cover
Contact Name
Kurnia Dwi Artika
Contact Email
kurnia.2a@politala.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
elemenjurnal@politala.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. tanah laut,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Elemen
ISSN : 24424471     EISSN : 25812661     DOI : -
Jurnal Elemen is a media for publishing scientific articles in the field of mechanical and automotive engineering which are published regularly in June and December each year. All articles presented are the results of research, conceptual ideas and reviews in the field of mechanical and automotive engineering that have never been published before. Jurnal Elemen managed by P3M in the Tanah Laut State Polytechnic has been ISSN, namely the printed version of ISSN 2442-4471 and online version of ISSN 2581-2661, and for now the Elementary journal has been indexed in ISJD (Indonesian Scientific Journal Database) in PDII-LIPI . then it can be indexed and accredited at SINTA, DOAJ and Scopus.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
PEMANFAATAN LIMBAH SUKU CADANG KENDARAAN MENJADI MEDIA TANAM Adhiela Noer Syaief; Marlia Adriana; Yuliana Ningsih
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.71 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i2.96

Abstract

Jumlah kendaraan bermotor kian hari kian bertambah. Hal ini tentunya juga berdampak secara langsung terhadap jumlah suku cadang yang harus mengalami pergantian karena usia pakai yang telah habis.Limbah suku cadang kendaraan saat ini belum banyak dimanfaatkan untuk diolah kembali barang yang bernilai ekonomis. Hanya dibuang begitu saja, dan untuk sebagian kecil juga ada yang masih bisa dijual ke penadah barang-barang bekas. Pemanfaatan limbah suku cadang kendaraan menjadi media tanam adalah sebuah upaya untuk memanfaat kan limbah dari hasil pergantian suku cadang kendaraan guna mengurangi pemcemaran pada lingkungan, serta meningkatkan dan memberi suatu nilai tambah atau ekonomis dari barang-barang yang sudah tidak dapat berfungsi sebagimana mestinya lagi. Dalam penelitian ini nantinya akan dilakukan sebuah proses perancangan desain produk media tanam yang berbahan utama suku cadang kendaraan yang telah rusak seperti rantai, gear, bearing, piston, dan lain-lain. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan jumlah suku cadang kendaraan yang terdapat di sejumlah bengkel yang berada di wilayah kabupaten tanah laut di dominasi oleh limbah yang berbahan karet yaitu berjumlah 44 %, kemudian yang berbahan besi atau logam keras sebesar 34 %, dan yang berbahan plastik serta berbahan lainnya masing-masing sebesar 12,5 % dan 10.5 %. Oleh karena itu desain dari produk yang menggunakan limbah suku cadang kendaraan ini akan menggunakan limbah yang persentasenya besar yaitu limbah suku cadang yang berbahan karet dan berbahan besi atau logam keras.
ANALISIS KEKUATAN LENTUR KOMPOSIT DENGAN FILLER SERAT SABUT KELAPA DAN SERAT IJUK Achiruddin Fachri Ayubi; Syamsul Hadi
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.299 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i2.95

Abstract

Kayu merupakan bahan baku yang paling banyak digunakan dan dibutuhkan sampai sekarang, sementara itu masalah lahan hutan dan perkebunan penghasil kayu semakin berkurang dan dapat mengakibatkan kerusakan bahkan bencana alam, tetapi masih ada serat-serat dari alam yang tidak banyak dimanfaatkan sehingga kondisinya melimpah misalnya sabut kelapa dan ijuk. Solusi untuk mengatasi permasalah tersebut diperlukan adanya alternativ bahan baku pengganti kayu, salah satunya yaitu papan komposit serat alam.Tujuan dari penelitian yaitu untuk mendapatkan variasi terbaik dalam komposisi papan komposit yang berbahan dasar resin dengan filler serat sabut kelapa(SSK) dengan serat ijuk(SI) yang diharapkan dapat menjadi alternativ untuk industri dalam produksinya. Metode pembuatan spesimen komposit berbahan dasar dari resin polyester tipe 157 BQTN dengan filler serat alam SSK dengan SI yang disusun dalam komposit. Spesimen komposit dibuat dengan standar ASTM D 7264. Pengujian spesimen komposit dilakukan dilaboratorium Politeknik Negeri Malang dengan mesin Universal Testing Machine dan dianalisa data pengujian menggunakan metode perhitungan Anova One Way untuk mengetahui pengaruh spesimen satu dengan lainnya terhadap kekuatan lentur komposit papan kursi. Hasil dari metode perhitungan kekuatan lentur terrbaik untuk komposit papan kursi didapatkan komposisi terbaik pada komposisi SSK (3%) dan SI (2%) dengan resin (95%) dan komposisi massa SSKSI memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kekuatan lentur komposit, karena Fhitung> Ftabel (48,08 > 5,14).
PENGARUH VARIASI PELUMAS DAN KECEPATAN MESIN TERHADAP SUHU MESIN PADA SEPEDA MOTOR 150 CC Muhammad Saili Madliyani; Ika Kusuma Nugraheni; Kurnia Dwi Artika
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1164.683 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i2.104

