperti artikel,poster, leaflet bisa dimasukkan ke New Media yang mereka pilih, seperti melalui Blog.
PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA EVAKUASI BENCANA DI SD MUHAMMADIYAH SE-KECAMATAN BANGUNTAPAN, BANTUL, DIY Oktomi Wijaya; Khoiriyah Isni
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.344

Abstract

Tingginya risiko bencana yang ada di Provinsi Yogyakarta khususnya Kabupaten Bantul, maka mutlak diperlukan suatu upaya pengurangan risiko bencana, terutama di sekolah yang  merupakan komunitas anak-anak sebagai kelompok rentan. Sekolah dasar tentu harus mendapatkan perhatian yang lebih dikarenakan anak-anak SD memiliki kerentanan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu perhatian khusus kepada siswa sekolah dasar terkait dengan kemampuan menghadapi bencana. Upaya kesiapsiagaan sekolah dapat dimulai dengan analisis risiko bencana di sekolah, pembuatan prosedur kedaruratan bencana dan berlatih menyelamatkan diri saat terjadi bencana.  Metode yang digunakan dalam pelatihan ini antara lain: (1) pendidikan masyarakat atau penyuluhan, (2) pelatihan atau praktik, (3) simulasi. Tujuannya adalah peserta mendapatkan keterampilan tidak hanya berdasarkan pelatihan atau praktik, namun juga secara teori atau pengetahuan. Output kegiatan pelatihan ini antara lain: (1) peningkatan pengetahuan siswa dan guru sekolah dasar terkait perencanaan evakuasi bencana, (2) peningkatan keterampilan siswa dan guru sekolah dasar dalam mengevakuasi ketika terjadi bencana, (3) diseminasi hasil kegiatan berupa produk publikasi dan modul pelatihan. Outcome yang diperoleh dari kegiatan ini adalah pembuatan peta dan jalur evakuasi yang dicetak ukuran besar dan ditempel di dinding sekolah, sehingga dapat diketahui dan dipahami setiap warga sekolah. Secara umum, kegiatan pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dan guru sekolah dasar mengenai perencanaan evakuasi bencana di sekolah. Disamping itu, tersusunnya peta, jalur, dan rambu evakuasi bencana sesuai situasi dan kondisi sekolah masingmasing