Abstract

Pelumas berfungsi untuk memperkecil gesekan, pendingin, pembersih, mengurangi keausan dan membentuk lapisan minyak. Ada banyak pelumas yang dijual di pasaran dengan masing-masing spesifikasi yang berbeda-beda. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui pelumas yang lebih cocok untuk kendaraan uji, mengetahui kenaikan suhu dan mengetahui perbandingan suhu. Dalam pengujian ini dilakukan uji beberapa pelumas untuk mengetahui kenaikan dan penurunan suhu dari pelumas yang digunakan. Pelumas yang dipilih memiliki perbedaan SAE yaitu standar kekentalan untuk pelumas yaitu SAE 10W-40 API SL, SAE 20W-40 API SJ, SAE 10W-40 API SJ, SAE 10W-30 SL JASO MA dan SAE 20W-50. Suhu awal mesin untuk pengujian adalah 70oCuntuk semua jenis pelumas yang digunakan. Suhu mesin tertinggi berada pada suhu 90oC. Pada pengujian ini RPM yang digunakan yaitu pada RPM 1500, 2000, 2500, 3000 dan 3500. Sebelum pengujian dilakukan kendaraan uji yang sudah diisi dengan pelumas yang baru harus dihidupkan terlebih dahulu agar pelumas dapat bersirkulasi didalam mesin. Pengujian kenaikan suhu dilakukan dengan menggunakan thermometer gun yang diarahkan pada silinder blok kendaraan uji, dan pengujian penurunan suhu menggunakan stopwatch untuk menghitung waktu penurunan suhu. Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa pelumas yang lebih cocok digunakan pada kendaaran uji adalah jenis pelumas semisintetik dengan kode SAE 10W-40/API SL dibanding dengan pelumas jenis lainnya. Pelumas yang tidak disarankan untuk digunakan pada kendaraan uji adalah jenis pelumas mineral dengan kode mineral SAE 20W-50, pelumas SAE 10W-40/API SL karena terbukti kenaikan suhunya paling lambat dibanding pelumas lain. Pada RPM 3500 suhu mesin mencapai 87oC dan waktu penurunan suhunya dari 87oC ke 70oC hanya memerlukan waktu 349 detik. Kenaikan suhu mesin sangat berpengaruh terhadap performa mesin karena apabila suhu yang terus mengalami kenaikan maka dapat mengakibatkan mesin mengalami overheat.
ANALISIS PADUAN AL DAN CU UNTUK METERIAL CHASSIS KENDARAAN Laily Ulfiyah; Moh Fathorrosi
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.078 KB) | DOI: 10.34128/je.v7i1.112

Abstract

Abstrak. Chassis adalah rangka yang berfungsi sebagai penopang berat kendaraan, mesin serta penumpang, chassis juga berfungsi menahan kendaraan agar tetap rigid dan tidak mengalami bending. Untuk memenuhi kebutuhan pasar global akan produk chassis dengan kualitas bahan yang bagus, tentu saja tidak terlepas dari bagaimana produk tersebut dibuat, mulai dari proses pengecoran (casting), pemanasan (heating), sampai ke peroses akhir (finishing). Pada penelitian ini Chassis dibuat dengan material Aluminium limbah yang di padukan dengan tembaga (Cu) melaui proses pengecoran. Penelitian ini dilakukan dengan paduan Al dan Cu ini dilakukan dengan uji tensile dan bending. Aluminium dileburkan pada titik leburnya dan ditambahi serbuk Cu dengan komposisi, yaitu 0%, 2% dan 4%. Hasil paduan dicetak sesuai standar material uji tensile dan bending. Berdasarkan hasil pengujian tarik dan bending dapat disimpulkan bahwa komposisi 2%Cu adalah paduan yang elestisitasnya terendah dan komposisi 3%Cu memiliki nilai modulus elastisitas tinggi. Kata Kunci : chassis, tembaga, aluminium Abstract. Chassis is a frame that functions as a support for vehicles, engines and passengers weight. The chassis also serves to hold the vehicle to remain rigid and not experience bending. To meet the needs of the global market for chassis products with good material quality, of course it can not be separated from how the product is made, starting from the casting process, heating to the final process (finishing). In this research, the chassis is made with aluminum waste material which is mixed with copper (Cu) through the casting process. This research was carried out with Al and Cu alloys and it was carried out by tensile and bending tests. Aluminum is melted at the melting point and added with Cu powder with a composition of 0%, 2% and 4%. Alloy results are printed according to the tensile and bending material test standards. Based on the results of tensile and bending tests it can be concluded that the composition of 2% is the lowest elasticity alloy. Keywords :chassis, copper, aluminium.
PERANCANGAN GENERATOR 3-PHASE PADA GRAVITATION WATER VORTEX POWER PLANT (GWVPP) Muhammad Bahrullah; Muhammad Hasan Basri; Amelia Herlina; Bachtera Indarto
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.176 KB) | DOI: 10.34128/je.v7i1.119

Abstract

Perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini berimbas pada peningkatan kebutuhan energi listrik yang sangat besar. Kelangkaan ini menyebabkan adanya pencarian energi alternatif dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga vortex (PLTV). Pembuatan pembangkit energi pusaran air (vortex) sebenarnya sangat sederhana dan dapat dilakukan secara mandiri, terutama untuk daya yang kecil. Dalam penelitian ini akan disajikan langkah langkah perancangan dan hasil pengujian generator 3 phase untuk keperluan pembangkitan listrik Gravitation Water Vortex Power Pland (GWVPP). Pengujian menggunakan variasi ketinggian turbin dan bentuk tirbin model L dan S. menghasilkan putaran tertinggi 275 rpm dan tegangan tertinggi 1,5 V pada pengujian turbin model L, sedangkan untuk pengujian menggunakan turbin model S dihasilkan putaran tertinggi 526 rpm dan tegangan tertinggi 2,4 V. Untuk arus rata - rata 0,512 ampere dengan menggunakan turbin model L sedangkan arus rata – rata 2,81 ampere menggunakan turbin model S.
PENGARUH CELAH KATUP ISAP DAN RPM TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR 125 CC Budiyono Budiyono
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.485 KB) | DOI: 10.34128/je.v7i1.114

Abstract

Di Indonesia kurang lebih 70 % pencemaran udara disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor,Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jarak renggang katup (valve clearance) terhadap gas buang CO dan HC pada sepeda motor Supra X 125 CC tahun 2015, dalam penelitian ini sebagai batasan penelitian adalah Mengukur celah katup , dan mengukur kadar Carbon monoksida (CO) % , Hidro Carbon (HC) Ppm Penelitian yang berjudul pengaruh celah katub isap terhadap emisi gas buang (CO dan HC ) pada sepeda Motor supra X tahun 2015 dilakukan dibengkel Program Studi Teknik Mesin diploma tiga Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) dengan objik uji adalah sepeda motor supra X tahun 2015 4 tak 125 cc pada putaran 1500 Rpm, 2000 Rpm , 2500 Rpm , celah katup 0,08 mm , 0,10 mm , 0,12 mm . Masing masing pengujian dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali untuk mendapatkan hasil lebih akurat. Hasil penelitian menunjukan pengaruh jarak celah Katub pada jarak celah katub standar . pengujian kadar emisi gas buang CO pada sepeda motor dengan uji celah kabub isap 0,08 mm , 0,1 mm dan 0,12 mm hasil terbaik pada celah 0,1 mm pada putaran 2500 rpm yang menghasilkan 0,19 % dan pengujian kadar emisi gas buang HC pada sepeda motor dengan uji celah katub 0,08 mm , 0,1 mm dan 0,12 mm hasil terbaik pada celah 0,12 pada putaran 1500 Rpm yang menghasilkan 63 Ppm Kata Kunci : sepeda motor , katub , gas buang
SISTEM PENGISIAN BATERAI MENGGUNAKAN TURBIN ANGIN SUMBU HORIZONTAL Muhammad Alpianoor; Rusuminto Syahyuniar; Kurnia Dwi Artika
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.141 KB) | DOI: 10.34128/je.v7i1.105

Abstract

Sistem pengisian adalah salah satu sistem di dalam sebuah mobil yang mempunyai peranan penting pada mobil yang menggunakan bahan bakar bensin, sistem pengisian mempunyai peranan yang lebih besar untuk menjamin kelangsungan hidup mesin, yaitu untuk mensuplai kebutuhan listrik pada pengapian. Rancangan sistem pengisian baterai ini dirancang menggunakan turbin angin sumbu horizontal sebagai bentuk media pengujian dalam pengisian baterai. Pengujian sistem pengisian ini meliputi pengujian tegangan alternator dan pengujian arus alternator. Hasil pengujian varian data tegangan alternator high speed mengasilkan tegangan rata-rata adalah 11,3 V, pada low speed varian data menghasilkan tegangan rata-rata adalah 10,7 V. Hasil pengujian varian data arus alternator low speed menghasilkan arus rata-rata adalah 2,47 A, sedangkan pada high speed varian data menghasilkan arus rata-rata adalah 2,79 A.
PENGARUH KEKUATAN IMPAK POLIESTER BERPENGUAT SERAT BAMBU HAUR DAN FIBERGLASS PADA APLIKASI BUMPER MOBIL Raliannoor Raliannoor; A'yan Sabitah
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.458 KB) | DOI: 10.34128/je.v7i1.115

Abstract

Abstract. The process of developing composite materials is greatly increasing, the need for quality composite materials and the development of composite manufacturing technology are increasingly dominating in the machinery industry. The aim of this research is to develop a composite material with bamboo fiber reinforcement and glass fiber as an alternative to automotive raw materials to replace plastic. Preparation of composite specimens with each reinforcement with a volume fraction of 2%, 2.5%, and 3%. The polymer material used is Yukalac BQTN 157-EX polyester as the matrix. With haur bamboo fiber and fiberglass as reinforcement. Making specimens using the hand lay up method. The test carried out is the impact test of composite specimens. The Impact Test is carried out using the ASTM D 5896 standard. Based on the test results, it can be concluded that the effect of fiber volume fraction on the characteristics of composite samples for impact test. Composite strengthened with bamboo haur and fiberglass powder at 2.5% weight volume fraction has the most ideal characteristic, which has an average impact strength of 0.8412 J/mm2. , and with an average impact strength of 0.3180 J/mm2 at a weight volume fraction of 2.5%. Equivalent to automotive raw materials, namely to develop polyoxymethylene alternative plastic materials.
PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK DI WILAYAH KEL.CEMPAKA MENGGUNAKAN MESIN PELUMER PLASTIK Rudi Siswanto; Abdul Ghofur; Mastiadi Tamjidillah
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v7i1.102

Abstract

Sampah plastik masih menjadi permasalahan besar di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru. Diperkirakan setiap harinya terdapat 2-3 karung sampah plastik yang menumpuk berasal dari limbah warga. Sebagian besar berupa kantong plastik kemasan, cup dan botol bekas minuman. Salah satu usaha dalam mewujudkan konsep zero waste adalah mendaur ulang (recycle) sampah plastik tersebut, yaitu limbah plastik diolah menjadi produk paving block. Oleh karena itu, diperlukan alat untuk melumerkan plastik tersebut. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan studi lapangan dan membuat mesin pelumer plastik dengan dimensi panjang 60,3 cm diameter 60 cm, kapasitas aliran plastik cair adalah 1,25 kg/menit dan putaran pengaduk adalah 40 Rpm, dengan kapasitas produksi 20 buah paving block/jam, suhu untuk melumerkan plastik adalah 250oC-260oC. Adapun waktu yang diperlukan untuk melumerkan plastik HDPE adalah 60 menit dan Plastik PET 30-40 menit. Hasil uji bending paving block rata-rata sebesar 11,58 MPa.
PENINGKATAN HASIL HIDROGEN PADA PROSES GASIFIKASI TANDAN SAWIT A'yan Sabitah; Moh. Sulhan; Raliannoor Raliannoor
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.333 KB) | DOI: 10.34128/je.v7i1.116

Abstract

Abstrak. Katalis bentonit merupakan katalis yang mampu menyerap kadar air dan memiliki sifat penghantar panas yang baik, pada proses gasifikasi katalis bentonit sangat berperan aktif dalam penyebaran panas ke biomassa. Penelitian ini dilakukan menggunakan tandan kosong kelapa sawit dengan tambahan katalis bentonit 10% dari berat total biomassa, selain itu penelitian ini juga mengamati pengaruh temperatur proses gasifikasi, dimana temperatur yang digunakan adalah 500 oC, 600 oC dan 700 oC. Dari hasil penelitian diperoleh volume gas mengalami peningkatan seiring dengan tingginya temperatur proses gasifikasi dan kadar hidrogen H2 dalam syngas mengalami peningkatan namun kadar CH4 mengalami penurunan. Selain produk gas disini juga mengamati hasil akhir berupa char dan tar, dimana hasil tar mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya temperatur sedangkan untuk char tidak terlalu mengalami perubahan signifikan pada proses gasifikasi.

Page 8 of 27 | Total Record : 267